Anda di halaman 1dari 6

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN

FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN 2018


UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Jurnal Keperawatan

Gambaran Pengetahuan Senam Anti Stroke Pada Penderita Hipertensi di


Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo
Dwi Rahayu Putri Alinti1, Suwarly Mobiliu2, Ivan Virnanda Amu3

1. Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan


2. Dosen Program Studi Keperawatan Poltekkes Gorontalo
3. Dosen Program Studi Sarjana Keperawatan

ABSTRAK
Dwi Rahayu Putri Alinti. 2018. Gambaran Senam Anti Stroke Pada Penderita
Hipertensi Di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Skrpsi, Program Studi Ilmu
Keperawatan, Fakultas Olah Raga Dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo.
Pembimbing I Suwarly Mobiliu, S.Kp., M.Kep. Dan Pembimbing II dr. Ivan
Virnanda Amu., SP.Pd., M.Kes
Hipertensi adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja, baik muda
maupun tua. Hipertensi juga sering disebut sebagai silent killer karena termasuk
penyakit yang mematikan. Gambaran Senam Anti Stroke Pada Penderita Hipertensi
Di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Deskriptif.
Populasi dalam penelitian ini adalah 75 orang yang menderita hipertensi dan
terdaftar dalam Prolanis di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo,
dan sampel penelitian ini sebanyak 63 orang penderita hipertensi, yang diambil
menggunakan teknik Purposive Sampling.
Data dikumpul menggunakan kuesioner. menunjukkan bahwa responden yang
memiliki pengetahuan baik yaitu 43 responden (68.3%) dan yang memiliki
pengetahuan kurang baik yaitu sebanyak 20 responden (31.7%).
Disimpulkan bahwa gambaran pengetahuan masyarakat dikategorikan baik.
Diharapkan untuk penelitian ini dapat menambah wawasan dan pengalaman dalam
mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, serta hasil
penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan penelitian dalam lingkup
yang sama.
Kata Kunci : Pengetahuan, Hipertensi, Senam anti stroke
Daftar Pustaka : 52 (2002-2018)

DWI RAHAYU PUTRI ALINTI / 841414073


PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN
FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN 2018
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Jurnal Keperawatan

DWI RAHAYU PUTRI ALINTI / 841414073


PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN
FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN 2018
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Jurnal Keperawatan

PENDAHULUAN dinas kesehatan Kabupaten


Hipertensi adalah penyakit yang Gorontalo, jumlah penderita
dapat menyerang siapa saja, baik hipertensi meningkat tajam setiap
muda maupun tua. Hipertensi juga tahun. Tahun 2014 jumlah penderita
sering disebut sebagai silent killer hipertensi sebanyak 3633 jiwa,
karena termasuk penyakit yang meningkat menjadi 4211 jiwa pada
mematikan. Bahkan, Hipertensi tidak tahun 2015. Tahun 2016 penderita
dapat secara langsung membunuh hipertensi menjadi 4458 jiwa dan
penderitanya, melainkan hipertensi tahun 2017 meningkat menjadi 7811
memicu terjadinya penyakit yang lain jiwa.
yang tergolong kelas berat dan METODE PENELITIAN
mematikan serta dapat meningkatkan Metode penelitian ini adalah
resiko serangan jantung, gagal deskriptif. Populasi dan sampel pada
jantung, stroke dan gagal ginjal penelitian ini adalah seluruh penderita
(Pudiastuti, 2013). Menurut hipertensi yang mengikuti
American Heart Association (2017), PROLANIS yang berjumlah 75
kategori tekanan darah terbaru bahwa orang. Sampel penelitian ini sebanyak
seseorang dengan nilai tekanan darah 63 orang, yang didapat dengan
sistolik (TDS) lebih dari sama dengan menggunakan rumus Purposive
130 mmHg dan diastolik (TDD) lebih Sampling. Teknik pengumpulan data
dari sama dengan 80 mmHg sudah yang digunakan untuk mengetahui
dapat didiagnosis menderita Gambaran pengetahuan senam anti
hipertensi. stroke pada penderita hipertensi di
Menurut World Health puskesmas telaga adalah kuesioner.
Organization (2015), menunjukkan
bahwa prevalensi keseluruhan HASIL DAN PEMBAHASAN
peningkatan tekanan darah pada Hasil penelitian terhadap 63
orang dewasa berusia 18 dan lebih responden adalah sebagai berikut :
adalah sekitar 22%. Data Global 1. Distribusi Karakteristik
Status Report on Noncommunicable Responden Berdasarkan Umur
Diseases 2010 menyebutkan, 40% Berdasarkan hasil penelitian
negara ekonomi berkembang yang dilakukan, diperoleh distribusi
memiliki penderita hipertensi, responden berdasarkan umur sebagai
sedangkan negara maju hanya 35%. berikut :
Kawasan Asia Tenggara 36% orang
dewasa menderita hipertensi (Tyani,
dkk, 2015). Menurut data Riset
Kesehatan Dasar tahun 2013,
menunjukkan bahwa prevalensi
hipertensi di Indonesia adalah sebesar
26,5%. Jika saat ini penduduk
Indonesia sebesar 252.124.458 jiwa
maka terdapat 65.048.110 jiwa yang
menderita hipertensi. Pada tahun
2013 penderita hipertensi di Provinsi
Gorontalo 29,4%. Berdasarkan data

