Anda di halaman 1dari 35

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu kegiatan intrakurikuler wajib

yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan metode

pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa, dalam kegiatan

pemberdayaan masyarakat. KKN juga merupakan wahana penerapan serta

pengembangan ilmu dan teknologi, mekanisme kerja, dan persyaratan tertentu.

KKN diarahkan untuk menjamin keterkaitan antara dunia akademik-teoritik dan

dunia empirik-praktis. Dengan demikian akan terjadi interaksi sinergis, saling

menerima dan memberi, saling asah, asih, dan asuh antara mahasiswa KKN dan

masyarakat.

Prinsip dasar KKN sendiri yaitu, (1) adanya keterpaduan aspek Tri Dharma

Perguruan Tinggi. Visi untad Tahun 2020 Untad “unggul dalam pengabdian

masyarakat melalui pengembangan pendidikan dan penelitian.” (Landasan dalam

perencanaan, pelaksanaan, dan tolak ukur evaluasi KKN), (2) Pelestarian Tri

Gatra KKN dilaksanakan untuk mencapai pengembangan kepribadian masiswa

(personality development), pemberdayaan masyarakat (community empowerment)

dan pengembangan institusi (institutional development).


2

Kampus sebagai area atau ruang yang berfungsi sebagai pusat aktifitas sehari-

hari civitas akademika baik yang berkaitan dengan aktifitas belajar mengajar

maupun administrasi memerlukan suasana yang kondusif.

KKN Multi Model Bina Kampus merupakan salah satu upaya untuk memberi

ruang bagi mahasiswa melakukan kegiatan monumental bagi kampusnya

menjelang akhir masa studinya di Universitas Tadulako. Model KKN ini juga

dimaksudkan sebagai upaya menumbuhkan, mengembangkan, dan memelihara

lingkungan kampus yang bermartabat. Lingkungan kampus yang bermartabat

diindikasikan oleh rasa aman, tertib, indah, serasi, dan damai dalam rangka

terciptanya atmosfer akademik yang kondusif, oleh karena itu KKN Multi Model

Bina Kampus menjadi salah satu pilihan strategi atau sarana yang diharapkan

dapat mendorong terjadinya perubahan yang mendasari kepentingan yang

dimaksud.

1.2 Dasar Pelaksanaan

Berdasarkan hasil Observasi yang telah dilakukan pada dua hari pertama yaitu

pada tanggal 20 sampai 21 Juli 2018 telah disepakati dasar pelaksanaan pada

KKN Multi Model Bina Kampus Asri di antaranya adalah:

1. Penghijauan

Program ini di fokuskan pada penanaman pohon manga


3

2. Kebersihan

Program ini fokuskan pada pembersihan area kantor, unit kerja, penyiraman

dan perawatan tanaman/bunga daerah sekitar rektorat dan penataan taman.

3. Sosialisasi dan Bakti Bersama

Program ini fokus pada peningkatan perilaku tertib berlalu lintas dan perilaku

parkir rapi. Serta diadakan juga program bakti bersama setiap hari jumat yang

diikuti oleh peserta KKN dan staf dekanat, pembuatan poster, pengaturan dan

penjagaan tempat parkir, sosialisasi tertib lalu lintas.

4. Kemasyarakatan

Program ini fokus pada peningkatan perilaku yang mendukung tercapainya

kemandirian bangsa dalam berbagai sektor kehidupan.

5. Program Ekstra

Program ini fokus pada pengecetan trotoar sekitar area kantor rektorat,

penanaman pohon mangga, dan pembuatan tempat sampah.

1.3 Tujuan

1. Membantu penyediaan dan perbaikan sarana fisik untuk pelayanan mahasiswa

serta penghijauan lingkungan kampus yang pelaksanaannya berkoordinasi

dengan unit dan komponen kampus lainnya.

