Anda di halaman 1dari 46

PETUNJUK UMUM

1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar soal
dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 4 halaman yang berisi 2 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklali soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.
I. SOAL MULTIPLE CHOICE (Bobot 40)
“Pilihlah jawaban yang benar dengan cara memberi tanda silang X (x) jawaban a., b., c.,
atau d.pada naskah soal ini”
1. Jatuh tempo pelunasan untuk Pajak Penghasilan Pasal 15 yang dipotong oleh
Pemotong PPh
adalah ...
a. Paling lama tanggal 10 bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir
b. Paling lama tanggal 15 bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir
c. Paling lama tanggal 20 bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir
d. Paling lamatanggal akhir bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir
2. Wajib Pajak dapat melakukan pengungkapan ketidakbenaran pengisian Surat
Pemberitahuan(SPT), sepanjang...
a. Pemeriksa pajak belum menyampaikan surat pemberitahuan hasil
pemeriksaan (SPHP) kepada Wajib Pajak.
b. Mulainya penyidikan atas Wajib Pajak belum diberitahukan kepada Penuntut
Umum
c. Pemeriksa Pajak belum melakukan pembahasan akhir hasil pemeriksaan
(PAHP) dengan Wajib Pajak
d. Pemeriksa Pajak belum menyampaikan surat pemberitahuan pemeriksaan
(SP2) kepada Wajib Pajak
3. Penerbitan SKPKB dengan sanksi administrasi berupa bunga dapat dikenakan apabila
...
a. Berdasarkan hasil pemeriksaan atau keterangan lain mengenai PPNdan
PPnBM temyata tidak seharusnya dikompensasikan selisih lebih pajak atau
tidak seharusnya dikenai tarif 0% (nol persen)
b. Kepada Wajib Pajak diterbitkan Nomor Pokok Wajib Pajak dan/ atau
dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak secara jabatan
c. SPT tidak disampaikan dalam jangka waktunya dan setelah ditegur secara
tertulis tidak disampaikan pada waktunya sebagaimana ditentukan dalam
Surat Teguran
d. Kewajiban sebagamana dimaksud dalam Pasal 28 atau Pasal 29 (Pembukuan
dan Pemeriksaan) tidak dipenuhi sehingga tidak dapat diketahui besarnya
pajak yang terutang
c. Pengurangan sanksi
d. Penghapusan sanksi
8. Pejabat yang berwenang mengangkat Pejabat Pegawai Negeri Sipil di lingkungan
Direktorat Jenderal Pajak menjadi penyidik tindak pidana di bidang perpajakan
adalah ....
a. Menteri Kehakiman
b. Menteri Keuangan
c. Kepolisian Republik Indonesia
d. Direktur Jenderal Pajak
9. Pemeriksaan atas penghapusan NPWP termasuk dalam pemeriksaan dengan tujuan ...
a. Menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak dalam
pemenuhan ketentuan peraturan perundang-undangan
b. Menguji kepatuhan Wajib Pajak dalam melaksanakan peraturan perpajakan
c. Tujuan lain dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-
undangan perpajakan
d. Menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak dan Tujuan
Lain dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan
perpajakan
10. Saudara sebagai Wajib Pajak diperiksa oleh Kantor Pelayanan Pajak dan diterbitkan
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar sebesar Rp. 50.000.000 Pada saat pembahasan
Saudara setuju atas koreksi tersebut sebesar Rp. 10.000.000. Atas SKPKB tersebut
Saudara mengajukan keberatan dan dan telah melunasi pajaknya sebesar jumlah
yang disetujui. Atas permohonan keberatan Saudara telah diputus dengan
mengabulkan sebagian sehingga jumlah SKPKB menjadi sebesar Rp. 35.000.000.
Apabila Saudara tidak mengajukan banding, berapakan jumlah sanksi yang harus
dibayar atas keputusan keberatan tersebut...
a. 2% per bulan
b. Rp. 12.500.000
c. Rp. 25.000.000
d. Rp. 37.500.000
II. ESSAY (Bobot 60)
1. Saudara adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan usaha. SPT Tahunan PPh
Wajib
Pajak Orang Pribadi Saudara untuk Tahun Pajak 2013 (tahun pajak sama dengan
tahun kalender) menyatakan kurang bayar sebesar Rp. 100.000.000 (dibayar tanggal
25 April 2011) disampaikan tanggal 10 Juni 2014. !
a. Sebutkan dan hitunglah sanksi terhadap Saudara atas kasus di atas !
b. Apabila temyata SPT saudara seharusnya Lebih Bayar Rp. 20.000.000, kapan
Saudara paling lambat menyampaikan pembetulan SPT Tahunan PPh WP OP
Lebih Bayar (KPP tidak melakukan pemeriksaan) ?
c. Apabila temyata SPT Saudara seharusnya kurang bayar Rp. 110.000.000, kapan
Saudara paling lambat menyampaikan pembetulan SPT Tahunan PPh WP OP
Kurang Bayar (KPP tidak melakukan pemeriksaan) ?
2. Dalam hal apa Wajib Pajak diterbitkan SKPKBT tetapi tidak dikenakan sanksi
kenaikan 100% atau bunga 48%?
3. Warisan yang belum terbagi adalah Wajib Pajak penganti yang wajib menyampaikan
SPT Tahunan. Jika seorang suami meninggal dunia, istrinya ingin menyampaikan
SPT Tahunan almahum suaminya sebagai warisan yang belum terbagi serta
menandatanganinya. Apa syarat yang harus dipenuhi oleh istri ?
4. Wajib Pajak Sdr. R sedang dilakukan pemeriksaan pajak. Untuk mendapatkan
data/ dokumen/ keterangan, tim pemeriksa pajak telah mengirimkan surat
permintaan peminjaman data/ dokumen/ keterangan kepada Wajib Pajak pada
tanggal 5 Maret 2014. Wajib Pajak wajib memenuhi permintaan peminjaman
buku, catatan, dan dokumen, serta data, informasi, dan keterangan lain tersebut
paling lama ...
a. Tanggal 5 April 2014
b. Tanggal 4 April 2014
c. Tanggal 5 Juni 2014
d. Tidak adajangka waktu
5. Atas SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi Tahun Pajak 2010 (tahun pajak sama
dengan tahun kalender) , Saudara melakukan pembetulan dengan SPT
menyatakan Lebih Bayar pada tanggal 25 Maret 2014. Pada saat itu KPP sudah
menerbitkan Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Pajak. Atas keadaan tersebut,
pemyataan yang paling tepat adalah ...
a. SPT Pembetulan dapat diterima oleh KPP karena belum daluarsa penetapan
b. SPT Pembetulan dapat diterima karena belum keluar SKP
c. SPT Pembetulan tidak dapat diterima karena sudah dilakukan pemeriksaan
d. SPT Pembetulan tidak dapat diterima karena disampaikan kurang dari dua
tahun sebelum daluarsa penetapan
6. Bapak Y ingin menyampaikan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi
yang menyatakan kurang bayar sebesar Rp. 5.000.000 pada tanggal 31 Maret
melalui e-filing. Pemyataan yang paling tepat mengenai pembayaran pajak
Bapak Y sebesar Rp. 5.000.000 adalah ...
a. Harus dibayar paling lambat tanggal 25 Maret 2014
b. Harus dibayar sebelum SPT disampaikan
c. Hams dibayar paling lambat tanggal 28 Maret 2014
d. Hams dibayar paling lambat tanggal 30 Maret 2014
7. Saudara mendapat Surat Tagihan Pajak (STP). Apabila Saudara tidak sependapat
dengan penerbitan STP tersebut, upaya hukum yang tidakdapat Saudara lakukan
atas penerbitan STP tersebut adalah ...
a. Pembetulan
b. Keberatan
PETUNJUK UMUM

1. TulislahnamadannomorujianSaudarapadakolom yang tersedia di atas.


2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 9 halaman yang berisi 3 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.
I. Multiple Choice ( Bobot 20 %)
“Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara niemberi
tanda silang X ( X ) jawaban a., b., c., atau d. pada naskah soal
ini”.
1. Bapak A adalah seorang Karyawan pada PT. B M dan juga pengusaha bengkel
motor dan memiliki hobby memancing . Pada Tahun Pajak 2013 Penghasilan
Bruto dari usaha bengkel motor sebesar Rp. 300.000.000 dan Penghasilan Neto
sebagai pegawai tetap pada PT. B M sebesar Rp. 96.000.000. Total Penghasilan
yang diterima atau diperoleh Bapak A pada Tahun Pajak 2013 adalah sebagai
berikut:
2.

