Anda di halaman 1dari 5

KAMPANYE INFORMATIF TENTANG

KONSEKUENSI LIMBAH PLASTIK DAN


PEMBUATAN PLASTIK

Inisiatif oleh Zero Plastic Lembongan

APA YANG MEMBENTUK PLASTIK?


* Kebanyakan plastik berasal dari minyak bumi,
meskipun beberapa yang lebih baru, yang dikenal
sebagai bioplastik, berasal dari blok bangunan yang
dihasilkan oleh fermentasi mikroba atau dari sirup
jagung.
* Bahan kimia yang sangat tidak sehat termasuk
pewarna, bahan berbuih, peliat, antioksidan dan
penghambat nyala api dapat ditambahkan ke berbagai
jenis plastik untuk memberi mereka kualitas khusus
seperti warna, tekstur, fleksibilitas dan daya tahan.

APA YANG TERJADI DI NUSA LEMBONGAN?


Di Nusa Lembongan, sebagian besar sampah plastik
dibakar atau berakhir di lautan. Saat ini Sampah plastik
yang ada belum dipisahkan dari sisa makanan dalam
wadah yang berbeda, agar bisa dikumpulkan,
dibersihkan dan didaur ulang kembali. Kami memiliki
pabrik daur ulang yang disebut Lembongan Recycling
yang mengumpulkan sampah plastik dan botol plastik,
dan setelah semua terkumpul semua sampah plastik ini
akan dibawa ke Pulau Bali dan dusalurkan ke
perusahaan besar untuk bisa didaur ulang.

APA YANG TERJADI KETIKA KITA


MEMBAKAR PLASTIK?
Hal ini akan berdampak pada kesehatan yang sangat
parah ( bahan kimia yang sangat beracun yang
dipancarkan; dioksin di udara menyebabkan penyakit
pernapasan, asma, kanker, kerusakan pada mata, sistem
saraf, sistem reproduksi dan perkembangan,
menyebabkan sakit kepala, mual dan depresi )
Dan juga menghasilkan emisi karbon dioksida. Karbon
dioksida menyebabkan pengasaman laut, yang
membunuh terumbu karang dan plankton. Plankton
bukan hanya makanan penting untuk pari manta, paus
dan banyak spesies laut lainnya. Plankton dan
fitoplankton juga penting bagi kita untuk bernapas,
karena mereka menghasilkan 70% oksigen yang kita
hirup.

APA YANG TERJADI KETIKA PLASTIK


MENCEMARI LAUTAN KITA?
Membunuh biota laut, burung laut dan mencemari Air
laut. Satwa liar dan ikan yang kita makan sedang sekarat
karena mereka terbungkus dalam pancing dan jaring
ikan, terperangkap dalam peralatan memancing, sampah
plastik atau tas, atau karena mereka makan plastik dan
mikroplastik karena mereka keliru menganggapnya
sebagai makanan
. Seperti Penyu yang mati hanya karena memakan
plastik yang dikira seekor ubur-ubur, yang merupakan
salah satu makanan kesukaan penyu. Plastik yang
dimakan oleh burung laut dan ikan laut dapat
menyebabkan penyumbatan usus atau perforasi usus.
Penelanan plastik juga dapat menyebabkan bahan kimia
beracun seperti phthalates - plasticizer yang
mempengaruhi sistem hormon dan kemudian akan
mengkontaminasi satwa laut.

BISA ANDA BAYANGKAN APA YANG


TERJADI KETIKA KITA MAKAN IKAN YANG
TELAH MEMAKAN PLASTIK?
Kitapun tidak akan luput dari dampak buruk sampah
plastik ini.