2. Mendorong dan menumbuhkan inisiatif dan tanggung jawab masyarakat

kampus yang berkarakter dalam berperilaku tertib dan sopan dalam


4

lingkungan kampus serta memelihara dan menggunakan fasilitas kampus

dengan baik.

1.4 Manfaat

Adapun manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan KKN Bina Kampus Asri

bagi para peserta kegiatan ini antara lain:

1. Melatih mahasiswa untuk menjadi inspirator dalam menghadapi persoalan di

masyarakat.

2. Melatih mahasiswa untuk menerapkan ilmu teoritis yang telah di dapatkan di

perkuliahan.

3. Melatih mahasiswa untuk hidup dimasyarakat yang penuh dengan realitas

yang terkadang tidak realistis.

4. Memperkokoh Universitas Tadulako dalam membekali iptek kepada

mahasiswa dengan adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa

dengan masyarakat(komunitas) lingkungan kampus.

5. Menjadikan Universitas Tadulako sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi

yang memiliki sistem pengelolaan lingkungan kampus partisipatif.

6. Memperoleh bantuan pencerahan dalam memanfaatkan fasilitas kampus dan

pengelolaan lingkungan kampus yang baik.


5

1.5 Tema Kegiatan

Tema kegiatan kuliah kerja nyata angkatan 81 yang kami gunakan adalah

Bina Kampus Asri.

1.6 Struktur Organisasi KKN

Sruktur Organisasi KKN 81 Posko Rektorat 2

1. Ketua: Ratman Korompot

2. Sekretaris: Indryana

3. Bendahara: Rezalina

4. Anggota: Reni Artha Pratiwi

Nikmatul Fardaz

Sitti Ayu Hartina AM

Nafisya Maulidya Aulia

Ismi Amandah Izmat

Niluh Mekayanti

Mohammad Adhi Putra


6

BAB II

GAMBARAN UMUM LOKASI

2.1 Sejarah Kampus Universitas Tadulako

Kampus Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah

Universitas Tadulako merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di

Indonesia yang berkedudukan di Kota Palu, provinsi Sulawesi Tengah.

Universitas ini berdiri sendiri sebagai perguruan tinggi negeri pada tahun 1981

sejak diterbitkan surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 36 tertanggal

14 Agustus 1981.
7

Upaya mendirikan Universitas Tadulako sebagai perguruan tinggi negeri yang

berdiri sendiri, ditempuh melalui perjuangan panjang dan ikhtiar bersama oleh

para tokoh dan segenap komponen masyarakat Sulawesi Tengah dengan

dilandasi oleh semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan pengorbanan yang

tinggi serta tekad yang kuat memajukan masyarakat dan daerah provinsi

Sulawesi Tengah, akhirnya perjuangan panjang itu berhasil diraih. Perjuangan

panjang tersebut kemudian diabadikan sebagai bagian dari rangkaian perjalanan

sejarah Universitas Tadulako.

Episode perjalanan sejarah menuju Universitas Tadulako sebagai perguruan

tinggi negeri yang berdiri sendiri, terbagi menjadi 3 (tiga) episode yaitu, (1)

episode Universtitas Tadulako berstatus swasta (1963-1966); (2) episode

Universitas Tadulako berstatus cabang (1966-1981); dan (3) episode Universitas

Tadulako berstatus universitas negeri yang berdiri sendiri (1981 sampai

sekarang).

1. Periode status Swasta (1963-1966)

Universitas Tadulako sebagai perguruan tinggi swasta tumbuh dan

berkembang dengan dukungan dana dari swadaya murni masyarakat Sulawesi

Tengah, berdiri sebelum daerah Sulawesi Tengah berstatus sebagai daerah

Tingkat I. Pemberian nama Tadulako bagi Universitas ini dimaksudkan oleh para

pendirinya agar Universitas Tadulako menjadi lembaga pendidikan tinggi yang

menghasilkan pemimpin-pemimpin yang memiliki sifat-sifat keutamaan.


