Anda di halaman 1dari 34

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA

TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA REMAJA


PADA KELUARGA Bpk. L DI RT 02 RW 09 DESA KEMBANGAN
KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA

Disusun oleh:

IRMAWAN DWI P.
1711040001

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2018
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA
TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA REMAJA
PADA KELUARGA Bpk.L DI RT 02 RW 09 DESA KEMBANGAN

I. Pengkajian
a. Data Umum
1) Nama KK : Bpk. L
2) Usia : 41 Th
3) Pendidikan : SD
4) Pekerjaan : Buruh
5) Alamat : Desa Kembangan Rt 02 Rw 09 Kec. Bukateja Kab. Purbalingga
6) Komposisi anggota keluarga

No Nama Usia JK Hub Pend Pekerjaan Imunisasi


BCG Polio DPT Hepatitis Campak
1. Ibu. J 36 Th P Istri SD IRT dan √ √ √ √ √
Dagang
2. Sdr. T 14 Th L Anak SMP Pelajar √ √ √ √ √
3. An. A 5 Th L Anak TK Pelajar √ √ √ √ √

7) Genogram

X X

Ibu. J Bpk. L

Sdr. T An.A
14 tahun (PASIEN)
Keterangan:
: Laki-laki
: Perempuan
: Klien
: Garis perkawinan
: Garis keturunan
------- : Tinggal dalam satu rumah
X : Meninggal

8) Tipe Keluarga
Keluarga Bpk. L termasuk keluarga inti karena dalam 1 rumah terdiri dari kepala

keluarga, ibu dan anak


9 Latar belakang
Suku bangsa keluarga Bpk. L adalah suku jawa asli dengan mayoritas agama yang

dianut oleh keluarga adalah Islam. Apabila terdapat anggota keluarga Bpk. L yang

sakit maka membeli obat ke warung dan jika belum sembuh sakitnya dibawa ke bidan

terdekat.

b. Riwayat Dan Tahap Perkembangan


1) Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Bpk. L saat ini masuk pada tahap perkembangan keluarga dengan anak
remaja
2) Tahap perkembangan keluarga
Keluarga Bpk. L belum memberikan kebebasan yang seimbang dan tanggung jawab
kepada anak remajanya yang sudah bertambah dewasa, mempertahankan hubungan
yang intim dalam keluarga, mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dan
orang tua serta menghindari perdebatan kecurigaan dan permusuhan sudah terpenuhi.
3) Riwayat keluarga inti
a) Bpk. L merupakan anak ke lima dari empat bersaudara ayah dan ibu Bpk. L sudah
tidak ada. Bpk. L tidak mempunyai riwayat penyakit yang menular. Bpk. L
bekerja sebagai buruh.
b) Ibu. J merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Sebelum menikah dengan
Bpk. L, Ibu. J tidak pernah mengalami sakit.
c) Sdr. T merupakan anak ke satu dari Bpk. L dan Ibu. J. Keluarga Sdr. T
mengatakan bahwa Sdr. T tidak pernah mengalami sakit yang parah.
d) An. A merupakan anak ke dua dari Bpk. L dan Ibu. J Keluarga An. A mengatakan
bahwa An. A tidak pernah mengalami sakit parah.

4) Riwayat keluarga sebelumnya


Bpk. L adalah seorang ayah dan Bpk. L tidak pernah mengalami penyakit yang berat
semasa kecilnya
Keluarga Bpk. L tidak mempunyai riwayat penyakit yang menular. Keluhan yang
sering diungkapkan oleh keluarga Bpk. L adalah pegal linu sering pusing, Tetapi
kalau Ibu J. Pernah mengalami tekanan darah tinggi karena kecapean

c. Data Lingkungan
1) Karakteristik rumah
Rumah yang dimiliki Bpk. L merupakan rumah permanen dan status kepemilikan
punya sendiri dengan luas 6x8 meter2, lantai keramik tetapi hanya ruang tamu saja,
atap genteng yang terdiri dari 2 kamar tidur. 1 ruang tamu, 1 dapur, dan terdapat 1
kamar mandi dan WC. Kondisi didalam rumah terlihat agak rapi dan bersih. Ventilasi
ada di semua ruang tetapi pencahayaan kurang karena jendela yang tidak selalu
dibuka serta bagian dapur dengan pintu ditutup sehingga pencahayaan dirumah
kurang terang. Air yang digunakan untuk sehari-hari menggunakan sumber dari
sumur baik untuk mandi, mencuci, masak dan minum. Keadaan air jernih dan tidak
berbau. Untuk pembuangan limbah dibuang di irigasi sedangkan pembuangan
sampah dikumpulkan yang plastik kemudian dibakar, sedangkan yang mudah busuk
dikubur belakang rumah. Keluarga Bpk. L sudah mempunyai septictank
,pembuangannya langsung ke sungai.
2) Denah rumah U

K. Mandi +
WC
S
Pintu depan
L:6m

rrrr
Dapur

R. Tamu
Pintu blkg

P:8m Kamar 1 Kamar 2


3) Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Sebagian besar dari tetangga di lingkungan tempat tinggal Bpk.L adalah
penduduk asli mereka mempunyai hubungan kekeluargaan yang dekat. Sebagian
rumah banyak yang masih permanen dan semi permanen. Jarak rumah dengan
tetangga berdekatan. Hubungan keluarga Bpk. L dan Ibu. J dengan tetangga
sangat baik dan ramah. Ibu. J tidak sering ikut perkumpulan. Sampai saat ini
tidak ada budaya setempat yang mempengaruhi kesehatan. Sedangkan sarana
transportasi yang digunakan oleh warga adalah sepeda motor.

