Anda di halaman 1dari 10

Obsgyn

1. Ny.Desi, 50 tahun datang dengan keluhan haid tidak teratur sejak 3 bulan terakhir, pasien
merasa menjadi mudah marah. Riwayat gangguan menstruasi sebelumnya disangkal.
Pemeriksaan fisik dan ginekologi dalam batas normal. Periode yang tepat terjadi pada pasien
ini adalah …..
A. Menopause
B. Postmenopause
C. Klimakterium
D. Masa senium
E. Gangguan mood

2. Nn. Tika, 24 tahun datang ke praktik dokter dengan keluhan keputihan selama satu bulan ini.
Keputihan berwarna putih keabu-abuan, dan berbau amis. Pada pemeriksaan venerologi
didapatkan duh tubuh mukoid pada intraoitus vagina, tidak didapatkan eritema pada labia
mayor, minor serta dinding vagina. Dari pemeriksaan mikroskop ditemukan sel-sel epitel
yang ditutupi oleh banyak bakteri dan pH 5,5. Tatalaksana terbaik untuk pasien ini adalah ……
A. Klotrimazol 200 mg intravagina, 3 hari
B. Sefiksim 400 mg PO, single dose
C. Klindamisisn 2x300 mg PO, 7 hari
D. Metronidazole 2x500 mg PO, 7 hari
E. Doksisiklin 2x100 mg PO, 14 hari

3. Ny. Artika, 26 tahun, hamil 25 minggu datang dengan keluhan keputihan seperti susu, disertai
rasa gatal. Pada pemeriksaan fisik: vulva dan vagina erosi kemerahan. Apa tatalaksana paling
tepat pada pasien ini?
A. Klotrimazol 1x200 mg intravaginal, 7 hari
B. Nistatin 100.000 U intravagina, 7 hari
C. Griseofulvin 1x500 mg PO, 2 minggu
D. Flukonazol 1x500 mg PO, 3 hari
E. Itrakonazol 1x200 mg PO, 3 hari

4. Ny.Desti, 35 tahun P4A0 ditolong persalinannya di bidan. Saat kala II ibu mengalami
kelelahan sehingga bidan memutuskan untuk menolong persalinan menggunakan forceps.
Saat ini datang kepada anda dengan perdarahan postpartum. Tidak terdapat laserasi, uterus
teraba keras. Apa penyebab perdarahan pada pasien ini?
A. Ruptur uteri
B. Ruptur perineum
C. Plasenta akreta
D. Plasenta previa
E. Atonia uteri

5. Ny. CInta, 38 tahun, melakukan pemeriksaan kehamilan keempatnya, usia kehamilan saat ini
42 minggu. Menurut perhitungan menstruasinya, pasien seharusnya sudah melahirkan 3
minggu sebelumnya. Riwayat tekanan darah tinggi disangkal. Pada pemeriksaan didapatkan
tekanan darah 120/80 mmHg, belum ada pembukaan, belum ada kontraksi. Pemeriksaan
lanjutan apa yang harus dilakukan?
A. Pemeriksaan USG transvaginal
B. Pemeriksaan non-stressed test
C. Pemeriksaan maturitas paru
D. Pemeriksaan darah lengkap
E. Pemeriksaan ibu dan janin bulan depan

6. Ny. Ina, 24 tahun G2P1A0 dirujuk dari bidan ke RS. Saat VT dilakukan teraba dagu di anterior.
Bukaan sudah lengkap, namun kesulitan melakukan partus secara spontan sehingga dirujuk.
Kesejahteraan janin dalam keadaan baik. Tanda vital ibu stabil. Tindakan yang tepat untuk
dilakukan adalah …
A. Maneuver Kristeller
B. Ekstraksi vakum
C. Ekstraksi cunam
D. Lakukan versi luar
E. Maneuver Bracht