8

Tadulako secara kongkrit berarti pemimpin, dan menurut sifatnya, Tadulako

berarti keutamaan. Dengan demikian Tadulako adalah pemimpin yang memiliki

sifat-sifat keutamaan (adil, bijaksana, jujur, cerdas, berani, bersemangat,

pengayom, pembela kebenaran).

Demikian kuatnya keinginan para pemuka masyarakat di daerah ini, yang

memulai kerja kerasnya dengan meletakkan langkah-langkah kearah terciptanya

lembaga dan masyarakat ilmiah, melalui terbentuknya sebuah Universitas. Dari

kerja keras tersebut, pada tanggal 8 Mei 1963 berdirilah Universitas Tadulako

dengan status swasta, dengan rektor pertama Drh. Nasri Gayur.

Setelah melalui berbagai usaha untuk meningkatkan status dan peran

Universitas Tadulako, pada tanggal 12 September 1964 ditingkatkan statusnya

menjadi “Terdaftar” sesuai dengan surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi

dan Ilmu Pengetahuan Nomor: 94/B-SWT/P/64 dengan empat fakultas masing-

masing :

1. Fakultas Sosial Politik.

2. Fakultas Ekonomi

3. Fakultas Peternakan

4. Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan, jurusan Ilmu Hayat dan Ilmu

Pendidikan.

Perkembangan selanjutnuya bertambah lagi satu fakultas yaitu Fakultas

Hukum sehingga keseluruhan menjadi lima fakultas.


9

2. Periode Cabang (1966 - 1981)

Berbagai upaya dan kerja keras yang dilakukan oleh pemuka masyarakat di

daerah ini, melahirkan Perguruan Tinggi Negeri dengan status Universitas

Tadulako Cabang Universitas Hasanuddin berdasarkan surat Keputusan Menteri

Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 1 Tahun 1966 tanggal 1

Januari 1966 dan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Ujung Pandang

Cabang Palu berdasarkan surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu

Pengetahuan (PTIP) Nomor 2 Tahun 1966 tanggal 1 Januari 1966.

Universitas Tadulako cabang Universitas Hasanuddin (Untad Cabang Unhas)

terdiri atas empat fakultas yaitu:

1. Fakultas Peternakan.

2. Fakultas Ekonomi

3. Fakultas Hukum

4. Fakultas Sosial Politik.

Sedangkan IKIP Ujung Pandang Cabang Palu terdiri atas tiga fakultas yaitu:

1. Fakultas Ilmu Pendidikan

2. Fakultas Keguruan Sastra dan Seni

3. Fakultas Keguruan Ilmu Eksata.

Sejak saat itulah kedua perguruan tinggi cabang tersebut mengalami

kehidupannya dengan cara yang amat ditentukan oleh induknya masing-masing,

terutama dalam hal penyelenggaraan pendidikan, pengadaan tenaga akademik dan

administrasi. Disamping peran perguruan tinggi induk yakni UNHAS dan IKIP
10

Ujung Pandang, peran pemerintah daerah serta pemuka masyarakat di daerah ini

sangat menentukan perkembangan kedua perguruan tinggi cabang tersebut.

3. Universitas Tadulako Berdiri Sendiri Tahun 1981

Setelah melalui perjalanan dan perjuangan panjang selama 15 Tahun dengan

status cabang, berbagai pengalaman dan penyesuaian sisten pendidikan tinggi

nasional, dapat dilaksanakan dengan satu komitmen peningkatan status yaitu

pembentukan satu wadah universitas negeri yang berdiri sendiri. Dengan

dukungan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat (Departemen Pendidikan dan

Kebudayaan), Untad Cabang Unhas dan IKIP Ujung Pandang Cabang Palu secara

sendiri-sendiri telah melakukan berbagai upaya berupa penataan akademik,

administrasi dan penyediaan prasarana dan sarana yang dibutuhkan.