- Bunga deposito Rp 1.000.000


- Warisan dari orang tuanya Rp 50.000.000
- Hadiahjuara lomba memancing Rp 2.500.000
- Gaji dari PT. B M Rp 96.000.000
- Penghasilan usaha bengkel motor Rp 300.000.000
- Honor sebagai guru tamu di Lembaga Kursus Otomatis Rp 500.000
- Menyewakan salah satu rumahnya kepada CV. GB Rp 15.000.000
- Menyewakan mobil miliknya kepada PT. RM Rp 3.000.000
Total Rp 468.000.000

Berdasarkan data tersebut di atas, penghasilan yang diperhitungkan untuk


menghitung PPh Terutang pada Tahun Pajak 2013 adalah sebesar
a. Rp 402.000.000
b. Rp 102.000.000
c. Rp 418.000.000
d. d. Rp 417.000.000
3. Bapak S seorang dokter dan memiliki usaha apotik. Usaha apotiknya semakin
berkembang, sekarang sudah memiliki lima apotik. Pada tahun 2013, penghasilan
dari usaha apotik sebesar Rp 1.200.000.000 dan penghasilan dari praktek dokter di
Klinik Sht sebesar Rp 240.000.000. Berkaitan dengan kasus tersebut pemyataan di
bawah ini yang tidak tepat adalah :
a. Atas penghasilan dari praktek dokter dapat mengajukan penggunaan Norma
Penghitungan Penghasilan Neto.
b. Permohonan penggunaan Norma Penghitungan Penghasilan Neto untuk Tahun
Pajak 2013 dapat disampaikan pada tanggal 27 Maret 2014, yaitu pada saat
Bapak S melaporkan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2013
c. Pada Tahun Pajak 2014, penghasilan dari usaha apotiknya dikenakan PPh
FinalPasal 4 ayat (2)
d. Penghasilan bruto yang dikenakan PPh tarif Pasal 17 UU PPh adalah sebesar
Rp240.000.000

4. Bapak F seorang WP OP DN, status duda, tanggungan penuh 3 anak kandung,


melakukan kegiatan usaha dalam bidang perdagangan bahan bangunan dan peralatan
listrik. Pada Tanggal 28 Desember 2013 meninggal dunia, warisan belum terbagi.
Dalam Tahun Pajak 2014, karena anaknya belum mampu mengelola untuk
meneruskan usaha Bapak F, maka kegiatan usaha dagangnya dikelola adik
kandungnya. Bapak Y, status kawin dan 1 tanggungan (K/l). Sampai dengan akhir
tahun 2014 warisan belum terbagi. Penghasilan bruto usaha dagang dalam Tahun
Pajak 2014 sebesar Rp 400.000.000. PTKP bagi WP “warisan yang belum terbagi”
untuk Tahun Pajak 2014 adalah sebesar . . . .
a. Tidak diberikan PTKP
b. PTKP sebelum meninggal, yaitu TK/3
c. PTKP yang diserahi mengelola dagang, yaitu K/l
d. PTKP yang diserahi mengelola usaha dagang dengan tanggungan 2, yaitu K/3
5. Dalam menghitung besarnya PPh Orang Pribadi harus diketahui tentang kejelasan
statusnya sebagai Subyek Pajak Dalam Negeri atau sebagai Subyek Pajak Luar Negeri,
karena...
a. Terdapat perbedaan pengenaan tarif antara kedua Subyek Pajak tersebut.
b. UT Terdapat perbedaan pengenaan biaya antara kedua Subyek Pajak tersebut.
c. Terdapat perbedaan pengenaan PPh Pasal 25 antara kedua Subyek Pajak
tersebut.
d. Terdapat perbedaan pengenaan PTKP antara kedua Subyek Pajak tersebut.
6. Jenis Pajak Penghasilan berikut ini pada akhir tahun tidak akan diperhitungkan sebagai
pembayaran dimuka meskipun PPh tersebut dibayar sendiri oleh Wajib Pajak ...
a. PPh yang dibayarkan setelah dikeluarkannya Surat Ketetapan Pajak.
b. Pembayaran PPh Pasal 21 yang dipotong dari penghasilan karyawan
c. Pembayaran PPh atas sewa tanah/ dan atau bangunan
d. Pembayaran PPh Pasal 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu
7. Tn. Danu seorang duda dengan satu anak adalah merupakan direktur PT. Mlaka
Mlaku. Ia menjadi direktur semenjak perusahaan tersebut didirikan yaitu pada tanggal
31 Desember 2013. Pada tanggal 5 Januari 2014 ia kawin dengan Dina seorang janda 1
anak pemilik perusahaan PT. Mondar Mandir. Berapa PTKP Sdr. Danu Tahun2014...
a. Rp. 26.325.000
b. Rp. 30.375.000
c. Rp. 54.675.000
d. Rp. 24.300.000
8. Tn. Karma adalah penduduk asli Betawi yang dalam tahun 2013 hanya bekerja pada
bulan Nopember dan Desember, sedangkan dari bulan Januari sd Oktober
menganggur...
a. Tidak perludihitung Penghasilan Kena Pajak karena tidakada
kewajibanmenyampaikan SPT Tahunan.
b. PenghasilanKena Pajak bulan Nopember dan Desember2013
dianggappenghasilan dianggap Penghasilan Kena Pajak tahun 2013.
c. Penghasilanneto bulan Nopember dan Desember 2013 disetahunkan untuk
dikurangkan dengan PTKP.
d. Penghasilan neto bulan Nopember dan Desember 2013 dianggap penghasilan
neto selama tahun 2013.
9. Penghitungan PPh Pasal 29 dilakukan dengan mengurangkan PPh terutang dengan
kredit pajak yang telah dibayar sendiri oleh wajib pajak dalam tahun berjalan. Yang
tidak termaksud dalam pengertian kalimat tersebut adalah ...
a. Angsuran PPh Pasal 25
b. Surat Tagihan Pajak (Pokoknya saja)
c. Fiskal Luar Negeri
d. Pemotongan PPh Pasal 21
9. Tomi yang hobinya melakukan balap liar sebenamya adalah seorang pengusaha
sukses. Penghasilan neto dari usaha untuk tahun 2014 diketahui sebesar Rp
100.000.000.000. Selain itu pada tahun 2014 ia mendapatkan warisan sebesar Rp
50.000.000.000. Untuk mendapatkan warisan tersebut telah dikeluarkan biaya untuk
ganti rugi kepada pihak lain Rp 750.000.000 dan untuk biaya notaris sebesar Rp
25.000.000 ...
a. Jumlah Penghasilan Neto Tomi tahun 2010 seluruhnya adalah sebesarRp
100.000.000.000.
b. Dalam Tahun 2014 Tomi memperoleh Penghasilan Neto sebesar
Rp 140.000.000.000
c. Jumlah Penghasilan Bruto Tomi tahun 2014 yang akan dikenakan PPh seluruhnya
sebesar Rp 100.000.000.000
d. Jumlah Penghasilan Bruto Tomi tahun 2014 yang akan dikenakan PPh seluruhnya
sebesar Rp 150.000.000.000
10. Tn. Pujiono semenjak menikahi istrinya yang kedua sudah tidak ada waktu lagi
bekerja sehingga ia memutuskan untuk tidak bekerja. Namun kedua istrinya
mempunyai usaha. Isteri pertama mempunyai usaha salon kecantikan. Isteri kedua
mempunyai usaha panti pijat. Status keluarga Tn. Pujiono menanggung seorang anak
kandung dari isteri pertama yang masih sekolah madrasah, seorang anak tiri dari isteri
kedua yang masih SD, seorang anak asuh dari suatu yayasan siswa SD.
Penghasilan neto tahun 2013 dari isteri pertama sebesar Rp. 75.000.000 dan isteri
kedua sebesar Rp. 175.000.000. Adapaun anak kandungnya selama Tahun 2013
memperoleh beasiswa dari PT Djarum Suntik sebesar Rp.24.000.000.
SPT PPh Tahun 2013 disampaikan ke Kantor Pajak tanggal 20 Januari 2014.
Berapa besamya PPh terutang Tn Pujiono untuk Tahun Pajak 2013 ...
a. Rp 2.433.750
b. Rp 2.332.500
c. Semua jawaban salah
d. Rp 1.218.75
II. SOAL ESSAY (BOBOT 20%)
1. (Bobot 10)
Tn. Bani adalah seorang direktur utama PT. Bahana Indah. Istrinya bemama
Dessy adalah wirausaha yang memiliki usaha hiburan. Istrinya baru melahirkan
anak pertama tanggal 5 Februari 2014. Dalam tahun 2014 Tn. Bani mempunyai
penghasilan neto dari gaji sebagai direktur sebesar Rp 300.000.000. Selain itu ia
menerima dividen dari PT. Bahana Indah Rp 100.000.000. Peredaran usaha dari
usaha istri Rp 100.000.000. Mendapatkan komisi penjualan mesin industri
sebesar Rp 5.000.000
PPh atas dividen telah diptong PPh-nya sesuai dengan ketentuan perpajakan
yang berlaku. Diminta:
a. Hitung besamya penghasilan kena pajak Tn. Bani tahun 2014?
b. Hitung besamya PPh terutang
2. (Bobot 10)
Tn. Tukul mempunyai usaha jasa pemasaran dan periklanan. Begitu juga
istrinya. Meskipun tidak pisah harta istrinya bersikeras melakukan kewajiban
perpajakannya sendiri sehingga istrinya mempunyai NPWP. Tanggal 5 Januari
2014 anak ke dua lahir. Pada tanggal 20 Desember 2014 PT. Coolindo
mengumumkan pembagian dividen kepada Tn. Tukul sebesar Rp 50.000.000,
tetapi akan dibayarkan pada tanggal 1 Januari 2015. Penghasilan usaha jasa
(omzet) Tn Tukul Tahun 2014 sebesar Rp 600.000.000. Sedangkan penghasilan
usaha (omzet) istrinya sebesar Rp 400.000.000. Dari data tersebut hitunglah:
a. Besamya PPh Terutang Tn. Tukul dan PPh Terutang istrinya sesuai dengan
NPWP masing-masing.
b. Besamya PPh terutang jika istrinya tidak mempunyai NPWP dan
penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami.
c. Pada kasus Tn. Tukul ini, manakah PPh yang lebih besar antara suami istri
mempunyai NPWP sendiri-sendiri atau penghasilan istri digabung dengan
penghasilan suami?
III. SOAL SPT TAHUNAN PPH OP (BOBOT 60%)
Setelah data-data yang berhubungan dengan kewajiban perpajakan dikumpulkan oleh
Tn. Eka diperoleh informasinya sebagai berikut:
Nama : Tn.Eka
Usaha : Meubel dengan merk “Jati Kokoh”
Alamat : Jl. CipulirNo. 7, Jakarta Selatan
NPWP : 05.123.456.7-013.000
Alamat Kantor : Menara BR1 Lt.5 Jakarta (021) 7900013
Data Keluarga :
No. Nama Tgl Lahir Status Keterangan
1. Dra. Wati 15-05-1975 Istri Karyawati
2. Tjiptamo 12-09-2002 Anak Kandung SMP
3. Tjiptarto 17-01-2008 Anak Kandung TK
4. Tjiptaryo 12-02-2012 Anak Kandung Balita
5. Meranawati 15-05-1968 Kakak kandung Dra Wati Mahasiswa S3
6. A. Yani 12-08-1948 Mertua Pensiunan TNI
7. Inem 19-07-1988 Pembantu Rumah Tangga -