4) Mobilitas geografis keluarga


Sejak menikah Bpk. L dan Ibu. J tinggal di rumah tersebut dan belum pernah
pindah rumah.
5) Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Bpk. L jarang dirumah sehingga interaksi Bpk. L dengan masyarakat masih sangat
kurang. Ibu. J jarang berinteraksi dan dirumah berdagang.
6) Sistem pendukung keluarga
Bpk. L dan Ibu. J tinggal bersama di rumah dengan anak-anaknya. Apabila
keluarga Bpk. L dan Ibu. J sakit mereka berangkat sendiri untuk membeli obat di
warung maupun apotik terdekat.

d. Struktur Keluarga
1) Pola komunikasi keluarga
Pola komunikasi keluarga Bpk. L baik tetapi Bpk. L jarang di rumah karena bekerja
dijakarta jarang pulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Antar anggota
keluarga terbina hubungan yang harmonis. Menurut Ibu. J dalam keluarganya
berkomunikasi menggunakan bahasa jawa. Ibu. J mengatakan bila timbul masalah
keluarga berusaha mendiskusikan dan menyelesaikannya dengan baik secara
musyawarah. Apabila setiap dirasa ada yang kurang cocok, ataupun ada masalah
selalu dikomunikasikan dengan keluarga, sehingga tidak ada kesalahpahaman.
2) Struktur kekuatan keluarga
Didalam aktivitas sehari-hari keluarga saling perhatian dan merasakan bahwa
mengatasi masalah menjadi tanggung jawab keluarga, dan keputusan yang diambil
atas kesepakatan bersama. Ibu. J mengatakan Bpk. L menjalankan keputusan dengan
baik dan mempunyai tanggung jawab.
3) Struktur peran
Bpk. L sebagai kepala rumah tangga berperan mencari nafkah untuk keluarga, Ibu. J
sebagai Istri berperan menjadi Ibu rumah tangga dan berdagang untuk membantu
kebutuhan sehari-hari. Sdr. T dan An. A sebagai anak dari Bpk. L dan Ibu. J yang
masih melanjutkan pendidikannya

4) Nilai atau norma keluarga


Sebagai bagian dari masyarakat jawa dan beragama islam keluarga Bpk. L memiliki
nilai-nilai dan norma yang dianut seperti sopan santun terhadap suami, istri dan orang
tua serta sayang kepada anaknya.

e. Fungsi Keluarga
1) Fungsi afektif
Keluarga merasakan perasaan saling memiliki setiap anggota keluarga, serta berusaha
mengembangkan sikap saling menghargai.
2) Fungsi sosialisasi
Keluarga Bpk. L Jarang bersosialisasi dengan tetangga dan masyarakat sekitar.
3) Fungsi perawatan kesehatan
a) Mengenal masalah kesehatan
Keluarga Bpk. L mengatakan belum dapat mengetahui penyakit dikeluarganya
tetapi dalam penanganannya, sedikit bisa mengatasinya. Bpk. L mengatakan
bahwa di keluarganya kalau pusing, pegel-pegel itu karna kecapean saja.
b) Mengambil keputusan
Masalah yang terjadi pada keluarga dalam mengambil keputusan untuk
menanganinya hanya membeli obat ke warung, jika belum sembuh di bawa ke
Puskesmas terdekat.
c) Merawat anggota keluarga
Keluarga Bpk. L mengatakan jika ada anggota keluarga yang sakit hanya membeli
obat ke warung dan apabila parah dibawa ke Puskesmas terdekat.
d) Memelihara lingkungan
Lingkungan rumah keluarga Bpk. L belum bisa dikatakan bersih dan rapi, karena
di luar rumah masih banyak sampah yang berserakan.
e) Memanfaatkan fasilitas kesehatan
Fasilitas kesehatan yang digunakan keluarga Bpk. L adalah Bidan terdekat.

4) Fungsi reproduksi
Keluarga Bpk. L mempunyai 2 orang anak, dan dilahirkan secara normal semua. Ibu.
N mengatakan menggunakan kontrasepsi KB Suntik. Selama melahirkan mulai anak
pertama sampai anak terakhir tidak mengalami gangguan berarti dan persalinan
dilakukan dipuskesmas.
5) Fungsi ekonomi
Bpk. L bekerja sebagai buruh dengan penghasilan yang didapat >Rp 500.000 dan
penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan sandang, papan, pangan dan biaya
pendidikan anaknya, pengeluaran satu bulan biasanya + 300.000

f. Stress dan Koping Keluarga


1) Stressor jangka pendek dan panjang
a) Stressor jangka pendek
Keluarga Bpk. L mengatakan tidak ada masalah yang sangat serius, hanya jika
terdapat anggota keluarga yang tiba-tiba sakit.
b) Stressor jangka panjang
Sdr. T merupakan stressor jangka panjang karena Sdr. T seorang yang susah
diatur dalam pola makannnya dan dalam bergaul masih rawan untuk melakukan
kenakalan remaja
2) Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor
Keluarga Bpk. L sudah dapat berdaptasi baik dengan anak-anaknya,tetapi untuk
bercengkrama tidak dapat memenuhi.
3) Strategi koping yang digunakan
Keluarga Bpk. L dalam menghadapi permasalahan selalu mendiskusikannya terlebih
dahulu sebelum mengambil keputusan.
4) Strategi adaptasi fungsional
Keluarga Bpk. L mengatakan apabila ada masalah dalam keluarga akan dibicarakan
bersama dan mencari permecahan masalahnya.
g. Pemeriksaan Fisik

