Anda di halaman 1dari 168

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirrabbil’alamiin. Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah


SWT, Tuhan Yang Maha Esa karena perkenan-Nya maka Profil Kesehatan Lombok
Tengah 2016 dapat diselesaikan.

Profil Kesehatan ini merupakan rangkaian penyajian data/informasi


tentang upaya kesehatan masyarakat yang dilaksanakan di Kabupaten Lombok
Tengah, data yang digunakan dalam menyusun profil kesehatan ini bersumber dari
berbagai unit kerja baik didalam unit Dinas Kesehatan ataupun instansi terkait
dengan SKPD Kesehatan di Lombok Tengah.

Agar data yang diperoleh valid dan akurat, maka terhadap data yang
berasal dari lingkungan Dinas Kesehatan dilakukan klarifikasi data kepada pihak
penanggung jawab program sekaligus sebagai pelaksana yang merupakan sumber
data.

Dengan konsistensi penyusunan profil kesehatan yang dilaksanakan


setiap tahun, maka berbagai perkembangan indikator yang digunakan dalam
pembangunan kesehatan baik, indikator masukan, proses maupun hasil dan
indikator dampak. Fakta ini merupakan bahan yang sangat berguna untuk
melakukan analisa kecendrungan dalam kontek penentuan strategi dan
kebijaksanaan dimasa mendatang.

Untuk meningkatkan mutu profil kesehatan Lombok Tengah berikutnya


diharapkan saran dan kritikan yang membangun, serta partisifasi dari semua pihak
khususnya dalam upaya mendapatkan data/informasi yang akurat, tepat waktu dan
sesuai dengan kebutuhan.

Praya, Januari 2017

i
DAFTAR ISI
Judul
Kata Pengantar ii
Daftar Isi iii
Daftar Tabel iv
Daftar Gambar v

BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Tujuan 2
C. Sistimatika Penyajian 2

BAB II GAMBARAN UMUM 4


A. Letak Geografis Kabupaten Lombok Tengah 5
B. Kependudukan 6
C. Pertumbuhan Ekonomi 8
D. Pendidikan 9

BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT 10


A. Angka harapan hidup (AHH) 10
B. Kematian Kematian bayi 12
C. Kematian ibu maternal 12
D. Morbiditas 14
1. Pola 10 penyakit Terbanyak 14
2 Penyakit Menular. 15
a. Tubercolosis (TB) 15
b. Penyakit HIV AIDs 17
c. Pnemonia 19
d. Kusta 20
e. Diare 21
3. Penyakit bersumber Binatang (PB2) 22
a. DBD 22
b. Penyakit Malaria 22
4. Status Gizi 24
a. Indikator BB/U 24
b. Indikator BB/TB 25
c. Indikator TB/U 25
5. BBLR 25
6. Penyakit Tidak Menular 26
7. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi 27
a. Tetanus Neonatorum (TN) 27
b. Campak 28
c. Difteri 28
d. Polio dan AFP 28
e. Hepatitis 28
8. Penyakit potensial KLB/Wabah 28

BAB IV. SITUASI UPAYA KESEHATAN 29


A. Pelayanan Kesehatan 29
1. Pelayanan Kesehatan ibu dan Anak 29
a. Pelayanan kesehatan ibu hamil K1 DAN K4 29
b. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dengan kompetensi kebidanan 31
c. Cakupan pelayanan kesehatan ibu nifas 33
d. Penanganan komplikasi obstetri dan neonatal 34

ii
e. Kunjungan neontal 36
f. Pelayanan kesehatan pada bayi 36
g. Pelayanan kesehatan pada balita 37
2. Pelayanan keluarga berencana 38
3. Perbaikan gizi masyarakat 39
a. D/S (Tingkat partisipasi masyarakat) 39
b. BGM/D 40
c. Distribusi Tablet Fe pada ibu hamil 40
d. Cakupan Pemberian Asi Eksklusif 42
e. Pemberian kapsul vitamin A 43
f. Pelacakan kasus KLB Gizi buruk 44
4. Pelayanan Imunisasi 45
a. Imunisasi dasar pada bayi 45
b. Imunisasi Pada ibu hamil 47
5. Pelayanan Kesehatan Gigi 47
6. Penjaringan murid kelas I SD/MI 48
7. Murid SD/ MI mendapat pelayanan UKGS 49
8. Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 50

B. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan 50


1. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan 51
2. Prilaku Hidup Masyarakat Rumah Tangga ber-PHBS 52

C. Pengawasan dan Pemeliharaan Kualitas Lingkungan 53


1. Rumah Sehat 53
2. Akses terhadap sumber minum keluarga 54
3. Akses Sanitasi layak 55
4. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat 56
5. Tempat-tempat umum yang memenuhi syarat kesehatan 56
6. Tempat Pengolahan Makanan (TPM) 57

D. Pelayanan Kesehatan dan Rujukan 57

E. Pelayanan Gawat Darurat yang dapat di Akses Masyarakat 58

F. Indikator Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit 58


1. Pemakaian Tempat Tidur 58
2. Rata-rata tempat tidur dipakai 58
3. Lama Rawat inap 58
4.Tempat tidur tidak ditempati 59
5. Angka kematian umum 59
6. Angka kematian pasien setelah dirawat ≥ 48 jam 59
G. Ketersediaan obat 59

BAB V SUMBER DAYA KESEHATAN 61


A. Sarana Kesehatan 61
1. Puskesmas 61
2. Upaya kesehatan bersumber daya masyarakat 61
B. Tenaga Kesehatan 63
C. Pembiayaan Kesehatan 65

iii
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 67

Kesimpulan 67
Saran-saran 67

Daftar Pustaka 69

iv
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Jumlah Desa, Kelurahan, Dusun dan Lingkungan menurut Kecamatan 5

Tabel 2.2 Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan Tahun 2016 7

Tabel 2.3 Banyaknya Rumah Tangga dan Penduduk Dirinci Per Kecamatan 7
di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
Tabel 2.4 Komposisi Penduduk menurut golongan umur di Kab Lombok Tengah Tahun 8
2016

Tabel 3.1 Pola 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan dan rawat inapdi 15
Puskesmas se kabupaten Lombok Tengah tahun 2016

v
DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Angka harapan hidup di Lombok Tengah tahun 2007 – 2015 12

Gambar 3.2 Kematian Ibu menurut waktu kejadian maternal tahun 2016 13

Perkembangan Kasus Kematian Ibu Yang di Laporkan dari Tahun 2004


Gambar 3.3 14
s/d 2016 di Lombok Tengah
Gambar 3.4 Persentase TB BTA positif terhadap suspec di Lombok Tengah tahun 16
2016

Gambar 3.5 Angka kesembuhan, pengobatan lengkap, dan angka keberhasilan


16
pengobatan di Lombok Tengah Tahun 2016
Gambar 3.6 Kematian TB selama pengobatan di Lombok Tengah tahun 2016 17

Gambar 3.7 Persentase HIV AIDs menurut Kelompok umur di Lombok Tengah tahun
18
2016
Gambar 3.8 Penemuan kasus HIV AIDs di Lombok Tengah sampai dengan tahun
18
2016
Gambar 3.9 Penderita Pnemonia yang ditemukan dan ditangani Menurut
19
Puskesmas di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
Gambar 3.10 Cakupan Pnemonia yang ditemukan dan ditangani di Kabupaten Lombok
20
Tengah Tahun 2011 - 2016
Gambar 3.11 Kasus Baru Kusta Menurut Puskesmas di Kabuapten Lombok Tengah
21
Tahun 2016
Gambar 3.12 Persentase Kasus diare ditemukan dan ditangani tahun 2016
21
Gambar 3.13 API malaria di Lombok Tengah tahun 2011 - 2016
23
Gambar 3.14 Persentase BBLR menurut Puskesmas di Lombok Tengah Tahun 2016
26
Gambar 4.1 Pencapaian K1 dan K4 Per Puskesmas di Lombok Tengah Tahun 2016
30

Gambar 4.2 Pencapaian K1 dan K4 di Lombok Tengah Tahun 2011 – 2016


31
Gambar 4.3 Cakupan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Lombok Tengah
32
tahun 2011 - 2016
Gambar 4.4 Trand cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan
32
persalinan oleh dukun di Lombok Tengah Tahun 2011 - 2016
Gambar 4.5 Cakupan Ibu Nifas Mendapat Pelayanan Kesehatan di Lombok Tengah
33
Tahun 2016
Gambar 4.6 Penanganan Komplikasi maternal Di Lombok Tengah Tahun 2016
33
Gambar 4.7 Penanganan Komplikasi Kebidanan Di Lombok Tengah Tahun 2011- 2016
34

vi
Gambar 4.8 Cakupan Neonatal Risti Ditangani Di kabupaten Lombok Tengah
35
Tahun 2016
Gambar 4.9 Cakupan Neonatal dengan komplikasi ditangani Di kabupaten Lombok
35
Tengah Tahun 2011 - 2016
Gambar 4.10 Kunjungan neonates (KN1) dan (KN lengkap) di Lombok Tengah Tahun
36
2016
Gambar 4.11 Pelayanan Kesehatan Bayi di Lombok Tengah Tahun 2016
37

Gambar 4.12 Cakupan Pelayanan Kesehatan Balita 8x di Lombok Tengah


38
Tahun 2016
Gambar 4.13 Peserta KB Baru dan KB Aktif di kabupaten Lombok Tengah
38
Tahun 2016
Gambar 4.14 Pencapaian D/S Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
39
Gambar 4.15 Cakupan BGM/D Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
41
Gambar 4.17 Persentase pemberian tablet Fe1 dan Fe 3 pada bumil di Kabupaten
41
Lombok Tengah Tahun 2016
Gambar 4.18 Cakupan Bayi ( 0 – 6 bl) Yang Mendapatkan Asi Eksklusif Di Kabupaten
42
Lombok Tengah Tahun 2016
Gambar 4.19 Cakupan Pemberian Vit. A pada Bayi, Anak Balita dan Balita Di
43
Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
Gambar 4.20 Cakupan Pemberian Vit. A pada ibu Nifas Di Kabupaten Lombok Tengah
43
Tahun 2016
Gambar 4.21 Kasus Gizi Buruk di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2010 s/d 2016
44
Gambar 4.22 Kasus Gizi Buruk di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
44
Gambar 4.23 Pencapaian Imunisasi HB3, pol4, campak dan imunisasi lengkap di
45
Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
Gambar 4.24 Cakupan imunisasi BCG di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
46
Gambar 4.25 Cakupan UCI di Lombok Tengah Tahun 2016
46
Gambar 4.26 Cakupan TT1 dan TT2 di kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
47
Gambar 4.27 Rasio Tumpatan dan Pencabutan Gigi Tetap di Kabupaten Lombok
48
Tengah Tahun 2016
Gambar 4.28 Cakupan Penjaringan Murid Kelas 1 SD/MI dikabupaten Lombok Tengah
49
Tahun 2016
Gambar 4.29 Cakupan pelayanan kesehatan gigi dan mulut dikabupaten Lombok
49
Tengah Tahun 2016
Gambar 4.30 Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut di Lombok Tengah Tahun 2016
50

