Anda di halaman 1dari 5

3 Lainnya Blog Berikut» yacobbatkunde@gmail.

com Dasbor Keluar

Klik paru
Media informasi & konsultasi kesehatan respirasi

Beranda PDPI Kaltim Materi Simposium Dokter Paruku


Zanana Chips Balikpapan
25 Januari 2013 Anda ingin tahu? ... klik aja.
KAMIL SHOP CENTER - media belanja online
BRONKIEKTASIS (BE)
Cari artikel
Bronkiektasis (BE)adalah penyakit saluran napas
Cari
kronik ditandai dengan dilatasi abnormal yang
permanen disertai rusaknya dinding bronkus.
Biasanya pada daerah tersebut ditemukan perubahan Like Fan Page Kami ya
yang bervariasi termasuk di dalamnya inflamasi
transmural, edema mukosa (BE silindris), ulserasi (BE
kistik) dengan neovaskularisasi dan timbul obstruksi
berulang karena infeksi sehingga terjadi perubahan Entri Populer
arsitektur dinding bronkus serta fungsinya.
Keadaan yang sering menginduksi terjadinya BE TB PARU, jenis TB yang paling
sering
adalah infeksi, kegagalan drainase sekret, obstruksi saluran napas dan atau gangguan
Tuberkulosis (TB) paru adalah
mekanisme pertahanan individu. tuberkulosis yang menyerang
Di seluruh dunia angka kejadian BE tinggi, biasanya terjadi pada negara terbelakang atau jaringan paru, tidak termasuk
pleura. Pembagian TB paru bisa
berkembang. BE kebanyakan terjadi pada penduduk usia pertengahan sampai lanjut, berdasarkan hasil ...
sedangkan akibat penyakit kongenital terjadi pada usia muda. Tingkat sosial ekonomi
yang rendah, nutrisi buruk, perumahan yang tidak memadai dan sulit mendapatkan PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF
KRONIK (PPOK)
fasilitas kesehatan karena alasan finansial atau jangkauan fasilitas kesehatan
PPOK merupakan salah satu
mempermudah timbulnya infeksi tersebut. gangguan pernapasan yang
akan semakin sering dijumpai di
masa mendatang di Indonesia,
PATOGENESIS DAN PATOFISIOLOGI mengingat makin bertambah...
BE adalah dilatasi abnormal bronkus, pada daerah proksimal bronkus (diameter > 2 mm)
disertai destruksi komponen otot dan jaringan elastik dinding bronkus yang dapat terjadi SPIROMETRI
secara kongenital ataupun didapat karena sebab infeksi kronik saluran napas. BE Spirometri merupakan suatu
alat sederhana yang digunakan
kongenital terjadi pada bayi dan anak sebagai akibat kegagalan pembentukan cabang- untuk mengukur volume udara
cabang bronkus. Kerusakan komponen otot dan jaringan elastik dinding bronkus dalam paru. Alat ini juga dapat
digunakan untuk mengu...
merupakan respon tubuh terhadap infeksi berupa proses inflamasi yang melibatkan
sitokin, oksida nitrit dan neutrofil protease sehingga terjadi kerusakan pada jaringan TERAPI OKSIGEN
alveolar peribronkial dan selanjutnya terjadi fibrosis peribronkial. Akhirnya terjadi Oksigen pertama kali ditemukan
kerusakan dinding bronkus dan inflamasi transmural sehingga terjadi dilatasi abnormal oleh Yoseph Prietsley di Bristol
Inggris tahun 1775 dan dipakai
bronkus. Pada keadaan ini biasanya ditemukan gangguan pembersihan sekresi (mucous dalam bidang kedokteran oleh
clearance) pada bronkus dan cabang-cabangnya. Kegagalan proses pembersihan sekresi Thomas Beddoe...
menyebabkan kolonisasi kuman dan timbul infeksi oleh kuman pathogen yang ikut
ANALISIS CAIRAN PLEURA
berperan dalam pembentukan mucus yang purulen pada penderita BE.
Dalam keadaan normal,
pembentukan lapisan tipis
Gambaran patologi cairan antara pleura parietal
dan pleura viseral (disebut
BE lebih sering ditemukan di paru kiri cairan pleura) merupakan
daripada kanan, mungkin karena ultrafi...
diameter bronkus utama kiri lebih kecil
BRONKIEKTASIS (BE)
daripada kanan. Kelainan lebih sering
Bronkiektasis (BE)adalah
ditemukan di lobus bawah khususnya penyakit saluran napas kronik
segmen basal. Lynne Reyd membagi BE ditandai dengan dilatasi
abnormal yang permanen
menjadi 3 bentuk berdasarkan pelebaran disertai rusaknya dinding
bronkus dan derajad obstruksi, sebagai bronku...
berikut:
PLEURA, fungsi
1.    Bentuk silindrik (tubular)
Pleura terdiri atas pleura
Seringkali dihubungkan dengan parietal dan pleura viseral. Pada
kerusakan parenkim paru, terdapat keadaan normal, terdapat
sedikit cairan diantara
penambahan diameter bronkus yang permukaan serosa kedua pleu...
bersifat regular, lumen distal bronkus
tidak begitu melebar. HEMOPTISIS, pasti karena TB?
2.    Bentuk varikosa (fusiform) Hemoptisis adalah ekspektorasi (batuk) darah
atau mu k us yang berdarah, berasal dari
Pelebaran bronkus lebih lebar dari saluran napas bagian bawah ,
bukan dari saluran nap...
bentuk silindrik dan bersifat irregular. Gambaran garis irregular dan distal bronkus yang
mengembang adalah gambaran khas pada bentuk varikosa.
3.    Bentuk sakuler (kistik)
Dilatasi bronkus sangat progresifmenuju ke perifer bronkus. Pelebaran bronkus ini
terlihat sebagai balon, kelainan ini biasanya terjadi pada bronkus besar, pada bronkus
generasi ke 4. Bentuk ini juga terdapat pada BE congenital. Kategori
Kegawatan paru (46)
Etiologi dan faktor predisposisi
Pemeriksaan penunjang (28)
Banyak penyebab yang menjadi etiologi maupun faktor predisposisi terjadinya BE antara
lain: Tuberkulosis (26)
1.    Infeksi primer (bakteri, jamur dan virus) Gejala penyakit respirasi (25)
BE mungkin sebagai sequel dari nekrosis setelah infeksi akibat pengobatan yang Obat respirasi (24)
buruk atau tidak diobati sama sekali. Infeksi dapat disebabkan oleh kuman tipikal
Penyakit luar paru (24)
seperti Klebsiela, Staphilococcus aureus, Mycobacterium tuberculosis, Mycoplasma
PPOK (22)
pneumonia, measles, pertusis, influenza, herpes simplex dan beberapa tipe adenovirus.
Pada anak respiratory syncytial virus dapat menyebabkan BE. BE juga bisa juga Asma (21)