7. Ny. Atikah, 18 tahun datang dengan keluhan nyeri perut hebat mendadak sejak 1 jam yang
lalu disertai mual dan muntah. Terdapat riwayat menstruasi tidak teratur, tidak ada riwayat
perdarahan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 102
x/menit, nafas 19 x/menit, suhu afebris. Pemeriksaan ginekologis didapatkan massa padat
pada adneksa yang kenyal, unilateral. Plano test (-). Pada USG didapatkan ovarium tampak
membesar. Diagnosis yang paling tepat pada pasien ini adalah …
A. Kehamilan ektopik terganggu
B. Kehamilan mola
C. Tumor ovarium ganas
D. Polycystic Ovary Syndrome
E. Torsio kista ovarium

8. Ny. Tasya, 30 tahun G3P2A0 hamil 20 minggu datang untuk memeriksakan kehamilan. Pasien
merasa perutnya tidak semakin membesar. Riwayat keluar darah dan perut mulas disangkal.
Pada pemeriksaan obstetric didpatkan TFU setinggi simfisis, OUE tertutup. Tatalaksana yang
paling tepat adalah…
A. Resusitasi cairan segera
B. Observasi saja karena abortus sudah terjadi secara sempurna
C. Evakuasi dengan sendok kuret
D. Evakuasi dengan AVM
E. Matangkan serviks, infus oksitosin, tunggu ekspulsi

9. Ny. Linda usia 26 tahun G3P2A0, 39 minggu datang dengan keluhan keluar cairan banyak dari
kemaluan 4 jam SMRS. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70 mmHg, nadi 76x/menit,
nafas 20x/menit, suhu 37oC. Pada pemeriksaan abdomen tidak ditemukan kontraksi uterus,
TFU sesuai usia kehamilan 40 minggu, dengan presentasi kepala, ketuban (-), pembukaan 3
cm. Pada pemeriksaan CTG hasil reaktif. Apa tatalaksana yang paling tepat?
A. Lakukan induksi persalinan
B. Lakukan pemeriksaan DJJ terus menerus
C. Lakukan SC elektif
D. Kortikosteroid mematangkan paru
E. Pasien boleh pulang, bila ada tanda-tanda persalinan pasien kembali ke RS

10. Ny. Kinasih, G4P3A0, merasakan perutnya kencang-kencang, saat ini akan segera melahirkan.
Pemeriksaan pertama kontraksi regular, berpusat di fundus, ditemukan pembukaan 3 cm,
effacement 70%. Pemeriksaan kedua kontraksi uterus lebih lemah dibandingkan sebelumnya,
frekuensi dan durasi juga berkurang. Pembukaan 5 cm, effacement 80%, ketuban pecah. Apa
yang dialami oleh pasien ini?
A. Kontraksi Braxton-Hicks
B. Inersia uteri tipe hipertonik
C. Inersia uteri tipe hipotonik
D. Ketuban Pecah Dini
E. Pematangan serviks

11. Ny. Dede, 21 tahun berkonsultasi ingin menunda kehamilan dengan cara perhitungan masa
subur. Siklus haidnya tidak teratur, paling pendek 25 hari dan paling panjang 30 haari. Pada
hari keberapa sejak HPHT pasien tidak dianjurkan berhubungan seks?
A. Hari ke-8 hingga hari ke-18
B. Hari ke-7 hingga hari ke-19
C. Hari ke-6 hingga hari ke-20
D. Hari ke-9 hingga hari ke-17
E. Hari ke-10 hingga hari ke-18
12. Ny. Syahrini, G1P0A0, 30 minggu datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan berwarna
abu-abu, berbau amis seperti ikan. Dilakukan pemeriksaan vaginal swab ditemukan clue cell.
Dokter hendak memberikan edukasi pada pasien. Apakah komplikasi yang bisa terjadi pada
pasien ini apabila tidak ditangani dengan baik?
A. Pertumbuhan janin terganggu
B. Katarak kongenital
C. Persalinan premature
D. Malformasi kongenital
E. IUFD