Kewajiban pada tanggal 31 Desember 2013 adalah sebagai berikut :

No. Nama dan alamat Pemberi Tahun Jumlah (Rp) Keterangan


1. Bank CBA Pinjaman 2011 150.000.000
Jl. Jend. Sudirman No.6, Bekasi
2. Hadi Purnama 2010 10.000.000
Jl. Manggis No.7, Slipi
3. BPR. Gunung Kawi Jl. Kawi 2009 100.000.000
No. 9, Depok
Jumlah 260.000.000
DATA HARTA
Daftar harta pada tanggal 31 Desember 2013 adalah sebagai berikut:
No. Jenis Harta Tahun Harga Perolehan Keterangan
1. Rumah Tinggal 1991 20.000.000
2. Tanah 2013 150.000.000
3. Saham PT. Java Indo 2010 1.000.000.000
4. Rumah di Bekasi 1991 30.000.000
5. Mobil Innova 2011 225.000.000
6. Mobil Box 2012 112.000.000
7. Perabotan Rumah Tangga 30.000.000
8. Deposito di Bank Central 25.000.000
9. Sepeda Motor 2009 12.000.000
10. Modal Usaha 500.000.000
Jumlah 2.104.000.000

DATA PENGHASILAN
Tn. Eka dan Dra. Wati mempunyai beberapa sumber penghasilan yaitu:
1. Penghasilan dari Usaha
Bulan Penjualan (Rp) Bulan Penjualan (Rp)
Januari 52.000.000 Juli 58.000.000
Februari 32.000.000 Agustus 49.000.000
Maret 34.000.000 September 10.900.000
April 23.000.000 Oktober 23.000.000
Mei 26.000.000 Nopember 32.000.000
Juni 54.000.000 Desember 34.900.000

Penghasilan tersebut merupakan penghasilan Dra. Wati dari usaha meubel. Dra.
Wati menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto dalam menghitung
Penghasilan Neto (Diketahui besarnya norma 23%).
2. Penghasilan dari Pekerjaan
Tn. Eka bekerja pada PT. Pekalongan Indah dan PT. Pemalang Indah. Selain menjadi
pengusaha meubel istrinya juga sebagai direktur dari PT. Java Indo. Data penghasilan
sehubungan dengan pekerjaan tersebut adalah :
Form 1721 Al* PT. Pekal. Indah PT. Pemal. Indah PT. Java Indo
(01.375.233.9- (01.234.578.9- (01.256.678.9-044.001)
Gaji 75.000.000
032.000) 95.000.000
021.000) 60.000.000
Tunj. Transport 7.500.000 8.500.000 3.750.000
Tunj. Lainnya 2.500.000 12.500.000 1.500.000
Honorarium 10.900.000 1.180.000 1.250.000
Premi asuransi 4.500.000 4.500.000 625.000
Jumlah 100.400.000 121.680.000 67.125.000
THR, Bonus 11.000.000 15.000.000 7.500.000
PenghasilanBrut 111.400.000 136.680.000 74.625.000
Pengurang
o
Biaya Jabatan 5.570.000 6.000.000 3.731.250
Iuran Pensiun 3.070.000 3.975.000 2.150.000
8.640.000 9.975.000 5.881.250
Penghasilan 102.760.000 126.705.000 68.743.750
PTKP 32.400.000 32.400.000 24.300.000
Neto
PKP 70.360.000 94.305.000 44.443.750
PPh Terutang 5.554.000 9.145.750 2.222.150
PPh telah
Dan dilunasi 5.554.000 9.145.750 2.222.150
dipotong
*) Form ini diberikan oleh perusahaan tempat mereka bekerja
Bukti Potong untuk PT. Pekal. Indah (1721 -A 1,21) tanggal 31 Desember 2013
eh perusahaan tempat mereka bekerja
Bukti Potong untuk PT. Pemal. Indah (1721-A1, 12) tanggal 2 Januari 2014
Bukti Potong untuk PT. Java Indo (1721-A1, 02) tanggal 31 Desember 2013

3. Penghasilan Lain-lain
Keterangan tentang penghasilan lain-lain adalah sebagai berikut:
a. Mendapatkan warisan dari orang tua Wati sebesar Rp 150.000.000 yang
diwujudkan dalam sebidang tanah seluas 250 m2 di Baturaden, Purwokerto.
b. Deviden dari PT. Java Indo (01.256.678.9-044.001) sebesar Rp 50.000.000.
Jumlah tersebut dipotong PPh oleh PT. Java Indo sesuai dengan ketentuan yang
berlaku dengan bukti potong Nomor 21/BP/JAV/2013 tanggal 26 Desember
2013.
c. Mendapat bunga deposito dari Bank Central Asia sebesar Rp 2.500.000 dan
dipotong PPh sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
d. Penghasilan sewa rumah di Bekasi sebesar Rp 15.000.000 untuk masa 3 tahun
diterima tanggal 3 April 2013. Penyewanya adalah PT. Sinar Rembulan
(01.222.223.224-051.000) dan memotong PPh sesuai dengan ketentuan yang
berlaku dengan Bukti Potong Nomor 42/BP/SR/2013 tanggal 3 April 2013.
e. Penghasilan dari sewa mobil box untuk angkut barang sebesar Rp 20.000.000.
Penyewa adalah PT. Pemalang Indah dan penghasilan tersebut dipotong PPh
sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan nomor bukti potong
23/BP/PI/2013 tanggal 10 Desember 2013.
f. Menjual tanah seluas 500 m2 di Purwokerto seharga Rp 100.000.000 dan
membayar PPh pengalihan atas tanah/ bangunan sebesar 5%.
DATA PEMBAYARAN PAJAK
Selama tahun 2013 telah melakukan pembayaran pajak berupa PPh Pasal 25 sebagai
berikut :
No. Bulan Jumlah Keterangan
1. Januari 2.000.000 -
2. Februari 2.000.000 -
3. Maret 2.500.000 -
4. April 2.500.000 -
5. Mei 2.500.000 -
6. Juni 2.500.000 -
7. Juli 2.500.000 -
8. Agustus 0 Tidak membayar
9. September 0 Tidak membayar
10. Oktober 2.500.000 -
11. Nopember 2.500.000 -
12. Desember 2.500.000 -

Wajib Pajak dikenakan Surat Tagihan Pajak (STP) tanggal 28 Nopember 2013
dengan perhitungansebagai berikut:
Pokok Pajak Rp 5.000.000
Sanki Administrasi Rp 250.000
Jumlah Rp 5.250.000
STP tersebut dibayar pada tanggal 27 Desember 2013.
DIMINTA:
1. Hitung PPh Pasal 29 yang terutang (penghasilan istri digabung dengan
penghasilan suami dan isi SPT PPh OP ! Berapa angsuran PPh Pasal 25 pada
Tahun Pajak berikutnya? (Bobot 50)
2. Kapan Tn.Eka paling lambat harus melaporkan SPT Tahunan PPh OP Tahun
pajak 2013 Berikan Dasar Hukumnya! (Bobot 5)
3. Apa sangsinya apabila SPT Tahunan PPh OP Tn.Eka terlambat dilaporkan,
Berikan Dasar Hukumnya (Bobot 5)
PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 4 halaman yang berisi 2 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia,
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengeijakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.
I. MULTIPLE CHOICE (Bobot 40%)
“Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara member tanda silang (X )
jawaban a, b, c, atau d pada naskah soal ini”
1. Dalam hal SPOP PBB sektor Perkebunan ditandatangani oleh bukan wajib Pajak
maka ..
a. Harus dilampiri surat kuasa khusus dalam hal luas areal perkebunan tersebut
sampai dengan 2 (dua) hektar.
b. Harus dilampiri surat kuasa dalam hal luas areal perkebunan tersebut lebih dari
2,5 (dua setengah) hektar.
c. Harus dilampiri surat kuasa dalam hal luas perkebunan tersebut sebesar 2,5 (dua
setengah) hektar
d. Harus dilampiri surat kuasa khusus *)
2. PT. Dolok Masihul, sebuah perusahaan perkebunan di Sumatera Utara melakukan
complainterhadap KPP Pratama setempat mengenai masalah besamya investasi
yang ditanamkannya di perkebunan yang temyata lebih besar dari perhitungannya.
Menurut penjelasan KPP Pratama, Standar Investasi Tanaman atau SIT dalam
perhitungan PBB sektor perkebunan adalah
a. Jumlah biaya tenaga kerja, bahan dan alat yang diinvestasikan untuk pembukaan
lahan,penanaman, dan pemeliharan tanaman.
b. Jumlah biaya tenaga kerja, bahan dan alat yang diinvestasikan untuk pembukaan
lahan, dan pemeliharaan tanaman.
c. Jumlah biaya tenaga kerja, bahan dan alat yang diinvestasikan untuk pembukaan
lahanperkebunan.
d. Jumlah biaya yang diinvestasikan untuk pembukaan lahan,penanaman, dan
pemeliharaan tanaman.
3. Pada tahun 2008, penerimaan PBB secara nasional berjumlah Rp.20 Trilyun. Dari
jumlahtersebut kontribusi sektor perkebunan sebesar 20%. Jumlah biaya
pemungutan (BP) yang diterima Pemerintah Daerah dari sektor perkebunan adalah
sebesar ....
a. Rpl44 Milyar
b. Rpl45 Milyar
c. Rp 146 Milyar
d. Rp360 Milyar
4. Hutan di Indonesia terbagi menjadi hutan alam yaitu hutan belantara maupun hutan
yang dibuat oleh manusia. Disamping itu terdapat hutan yang dikelola pemerintah,
swasta dan rakyat. Pengenaan PBB sektor kehutanan meliputi ....
a. HPH, HPHH,IPK
b. Hak Penguasaan Hutan Tanaman Industri
c. Hutan Negara dan Hutan Rakyat
d. Hutan Alam dan Hutan Tanaman
5. Areal tidak produktif pertambangan panas bumi merupakan ...
a. Areal yang sedang diusahakan untuk pencarian sumber panas bumi
b. Areal yang sedang diusahakan pengeboran dan pengelolaan panas bumi
c. Areal yang sedang dibangun konstruksi pengeboran panas bumi
d. Areal yang telah selesai diusahakan untuk pengambilan hasil produksi
6. Pada tahun anggaran 2008, penerimaan PBB secara nasional sebesar Rp20 Triliun.
Dari jumlah tersebut kontribusi sektor kehutanan sebesar 25 %. Jumlah biaya
pemungutan yang diterimaDJP dari sektor perhutanan adalah sebesar .....
a. Rp450 Milyar
b. Rp292,5 Milyar
c. Rp291,5 Milyar
d. Rp290,5 Milyar
7. Yang dimaksud dengan areal lain di dalam sektor perkebunan adalah....
a. Areal yang belum diolah
b. Areal yang sedang diolah termasuk rawa
c. Areal tidak produktif dan areal jalan
d. Areal tempat berdirinya bangunan
8. Nilai bangunan pada tubuh bumi eksploitasi pertambangan migas adalah
a. Angka kapitalisasi dikalikan dengan hasil penjualan migas setahun sebelum
tahun pajak
b. Angka kapitalisasi dikalikan dengan hasil penjualan migas setahun
sebelumtahun pajak
c. Angka kapitalisasi dikalikan dengan hasil penjualan minyak bumi setahun
sebelum tahun pajak
d. Angka kapitalisasi dikalikan dengan hasil produksi gas bumi setahun sebelum
tahun pajak
9. Atas pertanyaan dari PT.Sapta Pertala, KPP Pratama menjelaskan bahwa yang
dimaksud dengan areal belum produktif pada pertambangan panas bumi adalah ....
a. Tanah dan perairan pedalaman yang sedang diusahakan untuk pengambilan hasil
produksi
b. Tanah dan perairan pedalaman yang sedang dibangun konstruksi untuk
penambangan
c. Tanah dan perairan pedalaman yang sudah selesai siolah dan ditinggalkan
d. Tanah dan perairan pedalaman yang belum diusahakan untuk pengambilan hasil
produksi
10. Pada tahun 2013 penerimaan PBB secara nasional sebesar Rp.30 Triliun. Dari
penerimaan tersebut kontribusi pertambangan sektor non migas sebesar 15%.
Besamya biaya pemungutan yang diterima oleh DJP dari penerimaan PBB sektor
pertambangan non migas adalah ....
a. Sebesar Rp285,5 Milyar
b. Sebesar Rp280,5 Milyar
c. Sebesar Rp283,5 Milyar
d. Sebesar Rp284.5 Milyar

