Anda di halaman 1dari 22

METODE TIDAK LANGSUNG

PT Poltek NSC
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014

Arus Kas dari Aktivitas Operasi


Laba (rugi) bersih xxx
Penyesuaian untuk merekonsiliasi laba (rugi) bersih
ke arus kas aktivitas operasi
Penyisihan piutang ragu-ragu xxx 1)
Penyusutan aktiva tetap xxx 1)
Amortisasi aktiva tetap berwujud xxx 1)
Keuntungan penjualan aktiva tetap (xxx) 2)
Kerugian penjualan aktiva tetap xxx 2)
Kenaikan dalam aktiva lancar (selain kas) (xxx) 3)
Penurunan dalam aktiva lancar (selain kas) xxx 3)
Kenaikan dalam kewajiban lancar (selain kas) xxx 4)
Penurunan dalam kewajiban lancar (selain kas) (xxx) 4)
Arus kas bersih yang dihasilkan oleh aktivitas operasi xxx
ATAU
Arus kas bersih yang digunakan oleh aktivitas operasi (xxx)

1) merupakan beban yang tidak melibatkan arus keluar


2) Akan dilaporkan pada aktivitas investasi
3) - Dilihat dari mutasi komparatif antara 2 laporan
- PIUTANG USAHA
- Kenaikan piutang usaha --> Penjualan kredit lebih besar dari hasil penagihan
- Piutang usaha tsb belum menghasilkan arus kas, dikurangkan dari laba bersih
- Penjualan kredit lebih besar dibanding hasil penagihan maka laba bersih kebesaran shg perlu dikurangkan
- PERSEDIAAN
- Penurunan saldo persediaan karena Harga Pokok Penjualan lebih besar dibanding Harga Pokok Pembelian
- HPP akan mengurangi laba bersih dan belum memerlukan arus kas bersih
- Karena Harga Pokok Penjualan lebih besar dibanding Harga Pokok Pembelian (Pembayaran Kas) maka laba bersih yang
- BEBAN DIBAYAR DIMUKA
- Penurunan saldo biaya dibayar dimuka diantara 2 tanggal neraca menunjukkan beban yg terjadi lebih besar dari kas ya
- Besarnya beban yang dibayar dimuka ditambahkan karena belum memerlukan arus kas keluar (karena beban merupak
4) - HUTANG USAHA
- Penurunan saldo hutang usaha menunjukkan bahwa jumlah pembayaran kas (pelunasan hutang) lebih besar dibanding
- Hutang usaha --> pembelian barang dagang secara kredit krn pembelian kekecilan maka HPP juga kekecilan
- Laba bersih kebesaran sehingga perlu dikurangkan dengan pembelian yang memerluan arus kas keluar
- HUTANG GAJI
- Kenaikan hutang gaji menunjukkan bahwa hutang gaji lebih besar dibanding dengan kas yang dikeluarkan
- Besarnya hutang yang belum memerlukan arus kas keluar akan ditambahkan ke laba bersih

METODE LANGSUNG

PT Poltek NSC
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014

Arus Kas dari Aktivitas Operasi


Penerimaan kas dari penjualan barang atau jasa xxx 1)
Penerimaan kas dari dividen xxx 2)
Penerimaan kas dari bunga xxx 3)
Kas yang dibayarkan untuk membeli barang dagangan (xxx) 4)
Kas yang dibayarkan untuk biaya dibayar dimuka (xxx) 5)
Kas yang dibayarkan untuk gaji/upah karyawan (xxx)
Kas yang dibayarkan untuk bunga pinjaman (xxx) 6)
Kas yang dibayarkan untuk pajak penghasilan (xxx) 7)
Arus kas bersih yang dihasilkan oleh aktivitas operasi xxx
ATAU
Arus kas bersih yang digunakan oleh aktivitas operasi (xxx)

Penjelasan
1) Penerimaan kas dari penjualan barang atau jasa
Saldo awal piutang usaha xxx
Penjualan Kredit xxx
Saldo akhir piutang usaha (xxx)
Penerimaan kas xxx

2) Penerimaan kas dari dividen


Saldo awal piutang deviden tunai xxx
Pendapatan deviden xxx
Saldo akhir piutang deviden tunai (xxx)
Penerimaan kas xxx

