Anda di halaman 1dari 4

Rangkuman Kegiatan Belajar 3

MAKHLUK HIDUP
Sub Kegiatan Belajar 1
TENTANG TUMBUHAN

RANGKUMAN

Cara memperoleh makanannya, tumbuhan ada yang bersifat autotrof (dapat


membuat makanan sendiri) melalui proses fotosintesis dan kemosintesis. Ada
pula yang bersifat heterotrof (tidak dapat membuat makanannya sendiri) tetapi
menggunakan zat makanan yang sudah jadi. Tumbuhan heterotrof dapat bersifat
saprofit yaitu mengambil makanan dari makhluk yang hidup yang sudah mati
seperti jamur, dapat pula bersifat parasit yaitu mengambil makanan dari makhluk
hidup yang masih hidup.

Fotosintesis merupakan proses penyusunan zat organik karbohidrat yang berasal


dari zat anorganik karbondioksida dan air yang berlangsung pada bagian tubuh
tumbuahn yang berklorofil dengan bantuan energi cahaya

Respirasi pada tumbuhan juga menyangkut proses pembebasan energi kimiawi


menjadi energi yang diperlukan untuk aktivitas hidup tumbuhan. Pada siang hari
laju proses fotosintesis yang dilakukan tumbuhan sepuluh kali lebih besar dari
laju respirasi, karena itu seluruh karbondioksida yang dihasilkan dari respirasi
akan digunakan untuk melakukan proses fotosintesis.

Reproduksi Vegetatif aseksual ; melalui reproduksi vegetatif, individu baru yang


terjadi berasal dari satu sel induk, atau individu baru terjadi tanpa melalui proses
perkawinan (peleburan dua sel).

Reproduksi Generatif/ seksual adalah cara reproduksi yang didahului dengan


peleburan dua sel. Beberapa reproduksi generatif, an

Tumbuhan lumut dan tumbuhan paku pada reprodusinya mengalami


metagenesis (pergiliran keturunan), yaitu antara keturunan kawin (gametofit)
dan keturunan tidak kawin (sporofit).

Reproduksi generatif pada tumbuhan biji terjadi melalui dua tahap, yaitu
penyerbukan/ persarian yaitu proses jatuhnya serbuk sari pada kepala putik,
yang diikuti ole proses pembuahan/ fertilasi, yaitu proses meleburnya kepala
serbuk sari yang berisi sel jantan pada ovum terdapat pada bakal biji.
Sub Kegiatan Belajar 2
TENTANG HEWAN

RANGKUMAN
Perkembangbiakan pada makhluk hidup khususnya hewan memiliki dua cara
berkembangbiak. Cara yang pertama adalah perkembangbiakan generatif dan
perkembangbiakan vegetatif. Perkembangbiakan generatif yang dibagi menjadi
3 jenis yaitu melahirkan (vivipar), bertelur (ovipar), bertelur dan melahirkan
(ovovivipar) beserta contohnya.

Perkembangbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan tanpa melalui peristiwa


perkawinan atau tidak terjadi proses pembuahan sel kelamin betina oleh sel
kelamin jantan yang dilakukan oleh hewan tingkat rendah.

Perkembangbiakan vegetatif pada hewan dengan bertunas. Tunas atau bertunas


adalah cara berkembangbiak pada hewan pada saat organisme baru tumbuh
pada hewan tersebut. Tunas baru akan melekat sepanjang pertumbuhannya
hingga menjadi organisme baru

Perkembangbiakan Vegetatif Pada Hewan dengan cara fragmentasi.


Fragmentasi adalah cara berkembangbiak pada hewan dengan cara memotong
atau memutuskan bagian tubuhnya untuk membentuk organisme baru yang
dilakukan oleh hewan tingkat rendah.

Perkembangbiakan Vegetatif Pada Hewan dengan membelah diri.


Membelah diri adalah cara berkembangbiak pada hewan dengan jalan membagi
tubuhnya menjadi dua bagian yang sama atau lebih secara langsung yang
dilakukan hewan bersel satu.

Cara berkembang biak secara bertelur disebut ovipar. Ovipar berasal dari kata
Ovum yang berarti “telur”.

Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur melahirkan disebut


ovovivipar. Pembuahan terjadi dalam tubuh betina kemudian setelah pembuahan
terbentuklah telur.
Sub Kegiatan Belajar 3
TENTANG MANUSIA

RANGKUMAN

Tubuh manusia merupakan suatu sistem yang terorganisasi dengan sangat


baik. Dimulai dengan satuan terkecil yang disebut sel. Sel-sel bekerjasama
membentuk jaringan. Jaringan-jaringan bekerja sama membentuk organ.
Organ-organ bekerjasama membentuk sistem organ. Sistem organ-Sistem
organ bekerja sama membentuk tubuh manusia.

Sistem rangka dibentuk oleh tulang-tulang yang bertugas untuk menegakkan


tubuh, tempat melekatnya otot, memberi bentuk tubuh, melindung organ
tubuh bagian dalam, pembentuk sel darah, serta merupakan alat gerak pasif.

Rabun jauh (miop), dapat melihat dengan jelas benda yang jaraknya 25 cm,
tetapi tidak dapat melihat benda jauh degngan jelas. Keadaan ini terjadi
karena lensa mata tidak dapat menjadi pipih sebagaimana mestinya sehingga
bayangan benda yang jauh terbentuk di depan retina, dapat dikoreksi dengan
menggunakan lensa cekung (lensa negatif).

Mata hipermetrop, memiliki titik dekat lebih besar dari 25 cm dan titik jauh
pada jarak tak terhingga. Sehingga dapat melihat dengan jelas benda-benda
yang sangat jauh tanpa berakomodasi, tetapi tidak dapat melihat benda
dekat dengan jelas. Kondisi ini terjadi akarena lensa mata tidak dapat
menjadi cembung sebagaimana mestinya sehingga bayangan benda
terbentuk di belakang retina, dapat dikoreksi dengan kecamata lensa
cembung.

Mata presbiop, daya akomodasi berkurang akibat bertambahnya usia.


Akibatnya titik dekat dan titik jauhnya telah bergeser. Oleh krena itu, mata
presbiop tidak dapat melihat benda jauh dengan jelas, dan juga tidak dapat
membaca pada jarak yang normal dapat dikoreksi dengan kecamata berlensa
rangkap (kecamata bifokal).

Mata astigmatisma disebabkan oleh kornea mata yang tidak berbentuk sferik
(irisan bola), melainkan lebih melengkung pada suatu bidang dari pada
bidang lainnya. Akibatnya benda titik difokuskan sebagai garis pendek, atau
memfokuskan sinar pada bidang vertikal lebih pendek dari pada benda pada
bidang horizontal. Dapat dikoreksindengan lensa silindris.
Respirasi sel / Respirasi Internal ini merupakan proses masuknya oksigen dari
dalam darah ke jaringan (sel) dan keluarnya karbondioksida dari jaringan
(sel) ke dalam darah. Oksigen yang masuk ke dalam sel akan digunakan
untuk proses oksidasi yang menghasilkan energi.