I. SOAL ESSAY (Bobot 60%)


1. Objek pajak PBB migas adalah bumi dan/atau bangunan di dalam kawasan
pertambangan ligas. Uraikan apa yang dimaksud dengan objek PBB bumi dalam
pertambangan migasPT Buana Estate sebuah perusahaan perkebunan di Sumatara
Utara memiliki/menguasai/mendapat manfaat dari tanah dan bangunan dengan
rincian sebagai berikut:
A. Bumi/Tanah
1. Areal kebun :
a. Usia tanaman 2 tahun : 100 Ha, NDT = Rpl .700,00 / M2
S I T ( TBM2) : Rp22.966.086,00 per Ha
b. Tanaman sudah menghasilkan : 300 Ha, NDT = Rpl.700,00/M2
S I T ( TM1 ) : Rp35.714.709,00 per Ha
2. Areal emplasemen:
a. Kantor : 0,5 Ha, NDT = Rpl4.000,00 / M2
b. Gudang : 1 Ha , NDT = Rpl0.000,00 / M2
c. Pabrik : 2 Ha, NDT = Rpl0.000,00 / M2

B. Bangunan:
1. Kantor : 500 M2 , Nilai Bangunan = Rp700.000,00 / M2
2. Gudang : 1.000 M2, Nilai Bangunan = Rp505.000,00 / M2
3. Pabrik : 4.000 M2 , Nilai Bangunan = Rp365.000,00 / M2
Hitung PBB atas perkebunan tersebut bila NJOPTKP : Rpl2 juta

