Anda di halaman 1dari 6

TERM OF REFERENCES (TOR)

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


(TERM OF REFERENCE)

Pelatihan Program Kerja Upaya Peningkatan Mutu Dan


Keselamatan Pasien

PEMERINTAH KOTA SABANG


DINAS KESEHATAN KOTA SABANG
TAHUN 2017
TERM OF REFERENCES (TOR)

Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Di Puskesmas

A. Pendahuluan
Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pekerja di Puskesmas
perlu diperhatikan. Demikian pula penanganan factor potensi berbahaya
yang ada di Puskesmas serta metode pengembangan program K3 perlu
dilaksanakan, seperti perlindungan terhadap penyakit infeksi maupun
non-infeksi. Penanganan limbah medis, penggunaan alat pelindung diri
dan lain sebagainya.
Mari kita mulai membahas tentang rokok dan ancaman kesehatan.
Siapa yang pernah mendengar nama-nama seperti Carbon monoxide,
Arsenic, Ammonia, Acetone, Hydrogen cyanide, Naphthalene, Sulphur
compounds, Timbal, Alkohol, Formaldehyde dan Butane. Rokok itu
diibaratkan seperti pabrik kimia, Karena Rokok mengandung kurang
lebih 4000 lebih zat kimia dan 60 karsinogen (pemicu sel kanker) yang
tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok
adalah Tar yang dapat menimbulkan kanker paru, Nikotin yang memacu
jantung dan tekanan darah yang pada akhirnya berakibat timbulnya
hipertensi, dan Karbon Monoksida yang biasa dipakai untuk eksekusi
hukuman mati melalui kamar gas, Masih banyak lagi kandungan zat
berbahaya lainnya.

B. Latar Belakang
Merokok merupakan suatu masalah sosial yang sangat erat
kaitannya dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Indonesia termasuk
ke dalam 4 Negara dengan jumlah perokok terbesar di dunia setelah Cina,
Rusia, dan Amerika Serikat. Menurut WHO, permasalahan rokok di dunia,
tercatat 50 juta orang meninggal akibat rokok setiap tahunnya dan rokok
adalah produk yang membunuh setengah jumlah konsumennya. Selain
itu, merokok adalah penyebab utama terjadinya penyakit jantung.
Tidak hanya itu, bahaya rokok bagi kesehatan pun dapat menyerang
bagian tubuh, meliputi: mulut, bibir, dan tenggorokan (meningkatkan
resiko kanker dan radang tenggorokan, pernapasan (paru-paru basah,
asma, dan kanker paru), sistem sirkulasi (penyakit jantung, serangan
jantung, hipertensi, dan leukemia), sistem imun (penurunan sistem imun
dan meningkatkan resiko infeksi), tulang (kerapuhan tulang, kanker sum-
sum tulang, dan patah tulang), otak (pemdaharan otak, stroke, dan
kecemasan), lambung dan usus (pendarahan dan kanker), pancreas,
ginjal, dan kandungan empedu (meningkatkan resiko kanker), reproduksi
(menurunkan pergerakan sperma, kerusakan sel telur, kanker seviks,
penis, dan anus, penuaan dini, dan meningkatkan resiko kanker
payudara), serta kehamilan dan bayi (berat bayi lahir rendah,
meningkatkan resiko lahir prematur, dan nikotin terbawa ke bayi melaui
ASI).
Permasalahan merokok kini telah merambah luas di kalangan anak-
anak dan remaja, dimana 3 dari 10 pelajar ditemukan merokok pertama
kali sebelum mencapai usia 10 tahun. Kecenderungan remaja menjadi
perokok terjadi seiring dengan kurangnya pemahaman dan pengertian
yang cukup, tentang dampak negatif kebiasaan merokok bagi kesehatan.
Selain itu, akibat lain merokok ialah merokok dapat memperburuk
penampilan seseorang, merokok menghabiskan uangmu, dan asap rokok
tentunya akan membuat orang menjauhimu.

C. Tujuan Kegiatan:
1. Tujuan Umum:
Meningkatkan pengetahuan siswa/remaja SD/sederajat mengenai
akibat-akibat yang ditimbulkan dalam merokok.
2. Tujuan Khusus:
Meningkatnya pengetahuan warga tentang bahaya merokok serta
dapat menyebarluaskan pengetahuan ini kepada warga sekolah
lainnya sehingga warga sekolah dapat berperan aktif dalam upaya
pencegahan dan penanggulangan bahaya rokok.

D. Sasaran
Siswa SD Negeri 1 Sabang dan Madrasah Ibtidayah Negeri 1 Sabang

E. Kriteria Peserta
Siswa kelasa 5 dan 6 yang berjumlah 200 orang

F. Waktu dan Tempat Kegiatan

Nama Tanggal
No Tempat Pelaksanaan
Sekolah/Madrasah Pelaksanaan
1. SD Negeri 1 Sabang 25 Juli 2017 Aula SD Negeri 1 Sabang
2. Madrasah Ibtidayah 26 Juli 2017 Aula Madrasah Ibtidayah
Negeri 1 Sabang Negeri 1 Sabang

G. Narasumber
Staf Seksi Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Dinas Kesehatan Aceh dan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota
Sabang

H. Penanggung Jawab
Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang

I. Mekanisme dan Rancangan Kegiatan

No Kegiatan Kegiatan Penyuluh Kegiatan Audien Waktu


1. Pembukaan  Memberi salam  Menjawab salam 5 menit
Perkenalan  Mendengarkan
 Menjelaskan tujuan
2. Penjelasan Penjelasan materi Mendengarkan dan 40
Materi / isi mengenai: memperhatikan menit
penyuluhan  Pengertian rokok materi yang
 Kandungan rokok diberikan
 Bahaya merokok
 Penyakit akibat
merokok
 Mengapa orang
merokok
 Tips berhenti
merokok
 Upaya pencegahan
3. Sesi Tanya  Memberikan Mengajukan 25
Jawab kesempatan kepada pertanyaan menit
Audiens untuk
bertanya
 Menjawab
pertanyaan dari
Audiens
4. Penutup  Menyimpulkan  Mendengarkan 10
materi penyuluhan  Menjawab salam menit
 Memberikan pujian
dan motivasi siswa
 Mengucapkan salam
penutup
5. Pembagian Membagi PIN  Mendapatkan PIN 10
PIN mengenai anti rokok sebanyak 10 Menit
buah

J. Sumber dana
Dana dari kegiatan ini berasal dari Dana DIPA Dinas Kesehatan Aceh
Tahun Anggaran 2017

K. Penutup
Diharapkan kegiatan penyuluhan mengenai “Bahaya Rokok” dapat
berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan meningkatkan
pengetahuan siswa tentang rokok. Sehingga dapat menyadarkan
siswa untuk tidak merokok atau berhenti merokok atau
meminimalisir dampak dari merokok.

Sabang, 24 Juli 2017


Penangung Jawab Kegiatan

Mursalin, SKM
NIP. 19770721 200504 1 001