Anda di halaman 1dari 16

TIPS

PENGELOLAAN
PASIEN
OSTEOARTRITIS
LUTUT

Tertianto Prabowo

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
PROSES DEGENERASI

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
Arthritis
• Paling banyak 
Osteoarthritis
• Paling sering  Lutut

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
OSTEOARTHRITIS (OA)
• Definisi :
– Penyakit degeneratif
sendi yang ditandai
dengan berkurangnya
bantalan sendi dan
perubahan proliferasi
disekitarnya
• Terjadi pada > 70%
usia di atas 60 tahun
• Dapat menyebabkan
disabilitas pada usia
lanjut

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
KLASIFIKASI OA
• OA Primer OA Sekunder

Etiology is unknown Etiology is known

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
USIA

• OA Primer > 40
tahun

• Direct correlation

• Proses Penuaan
(Aging)

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
FAKTOR RISIKO OA

• Usia
• Jenis Kelamin
• Obesitas
• Genetik
• Trauma

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
GEJALA KLINIS
• Nyeri lutut

• Kaku pagi hari < 30


menit

• Dapat :
– Bengkak
– Bunyi saat gerak

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
PENATALAKSANAAN
• Tujuan :
– Mengurangi Nyeri
– Mengontrol faktor risiko

• Jenis Terapi :
– Farmakologi • Hindari aktivitas
– Non Farmakologi : yang membebani
• Latihan lutut :
• Modalitas : Diatermi,
Laser dll – Jongkok
• Knee Brace – Naik-turun tangga
– Operatif

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
Osteoartritis Lutut

Rujuk ?

Kelola sendiri
Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
Kelola Sendiri

1. Atasi Nyeri

Farmakologi :
• Oral : NSAID/Analgetik,
Glucosamin

Injeksi intraartikuler

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
Kelola Sendiri

2. Edukasi

Kontrol Aktivitas
Fisik

Kontrol Faktor
Risiko
Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
Kelola Sendiri

3. Latihan

Penguatan
otot Lutut

Latihan di rumah :
Sepeda statis, Berenang
Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
DIRUJUK
• KLINIS :
– Nyeri sekali (VAS>7)
– Ada penyulit lain (valgus/varus)
• Setelah mendapat terapi 2
minggu nyeri tidak berkurang

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
RINGKASAN
• Penderita OA Lutut tetap harus
beraktivitas,
• Aktivitas disesuaikan dengan
kondisi tubuh
• Minum obat teratur (bila memang
diperlukan)
• Olah raga penguatan otot paha
secara teratur

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015
TERIMA KASIH

Simposium Medis : Kasus-kasus di PPK 1 : Kelola atau Rujuk?, Hotel City – Tasilmalaya 10 Oktober 2015