vii
Gambar 4.31 Cakupan jaminan kesehatan penduduk menurut jenis jaminan
51
dikabupaten Lombok Tengah Tahun 2015
Gambar 4.32 Hasil Survey PHBS tatanan rumah tangga di Kabupaten Lombok
52
Tahun 2007 - 2016
Gambar 4.33 Hasil Survey PHBS di Kabupaten Lombok Tahun 2016
53
Gambar 4.34 Persentase Rumah Sehat di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
54
Gambar 4.35 Persentase Penduduk dengan Akses Air Minum di Kabupaten Lombok
55
Tengah Tahun 2016
Gambar 4.36 Persentase Penduduk dengan Akses sanitasi layak di Kabupaten Lombok
56
Tengah Tahun 2016
Gambar 4.37 Desa yang Melaksanakan STBM di Lombok Tengah Tahun 2016
56
Gambar 4.38 Persentase Tempat Tempat Umum Yang memenuhi syarat kesehatan di
56
Lombok Tengah Tahun 2016
Gambar 4.39 Persentase Tempat pengolahan makanan di Lombok Tengah Tahun 2016
59
Gambar 4.40 Persentase ketersediaan obat dan vaksin menurut jenisnya di Lombok
60
Tengah Tahun 2016
Gambar 4.41 Persentase ketersediaan obat dan vaksin menurut puskesmas di Lombok
60
Tengah Tahun 2016
Gambar 5.1 Starata Posyandu di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
63
Gambar 5.2 Posyandu aktif di kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
63

viii
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah


upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa
Indonesia yang bertujuan untuk meningkat.kan kesadaran,
kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar
terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi- tingginya,
sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia
yang produktif secara sosial dan ekonomis. Keberhasilan
pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh kesinambungan
antar upaya program dan sektor, serta kesinambungan dengan
upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh periode sebelumnya.

Dalam rangka pelaksanaan pembangunan kesehatan di Kabupaten


Lombok Tengah diperlukan data yang memadai. Sehingga diharapkan dapat
menggambarkan situasi kesehatan masyarakat saat ini sebagai dasar penyusunan
kebijakan, strategi maupun perencanaan, sehingga pembangunan kesehatan yang
dilaksanakan akan tepat pada sasarannya dan mampu mengatasi permasalahan
kesehatan yang dihadapi dengan baik.
Profil Kesehatan ini memuat gambaran umum Kabupaten Lombok Tengah
yang meliputi keadaan geografis, demografis, maupun tingkat pendidikan, serta
derajat kesehatan masyarakat Lombok tengah. Kemudian itu diimplementasikan
dalam program-program Upaya Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan
Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016. Setelah dilaksanakan selama kurun satu
tahun maka dilakukan pengukuran pencapaian kinerja dimana dengan mengetahui
tingkat pencapaian kinerja selama satu tahun tersebut akan digunakan sebagai
pembanding dengan target indikator Rencana Strategis Dinas Kesehatan 2016 -
2020 (Renstra) . Dengan demikian bila semua target indikator yang telah ditetapkan
bisa tercapai dengan baik, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah
dikatakan telah berhasil dalam menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik.

B. TUJUAN
a. Untuk melihat gambaran program kegiatan Satuan Kerja Perangkat
Daerah (SKPD) Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah dalam
rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara efiktif dan efisien.
b. Tersedianya informasi pelayanan kesehatan di lingkup Dinas Kesehatan
Kabupaten Lombok Tengah sehingga bisa digunakan sebagai bahan
dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelayanan sesuai
indikator-indikator penilaian kinerja Dinas Kesehatan dan Standar
Pelayanan Minimal (SPM).

C. SISTEMATIKA PENYAJIAN

Sistematika penyajian Profil Kesehatan Kabupaten Lombok


Tengah adalah sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN
Penyajiannya. berisi penjelasan tentang maksud,
tujuan dan sistematika
BAB II : GAMBARAN UMUM
Menyajikan tentang gambaran umum Kabupaten Lombok
Tengah meliputi letak geografis, kependudukan, ekonomi dan
pendidikan yang erat kaitannya dengan kesehatan.
BAB III : SITUASI DERAJAT KESEHATAN
Berisi uraian tentang indikator mengenai angka kematian,
angka kesakitan dan angka status gizi masyarakat.
BAB IV : SITUASI UPAYA KESEHATAN
Menguraikan tentang pelayanan kesehatan dasar, pelayanan
kesehatan rujukan dan penunjang, pencegahan dan
pengendalian penyakit menular dan tidak menular, pembinaan
kesehatan lingkungan dan sanitasi dasar, perbaikan gizi
masyarakat, pelayanan kefarmasian dan alat kesehatan,
pelayanan kesehatan dalam situasi bencana serta upaya
pelayanan kesehatan lainnya yang diselenggarakan oleh
kabupaten
BAB V : SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN
Menguraikan tentang tenaga kesehatan, sarana kesehatan,
pembiayaan kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya.
BAB VI : PENUTUP
Berisi sajian garis besar hasil-hasil cakupan program/kegiatan
berdasarkan indikator-indikator bidang kesehatan untuk dapat
ditelaah lebih jauh dan untuk bahan perencanaan
pembangunan kesehatan serta pengambilan keputusan di
Kabupaten Lombok Tengah.
Lampiran : Berisi 81 tabel data/angka pencapaian kabupaten, sebagian
diantaranya merupakan Indikator Pencapaian Kinerja Standar
Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten
BAB II

GAMBARAN UMUM

Kabupaten Lombok Tengah dengan Kota Praya sebagai pusat


pemerintahannya merupakan salah satu dari 10 (sepuluh) Kabupaten/Kota yang ada
di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Posisinya terletak di antara 116°05’ sampai 116°24’
Bujur Timur dan 8°24’ sampai 8°57’ Lintang Selatan, dengan luas wilayah 1.208,39
km² (120.839 ha). Dari segi letak geografis, Kabupaten Lombok Tengah diapit oleh
dua kabupaten lain yakni Kabupaten Lombok Barat di sebelah barat dan utara serta
Kabupaten Lombok Timur di sebelah timur dan utara, sedangkan di bagian selatan
berbatasan dengan Samudra Indonesia.
Pada tahun 2010 yaitu sekitar bulan september dan oktober, Kabupaten
Lombok Tengah mengalami pemekaran wilayah desa sebanyak 15 desa, sehingga
jumlah desa yang ada di kabupaten Lombok Tengah berjumlah 139 desa.
Sedangkan jumlah kecamatan tetap berjumlah 12 kecamatan dengan luas wilayah
berkisar antara 50 hingga 234 km2. Kecamatan Pujut merupakan salah satu
kecamatan terluas dengan wilayah mencapai 19,33 persen dari luas wilayah
kabupaten, diikuti Kecamatan Batukliang Utara, Praya Barat dan Praya Barat Daya
dengan persentase masing-masing 15,06, 12,64 dan 10,34 persen, Sementara itu
kecamatan-kecamatan lainnya memiliki persentase luas wilayah dibawah 7
(tujuh) persen.
Melihat posisi geografis Lombok Tengah, maka jarak antara ibu kota
kabupaten dengan ibu kota kecamatan memiliki radius yang relatif dekat yang berkisar
antara 0 hingga 20 km. Namun antara ibu kota kecamatan yang satu dengan ibu kota
kecamatan lain yang terjauh mencapai jarak 41 km yakni antara ibu kota Kecamatan
Pringgarata dengan ibu kota Kecamatan Janapria.
Dilihat dari tofografi, bagian utara wilayah Kabupaten Lombok Tengah
merupakan daerah dataran tinggi dan merupakan areal kaki Gunung Rinjani yang
meliputi Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, Kopang, dan Pringgarata. Curah
hujan pada daerah ini relatif tinggi dan dapat menjadi pendukung bagi kegiatan di
sector pertanian. Selain itu di bagian utara terdapat aset wisata terutama pariwisata
alam pegunungan dengan pemandangan yang indah dan udara yang sejuk. Bagian
tengah meliputi Kecamatan Praya, Praya Tengah, Praya Barat, Praya Barat Daya,
Praya Timur, Janapria dan sebagian Kecamatan Jonggat merupakan wilayah dataran
rendah yang memiliki potensi pertanian padi dan palawija, didukung oleh hamparan
lahan sawah yang luas dengan sarana irigasi yang memadai.
Sedangkan bagian Selatan merupakan daerah yang berbukit-bukit dan
sekaligus berbatasan dengan Samudra Indonesia. Bagian selatan ini meliputi wilayah
Kecamatan Pujut, sebagian Kecamatan Praya Barat, Praya Barat Daya dan Praya
Timur. Karena berbatasan dengan Samudra Indonesia, maka wilayah ini memendam
potensi wisata pantai yang indah dengan gelombang yang cukup fantastik. Sebagai
pendukung wisata, di wilayah bagian selatan telah dilengkapi berbagai fasilitas
penunjang seperti hotel, restoran, termasuk sarana jalan yang memadai.
Kabupaten Lombok Tengah memiliki iklim tropis dengan musim kemarau
yang kering. Musim hujan yang cukup tinggi di sepanjang tahun. Jumlah hari hujan
per bulan di Kabupaten Lombok Tengah berkisar antara 6 hingga 14 hari dengan
curah hujan berkisar antara 102 mm hingga 217 mm.
Dilihat menurut kecamatan (tidak termasuk Kecamatan Praya Barat Daya) wilayah
yang memilki hari hujan terbanyak yakni kecamatan Batukliang Utara dan sebaliknya
kecamatan Kopang merupakan kecamatan dengan jumlah hari hujan paling sedikit.

