Anda di halaman 1dari 3

SMKN 7 SURABAYA Dapat kita perhatikan dari diagram diatas terdapat

perbedaan dari ketiga diagram pemasangan PHB


Kelas XII TITL
yaitu ada penggunaan slot atau tempat tusuk untuk
Muhammad menancapkan panel.
Rafsanzani.S,Pd
TUGAS 4

Merencanakan dan Gambarkanlah kembali 3 cara pemasangan PHB pada


merangkai PHB TR buku tulis kalian kemudian tambahkan diskripsi yang
sesuai masing masing diagram.
Materi pembelajaran

Dalam merancanakan sebuah PHB perlu


memperharikan berbagai hal baik perencanaan
gambar, menentukan penghantar dan gawai
Gawai proteksi atau yang disebut juga dengan
proteksi sesuai dengan besar beban dan
pengaman listrik maupun CB, memiliki beragam jenis
perkembangan beban, dan juga tata letaknya. Perlu
yang pada prinsipnya memiliki kegunaan
diperhitungkan pula kesesuain bahan yang baik sesuai
mengamankan peralatan dari arus lebih (beban lebih
Standart Nasional Indonesia.
dan arus hubung singkat). Selain itu juga terdapat
Selain hal diatas satu hal yang penting yang perlu gawai proteksi yang bertujuan untuk mengamankan
diperhatikan sebagai seorang teknisi kelistrikan yaitu dari tegangan sentuh akibat arus bocor. Sedangkan
kesehatan dan keselamatan kerja. Teknik Kelistrikan Prinsip kerja yang digunakan oleh cirkuit breaker
merupakan bidang pekerjaan yang amat dekat untuk memutus ialah dengan elektromagnetik dan
dengan bahaya. Sebagai seorang teknisi kita dituntut thermal menggunakan bimetal
untuk selalu cermat dan waspada dengan lingkungan
pada PUIL 2000 pemutus sirkuit atau CB lebih dikenal
kerja disekitar kita. Tentu kewaspadaan dan
dengan GPAS dan GPAL. Lalu pada PUIL poin 2.3.8
kecermatan seharusnya tidak mengurangi kesigapan
gawai proteksi dibedakan menjadi 4
dan ketepatan dalam menyelesaikan masalah. Karena
karakteristiknya(lihat PUIL).Dalam materi ini di
kita tahu sebagai bekal sudah ditanamkan rambu-
tujukan pada pebahasan Gawai Proteksi Arus Lebih
rambu seperti hal-hal yang perlu diperhatikan saat
(GPAL) dan Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS).
bertugas, misal memperhatikan keberadaan sengat
listrik, menggunakan pelindung, memahami tempat Untuk komponen proteksi arus lebih GPAL(beban
kerja, menggunakan alat dengan benar dan selalu lebih dan hubung pendek) yaitu:
berfikir logis. Jika semua hal tersebut selalu
diperhatikan dan terpenuhi maka kondisi K3 dapat MCB <100 amper atau maksimal 63 amper sebagai
terpenuhi. pengaman dekat beban. Pemutus saluran listrik
1 fasa, fasa-fasa, 3 fasa.
Cara Pemasangan PHB MCCB >100 amper sebagai pengaman utama sama
seperti mcb tetapi pemutus dapat diatur sesuai
Penerapan K3 dalam membuat PHB baik itu tegangan beban yng di inginkan. Pemutus saluran listrik 3
rendah maupun untuk tegangan menengah fasa.
NFB bekerja seperti halnya mcb tetapi memutus
diperlukan agar proses pengerjaan berjalan sesuai
memutus arus dengan batas yang tinggi.
rencana. Selanjutnya dalam cara pemasangan phb Pemutus pada saluran listrik 3 fasa. Arus
seperti yang kita ketahui terbagi menjadi 3 yaitu fixed, proteksi NFB=1,25xInbeban.
removeable dan withdrawable. Ketiganya memiliki VCB, ACB, OCB, SF6cb bekerja untuk memutus
perbedaan dari cara pemasangan, keamanan dan jaringan listrik tegangan menengah dan
operasional, akan tetapi memiliki prinsip yang sama tegangan tinggi saat terjadi gangguan arus lebih.
yaitu menghubungkan daya dari sumber ke beban Gawai proteksi ini memutus dengan
kemampuan khusus yaitu pemadam busur api.
melalui kontrol dan pengaman.
Menurut tegangan kerja pemutus sirkuit diantaranya
untuk 1 fasa 220 volt, fasa-fasa 380/400 volt, 3 fasa
380/400 volt, untuk gawai proteksi dilengkapi dengan
pemadam busur api biasanya digunakan sebagai
pengaman pada saluran listrik tegangan menengah
diatas 1000v/1KV.

Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS) untuk melindungi


dari kebocoran arus listrik disebut arus sisa,
kebobocoran yang dimaksud ialah terdapat arus yang
mengalir ke PE melalui body peralatan listrik, atau
kebocoran yang melalui tubuh manusia ke bumi
dapat diakibatkan isolasi penghantar yang
buruk(terkelupas), komponen yang digunakan
dipasaran biasa disebut dengan ELCB/ RCCB/ RCD

Penggunaaan gawai ini digunakan pada sistem listrik


yang menggunakan sistem TT (lihat puil 2000). Prinsip
kerja nya membandingkan arus yang masuk dan arus
yang keluar saluran jika terdapat selisih arus (delta
arus) ini yang disebut arus sisa yang dapat melalui
material termasuk kulit manusia. Arus sisa
I
dilambangkan ΔN merupakan nilai nominal arus sisa
yang diproteksi gawai proteksi ini me ds af

Tugas 5

1. Carilah dan catat dalam buku tulis kalian nilai


proteksi /rating amper dari MCB, MCCB, dan
NFB yang tersedia dipasaran. Berikan
komentarmu / pendapatmu.
2. Gambar diagram GPAS pada buku tulismu,
dan tambahkan diskripsimu tentang cara
kerjanya
Membaca gambar kerja instalasi pada PHB

Dalam menyusun instalasi maupun membaca


diagram instalasi pada suatu perencanaan harus
berpedoman pada peraturan yang dianut bersama.
Yaitu peraturan kelistrikan yang biasa disingkat PUIL
didalamnya terdapat aturan diantaranya penentuan
KHA penghantar tunggal dan pencabangan,
gawai/peralatan proteksi utama dan dekat beban,
dan lainnya. Pada sub ini akan kita bahas tentang
instalasi kompenen yang ada dalam PHB meliputi
jenis dan KHA(Kemampuan Hantar Arus) penghantar,
jenis dan besar gawai proteksi, dan aturan dalam
menentukan besar penghantar dan gawai proteksi.

Kita harus memahami