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutan alam pada PBB sektor perhutanan?
TATA TERTIB UJIAN
1. Peserta ujian wajib:
a. Hadir 10 menlt sebelum ujlan dlmulal;
b. Menunjukkan kartu nomor tanda peserta kepada pengawas ujian;
c. Memakai sepatu dan berpakaian rapi;
d. Membawa perlengkapan ujlan sendlrl, termasuk Buku Himpunan Undang-
Undang Perpajakan
(Komplimen USKP).
2. Selama ujian berlangsung peserta ujian tidak diperkenankan:
a. Membaca dengan suara yang dapat dldengar oleh peserta lain;
b. Bercakap-cakap dengan sesama peserta;
c. Pinjam-meminjam alat tulls (tip-ex; ballpoint, penggaris dsb);
d. Membuka buku catatan, kecuali ujian bersifat buka buku;
e. Menyontek atau memberlkan contekan kepada peserta lain;
f. Merokok;
g. Mengerjakan Jawabanujian sebelum ujian dimulai;
h. Mengerjakan Jawabanujian setelah waktu ujian berakhlr;
i. Pindah tempat dudukselain nomor meja + tempat duduk ujian
pesertayangbersangkutan;
j. Menggunakan segalabentuk alat komunikasi - khususnya telepon genggam
(HP) dalamkeadaan mati;
k. Menggunakan alat hitung (kalkulator) yang mempunyai kemampuan
penyimpanan data(memori) yang besar, atau menggunakan fasilitas kalkulator
dalam handphone/PDA;
I. Membuka buku Undang-Undang selain Buku Himpunan Undang-Undang
Perpajakan(Kompllmen USKP);
m. Meninggalkan ruang ujlan, kecuali ke kamar kecil dengan seijin pengawas ujian.
3. Peserta ujian yang datang terlambat dapat mengerjakan ujian, tetapi tidak diberikan
perpanjanganwaktu;
4. Peserta ujian dilarang membuat/menambahkan catatan/isi dalam Buku Himpunan
Undang-Undang Perpajakan (Komplimen USKP);
5. Peserta yang telah menyelesaikan Jawaban ujian sebelum waktu berakhir, dapat
meninggalkan ruang ujian dengan ijin pengawas ujian secara tertib;
6. Pelanggaran atas ketentuan di atas, hasil pekerjaannya dinyatakan tidak sah dan nilai
adalah nol;
7. Pengawas ujian tidak akan memberlkan teguran apa pun, akan tetapi langsung
mencatat nama dan nomor peserta ujian yang melanggar dalam Berita Acara.
Saya telah membaca dan memahami keseluruhan isi Tata Tertib Ujian di atas serta
secara sadar bersedia untuk mematuhinya
PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 4 halaman yang berisi 2 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia,
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengeijakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.
I. MULTIPLE CHOICE (Bobot 30%)
Pilihlah jawaban yang paling bcnar dengan cara memberi tanda silang X ( X )
jawaban a., b., c., atau d. pada naskah soal ini”.
1. Pembatalan Jasa Kena Pajak dianggap tidak ada jika terjadi hal-hal di bawah ini,
kecuali...
a. Nota pembatalan dibuat pada akhir bulan terjadinya pembatalan Jasa Kena
Pajak;
b. Pengusaha Kena Pajak tidak membuat Nota Pembatalan;
c. Nota pembatalan tidak disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak tempat
terdaftarnya penerima Jasa Kena Pajak yang bukan Pengusaha Kena Pajak;
d. Nota Pembatalan tidak mencantumkan alasan pembatalan.
2. Pemberitahuan Impor Barang atau P1B dapat dipersamakan dengan Faktur Pajak
jika...
a. PIB mencantumkan identitas (nama, alamat dan NPWP) pemilik barang;
b. PIB mencantumkan identitas pemilik barang dan PIB dilampiri dengan SSP,
SSPCP atau bukti pungutan pajak oleh Ditjen Bea dan Cukai, yang merupakan
satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan PIB ;
c. PIB mencantumkan identitas pemilik barang dan dilampiri dengan SSP,
SSPCP atau bukti pungutan pajak oleh Ditjen Bea dan Cukai, yang
mencantumkan identitas pemilik barang, yang merupakan satu kesatuan yang
tidak terpisahkan dengan PIB;
d. PBI mencantumkan identitas pemilik barang serta dilampiri dengan SSP,
SSPCP atau bukti pungutan pajak oleh Ditjen Bea dan Cukai, yang
mencantumkan identitas pemilik barang, dan invoice yang merupakan satu
kesatuan yang tidak terpisahkan dengan PIB.
3. PT Baru, manufaktur pakaian jadi yang berlokasi di Pulogadung-Jakarta, pada 15
Februari2014 lalu telah menerima pesanan untuk menyelesaikan 1000 unit pakaian
setengah jadi dariAlexis Bhd. yang berlokasi di Malaysia dan tidak memiliki
Bentuk Usaha Tetap di Indonesia.Sejak awal pemesanan, Alexis Bhd. sudah
menentukan spesifikasi dari pakaian jadi tersebut.Pada saat pengiriman pakaian
jadi hasil produksinya ke Malaysia untuk dimiliki oleh AlexisBhd., PT Baru...
a. Wajib memungut PPN sebesar 10% atas ekspor jasa maklon;
b. Wajib menerbitkan Pemberitahuan Ekspor Jasa atas ekspor jasa maklon dan
pakaian jadi;
c. Wajib melaporkan ekspor pakaian jadi itu pada SPT PPN meskipun pakaian
jadi yang diekspor bukan milik PT Baru;
d. Tidak perlu melaporkan ekspor pakaian jadi tersebut pada SPT PPN karena
pakaian jadi yang diekspor bukan milik PT Baru.
4. PT Soda Segar, salah satu pabrikan minuman soda di Indonesia, pada 04 Februari
2014 lalu menggunakan 50 pack minuman soda hasil produksinya untuk menjamu
para tamu yang diundang pada perayaan ulang tahun ke-15 PT Soda Segar. Atas
penggunaan 50 pack minuman soda hasil produksinya...
a. PT Soda Segar wajib memungut PPN sebesar 10% dan terbitkan Faktur Pajak
karena pemakaian sendiri untuk tujuan konsumtif;
b. PT Soda Segar tidak wajib memungut PPN sebesar 10% dan terbitkan Faktur
Pajak karena pemakaian sendiri untuk tujuan konsumtif;
c. PT Soda Segar wajib memungut PPN sebesar 10% dan terbitkan Faktur Pajak
karena pemakaian sendiri untuk tujuan produktif;
d. PT Soda Segar tidak wajib memungut PPN sebesar 10% dan terbitkan Faktur
Pajak karena pemakaian sendiri untuk tujuan produktif.
5. Engkoh Subur sudah menjalankan usaha perdagangan emas secara eceran sejak
tahun 2010 dan menjadi PKP sejak 15 Maret 2012. Omzet usaha Engkoh Subur
pada tahun 2011 lalu ternyata mencapai Rp2.465.740.000. Jika omzet usaha
Engkoh Subur di bulan April 2014 hanya sebesar Rp265.674.550, jumlah Pajak
Masukan yang dapat dikreditkan oleh usaha Engkoh Subur di bulan April 2014
sebesar...
a. Rp 18.597.219
b. Rp 23.916.710
c. Rp 21.253.964
d. Rp 19.925.591
6. Pada 22 Januari 2014 lalu, PT Persada Jaya yang baru berdiri pada Oktober 2011
telah menyelesaikan pembangunan gudang seluas 325 m2 milik PT Utama Jaya.
Biayapenyelesaian pembangunan gudang pada Januari 2014 mencapai
Rp.75.845.000, termasuk material senilai Rp.52.765.000 dan PPN sebesar 10%
atas material tersebut.Jika PT Utama Jaya telah menjadi PKP, sedangkan PT
Persada Jaya belum dikukuhkan sebagai PKP, maka...
a. PT Utama Jaya harus memungut PPN sebesar Rp.7.584.500 dengan
menerbitkan Faktur Pajak;
b. PT Utama Jaya harus menyetor sendiri PPN sebesar Rp.7.584.500 dengan
menggunakan SSP;
c. PT Utama Jaya harus menyetor sendiri PPN sebesar Rp. 1.516.900 dengan
menggunakan SSP;
d. PT Utama Jaya harus menyetor sendiri PPN sebesar Rp.2.822.740 dengan
menggunakan SSP.
7. PT Paket Ekspres telah bergerak di bidang usaha pengiriman paket di dalam
negeri sejak tahun 2008. Adapun selama Februari 2014, jumlah tagihan yang
dicatat PT Paket Ekspres mencapai Rp. 126.250.340, sedangkan biaya operasional
usaha pada Februari 2014 mencapai Rp.78.264.500.
Jumlah Pajak Keluaran yang harus dipungut PT Paket Ekspres untuk Masa Pajak
Februari 2014 seharusnya sebesar...
a. Rp. 12.625.034
b. Rp.6.312.517
c. Rp. 1.262.503
d. Rp.2.525.007
8. Jika pengakuan penghasilan atas pengiriman barang pada 29 Februari 2012
dilakukan PT Agung Utama di tanggal 11 Maret 2012, sedangkan kontrak
pengiriman barang ditandatangani pada tanggal 26 Februari 2012, maka Faktur
Pajak atas penyerahan jasa pengiriman barang tersebut paling lambat diterbitkan
pada...
a. Tanggal 26 Februari 2012;
b. Tanggal 29 Februari 2012;
c. Tanggal 11 Maret 2012;
d. Akhir Maret2012.
9. PT Pelita Jaya yang bergerak di bidang usaha restoran dan perdagangan eceran
pada Januari 2011 lalu membeli pick up senilai Rp92.000.000,00 (belum termasuk
PPN) untuk operasional usaha restoran maupun perdagangan. Berdasarkan kondisi
di tahun 2011, omzet usaha restoran diperkirakan sebesar 40% dari total omzet
yang diperoleh PT Pelita Jaya.
Pajak Masukan yang dapat dikreditkan PT Pelita Jaya atas pembelian pick up
sebesar...
a. Rp9.200.000,00;
b. Rp5.520.000,00
c. Rp3.680.000,00;
d. Nihil, karena perolehan pick up termasuk yang tidak dapat dapat dikreditkan.
10. PT Boxer Indonesia baru saja didirikan di Indonesia pada 20 Desember 2013
untuk menjadi manufaktur tekstil. Selain telah didaftarkan untuk memiliki NPWP
pada awal pendirian usaha, PT Boxer Indonesia juga telah dikukuhkan menjadi
PKP. Oleh karena telah menjadi PKP, PT Boxer Indonesia mengkreditkan seluruh
PPN yang diperolehnya dari pembelian barang-barang modal, termasuk PPN atas
jasa pemasangan barang modal yang dibeli dari luar negeri.
Jika pembayaran imbalan jasa pemasangan barang modal dikapitalisasi ke dalam
harga perolehan barang modal, maka PPN yang telah dibayar atas jasa
pemasangan barang modal tersebut...
a. Seharusnya tidak dikreditkan karena yang dapat dikreditkan hanyalah PPN
atas perolehan barang modal;
b. Seharusnya tidak dikreditkan karena telah dilakukan kapitalisasi;
c. Dapat dikreditkan jika pembayaran imbalan jasa pemasangan barang modal
tidak kapitalisasi;
d. Memang dapat dikreditkan.

II. SOAL ESSAY (Bobot 20%)


1. Dokumen apa saja yang haras ditunjukan pada saat meminta kembali Pajak
Pertambahan Nilai dan Pajak penjualan atas Barang Mewah bagi Orang Asing ?
2. Kapan Pengusaha Kena Pajak wajib membuat faktur pajak ?

