Anda di halaman 1dari 2

Salep mata adalah salep steril untuk pengobatan mata yang mengandung dasar salep yang

cocok. Pembuatan sediaan salep mata dilakukan dengan menambahkan bahan obat sebagai
larutan steril atau sebagai serbuk steril termikronisasi pada dasar salep steril, dan hasil akhir
dimasukkan secara aseptis dalam tube steril. Bahan obat dan dasar salep disterilkan dengan
cara yang cocok. Sediaan salep mata yang baik berupa lolos pengujian yang dilakukan. Sediaan
salep mata steril selain lulus uji sterilitas, harus lulus uji pH, uji organoleptis, uji homogenitas,
uji daya lekat, uji daya sebar, uji daya proteksi, uji daya cuci, uji stabilitas, .Dasar salep pilihan
untuk suatu salep mata harus tidak mengiritasi mata dan harus memungkinkan bahan obat
berdifusi ke seluruh mata yang telah dibasahi oleh cairan mata. Dasar salep yang digunakan
sebagai dasar salep harus bertitik lebur atau titik melumer mendekati suhu tubuh.

Pada praktikum kali ini dibuat salep mata dengan zat aktif berupa gentamisin, gentamisin
berfungsi sebagai antibotik yang digunakan untuk membunuh bakteri penyebab konjungtivitis.
Pembuatan sediaan salep mata gentamisin dibuat dengan metode sterilisasi aseptis secara
filstrasi, untuk menjamin sterilitas dari sediaan salep mata gentamisin, maka selama proses
produksi harus dilakukan secara aseptis, dimana semua alat-alat dan bahan-bahan yang akan
digunakan saat proses pembuatan salep mata harus disterilisasi terlebih dahulu kemudian dalam
pengerjaannya dan dijaga seminimal mungkin dari kontaminasi mikroba. Basis salep yang
terdiri dari adeps lanae, vaselin flavum, setil alcohol, dan paraffin cair dapat disterilisasi
sekaligus dilebur dengan cara melebur basis salep dengan menggunakan oven selama 60 menit
pada suhu 60oC.Alat-alat yang digunakan seperti mortar, stamper, dan cawan penguap di
sterilisasi dengan metode panas uap menggunakkan utoklaf. Zat aktif gentamisin sendiri secara
teoritis dapat disterilisasi dengan metode panas uap,namun dapat menyebabkan sediaan
menjadi coklat untuk mengatasi nya maka di tambahkan na metabisulfit. Selain itu, tube salep
sekaligus tutupnya yang akan digunakan juga perlu disterilisasi dengan cara dioven pada suhu
180oC selama 30 menit. Metode sterilisasi ini dilakukan untuk menjamin sterilitas sediaan
salep mata kloramfenikol dan mencegah kontaminasi mikroba dan pirogen. Sediaan salep mata
yang dibuat harus memiliki basis yang halus agar dalam penggunaannya tidak mengiritasi mata
dan mampu memberikan kenyamanan. Oleh karena itu, untuk menghasilkan basis yang halus
maka 10% dari basis vaselin flavum dapat diganti dengan sejumlah sama paraffin cair yang
berfungsi sebagai pelembut.

Dilakukan pengujian terhadap salep yang dibuat, dilakukan uji organoleptis dimana didapatkan
bahwa salep memiliki tekstur yang halus, berwarna kuning pucat, dan tidak terdapat partikel
kasar. Pada uji daya cuci didapatkan bahwa salep tidak mudah tercuci dgn air yang artinya
salep memiliki daya lekat yang baik pada mata dan tahan terhadap air mata. Dilakukan
pengujian Ph pada salep mata dan didapatkan bahwa salep mata gentamisin memiliki PH
sebesar 7 yang artinya salep memiliki PH yang netral tidak asam maupun basa. Dilakukan uji