13. Ny. Nona, 37 tahu, G2P1A0, 39 minggu datang ke IGD dengan keluhan kencang-kencang sejak
semalam. Pasien mengeluhkan 1 jam yang lalu keluar air-air dari kemaluan. Hasil
pemeriksaan tanda-tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan luar TFU sesuai usia
kehamilan, DJJ 150x/menit, presentasi kepala, sudah masuk PAP, kontraksi 4x dalam 10
menit selama 40 detik. Saat pembukaan lengkap, ibu dipimpin meneran, dan kepala bayi lahir,
namun penolong kesulitan melahirkan bahu anterior, tatalaksana yang sesuai, kecuali …
A. Maneuver Mc.Roberts
B. Posterior Arm maneuver
C. Maneuver Lovsets
D. Maneuver Wood
E. Episiotomi

14. Ny. Gina, 22 tahun G1P0A0, 39 minggu, datang dengan keluhan perut terasa mulas, dan keluar
lender serta darah dari jalan lahir, saat diperiksa his 3-4x setiap 10 menit. DJJ 144x/menit.
TTV ibu baik. Kepala janin masuk panggul Hodge III-IV, pembukaan 3 cm. Tindakan yang
tepat selanjutnya dilakukan adalah
A. Periksa His ulang 2 jam lagi
B. Periksa his ulang 4 jam lagi
C. Pemeriksaan VT 2 jam lagi
D. Pemeriksaan VT 4 jam lagi
E. Pemeriksaan tekanan darah 4 jam lagi

15. Nn. Dini, 21 tahun belum menikah, datang dengan keluhan nyeri perut hebat bagian bawah.
Pasien sudah tidak menstruasi sejak 2 bulan lalu. Pasien mengaku sering berhubungan
dengan pacarnya. Pasien sangat ketakuatan hamil. Oleh karena itu, pasien meminum obat dari
temannya. Selain itu temannya berusaha menggugurkan kandungan dengan memasukkan
alat-alat tajam ke dalam vaginanya. Dari hasil pemeriksaan TD 100/70, nadi 100x/menit,
nafas 18x/menit, suhu 38oC. Pada pemeriksaan reproduksi didapatkan perineum tampak
kebiruan, OUE terbuka, dan tampak stolsel. Tatalaksana yang tepat untuk pasien tersebut ….
A. Evakuasi hasil konsepsi + ergometrin 0,2 mg IM
B. Evakuasi hasil konsepsi + misoprostol 400 mg PO
C. Tirah baring dan asuhan antenatal terjadwal
D. Observasi TTV, ergometrin 3x1 tab + evakuasi isi uterus
E. Antibiotik IV + ATS/TT + manajemen cairan + evakuasi isi uterus

16. Ny. Aida, G1P0A0, 15 minggu datang ke Puskesmas dan ingin memeriksakan kehamilan. Hasil
pemeriksaan lab menunjukkan IgM Toksoplasma (+) dan IgG toksoplasma (+) 1:100. Tiga
minggu kemudian dilakukan pemeriksaan toksoplasma IgG lagi dan didapatkan hasil IgG
toksoplasma (+) 1:400. Pengobatan apa yang paling tepat diberikan pada pasien ini?
A. Spiramisin
B. Sulfadiazin
C. Pirimetamin
D. Sulfadoksin
E. Fluorokuinolon
17. Ny. Soli, 28 tahun, datang ke pusksesma untuk konsultasi penggunaan kontrasepsi, pasien
baru melahirkan, saat ini sedang memberikan ASI eksklusif yang sudah berlangsung 2 bulan.
Pernyataan yang tidak tepat diberikan pada pasien ini mengenai Metode Amenorea Laktasi
(MAL) adalah ….
A. Ibu menyusui secara teratur minimal 8x sehari
B. Bayi menghisap payudara secara langsung
C. Hindari jarak menyusui lebih dari 4 jam
D. Ibu harus belum pernah haid
E. MAL tetap efektif setelah usia bayi diatas 6 bulan