Untuk lebih mengefektifkan upaya mewujudkan satu Unversitas Negeri yang

berdiri sendiri, pada tahun 1981 atas fasilitas Direktorat Jenderal Pendidikan

Tinggi dan Pemerintah Daerah Propinsi Sulawesi Tengah, dibentuklah

Koordinatorium Perguruan Tinggi Sulawesi Tengah (PTST) yang diketuai oleh

Gubernur Sulawesi Tengah dengan enam orang wakil ketua yang berasal dari

UNTAD Cabang UNHAS (3 orang) dan IKIP Ujung Pandang Cabang Palu (3

orang).

Upaya Koordinatorium PTST tersebut untuk menyatukan kembali kedua

perguruan tinggi cabang di Sulawesi Tengah pada akhirnya muncul dan menjadi

dasar yang lebih kokoh untuk berdirinya Universitas negeri yang berdiri sendiri.
11

Atas dukungan dan upaya masyarakat di Sulawesi Tengah, Pemerintah Daerah,

Rektor UNHAS, Rektor IKIP Ujung Pandang serta Direktorat Jenderal

Pendidikan Tinggi, akhirnya status cabang kedua lembaga pendidikan tinggi

tersebut ditingkatkan menjadi Universitas Negeri yang berdiri sendiri, dengan

nama UNIVERSITAS TADULAKO disingkat (UNTAD) sesuai dengan

keputusan Presiden RI Nomor 36 Tahun 1981 tanggal 14 Agustus 1981.

Berdasarkan keputusan Presiden tersebut Untad terdiri atas 5 (lima) fakultas :

1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

2. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

3. Fakultas Ekonomi

4. Fakultas Pertanian

5. Fakultas Hukum

4. Universitas Tadulako periode 1981 s/d Sekarang

Dalam perkembangan selanjutnya bertambah lagi dua fakultas dan Program

Pascasarjana, masing-masing Fakultas Teknik berdasarkan Surat Keputusan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 0378/0/1993 tanggal 21 Oktober

1993 tentang pembukaan Fakultas Teknik Universitas Tadulako; Program

Pascasarjana dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako Nomor:

3494.A/J28/KL 2005 tertanggal 8 September 2005 tentang pembukaan Program

Pascasarjana UNTAD dan Fakultas MIPA dengan SK Rektor Universitas


12

Tadulako Nomor: 2958/H28/KP/2007 tentang Pembukaan Fakultas Matematika

dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Tadulako.

Hingga tahun 2007/2008, UNTAD telah mengelolah tujuh Fakultas, 20 (dua

puluh) Jurusan dan 53 (lima puluh tiga) Program Studi yang terdiri atas 36 (tiga

puluh enam) program studi Pendidikan Akademik S1, enam Program Studi

Pendidikan Pascasarjana (S2) dan 11 (sebelas) Program Studi Pendidikan Vokasi

dengan jumlah mahasiswa sebanyak 15.585 orang.

Untuk meningkatkan kualitas proses penyelenggaraan dan pelayanan kegiatan

Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNTAD hingga tahun 2007/2008 memiliki

sebanyak 1.133 orang dosen, dengan kualifikasi pendidikan S3 sebanyak 112

orang (9,89%) termasuk didalamnya sebanyak 31 orang Guru Besar, 699 orang

(61,69%) pendidikan S2, 322 orang (28,4%) berpendidikan S1, serta didukung

oleh sebanyak 579 orang tenaga kependidikan (staff administrasi).

Sejak berdiri sendiri menjadi perguruan tinggi negeri, UNTAD secara

konsisten dan berkelanjutan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat dan

Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah serta mendapat kepercayaan yang

semakin kuat dari masyarakat Indonesia, khususnya dari segenap lapisan

masyarakat Sulawesi Tengah, sehingga dalam perkembangannya di jajaran

perguruan tinggi negeri se Indonesia, posisi UNTAD semakin kokoh menjadi

sebuah perguruan tinggi negeri yang selalu diperhitungkan karena mutunya.