A. Letak Geografis Kabupaten Lombok Tengah :


Tabel 2.1
Jumlah Desa, Kelurahan, Dusun dan Lingkungan menurut Kecamatan

No Kecamatan Desa Kelurahan Dusun Lingkungan

1 Praya Barat 10 - 134 -


2 Praya Barat Daya 11 - 121 -
3 Pujut 16 - 262 -
4 Praya Timur 10 - 183 -
5 Janapria 12 - 217
6 Kopang 11 - 116 -
7 Praya 6 9 82 50
8 Praya Tengah 9 3 110 16
9 Jonggat 13 - 135 -
10 Pringgarata 11 - 114 -
11 Batukliang 10 - 144 -
12 Batukliang Utara 8 - 191 -
Jumlah 127 12 1.808 66

Sumber : Lombok Tengah Dalam Angka 2016

B. Kependudukan

Luas wilayah Kabupaten Lombok Tengah adalah 1.208, 39 km² (120.839 ha)
dengan penduduk jumlah penduduk menurut hasil estimasi penduduk tahun 2016
berjumlah 921.955 jiwa terdiri dari penduduk laki-laki berjumlah 435.891 jiwa,
penduduk perempuan 486.063 jiwa Angka tersebut merupakan hasil perhitungan
yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Lombok Tengah dengan bimbingan dari Badan
Pusat Statistik dengan menggunakan metode geometrik. Metode ini menggunakan
prinsip bahwa parameter dasar demografi yaitu parameter fertilitas, mortalitas, dan
migrasi per tahun tumbuh konstan. dan rumah tangga berjumlah 272.518 Rumah
Tangga (Lombok Tengah Dalam Angka 2016). Kepadatan penduduk 763 jiwa/km².
Tabel 2. 2
Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan Tahun 2016

LUAS JUMLAH KEPADATAN


NO KECAMATAN
WILAYAH PENDUDUK PENDUDUK
1 PRAYA BARAT 485,25
152,75 74.122
2 PRAYA BARAT DAYA 439,62
124,97 54.939
3 PUJUT 444,58
233,55 103.831
4 PRAYA TIMUR 813,20
82,57 67.146
5 JANAPRIA 1090,02
69,05 75.266
6 KOPANG 1312,91
61,66 80.954
7 PRAYA 1811,59
61,26 110.978
8 PRAYA TENGAH 974,12
65,92 64.214
9 JONGGAT 1336,17
71,55 95.603
10 PRINGGARATA 1281,38
52,78 67.631
11 BATUKLIANG 1518,78
50,37 76.501
12 BATUKLIANG UTARA 279,02
181,96 50.770
KABUPATEN
1.208,4 921.955 763,0

Sumber : BPS Lombok Tengah tahun 2016 diolah Dinas Kesehatan (*

Tabel 2.3
Banyaknya Rumah Tangga dan Penduduk Dirinci Per Kecamatan
di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

RUMAH PENDUDUK
NO KECAMATAN JUMLAH
TANGGA (* LAKI-LAKI PEREMPUAN

1 PRAYA BARAT 21.434,00 37.640 36.482 74122

3 PRAYA BARAT DAYA 16.507,00 25.787 29.152 54939

5 PUJUT 29.760,00 49.764 54.067 103831

8 PRAYA TIMUR 20.135,00 31.985 35.161 67146

10 JANAPRIA 22.869,00 34.684 40.582 75266

12 KOPANG 23.573,00 37.179 43.775 80954

14 PRAYA 30.312,00 53.255 57.723 110978

16 PRAYA TENGAH 18.916,00 30.719 33.495 64214

18 JONGGAT 28.876,00 45.974 49.629 95603

21 PRINGGARATA 19.615,00 32.086 35.545 67631

23 BATUKLIANG 22.879,00 35.159 41.342 76501

25 BATUKLIANG UTARA 15.006,00 23.672 27.098 50.770

JUMLAH (KAB/KOTA) 269.882 437.904 484.051 921.955

Sumber : BPS Lombok Tengah tahun 2016 diolah Dinas Kesehatan (* 2015
Tabel 2.4
Komposisi Penduduk menurut golongan umur di Kab Lombok Tengah Tahun 2016

KELOMPOK UMUR JUMLAH PENDUDUK


NO
(TAHUN) LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN RASIO JENIS KELAMIN

1 0-4 50.035 48.636 98.671 102,88


2 5-9 45.687 43.516 89.203 104,99
3 10 - 14 43.861 41.742 85.603 105,08
4 15 - 19 41.149 41.767 82.916 98,52
5 20 - 24 32.209 40.849 73.058 78,85
6 25 - 29 32.308 43.006 75.314 75,12
7 30 - 34 31.057 41.196 72.253 75,39
8 35 - 39 31.864 39.572 71.436 80,52
9 40 - 44 28.513 33.736 62.249 84,52
10 45 - 49 25.333 29.225 54.558 86,68
11 50 - 54 21.539 24.473 46.011 88,01
12 55 - 59 17.686 19.103 36.789 92,59
13 60 - 64 13.679 14.520 28.199 94,21
14 65 - 69 9.213 10.536 19.749 87,45
15 70 - 74 6.217 7.033 13.250 88,39
16 75+ 5.541 7.155 12.696 77,45
JUMLAH 435.891 486.063 921.955 89,68

Sumber : BPS Lombok Tengah tahun 2016 diolah Dinas Kesehatan

C. Ekonomi

Kondisi perekonomian merupakan salah satu aspek yang diukur dalam


menentukan keberhasilan pembangunan suatu negara.
Statistik harga sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk penyusunan berbagai
indikator bidang ekonomi, seperti inflasi, indeks nilai tukar, indeks kemahalan, sampai
dengan penunjang dalam penghitungan angka-angka PDRB.
Pertumbuhan ekonomi dapat dilihat pada laju pertumbuhan PDRB atas dasar
harga konstan. Pada tahun 2015, perekonomian Kabupaten Lombok Tengah
mengalami perlambatan sebesar 5,51 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2014
yang pertumbuhannya mencapai 6,28 persen. Dalam kurun waktu empat tahun
terakhir, pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2012 mencapai 13,72 persen.
Tingginya pertumbuhan pada tahun 2012 tidak lepas dari beroperasinya Bandara
Internasional Lombok di Kabupaten Lombok Tengah.
Seluruh kategori ekonomi PDRB Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2015 mengalami
pertumbuhan yang positif. Pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh kategori
Informasi dan Komunikasi sebesar 8,92 persen. Kemudian diikuti oleh kategori Jasa
Keuangan dan Asuransi sebesar 8,15 persen, kategori Konstruksi sebesar 7,91
persen, kategori Pertambangan dan Penggalian sebesar 7,13 persen, kategori Jasa
Pendidikan sebesar 7,12 persen, dan kategori Real Estat sebesar 6,93 persen.
Sedangkan kategori ekonomi yang lain mengalami pertumbuhan dibawah 6,90
persen.
Adapun kategori-kategori lainnya diantaranya kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan
Sosial mencapai pertumbuhan sebesar 6,79 persen, kategori Jasa Lainnya sebesar
6,37 persen, kategori Jasa Perusahaan sebesar 5,52 persen, kategori Perdagangan
Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 5,43 persen, kategori
Transportasi dan Pergudangan sebesar 5,14 persen, kategori Penyediaan
Akomodasi dan Makan Minum sebesar 4,51 persen, kategori Pertanian, Kehutanan,
dan Perikanan sebesar 4,48 persen, kategori Pengadaan Air, Pengolahan Sampah,
Limbah dan Daur Ulang sebesar 4,16 persen, kategori Adminsitrasi Pemerintahan,
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 3,64 persen, kategori Industri
Pengolahan sebesar 2,67 persen, dan Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 0,85
persen. Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan mengalami pertumbuhan
terkecil kelima dibandingkan kategori ekonomi lainnya meskipun kategori ini memiliki
peranan kedua dalam pembentukan PDRB Kabupaten Lombok Tengah. Ini
menunjukkan bahwa telah terjadi pergeseran pola ekonomi masyarakat Kabupaten
Lombok Tengah.
Pendapatan yang diterima rumah tangga dapat menggambarkan tingkat
kesejahteraan rumah tangga tersebut. Namun informasi mengenai pendapatan
rumah tangga yang akurat sulit diperoleh, sehingga dilakukan pendekatan melalui
data pengeluaran rumah tangga. Data pengeluaran rumah tangga dibedakan
menurut kelompok makanan dan bukan makanan, kedua kelompok tersebut dapat
menggambarkan bagaimana rumah tangga mengalokasikan kebutuhan rumah
tangganya. Menurut hokum ekonomi (Ernest Engel, 1857) bila selera tidak berbeda
maka persentase pengeluaran untuk makanan akan menurun seiring dengan
meningkatnya pendapatan. Dengan demikian secara umum semakin meningkat
pendapatan (kesejahteraan), semakin berkurang persentase pengeluaran untuk
makanan.
Pada tahun 2015, rata-rata pengeluaraan riil per kapita masyarakat kabupaten
Lombok Tengah mengalami peningkatan sebesar 2,24 persen dibandingkan dengan
tahun sebelumnya, sehingga menjadi 8.846 ribu rupiah.

D. Pendidikan
Komponen pengukuran tingkat pembangunan manusia suatu negara yang cukup
berpengaruh yaitu komponen pendidikan. Perubahan yang terjadi secara terus
menerus pada perilaku masyarakat disebabkan oleh semakin meningkatnya tingkat
pendidikan. Pendidikan juga merupakan salah satu syarat mutlak pencapaian tujuan
pembangunan manusia, dan merupakan target pembangunan sekaligus sarana
pembangunan nasional. Pendidikan masyarakat dapat diukur dengan berbagai
indikator, salah satu indicator yang secara sensitif dapat mengukur tingkat pendidikan
masyarakat yaitu rata-rata lama sekolah.
Sedangkan rata-rata lama sekolah anak-anak di Kabupaten Lombok Tengah tidak
mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2015 angka rata-rata lama
sekolah yaitu 5,54 tahun meningkat 0,02 tahun dibandingkan tahun 2014 yaitu 5,52
tahun.
Gambaran tingkat pendidikan dasar, menengah pertama, menengah atas pada
tahun 2015 di bawah naungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten
Lombok Tengah sebagai berikut :
jumlah Sekolah Dasar mencapai 592 sekolah dengan jumlah murid sebanyak 87.449
siswa, artinya rata-rata setiap sekolah terdapat 148 siswa. Jumlah guru yang
mengajar masih tergolong ideal dimana satu guru SD mengajar 26 siswa.
Jenjang pendidikan menengah pertama, mencapai 145 sekolah dengan jumlah murid
mencapai 25.161 siswa, artinya rata-rata setiap sekolah terdapat 174 siswa. Jumlah
guru yang mengajar masih tergolong ideal dimana satu guru SMP mengajar 23
siswa.
Pada jenjang menengah atas, mencapai 100 sekolah, dimana 48 SMA dan 52 SMK.
Jumlah murid mencapai 23.588 siswa, artinya rata-rata setiap sekolah terdapat 236
siswa. Jumlah guru yang mengajar masih tergolong ideal dimana satu guru SMA
mengajar 29 siswa. Namun, satu guru SMK mengajar 33 siswa, dimana rasio ini
berada diatas jumlah maksimal siswa di tiap kelasnya . Mayoritas penduduk
Kabupaten Lombok Tengah usia 5-24 tahun masih bersekolah sebanyak 68,4
persen. Namun terdapat 23,26 persen penduduk yang sudah tidak bersekolah lagi,
artinya sudah hampir seperempat penduduk usia sekolah yang sudah tidak
bersekolah lagi. Serta terdapat 8,34 persen penduduk yang tidak/belum pernah
sekolah. Dilihat dari pendidikan yang ditamatkan, tingkat pendidikan mayoritas
penduduk Kabupaten Lombok Tengah masih rendah.Terdapat 26,32 persen
penduduk usia 10 tahun ke atas yang tidak/belum tamat SD. Untuk yang tamat SD
mencapai 29,33 persen. Penduduk yang bisa menamatkan perguruan tinggi masih
sangat rendah dimana hanya 1,68 persen untuk diploma dan 4,74 persen untuk
S1/S2/S3.
Pada tahun 2015, sekitar 81,45 persen penduduk berumur 10 tahun ke atas di
kabupaten Lombok Tengah melek huruf dan merupakan persentase terkecil di
Provinsi NTB.
BAB III