18. Ny. Dini, 38 tahun, datang bersama suaminya ke puskesmas karena takut hamil, pasien sudah
1 minggu tidak minum pil KB. Pasien berhubungan intim dengan suami nya 1 hari yang lalu.
Dokter menganjurkan penggunaan alat kontrasepsi darurat. Berikut ini yang dapat digunakan
untuk pasien, kecuali …
A. Alat kontrasepsi dalam Rahim
B. Pil kombinasi dosis tinggi
C. Pil kombinasi dosis rendah
D. Pil progestin
E. Implan

19. Ny. Tuti, 20 tahun G1, hamil aterm datang dengan keluhan mulas sejak 8 jam yang lalu. Tidak
ada keluar air-air maupun darah. Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal. Pemeriksaan
luar TFU sesuai usia kehamilan, DJJ 140x.menit, presentasi kepala, sudah masuk PAP,
kontraksi 4x dalam 10 menit selama 40 detik. Saat dilakukan pemeriksaan dalam, pembukaan
8 cm, cairan ketuban utuh. Sekitar 2 jam kemudian, kepala crowning, dokter memecahkan
ketuban, dan memimpin meneran. Bayi lahir sekitar 10 menit kemudian dengan skor APGAR
8/9. Tindakan yang harus dilakukan selanjutnya adalah …
A. Peregangan tali pusat terkendali
B. Injeksi uterotonika
C. Masase uterus
D. Menilai perdarahn
E. Manual plasenta

20. Ny. Nelly, 45 tahun, tidak menstruasi 1 tahun. Keluhan disertai wajah terlihat panas dan
memerah serta sering berkeringat. Pasien sudah memiliki 2 orang anak. Pemeriksaan ifisk
dalam batas normal. Hasil pemeriksaan hormone yang menunjang adalah ….
A. Peningkatan hormone prolactin
B. Peningkatan hormone LH
C. Peningkatan hormone FSH
D. Penurunan hormone FSH
E. Penurunan hormone LH

21. Ny. Uti,29 tahun, G1P0A0, 38 minggu datang ke IGD dengan keluhan kencang-kencang di
perut sejak 6 jam. Pemeriksaan TTV TD normal. Pemeriksaan obstetric: terdapat cairan
disertai darah keluar dari jalan lahir, kontraksi 1-2 x/10 menit, pembukaan serviks 2 menit.
Di bawah ini merupakan syarat dikatakan persalinan spontan, kecuali …
A. Persalinan dengan pertolongan bidan/dokter umum
B. Persalinan pervaginam
C. Persalinan tidak dibantu oleh alat apapun
D. Persalinan berlangsung dalam waktu normal
E. Persalinan tidak dibantu medikamentosa
22. Ny. Rina, 31 tahun, G3P2A0, 38 minggu, datang dengan keluhan perut terasa mulas. Pada
pemeriksaan didapatkan pembukaan 10 cm. Presentasi belakang kepala, penurunan kepala
III-IV. Saat crowning, ibu dipimpin meneran. Namun kepala bayi sulit dilahirkan meskipun ibu
sudah mengedan kuat. Tindakan apa yang tepat dilakukan?
A. Maneuver McRobert
B. Ekstraksi vakum
C. SC cito
D. Dorong perut ibu untuk mengeluarkan bayi
E. Suntik oksitosin

23. Ny. Cece, 27 tahun, memiliki 2 anak datang ke puskesmas dengan rasa cemas. Pasien
mengeluhkan lupa minum pil kontrasepsinya selama 2 hari, pada hari ke-17 dan ke-18. Apa
anjuran anda sebagai dokter?
A. Minum 1 pil sekarang, 1 lagi esoknya
B. Minum 2 pil sekarang, 1 lagi esoknya
C. Minum pil hari ini, 2 lagi esoknya
D. Minum 2 pil hari ini, esoknya minum 2 pil dan ditambah kontrasepsi cadangan
E. Buka kemasan pil baru dengan kontrasepsi cadangan