Posisi UNTAD tersebut semakin kokoh terutama setelah UNTAD menjadi

salah satu dari The Fifty Promising Universities in Indonesia versi Direktorat
13

Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Indonesia 2007 diantara 2.680 Perguruan

Tinggi Negeri dan Swasta, dan merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi di

Sulawesi dan termausuk tiga diantara Perguruan Tinggi di kawasan timur

Indonesia.

2.2 Kantor Rektorat

Kantor Rektorat Universitas Tadulako terletak di sebelah selatan dari fakultas

Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik dan sebelah timur dari fakultas MIPA. Untuk periode

kepemimpinan rektorat saat ini , dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE.

MS. sebagai rektor Universitas Tadulako, wakil rektor bidang akademik Prof. Dr.

Sutarman Yodo, Wakil rektor bidang umum dan keuangan yaitu Prof. Dr.

Mahfudz, MP, wakil rektor bidang kemahasiswaan yaitu Prof. Dr. Jayani Nurdin,

MSi, wakil rektor bidang pengembangan dan kerjasama yaitu Prof. Merry

Napitupulu, MSc., PhD, wakil Rektor bidang perencanaan dan pengawasan yaitu

Prof. Ir. Andi Lagaligo Amar, MSc. Agr. PhD, dan Drs. H. Sukran, M.Si sebagai

penanggung jawab mahasiswa KKN angkatan 81.

Berikut denah lokasi Rektorat Universitas Tadulako:


14

Gambar 1.2 Denah lantai 1 dan 2 gedung rektorat

Gambar 3.4 Denah lantai 3 dan 4 gedung rektorat


15

BAB III
PROGRAM KEGIATAN DAN LANGKAH-LANGKAH
PELAKASANAANNYA

Kegiatan ini dalam pelaksanaannya dilakukan secara kerjasama atau secara

gotong royong. Adapun rincian pelaksanaan program kegiatan yang kami lakukan

adalah sebagai berikut:

3.1 Program Pokok 80 %

1. Penghijauan dan Penataan Taman

a. Observasi

b. Pembersihan lokasi

c. Penyiapan benih

d. Penyiapan pupuk

e. Pembuatan lubang Tanam

f. Penanaman
16

2. Kebersihan

a. Membersihkan area posko

b. Membersihkan area kantor Rektorat

c. Pembersihan dan perawatan area taman

d. Penataan taman

3. Sosialisasi dan Bakti Bersama

a. Penataan tempat parkir

b. Penataan rambu – rambu


17

c. Pembuatan poster

d. Jumat bersih

4. Kemasyarakatan Kampus

a. Sosialisasi panti asuhan


18

3.2 Program Ekstra 20 %

1. Program Kerja Titipan Rektor

a. Mengecat trotoar

b. Penanaman pohon mangga


19

2. Program Kreativitas Mahasiswa

a. Pembuatan tempat sampah


20

BAB IV
REALISASI RENCANA PROGRAM KKN

4.1 Capaian Hasil Kegiatan

Laporan capaian hasil kegiatan program kerja mahasiswa

No. Program Capaian Hasil

1. Penghijauan a. Pengambilan bibit pohon.


b. Survei lokasi penanaman pohon.
c. Penggalian lubang pohon.
d. Penanaman pohon mangga 1 pohon dan 4
bunga pucuk merah penyiraman. Semua
pohon telah tumbuh dengan baik.
2. Kebersihan a. Pembersihan area kantor, area unit,
perawatan dan penyiraman tanaman dan
penataan taman.
b. Mencabut rumput dan membuang
sampah.
c. Penyiraman tanaman di pot-pot bunga.
Pembersihan telah dilakukan dengan baik.
3. Sosialisasi dan bakti a. Pengaturan lalu intas pada pertigaan
bersama depan pengajaran.
b. Penataan dan penjagaan area parkir.
c. Terlaksananya sosialisasi dan penataan
rambu-rambu lalu lintas dengan baik.
d. Pembuatan poster yang diletakkan di
toilet area kantor rektorat
21

4. Kemasyarakatan a. Pembelian sembako dan berkunjung ke


Kampus panti asuhan. Kegiatan terlaksana dengan
baik.
5. Program Ekstra a. Pengecatan trotoar di sekitar area kantor
rektorat.
b. Pembersihan area taman dan perancangan
taman.
c. Penanaman bunga Penataan taman.
d. Penanaman pohon manga
Kegitan terlaksana dengan sangat baik.