disebabkan oleh Mycobacterium avium complex (MAC) yang terjadi pada penderita HIV Infeksi (17)
dan imunokompremis. Penyakit paru kerja (17)
2.    Obstruksi bronkus
Struktur & fungsi respirasi (17)
Tumor endobronkial, benda asing atau stenosis bronkus karena penekanan akibat
Tumor (14)
kelenjar getah bening leher yang membesar dapat menyebabkan BE. Sindrom lobus
tengah kanan merupakan bentuk spesifik obstruksi bronkus yang akhirnya akan STOP merokok (12)

menyebabkan BE karena angulasi abnormal lobus tersebut. Timbulnya obstruksi Pleura (11)
bronkus dan infeksi kronik merupakan faktor predisposisi terbentuknya BE. Pedoman/guideline (9)
3.    Fibrosis kistik Animasi (5)
Ini merupakan penyakit autosomal resesif dengan kelainan utama pada paru dengan
Gangguan tidur (5)
gambaran umum BE. BE berhubungan dengan fibrosis kistik terjadi secara sekunder
karena terkumpulnya mucus pada jalan napas bagian atas dan terjadinya infeksi
kronis.
4.    Sindroma Young
Gambaran klinis sama denga fibrosis kistik. Sindrom ini ditemukan BE disertai
Arsip artikel
sinusitis dan azoospermia, sering terjadi pada pria usia pertengahan. ►  2015 (4)
5.    Diskinesia siliar primer
►  2014 (54)
Manifestasinya adalah immotile dan/atau diskinetik silia dan spermatozoa. Keadaan
▼  2013 (141)
ini menyebabkan gangguan bersihan mukosilier infeksi berulang dan akhirnya terjadi
BE. Sindrom Kartagener dengan triad gambaran klinik berupa situs inversus, sinusitis ►  Desember (4)