III. SOAL SPT PPN (Bobot 50%)


Toko buku Gunung Selamat milik Bapak Selamat menyediakan buku-buku local dan
luar negeri memberikan jasa percetakan serta design buku. Sejak mulai didirikan
ditahun 2010, tookbuku tersebut berkedudukan di Jalan MH. Thamrin No,88 Jakarta
Pusat.
Usaha Bapak Selamat sudah dikukuhkan sebagai PKP tanggal 3 Ferbuari 2012
dengan identitas :
NPWP. NPPKP : 07.611.317.6.031.000
Klu : 62142
No. Telepon : 021-5775 1235
Selama bulan September 2014 terdapat transaksi-transaksi sebagai berikut pada
pencatatan Toko Buku Gunung Selamat :
Penyerahan/Penerimaan Pembayaran :
2 September 2014 : Menerima pembayaran angsuran pertama sebesar Rp 520.000
dari Yayasan Utama Grafika (beum ber-NPWP) untuk
penjualan seperangkat buku-buku pelajaran umum pada 3
Agustus 2014. Seperangkat buku-buku itu telah diserahkan
ditanggal 25 Agustus 2014
6 September 2014 : Menyerahkan secara konsinyasi sejumlah buku cerita anak-
anak senilai Rp 4.200.000 kepada Toko Buku Jayamada
(NPWP:07.112.541.3.021.000)
8 September 2014 : Menerima pembayaran sebesar Rp 3.600.000 dari PT Grafika
Utama (NPWP:01.312.547.3.011.000) atas jasa design dan
percetakan company profile dan buku saku. Invoice atas jasa
ini telah diterbitkan ditanggal 2 September 2014
9 September 2014 : Menyerahkan 2 (dau) lusin majalah pria senilai Rp475.000
kepada PT Metropolitan (NPWP:01.21
1.351.7.021.000).Pelunaslangsung dilakukan pada saat buku
diterima PT Metropolitan
12 September 2014 : Menyerahkan sejumlah buku panduan bisnis senilai Rp
7.460.00 kepada PT Suryani Consulting
(NPWP:01.255.255.3.053.000), perusahaan konsultan
keuangan yang berlokasi di Blok M, Jakarta Selatan.
Pembayaran telah dilakukan sebelum buku-buku diserahkan,
yaitu pada tanggal 7 September 2014
14 September 2014 : Menerima uang muka senilai Rp 3.300.000 (termasuk PPN)
dari PT Bahan Bakar (Persero)
(NPWP:01.771.311.5.211.000), salah satu BUMN yang
merupakan supplier BBM. Uang muka diterima sehubungan
dengan penyerahan jasa percetakan dan design buku pelatihan
kerja. Pelunasan akan dilakukan di akhir September 2014
18 September 2014 : Menyerahkan buku-buku pelajaran senilai Rp 4.200.000
kepada Yayasan Pendidikan "Bright One”
(NPWP:01.118.322.5.115.000). Pembayaran dilakukan secara
angsuran, dimana pembayaran ke-1 akan dilakukan di akhir
September 2014
21 September 2014 : Menerima nota retur nomor NR-155/9/2014 tertanggal 18
September 2014 dari PT Suryani Consulting atas
pengembalian sebagian buku panduan bisnis senilai Rp
750.000
23 September 2014 : Menjual satu unit station wagon yang sebelumnya digunakan
oleh salah sati staf marketing seharga Rp 85.000.000 kepada
PT Gemilang Selalu (NPWP:01.116.321.5.1 12.000)
25 September 2014 : Menyumbangkan sejumlah buku cerita kepada Panti Asuhan
Anak Yang Baik. Dengan memperhitungkan laba sebesar 20%
dalam kondisi normal sejumlah buku cerita dan buku
pelajaran itu senilai Rp 2.100.000
27 September 2014 : Menyerahkan seperangkat buku senilai Rp 13.200.000
(termasuk PPN) kepada Kementrian Pendidikan
(NPWP:01.112.512.2.112.000)
29 September 2014 : Menghibahkan printer senilai Rp 225.000 kepada Arifin
(NPWP:07.112.327.1.051.000), salah satu karyawan Bapak
Selamat
30 September 2014 : Menerima pelunasan pembayaran dari Yayasan Pendidikan
“Bright Star One” atas penyerahan buku-buku pelajaran ada
tanggal 18 September 2014
Pembelian BKP/Perolehan JKP
4 September 2014 : Membayar uang langganan telepon sebesar Rp 1.780.000
(termasukPPN) kepada PT Telekomunikasi Indonesia
(NPWP:01.112.322.1.112.000) sesuai kwitansi :115/Plg/IX
tanggal 31 Agustus 2014
8 September 2014 : Mengeluarkan dari pelabuhan Tannjung Priok sejumlah tinta
yang diimpor dari Amerika Serikat dengan nilai impor Rp
33.000.000 (bea masuk 10%, bea masuk tambahan 20%).
PPN yang terutang telah dibayar ke Bank Mandiri PIB
No.:001112-IX-014 tanggal 7 September 2014
11 September 2014 : Membayar pembelian seperangkat alat tulis kantor dan kertas
produksi senilai Rp 800.000 kepada PT Kantor Maju Terus
(NPWP:01.111.222.3.021.000). Faktur Pajak
No.:010.001.14.123.12312 tertanggal 4 September 2014
13 September 2014 : Menerima faktur pajak No.:010.001.14.255.12315 tertanggal
28 Agustus 2014 dari PT Media Jaya
(NPWP:01.355.557.3.071.000) atas pembelian mesin cetak
senilai Rp 35.000.000 pada 25 Agustus 2014
18 September 2014 : Membayar sebesar Rp 5.820.000 kepada PT Mandiri Selalu
(NPWP:01.555.111.4.462.000) atas perbaikan dan pembelian
AC took. Faktur Pajak No.: 010.001.12.11155512 tertanggal
28 Agustus 2014
20 September 2014 : Membayar jasa catering sebesar Rp 720.000 kepada CV
Delarosa (NPWP: 01.552.112.711.000) berdasarkan invoice
dan Faktur Pajak No.:010.001.14.21215112
22 September 2014 : Mengirim kembali sebagian kertas yang telah diterima pada
tanggal 11 Sptember 2014 kepada pabrik kertas PT Kantor
Maju Terus. Nota Retur No.: NR-08/09/2014 tertanggal 21
September 2014. Jika memperhitungkan harga satuan kertas,
total harga jual yang dikembalikan senilai Rp 520.000
24 September 2014 : Membayar PPN sebesar Rp 75.000 atas jasa perbaikan 2
(dua) ACkepada PT (NPWP:01.152.622.6.255.000). Faktur
Pajak No.:010.001.14.11122212
27 September 2014 : Membayar jasa pengiriman paket sebesar Rp 3.215.000
kepada PT
Paket Ekspres (NPWP: 01.552.225.6.255.000). Faktur Pajak
No: 010.001.14.11155512
30 September 2014 : Menerima Faktur Pajak No.:010.001.14.55.22215 tertanggal
28Juli2014
dariPTIklanMediaCNPWP:01.556.112.7.112.7.112.000) atas
pemasangan iklan di salah satu media ternama. PPN yang
tercantum pada Faktur Pajak sebesar Rp 1.575.000,-

Instruksi !!
Masukkan seluruh transaksi tersebut ke dalam SPT Masa PPN Masa Pajak September
2014 dengan keterangan sebagai berikut:
a. Nomor seri Faktur Pajak yang diperoleh dari KPP adalah 001.14.55588779-55588888
b. Faktur Pajak dibuat sesuai dengan ketentuan UU No.42 tahun 2009 dan peraturan
pelaksanaannya yang terbaru
c. Dalam SPT Masa PPN Masa Pajak Agustus 2014 terdapat kelebihan pembayaran
PPN sebesar Rp 50.000 yang dapat dikompensasikan ke masa pajak berikutnya
d. Selama bulan September 2014, Bapak Selamat telah memperluas toko bukunya
dengan menggunakan jasa pemborong yang juga berstatus sebagai orang pribadi.
Perluasan toko direncanakan hinggan 220m2. Hingga akhir September 2014, Bapak
Selamat telah membelanjakan sebesar Rp 150.000.000. Jumlah tersebut termasuk
perolehan tanah senilai Rp 50.000.000 dan PPN atas pembelian bahan baku sebesar
Rp 5.000.000
e. Pembetulan SPT PPN bulan Desember 2013 lebih bayar Rp 100.00 dikompensasikan
ke Masa September 2014
f. Omzet Bapak Selamat selama tahun 2014 maupun tahun 2013 belum melampaui Rp
1.000.000.000
g. Pembayaran PPN yang masih kurang dilaporkan sebelum SPT PPN disampaikan
PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 9 halaman yang berisi 3 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan
bubuhkan tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.
I. MULTIPLE CHOICE (Bobot 30%)
“Pilihlah jawaban yang paling bcnar dengan cara memberi tanda
silang X(X)jawaban a., b., c., atau d. pada naskah soal ini”.
Untuk Soal no. 1-2 PT PLN (Persero) merupakan BUMN dibidangkelistrikan melakukan
pembelian kertas-kertas untuk keperluan kantor pada tanggal 18 Mei 2014 sebesar
Rp88.000.000,00 (termasuk PPN). Tanggal 19 Mei 2014 juga melakukan pembelian kembali
kertas senilai Rp99.000.000,00 (termasuk PPN).
1. Atas transaksi pembayaran tanggal 18 Mei 2013 ....
a. Tidak ada Objek PPh Pasal 22
b. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar 2,5% X Rp88.000.000
c. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5% X Rp80.000.000
d. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5% XRp88.000.000
2. Atas transaksi pembayaran tanggal 19 Mei 2014 ....
a. Tidak ada objek PPh Pasal 22
b. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar 2,5% X Rp99.000.000
c. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5% X Rp90.000.000
d. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5% X Rp99.000.000
3. PT Semen Padang menyerahkan 100 sak semen @ Rp200.000 kepada Pemprov DKI
Jakarta untuk proyek infrastruktur. Besarnya pungutan dan yang memungut PPh
Pasalatas transaksi tersebut adalah ....
a. Rp3.000.000 oleh Pemprov
b. Rp300.000 oleh Pemprov
c. Rp2.000.000 oleh PT Semen Padang
d. Rp500.000 oleh PT Semen Padang
4. PT GARUDA KENCANA merupakan perusahaan yang bergerak dalam usaha jasa
keamanan. Tanggal 18 Mei 2014 perusahaan itu menerima pembayaran atas jasa
keamanan yang diberikan kepada PT PENGELOLA GEDUNG. Bagian Penagihan
melakukan tagihan dengan rincian data sbb :jasa keamanan Rp
10.000.000,Reimburshment upah tenaga keamanan Rp20.000.000, Reimburshment
biaya transportasi Rp3.000.000 sehingga total tagihan menjadi Rp33.000.000. PPh Pasal
21 atas upah tenaga keamanan telah dipotong oleh PT. Garuda Kencana. PPh Pasal 23
yang dipotong adalah ....

a. Tidak ada jawaban yangbenar


b. Rp660.000
c. Rp200.000
d. Rp600.000
5. WIWO tidak mempunyai NPWP dan mempunyai usaha dagang. Dia memiliki deposito
pribadi sebesar Rp 100.000.000 yang disimpan di BANK BINK BUNK. Per tanggal 17
Mei 2014 memperoleh bunga sebesar Rp20.000.000. Atas pembayaran bunga deposito
tersebut....
a. BANK BINK BUNK memotong PPh Pasal 4 ayat (2) sebesar 20% Final
b. BANK BINK BUNK memotong PPh Pasal 4 ayat (2) sebesar 20% Tidak Final
c. BANK BINK BUNK memotong PPh Pasal 4 Ayat (2) . FINAL sebesar 20%
ditambah 20% tambahan karena tidak memiliki NPWP.
d. BANK BINK BUNK tidak memotong PPh Pasal 4 Ayat (2) Final, karena bunga
yang diterima Wiwo bukan Objek Pajak
6. Tanggal 18 Mei 2014 PT LAYAR TANCAP membayar hak paten film Siem Riep ke
CHAO HAO, Ltd (perusahaan di Laos) sebesar Rpl 50.000.000 . Berapa PPh 26 yang
dipotong PT. LAYAR TANCAP dimana tidak ada perjanjian penghidaran pajak
berganda antara Indonesia-Laos ....
a. Berlaku UU Pajak Penghasilan dengan PPh Pasal 26 sebesar Rpl5.000.000
b. Berlaku UU Pajak Penghasilan dengan PPh Pasal 23 sebesar Rp30.000.000
c. Hak pemajakan ada di Negara LAOS
d. Tidak dipotong pajak di Indonesia sepanjang dapat menunjukan Surat Keterangan
Domisili dari Negara Laos
7. Nyonya Robin telah ber NPWP adalah pengusaha katering menerima pesanan dari
Pemerintah Kotamadya Cirebon untuk perayaan HUT RI yang ke-69 dengan nilai
pesanan sebesar Rp50.000.000 (belum termasuk pajak daerah sebesar 10%). PPh Pasal
22 yang harus dipotong oleh Bendaharawan Pemerintah Kotamadya Cirebon adalah
sebesar ....
a. Rp5.000.000
b. Rpl.500.000
c. Rp2.500.000
d. Rpl.000.000

