Anda di halaman 1dari 9

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : SMK Negeri 9 Malang


Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan
Kelas / semester : X / Genap
Tahun Ajaran : 2011/2012
Standar Kompetensi : Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem
kelistrikan dan instrumen
Kode kompetensi : KJ/021/011
Kompetensi Dasar : Mendiagnosa kerusakan pada rangkaian sistem
kelistrikan dan instrumen
Alokasi waktu : 18 x 45 menit (2 pertemuan)

A. INDIKATOR
1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.
2. Gangguan-gangguan pada system kelistrikan dan instrument didiagnosis
dengan benar

B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. AKADEMIS
1. Siswa dapat menjelaskan prosedur pemeriksaan system kelistrikan dan
instrument.
2. Siswa dapat melakukan pemeriksaan terhadap system kelistrikan dan
instrument sesuai dengan procedure serta memperhatikan K3
(Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

2. KARAKTER
1. Siswa menjadi pribadi yang mandiri
2. Siswa menjadi pribadi yang kreatif
3. Siswa menjadi pribadi yang disiplin
4. Siswa menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
5. Meningkatkan rasa ingin tau siswa

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Mendiagnosis gangguan sistem kelistrikan dan instrumen.

PEMERIKSAAN KUNCI KONTAK


Misal pada kendaraan Honda:
 Lepaskan main pipe side cover
 Lepaskan konektor kabel ignition switch.
 Periksa terhadap kontinuitas antara terminal kabel dari konektor ignition switch pada
masing-masing posisi kunci kontak.
PEMERIKSAAN SAKELAR LAMPU REM
 Lepaskan konektor front brake light switch (sakelar lampu rem depan) dan periksa
terhadap kontinuitas antara terminal switch.
 Harus ada kontinuitas dengan handel rem ditekan, dan tidak boleh ada kontinuitas ketika
handel rem dilepaskan.
 Lepaskan konektor 2P rear brake light switch (sakelar lampu rem belakang) dan periksa
terhadap kontinuitas antara terminal-terminal switch.
 Harus ada kontinuitas dengan pedal rem ditekan, dan tidak boleh ada kontinuitas ketika
pedal rem dilepaskan.

PEMERIKSAAN SISTEM INDIKATOR GEAR POSITION


 Putar ignition switch (kunci kontak) ke posisi “ON”, dan oper gigi transmisi.
 Periksa lampu gear position indicator pada masing-masing gigi transmisi. Jika gear
position indicator tidak menyala, periksa sebagai berikut:
 Lepaskan konektor 6P gear position switch (sakelar posisi gigi transmisi).
 Periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal pada masing-masing posisi gigi
transmisi.

 Lepaskan left crankcase rear cover .


 Lepaskan konektor 6P gear position switch (sakelar posisi gigi transmisi).
 Lepaskan baut-baut dan gear position switch assembly.

PEMERIKSAAN FUEL UNIT


 Hubungkan ohmmeter kepada terminal Kuning/Putih dan Hijau dari konektor 2P fuel
unit.
 Periksa tahanan dari float (pelampung) pada posisi atas dan bawah.

 Hubungkan konektor 2P fuel unit kepada wire harness dan gerakkan pelampung dari
posisi kosong ke posisi penuh untuk memeriksa penunjukan fuel meter.
 Jika fuel meter tidak menunjuk dengan benar, periksa terhadap rangkaian terbuka atau
hubungan singkat pada wire harness.
 Jika wire harness adalah normal, ganti meter panel.
PEMERIKSAAN SIGN LAMP
 Periksa sebagai berikut:
— Kondisi baterai
— Fungsi fungsi kunci kontak dan saklar
— Konektor yang longgar
 Apabila hal tersebut di atas normal semua, periksa sebagai berikut:
 Lepaskan konektor dari relay .
1. Hubung singkatkan terminal warna hitam dan abu abu pada konektor relay lampu sein
dengan menggunakan kabel jumper. Periksa nyala lampu sein dengan memposisikan sakelar
ke “ON”.

