Anda di halaman 1dari 2

29.

DOUBLE ENTRY JOURNAL

A. Pengertian Strategi Double Entry Journal

Strategi double entry journal atau dalam bahasa indonesia disebut sebagai jurnal dua kolom
merupakan catatan yang terdiri dari dua kolom, yaitu kolom bagiankiri dan kolom bagian
kanan. Kolom bagian kiri digunakan untuk menjabarkan ide, konsep, inti dari dari bacaan yang
telah dibaca. Kolom bagian kiri berguna untuk mempresentasikan pemahaman siswa yang
diperoleh dari bacaan. Kolom bagian kanan adalah kolom untuk mengolah yang disebut
sebagai “cooking”. Kolom bagian kanan merupakan kolom untuk siswa berkreativitas sesuai
dengan pemahaman yang sudah ditulis poin-poinnya dikolom sebelah kiri. Kedua kolom
tersebut mempunyai fungsi yang berbeda, kolom bagian kiri digunakan untuk mencatat,
mengamati, menggali ide, mengelompokkan kata, dan membuat peta konsep (tahap pra
menulis) yang didahului dengan membaca atau proses pembelajaran terlebih dahulu. Kolom
bagian kanan adalah kolom yang digunakan untuk mengolah hasil catatan, pengamatan,
penggalian ide, pengelompokkan kata dan membuat peta konsep. Proses mengolah bisa berupa
mengamati kembali, mempelajari, mendaftar, serta menambahkan informasi. Di dalam kolom
bagian kanan, siswa dapat mengolaborasikan dan menyusun pendapat yang sesuai dengan
konsep yang tertera dalam kolom bagian kiri. Setelah proses tersebut, proses selanjutnya
memindah dan mengembangkan ide dan gagasan ke dalam karangan yang tersusun secara
sistematis dan efektif.

Manfaat penggunaan Strategi double entry journal yaitu membantu siswa untuk lebih mudah
menyusun bahan pra menulis hingga kegiatan menulis, atau mengembangkan ide dalam
menyusun teks cerita pendek . Strategi double entry journal menggunakan bahan yang dapat
dijadikan sumber informasi pembelajaran. Bahan pembelajaran bisa meliputi artikel, audio
visual, gambar, penjelasan guru, atau dari sumber informasi yang lain.

Strategi ini mendorong anak untuk membaca dan membaca ulang kata-kata mereka sendiri.
Strategi ini memberikan siswa kesempatan untuk mengungkapkan ide-ide mereka sendiri pada
setiap konsep. Strategi ini membantu meningkatkan kemampuan menulis cerita dan
keterampilan kosakata dengan menggunakan elaborasi sambil menulis membuat cerita siswa
lebih menarik dan reflektif. Dapat menghasilkan tulisan yang sistematis dan memiliki kejelasan
cerita.
B. Langkah-langkah Strategi Double-Entry Journal

Adapun langkah-langkah menggunakan strategi double entry journal adalah sebagai berikut:

a. Mintalah siswa membaca buku-buku yang berhubungan dengan topik yang diajarkan
(mengamati objek).
b. Biarkan setiap siswa untuk memilih suatu objek atau konsep (memilih objek).
c. Instruksikan siswa untuk menuliskan label sisi kiri jurnal mereka dengan nama objek
atau membuat peta konsep mereka agar menarik. Untuk label sisi kanan mereka akan
menulis dan menjabarkan konsep yang mereka buat. (membuat peta konsep)
d. Mintalah siswa mulai menulis label sisi kanan setelah selesai membuat konsep tulisan
dilabel sebelah kiri (menjabarkan konsep)
e. Minta siswa untuk mempersiapkan penjelasan rinci tentang bagaimana objek atau
konsep mereka bekerja.

C. Kesimpulan Pribadi

Double Entry Journal merupakan sebuah strategi untuk membantu siswa dalam merencanakan
ide dan topik sebagai kegiatan awal sebelum menulis. Banyak siswa yang mempunyai kesulitan
dalam menulis, karena mereka tidak merencanakan dengan matang tentang apa yang akan
mereka tulis, sehingga orang lain akan merasa kesulitan untuk mengikuti alur cerita tersebut.
Dengan ketidakmampuan siswa dalam mengembangkan ide-idenya, perlu mengajari siswa pra
penulisan sehingga tahap menulis akan lebih mudah. Strategi double-entry journal dapat
merangsang minat siswa untuk menulis, siswa dapat menemukan ide-ide kreatif dan
menuangkannya ke dalam tulisan. Didalam strategi ini siswa diajak untuk dapat berpikir kreatif
sehingga menghasilkan ide yang menarik dan berbobot. Dapat dijadikan sumber inspirasi
dalam melahirkan pendapatnya. Siswa perlu memanfaatkan daya kreatif dan imajinatif dalam
proses penulisannya. Berdasarkan hal tersebut, strategi double-entry journal berpotensi
menjadi pembelajaran yang efektif siswa menuangkan ide-idenya ke dalam double-entry
journal dan mengembangkan ke dalam cerpen. Sebelum menulis cerpen siswa menulis garis
besar ide-ide yang muncul di kolom sebelah kiri kemudian memulai berproses kreatif dikolom
sebelah kanan tabel, agar pengembangan alur runtut dan jelas. Dengan strategi ini guru bisa
lebih kreatif dan inovatif dalam kegiatan pembelajaran khususnya dalam menulis kreatif
cerpen.