24. Ny. Uul, 26 tahun, G3P2A0, 36 minggu, datang dengan keluhan mulas-mulas sejak 3 jam yang
lalu. Dilakukan pemeriksaan TTV dalam batas normal. Pemeriksaan dalam didapatkan
pembukaan 8 cm, teraba bagian terbawah janin berupa kepala dan teraba pula tangan.
Presentasi janin yang paling mungkin berdasarkan pemeriksaan tersebut adalah? ….
A. Letak kepala
B. Letak kaki
C. Letak majemuk
D. Letak lintang
E. Letak bokong

25. Ny. Kinasih, G4P3A0, merasakan perut kencang-kencang, saat ini akan segera melahirkan.
Pemeriksaan pertama ditemukan pembukaan 3 cm, effacement 70%. Pemeriksaan kedua
ditemukan pembukaan 5-6 cm, effacement 80%, janin SO, kesan inersia uteri. DJJ 140x/menit,
reassuring. Hal yang perlu dilakukan adalah ...
A. Tanpa intervensi, observasi kemajuan persalinan normal
B. Pimpin meneran
C. Persiapan untuk SC
D. Drip oksitosin
E. Gunakan maneuver McRoberts

26. Ny. Pitri, 28 tahun, datang untuk berkonsultasi ingin hamil. Pasien sudah pernikahan kedua
dan mempunyai seorang anak dari suami pertama. Sekarang sudah menikah 1,5 tahun
dengan suami kedua dan belum dikaruniai anak. Hubungan seks secara rutin dan teratur.
Suami sudah menjalani tes sperma dikatakan hasilnya normal. ….
A. Infertilitas primer
B. Infertilitas sekunder
C. Infertilitas rekuren
D. Infertilitas prekok
E. Belum tergolong kasus infertilitas

27. Perempuan, 14 tahun, datang ke praktik saudara dengan keluhan belum pernah menstruasi.
Namun pasien mengeluhkan nyeri perut bawah setiap bulannya. Pada pemeriksaan
ginekologis, didapatkan massa sebesar jeruk di perut bagian bawah. Nyeri tekan, immobile.
Kemungkinan yang dialami pasien adalah ….
A. Kista ovarium
B. Hymen imperforate
C. Endometriosis
D. Mioma uteri
E. Tumor ovarium
28. Wanita, 27 tahun G1P0A0 mengaku hamil 12 minggu datang dnegan keluhan perdarahan dari
kemaluan sejak 3 jam yang lalu. Pada pemeriksaan TFU setinggi umbilicus. Dari USG
didapatkan gambaran snowstorm. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Abortus imminens
B. Abortus insipiens
C. Abortus inkomplet
D. Abortus komplet
E. Mola hidatidosa

29. Wanita, 44 tahun, G6P5A0 datang ke puskesmas dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir
sejak tadi pagi. Pasien telat haid 2 bulan. Pasien mengaku keluar gumpalan seperti daging
dengan selaput. Pada pemeriksaan inspekulo portio tertutup dan sedikit bercak perdarahan.
Diagnosis pada pasien ini, yaitu ….
A. Abortus imminens
B. Abortus insipiens
C. Missed abortion
D. Abortus komplet
E. Abortus inkomplet

30. Wanita, 29 tahun, datang ke RS dengan keluhan belum memiliki anak sejak 3 tahun menikah.
Pasien mengaku memiliki riwayat menstruasi tidak teratur. Menstruasi bisa terjadi tiap 2-3
bulan sekali. Dari hasil USG didapatkan gambaran roda pedati pada ovarium. Dokter
kemudian menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan hormone. Didapatkan keabnormalan
dari pemeriksaan itu. Hormon apakah yang mengalami abnormalitas?
A. LH
B. Androgen
C. FSH
D. TSH
E. LTH