PEMERIKSAAN SPEED SENSOR

 Lepaskan handlebar front cover.



 Lepaskan konektor 16P speedometer.
 Naikkan dan dukung sepedamotor dengan standard utama.
 Ukur voltase antara terminal Merah Muda dan terminal Hijau (Massa) pada sisi wire
harness.
 Dengan pelan putar roda belakang dengan tangan.
 Harus ada pulse voltage (voltase pulsa) sebesar 0 V sampai 5 V.
 Jika pulse voltage tampak, periksa speedometer.
 Jika pulse voltage tidak tampak, periksa terhadap rangkaian terbuka atau hubungan
singkat (korslet) pada kabel Merah Muda dan hubungan longgar dari konektor 3P dari
speed sensor.
 Jika kabel Merah muda dan hubungan dari konektor 3P adalah baik, ganti speed sensor.
 Lepaskan body cover.
 Lepaskan konektor 3P speed sensor.
 Lepaskan baut dan speed sensor.

D. METODE & MODEL PEMBELAJARAN


1. Ceramah
2. Tanya jawab
3. Praktik diagnosis
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 dan 2

KEGIATAN
ALOKASI
No
WAKTU
KEGIATAN GURU KEGIATAN SISWA

1 KEGIATAN AWAL
a. Apersepsi materi pembelajaran a. Menanggapi dan bertanya
b. Memberikan sekilas informasi b. Memperhatikan,
mengenai pentingnya materi menaggapi dan bertanya
yang akan disampaikan
c. Memberikan Informasi mengenai 45”
tujuan yang akan dicapai dalam c. Memperhatikan,
pelaksanaan pembelajaran serta menaggapi dan bertanya
memberikan motivasi kepada
siswa
2 KEGIATAN INTI
a. Membagi siswa kedalam 6 a. Memperhatikan, mencatat
kelompok dengan metode dan bertanya
random.
b. Memberikan jobsheet dan 1 unit b. Memperhatikan, mencatat
kendaraan kepada setiap dan bertanya
kelompok siswa. c. Memperhatikan, mencatat
c. Menjelaskan prosedur dan bertanya
pemeriksaan system kelistrikan 315”
dan instrument sepeda motor
kepada siswa.
d. Menjelaskan tentang K3 dalam d. Memperhatikan, mencatat
melaksanakan kegiatan diagnosis. dan bertanya
e. Membimbing siswa dalam
malaksanakan kegiatan peraktik e. Memperhatikan, mencatat
diagnosis dan bertanya
3 KEGIATAN AHIR
a. Guru memerintahkan siswa untuk a. Mengumpulkan hasil
mengumpulkan hasil job sheet rangkuman
diagnosis sistem pengapian
sepeda motor b. Memperhatikan, mencatat
b. Membuat kesimpulan materi dan bertanya
akhir pembelajaran 45”
c. Memberikan tugas merangkum
langkah-langkah pemeriksaan c. Mencatat tugas
system kelistrikan dan
instrument.

JUMLAH 405”
F. SUMBER BELAJAR:
1. Media 2.Peralatan pengukuran 3.Spesifikasi pabrik
1.Gambar 3.Tool box untuk
2.Slide power point 3. Pustaka produk/komponen
3.Modul dan job sheet 1. Jalius jama (2008) 4.SOP (Standard
4.Unit kendaraan Teknik sepeda motor Operation Procedures)
2. Alat 2. Spesifikasi pabrik perusahaan
1.LCD proyektor untuk kendaraan
G. EVALUASI
Terdiri dari penilaian:
1. Pengetahuan (kognitif)
2. Sikap(afektif)
3. Unjuk kerja (psikomotorik)

PENILAIAN PENGETAHUAN (KOGNITIF)