No Pemeriksaan Fisik Bpk. L Ibu. J Sdr. T


1. Kepala Bentuk messosepal, tidak Bentuk messosepal, tidak terdapat Bentuk messosepal, tidak
terdapat lesi/jejas lesi/jejas terdapat lesi/jejas

2. Mata Bentuk simetris, pupil anisokor, Bentuk simetris, pupil anisokor, Bentuk simetris, pupil anisokor,
sklera anikterik, konjungtiva sklera anikterik, konjungtiva sklera anikterik, konjungtiva
ananemis ananemis ananemis
3. Hidung Bentuk simetris, tidak terdapat Bentuk simetris, tidak terdapat Bentuk simetris, tidak terdapat
polip polip polip,
4. Telinga Bentuk simetris, tidak terdapat Bentuk simetris, tidak terdapat Bentuk simetris, tidak terdapat
serumen serumen serumen
5. Mulut Mulut tampak bersih, tidak ada Kemampuan mengecap dan Mulut tampak kurang bersih,
stomatitis, gigi ompong, terdapat menghisap normal tidak ada stomatitis Mukosa
karies gigi, kemampuan bibir lembab, terdapat karies gigi
mengecap dan menghisap : dan gigi berlubang
normal
6. Leher Tidak ada pembesaran kelenjar Tidak ada gangguan menelan Tidak ada pembesaran kelenjar
thyroid, tidak ada gangguan thyroid, tidak ada gangguan
menelan menelan.
7. Dada - Paru-paru - Paru-paru - Paru-paru
Inspeksi: tidak terjadi retraksi Inspeksi: tidak terjadi retraksi Inspeksi: tidak terjadi retraksi
dinding dada, dinding dada, dinding dada,
Palpasi: tidak ada massa Palpasi: tidak ada massa Palpasi: tidak ada massa
Perkusi: resonant Perkusi: resonant Perkusi: resonant
Auskultasi: vesikuler. Auskultasi: vesikuler. Auskultasi: vesikuler.
- Jantung - Jantung - Jantung
Inspeksi: tidak terdapat jejas Inspeksi: tidak terdapat jejas Inspeksi: tidak terdapat jejas
Palpasi: tidak ada pembesaran Palpasi: tidak ada pembesaran Palpasi: tidak ada pembesaran
jantung jantung jantung
Auskultasi: bunyi jantung S1 S2 Auskultasi: bunyi jantung S1 S2 Auskultasi: bunyi jantung S1 S2
Lup Dub normal Lup Dub normal Lup Dub normal

8. Abdomen Inspeksi: tidak ada acites, tidak Inspeksi: tidak ada acites, tidak Inspeksi: tidak ada acites, tidak
ada bekas luka, tidak teraba ada bekas luka, tidak teraba ada bekas luka, tidak teraba
adanya massa adanya massa adanya massa
Auskultasi: bising usus 11 Auskultasi: bising usus 11 Auskultasi: bising usus 13
kali/menit kali/menit kali/menit
Perkusi: bunyi perut terdengar Perkusi: bunyi perut terdengar Perkusi: bunyi perut terdengar
timpani. timpani. timpani.
Palpasi: tidak terdapat nyeri Palpasi: tidak terdapat nyeri tekan Palpasi: tidak terdapat nyeri
tekan dan juga nyeri lepas. dan juga nyeri lepas. tekan dan juga nyeri lepas.

9. Ekstremitas Tidak ada oedema, kekuatan otot Tidak ada oedema, kekuatan otot Tidak ada oedema, kekuatan otot
5 5 5 5 5 5
5 5 5 5 5 5
, tidak terdapat refleks patologis , tidak terdapat refleks patologis , tidak terdapat refleks patologis
pada ekstremitas atas dan bawah pada ekstremitas atas dan bawah pada ekstremitas atas dan bawah

9. Tanda-tanda vital TD: 120/80 mmHg TD: 140/100 mmHg TD: 120/80 mmHg
N : 85x/mnt N: 82x/mnt N: 80x/m
S : 36,30C S : 36,50C S : 36.70C
R : 22x/mnt R : 20x/mnt R : 22x/m
h. Harapan Keluarga
Harapan keluarga terhadap petugas kesehatan adalah bisa membantu mengatasi masalah kesehatan dan dapat memberikan
informasi. Harapan keluarga terdapat masalah yang dihadapi adalah agar masalah dapat segera teratasi dan terselesaikan.
II. Analisa Data

No Data Masalah keperawatan


1 DS : Domain 1: Promosi Kesehatan
- Keluarga Bpk. L jika sakit hanya pergi ke Kelas 2: Manajemen Kesehatan
warung saja , tidak pergi ke puskesmas Ketidakefektifan Manajemen Kesehatan
terdekat. Keluarga
- Ibu. S mengatakan jika kecapean sering (00080)
pusing disertai pegal-pegal dan tekanan
darah naik

DO :
TD: 140/100 mmHg
N: 82x/mnt
S : 36,50C
R : 20x/mnt

2 DS : Domain 7 : Hubungan peran


- Ibu mengatakan bahwa Sdr. T jika Kelas 3 : Performa peran
sudah pulang sekolah hanya dirumah Hambatan interaksi sosial (00052)
saja, tetapi kalau bergaul dengan
temannya tidak jauh-jauh dari
rumahnya
- Sdr. T merasa canggung ketika
bertemu dengan orang

DO :
- Sdr. T terlihat malu saat di ajak
ngobrol.
- kooperatif
3 DO : Domain 5 : Persepsi/Kognisi
- Ibu. J mengatakan lebih suka di rumah
Kelas 5 : Komunikasi
hanya berdagang
Kesiapan meningkatkan komunikasi
- Ibu. J mengatakan jarang berinteraksi
(00157)
dengan tetangganya
- Ibu. M mengatakan jika pergi hanya
berkujung ke tempat orang tuanya yang
ada di depan.

