Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA

Anonym.2011. Pengendalian
Nyamuk. http://www.pc3news.com/index.php?cat=news&id=911&sub=2&view=news
. Di akses tanggal 2 Juni 2016.

Anonym. 2011. Pengendalian Nyamuk Dengan Pendekatan Secara Non Kimiawi


Lebih Diutamakan.http://masterhama.wordpress.com/2009/04/22/pengendalian-
nyamuk-dengan-pendekatan-secara-non-kimiawi-lebih-diutamakan/.
Di akses tanggal 2 Juni 2016.

Anonym. 2011. Vektor DBD. http://indonesiannursing.com/2008/05/vektor-dbd. Di


akses tanggal 2 Juni 2016.

Anonym. 2011. Etiologi dan Patogenesis


DBD.http://indonesiannursing.com/2008/05/etiologi-dan-patogenesis-dbd/. Di akses
tanggal 2 Juni 2016.

Anonym. 2011. Program Penanggulangan DBD di


Indonesia.http://indonesiannursing.com/2008/05/program-penanggulangan-dbd-di-
indonesia/. Di akses tanggal 2 Juni 2016.

Anonym. 2011. Nyamuk Transgenic Harapan


Baru Penanggulangan DBD http://majalahkesehatan.com/nyamuk-transgenik-
harapan-baru-penanggulangan-dbd. Di akses tanggal 2 Juni 2016.

Anonym. 2011. Aedes aegypti. http://id.wikipedia.org/wiki/Aedes_aegypti. Di


akses tanggal 2 Juni 2016.

Anonym. 2011. Ciri-Ciri Nyamuk Penyebab Penyakit Demam


Berdarahhttp://danialonline.wordpress.com/2009/08/07/ciri-ciri-nyamuk-penyebab-
penyakit-demam-berdarah-nyamuk-aedes-aegypti/. Di akses tanggal 2 Juni 2016.
Anonym. 2011. Penyakit Demam
Berdarah Dengue.http://www.infopenyakit.com/2008/03/penyakit-demam-berdarah-
dengue-dbd.html. Di akses tanggal 2 Juni 2016.

Dr.Faziah A. Siregar.2004.Epidemiologi dan Pemberantasan Demam Berdarah


Dengue di Indonesia.www.library.usu.co.id Di akses tanggal 2 Juni 2016.
DAFTAR PERTANYAAN

1. Apakah fogging itu efektif atau tidak untuk mencegah DBD?

Jawab: fogging itu tidak efektif untuk mencegah penyakit DBD, karena hanya
akan membuat lingkungan dan nyamuk menjadi resisten.

2. Bagaimana pencegahan primordial, primer, sekunder dan tersier dalam


pencegahan kasus DBD?

Jawab:
a. Pencegahan primordial: kebijakan pemerintah tentang 3M, yaitu menguras
bak mandi, menutup wadah yang dapat menampung air, dan mengubur
barang – barang bekas.

b. Pencegahan primer:

- Melakukan kebiasaan baik, seperti makan makanan bergizi, olahraga


rutin dan istirahat yang cukup
- Fogging atau pengasapan hanya akan mematikan nyamuk dewasa,
sedangkan bubuk abate akan mematikan jentik pada air.
- Memperbaiki kondisi lingkungan seperti membersihkan halaman rumah
setiap hari

c. Pencegahan sekunder
- Mengatasi perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan syok yaitu
dengan mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1,5
sampai 2 liter air dalam 24 jam
- Penambahan cairan tubuh melalui infus mungkin diperlukan untuk
mencegah dehidrasi
- Pemberian obat – obatan terhadap keluhan yang timbul, misalnya:
paracetamol untuk menurunkan demam
- Ekstrak daun jambu biji untuk mengatasi DBD

d. Pencegahan tersier
- Antibiotik berguna untuk mencegah infeksi sekunder
- Rehabilitasi
3. Apa Host, Agent, dan Environment penyebab penyakit DBD?

Jawab:
- Host : manusia
- Agent : virus dengue
- Environment : terdapat banyak gantungan pakaian, genangan air di
sekitar rumah

4. Kenapa prevalensi DBD di DKI Jakarta tinggi?

Jawab:
- Karena daerah DKI berbatasan dengan daerah lain.
- Karena kepadatan penduduk yang cukup tinggi
- Tidak maksimalnya pencegahan dengan metode biologi, kimia dan
lingkungan
- Perilaku masyarakat yang kurang peduli dengan kebersihan
lingkungannya