3) Penerimaan kas dari bunga


Saldo awal piutang bunga xxx
Pendapatan bunga xxx
Saldo akhir piutang bunga (xxx)
Penerimaan kas xxx

4) Kas yang dibayarkan untuk membeli barang dagangan


Harga Pokok Penjualan xxx
Saldo akhir persediaan barang dagang xxx
Saldo awal persediaan barang dagang (xxx)
Saldo awal utang usaha xxx
Saldo akhir utang usaha (xxx)
xxx

5) Kas yang dikeluarkan untuk biaya dibayar dimuka (misalnya perlengkapan)


Beban perlengkapan xxx
Saldo akhir perlengkapan xxx
Saldo awal perlengkapan (xxx)
xxx
6) Kas yang dibayarkan atas bunga pinjaman
Saldo awal hutang bunga xxx
Beban Bunga xxx
Saldo akhir hutang bunga (xxx)
xxx

7) Kas yang dibayarkan atas pajak penghasilan


Saldo awal hutang pajak penghasilan xxx
Beban Pajak Penghasilan xxx
Saldo akhir hutang pajak penghasilan (xxx)
xxx

Arus Kas dari Aktivitas Investasi


Contohnya:
- Membeli atau menjual tanah, bangunan dan peralatan
- Membeli dan menjual instrumen keuangan yang bukan untuk tujuan diperdagangkan, penjualan segmen bisnis, dan pem
- Pelaporan arus kas dari aktivitas investasi tidak dipengaruhi metode langsung maupun tidak langsung

Arus Kas dari Aktivitas Investasi


Kas dari penjualan tanah xxx
Kas yang dibayarkan untuk membeli bangunan (xxx)
Kas yang dibayarkan untuk membeli peralatan (xxx)
Arus kas bersih yang dihasilkan oleh aktivitas operasi xxx
ATAU
Arus kas bersih yang digunakan oleh aktivitas operasi (xxx)

Latihan:
PT Poltek NSC selama tahun 2014 :
a. membeli tanah secara tunai seharga RP75 juta
b. menjual tanah seharga Rp360jt (harga perolehan Rp300jt)
c. Neraca/Laba Rugi sebagai berikut:
12/31/2014 12/31/2013
Tanah 400,000,000 625,000,000 - 225,000,000
Bangunan 1,300,000,000 1,000,000,000
Akm penyusutan bangunan 326,500,000 291,500,000
Beban penyusutan bangunan 35,000,000
Keuntungan penjualan Tanah 60,000,000

PT Poltek NSC
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014

Arus Kas dari Aktivitas Investasi


Kas dari penjualan tanah 360,000,000
Kas yang dibayarkan untuk membeli tanah - 75,000,000
Kas yang dibayarkan untuk membeli bangunan - 300,000,000
Arus kas bersih yang digunakan untuk investasi - 15,000,000
Dengan mengunakan metode tidak langsung:
Beban penyusutan bangunan 35,000,000 1)
Keuntungan penjualan Tanah 60,000,000 2)

1) Dilaporkan pada arus kas operasi. Beban penyusutan mengurangi laba bersih tetapi tidak memerlukan kas keluar sehing
2) Kas bersih hasil penjualan dari penjualan tanah yang dijual (Rp300jt) beserta keuntungannya (Rp60jt) dilaporkan pada ar
Besarnya keuntungan juga masuk sebagai komponen laba bersih dalam laporan laba rugi maka akan dikurangkan dari lab

Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan


Contohnya:
- Kas bersih yang diterima dari penerbitan saham/obligasi
- Pembayaran dividen tunai
- Semua yang berkaitan dengan hutang jangka panjang atau ekuitas

Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan


Kas dari penjualan saham biasa xxx
Kas yang dibayarkan untuk menebus utang obligasi (xxx)
Kas yang dibayarkan untuk deviden (xxx)
Arus kas bersih yang dihasilkan oleh aktivitas pembiayaan xxx
ATAU
Arus kas bersih yang digunakan oleh aktivitas pembiayaan

PT Poltek NSC
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014

Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan


Kas dari penjualan saham biasa 940,000,000
Kas yang dibayarkan untuk menebus utang obligasi - 300,000,000
Kas yang dibayarkan untuk deviden - 144,000,000
Arus kas bersih yang dihasilkan oleh aktivitas pembiayaan 496,000,000