31. Pasien perempuan, 24 tahun P2A0 datang ke UGD RS dengan perdarahan hebat disertai nyeri
perut bawah. Pasien baru melahirkan anaknya di bidan 2 jam yang lalu dengan BB 4300 gram.
Menurut bidan, pasien tidak pernah mengalami komplikasi selama hamil dan saat
melahirkan. Riawayt anak pertama lahir dengan SC. Pemeriksaan TTV TD:80/60, frekuensi
nadi 120x/menit, nafas 24 x/menit. Apakah penyebab dari perdarahan kasus tersebut?
A. Tetani uterus
B. Atoni uterus
C. Inersia uterus
D. Ruptur uterus
E. Inversa uterus

32. Wanita, 35 tahun, datang dengan keluhan keputihan tidak berbau. Dokter melakukan
pemeriksaan ginekologi didapatkan tonjolan mukosa bertangkai ukuran 1x1x1 cm di kanalis
servikali. Diagnosis pasien yang paling mungkin adalah ….
A. Kista nabothi
B. Ektropion
C. Polip serviks
D. Inflamasi
E. Kanker serviks

33. Seorang perempuan ,35 tahun, datang dengan keluhan darah dari jalan lahir sejak 1 minggu
yang lalu. Keluhan terutama dirasakan setelah bersenggarama dengan suaminya. TD 110/70,
nadi 80x/menit, nafas 20x/menit, suhu 36,7C. PF tidak ada kelainan. Dari pemeriksaan
inspekulo didapatkan tonjolan mukosa bertangkai di cervikalis. Apa diagnosis pasien?
A. Kista Bertholin
B. Kista nabothi
C. Ca cervix
D. Mioma giburt
E. Polip serviks
34. Wanita, 35 tahun, P4A0, rujukan dari puskesmas dengan perdarahan post partum. SUdah
terpasang infus drip oksitosin. TD 100/70, nadi 100x/menit, nafas 24x/menit. Eksplorasi
kesan plasenta lahir lengkap, tidak didapatkan laserasi jalan lahir. Tindakan yang tepat adalah

A. Pasang tampon uterus
B. Kompresi bimanual uteri
C. B-lynch suture.
D. Kompresi bimanual abdomen
E. Ligase aorta abdominal

35. Perempuan, 30 tahun, G2P1A0 32 minggu, merasa keluar darah dari jalan lahir , HIS baik, TTV
baik, DJJ baik, pada pemeriksaan USG didapatkan gambaran swiss-cheese. Apakah diagnosis
yang tepat pada kasus?
A. Plasenta previa
B. Plasenta acreta
C. KET
D. Abortus inkomplit
E. Abortus imminens

36. Seorang wanita datang ke IGD dengan keluhan nyeri perut yang hilang timbul sejak 2 hari
yang lalu. Pasien telah dipimpin menorah selama 3 jam oleh dukun beranak, namun bayi
belum keluar. Status generali pasien dalam batas normal. Kontraksi his adekuat, DJJ
140x/menit, ibu sudah tidak kuat mengejan, kepala berada di station +4. Pembukaan lengkap
tanpa adanya molase. TIndakan yang tepat pada pasien adalah …
A. Maneuver McRoberts
B. Ekstraksi vakum
C. SC
D. Dipimpin mengejan
E. Induksi Oksitosin

37. Seorang wanita 34 tahun, G4P3A0, 30 minggu, datang dengan keluhan keluar darah dari jalan
lahir 4 jam yang lalu, nyeri perut karena kontraksi rahimnya. Pada pemriksaan fisik TD
110/70 mmHg, nadi 80x/menit, RR 20x/menit, suhu 37C. Tidak dilakukan pemeriksaan
dalam. Pemeriksaan luar terlihat darah keluar dari vagina. Dari pemeriksaan USG didapatkan
plasenta previa totalis, dengan janin normal sesuai kehamilan 30 minggu. Kontraksi uterus
sudah ada namun lemah. Apa tindakan yang dilakukan?
A. SC cito
B. Infus oksitosin
C. Beri deksametason, tirah baring rawat inap
D. Antibiotik
E. Pasien dipulangkan