SITUASI DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT

Gambaran masyarakat Lombok Tengah masa depan yang ingin dicapai oleh
segenap komponen masyarakat melalui pembangunan kesehatan Lombok Tengah
adalah dengan Visi : “BERSATU WUJUDKAN MASYARAKAT LOMBOK TENGAH
SEHAT 2015”
Visi di atas dilatar belakangi oleh kondisi obyektif Kabupaten Lombok Tengah
dewasa ini serta hasrat masyarakat Lombok Tengah untuk dapat sejajar dengan
daerah lain dalam hal Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Untuk mewujudkan visi tersebut diatas, berbagai upaya ditempuh sehingga
perlu dirumuskan Misi Dinas Kesehatan dalam menyelenggarakan pembangunan
kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah adalah : Meningkatkan derajat kesehatan
Ibu, Bayi dan Anak Balita, Meningkatkan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat
melalui kemitraan dan pemberdayaan, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan
kesehatan.
Jumlah kelahiran total di Lombok Tengah tahun 2016 sebesar 19.366 jiwa,
terdiri dari lahir hidup sebesar 19.222 dan lahir mati sebesar 144 jiwa, dengan ratio
angka lahir mati sebesar 7,4 per 1000 kelahiran hidup.
Dalam menilai derajat kesehatan masyarakat, terdapat beberapa indicator
yang dapat digunakan. Indikator-indikator tersebut pada umumnya tercermin dalam
kondisi Angka Harapan Hidup (AHH), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka kematian
Ibu (AKI), angka morbiditas beberapa penyakit dan status gizi.
A. ANGKA Harapan Hidup (AHH)
Keberhasilan program kesehatan dan program pembangunan sosial ekonomi pada
umumnya dapat dilihat dari peningkatan usia harapan hidup penduduk. Meningkatnya
akses terhadap pelayanan kesehatan; meningkatnya daya beli masyarakat akan
meningkatkan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan gizi; mampu
mempunyai pendidikan yang lebih baik sehingga memperoleh pekerjaan dengan
penghasilan yang memadai, yang pada gilirannya akan meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat dan memperpanjang usia harapan hidupnya.

Angka Harapan Hidup (AHH) diperoleh melalui survey yang dilakukan Badan
Pusat Statistik. Pada tahun 2015 Angka Harapan Hidup di Lombok Tengah
mencapai 64,75 tahun meningkat 1,03 dibandingkan 4 tahun sebelumnya (tahun
2011).Nilai yang terus meningkat ini menandakan bahwa pembangunan di bidang
kesehatan yang dilakukan di Kabupaten Lombok Tengah semakin membaik yang
didukung pula dengan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan
Gambar 3.1:
Angka Harapan Hidup (AHH) Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2011-2015

B. Angka Kematian Bayi (AKB)


Angka Kematian Bayi (AKB) dapat menggambarkan kondisi sosial ekonomi
masyarakat setempat karena bayi adalah kelompok usia yang paling rentan
terkena dampak dari perubahan lingkungan maupun sosial ekonomi. Indikator AKB
terkait langsung dengan target kelangsungan hidup anak dan merefleksikan
kondisi sosial- ekonomi dan kesehatannya.
Angka kematian bayi (AKB) adalah jumlah yang meninggal sebelum
mencapai usia 1 tahun yang dinyatakan dalam 1000 kelahiran hidup pada tahun yang
sama.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB tetapi tidak mudah untuk
menemukan faktor yang paling dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor
aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta
kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan
modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh
terhadap tingkat AKB.
.Laporan Seksi Kesehatan Ibu dan anak ; kasus kematian bayi di Lombok
Tengah tahun 2016 sebesar 192 kasus
Beberapa puskesmas penyumbang kematian bayi tertinggi Lombok Tengah
meliputi puskesmas Kopang 21 kasus kematian bayi, puskesmas Janapria 19
kasus kematian bayi, puskesmas Langko 18 kasus kematian bayi. Sedangkan
Puskesmas dengan kasus kematian terendah adalah puskesmas teratak dan
puskesmas Mantang.masing-masing ada 1 kasus kematian.

C. Angka Kematian Ibu Maternal (AKI)


Angka kematian ibu (AKI) juga menjadi salah satu indikator penting dalam
menentukan derajat kesehatan masyarakat. AKI menggambarkan jumlah wanita yang
meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau
penangannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama kehamilan,
melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa
memperhitungkan lama kehamilan per 100.000 kelahiran hidup.
Berdasarkan laporan Seksi
Kesehatan Ibu dan anak tahun 2016,
dari 25 Puskesmas dan jaringanya dan
RSU Praya ditemukan jumlah kasus
maternal sebanyak 26 kasus kematian
ibu
Peta disamping menunjukkan
sebaran Puskesmas penyumbang
kematian ibu diantaranya puskesmas
Langko 4 kasus kematian ibu,
puskesmas Mantang 3 kasus kematian
ibu, puskesmas sengkol, Ganti, Praya,
Batunyala, Puyung, Pringgarata masing-
masing 2 kasus kematian ibu.

Gambar 3.2
Kematian Ibu menurut waktu kejadian maternal tahun 2016

Gambar diatas menunjukkan sebanyak 16 kasus (61,5 persen) merupakan


kematian ibu maternal pada masa nifas, 9 kasus (31,25 persen) masa bersalin dan
1 kasus (3,8 persen) kematian masa kehamilan.
Setiap kehamilan dapat menimbulkan risiko kematian ibu. Pemantauan dan
perawatan kesehatan yang memadai selama kehamilan sampai masa nifas sangat
penting untuk kelangsungan hidup ibu dan bayinya. Dalam upaya mempercepat
penurunan kematian ibu, Kementerian Kesehatan menekankan pada ketersediaan
pelayanan kesehatan ibu di masyarakat. Berbagai upaya dilaksanakan untuk
menurunkan kematian ibu di Lombok Tengah melalui pelatihan peningkatan kualitas
pelayanan kesehatan ibu dan anak diantaranya Pelatihan Asuhan Persalihan Normal
(APN) yang merupakan standar pertolongan Persalinan, Obstetri dan Neonatal
Emergensi Dasar (PONED)
Gambar berikut ini menggambarkan kecendrungan kasus kematian ibu dari
tahun 2004 s/d 2013

Gambar 3.3
Perkembangan Kasus Kematian Ibu Yang di Laporkan dari
Tahun 2004 s/d 2016 di Kabupaten Lombok Tengah.

Dari gambar diatas bisa dilihat bahwa dalam kurun waktu antara tahun 2004 sampai
dengan tahun 2016 kematian terendah terjadi pada tahun 2005 dengan 12 kasus
kematian ibu sedangkan tertinggi pada tahun 2016 sebanyak 26 kasus, Trand kasus
kematian ibu mengalami penurunan dari tahun 2012 sampai tahun 2015.

D. Morbiditas
Morbiditas adalah angka kesakitan, baik insiden maupun prevalen dari suatu
penyakit. Morbiditas menggambarkan kejadian penyakit dalam suatu populasi pada
kurun waktu tertentu.
Angka kesakitan penduduk didapat dari data yang berasal dari masyarakat
(community based data) yang dapat diperoleh melalui hasil pengumpulan data baik
dari Dinas Kesehatan Kabupaten maupun dari data sarana pelayanan kesehatan
(facility based data) yang diperoleh melalui sistem pencatatan dan pelaporan.
Kasus penyakit yang paling banyak diderita masyarakat Lombok Tengah
berdasarkan Laporan Bulanan (LB1) Kesakitan di Puskesmas dan jaringannya
terlihat pada gambar berikut.

1. Pola 10 Penyakit Terbanyak


Gambaran Pola 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan dan rawat
inap di Puskesmas se Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016 menunjukkan bahwa
kasus terbanyak adalah Infeksi akut lain pada saluran pernapasan bagian atas,
rincian 10 penyakit terbanyak dapat dilihat pada tabel beikut :

Tabel 3.1
Pola 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan dan rawat inap di Puskesmas Se
Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

JUMLAH
NAMA PENYAKIT
NO KASUS
1 Infk. akut lain pd saluran pernafasan bag.atas 19748

2 Gastritis 12357

3 PENYAKIT PD SISTIM OTOT&JARINGAN PENGIKAT 10289

4 PENYAKIT TEKANAN DARAH TINGGI 8918

5 Penyakit kulit infeksi 7486

6 Diare(termasuk tersangka kolera) 6999

7 Penykt. lain pd saluran pernafasan bag.atas 6139

8 Asma 4330

9 Penyakit kulit alergi 4095

10 Diabetes Mellitus 3364

Dari tabel diatas kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap secara
keseluruhan penyakit terbanyak adalah infeksi akut lain pernafasan bagian atas.

2. Penyakit Menular

Penyakit menular yang disajikan dalam profil ini adalah Penyakit Malaria, TB
Paru, HIV/ AIDS , Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Kusta.

a. Tuberkulosis (TB)
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi
bakterimycobacterium tuberculosis.
Penyakit ini dapat menyebar melalui
droplet orang yang telah terinfeksi basil
TB.
Penyakit tuberkulosis Paru
termasuk penyakit menular kronis.
Waktu pengobatan yang panjang
dengan jenis obat lebih dari satu
menyebabkan penderita sering
terancam putus berobat selama masa
penyembuhan dengan berbagai alasan
antara lain merasa sudah sehat atau
faktor ekonomi.
Pada tahun 2016, jumlah kasus baru BTA positif sebesar 629 (68,2 per 100.000
penduduk), sedangkan jumlah seluruh kasus TB sebesar 1.054 (114,3 per 100.000
penduduk), jumlah kasus Tb anak umu 0 – 14 tahun sebanyak 7 kasus (0,66
persen).