DS : -

III.DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Hambatan interaksi sosial
2. Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga
3. Kesiapan meningkatkan komunikasi
IV. RENCANA KEPERAWATAN

1. Gangguan rasa nyaman

No Kriteria Skala Bobot Skor Pembenaran


Sifat masalah Pada Kasus keluarga Bpk. P mengatakan jika sakit
1  Potensial
1 panas dan pegal-pegal karna terlalu kecapean
 Resiko 1 3/3 x 1 = 1
2
 Aktual
3

Kemungkinan masalah dapat Keluarga mengatakan sedikit mengetahui masalah


2
dirubah kesehatan yang ada di dkeluarganya. Tetapi belum
 Mudah 2 2 1/2 x 2 = 1
mengetahui cara penanganannya.
 Sebagian 1
 Tidak dapat 0
Potensial masalah untuk -
3
dicegah 1/3 x 1 =
 Tinggi 3 1
2 1/3
 Cukup
 Rendah 1
Menonjolnya masalah Keluarga Bpk. P mengatakan masalahnya segera
4  Masalah berat harus
2 ditangani agar tidak terjadi masalah yang lebih berat
segera ditangani
1 2/2 x 1 = 1 dikemudian hari
 Ada masalah tapi tidak 1
perlu ditangani
0
 Masalah tidak dirasa
Jumlah 3 2/3
2. Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga

No Kriteria Skala Bobot Skor Pembenaran


1. Sifat masalah Keluarga menyatakan bahwa Ibu. M takut jika ada
 Potensial 1 1 3/3 x 1 = 1
masalah tentang repoduksinya. Pada kasus keluarga
 Resiko 2
 Aktual 3 Bpk. P. memerlukan penkes tntang kesehatan
reproduksi agar keluarga mengetahui bagaimana cara
mencegahnya

2. Kemungkinan masalah dapat


dirubah
2 2 2/2 x 2 = 2
 Mudah
1
 Sebagian 0
 Tidak dapat
3. Potensial masalah untuk
1 3/3 x 1 = 1
dicegah
3
 Tinggi
2
 Cukup 1
 Rendah

4. Menonjolnya masalah Keluarga Bpk. P mengatakan masalahnya segera


 Masalah berat harus 2 1 2/2 x 1 = 1
ditangani agar tidak terjadi masalah yang lebih berat
segera ditangani 1 dikemudian hari
 Ada masalah tapi tidak
perlu ditangani 0
 Masalah tidak dirasa
Jumlah 5
3. Kesiapan meningkatkan komunikasi

No Kriteria Skala Bobot Skor Pembenaran


Sifat masalah Pada Kasus keluarga Bpk. P mengatakan Ibu. M lebih
1  Potensial
1 memilih di rumah saja membuat bulu mata.
 Resiko 1 3/3 x 1 = 1
2
 Aktual
3

Kemungkinan masalah dapat Keluarga mengatakan sedikit mengetahui masalah


2
dirubah dalam keluarganya. Tetapi belum mengetahui cara
 Mudah 2 2 1/2 x 2 = 1
penanganannya.
 Sebagian 1
 Tidak dapat 0
Potensial masalah untuk -
3
dicegah 1/3 x 1 =
 Tinggi 3 1
2 1/3
 Cukup
 Rendah 1
Menonjolnya masalah Keluarga Bpk. P mengatakan masalahnya segera
4  Masalah berat harus
2 ditangani agar tidak terjadi masalah yang lebih berat
segera ditangani
1 2/2 x 1 = 1 dikemudian hari
 Ada masalah tapi tidak 1
perlu ditangani
0
 Masalah tidak dirasa
Jumlah 3 2/3

V. PRIORITAS MASALAH
1. Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga
2. Gangguan rasa nyaman
3. Kesiapan meningkatkan komunikasi

VI. RENCANA KEPERAWATAN

Diagnosa Keperawatan Tujuan NOC NIC


Domain 1: Promosi TUM: 1. Keluarga mampu mengenal 2. Keluarga mampu mengenal
Kesehatan masalah
Setelah dilakukan
Kelas 2: Manajemen
intervensi keperawatan, Level 1
Kesehatan Level 1 Domain III : Perilaku
diharapkan Keluarga Domain IV : Memberikan dukungan fungsi
Diagnosa :
mampu memelihara Pengetahuan kesehatan dan
psikososial dan memfasilitasi
Ketidakefektifan
kesehatan anggota perilaku.
perubahan gaya hidup.
Manajemen Kesehatan Hasil yang menggambarkan sikap,
keluarga.
Keluarga pemahaman, dan tindakan
(00080) terhadap kesehatan dan penyakit.
Level 2
Kelas S : Penkes
TUK 1: Intervensi yang memfasilitasi
Level 2
Setelah dilakukan Kelas S : pengetahuan keluarga untuk belajar

tindakan selama 2 kesehatan


Hasil yang menggambarkan
minggu keluarga
pemahaman keluarga dalam
mampu mengenal
pemanfaatan informasi untuk
masalah kesehatan Level 3 : Intervensi
meningkatkan, mempertahankan, 5510 penkes pengajaran tentang
dan perbaikan kesehatan. gaya hidup yang sehat

