Anda di halaman 1dari 10

BAB IV

PEMBAHASAN
4.1 PEER TO PEER
1. DEFINISI PEER TO PEER
Peer-to-Peer (P2P) atau teknologi dari “ujung” ke “ujung” perta-ma kali di
luncurkan dan dipopulerkan oleh aplikasi-aplikasi “berbagi-berkas” (file sharing)
seperti Napster dan KaZaA. Pada konteks ini teknologi P2P memungkinkan para
pengguna untuk berbagi, mencari dan mengunduh berkas. Sistem P2P yang
sebenarnya adalah suatu sistem yang tidak hanya menghubungkan “ujung” satu
dengan lainnya, namun ujung-ujung ini saling berhubungan secara dinamis dan
berpartisipasi dalam mengarah¬kan lalu lintas komunikasi informasi, pemrosesan, dan
penugasan pembagian bandwidth yang intensif, dimana bila sistem ini tidak ada,
tugas-tugas ini biasanya diemban oleh server pusat. Sebenarnya pengertian jaringan
Peer to Peer (PC to PC) adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan
beberapa komputer, dimana di antara beberapa komputer tersebut bisa menjadi server
maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client dan server.
2. MEMBUAT JARINGAN PEER TO PEER
Jaringan peer-to-peer dapat dilakukan terhadap komputer yang berbeda
Operating System atau berbeda versi Operating System misal-nya antara Window 7
dan Windows XP. Antara kedua komputer (laptop/PC) ini bisa dilakukan koneksi peer
to-peer. Tetapi pada laporan ini hanya akan dijelaskan mengenai cara membuat
jaringan Peer-to-Peer (P2P) menggunakan Windows 7.
3. PERSIAPAN MEMBUAT JARINGAN P2P
Sebelum membuat jaringan peer to peer pada dua komputer tersebut, ada
beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu yaitu:
 Siapkan dua Laptop yang akan dikoneksikan.
 Kabel LAN UTP dan Connector RJ-45.
 Crimping Tool
 LAN Tester (Optional)
 Tang Pemotong (Optional)

13
4. PROSES PEMBUATAN JARINGAN PEER TO PEER
 Hidupkan kedua laptop tersebut.
 Sambungkan kabel LAN yang telah dibuat dengan sistem crossover tadi pada
masing-masing Laptop.
 Klik kanan icon network pada taskbar kemudian pilih “Open Network and Sharing
Center”.

GAMBAR 1

 Di jendela berikutnya, klik “Change adapter setting”

GAMBAR 2

 Klik kanan pada Local Area Connection kemudian pilih “Properties”

13
GAMBAR 3

 Di jendela properties pilih Internet Protocol 4 (TCP/IPv4) kemudian klik


Properties untuk mengatur IP Address. IP Address tidak boleh sama supaya tidak
terjadi “IP Conflict”. IP Address untuk komputer-1 adalah 192.168.1.5 dan IP
Address untuk komputer-2 adalah 192.168.1.6. Untuk Subnet Mask keduanya
diisi dengan 255.255.255.0. Langkah ke-4 sampai ke-7 dilakukan di masing-
masing komputer (Laptop).

GAMBAR 4

Pengaturan IP di komputer I

13
pengaturan IP
dikomputer II

GAMBAR 5

 Agar kedua komputer dapat terhubung, maka keduanya harus berada dalam satu
network group dalam hal ini “WORKGROUP”, nama grup ini dapat diganti.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:

 Masuk ke “System and Security” pada Control Panel kemudian pilih “System”

GAMBAR 6

13
GAMBAR 7

 Langkah selanjutnya masuk ke halaman “Remote setting”

GAMBAR 8

 Klik “Change” untuk mengatur nama komputer dan menyamakan Network Group
dengan nama “WORKGROUP”.

GAMBAR 9

13
 Beri nama komputer (optional) dan beri nama Workgroup, tekan tombol “OK”
kemudian restart kedua komputer tersebut.

GAMBAR 10

 Setelah di-restart, masuk lagi ke Control Panel untuk mengatur “Advance


Sharing”.

GAMBAR 11

13
 Agar kedua komputer dapat saling mendeteksi dan dapat mengakses file atau
folder tertentu, atur opsi sharing seperti gambar di bawah.

5. MENGUJI JARINGAN PEER TO PEER

GAMBAR 12

Setelah jaringan peer-to-peer selesai dibuat dengan menggunakan hubungan


kabel crossover pada Sistem Operasi Windows 7 dan semua konfigurasi sistem pada
kedua komputer telah selesai (Pengaturan IP Address dan menyamakan Workgroup),
langkah berikutnya adalah menguji koneksi kedua komputer tersebut, caranya sebagai
berikut:

 Klik Start pada Windows 7, klik “Run” kemudian tulis “CMD” untuk masuk ke
Command Prompt., setelah itu tekan Enter atau klik “OK”. Langkah ini sebaiknya
dilakukan pada masing-masing komputer.

 Pada jendela Command Prompt lakukan Ping dari komputer-1 ke komputer-2 dan
sebaliknya dengan menulis Ping 192.168.1.6 (dari komputer-1) dan Ping
192.168.1.5 (dari komputer-2) kemudian tekan Enter.

13
 Jika hasil Ping seperti gambar di atas, artinya kedua komputer sudah terhubung.

6. MENCOBA SHARING FILE

Setelah koneksi lulus uji degan cara Ping antar komputer sesuai dengan IP
Address masing-masing, langkah berikutnya adalah mencoba untuk sharing file
(mengirim dan menerima file) dari setiap komputer namun sebelumnya ada beberapa
langkah yang harus dilakukan yaitu:

GAMBAR 13

1. Masuk ke Control Panel untuk me-non-aktifkan FireWall di masing-masing komputer.

13
GAMBAR 14

2. Buka Windows 7 Explorer kemudian klik Network untuk melihat koneksi komputer
yang terhubung ke Workgroup. Pada Contoh terlihat bahwa di Komputer-2
(LINKSUKSES) terlihat komputer-1 (MELETEK-PC).

GAMBAR 15

3. Untuk men-sharing-kan salah satu folder agar dapat di akses oleh komputer lainnya,
maka folder tersebut harus di-share” terlebih dahulu, caranya dengan mengklik kanan
folder yang akan di-share kemudian pilih Properties.

GAMBAR 16

4. Pada contoh, folder yang akan di-share di komputer-2 adalah folder VISUAL
DELPHI. Pada jendela Properties pilih tab Sharing kemudian klik tombol “Share”.
Artinya folder VISUAL DELPHI sudah dapat diakses oleh komputer-1 (MELETEK-
PC).

13
5. Untuk melihat folder dan file yang di-share di komputer-2, klik saja nama komputer
yang ada di bagian Folder Network komputer-1 (LINKSUKSES). Di jendela sebelah
kanan akan terlihat folder dan file komputer-2 yang dapat diakses komputer- 1 (di
dalam kotak merah).

GAMBAR 17

13