Gambar 3.4 :
Persentase BTA positif terhadap suspek di Lombok Tengah Tahun 2016
Persen BTA + terhadap Suspec di Lombok Tengah Tahun 2016
40.00

35.85
35.00
31.82

30.00

25.00

19.88
% 20.00 18.52
17.61
16.90 16.94
15.13 14.67
15.00 13.86
12.71 12.75
10.78 11.11 10.78 10.97 11.18
9.52 9.77
10.00 8.45 8.78
7.84 7.69 7.43 7.80
5.65
5.00

0.00

Puskesmas

Dari gambar diatas persen BTA positif terhadap suspek di Lombok Tengah sebesar
11,18 persen, persentase tertinggi di puskesmas Pengadang sebesar 35,84 persen
dan terendah di puskesmas Puyung sebesar 5,65 persen.
Kasus BTA positif diobati selama tahun 2016 sebanyak 715 orang dengan
angka kesembuhan (cure rate) 564 orang (78,9 persen), pengobatan lengkap
sebesar 102 orang (14,7 persen), angka keberhasilan pengobatan sebesar 93,15
persen, lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut :

Gambar 3.5
Angka kesembuhan (cure rate), pengobatan lengkap (complet Rate), angka
keberhasilan pengobatan (Succes Rate) di Lombok Tengah Tahun 2016
ANGKA KESEMBUHAN DAN PENGOBATAN LENGKAP TB PARU BTA+
SERTA KEBERHASILAN PENGOBATAN DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016

120.00

100.00

80.00

% 60.00

40.00

20.00

0.00
Man Batu Peng Batu Pring Aik Kabu
Penu Dare Seng Teru Muj Gant Jana Lang Kopa Mun Pray Aik Ubu Bonj Puyu Man Tera
gkun Jang Kuta adan nyal garat Bagu Dare pate
jak k kol wai ur i pria ko ng can a Mual ng eruk ng tang tak
g kih g a a k n
CR 98. 88. 100 62. 90. 25. 40. 75. 43. 89. 25. 93. 42. 84. 93. 58. 28. 77. 93. 93. 90. 100 47. 84. 0.0 78.
CXR 0.0 2.7 0.0 0.0 0.0 66. 60. 7.1 56. 0.0 75. 0.0 42. 0.0 6.2 33. 71. 11. 0.0 2.0 0.0 0.0 38. 7.6 100 14.
SR 98. 91. 100 62. 90. 91. 100 82. 100 89. 100 93. 85. 84. 100 91. 100 88. 93. 95. 90. 100 85. 92. 100 93.
Puskesmas
Sedangkan jumlah kematian pengobatan di Lombok Tengah selama tahun
2016 sebesar 29 orang (3,1 per 100.000 penduduk), perincian ada pada gambar
berikut :

Gambar 3.6
Kematian TB selama pengobatan di Lombok Tengah Tahun 2016

30 29

25

20

K
A
S 15
U
S

10

5
3 3 3 3 3
2 2 2 2 2
1 1 1 1
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0
Pringgarata
Janapria

Praya

Batu Jangkih
Mangkung

Mujur

Kopang

Puyung

Pengadang

Kuta

Langko

Muncan

Aik Mual

Kabupaten
Bonjeruk

Bagu
Mantang

Aik Darek

Penujak

Ganti

Batunyala

Teratak
Ubung

Teruwai
Sengkol

Darek

PUSKESMAS

Angka Case Notification Rate (CNR) kasus baru BTA positif Lombok
Tengah tahun 2016 sebesar 68,2 per 100.000 penduduk, sedangkan CNR seluruh
kasus sebesar 114,3 per 100.000 penduduk, pada jenis kelamin laki-laki CNR
sebesar 141,13 per 100.000 penduduk dan 90,07 per 100.000 penduduk pada jenis
kelamin perempuan.

b. Penyakit HIV/ AIDS

Saat ini Indonesia telah digolongkan sebagai negara dengan tingkat epidemi
yang terkonsentrasi, yaitu adanya prevalensi lebih dari 5 persen pada sub populasi
tertentu, misal pada kelompok pekerja seksual komersial dan penyalahgunaan
NAPZA. Tingat epidemi ini menunjukkan tingkat perilaku berisiko yang cukup aktif
menularkan di dalam suatu sub populasi tertentu.
Jumlah penderita HIV/ AIDS dapat digambarkan sebagai fenomena gunung
es, yaitu jumlah penderita dilaporkan jauh lebih kecil dari pada jumlah sebenarnya.
Hal ini berarti bahwa jumlah penderita HIV/ AIDS di Indonesia yang sebenarnya
belum diketahui secara pasti. Diperkirakan jumlah orang dengan HIV di Indonesia
pada akhir tahun 2003 mencapai 90.000 – 130.000 orang.
Sebelum memasuki fase AIDS, penderita terlebih dulu dinyatakan sebagai HIV
positif. Jumlah HIV positif yang ada di masyarakat dapat diketahui melalui 3 metode,
yaitu pada layanan Voluntary, Counseling, and Testing (VCT), sero survey, dan
Survei Terpadu Biologis dan Perilaku (STBP).
Laporan VCT RSUD Praya dan laporan rutin AIDS kabupaten/kota menunjukkan
bahwa pada tahun 2016 Jumlah kasus baru HIV positif yang dilaporkan sebanyak 7
kasus dan kasus Aids sebanyak 18 kasus
Persentase kasus baru HIV, AIDS tahun 2016 menurut kelompok umur seperti
digambarkan di bawah ini.

Gambar 3.7
Persentase kasus baru HIV, AIDS menurut kelompok Umur
di Lombok Tengah Tahun 2016

Persentase Kasus HIV, Aids, Kematian Aids dan syphilis


menurut Kelompok Umur di Lombok Tengah Tahun 2016
40.00

36.84
35.00

30.00
26.32

25.00
21.05

21.05

HIV
20.00 Aids
Kematian Aids
Syphilis
15.00
10.53

10
10.00
5.26

5.26

5.26

5.26

5.26

5
5.00 4
0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00
0.00

0.00

0.00

0.00

0.00
0.00

0.00

0.00
0.00

0.00

0 0 0 0 0 0
0.00
< 1 TAHUN 1 - 4 TAHUN 5 - 14 15 - 19 20 - 29 30 - 39 40 - 49 50 - 59 ≥ 60 TAHUN
TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN

Gambar 3.8

Penemuan kasus HIV dan AIDs di Lombok Tengah s.d. tahun 2016

30

26
25

20 19
18 18
k
a
s 15 14
u
13 HIV
s AIDS

10

6 6 6
8
5
7
3
4 1
0 0 0 3 3 3 3
0
2 2
1
2003
1
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011
1
2012 2013 2014 2015 2016
0 0
tahun
Dari gambar diatas terlihat bahwa penemuan kasus HIV dan AIDs dari
tahun 2003 terus mengalami peningkatan, dan penemuan kasus Aids pada tahun
2016 mencapai 18 kasus.

c. Pneumonia
Pneumonia adalah infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli) yang dapat
disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti virus, jamur dan bakteri. Gejala
penyakit pneumonia yaitu menggigil, demam, sakit kepala, batuk, mengeluarkan
dahak, dan sesak napas.
Dalam pelaksanaan program P2 ISPA di Provinsi sejak tahun 2001 telah
diterapkan tatalaksana bayi dan balita dengan MTBS.
Pnemonia merupakan salah satu dari penyakit pada Bayi dan Balita yang sangat
mematikan, awalnya hanya batuk pilek biasa tetapi apabila tidak diberikan obat
dengan bijaksana, maka akibatnya menjadi Pnemonia dan menyebabkan kematian.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengendalikan penyakit ini yaitu
dengan meningkatkan penemuan pneumonia pada balita.
Perkiraan penderita Pneumonia balita pada tahun 2016 sebanyak 9.811
balita. Penderita ditemukan dan ditangani sebanyak 3.395 kasus (34,60 persen).
Hasil lengkap per puskesmas dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 3.9
Penderita Pnemonia yang ditemukan dan ditangani Menurut
Puskesmas di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

Penemuan dan Penanganan Penemonia Pada Balita


di Lombok Tengah Tahun 2016
300.00
251.63

242.67

250.00

200.00
150.11
128.89

150.00
97.05

100.00
69.20

62.56

60.08
59.10

58.26

48.33

43.06

41.35
39.29
37.58

35.67

50.00
28.67
28.00

24.22

16.34

13.44
9.88

5.85

3.26
0.00

0.00

0.00

Gambar diatas menunjukkan penderita ditemukan dan ditangani tertinggi di


puskesmas Batunyala sebesar 150,11 persen dan terendah di puskesmas Langko
sebesar 0 persen, sedangkan cakupan pnemonia 5 tahun terakhir dapat dilihat pada
gambar berikut
Gambar 3.10
Cakupan Pnemonia pada balita yang ditemukan dan ditangani di Kabupaten
Lombok Tengah Tahun 2011 – 2016

d. Kusta

Penyakit kusta disebut juga sebagai penyakit Lepra atau penyakit Hansen disebabkan
oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini mengalami proses pembelahan cukup
lama antara 2–3 minggu. Daya tahan hidup kuman kusta mencapai 9 hari di luar
tubuh manusia. Kuman kusta memiliki masa inkubasi 2–5 tahun bahkan juga dapat
memakan waktu lebih dari 5 tahun.
Penatalaksanaan kasus yang buruk dapat menyebabkan kusta menjadi progresif,
menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, saraf, anggota gerak, dan mata.
Diagnosis kusta dapat ditegakkan dengan adanya kondisi sebagai berikut :
 Kelainan pada kulit (bercak) purtih atau kemerahan disertai mati rasa.
 penebalan saraf tepi yang disertai gangguan fungsi saraf berupa mati rasa dan
kelemahan /kelumpuhan otot.
 Adanya kuman tahan asam didalam kerokan jaringan kulit (BTA positif)

Target prevalensi kusta sebesar <1 per 10.000 penduduk (<10 per 100.000
penduduk).
Pada Tahun 2016 dilaporkan terdapat kasus baru tipe Pausi Basiler
sebanyak 1 kasus dan Multi Basiler sebanyak 7 kasus dengan new case detection
rate (NCDR) PB dan MB sebesar 0,87 per 100.000 penduduk, disajikan pada
gambar berikut :
Gambar 3.11
Kasus Baru Kusta Menurut Puskesmas Di Kabuapten Lombok Tengah
Tahun 2016
7
7

K 4
A
S
U
S 3 PB
MB

2 2
2

1 1 1 1 1
1

00 00 00 00 00 00 0 00 00 00 00 00 00 00 00 00 0 00 00 00 00 0 0 00
0

PUSKESMAS

Dari gambar diatas penyebaran kasus baru kusta tersebar di 5 puskesmas yaitu
Teruwai, Pengadang, Ubung, Mantang, Aik Darek.
Sedangkan penderita kusta mengalami cacat tingkat 2 sebanyak 2 orang
(25 persen) atau angka cacat per 100.000 penduduk sebesar 0,22

e. Diare
Kasus diare yang ditemukan dan ditangani di kabupaten Lombok Tengah
pada tahun 2016 sebesar 23.834 orang (47,9 persen), dari 49.786 jumlah perkiraan
kasus.
Secara epidemiologi dapat dikatakan bahwa penyakit diare adalah
merupakan penyakit endemis di Kabupaten Lombok Tengah.
Penyakit diare sebagai penyakit berbahaya karena dapat menyebabkan kematian dan
menimbulkan kejadian luar biasa (KLB).

Gambar 3.12
Persentase Kasus diare ditemukan dan ditangani tahun 2015

Persentase Kasus Diare ditangani di Lombok Tengah Tahun 2016


100.00

90.08
90.00

80.00

70.00 66.01 67.27

61.55
59.90
60.00 56.48 57.51
54.95 56.03 54.94
52.85
49.20 48.93 49.07 47.87
% 50.00 46.51
41.42 40.20
38.85
40.00 36.08
34.67 33.61
33.21
28.40 29.44 29.20
30.00

20.00

10.00

0.00

Puskesmas
Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa penemuan dan penanganan kasus
diare tertinggi berturut-turut ada di puskesmas Bagu, Kopang, Ganti, Puyung,
Bonjeruk.