Contoh Ilustrasi Penyusunan Arus Kas


PT Poltek NSC
Neraca
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014 dan 2013 (Rp000)
Aset 2014 2013 Mutasi
Kas 17,800 4,000 13,800
Piutang Dagang 18,700 12,950 5,750
Persediaan 60,000 35,000 25,000
Supplies 3,500 750 2,750
Asuransi Dibayar Dimuka 4,600 900 3,700
Pemeliharaan Dibayar Dimuka 5,500 12,000 - 6,500
Investasi (Non Trading) 20,000 30,000 - 10,000
Tanah 125,000 175,000 - 50,000
Bangunan 350,000 350,000 -
Akumulasi Penyusutan - Bangunan - 105,000 - 87,500 - 17,500
Mesin 495,000 400,000 95,000
Akumulasi Penyusutan -Mesin - 130,000 - 112,000 - 18,000
Paten 39,000 50,000 - 11,000
Total Aset 904,100 871,100

Liabilities & Stockholder's Equity


Hutang Dagang 27,000 32,000 - 5,000
Hutang Gaji 5,000 3,000 2,000
Hutang Dividen Tunai 16,797 16,797 -
Hutang Pajak 5,000 4,000 1,000
Hutang Jangka Panjang 70,000 80,000 - 10,000
Hutang Obligasi 400,000 400,000 -
Hutang Obligasi Premium 20,303 25,853 - 5,550
Modal Saham 240,000 220,000 20,000
Tambahan Modal Disetor 20,000 17,500 2,500
Laba Ditahan 100,000 71,950 28,050
Total Liabilities & Stockholder's Equity 904,100 871,100

PT Poltek NSC
Laba Rugi
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014 (Rp000)
2014
Penjualan 930,200
HPP - 517,000
Laba Kotor 413,200
Biaya Operasi - 282,400
Laba Operasi 130,800
Pendapatan/Biaya Lain:
Keuntungan atas penjualan investasi 4,000
Keuntungan atas penjualan tanah 8,000
Pendapatan Dividen 2,400
Biaya Bunga - 51,750
Total Pendapatan/Biaya Lain - 37,350
Pendapatan sebelum pajak 93,450
Biaya Pajak Penghasilan - 39,400
Laba Bersih 54,050

Data tambahan
1) Tahun 2014, Dividen Tunai yang diumumkan dan dibayar adalah Rp26 jt
2) Besanya laba ditahan selama periode tersebut sebesar Rp28.050.000
3) Penambahan saham biasa disebabkan oleh penjualan secara tunai kepada investor dan tidak ada pembagian dividen sah
4) Pembelian peralatan dilakukan secara tunai
5) Beban operasi terdiri dari beban penyusutan untuk bangunan dan peralatan, beban amortisasi paten, beban gai, beban

Pertanyaan:
Susunlah Cash Flow PT Poltek NSC untuk tahun 2010 dengan menggunakan (1) Indirect Method dan (2) Direct Method

Jawaban:
1) Indirect Method
PT Poltek NSC
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014 (Rp000)
2014
Cash Flow dari Aktivitas Operasi
Laba Bersih 54,050
Ditambah:
Biaya penyusutan - bangunan 17,500
Biaya penyusutan - peralatan 18,000
Amortisasi Paten 11,000
Penurunan Pemeliharaan Dibayar Dimuka 6,500
Peningkatan Hutang Pajak 1,000
Peningkatan Hutang Gaji 2,000
Dikurangi
Peningkatan Piutang Dagang - 5,750
Peningkatan Persediaan - 25,000
Peningkatan Supplies - 2,750
Peningkatan Asuransi Dibayar Dimuka - 3,700
Penurunan Hutang Dagang - 5,000
Amortisasi Hutang Obligasi Premium - 5,550
Keuntungan atas penjualan investasi - 4,000
Keuntungan atas penjualan tanah - 8,000
Net Cash Flow dari Aktivitas Operasi 50,300