DWI RAHAYU PUTRI ALINTI / 841414073


PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN
FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN 2018
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Jurnal Keperawatan

Tabel 4.1 Distribusi 3. Karakteristik Responden


Responden Berdasarkan Umur Berdasarkan Pekerjaan

Jumlah Presentase Tabel 4.3 Distribusi


Umur Responden Berdasarkan Pekerjaan
(n) (%)
36-45 7 11.1 Pekerjaan Jumlah Persentase
tahun (%)
(Dewasa
Akhir) Wiraswasta 18 28.6
46-55 40 63.5 PNS 6 9.5
tahun Guru 7 11.1
(Lansia IRT 32 50.8
Awal)
56-65 16 25.4 Total 63 100
tahun
Sumber : Data Primer, 2018
(Lansia
Akhir)
Tabel 4.3 menunjukkan bahwa
Total 63 100
responden yang pekerjaannya
Sumber : Data Primer, 2018
wiraswasta berjumlah 18 responden
Berdasarkan tabel 4.1 diatas bahwa
(28.6%), PNS berjumlah 6 responden
responden dengan umur 36-45 tahun
(9.5%), Guru berjumlah 7 responden
berjumlah 7 responden (11.1%),
(11.1%) dan IRT sebanyak 32
responden yang berumur 46-55 tahun
responden (50.8%).
sebanyak 40 responden (63.5%), dan
responden yang berumur 56-65 tahun 4. Karakteristik Responden
sebanyak 16 responden (25.4%). Berdasarkan PendidikanTabel
4.4 Distribusi Responden
2. Karakteristik Responden
Berdasarkan Pendidikan Terakhir
Berdasarkan Jenis Kelamin
Pendidikan Frekuensi Persentase
Tabel 4.2 Distribusi
Terakhir (%)
Responden Berdasarkan Jenis
SD 9 14.3
Kelamin
SMP 17 27.0
Jenis Jumlah Presentase
SMA 18 28.6
Kelamin (n) (%)
DIII 3 4.8
Laki-Laki 19 30.2 S1 16 25.4
Perempuan 44 69.8
Total 63 100 Total 63 100
Sumber : Data Primer, 2018 Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 4.2 diatas Tabel 4.4 menunjukkan bahwa
menunjukkan sebagian besar responden yang berpendidikan SD
responden perempuan yaitu 44 berjumlah 9 responden (14.3%), SMP
responden (69.8%), dan jumlah berjumlah 17 responden (27.0%),
responden laki-laki yaitu 19 SMA sebanyak 18 responden
responden (30.2%). (28.6%), DIII berjumlah 3 responden

DWI RAHAYU PUTRI ALINTI / 841414073


PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN
FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN 2018
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Jurnal Keperawatan

(4.8%), dan yang berpendidikan S1 pengetahuan perilaku yang baik.