8. Saat membeli sampo “rambut”, Santri beruntung menemukan hadiah berupa dua lembar
uang seratus ribuan (Rp200.000) di dalam kotak sampo yang dibelinya. Pajak
Penghasilan yang harus dipotong adalah ....
a. Rp 50.000
b. Rp 40.000
c. Rp 25.000
d. Rp 0.000
9. Pak Asun menginvestasikan uangnya di PT. Sun Investama dan menerima deviden
dalam jumlah yang sama dari tahun ke tahun sejak tahun 2007, yaitu Rpl0.000.000 per
tahun. PPh yang dipotong oleh PT Sun Investama pada tahun 2014 adalah ....
a. PPh Pasal23 = Rp0
b. PPh pasal 23 = Rpl.500.000
c. PPh Pasal 4 Ayat (2) Final = Rpl.000.000
d. PPh Pasal 4 Ayat (2) Tidak Final = Rpl.000.000
10. SOROS IT Corp adalah subjek pajak luar negeri dimana negaranya tidak memiliki P3B
dengan Indonesia. SOROS IT Corp memberikan jasa konsultasi IT kepada PT Maju
Sejahtera dengan mengirim pegawainya Mr.Morrack selama 70 hari ke Indonesia.
Bagaimana status SOROS IT CORP atas pemberian jasa tersebut....
a. SPLN
b. SPDN
c. Independent Agent
d. BUT
SOAL ESSAY
1. (Bobot 10)
SUTARJO (09.777.555.7-XXX.000) melakukan usaha dagang kain tekstil dan
melakukan pembukuan atas usahanya dan sudah dikukuhkan sebagai PKP. Selama bulan
Agustus 2014 mempunyai transaksi sebagai berikut (semua transaksi termasuk PPN):
a. Membayar jasa sewa kendaraan kepada PT ANGIN TOPAN sebesar Rp 6.500.000
b. Membayar uang jasa catering sebesar Rp22.000.000 kepada Hj. RAHMA
(45.888.777.8-XXX.000) dan sudah dikukuhkan menjadi PKP.
c. Membayar jasa konsultasi manajemen dagang kepada PT ADVANCED
MANAGEMENT sebesar Rp33.000.000
d. Membayar sewa kantor sebesar Rp99.000.000 untuk jangka waktu 4 tahun kepada
PT. PENGELOLA GEDUNG.

Pertanyaan:
- Berapakah total PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 4 ayat (2) yang harus dipotong
oleh SlJTARJO?
- Kapan paling lambat PPh yang terutang tersebut harus disetor dan dilaporkan?

(Bobot 10)
NPWP : 01.346.632.5.013.000
Perusahaan : Kartering “Sarwo Sidji”
Alamat : Jalan Kesasar, No. 33, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Telp. : 021-7378379
Pembukuan : 1 Januari s.d. 31 Desember 2014
Nama Pimpinan : Ibu Tuti

Transaksi selama bulan AGUSTUS 2014 mengalami beberapa transaksi di bawah ini:
4 Transaksi

Mendapat hadiah dari Kecap “Enaaaak” karena telah mengumpulkan bungkus


kecap dan mengirimkannya ke alamat pemasaran kecap tersebut sebesar Rp
150.000.000. Penyelenggara adalah PT Enaaaak, NPWP: 07.839.584.6.014.000
Mendapat bunga dari simpanan di Koperasi “Kopa” untuk bulan Januari hingga
10 July 2014. Bunga Koperasi tersebut Rp250.000 / bulan. NPWP Koperasi Kopa:
02.340.865.2.016.000

23 Menggunakan jasa seorang akuntan dari KAP “HENDRA & REKAN” di Jl.
Mampang Raya 22, untuk menyelesaikan pembukuan dan membantu mengisi
SPT Tahunan PPh WP OP yang harus segera disampaikan dengan biaya
Rp5.500.000 (termasuk PPN). NPWP KAP : 02.437.486.4.014.000

25 Menerima pembayaran sebesar Rp50.000.000 belum dipotong pajak dari


Pemkot Tangerang. Bendaharawan Sulastri, NPWP: 09.365.298.4.018.000

27 Menerima royalti sebesar Rp60.000.000 dari manajemen artis PT.Goyang


Dangdut yang menggunakan merk “Sarwo Sidji” sebagai salah satu judul lagu
campursari yang ia bawakan.

Diminta:
a. Hitung besamya PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 4 Ayat (2) Final yang harus
dipotong oleh Ibu Tuti?
b. Hitung Besamya PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 4 Ayat (2) Final yang harus
dipotong oleh Pihak ketiga?
c. Hitung Besamya PPH 22 yang dipotong oleh Bendaharawan Pemerintah ?

III. SOAL KASUS (Bobot 50 %)


PT.Sumber Makmur, NPWP 01.345.678.9035.000, alamat Jl. Panjang 1050, Kebon Jeruk,
Jakarta bergerak di bidang usaha industri garment.
Dalam tahun pajak 2013 PT Sumber Makmur telah membayar gaji, upah, honorarium dan
imbalan lain sehubungan dengan pekerjaan, jasa dan kegiatan yang dilakukan oleh
pegawai maupun yang bukan pegawai, antara lain kepada :
A. Pembayaran kepada pegawai tetap
1. Nama : Andrianto
NPWP : 06.456.789.035.000
Alamat : Jl. Anggrek 747, Jakarta
Jabatan : Direktur
Status : Kawin, menanggung sepenuhnya dan seorang adik ipar
Mulai bekerja : Agustus 2007
Data pembayaran gaji dan lain-lain dalam tahun 2013:
Gaji Rp. 300.000.000
Tunjangan transport Rp. 18.000.000
Tunjangan makan Rp. 18.000.000
Honorarium Rp. 25.000.000
Bonus Rp. 20.000.000
THR (Tunjangan Hari Raya) Rp. 25.000.000
Iuran pensiun dibayar pemberi kerja Rp. 9.000.000
Iuran pensiun ditanggung sendiri oleh pegawai Rp. 6.000.000
PPh Psal 21 dipotong/dilunasi -
Januari s/d November 2013 Rp. 60.837.166

2. Nama : Hariyanto
NPWP : 06.987.654.3.035.000
Alamat : Jl. Murai 890, Jakarta
Jabatan : Petugas Pemasaran
Status : Kawin, menanggun seorang anak kandung dan
Seorang adik ipar
Mulai bekerja : Agustus 2007
Hariyanto bekerja pada PT. Sumber Makmur sejak tanggal 1 Agustus 2013
Untuk masa sebelumnya Hariyanto belum bekerja
Data pembayaran gaji dan lain-lain untuk Hariyanto dari PT Sumber Makmur
dalam masa Agustus s/d Desember 2016 (selama 5 bulan) sebagai berikut :
Gaji Rp. 25.000.000
Tunjangan transport Rp. 10.000.000
Tunjangan makan Rp. 4.000.000
Bahan Sembako (nilai pasar) Rp. 2.500.000
Premi asuransi kecelakaan kerja dibayar pember kerja Rp. 75.000
Premi asuransi kematian dibayar pember kerja Rp. 37.500
Iuran THT dibayar pemberi kerja Rp. 45.000
THR (Tunjangan Hari Raya) Rp. 5.000.000
Iuran THT ditanggung pegawai Rp. 100.000
PPh Psal 21 dipotong/dilunasi Agst s/d Nov.2013 Rp. 500.000

3. Nama : Andriyani
NPWP : 06.890.123.4.035.000
Alamat : Jl. Berlian 888, Jakarta
Jabatan : Sekretaris
Status : Kawin, menanggung 2 (dua) orang anak kandung,
suami Andriyani pengusaha bengkel mobil

data pembayaran gaji dan lain-lain dalam tahun 2013 :


Gaji Rp42.000.000
Tunjangan transport Rp 7.200.000
Tunjangan makan Rp 7.500.000
Penggantian biaya pengobatan Rp 2.500.000
Bahan sembako (nilai pasar) Rp 6.000.000
Premi asuransi kecelakaan kerja Rp 210.000
Premi asuransi kematian Rp 105.000
Bonus Rp 5.000.000
THR (Tunjangan Hari Raya) Rp 3.500.000
Iuran THT ditanggung pemberi kerja Rp 1.260.000
Gaji Rp42.000.000
Tunjangan transport Rp 7.200.000
Tunjangan makan Rp 7.500.000
Penggantian biaya pengobatan Rp 2.500.000
Bahan sembako (nilai pasar) Rp 6.000.000
Premi asuransi kecelakaan kerja Rp 210.000
Premi asuransi kematian Rp 105.000
Bonus Rp 5.000.000
THR (Tunjangan Hari Raya) Rp 3.500.000
Iuran THT ditanggung pemberi kerja Rp 1.260.000
Honoratium Rp 6.500.000
Iuran THT ditanggung pegawai Rp 630.000
PPh Pasal 21 dipotong/dilunasi Jan s/d Nov 2013 Rp 2.700.000

B. Pembayaran kepada penerima imbalan lainnya selain pegawai tetap.


Pembayaran kepada penerima imbalan lainnya selain pegawai tetap telah dipotong PPh
Pasal 21/26 dan disetor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PT Sumber Makmur dalam tahun 2013 telah melakukan pembayaran upah, honorarium
dan imbalan lain kepada selain pegawai tetap sebagai berikut:
1. Pembayaran honorarium kepada Yustino, SH, MH sebesar Rpl 10.000.000 sebagai
imbalan jasa bantuan hukum dalam penyelesaian perkara perdata. Yustino, SH, MH
status kawin menanggung 2 (dua) orang anak kandung telah memiliki NPWP.
Pembayaran honorarium dilakukan pada bulan Oktober 2013.
2. Pembayaran hadiah kepada 3 (tiga) orang pemenang perlombaan bulutangkis
perseorangan dalam rangka ulang tahun perusahaan, untuk juara pertama, kedua dan
ketiga yang dilakukan bulan Mei 2013 masing-masing sebagai berikut:
Rendi, status bujangan, sebagai juara pertama mendapat hadiah Rp60.000.000
Rianto,status bujangan, sebagai juara kedua mendapat hadiah Rp40.000.000 Okta,status
bujangan, sebagai juara ketiga mendapat hadiah Rp20.000.000 Para pemenang hadiah
semuanya telah memiliki NPWP
3. Pembayaran honorarium sebesar Rpl00.000.000 kepada Lumina, perancang model dari
Perancis yang bekerja pada PT Sumber Makmur pada bulan Mei s/d Juni 2013 (selama
2 bulan). Lumina, status bujangan, tidak memiliki NPWP di Indonesia.
4. Anang, status kawin, tidak mempunyai tanggungan keluarga lainnya, berhenti bekerja
pada PT Sumber Makmur pada akhir tahun 2012. Anang menerima uang pesangon
sebesar Rpl00.000.000 yang baru dibayar pada bulan Februari 2013. Anang memiliki
NPWP.
PETUNJUK UMUM