1. Apa yang menyebabkan putaran pada motor starter tidak kuat untuk memutar
poros engkol
2. Mengapa motor starter perlu dirawat
3. Jelaskan prosedur pemeriksaan kebocoran arus pada stator
4. Jelaskan prosedur pemeriksaan pemeriksaan motor starter
5. Jelaskan prosedur pemeriksaan relay starter
RUBRIK PENSEKORAN KOGNITIF
No. Soal Kriteria penilaian Nilai Skor Nilai
Jawaban benar 20
Jawaban cukup sesuai 15
1 20
Jawaban kurang sesuai 10
Jawaban salah 5
Menjawab benar 3 20
Menjawab benar 2 15
2 20
Menjawab benar 1 10
Jawaban salah 5
Jawaban benar 20
Jawaban cukup sesuai 15
3 20
Jawaban kurang sesuai 10
Jawaban salah 5
Jawaban benar 20
Jawaban cukup sesuai 15
4 20
Jawaban kurang sesuai 10
Jawaban salah 5
Jawaban benar 20
Jawaban cukup sesuai 15
5 20
Jawaban kurang sesuai 10
Jawaban salah 5
Jumlah nilai skor sempurna 100
Jumlah nilai total 100
PENILAIAN SIKAP (AFEKTIF)
N ASPEK KRITERIA
UNSUR ASPEK BOBOT SKOR
O PENILAIAN SB B C K
1. Kehadiran - Selalu hadir dalam kelas 20
sesuai dengan jumlah
pertemuan dan jam
efektif serta tepat waktu
2. Partisipasi - Fokus mengikuti proses 10
dalam kelas belajar mengajar
- Keaktifan bertanya dan 20
mengemukakan
pendapat
3. Penyelesaian - Menyelesaikan tugas 10
tugas sesuai dengan ketentuan
yang telah ditetapkan
- Ketepatan waktu 10
mengumpulkan tugas
4. Disiplin - Mentaati peraturan yang 15
berlaku
- Mengikuti instruksi 15
guru
TOTAL SKOR

KETERANGAN
SB (SangatBaik) = 4 point
B (Baik) = 3 point Skor = Bobot x Point kriteria
C (Cukup) = 2 point
K (Kurang) = 1 point

JUMLAH NILAI TOTAL = TOTAL SKOR x 100


400
RUBRIK PENILAIAN UNJUK KERJA (PSIKOMOTORIK)
NAMA SISWA :
KELAS :
PROGRAM KEAHLIAN :
KOMPETENSI :
Kriteria BOBOT SKOR
No Aspek / UraianAspek yang dinilai
1 2 S B C K
B
I PersiapanKerja
10
1.1. Penggunaanpakaiankerja
1.2. Persiapan tool and equipment

II Proses (Sistematikadan Cara Kerja)


2.1. Memeriksa rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen
2.2. Memeriksa spedometer 30
2.3. Memeriksa indicator bahan bakar

III SikapKerja
3.1. Penggunaan alat tangan dan alat ukur 15
3.2. Keselamatan kerja

IV HasilKerja
4.1 Running test 30

V Waktu
15
5.1. Waktu penyelesaian praktik

TOTAL SKOR

KriteriaPenilaian

SB (SangatBaik) = 4 point
B (Baik) = 3 point Skor = Bobot x Point
kriteria
C (Cukup) = 2 point
K (Kurang) = 1 point

NILAI = TOTAL SKOR x 100


740
PERUBAHAN SKOR MENJADI NILAI

Aspek yang Bobot x ∑


No Nama Siswa Bobot ∑ nilai total
dinilai nilai total
1. Kognitif 30%
Afektif 30%
Psikomotorik 40%

NILAI AKHIR

Keterangan:
N Akhir ≥ 70 = Kompeten N Akhir < 70 = Belum Kompeten

Mengetahui,
Kakomli Guru Praktikan

Febri Irawan, S.Pd Rezal M. Jasin


NUPTK. 4542 7596 6020 0022 NIM. 108513414378