3. Penyakit Menular Bersumber Binatang (PB2)

a) Penyakit DBD

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh
virus dengue yang tergolong Arthropod-Borne Virus, genus Flavivirus, dan famili
Flaviviridae. DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, terutama
Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Penyakit DBD dapat muncul sepanjang tahun
dan dapat menyerang seluruh kelompok umur. Penyakit ini berkaitan dengan kondisi
lingkungan dan perilaku masyarakat.

Pada tahun 2016 jumlah kasus


yang dilaporkan sebanyak 129 kasus,
terbanyak di Puskesmas Praya sebanyak
35 kasus sebaran kasusnya pada gambar
disamping, Insidence rate DBD di Lombok
Tengah sebesar 14,0 per 100.000
penduduk dengan CFR 0,8 persen.

b) Penyakit Malaria
Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang
hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah manusia, ditularkan oleh
nyamuk malaria (Anopheles) betina, dapat menyerang semua orang baik laki-laki
ataupun perempuan pada semua golongan umur dari bayi, anak-anak dan orang
dewasa
Target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan kegiatan pemberantasan
dan pengendalian penyakit malaria berbantuan Global Fund Komponen Malaria di
Lombok Tengah pada tahun 2016 antara lain :
1. Mempertahankan capaian sertifikasi Eliminasi Malaria tahun 2014
bekerjasama dengan lintas sector sesuai dengan Surat Keputusan Bupati
Lombok Tengah tahun 2015
2. Peningkatan cakupan penggunaan kelambu berinsektisida (LLINs) sehingga
80% wanita hamil dan 60% balita tidur di bawah kelambu secara teratur pada
tahun 2015.
3. Advokasi dukungan terhadap program pengendalian malaria di masyarakat.
4. Peningkatan surveilans/SKD KLB dan pelaporan rutin puskesmas.
Penyelidikan dan pananggulangan KLB <24 jam setiap ada ada kasus
Malaria Positif adalah KLB

Kasus penyakit Malaria klinis dan Malaria Positif selama tahun 2015 telah
mengalami penurunan yang cukup signifikan, terutama kasus Malaria yang positif, di
beberapa Puskesmas Kabupaten Lombok Tengah kasus Malaria bukan merupakan
masalah lagi, sehingga pada tahun 2016 menjadi Kabupaten yang tereliminasi dari
kasus malaria.
Fluktuasi kasus malaria klinis dan konfirmasi di Kabupaten Lombok Tengah
sejak tahun 1998 sampai dengan tahun 2015 merupakan dampak dari penanganan
dan upaya penanggulangan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah serta
kerja keras dari Puskesmas, terutama diwilayah dekat pantai dan wilayah utara

Penderita suspec malaria yang ditemukan Lombok tengah tahun 2016 sebanyak
6.222 orang dari sediaan darah yang diperiksa 0,88 persen (55 orang) terbanyak di
puskesmas Teruwai 19 kasus, sedangkan penderita malaria yang meninggal
sebanyak 0 orang ditemukan puskesmas teruwai dengan CFR 0 persen.

Angka kesakitan malaria (Annual Parasite Insidence/API) merupakan indikator untuk


memantau perkembangan penyakit malaria.
Perkembangan insiden malaria dan distribusinya sejak tahun 2011 dapat dilihat pada
gambar berikut.

Gambar 3.13
API malaria di Lombok Tengah tahun 2011 - 2016

0.2
0.19

0.18

0.16

0.14

p 0.12
e
r
0.1
m
i
l 0.08

0.06 0.06 0.06 0.06


0.06

0.04

0.02
0.01

0
Tahun 2011 2012 2013 2014 2015
Tahun

Gambar diatas menunjukkan bahwa Angka kejadian malaria sampai saat


ini masih dapat dipertahankan dibawah 1 per 1000 penduduk, bahkan sangat
kecil yaitu 0,06 per 1000 penduduk pada tahun 2011, meningkat menjadi 0,19
per 1000 penduduk pada tahun 2012 namun menurun kembali menjadi 0,06
per 1000 penduduk pada tahun 2016

4. Status Gizi
Status gizi sebagai hasil interaksi asupan makanan dan kebutuhan tubuh.
Jika keseimbangan ini terganggu, maka ada gangguan pada pertumbuhan
tubuh. Gangguan ini tercermin dengan mudah dari perubahan pada berat badan (BB)
atau tinggi badan (TB).
Untuk menilai status gizi anak, maka angka berat badan dan tinggi badan
setiap balita dikonversikan kedalam bentuk nilai standar (z-score) dengan
menggunakan baku antropometri balita WHO 2005. Selanjutnya berdasarkan nilai z-
score masing-masing indikator tersebut ditentukan status gizi balita dengan indikator :
berat badan menurut umur (BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U), berat badan
menurut tinggi badan (BB/TB), gabungan indikator TB/U dan BB/TB.
Indikator BB/U memberikan indikasi masalah gizi secara umum, indikator ini
tidak memberikan indikasi tentang masalah gizi yang sifatnya kronis ataupun akut
karena berat badan berkorelasi positif dengan umur dan tinggi badan. Dengan kata
lain berat badan yang rendah dapat disebabkan karena anaknya pendek (kronis) atau
karena diare atau penyakit lain (akut).
Indikator TB/U memberikan indikasi masalah gizi yang sifatnya kronis
sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung lama, misalnya kemiskinan, prilaku
hidup sehat dan pola asuh/pemberian makan yang kurang baik dari sejak anak
dilahirkan yang mengakibatkan anak menjadi pendek.
Indikator BB/TB dan IMT/U memberikan indikasi masalah gizi yang sifatnya
akut sebagai akibat dari peristiwa yang terjadi dalam waktu yang tidak lama (singkat)
misalnya terjadi wabah penyakit dan kekurangan makan (kelaparan) yang
mengakibatkan anak menjadi kurus. Disamping untuk identifikasi masalah kekurusan
indikator BB/TB dan IMT/U dapat juga memberikan indikasi kegemukan

.Pemantauan staus gizi (PSG) yang dilakukan di Kabupaten Lombok Tengah


pada tahun 2016 menunjukkaan hasil :
a. Indikator BB/U :
Status gizi umur 0 – 23 bulan : Gizi buruk sebesar 2,5 persen, Gizi Kurang 16,2
persen, gizi lebih 1,5 persen, Berat Kurang (Underweight) sebesar 18,7 persen
Kecendrungan masalah gizi kurang (underweight) mengalami peningkatan dari
tahun 2015 yaitu 13,1 persen menjadi 18,6 persen (2016).
Status gizi umur 0 – 59 bulan : Gizi buruk sebesar 2,5 persen, Gizi Kurang 18,8
persen, gizi lebih 0,9 persen, Berat Kurang (Underweight) sebesar 21,3 persen
Kecendrungan masalah gizi kurang (underweight) mengalami peningkatan dari
tahun 2015 yaitu 18,8 persen menjadi 21,3 persen (2016).

Berdasarkan klasifikasi WHO 2005 ada 4 tingkatan berdasarkan besaran


prevalensi disuatu daerah. Kriteria tersebut adalah : baik jika prevalensi (<
10%), kurang jika prevalensinya (10 – 19%), buruk jika prevalensinya (20 –
29%), sangat buruk jika prevalensinnya (>= 30%). Berdasarkan Hasil PSG
Tahun 2015, Lombok Tengah termasuk kategori buruk karena memiliki
prevalensi 21,3 %. (umur 0 – 59 bulan)

b. Indikator TB/U
Status gizi balita umur 0 – 23 bulan : Prevalensi pendek (stunted) sebesar 17,3
persen dan sangat pendek (severely stunded) sebesar 5,6 persen, sedangkan
Prevalensi kependekan atau stunting Tahun 2016 sebesar 22,9 persen
Umur 0 – 59 bulan : Prevalensi pendek (stunted) sebesar 18,5 persen dan
sangat pendek (severely stunded) sebesar 9 persen, sedangkan Prevalensi
kependekan atau stunting Tahun 2016 sebesar 27,5 persen
Kecendrungan masalah pendek pada balita umu 0 – 59 bulan di Lombok
Tengah mengalami penurunan dari 37,2 persen pada tahun 2015 menjadi
27,5 persen pada tahun 2016.

c. Indikator BB/TB
Status gizi balita umur 0 – 23 bulan : Prevalensi kurus (wasted) sebesar 6,6
persen, sangat kurus (severely wasted) 1,5 persen, gemuk 3,6 persen
sedangkan Prevalensi Kekurusan (Wasting) sebesar 8,1 persen.
Balita umur 0 – 59 bulan : Prevalensi kurus (wasted) sebesar 4,9 persen,
sangat kurus (severely wasted) 1,5 persen, gemuk 2,5 persen sedangkan
Prevalensi Kekurusan (Wasting) sebesar 6,4 persen.
Kecendrungan masalah kurus (kekurusan) di Lombok Tengah bila dibandingkan
dengan tahun 2015 mengalami penurunan dari 7,6 persen menjadi 6,5 persen
(pada kelompok 0 – 59 bulan) sedangkan pada umur 0 – 36 bulan terjadi
peningkatan dari 7,2 menjadi 8,1 persen

5. Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)

Berat Badan Lahir Rendah/ BBLR (< 2.500 gram) merupakan salah satu faktor utama
yang berpengaruh terhadap kematian perinatal dan neonatal. BBLR dibedakan dalam
2 kategori yaitu BBLR karena prematur (usia kandungan kurang dari 37 minggu) atau
BBLR karena Intrauterine Growth Retardation (IUGR), yaitu bayi yang lahir cukup
bulan tetapi berat badannya kurang. Di negara berkembang banyak BBLR dengan
IUGR karena ibu berstatus gizi buruk, anemia, malaria, dan penyakit menular seksual
(PMS) sebelum konsepsi atau pada saat hamil. Bayi dengan BBLR merupakan salah
satu penyebab kematian bayi di Kabupaten Lombok Tengah.
Pada tahun 2016 dari
19.222 kelahiran hidup dan
18.892 bayi ditimbang (98,3
persen) ditemukan bayi dengan
berat badan lahir rendah
sebanyak 4,1 persen (782 bayi),
capaian ini sama bila
dibandingkan tahun 2015 kasus
BBLR sebesar 4,1 persen.