APA EFEK LIMBAH PLASTIK DALAM


PEREKONOMIAN KITA?
Wisatawan datang untuk berenang, berselancar,
menyelam, dan snorkeling di pantai yang dikelilingi oleh
sampah plastik, dan ini berarti kemungkinan besar di
kesempatan lain mereka akan mencari tujuan wisata
pantai yang lebih baik dan bersih untuk bisa dinikmati
saat liburan berikutnya dan mereka akan menyarankan
keluarga dan teman-teman mereka untuk tidak datang
kesini lagi. Perlu disadari bahwa perekonomian pulau ini
tergantung pada wisatawan, menyelam dan bisnis
snorkeling. Ekonomi akan segera runtuh jika kita tidak
menjaga pulau kita dan satwa laut kita.

PLASTIK MERUSAK NEGARA KITA,


KOMUNITAS KITA DAN EKONOMI KITA !!!!
Tolong KATAKAN TIDAK UNTUK PLASTIK!!

Cinta Lembongan!
Cinta Indonesia!
APA YANG BISA KITA LAKUKAN?
KATAKANLAH:
TIDAK ADA TAS PLASTIK
Bawalah tas yang dapat digunakan berulang kali yang
bisa digunakan untuk membawa makan siang, belanja,
dan cucian bawaan Anda

TIDAK ADA BOTOL PLASTIK SEKALI PAKAI


Bawa selalu botol air Anda dan isi ulang di stasiun air

TIDAK ADA SEDOTAN PLASTIK


Gunakan hanya bambu atau sedotan ramah lingkungan

TIDAK ADA GELAS SEKALI PAKAI, PIRING,


ALAT MAKAN
Mintalah gelas yang dapat digunakan kembali

TIDAK ADA TEMPAT MAKANAN SEKALI


PAKAI
Makanan yang dibungkus untuk dibawa pulang
sebaiknya menggunakan kertas, kotak kardus atau daun
pisang. Anda tidak memerlukan wadah plastik atau busa!

TIDAK ADA ALAT MAKAN SEKALI PAKAI


Gunakan logam, sendok kayu atau tangan Anda! Kita
dapat memisahkan sampah dalam 2 wadah yang
berbeda
• satu untuk limbah umum ( yang nantinya bisa
dimanfaatkan untuk bahan pelengkap
pembuatan kompos untuk kebun dan tanaman
sayuran kita )
• dan satu lagi untuk sampah plastik, yang dapat
dikumpulkan oleh truk dan kemudian didaur
ulang atau diproses dengan benar.
Kita bisa mempromosikan penjualan makanan lokal kita
yang ramah lingkungan, bukan makanan yang dibungkus
plastik dan impor.
Supermarket, warung, dan toko-toko kecil dapat
mempromosikan penjualan minuman yang dikemas
dengan botol kaca; air, minuman ringan, bir, dan lainnya.
Kita dapat menawarkan kepada wisatawan yang
berkunjung dan pelanggan untuk memanfaatkan air
galon untuk dijual dengan harga yang wajar atau gratis
sehingga mereka dapat mengisi ulang botol mereka.
(Ingat bahwa baik kita maupun mereka hanya
membutuhkan air, kita tidak memerlukan botol plastik
baru setiap kali kita ingin minum!)
Warung, restoran dan bar dapat mulai menggunakan
kertas, kotak kardus atau daun pisang untuk
membungkus makanan yang dibawa pulang, dan tidak
memberikan kantong plastik.
Berhenti memberi sedotan plastik.
Ada juga gelas kertas dan peralatan makan kayu untuk
diambil, disediakan untuk dijual dengan harga yang
wajar.
Semua paket alami ini dapat digunakan sebagai kompos.
Kita dapat mempromosikan lebih banyak makanan dan
minuman lain seperti buah lokal, jus segar, dan kelapa
hijau, yang begitu lezat dan sehat, daripada minuman
impor dalam botol yang mengandung banyak bahan
kimia, pewarna dan zat yang tidak sehat.

Cinta Lembongan!
Cinta Indonesia!

NUSA LEMBONGAN, PENIDA, CENINGAN


BERSIH, HIJAU DAN TANPA PLASTIK
MARI SELAMATKAN KEHIDUPAN DI LAUTAN KITA

ini merupakan inisiatif oleh Zero Plastic Lembongan


Hubungi kami: zeroplasticlembongan@gmail.com