dan BE adalah sebagai akibat immobility silia pada saluran napas. ►  November (8)
6.    Aspergilosis bronkopulmoner alergi
►  Oktober (6)
Merupakan reaksi hipersensitiviti terhadap inhalan antigen Aspergilus dengan
►  September (10)
gambaran bronkospasme, BE dan reaksi imunologi oleh spesies Aspergilus. Dikatakan
aspergilus bronkopulmoner alergi adalah apabila pada penderita tersebut ditemukan ►  Agustus (11)
batuk produktif dan juga memiliki riwayat asma yang tidak respons dengan terapi ►  Juli (11)
konvensional.
►  Juni (10)
7.    Keadaan imunodefisiensi
Imunodefisiensi dapat terjadii secara congenital maupun didapat. Imunodefisiensi ini ►  Mei (11)
melibatkan gangguan gangguan fungsi limfosit B. penderita dengan ►  April (14)
hipogammaglobulinemia biasanya muncul saat anak dengan riwayat sinusitis atau
►  Maret (16)
infeksi paru berulang. Penderita HIV/AIDS merupakan implikasi terjadinya BE dan
►  Februari (15)
digambarkan dengan timbulnya percepatan kerusakan bronkus karena infeksi
berulang. ▼  Januari (25)
8.    Defek anatomi kongenital GANGGUAN FAAL PARU
Skuester bronkopulmoner, sindroma Williams-Campbell (defisiensi congenital
SPIROMETRI
kartilago), Sindrom Mounier-Kuhn (tracheobronkomegali), Sindrome Swyer-Jamer
(unilateral hyperlucent lung) dan sindrom yellow-nail mempermudah timbulnya BE. SENAM ASMA, perlukah?

9.    Defisiensi alpha 1-antitripsin ANALISIS GAS DARAH (AGD)


Patogenesisnya belum jelas ASMA, tinjauan umum
10.  Penyakit reumatik
PNEUMOTORAKS SPONTAN PRIMER
Komplikasi rheumatoid arthritis dan sindrom Sjogren dapat terjadi BE, tetapi (PSP)
patogenesisnya belum jelas.
PNEUMOTORAKS
11.     Traksi bronkiektasis
Ini merupakan distorsi jalan napas sekunder karena distorsi parenkim paru dari EMPIEMA
fibrosis pulmoner. CENTRAL SLEEP APNEA (CSA)
12.     Merokok
BRONKIEKTASIS (BE)
Bagaimana merokok dapat menyebabkan terjadinya BE masih belum jelas namun
demikian asap rokok dan infeksi berulang dapat mempercepat kerusakan dinding PNEUMONIA

bronkus. ABSES PARU

HEMOPTISIS, pasti karena TB?


Gambaran klinis ASBESTOSIS
Tanda dan gejala yang timbul tergantung dari beratnya penyakit, penyebaran, lokasi, ada
TUMOR MEDIASTINUM
tidaknya komplikasi dan penyakit yang mendasarinya. Gejala pada BE dapat disebabkan
KANKER PARU, bisakah disembuhkan?
karena BE-nya saja atau karena penyakit dasarnya. Gejala akibat BE-nya saja dapat berupa
batuk kronik, dahak purulen, panas, lemah dan berat badan menurun. GANGGUAN NAPAS SAAT TIDUR

ISTC (bagian 2), rincian masing-masing


Pada penderita BE sering ditemukan batuk dengan standar
banyak dahak bersifat purulen terutama terjadi INTERNATIONAL STANDARS FOR
setelah istirahat lama terlentang yaitu pada pagi hari. TUBERCULOSIS CARE (ISTC...
Secara makroskopik dapat dijumpai sputum 3 lapis STRATEGI DOTS, perlukah untuk
yaitu lapisan busa, lapisan purulen (hijau, kuning) dan pengobatan TB?
lapisan mukoid. Dapat juga dijumpai BE yang kering TB EKSTRA PARU, apakah bisa ke
tidak banyak dahak, hal ini tergantung pada lokasi BE, seluruh tubuh?
misalnya pada tempat yang alirannya baik. Dengan TB PARU, jenis TB yang paling sering
mengitung volume dahak/24 jam dapat ditentukan berat ringannya penyakit. Ellis dkk
TB, apa bedanya dengan TBC
mengelompokkan BE menjadi BE ringan (volume dahak <10 ml/hari), BE sedang (10-150
ml/hari) dan BE berat (>150 ml/hari) SESAK NAPAS, salah satu keluhan
tersering gangguan...
Batuk darah jarang terjadi pada BE kering, lebih banyak terjadi pada BE dewasa. Gejala
sesak napas banyak ditemukan pada BE luas yang telihat pada gambaran foto toraks.
►  2012 (4)
Pemeriksaan fisik kadang tidak dijumpai kelainan. Kelainan yang ditemukan pada
pemeriksaan fisik tergantung pada luas, derajat dan ada tidaknya obstruksi saluran napas.
Pada auskultasi sering dijumpai ronki basah, biasanya pada basal paru dan sering
dijumpai jari tabuh.

Riwayat penyakit
Batuk dan produksi sputum  mukopurulen selama
beberapa bulan sampai tahun merupakan gambaran
yang spesifik. Gejala yang kurang spesifik adalah
dispneu, nyeri dada pleuritik, mengi, batuk darah,
demam, lemah dan kehilangan berat badan. BE “kering”
manifestasinya adalah batuk darah secara episodic
dengan sedikit atau tanpa sputum dan biasanya
merupakan gejala sisa tuberkulosis dan ditemukan
pada lobus atas paru. Penderita mungkin secara
episodik terkena bronkitis atau infeksi paru sehingga
terjadi eksaserbasi dalam bentuk BE dan sering
memerlukan antibiotik. Infeksi bakterial akut biasanya
terjadi karena peningkatan produksi sputum, peningkatan kekentalan sputum dan tidak
jarang menghasilkan sputum yang berbau.