Cash Flow dari Aktivitas Investasi


Kas dari penjualan investasi 14,000
Kas dari penjualan tanah 58,000
Kas yang dibayar untuk pembelian peralatan - 95,000
Net Cash Flow dari Aktivitas Investasi - 23,000

Cash Flow dari Aktivitas Pembiayaan


Kas yang dibayar pembayaran hutang jangka panjang - 10,000
Kas dari penerbitan Saham Biasa 22,500
Kas yang dibayar dividend - 26,000
Net Cash Flow dari Aktivitas Pembiayaan - 13,500

Kenaikan kas bersih dan setara kas 13,800


Kas dan setara kas pada awal tahun 4,000
Kas dan setara kas pada akhir tahun 17,800

1) Direct Method
PT Poltek NSC
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014 (Rp000)
2014
Cash Flow dari Aktivitas Operasi
Cash yang diterima dari pelanggan 924,450 (Penjualan + Piutang Awal - Piutang Akhir)
Cash yang diterima dividens 2,400
Cash yang dibayar untuk persediaan - 547,000 (HPP + Saldo Akhir persediaan - Saldo Awal p
Cash yang dibayar untuk biaya operasi - 233,850 1)
Cash yang dibayar untuk bunga - 57,300 2)
Cash yang dibayar untuk pajak penghasilan - 38,400 3)
Net Cash Flow dari Aktivitas Operasi 50,300

Cash Flow dari Aktivitas Investasi


Kas dari penjualan investasi 14,000
Kas dari penjualan tanah 58,000
Kas yang dibayar untuk pembelian peralatan - 95,000
Net Cash Flow dari Aktivitas Investasi - 23,000

Cash Flow dari Aktivitas Pembiayaan


Kas yang dibayar pembayaran hutang jangka panjang - 10,000
Kas dari penerbitan Saham Biasa 22,500
Kas yang dibayar dividend - 26,000
Net Cash Flow dari Aktivitas Pembiayaan - 13,500

Kenaikan kas bersih dan setara kas 13,800


Kas dan setara kas pada awal tahun 4,000
Kas dan setara kas pada akhir tahun 17,800

1) Operating expenses - Accrual Basis - 282,400 Biaya Operasi


- 17,500 beban penyusutan bangunan
- 18,000 beban penyusutan peralatan
- 11,000 amortisasi paten
- 235,900

Operating expenses - Cash Basis - 235,900 Operating expenses (accrual basis)


- 3,000 Hutang Gaji (awal)
5,000 Hutang Gaji (akhir)
12,000 Pemeliharaan Dibayar Dimuka (akhir)
- 5,500 Pemeliharaan Dibayar Dimuka (awal)
900 Asuransi Dibayar Dimuka (akhir)
- 4,600 Asuransi Dibayar Dimuka (awal)
- 3,500 Supplies (akhir)
750 Supplies (awal)
- 233,850

2) Interest expense - Accrual Basis - 51,750 Biaya Bunga


- 5,550 Mutasi Amortisasi Obligasi Premium
- 57,300

Interest expense - Cash Basis - 57,300 Interest expense - Accrual Basis


- Mutasi Interest Payable
- 57,300

3) - 39,400 Income tax expense


- 4,000 Hutang Pajak (awal)
5,000 Hutang Pajak (akhir)
- 38,400
Pembelian

) maka laba bersih yang kekecilan perlu ditambah dengan besarnya HPP yang belum memerlukan pengeluaran kas

i lebih besar dari kas yang dibayarkan


(karena beban merupakan komponen pengurang laba bersih)

g) lebih besar dibanding dengan pembelian barang dagang secara kredit


uga kekecilan
segmen bisnis, dan pemberian pinjaman kepada entitas lain termasuk penagihannya.
rlukan kas keluar sehingga Rp35jt ditambahkan lagi ke laba di arus kas operasi
60jt) dilaporkan pada arus kas investasi
kan dikurangkan dari laba bersih pada aktivitas operasi
a pembagian dividen saham

aten, beban gai, beban perlengkapan, beban asuransi dan beban pemeliharaan.

n (2) Direct Method


Awal - Piutang Akhir)

ersediaan - Saldo Awal persediaan + saldo awal hutang usaha - saldo akhir hutang usaha)

