Anda di halaman 1dari 7

PLANNING OF ACTION

PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN


KESELAMATAN PASIEN
PMKP

PUSKESMAS ABCD
JL. Dr. SOETOMO NO. 01 A B C D – L U M A J A N G Telp (0334) 323210
E mail: pkmjtr@gmail.com
Kata pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan
hidayahnya kami dapat menyusun dan menyelasaikan POA (planning of action) Peningkatan
mutu keselamatan pasien ini dengan baik.
Puskesmas sebagai unit pelaksanaan teknis dinas kesehatan kabupaten yang
bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah kerja,
mempunyai posisi yang strategis dalam rangka mewujudkan masyarakat yang mandiri untuk
hidup sehat sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal
POA ini diharapakan dapat menjadi acuan dan digunakan sebagai panduan dalam
kinerja peningkatan mutu keselamatan pasien di puskesmas ABCD dan dapat disesuaikan
dengan situasi dan kondisi di lingkungan satuan kerja masing –masing.
POA ini tentunya masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna untuk itu kritik
dan saran dari semua pihak sangat di harapkan.

ABCD, 7 September 2016


KEPALA PUSKESMAS ABCD TIM MTKP

drg. Heni Trilistiani Muki Erwansyah.S,Kep.Ners


NIP. 19640403 199203 2 010 NIP.19790221 200604 1013
BAB 1
PENDAHULUAN

Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat seluruh unit pelayanan yang
ada dan seluruh karyawan berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang bermutu dan
peduli terhadap keselamatan pasien, pengunjung, masyarakat dan karyawan yang bekerja di
puskesmas
Program mutu dan keselamatan pasien merupakan program yang wajib direncanakan,
dilaksanakan, dimonitor, dievaluasi dan ditindak lanjuti diseluruh jajaran yang ada
dipuskesmas ABCD, kepala puskesmas, penanggung jawab pelayanan klinis dan seluruh
karyawan
Oleh karena itu disusun program peningkatan muu dan keselamatan pasien, yang
menjadi acuan dalam penyusunan program-program mutu keselamatan pasien di unit unit
kerja yang dilaksanakan pada tahun 2017 dengan adanya program atau jadwal maka
kinerja/kerja kita jadi fokus, terarah, terencana dan terprogram.
Tim PMKP melakukan koordinasi mulai dari perncanaan, penetapan sampai
monitoring kegiatan mutu dan keselamatan puskesmas ABCD. Penanggungjawab tiap tiap
pokja melakukan pelaksanaan dan monitoring kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan
pasien .Pokja yang menjadi tanggung jawabnya. Tim MPKP dan tim mutu bekerja
pelaksanaan kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
Tiap pokja melaporkan kegiatan setiap bulan kepada tim PMKP dalam bentuk laporan
bulanan. Laporan bulanan tersebut dilaporkan kepada tim mutu kemudian melaporkan hasil
dari laporan tersebut kepada kepala puskesmas.
BAB II
GAMBARAN UMUM

Pelaksanaan program mutu dan keselamatan pasien adalah mengikuti siklus PDCA (Plan Do
Check action) yang akan menghasilkan pengembangan berkelanjutan

Plan ( Merencanakan ) : sebelum dilaksanakan solusi perlu ditentukan tujuan dan apa kriteria
keberhasilan. Pemimpin harus memutuskan siapa, apa, dimana dan bagaimana solusi akan
dilaksanakan. Pada tahap ini diperlukan penjelasan tentang berbagai asumsi dan dipikirkan
tentang kemungkinan adanya penolakan dari pihak yang dijadikan sasaran. Disini harus
sudah diputuskan tentang rencana yang harus dikumpulkan untuk memantau keberhasilan
pelaksanaan solusi masalah.

Do (Pelaksanaan ) : Melaksanakan solusi sering melibatkan pelatihan termasuk proses


pengumpulan data/informasi untuk pemantauan perubahan yang terjadi dan mengamati
tingkat kemudahan atau kesulitan pelaksanaan solusi. Amati bagaimana solusi tersebut
dilaksanakan. Buat catatan tentang segala hal atau sesuatu yang dianggap menyimpang dari
kesepakan. Setiap masalah atau kesalahan yang muncul dalam proses ini harus diartikan
sebagai kesempatan untuk membuat perbaikan.

Check (cek ) : Amati efek pelaksanaan solusi dan simpulan pelajaran apa yang diperoleh dari
tindakan yang sudah dilakukan.

Action (Bertindak): Ambil langkah – langkah praktis sesuai dengan pelajaran yang diperoleh
dari tindakan yang sudah diambil, lanjutkan proses solusi atau ulang kembali tindakan dari
awal dengan tujuan melakukan modifikasi. Di puskesmas ABCD keguatan akreditasi dimulai
dari penyusunan dokunen berupa SOP dan kebijakan, implementasi dokumen sempai
dilaksanakan audit internal tinjauan manajemen dan self essessement untuk pengendalian
mutu pelayanan.
BAB III
RINCIAN KEGIATAN, SASARAN CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Cara
Kegiatan
No Sasaran Umum Rincian Kegiatan Sasaran Melaksnakan
Pokok
kegiatan
1 Penilaian Kinerja Memilih dan Tersusun Pertemuan
kinerja pelayanan klinis menetapkan indikator pembahasan
pelayanan diukur pada indikator mutu pelayanan indokator
klinis semua unit pelayanan klinis, klinis profil
sasaran indikator
keselamatan
pasien dan
menyusun profil
indikator
Tersusunnya Pertemuan
menyusun panduan pembahasan
panduan penilaian penilaian panduan
kinerja klinis kinerja klinis penilaian
kinerja klinis

Mencatat data Terkumpulnya Pencatatan


melalui sensus data melalui sensus harian
harian sensus harian

Melaksanakan Terkumpulnya Pertemuan


penilaian kinerja data indikator pembahasan
pelayanan klinis kinerja capaian
pelayanan indikator
klinis pelayanan
klinis

Melakukan analis Hasil analisis PDCA


kinerja pelayanan kinerja
pelayanan
klinis

Melaksanakan Laporan PDCA


tindaklanjut hasil pelaksnaan
analisis kinerja tindak lanjut
palayanan klinis
Cara
Kegiatan
No Sasaran Umum Rincian Kegiatan Sasaran Melaksnakan
Pokok
kegiatan
2 Sasaran Semua unit Rincian kegiatan Tersususn Apertemuan
Keselamatan pelayanan klinis membuat panduan indikator pembahasan
sistem pencatatan keselamatan indikator
dan pelaporan pasien
insiden
keselamatan
pasien

Memonitor Laporan Pertemuan


capaian sasaran monitoring pembahasan
keselamatan capaian
pasien sasaran
keselamatan
pasien

Melaksanakan Terkumpulnya Pertemuan


pencatatan dan data KTD, pembahasan
pelaporan kasus KNC, KPC KTD, KNC,
KTD, KNC, KPC KPC

Melaksanakan Laporan Pertemuan


tindak lanjut pelaksanaan pembahasan
KTD, KNC, KPC tidak lanjut
3 Manajemen Semua unit Melaksanakan Tersusun Pertemuan
resiko pelayanan klinis identifikas resiko indikator pembahasan
pelayanan Klinis manajemen
resiko
Melakukan
analisis resiko
palayanan Klinis