Anda di halaman 1dari 5

Content

Pengertian Batuan
Batuan Sedimen
Batuan Metamorf
Batuan Beku

Apa itu BATUAN ?


Batuan merupakan kumpulan mineral yang telah membeku. Batuan juga merupakan elemen kulit
bumi yang menyediakan mineral-mineral anorganik melalui proses pelapukan dan menghasilkan
tanah. Batuan mempunyai komposisi mineral, sifat-sifat fisik, dan umur yang bermacam-macam.
Umumnya batuan merupakan gabungan dari dua mineral atau lebih. Mineral adalah suatu zat
anorganik yang mempunyai komposisi kimia dan struktur atom tertentu. Jumlah mineral sangat
banyak jenisnya ditambah dengan jenis kombinasinya.

Apa aja macam BATUAN ?


Batuan secara garis besar dapat dibagi menjadi 3 jenis batuan yaitu, Batuan beku , batuan
sedimen, dan batuan metamorf

BATUAN BEKU
Apa itu Batuan Beku? Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis
batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses
kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan
sebagai batuan ekstrusif (vulkanik).

Bagaimana Terbentuknya? Proses terbentuknya batuan beku tergantung pada cepat atau lambatnya
pembentukan kristal penyusun pada batuan beku tersebut. Hal ini dapat digambarkan melalui Reaksi
atau Deret bowen.

Bagaimana Strukturnya? Berdasarkan tempat pembekuannya batuan beku dibedakan menjadi


batuan beku extrusive dan intrusive. Hal ini pada nantinya akan menyebabkan perbedaan pada
tekstur masing masing batuan tersebut. Batuan beku ekstrusif adalah batuan beku yang proses
pembekuannya berlangsung dipermukaan bumi, struktur yang terbentuk relative Halus karena
pengaruh pembekuan yang cepat. Batuan beku intrusive adalah batuan beku yang proses
pembekuannya berlangsung dibawah permukaan bumi, struktur yang terbentuk relative kasar
karena pengaruh pembekuan yang lama

Bagaimana Klasifikasinya ? pengelompokkan batuan beku berdasarkan susunan kimiawi batuan,


tekstur batuan, susunan mineralogi, dan bentuk tubuh batuan di dalam kerak bumi. Klasifikasi
batuan beku terdiri dari batuan beku asam, batuan beku intermediate, batuan beku basa, dan
batuan beku ultra basa/ultra mafik.

Contoh Batu Obsidian

Ciri-ciri : Memiliki butiran yang halus dan juga penampakan mineral yang sejajar, Bersifat
keras dan membentuk serpihan-serpihan sudut yang tajam, hitam, seperti kaca, tidak ada
kristal-kristal
Proses Terbentuknya : terbentuk dari lava permukaan yang mendingin dengan cepat
Manfaat : Alat memotong, perhiasan

BATUAN SEDIMEN
Apa itu Batuan Sedimen? Batuan sedimen merupakan batuan yang terdapat di permukaan bumi (di
daratan ataupun lautan), yang telah mengalami proses pengangkutan (transportasi) dari satu
tempat (kawasan) ke tempat lainnya dan mengalami pengendapan pada daerah tertentu. Endapan
ini menjadi keras akibat tekanan atau terdapat zat-zat yang merekat pada bagian-bagian endapan
tersebut.

Bagaimana Terbentuknya? batuan sedimen bisa terjadi dikarenakan adanya proses pelapukan (fisik,
kimia, biologis), Proses erosi, Proses Transportasi (air, angin, es), Proses Deposisi, dan Proses
Lithifikasi (Kompaksi, Sementasi) pada batuan tersebut.

Bagaimana Klasifikasinya? Batuan sedimen dapat dibagi menjadi dua, yaitu Batuan Sedimen Klastik
dan Batuan Sedimen Non-klastik. Batuan sedimen klastik adalah batuan yang terbentuk dari hasil
rombakan batuan yang sudah ada (batuan beku, metamorf, atau sedimen) yang kemudian diangkut
oleh media (air, angin, gletser) dan diendapkan disuatu cekungan. Batuan Sedimen non klastik
batuan hasil pengendapan dari proses kimiawi suatu larutan, atau organisme bercangkang atau
yang mengandung mineral silika atau fosfat
Bagaimana Strukturnya? berdasarkan waktu terjadinya dibagi menjadi 2 yaitu, Struktur sedimen
primer, dimana struktur sedimen itu terbentuk pada waktu pengendapan berlangsung.Struktur
sedimen sekunder, struktur ini terbentuk setelah pengendapan sampai selama proses diagenesa

Batu Konglomerat

 Ciri-ciri : Materialnya berupa kerikil – kerikil berbentuk bundar, batu – batu dan pasir melekat
satu sama lain, bertekstur kasar, dan berbentuk besar.
 Proses Terbentuknya : Materi yang berupa pasir halus dan kerikil yang mengendap,endapan
tersebut lalu mengeras dan jadilah batu konglomerat.
 Manfaat : Hiasan rumah, material bahan bangunan.

BATUAN METAMORF

Apa itu Batuan Metamorf ? Batuan metamorf adalah batuan yang terbentuk dari batuan asal (batuan
beku, sedimen, metamorf) yang mengalami perubahan temperatur(T), tekanan (P), atau Temperatur
(T) dan Tekanan (P) secara bersamaan yang berakibat pada pembentukan mineral-mineral baru dan
tekstur batuan yang baru.

Bagaimana Terbentuknya? Batuan metamorf terbentuk disebabkan terjadinya pembentukan mineral


baru pada batuan, Faktor pembentukan mineral baru yaitu adanya perubahan Tekanan (P) tinggi
dikarenakan lapisan tanah yang berada diatas batuan dan perubahan Temperatur (T) tinggi
dikarenakan efek dari tekanan serta dekat dengan sumber panas bumi (magma).

Bagaimana Klasifikasinya? Diklasifikasikan berdasarkan factor yang dominan mempengaruhi


pembentukanya yaitu ada 3 Metamorfosa kontak (dominan pengaruh suhu), Metamorfosa dinamik
(dominan pengaruh tekanan) Metamorfosa Regional (kedua-duanya P dan T berpengaruh)

Bagaimana Strukturnya? Pada prinsipnya batuan metamorfosa diklasifikasikan berdasarkan


struktur. Struktur foliasi terjadi akibat orientasi dari mineral, struktur non-foliasi yang tidak
memperlihatkan orientasi mineral.
Batu Ganes/Gneiss

 Ciri-ciri : memiliki bands butiran feldspar, berwarna abu-abu, Kuarsa dan feldspar nampak
berselang-seling dengan lapisan, bertekstur kasar, tipis kaya amphibole dan mika
 Proses Terbentuknya : terbentuk pada saat batuan sedimen atau batuan beku yang
terpendam pada tempat yang dalam mengalami tekanan dan temperatur yang tinggi.
 Manfaat : batu pecah pada konstruksi jalan, pondasi bangunan, dan proyek-proyek
lansekap.
Siklus terbentuknya Batuan