Level 3 : Hasil
 1803 pengetahuan : proses
penyakit
 1805 pengetahuan : perilaku
kesehatan
 1855 pengetahuan : gaya
hidup
Kelas R: Bantuan Koping
Intervensi untuk membantu
sendiri membangun kekuatan
TUK 2: Setelah
beradaptasi dengan perubahan
dilakukan tindakan 2. Keluarga mampu memutuskan
1. Level 1 fungsi, atau mencapai fungsi
selama 2 minggu Keluarga mampu Memutuskan
yang lebih tinggi
keluarga dapat Level 1
Domain III
mengambil keputusan Level 3 : Intervensi
Perawatan dukungan fungsi
 5250 Dukungan
psikososial dan perubahan gaya
pengambilan keputusan
hidup  5390 peningkatan kesadaran
Level 2
diri

Domain IV :
Pengetahuan kesehatan dan
perilaku
Level 2
Kelas Q :
Perilaku Kesehatan
Hasil yang menggambarkan
tindakan keluarga untuk
meningkatkan atau memperbaiki
kesehatan.
Level 3
3. Keluarga mampu merawat
Hasil :
1606: Berpartisipasi dalam
Level 1
memutuskan perawatan kesehatan.
Domain 3 : Perilaku
Level 2,
Perawatan untuk mendukung
Kelas R : keyakinan kesehatan.
fungsi psikososial dan
Hasil yang menggambarkan ide
memfasilitasi perubahan gaya
dan persepsi keluarga yang
hidup.
mempengaruhi perilaku sehat.
TUK 3: Level 3, Hasil :
Setelah dilakukan Level 2
1700 keyakinan kesehatan
tindakan selama 2 Kelas O : Terapi Perilaku
minggu, keluarga dapat Intervensi untuk memfasilitasi
menunjukan perilaku Level 1
fungsi keluarga dan meningkatkan
Domain 1: Fungsi Kesehatan
yang adaptif dalam kesehatan dan kesejahteraan
memperhatikan Level 2
anggota keluarga sepanjang
Kelas F: manajemen kesehatan
anaknya. Hasil yang menggambarkan hidupnya.
perilaku individu untuk
meningkatkan dan memulihkan
kesehatan. Level 3
Intervensi
Hasil :
 3102 manajemen penyakit  4352 Menegemen Perilaku
 7310 Memodifikasi perilaku
kronik
 7140 Manajemen nyeri

TUK 4: 4. Keluarga mampu memodifikasi


Setelah dilakukan 3. Keluarga mampu memodifikasi
lingkungan
tindakan selama 2 lingkungan Level 1
Level 1 Domain IV:
minggu keluarga Bpk.
Domain V Pengetahuan kesehatan dan
P mampu memodifikasi Pengetahuan kesehatan dan
perilaku
lingkungan yang dapat perilaku Hasil yang menggambarkan sikap,
Hasil yang menggambarkan
membantu pemahaman, dan tindakan terhadap
kesehatan personal dan pelayanan
meningkatkan koping kesehatan dan penyakit.
kesehatan.
keluarga untuk
Level 2 Level 2
beradaptasi merawat Kelas U: Kelas T:
Kesehatan dan kualitas hidup Kontrol dan keamanan
anggota keluarga yang
Hasil yang menggambarkan status
sakit
kesehatan dan berhubungan
dengan kehidupan.
Level 3 :
Hasil : Level 3:
 1910 lingkungan rumah yang Intervensi
 6480 manajemen lingkungan
sehat
TUK 5:
 2009 status kenyamanan
Setelah dilakukan
tindakan selama 2 lingkungan
minggu, keluarga Bpk.
5. Keluarga mampu
P dapat memanfaatkan 4. Keluarga mampu memanfaatkan
memanfaatkan fasilitas
fasilitas kesehatan fasilitas pelayanan kesehatan
pelayanan kesehatan
untuk membantu
Level 1: Level 1
meningkatkan koping Domain IV: Domain VI: Sistem kesehatan
Pengetahuan dan perilaku Intervensi untuk mendukung
mekanisme keluarga
Hasil yang menggambarkan sikap
pemanfaatan pelayanan kesehatan
dalam merawat
komprehensif dan tindakan yang
anggota keluarganya Level 2
mendukung kesehatan
Kelas B: Management informal
Level 2:
Intervensi untuk memfasilitasi
Kelas Q:
Perilaku Sehat komunikasi tentang pelayanan
Hasil yang menggambarkan
kesehatan
tindakan individu untuk
meningkatkan dan memulihkan
Level 3
kesehatan. Intervensi :
Level 3 :  7910 konsultasi
Hasil :  8100 rujukan
 1603 perilaku mencari
pelayanan kesehatan