Distribusi kasus BBLR menurut puskesmas dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 3.14
Persentase BBLR di Lombok Tengah tahun 2016

6. Penyakit Tidak Menular (PTM)

Indonesia dalam beberapa dasawarsa terakhir menghadapi masalah triple


burden diseases. Di satu sisi, penyakit menular masih menjadi masalah ditandai
dengan masih sering terjadi KLB beberapa penyakit menular tertentu, munculnya
kembali beberapa penyakit menular lama (re-emerging diseases), serta munculnya
penyakit-penyakit menular baru (new-emergyng diseases) seperti HIV/AIDS, Avian
Influenza, Flu Babi dan Penyakit Nipah. Di sisi lain, PTM menunjukkan adanya
kecenderungan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kemenkes mencatat,
kematian akibat PTM meningkat dari 41,7persen pada tahun 1995, menjadi 49,9
persen pada tahun 2001, dan 59,5 persen pada tahun 2007.
Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 dan Survei
Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1995 dan 2001, tampak bahwa selama 12
tahun (1995-2007) telah terjadi transisi epidemiologi dimana kematian karena
penyakit tidak menular semakin meningkat, sedangkan kematian karena penyakit
menular semakin menurun, fenomena ini diprediksi akan terus berlanjut.
Upaya pengendalian penyakit tidak menular (PTM) dilaksanakan melalui kegiatan
pengendalian faktor risiko bersama. Sebagai langkah awal kegiatan program pada
tahun 2015 ini telah dilakukan penemuan faktor risiko bersama PTM ini yang meliputi
faktor risiko hipertensi, obesitas, hiperkolesterol, hiperglikemia, kurang olah raga,
kurang komsumsi serat, Cakupan pengukuran tekanan darah dan deteksi dini kanker
leher rahim menurut puskesmas dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 3.15.
Cakupan Pengukuran Tekanan Darah di Lombok Tengah Tahun 2016

Cakupan pengukuran tekanan darah di Lombok Tengah pada penduduk


umur lebih 18 tahun sebesar 0,81 persen.

7. Penyakit Yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I)

a. Tetanus Neonatorum
Tetanus Neonatorum (TN) disebabkan oleh basil clostridium tetani, yang masuk
ketubuh melalui luka. Penyakit ini menginfeksi bayi baru lahir yang salah satunya
disebabkan oleh pemotongan tali pusat dengan alat yang tidak steril. Pada
Tahun 2016 tidak dilaporkan kasus Tetanus Neonatorum
b. Campak
Campak merupakan salah satu penyakit PD3I yang disebabkan oleh virus
campak. Sebagian besar kasus campak menyerang anak-anak. Tahun 2016
ditemukan 1 kasus campak di Lombok Tengah, di wilayah puskesmas
Batujangkih 1 kasus

c. Difteri

Penyakit difteri disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphtheriae yang


menyerang sistem pernafasan bagian atas. Penyakit ini memiliki gejala sakit
leher, demem ringan, sakit tekak. Tahun 2016 tidak ditemukan kasus.

d. Polio dan AFP (Acute flaccid paralysis/lumpuh layu akut)


Polio adalah salah satu penyakit menular yang termasuk kedalam PD3I, penyakit
ini disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang sistem syaraf hingga penderita
mengalami kelumpuhan, umumnya menyerang anak berumur 0 – 3 tahun
ditandai dengan munculnya demam, lelah, sakit kepala, mual, kaku dileher dan
sakit ditungkai dan lengan.
Jumlah kasus AFP non polio yang ditemukan di Lombok Tengah sebesar 8
kasus dengan AFP rate nya sebesar 2,93 per 100.000 penduduk umur kurang
dari 15 tahun.
e. Hepatitis
Sejak tahun 1987-1991 Departemen Kesehatan telah melaksanakan pilot
project vaksinasi Hepatitis B di Pulau Lombok Provinsi NTB, di mana
kekerapan HBsAg-emia tertinggi di Indonesia dan kebijaksanaan ini diteruskan
ke 27 provinsi lainnya. Bila program vaksinasi berhasil, diharapkan pada tahun
2015 (satu generasi kemudian) Hepatitis B bisa diberantas dan bukan
merupakan persoalan kesehatan masyarakat lagi. Prioritas program vaksinasi
hepatitis B adalah bayi serta anak-anak, karena jika bayi terkena infeksi
misalnya sewaktu persalinan karena ibunya menderita hepatitis B maka lebih
dari 90% akan menjadi hepatitis kronik. Apabila yang terkena anak-anak yang
lebih besar maka keadaan kronisitas menurun hanya menjadi 20-30% saja.
Sedangkan jika orang dewasa yang terkena maka keadaan kronik hanya
terjadi pada 4-50% saja. Pada tahun 2016 di Lombok Tengah tidak ada kasus
yang dilaporan.

8. Penyakit Potensial KLB/ Wabah


Kejadian luar biasa (KLB) yang terjadi di Lombok Tengah tahun 2015
meliputi keracunan pangan, AFP non polio, cikunguna, keracunan pangan, KIPI
Jumlah penderita terserang KLB sebanyak 182 orang tersebar di 6 desa
yaitu Presak, Kawo, Ganti, Barebali, Landah, Batujangkih, Bujak, Gerantung,
Wajegeseng, Pagutan, Mangkung, Mertak tombok, batutulis, Gemel, Langko,
kematian 1 kasus.

Rata-rata Desa/Kelurahan ditangani KLB < 24 jam di Lombok Tengah tahun


2016 adalah 100 persen
BAB IV

SITUASI UPAYA KESEHATAN

Upaya kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan selama tahun 2016
adalah sebagai berikut :

A. PELAYANAN KESEHATAN
Upaya pelayanan kesehatan dasar merupakan langkah penting dalam
penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan pelayanan
kesehatan dasar secara cepat dan tepat, diharapkan sebagian besar masalah
kesehatan masyarakat dapat diatasi

Berbagai pelayanan kesehatan dasar yang dilaksanakan sebagai berikut:

1. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak


Keberhasilan upaya kesehatan ibu, di antaranya dapat dilihat dari indikator
Angka Kematian Ibu (AKI). AKI adalah jumlah kematian ibu selama masa
kehamilan, persalinan dan nifas yang disebabkan oleh kehamilan, persalinan,
dan nifas atau pengelolaannya tetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti
kecelakaan, terjatuh, dll di setiap 100.000 kelahiran hidup.
Sebagai upaya penurunan AKI, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan
sejak tahun 1990 telah meluncurkan safe motherhood initiative, sebuah program
yang memastikan semua wanita mendapatkan perawatan yang dibutuhkan
sehingga selamat dan sehat selama kehamilan dan persalinannya. Upaya
tersebut dilanjutkan dengan program Gerakan Sayang Ibu di tahun 1996 oleh
Presiden Republik Indonesia. Program ini melibatkan sektor lain di luar
kesehatan. Salah satu program utama yang ditujukan untuk mengatasi masalah
kematian ibu yaitu penempatan bidan di tingkat desa secara besar-besaran yang
bertujuan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir
ke masyarakat. Upaya lain yang juga telah dilakukan yaitu strategi Making
Pregnancy Safer yang dicanangkan pada tahun 2000.

a. Pelayanan Kesehatan ibu hamil


Akses bumil (K-I) adalah jumlah kunjungan baru ibu hamil yang mendapatkan
pelayanan antenatal Pertama kali dalam usia kehamilan 12 minggu, di
bandingkan dengan jumlah ibu hamil yang ada di wilayah kerja, dalam satu
tahun. Sedangkan Cakupan Bumil (K4) adalah jumlah kunjungan ibu hamil
sebanyak dua kali atau lebih pada trimester III, yang mendapat pelayanan
antenatal, di bandingkan dengan jumlah ibu hamil yang ada di wilayah kerja
selama satu tahun.
Untuk melihat akses dan kualitas pelayanan kesehatan kepada ibu hamil dapat
di gambarkan melalui cakupan K1 dan K4

Gambar 4.1
Pencapaian K1 DAN k4 Per Puskesmas di Lombok Tengah Tahun 2016

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K4


DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016

120.00
108.68

100.50

99.13

98.92

95.15

94.64

93.56

93.46

92.97

100.00
90.10

89.96

89.96
89.71

89.56

88.70

88.31

88.27

86.10

84.84

84.12

83.63

83.55

83.01

80.73

79.04

71.37

80.00

% 60.00

40.00

20.00

0.00

PUSKESMAS

Dari gambar diatas dapat dilihat pencapaian K1 di Lombok Tengah sebesar 98,8
persen, tertinggi K1 ada di puskesmas Teratak sebesar 118,13 persen
sedangkan terendah Puskesmas Ganti sebesar 87,13 persen.
Pencapaian K4 sebesar 89,96 persen tertinggi K4 ada di puskesmas Teratak
sebesar 108,68 persen sedangkan terendah Puskesmas Ganti sebesar 71,37
persen.
Gambar 4.2
Pencapaian K1 dan K4 di Lombok Tengah Tahun 2011 - 2016
250

200 93.35 93.35 94.41 91.2


89.98
86.3

150

%
k4
99.5 99.7 98.99 100.6 98.8 k1
100 94.8

50

0
2011 2012 2013 2014 2015 2016
Tahun

Gambar diatas memperlihatkan kecendrungan peningkatan pencapaian K1 dari


tahun 2011 sampai dengan 2013 namun mengalami sedikit penurunan di tahun
2014, walaupun penurunan K1 dari 2013 ke 2014 tidak terlalu signifikan, dan
kecendrungannya cakupan mengalami penurunan sampai tahun 2016
Capaian K4 mengalami fluktuatif dar tahun 2012 sampai dengan tahun 2015,
dan kecendrungannya mengalami penurunan di tahun 2016.

Pelayanan antenatal sangat penting untuk mengetahui status kesehatan ibu,


perkembangan tumbuh kembang Janin, deteksi dini risiko tinggi, dan
perencanaan persalinan. Dengan angka DO sebesar 8,82 % ( 1.937 ibu hamil )
dari K1 ke K4 mengakibatkan petugas kehilangan kontak. Hal ini dapat
disebabkan oleh adanya migrasi, dimana ibu hamil khususnya pada kehamilan
pertama mereka memilih untuk melahirkan ditempat orang tuanya bukan
ditempat mereka saat melakukan ANC rutin.

b. Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Dengan Kompetensi


Kebidanan
Periode persalinan merupakan salah satu periode yang berkontribusi
besar terhadap angka kematian ibu di Indonesia, kematian saat bersalin dan 1
minggu pertama diperkirakan 60 persen dari seluruh kematian ibu (maternal
mortality : who, when, where and why; Lancet 2006).
Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan adalah pertolongan
persalinan yang aman yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dengan
kompetensi kebidanan, Pertolongan persalinan adalah proses pelayanan
persalinan yang dimulai pada kala I sampai dengan kala IV persalinan.
Keberhasilan program ini diukur melalui indikator persentase persalinan
ditolong tenaga kesehatan terlatih (Cakupan PN) dan persentase persalinan di
fasilitas pelayanan kesehatan (cakupan PF)
Jumlah persalinan oleh tenaga kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah
Tahun 2016 adalah sebanyak 18.892 orang atau sebesar 90,35 persen, sisanya
sebanyak 474 orang (2,27 %) ditolong oleh tenaga non nakes distribusi menurut
puskesmas ada pada peta berikut.

Gambar 4.3
Cakupan Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
di Lombok Tengah tahun 2016

Berdasarkan laporan rutin Dinas Kesehatan angka persalinan oleh


tenaga kesehatan di Lombok telah mencapai angka yang cukup
menggembirakan walaupun masih fluktuatif dan cenderung mengalami
penurunan yaitu dari 92,95% pada tahun 2011 menjadi 90,34% pada
tahun 2016.