38. Seorang perempuan, 27 tahun, G1P0AO, 38 minggu dibawa ke UGD RS dengan keluhan mulas-
mulas seperti mau melahirkan. Pasien mengatakan sudah keluar air pervaginam berwarna
jernih. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 100/60 mmHg, 88 x/menit, Pada
pemeriksaan obstetrik didapatkan kontraksi tiap 2 menit, pembukaan serviks 6 cm, selaput
ketuban -, presentasi muka dengan dagu anterior. Apakah penatalaksanaan yang tepat
terhadap pasien ini?
A. Pimpin persalinan
B. Observasi kemajuan persalinan
C. Disiapkan untuk operasi SC
D. Stimulasi persalinan
E. Ekstraksi forceps
39. Seorang wanita 32 tahun, datang dengan keluhan keputihan berwarna kuning kehijauan dan
berbau, keluhan disertai dengan demam. Pada pemeriksaan didapatkan nyeri goyang serviks
dan nyeri kuadran kanan bawah, Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah …
A. PID
B. Endometriosis
C. Appendisitis
D. KET
E. Ruptur tuba

40. Wanita, 25 tahun datang dengan keluhan perdarahan pervaginam banyak dan terdapat
gumpalan. Tidak menstruasi sejak 3 bulan yang lalu. Test kehamilan (+). Pada pemeriksaan
fisik didapatkan TD 110/80 mmHg, nadi 80x/menit, nafas 24x/menit, suhu 37C. Fundus
teraba 1 jari diatas simfisis. Pemeriksaan dalam; fluksus (+), portio terbuka 2 cm. Apa
diagnosisnya?
A. Abortus sepsis
B. Abortus insipiens
C. Abortus imminens
D. Abortus inkomplit
E. Abortus infeksiosa

41. Seorang wanita mengalami stress karena lupa memakai kondom waktu berhubungan seksual
dengan suami pada hari ke 11 dari hari pertama haid. Wanita ini minta obat KB agar tidak
hamil. Mekanisme obat KB yang tepat untuk kasus ini adalah …
A. Mencegah pengeluaran FSH
B. Induksi terjadinya endometriosis
C. Mencegah pengeluaran LH
D. Peningkatan viskositas lendir serviks
E. Induksi terjadinya atrofi endometrium

42. Sepasang suami istri datang dengan keluhan belum memiliki anak setelah menikah 3 tahun.
Suami berusia 30 tahun dan istri 25 tahun. Istri rutin menstruasi setiap bulan dan suami
merasa normal. Pemeriksaan sperma didapatkan sperma 3 ml, putih, bau khas, jumlah
sperma 5 juta, morfologi baik 52%, motilisasi normal 52%. Diagnosis yang tepat adalah ….
A. Oligozoospermia
B. Astenozoospermia
C. Teratozoospermia
D. Oligoastenozoospermia
E. Astenoteratozoospermia

43. Wanita, 28 tahun, G1P0A0, 34 minggu datang dengan keluhan cairan dari kemaluan sejak 1
minggu lalu. TD 120/80, Nadi 120x/menit, RR 20x/menit, suhu 38C, terdapat nyeri tekan
uterus. Pemeriksan pervaginam didapatkan ketuban menggenang berwarna kekuningan dan
berbau. DJJ 170x/menit. Diagnosis yang tepat adalah ….
A. Kandidiasis vaginalis
B. Korioamnionitis
C. Bakterial vaginosis
D. ISK atas
E. Infeksi Streptococcus grup B