4.2 Faktor Penghambat Pelaksanaan Kegiatan

1. Cuaca yang kurang bagus menyebabkan pekerjaan terhambat.

2. Kesehatan dan tenaga yang menurun.

3. Dana yang lambat terkumpul.

4.3 Faktor Pendukung Pelaksanaan Kegiatan

1. Peralatan yang memadai.

2. Kekompakan teman posko


22

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Laporan capaian hasil kegiatan program kerja mahasiswa

No. Program Capaian Hasil

1. Penghijauan a. Pengambilan bibit pohon.


b. Survei lokasi penanaman pohon.
c. Penggalian lubang pohon.
d. Penanaman pohon mangga 1 pohon dan 4
bunga pucuk merah penyiraman. Semua
pohon telah tumbuh dengan baik.
2. Kebersihan a. Pembersihan area kantor, area unit,
perawatan dan penyiraman tanaman dan
penataan taman.
b. Mencabut rumput dan membuang
sampah.
Penyiraman tanaman di pot-pot bunga.
Pembersihan telah dilakukan dengan baik.
3. Sosialisasi dan bakti a. Pengaturan lalu intas pada pertigaan
bersama depan pengajaran.
b. Penataan dan penjagaan area parkir.
c. Terlaksananya sosialisasi dan penataan
rambu-rambu lalu lintas dengan baik.
d. Pembuatan poster yang diletakkan di
toilet area kantor rektorat.
23

4. Kemasyarakatan a. Pembelian sembako dan berkunjung ke


Kampus panti asuhan. Kegiatan terlaksana dengan
baik.
5. Program Ekstra b. Pengecatan trotoar di sekitar area kantor
rektorat.
c. Pembersihan area taman dan perancangan
taman.
d. Penanaman bunga penataan taman.
e. Penanaman pohon mangga
Kegitan terlaksana dengan sangat baik.

5.2 Saran

Saran kami untuk meminimalisir hambatan adalah agar di berikan waktu

istrahat pada hari minggu, agar teman-teman bisa mengumpulkan tenaga dan bisa

lebih fit lagi dalam bekerja.


24

DAFTAR PUSTAKA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). 2018. Buku


Panduan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Palu: Universitas Tadulako.

Mega. 2016. Sejarah Universitas Tadulako, [online]. Tersedia:


https://id.scribd.com/mobile/docuent/340833595/sejarah-singkat-universitas
- Tadulako. [5 September 2017]
25

DOKUMENTASI KEGIATAN

A. Program Pokok
1. Penghijauan dan Penataan Tanam
a. Observasi

b. Pembersian lokasi
26

c. Penyiapan benih

d. Penyiapan pupuk
27

e. Penggalian lubang
28

f. Penanaman

2. Kebersihan
a. Membersihkan area posko
29

b. Membersihkan area kantor rektorat

c. Pembersihaan dan perawatan area taman

d. Penataan taman
30

3. Sosialisasi dan Bakti Bersama


a. Penataan tempat parkir
31

b. Penataan rambu – rambu lalu lintas

c. Pembuatan Poster
32

d. Jumat bersih

4. Kemasyarakatan Kampus
33

a. Sosialisasi panti asuhan

B. Program Ekstra
1. Program Kerja Titipan Rektorat
a. Mengecet trotoar

b. Penanaman pohon mangga


34

2. Program Kreativitas Mahasiswa


a. Pembuatan tempat sampah
35