Domain 7: Hubungan TUM: 1. Keluarga mampu mengenal 1. Keluarga mampu mengenal


Peran
Setelah dilakukan Level 1
Level 1
Kelas 3 : Performa Peran Domain III : Perilaku
intervensi keperawatan, Domain IV : Pengetahuan
Memberikan dukungan fungsi
Hambatan Interaksi
Sosial (00052) diharapkan Keluarga Kesehatan dan perilaku psikososial dan memfasilitasi
Level 2
mampu memenejemen perubahan gaya hidup.
Kelas S : Pengetahuan tentang
kesehatan anggota
kesehatan
keluarga. Level 3 : Hasil Level 2
 1803 : Pengetahuan : proses Kelas S : Penkes
Intervensi yang memfasilitasi
penyakit
 1853 : Pengetahuan : keluarga untuk belajar tentang
TUK 1:
managemen kelainan makan kesehatan reproduksi
 1805 : Pengetahuan : perilaku Level 3 : Intervensi
Setelah dilakukan 5510 penkes tentang kesehatan
kesehatan
tindakan selama 2  1855 : Pengetahuan : gaya reproduksi
minggu, Keluarga Bpk. 1. Diskusikan bersama keluarga
hidup sehat
P mampu mengenal  1843 : Pengetahuan : pengertian kesehatan reproduksi
2. Diskusikan dengan keluarga
masalah. managemen nyeri
tentang perubahan fisik, biologis
dan psikologis remaja
3. Diskusikan dengan keluarga
tentang perilaku remaja

2. Keluarga mampu memutuskan


2. Keluarga mampu memutuskan Level 1
Domain III : Perilaku
Level 1 Perawatan dukungan fungsi
Domain IV :
psikososial dan perubahan gaya
Pengetahuan kesehatan dan
hidup.
TUK 2; perilaku
Setelah dilakukan
Kelas Q : bantuan koping
Level 2
tindakan selama 2 Intervensi untuk membantu diri
Kelas Q :
minggu keluarga dapat Perilaku Kesehatan sendiri membangun kekuatan,
Hasil yang menggambarkan
mengambil keputusan beradaptasi dengan perubahan
tindakan keluarga untuk
fungsi, atau mencapai fungsi yang
meningkatkan atau memperbaiki
lebih tinggi.
kesehatan. Level 3 : Intervensi
Level 3 5250: Dukungan membuat
Hasil :
keputusan
1606: Berpartisipasi dalam
memutuskan perawatan kesehatan.
1605 kontrol nyeri

3. Keluarga mampu merawat


3. Keluarga mampu merawat
Level 1 :
Level 1
Domain 3 :
Domain 1: Fungsi Kesehatan
Perilaku
Bagaimana mempertahankan
Perawatan untuk mendukung
perilaku sehat
fungsi psikososial dan
Level 2
Kelas F: manajemen kesehatan memfasilitasi perubahan gaya
Hasil yang menggambarkan
hidup.
perilaku individu untuk Level 2
meningkatkan dan memulihkan Kelas O : Terapi Perilaku
TUK 3;
kesehatan. Intervensi untuk memfasilitasi
Setelah dilakukan
Level 3 :
fungsi keluarga dan meningkatkan
tindakan selama 2 Hasil :
 3102 manajemen penyakit kesehatan dan kesejahteraan
minggu, keluarga dapat
kronik anggota keluarga sepanjang
menunjukan perilaku
 0802 vital sign
hidupnya.
yang adaptif saat
Level 3 :
merawat anggota Intervensi
 4352 managemen perilaku
keluarga
(berlebih atau kurang perhatian)
 4410 bantuan untuk
memodifikasi diri untuk
mencapai tujuan atau harapan
 4480 fasilitasi peningkatan
tanggung jawab terhadap
perilaku diri.
4. Keluarga mampu memodifikasi
lingkungan
4. Keluarga mampu memodifikasi
lingkungan Level 1
TUK 4; Domain IV:
Setelah dilakukan Level 1 Pengetahuan kesehatan dan
Domain V
tindakan selama 2 perilaku
Pengetahuan kesehatan dan
minggu keluarga Bpk. Hasil yang menggambarkan sikap,
perilaku
P mampu memodifikasi Hasil yang menggambarkan pemahaman, dan tindakan terhadap
lingkungan yang dapat kesehatan personal dan pelayanan kesehatan dan penyakit.
membantu kesehatan.
Level 2
meningkatkan koping Kelas T:
Level 2
Kontrol dan keamanan
keluarga untuk Kelas U:
Kesehatan dan kualitas hidup
beradaptasi merawat Level 3:
Hasil yang menggambarkan status
Intervensi
anggota keluarga yang
kesehatan dan berhubungan  6480 manajemen lingkungan
sakit
dengan kehidupan.
Level 3 :
Hasil :
1. 1910 lingkungan rumah yang
sehat
2. 2009 status kenyamanan
lingkungan