44. Wanita 28 tahun, G1P0A0, 39 minggu datang memeriksakan kehamilannya ke dokter. Wanita
tersebut rutin memeriksakan kehamilannya dan sudah didiagnosis HIV (+) sejak ANC I.
Pemeriksaan terakhir viral load 50.000 unit. Apakah edukasi yang tepat untuk ibu tersebut?
….
A. Konsumsi antiretroviral sejak trimester I
B. Transmisi melalui ibu ke anak terjadi saat trimester 2
C. Ibu disipakan untuk SC
D. TIdak dapat ditransmisikan melalui ASI
E. Kecacatan janin
45. Wanita G4P3A0 datang untuk pertama kali memeriksakan kehamilannya. Pada hasil USG
terdapat janin dengan usia 12 minggu. Sebelumnya tidak memiliki riwayat TD tinggi. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan TD 170/120, proteinuria (++). Apakah obat hipertensi yang
tepat untuk pasien? ….
A. MgSO4
B. Amlodipin
C. Nifedipin
D. Terbutalin
E. Captopril

46. Wanita, 30 tahun, G3P2A0, 33 minggu datang dengan keluhan keluar cairan dari jalan lahir
sejak 1 hari lalu. Mulas sudah dirasakan. Pemeriksaan dalam ditemukan pembukaan 1 cm.
Dokter memutuskan pasien dirawat dan dilakukan pematangan paru selama 2 hari sebelum
dilakukan persalinan. Apa terapi yang diberikan pada pasien? ….
A. Dexamethasone 12 mg IV interval 24 jam
B. Dexamethasone 6 mg IM 4 dosis tiap 12 jam
C. Dexamethasone 12 mg IM dengan interval 24 jam
D. Betamethasone 6 mg IM 4 dosis interval 12 jam
E. Betamethasone 12 mg IV interval 24 jam

47. Ibu, 36 tahun, dibawa oleh bidan puskesmas dengan keluhan perdarahan yang terus menerus
keluar dari jalan lahir sejak 1 jam lalu pasca melahirkan anak kelimanya dengan berat badan
lahir 4200 gram. Tali pusat lahir normal 5 menit setelah bayi lahir. Status obstetric
didapatkan fundus uteri 2 jari dibawah umbilicus dan kontraksinya bagus. Pada pemeriksaan
inspekulo terdapat perdarahan aktif keluar dari robeknya dinding vagina posterior.
Tatalaksana yang tepat untuk pasien adalah ….
A. Kuretase
B. Injeksi oksitosin
C. Eksplorasi cavum uteri
D. Menjahit robekan vagina
E. Injeksi methyergometrin

48. Seorang perempuan, 31 tahun, G2P1A0, datang ke Puskesmas untuk pemeriksaan kehamilan.
Pasien merasa hamil 3 bulan dan datang pertama kali. Pasien adalah penyandang DM II sejak
4 tahun lalu. Apakah hal penting untuk ditanyakan saat melakukan anamnesis?
A. Riwayat bayi besar pada anak pertama
B. Adanya mual-mual pada bulan pertama kehamilan
C. Apakah ia memeriksakan diri secara teratur ke dokter
D. Apakah biasa mengalami serangan hipoglikemia
E. Kenaikan berat badan >8 kg

49. Wanita, 26 tahun, G3P2A0 38 minggu datang ke IGD dengan keluar lendir bercampur darah.
Pada pemeriksaan pasien dalam keadaan inpartu. Pasien pernah di SC 2 tahun lalu. Pasien
telah dipimpin bersalin namun tidak maju. Dilakukan pemeriksaan dalam dan didapatkan
pembukaan lengkap dengan presentasi tangan diatas ubun-ubun kecil dan CPD relative.
Tindakan yang tepat dilakukan adalah ….
A. Partus percobaan
B. Vakum
C. Forseps
D. SC
E. Induksi persalinan

50. Wanita, 40 tahun, memeriksakan diri ke PKM untuk pap smear. Riwayat memiliki 5 orang
anak. Pada pemeriksaan pap smear ditemukan PMN penuh basil kokus, sel darah merah,
beberapa sel yang mengalami dispasia ringan serta sel-sel yang mengalami metaplasia.
Tindakan selanjutnya adalah ….
A. Histerektomi parsial
B. Terapi infeksi dan radang
C. Diagnosis cryosurgery
D. Kolposkopi
E. Biopsi serviks