berjumlah 16 responden (25.4%). Terdapat pengaruh penyuluhan
kesehatan terhadap pengetahuan
Hasil penelitian yang perilaku klien hipertensi di
dilakukan di Puskesmas Telaga Puskesmas Bahu Manado.
Kabupaten Gorontalo tentang
pengetahuan senam anti stroke pada Pengetahuan responden tentang
penderita hipertensi diperoleh data senam anti stroke ini dipengaruhi oleh
setengah responden mempunyai faktor umur. Sebagian besar
pengetahuan yang baik yakni responden berusia 46-55 tahun
sebanyak 43 (68.3%). Menurut sebanyak 40 (63.5%). Menurut
asumsi peneliti hal ini dikarenakan asumsi peneliti bahwa usia responden
sebagian responden yang memiliki masih tergolong usia lansia awal.
pengetahuan baik dimungkinkan Pada usia ini para lansia masih
mereka sudah lama menderita mempunyai proses pikir yang baik,
hipertensi dan sudah banyak dan dimungkinkan gangguan kognitif
mengikuti penyuluhan kesehatan belum terjadi. Usia 46-55 tahun
tentang senam. Ini dibuktikan dengan merupakan usia yang matang, ini
jawaban-jawaban dikuesioner tentang dimungkinkan responden dapat
manfaat gerakan senam hampir mengerti dan memahami dengan baik
semua menjawab dengan benar. Hal tentang manfaat dari senam anti
ini didukung oleh teori Machfoedz stroke ini berdasarkan pengalaman
(2008), menyatakan bahwa manfaat yang dimiliki atau berdasarkan
dari dilakukannya penyuluhan yaitu informasi yang diterima, ini akan
memberikan kemampuan kepada mendorong dan membantu responden
masyarakat untuk memelihara yang menderita hipertensi dalam
kesehatan, menciptakan keadaan pencegahan timbulnya penyakit
perilaku dan lingkungan yang komplikasi seperti stroke. Hal ini
kondusif bagi kesehatan, dapat didukung oleh teori Mubarak (2007),
merubah sikap masyarakat dalam bertambahnya umur seseorang akan
upaya meningkatkan kesehatan terjadi perubahan pada aspek fisik
mereka, dan mampu meningkatkan dan psikologis (mental).
pengetahuan masyarakat tentang Pertumbuhan pada fisik secara garis
pentingnya hidup sehat. besar ada empat kategori perubahan
Sebagaimana dengan penelitian ukuran, perubahan proporsi,
Purwati, dkk (2014) dalam hilangnya ciri-ciri lama, timbulnya
penelitiannya tentang “Pengaruh ciri-ciri baru. Ini terjadi akibat
penyuluhan kesehatan terhadap pematangan fungsi organ. Pada aspek
pengetahuan perilaku klien hipertensi psikologi atau mental taraf berfikir
di Puskesmas Bahu Manado” dimana seseorang semakin matang dan
hasil penelitiannya pengetahuan dewasa.
perilaku klien tentang hipertensi
sebelum diberikan penyuluhan PENUTUP
kesehatan banyak responden 1. Kesimpulan
memiliki pengetahuan kurang baik. Berdasarkan hasil penelitian dan
Setelah diberikan penyuluhan pembahasan tentang gambaran
kesehatan sudah memiliki pengetahuan senam anti stroke

DWI RAHAYU PUTRI ALINTI / 841414073


PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN
FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN 2018
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Jurnal Keperawatan

pada penderita hipertensi di DAFTAR PUSTAKA


Puskesmas Telaga Kabupaten American College of
Gorontalo maka dapat ditarik Cardiology/American Heart
kesimpulan bahwa responden Association. (2017). 2017
yang memiliki pengetahuan baik ACC/AHA/AAPA/ABC/ACPM/
sejumlah 43 responden (68.3%), AGS/APhA/ASH/ASPC/NMA/P
dan responden yang memiliki CNA Guideline for the Prevention,
pengetahuan kurang baik Detection, Evaluation, and
sejumlah 20 responden (31.7%). Management of High Blood
2. Saran Pressure in Adults.
1. Bagi Instansi pendidikan http://hyper.ahajournals.org/conte
Diharapkan agar dapat nt/hypertensionaha/early/2017/11/
memberikan manfaat 10/HYP.0000000000000065.full.
khususnya dalam pdf?download=true.
memperbanyak referensi
tentang senam anti stroke Machfoedz, Ircham dan Eko Suryani.
untuk menurunkan tekanan (2008). Pendidikan Kesehatan
darah pada penderita hipertensi Bagian dari Promosi Kesehatan.
dan sebagai acuan bagi peneliti Yogyakarta : Fitramaya
selanjutnya Mubarak. Wahid Iqbal. (2007).
2. Bagi institusi Promosi Kesehatan. Yogyakarta
Diharapkan agar dapat : Graha Ilmu
dijadikan sebagai ilmu
pengetahuan yang baru dan Pudiastuti, R. D. (2013). Penyakit-
sebagai referensi untuk Penyakit Mematikan.
kesempurnaan penelitian- Yogyakarta: Nuha Medika.
penelitian selanjutnya
Purwati, D., Riana, Bidjuni, Hendro,
3. Bagi perawat
Babakal, Abram. (2014).
Diharapkan senam anti stroke
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan
ini dapat menjadi salah satu
Terhadap Pengetahuan Perilaku
intervensi keperawatan,
Klien Hipertensi di Puskesmas
terutama pada bidang
Bahu Manado.
keperawatan medikal bedah
terkait penyakit yang tidak Tyani, E. S., Utomo, W., & N, Y. H.
menular seperti stroke dan (2015). Efektifitas Relaksasi
hipertensi. Otot Progresif Terhadap
4. Bagi peneliti selanjutnya Tekanan Darah Pada Penderita
Diharapkan untuk penelitian Hipertensi Esensial. JOM.
ini dapat menambah wawasan
dan pengalaman dalam World Health Organization. 2015.
mengaplikasikan pengetahuan Raised Blood Pressure.
yang diperoleh di bangku http://www.who.int/gho/ncd/r
kuliah, serta hasil penelitian ini isk_factors/blood_pressure_te
dapat digunakan untuk xt/en/.
mengembangkan penelitian
dalam lingkup yang sama.

DWI RAHAYU PUTRI ALINTI / 841414073