TUK 5;
Setelah dilakukan
5. Keluarga mampu memanfatkan
tindakan selama2 5. Keluarga mampu fasilitas pelayanan kesehatan
memanfaatkan fasilitas
minggu, keluarga Bpk. pelayanan kesehatan
P dapat memanfaatkan Level 1 :
Level 1: Domain VI: Sistem kesehatan
fasilitas kesehatan Domain IV: pengetahuan dan Intervensi untuk mendukung
untuk membantu perilaku pemanfaatan pelayanan kesehatan
meningkatkan koping Hasil yang menggambarkan sikap Level 2
mekanisme keluarga komprehensif dan tindakan yang Kelas B: Management informal
Intervensi untuk memfasilitasi
dalam merawat mendukung kesehatan
komunikasi tentang pelayanan
anggota keluarganya Level 2:
Kelas Q: Perilaku Sehat kesehatan
Hasil yang menggambarkan Level 3
Intervensi :
tindakan individu untuk
 7910 konsultasi
meningkatkan dan memulihkan  8100 rujukan
kesehatan.
Level 3 :
TUM: Hasil :
6. 1603 perilaku mencari
6. Keluarga mampu mengenal
Setelah dilakukan
pelayanan kesehatan
masalah
intervensi keperawatan,
diharapkan Keluarga 1. Keluarga mampu mengenal Level 1
Domain III : Perilaku
mampu meningkatkan
Memberikan dukungan fungsi
Level 1
komunikasi
Domain IV : Pengetahuan psikososial dan memfasilitasi
komunikasi dan perilaku perubahan gaya hidup.
Level 2
TUK 1: Kelas S : Pengetahuan tentang
meningkatkan komunikasi
Level 2
Setelah dilakukan Level 3 : Hasil
Kelas S : Penkes
 1803 : Pengetahuan : proses
tindakan selama 2 Intervensi yang memfasilitasi
komunikasi
minggu, Keluarga Bpk. keluarga untuk belajar
 1853 : Pengetahuan :
P mampu mengenal managemen persepsi
masalah.  1805 : Pengetahuan : kesiapan
Level 3 : Intervensi
meningkatkan komunikasi
5510 penkes pengajaran proses
 1855 : Pengetahuan : gaya
penyakit
hidup sehat
 1843 : Pengetahuan :
Kelas R: Bantuan Koping
managemen komunikasi
Intervensi untuk membantu
sendiri membangun kekuatan
beradaptasi dengan perubahan
Domain 5 :
TUK 2: Setelah fungsi, atau mencapai fungsi
Persepsi/Kognisi
dilakukan tindakan 1. Keluarga mampu yang lebih tinggi
Kelas 5 : Komunikasi memutuskan
selama 2 minggu Level 3 : Intervensi
Kesiapan meningkatkan
keluarga dapat Level 1  5250 Dukungan
komunikasi (00157) :
Domain IV : pengambilan keputusan
mengambil keputusan
Pengetahuan kesehatan dan  5390 peningkatan kesadaran
perilaku diri
Level 2
Kelas Q :
Perilaku Kesehatan
Hasil yang menggambarkan
tindakan keluarga untuk
TUK 3; meningkatkan atau memperbaiki 7. Keluarga mampu merawat
Setelah dilakukan
komunikasi antar tetangga
tindakan selama 2 Level 3 Level 1
Hasil :
minggu, keluarga dapat Domain 3 : Perilaku
1606: Berpartisipasi dalam
menunjukan perilaku Perawatan untuk mendukung
memutuskan perawatan kesehatan
yang adaptif saat fungsi psikososial dan
1. Keluarga mampu merawat
merawat anggota memfasilitasi perubahan gaya
Level 1
keluarga Domain 1: Fungsi Kesehatan
Bagaimana mempertahankan hidup.
komunikasi yang baik
Level 2
Kelas F: manajemen kesehatan
Hasil yang menggambarkan 6. Keluarga mampu merawat
Level 1 :
perilaku individu untuk
Domain 3 :
meningkatkan komunikasi Perilaku
Level 3 : Perawatan untuk mendukung
Hasil :
fungsi psikososial dan
 3102 manajemen penyakit
memfasilitasi perubahan gaya
kronik
 0802 vital sign hidup.
Level 2
Kelas O : Terapi Perilaku
Intervensi untuk memfasilitasi
fungsi keluarga dan meningkatkan
kesehatan dan kesejahteraan
anggota keluarga sepanjang
hidupnya.
Level 3 :
TUK 4; 7. Keluarga mampu memodifikasi
Intervensi
Setelah dilakukan lingkungan
 4352 managemen perilaku
tindakan selama 2 Level 1 (berlebih atau kurang perhatian)
minggu keluarga Bpk. Domain V  4410 bantuan untuk
Pengetahuan kesehatan dan
P mampu memodifikasi memodifikasi diri untuk
perilaku
lingkungan yang dapat mencapai tujuan atau harapan
Hasil yang menggambarkan
membantu kesehatan personal dan pelayanan  4480 fasilitasi peningkatan
meningkatkan koping kesehatan. tanggung jawab terhadap
keluarga untuk perilaku diri.
Level 2
beradaptasi merawat Kelas U:
Kesehatan dan kualitas hidup
anggota keluarga yang 7. Keluarga mampu memodifikasi
Hasil yang menggambarkan status
sakit lingkungan
kesehatan dan berhubungan
dengan kehidupan. Level 1
Level 3 : Domain IV:
Hasil : Pengetahuan kesehatan dan
3. 1910 lingkungan rumah yang perilaku
sehat Hasil yang menggambarkan sikap,
4. 2009 status kenyamanan pemahaman, dan tindakan terhadap
TUK 5; lingkungan
kesehatan dan penyakit.
Setelah dilakukan
tindakan selama2 8. Keluarga Level 2
mampu Kelas T:
minggu, keluarga Bpk. memanfaatkan fasilitas Kontrol dan keamanan
pelayanan kesehatan
P dapat memanfaatkan
Level 3:
fasilitas kesehatan Level 1: Intervensi
Domain IV: pengetahuan dan
untuk membantu 6480 manajemen lingkungan
perilaku
meningkatkan koping Hasil yang menggambarkan sikap
mekanisme keluarga komprehensif dan tindakan yang
dalam merawat mendukung kesehatan
anggota keluarganya
Level 2:
Kelas Q: Perilaku Sehat
Hasil yang menggambarkan
tindakan individu
untuk 8. Keluarga mampu memanfatkan
meningkatkan dan memulihkan fasilitas pelayanan kesehatan
kesehatan.
Level 3 :
Level 1 :
Hasil :
Domain VI: Sistem kesehatan
9. 1603 perilaku mencari
Intervensi untuk mendukung
pelayanan kesehatan
pemanfaatan pelayanan kesehatan
Level 2
Kelas B: Management informal
Intervensi untuk memfasilitasi
komunikasi tentang pelayanan
kesehatan
Level 3
Intervensi :
 7910 konsultasi
 8100 rujukan
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Hari/Tanggal No. Dx Implementasi Evaluasi Paraf