(accrual basis) Piutang Dagang


Persediaan
Supplies
ar Dimuka (akhir) Asuransi Dibayar Dimuka
ar Dimuka (awal) Pemeliharaan Dibayar Dimuka
Investasi (Non Trading)
Tanah
Bangunan
Akumulasi Penyusutan - Bangunan
Mesin

Akumulasi Penyusutan -Mesin


bligasi Premium Paten
Total Aset

Liabilities & Stockholder's Equity


Hutang Dagang
Hutang Gaji
Hutang Dividen Tunai
Hutang Pajak
Hutang Jangka Panjang
Hutang Obligasi
Hutang Obligasi Premium
Modal Saham
Tambahan Modal Disetor
PT Karya Abadi
31 Desember 2009

Laba Bersih 150,000,000


Penjualan 750,000,000
Harga Pokok Penjualan 450,000,000
Beban Penyusutan 80,000,000
Beban Operasi 62,000,000
Beban Bunga 8,000,000
Pengumuman Dividen dan dibayar 60% dari laba

Neraca komparatif sbb:


Keterangan 31 Desember 2009 31 Desember 2008 Mutasi
Piutang Usaha 30,000,000 55,000,000 - 25,000,000
Persediaan 70,000,000 40,000,000 30,000,000
Hutang Usaha 25,000,000 40,000,000 - 15,000,000
Hutang Bunga - 2,000,000 - 2,000,000

Hitunglah jumlah kas bersih yang dihasilkan dalam aktivitas operasi tahun 2009 baik menggunakan metode lang

Metode Langsung
Arus kas dari Kegiatan Operasi: Mutasi Arus kas
Kas diterima dari pelanggan 750,000,000 25,000,000 775,000,000
Kas dibayar untuk persediaan - 450,000,000 - 45,000,000 - 495,000,000
Kas dibayar untuk beban operasi - 62,000,000
Kas dibayar untuk bunga - 8,000,000 - 2,000,000 - 10,000,000
Net cash flow dari aktivitas operasi 208,000,000

Metode Tidak Langsung


Arus kas dari Kegiatan Operasi:
Laba Bersih 150,000,000
Penyusutan 80,000,000
Penurunan dari akun piutang 25,000,000
Peningkatan persediaan - 30,000,000
Penurunan dari akun hutang - 15,000,000
Penurunan dari hutang bunga - 2,000,000
Net cash flow dari aktivitas operasi 208,000,000
PT Poltek NSC selama tahun 2014 :
a. membeli tanah secara tunai seharga RP75 juta
b. menjual tanah seharga Rp360jt (harga perolehan Rp300jt)
c. Neraca/Laba Rugi sebagai berikut:
12/31/2014 12/31/2013
Tanah 400,000,000 625,000,000 - 225,000,000
Bangun 1,300,000,000 1,000,000,000
Akm p 326,500,000 291,500,000
Beban 35,000,000
Keunt 60,000,000

Arus Kas dari Aktivitas Investasi


Kas dari p 360,000,000
Kas yang d- 75,000,000
Kas yang d- 300,000,000
Arus kas - 15,000,000
Dengan mengunakan metode tidak langsung:
Beban 35,000,000 1)
Keunt 60,000,000 2)

1) Dilaporkan pada arus kas operasi. Beban penyusutan mengurangi laba bersih tetapi tidak memerlukan kas keluar sehing
2) Kas bersih hasil penjualan dari penjualan tanah yang dijual (Rp300jt) beserta keuntungannya (Rp60jt) dilaporkan pada ar
Besarnya keuntungan juga masuk sebagai komponen laba bersih dalam laporan laba rugi maka akan dikurangkan dari lab

Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan

- Kas bersih yang diterima dari penerbitan saham/obligasi


- Pembayaran dividen tunai
- Semua yang berkaitan dengan hutang jangka panjang atau ekuitas

Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan


Kas dari penjualan saham biasa
Kas yang dibayarkan untuk menebus utang obligasi
Kas yang dibayarkan untuk deviden
Arus kas bersih yang dihasilkan oleh aktivitas pembiayaan

Arus kas bersih yang digunakan oleh aktivitas pembiayaan

Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan


Kas dari p 940,000,000
Kas yang d- 300,000,000
Kas yang d- 144,000,000
Arus kas 496,000,000