1. TulislahnamadannomorujianSaudarapadakolom yang tersedia di atas.


2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar soal dan
jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 3 halaman yang berisi 2 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cennat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan tanda
tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian

I. MULTIPLE CHOICE (Bobot 50%)


“Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara member tanda silang ( X ) jawaban a,
b, c, atau d pada naskah soal ini"
1. Didalam kode etikIKPI ada sanksi kepada anggotanya apabila
melanggarnya.Sanksipelanggaran kode etik yang dikenakan kepada anggota
konsultan pajak Indonesia, kecuali ...
a. Pemberhentian tetap
b. Teguran tertulis
c. Pelanggaran ringan
d. Pemberhentian sementara dari profesinya
2. Konsultan pajak berhenti atau dapat diberhentikan dari profesinya secara tetap,
kecuali ....
a. Diusulkan oleh Dewan Kehormatan kepada pengurus Pusat terlebih dahulu,
DewanKehormatan mendengar keterangan dari anggota yang bersangkutan untuk
membela diri
b. Setelah dipanggil 2 (dua) kali berturut-turut tidak hadir dalam sidang
pemeriksaan tanpa memberian alasan tertulis yang sah.
c. Memberi kesempatan mebela diri dalam rapat Majelis Dewan Kehormatan dan
Anggota tersebut berhak didampingi sebanyak-banyaknya 3 anggota
perkumpulan lainnya sebagai pendamping
d. Tidak berhak mengajukan banding kepada kongres/kongres luar biasa
3. Apa yang harusdilampirkan oleh anggota konsultan pajak indonesia
didalammewakili.mendamoingi klien (selain surat kuasa khusus), agar konsultan
pajak tersebut dapat mewakili dalam setiap panggilan dan/atau pemeriksaan pajak
oleh DJP
a. Kartu Tanda Penduduk
b. Kartu Izin Praktek Konsultan pajak dari DJP
c. Kartu Izin Kuasa Hukum
d. Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari Kepolisian
4. Apabila terjadi perselisihan atau sengketa antara sesama anggota IKPI, maka
sengketatersebutdiselesaikan oleh, kecuali ...
a. Pengurus Pusat
b. Pengurus cabang
c. Dewan Kehormatan
d. Direktorat Jenderal Pajak
5. Konsultan pajak Indonesia harus menjunjung tinggi nilai-nilai kepribadiannya.
Kewajiban apayang harus dipenuhinya.
a. Memberikan konsultasi hukum perpajakan yang benar
b. Melakukan konsultasi yang bertentangan dengan peraturan perpajakan
c. Melakukan tugas profesi dengan penuh tanggung jawab, dedikasi tinggi dan
independen
d. Taat sepenuhnya kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945
6. Setiap pelanggaran Kode etik IKPI yang dilakukan oleh anggotanya, dapat
dilakukanpemeriksaan oleh ..
a. Dewan Pembina
b. Komisi konsultan pajak
c. Dewan Kehormatan
d. Komisi pengawas
7. Dalam Keputusan Menteri Keuangan No. 485/KMK.03/2003 memberikan
kewenangan yangcukup besar kepada Ikatan Konsultan Pajak Indonesia, antara lain
kewenangan untuk ..
a. Melakukan tindakan pemberhentian konsulttan pajak dari profesinya
b. Memberikan surat rekomendasi untuk mengurus ijin ke DJP apabila lulus ujian
USKP
c. Untuk menyelenggarakan Ujian Konsultan Pajak Indonesia
d. Memberikan izin konsultan poajak tanpa mengikuti ujian konsultan pajak
Indonesia
8. Di dalam papan nama kantor konsultan pajak harus mengikuti ketentuan-ketentuan
yang diaturdalam Kode Etik IKPI, kecuali
a. Berbentuk persekutuan, dimana nomor izin semua partner dimasukan di papan
nama tersebut
b. Nama yang dicantumkan di papan nama harus sesuai dengan nama yang
tercantum dalam ijin praktek
c. Ukuran dan warna papan nama disesuaikan dengan kebutuhan
d. Nomor ijin praktek konsultan pajak
9. Setiap orang dengan sengaja menjalankan pekerjaan profesi dan bertindak seolah-olah
konsultan
pajak, tetapi bukan konsultan pajak, apa tindakan yang harus dijalankan oleh IKPI
sebagai wadah tunggal
a. Melaporkan orang tersebut kepada kepolisian setempat
b. Memberikan surat peringatan kepada orang tersebut, bahwa tindakannya telah
melanggar kode etik IKPI
c. Melaporkan ke Direktorat Jenderal Pajak
d. Memberikan somasi kepada orang tersebut untuk tidak memberikan layanan
konsultasi perpajakan lagi
10. Dalam menjalankan profesi sebagai konsultan pajak, dimana konsultan pajak tersebut
dapat/danmenolak calon kliennya dengan alasan ...
a. Tidak boleh, karena konsultan pajak adalah sebagai pemegang profesi yang
independen
b. Boleh, dengan pertimbangan tidak sesuai dengan keahliannya dan bertentangan
dengan hatinuraninya
c. Tidak boleh, karena agamanya berbeda dengan agama konsultan pajak tersebut
d. Tidak sesuai dengan honor yang diterimanya.

SOAL ESSAY (Bobot 50%)


1. Apa yang saudara/i ketahui,apabila sudah menjadi anggota IKPI, khususnya dalam
pelaksanaanKode Etik IKPI ?
2. Didalam setiap perkumpulan organisasi, kita mengenal istilah Kongres, apa yang
saudara/iketahui mengenai kongres IKPI ?
3. Apa yang saudara/i ketahui apabila seorang anggota IKPI terjadi sengketa sesama
anggotanya, Jelaskan?
4. Kita sebagai salah satu anggota Konsultan pajak Indonesia yang terdaftar harus patuh
padahukum dan peraturan perpajakan serta menjunjung tinggi integritas, martabat dan
kehormatan profesi Konsultan pajak. Didalam bersikap dengan wajib pajak, kita sebagai
konsultan pajak yang profesional harus ....
5. Setiap organisasi /perkumpulan dalam hal ini Konsultan Pajak Indonesia didalam
menjalankan profesinya yang berhubungan dengan klien, ada larangan-larangan yang
harus dipatuhi. Sebutkan larangan-larangan yang saudara ketahui ?

PAKTA INTEGRITAS
TATA TERTIB UJIAN

1. Peserta ujian waiib:


a. Hadlr 10 menit sebelum ujlan dimulai;
b. Menunjukkan kartu nomor tanda peserta kepada pengawas ujian;
c. Memakai sepatu dan berpakaian rapi;
d. Membawa perlengkapan ujian sendiri, termasuk Buku Himpunan Undang-Undang
Perpajakan (Komplimen USKP).
2. Selama ujlan berlangsung peserta ujlan tidak dilperkenankan:
a. Membaca dengan suara yang dapat didengar oleh peserta lain;
b. Bercakap-cakap dengan sesama peserta;
c. Plnjam-memlnjam alat tulis (tlp-ex; ballpoint, penggarls dsb);
d. Membuka buku catatan, kecuali ujlan berslfatbuka buku;
e. Menyontek atau memberikan contekan kepada peserta lain;
f. Merokok;
g. Mengerjakan Jawabanujian sebelum ujlan dimulai;
h. Mengerjakan Jawabanujian setelah waktu ujian berakhir;
i. Pindah tempat duduk selain nomor meja + tempat dudukujianpesertayang
bersangkutan;
j. Menggunakan segalabentuk alat komunikasi - khususnya telepongenggam(HP)
dalamkeadaan mati;
k. Menggunakan alat hltung (kalkulator) yang mempunyai kemampuan penylmpanan
data(memori) yang besar, atau menggunakan fasilitas kalkulator dalam
handphone/PDA;
l. Membuka buku Undang-Undang selain Buku Hlmpunan Undang-Undang
Perpajakan(Komplimen USKP);
m. Meninggalkan ruang ujlan, kecuali ke kamar kecil dengan seljln pengawas ujilan.
3. Peserta ujlan yang datang terlambat dapat mengerjakan ujlan, tetapl tidak dlberikan
perpanjangan waktu;
4. Peserta ujlan dilarang membuat/menambahkan catatan/lsi dalam Buku Himpunan
Undang-Undang Perpajakan (Komplimen USKP);
5. Peserta yang telah menyelesalkan jawaban ujlan sebelum waktu berakhlr, dapat
menlnggalkan ruang ujlan dengan Ijln pengawas ujlan secara tertlb;
6. Pelanggaran atas ketentuan dl atas, hasll pekerjaannya dinyatakan tidak sah dan nilai
adalah nol;
7. Pengawas ujlan tidak akan memberikan teguran apa pun, akan tetapl langsung mencatat
nama dan nomor peserta ujian yang melanggar dalam Berita Acara.
Saya telah membaca dan memahami keseluruhan isi Tata Tertib Ujian di
atas serta secara sadar bersedia untuk mematuhi