Minggu 14 1 Kunjungan I S: Ibu M mengatakan mempunyai anak berumur 16
Januari 2018 TUK 1: tahun dan sudah menikah 15 tahun
Pukul 14.30 WIB 1. Membina hubungan saling percaya.
2. Wawancara terkait kesehatan terhadap O:
anggota keluarga -Anggota keluarga tampak menjawab pertanyaan
yang di berikan mahasiswa
3 TUK 4: - Rumah tampak sedikit kotor dan penataan
3. Mengidentifikasi lingkungan tempat barang yang kurang rapi
tinggal keluarga. - Dihalaman depan banyak sampah
4. Mengidentifikasi tahap perkembagan - Dapur tampak gelap dan berantakan
keluarga yang belum tercapai A: Masalah belum teratasi
P:
1 TUK 4
2 - Mengkaji lebih lanjut tentang keadaan kesehatan
5. Mengkaji kebiasaan Nn. F saat keluarga Bapak K
dirumah

Rabu 17 Januari 1 Kunjungan II S:


2018 TUK 4:
Pukul 19.00 WIB 1. Mengkaji kebiasaan merokok bapak P - Ibu M mengatakan rumahnya setiap hari
2. Berdiskusi tentang kebiasaan merokok dibersihkan
bapak P - Ibu M mengatakan Tidak memiliki spiteng
Hari/Tanggal No. Dx Implementasi Evaluasi Paraf
3 3. Mengkaji kebersihan lingkungan meskipun memiliki jamban
rumah bapak P - Ibu M mengatakan bapak P merokok 1 bungkus
sehari

O:
- Lantai rumah tampak bersih
- Dapur masih berantakan
- Jendela rumah sudah terbuka semua

A: Masalah teratasi
P:
- Diskusikan dengan keluarga tentang rumah
sehat
- Menyarankan keluarga untuk menyingkirkan
barang-barang yang dapat menimbulkan
gangguan kesehatan.
- Menganjurkan keluarga untuk menjaga
kebersihan rumah.
Jum’at 19 Januari 1 Kunjungan III S: Ibu M mengatakan tidak memiliki masalah
2018 TUK 1: kesehatan, tetapi terkadang merasakan badan pegal
Jam 19.15 WIB 1. Mmelakukan pemeriksaan fisik pegal
terhadap anggota keluarga
2. Mangkaji riwayat penyakit yang O: Ibu M kopertif ketika bercerita mengenai riwayat
diderita oleh keluarga Bapak P penyakitnya

 Bapak K
 TD : 120/ 70 mmHg
 RR : 20x./ menit
 N : 83 x/ menit
Hari/Tanggal No. Dx Implementasi Evaluasi Paraf
 S : 36,2ºC

 Ibu M
 TD : 120/ 90 mmHg
 RR : 22x./ menit
 N : 85 x/ menit
 S : 36ºC
 Nn. F
 TD : 110/ 70 mmHg
 RR : 23x./ menit
 N : 85 x/ menit
 S : 36ºC

A: Masalah belum teratasi

P: Diskusikan dengan keluarga tentang peran orang tua

Minggu 21 1 Kunjungan IV S:
Januari 2018 TUK 4:
Jam 19.00 WIB 1. Mendiskusikan dengan kesehatan -Ibu M mengatakan belum begitu mengetah tentang
masalah kesehatan reproduksi.
reproduksi pada remaja

TUK 1:
2
2. Mengkaji tentang kesehatan reproduksi O: Ibu M terlihat sedikit aktif bertanya tentang keseatan
pada Nn. F reproduksi
3. Mengkaji pengetahuan ibu M tentang
kesehatan reprouksi pada remaja A: Masalah teratasi sebagian

P:
Hari/Tanggal No. Dx Implementasi Evaluasi Paraf
- Memberikan penyuluhan kesehatan tentang jajan
sembarangan

Senin 22 Januari 1 Kunjungan V S: Ibu M mengatakan sekarang tahu tentang kesehatan


2018 TUK 1: reproduksi pada remaja
Jam 19.15 WIB 4. Mendiskusikan dengan keluarga
O: Ibu M, , Nn. F tampak sedikit aktif dalam brtny ttg
tentang kesehatan reproduksi remaja
5. Mengajari dengan keluarga tentang masalah kesehatan reproduksi
bagaimana mengetahui prkmbangn A: Masalah teratasi
reproduksi pada remaja
P: Motivasi untuk mengontrol kesehatan pada keluarga
terutama pada Nn. F