Contoh Ilustrasi Penyusunan Arus Kas

Neraca
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014 dan 2013 (Rp000)
Aset 2014 2013 Mutasi
Kas 17,800 4,000 13,800
Piutang Da 18,700 12,950 5,750
Persediaan 60,000 35,000 25,000
Supplies 3,500 750 2,750
Asuransi D 4,600 900 3,700
Pemelihara 5,500 12,000 - 6,500
Investasi ( 20,000 30,000 - 10,000
Tanah 125,000 175,000 - 50,000
Bangunan 350,000 350,000 -
Akumulasi - 105,000 - 87,500 - 17,500
Mesin 495,000 400,000 95,000
Akumulasi - 130,000 - 112,000 - 18,000
Paten 39,000 50,000 - 11,000
Total Ase 904,100 871,100

Liabilities & Stockholder's Equity


Hutang Da 27,000 32,000 - 5,000
Hutang Gaj 5,000 3,000 2,000
Hutang Div 16,797 16,797 -
Hutang Paj 5,000 4,000 1,000
Hutang Jan 70,000 80,000 - 10,000
Hutang Obl 400,000 400,000 -
Hutang Obl 20,303 25,853 - 5,550
Modal Sah 240,000 220,000 20,000
Tambahan 20,000 17,500 2,500
Laba Ditaa 100,000 71,950 28,050
Total Li 904,100 871,100

Laba Rugi
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014 (Rp000)
2014
Penjualan 930,200
HPP - 517,000
Laba Kot 413,200
Biaya Oper- 282,400
Laba Ope 130,800
Pendapatan/Biaya Lain:
Keuntungan 4,000
Keuntungan 8,000
Pendapatan 2,400
Biaya Bung- 51,750
Total Pe - 37,350
Pendapatan 93,450
Biaya Paja - 39,400
Laba Ber 54,050

Data tambahan
1) Tahun 2014, Dividen Tunai yang diumumkan dan dibayar adalah Rp26 jt
2) Besanya laba ditahan selama periode tersebut sebesar Rp28.050.000
3) Penambahan saham biasa disebabkan oleh penjualan secara tunai kepada investor dan tidak ada pembagian dividen sah
4) Pembelian peralatan dilakukan secara tunai
5) Beban operasi terdiri dari beban penyusutan untuk bangunan dan peralatan, beban amortisasi paten, beban gai, beban

Pertanyaan:
Susunlah Cash Flow PT Poltek NSC untuk tahun 2010 dengan menggunakan (1) Indirect Method dan (2) Direct Method

Jawaban:
1) Indirect Method

Laba Rugi
Untuk Tahun Yang berakhir 31 Desember 2014 (Rp000)
2014 Kas
Cash Flow dari Aktivitas Operasi Piutang Dagang
Laba Bersi 54,050 Persediaan
Ditambah: Supplies
Biaya pe 17,500 Asuransi Dibayar Dimuka
Biaya pen 18,000 Pemeliharaan Dibayar Dimuka
Amortisas 11,000 Investasi (Non Trading)
Penuruna 6,500 Tanah
Peningka 1,000 Bangunan
Peningka 2,000 Akumulasi Penyusutan - Bangunan
Dikurangi Mesin
Peningka - 5,750 Akumulasi Penyusutan -Mesin
Peningkatan Piutang Dagang Paten
Total Aset

Liabilities & Stockholder's Equity


Hutang Dagang
Hutang Gaji
Hutang Dividen Tunai
Hutang Pajak Penghasilan
Hutang Jangka Panjang
Hutang Obligasi
Hutang Obligasi Premium
Modal Saham
Tambahan Modal Disetor
menggunakan metode langsung maupun metode tidak langsung

(Penjualan + Piutang yang dibayar)


(HPP + Penambahan persediaan + Penambahan hutang)

(Beban bunga + Hutang Bunga yang telah dibayar)


emerlukan kas keluar sehingga Rp35jt ditambahkan lagi ke laba di arus kas operasi
(Rp60jt) dilaporkan pada arus kas investasi
a akan dikurangkan dari laba bersih pada aktivitas operasi
ada pembagian dividen saham

si paten, beban gai, beban perlengkapan, beban asuransi dan beban pemeliharaan.

dan (2) Direct Method