Diposkan oleh Ahmad Subagyo di 23.41

+3   Rekomendasikan ini di Google

Label: Infeksi

11 komentar:
noorman mengatakan...
Dok klo obat antibiotik TBC sama Bronkiektasis apa beda? Thanks advance
22 Januari 2015 15.42

Klik Paru mengatakan...


TB atau TBC adalah infeksi karena kuman Mycobacterium tuberculosis, perlu minum
obat anti tuberkulosis selama minimal 6 bulan. Sedang bronkiektasis adalah
gambaran radiologis yang khas karena kerusakan saluran napas akibat infeksi lama
atau keturunan. Bronkiektasis tidak perlu antibiotik, kecuali didapatkan bukti ada
infeksi kuman.
27 Januari 2015 19.38

Anonim mengatakan...
Dok, kalo boleh tau ini sumbernya Dari mana?? Guideline bronkiektasis yg paling
sering dipakai itu apa y dok?? Terimaksiih
18 Februari 2015 07.13

Klik Paru mengatakan...


Saya ambil dari berbagai sumber, sayangnya saat itu lupa mencantumkan sumbernya
ke dalam daftar kepustakaan. Akan saya cari datanya, terima kasih.
19 Februari 2015 17.22

Anonim mengatakan...
Dok saya sudah 5 bulan mengeluarkan dahak tetapi tidak batuk. Itu kira2 kenapa ya
dok , mohonnjawabannya
7 Juni 2015 22.51

Anonim mengatakan...
Dok saya sudah 5 bulan mengeluarkan dahak tetapi tidak ada batuk, kira2 itu kenapa
ya dok ?apakah parah?mohon jawabannya
7 Juni 2015 22.53

Klik Paru mengatakan...


Keluar banyak dahak tanpa (jarang) batuk bisa terjadi akibat kelainan dari beberapa
organ tubuh, diantaranya paru, THT, gigi & mulut serta lambung. Bila kelainan dari
paru biasanya disertai rasa tidak nyaman sampai nyeri dada, nafas sesak atau berat,
dll. Bila karena kelainan di THT, biasanya ada masalah juga di THT, misalnya radang
tenggorokan, amandel, sering pilek, sinusitis atau gangguan telinga. Kelainan pada
gigi dan mulut kadang merangsang produksi saliva berlebihan. Asam lambung
normalnya ada di lambung, bila naik ke tenggorokan kadang merangsang sekresi
cairan di situ.
Saran: silahkan konsultasi ke dokter umum / atau dokter gigi sesuai dengan keluhan
anda, bila perlu dengan dokter spesilis terkait. Bila penyebabnya sudah ditemukan,
maka pengobatan akan lebih fokus.
16 Juni 2015 23.17

Anonim mengatakan...
Bagaimana langkah penyembuhan Bronkiektasis ini Dokter?
29 Juni 2015 09.54

Klik Paru mengatakan...


Karena penyebabnya yang bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor predisposisi, maka
pengobatan BE harus memperhatikan kedua hal tersebut. Tujuan pengobatan adalah
menghilangkan keluhan, mencegah eksaserbasi, menekan komplikasi, meningkatkan
kualitas hidup pasien dan menurunkan angka kematian.
Saat eksaserbasi, biasanya diberikan antibiotik yang sesuai dan fisioterapi, kalau
diperlukan bisa ditambah oksigen, bronkodilator, mukolitik, dan nutrisi yang baik.
Kadang perlu terapi bedah.
1 Juli 2015 15.00

elda citra sari mengatakan...


Dok adakah pengobatan untuk emnyembuhkan bronkiektasis? Atau pengobtatannya
semua hanya bersifat simptomatik saja?
1 Juli 2015 22.57

Klik Paru mengatakan...


Elda: BE adalah kelainan paru berupa kerusakan struktur bronkus pada cabang
proksimal (awal). Pengobatan sesuai keluhan, lebih agresif bila terjadi eksaserbasi.
Bila kelainan paru lokal (segmen atau lobus) bisa dilakukan bedah segmentektomi
atau lobektomi. Bila kelainan luas dan menimbulkan komplikasi yang berat, dilakukan
pneumektomi (pengambilan satu paru total) namun fungsi paru akan berkurang.
3 Juli 2015 22.48

Poskan Komentar
Masukkan komentar Anda...

Beri komentar sebagai: Unknown (Google) Keluar

Publikasikan Pratinjau Beri tahu saya

Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama

docsubagyo 2012-2015. Template Watermark. Diberdayakan oleh Blogger.