Gambar 4.4
Trand Cakupan Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan
persalinan oleh dukun di Lombok Tengah tahun 2011 – 2016
102
5.2

7.1
100 6.2

3.8 2.7
98

95.94
96
95

94
94 93.24
92.95
2.27
%

92

90.34

90

88

86

84
2011 2012 2013 2014 2015 2016
TAHUN

PERSALINAN NAKES DUKUN


Kecendrungan persalinan oleh tenaga kesehatan terus mengalami peningkatan,
Sementara sebaliknya trend persalinan oleh dukun terus mengalami penurunan
dari 7,1% pada tahun 2010 menjadi hanya 2,27% pada tahun 2016. Upaya
untuk meningkatkan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih terus ditingkatkan
dan menekan sekecil mungkin semua persalinan tidak aman.
c. Cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas (KF3)
Pelayanan kesehatan ibu nifas adalah pelayanan kesehatan sesuai standar
pelayanan pada ibu mulai 6 jam sampai 42 hari pasca persalinan oleh tenaga
kesehatan. Untuk deteksi dini komplikasi pada ibu nifas diperlukan pemantauan
pemeriksaan terhadap ibu nifas dengan melakukan kunjungan nifas minimal
sebanyak 3 kali dengan distribusi waktu ; 1) Kunjungan nifas pertama (KF1) pada
6 jam setelah persalinan sampai 3 hari ; 2) Kunjungan nifas ke-2 (KF2) dilakukan
dalam waktu hari 4 sampai dengan hari ke 28 setelah persalinan dan 3)
Kunjungan nifas ke-3 (KF3) dilakukan dalam waktu hari ke 29 sampai dengan
hari ke 42 setelah persalinan. Pelayanan kunjungan nifas didifinisikan sebagai
kontak ibu nifas dengan tenaga kesehatan baik di dalam gedung maupun di luar
gedung fasilitas kesehatan (termasuk bidan didesa/polindes/poskesdes dan
kunjungan rumah).
Pelayanan kesehatan ibu nifas yang diberikan meliputi :1) Pemeriksaan tekanan
darah, nadi, respirasi dan suhu ;2) Pemeriksaan tinggi fundus uteri ;3)
Pemeriksaan lokhia dan pengeluaran pervaginam lainnya; 4) pemeriksan
payudara dan anjuran ASI Eklusif 6 bulan : 5) Pemberian kapsul vitamin A
200.000 IU sebanyak 2 kali dan 6) pelayanan KB pasca persalinan
Cakupan pelayanan ibu nifas pada tahun 2016 adalah 92 persen (19.243
orang), lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 4.5
Cakupan Ibu nifas mendapat pelayanan kesehatan di Lombok Tengah
Tahun 2016
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS DI LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016
120.00

100.00

80.00

% 60.00

40.00

20.00

0.00
Pen Ma Dar Bat Sen Kut Ter Muj Gan Jan Lan Kop Mu Pra Aik Pen Bat Ubu Bon Puy Prin Bag Ma Aik Ter Kab
ujak ngk ek u gkol a uwa ur ti apri gko ang nca ya Mu gad uny ng jeru ung gga u nta Dar ata upa
ung Jan i a n al ang ala k rata ng ek k ten
gkih
Yankes Nifas 96. 89. 82. 85. 91. 102 88. 88. 76. 85. 98. 91. 100 91. 94. 101 96. 88. 84. 82. 101 91. 85. 91. 103 92.

PUSKESMAS
d. Penanganan Komplikasi Obstetri dan Neonatal

Komplikasi kebidanan adalah keadaan penyimpangan dari normal, yang secara


langsung menyebabkan kesakitan dan kematian ibu maupun bayi.
Komplikasi kebidanan antara lain ketuban pecah dini, perdarahan pervagian,
hipertensi dalam kehamilan (systole > 140 mm Hg, diastole > 90 mm Hg) dengan
atau tanpa edema pre tibial, ancaman persalinan premature, infeksi berat dalam
kehamilan, distosia (persalinan macet, persalinan tidak maju) dan infeksi masa
nifas.
Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani tahun 2015 sebesar 100,8
persen (4.353 orang) dari perkiraan 4.317 bumil resiko tinggi yang ada.
Gambar 4.6
Penanganan Komplikasi maternal di Lombok Tengah Tahun 2016
PERSENTASE KOMPLIKASI KEBIDANAN DITANGANI DI LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016
180.00
162.25

152.14

150.19

148.80

148.72

160.00
135.33

129.99

140.00
123.07

118.75

117.44

116.88

116.15

112.27

110.70
107.85

105.57

120.00
97.99

87.74

87.57

100.00
84.28

83.46

%
74.68

70.76

69.09

80.00
64.62

53.39
60.00

40.00

20.00

0.00

PUSKESMAS

Dari 25 Puskesmas yang ada di Kabupaten Lombok Tengah ada 12 puskesmas


belum mencapai cakupan lebih dari 80 persen yaitu Puskesmas Kopang, Mujur,
Batujangkih, Kuta, Mangkung.

Gambar 4.7
Penanganan Komplikasi Kebidanan Di Lombok Tengah
Tahun 2011- 2015
120

110.7

100.8
100 97.27

85.3 84.4

80

69.4

60

40

20

0
2011 2012 2013 2014 2015 2016
Gambar diatas menunjukkan penanganan komplikasi kebidanan dari tahun 2011-
2016 mengalami peningkatan.

Neonatal risti/komplikasi meliputi asfiksia, tetanuis neonatorum, sepsis, trauma


lahir, BBLR ( berat badan lahir < 2500 gram), sindroma, gangguan pernapasan
dan kelainan neonatal. Neonatal risti/komplikasi yang ditangani adalah neonates
risti/komplikasi yang mendapat pelayanan oleh tenaga kesehatan yang terlatih
yaitu dokter dan bidan di polindes, puskesmas, rumah bersalin dan rumah sakit.
Pada tahun 2015 cakupan penanganan neonatal komplikasi yang dilaporkan
melalui seksi KIA Dinas kesehatan kabupaten Lombok Tengah sebesar 76,8
persen (2.261 orang) dari 2.943 perkiraan kasus,
Gambaran cakupan neonatal komplikasi pada Di Kabupaten Lombok Tengah
dapat dilihat pada gambar berikut :
Gambar 4.8
Cakupan Neonatal Risti Ditangani Di kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

PERSENTASE KOMPLIKASI NEONATAL DITANGANI DI LOMBOK TENGAH


TAHUN 2016

250.00
211.62

200.00
150.33

150.00
122.85

119.56

105.86

%
91.35

87.08

86.42
82.84

81.25

80.89

80.81

100.00
78.43

77.84

77.25

76.60

76.45

75.16

70.86

67.26

57.93

53.33

51.94

46.11

39.83

35.19

50.00

0.00
Pringgarata

Praya

Janapria

Batu Jangkih
Aik Mual

Langko

Puyung

Mangkung

Kopang

Kuta

Mujur

Pengadang

Muncan

Kabupaten
Batunyala

Ganti

Bonjeruk

Teratak

Bagu
Teruwai

Ubung

Penujak

Mantang

Aik Darek
Sengkol
Darek

PUSKESMAS

Gambar 4.9
Cakupan Neonatal Risti Ditangani Di kabupaten Lombok Tengah
Tahun 2011 - 2016
120

98.9
100

86.42

79.79
80

69.64

58.11
60

40

27.12

20

0
2011 2012 2013 2014 2015 2016
e. Kunjungan Neonatal
Neonatus atau bayi baru lahir (0 -28 hari) merupakan golongan umur yang
memiliki resiko gangguan kesehatan paling tinggi. Sebagian besar Kematian bayi
terjadi pada usia ini. Kematian pada usia ini sangat di pengaruhi oleh derajat
kesehatan ibu pada saat hamil, pertolongan persalinan serta kondisi yang
berkaitan dengan perawatan bayi baru lahir. Oleh sebab itu kesehatan ibu hamil
sebelum melahirkan, perlu di perhatikan, agar dapat menekan kematian neonatal
pada saat lahir nanti.
Pelayanan pada kunjungan neonatus sesuai dengan standard yang mengacu
pada Manajemen terpadu balita muda (MTBM) yang meliputi pemeriksaan tanda
vital, konseling perawatan bayi baru lahir dan ASI ekslusif, injeksi vit. K1 dan
imunisasi (jika belum diberikan saat lahir) penanganan dan rujukan kasus serta
penyuluhan perawatan neonatus di rumah tangga dengan menggunakan buku
KIA.
Cakupan kunjungan Neonatal ( KN1 ) Tahun 2016 sebesar 97,6 persen,
sedangkan Kunjungan neonatal lengkap sebesar 95,68 persen,

Gambar 4.10
Kunjungan Neonatus (KN1) dan (KN Lengkap)
di Kabuapten Lombok Tengah Tahun 2016
CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL MENURUT PUSKESMAS
DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016
140.00
124.70
124.40

120.00
111.95
111.37

109.76
107.17

106.86
106.74
105.97

105.52

105.38
103.39
102.34

102.20
101.76
101.42
99.86

99.07
98.55
98.21
98.08

97.60
95.82

95.68
95.65

95.60
95.45

95.42

95.25

94.55
94.27

94.16
94.10
93.94

100.00
92.40
92.14
92.11

91.18
91.00

90.25
89.80
89.30

88.77
88.76

86.37
85.38
85.38

85.05
84.33
83.60
80.40
77.47

80.00

60.00
KN1
KN LENGKAP

40.00

20.00

0.00
KABUPATEN
Pringgarata
Mangkung

Kuta

Mujur

Langko

Bagu
Penujak

Teruwai

Ganti
Janapria

Praya

Ubung

Mantang

Teratak
Batu Jangkih

Kopang
Muncan

Aik Mual
Pengadang
Batunyala

Bonjeruk
Puyung

Aik Darek
Sengkol
Darek

PUSKESMAS

f. Pelayanan Kesehatan pada bayi


Pelayanan kesehatan bayi adalah pelayanan kesehatan sesuai standar oleh
tenaga kesehatan (dokter, bidan, dan perawat) minimal 4 kali dalam setahun
yaitu 1 kali saat berumur 29 hari – 3 bulan, 1 kali pada umur 3 – 6 bulan, 1 kali
pada umur 6 – 9 bulan, dan 1 kali pada umur 9 – 11 bulan.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemberian imunisasi dasar (BCG,
DPT/ HB 1-3, polio 1-4 dan campak) stimulasi deteksi intervensi dini tumbuh
kembang bayi (SDIDTK) bayi, dan penyuluhan perawatan kesehatan bayi,
Indikator ini merupakan penilaian terhadap upaya peningkatan akses bayi
memperoleh akses kesehatan dasar, mengetahui sedini mungkin adanya
kelainan atau penyakit, pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit serta
peningkatan kualitas hidup bayi.
Pada tahun 2016 cakupan pelayanan kesehatan bayi di Kabupaten Lombok
Tengah sebesar 93,47 lebih rendah dibandingkan tahun 2015 sebesar 95,03
persen, perinciannya dapat dilihat pada gambar berikut

Grafik 4.11
Pelayanan Kesehatan bayi menurut Puskesmas
di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI MENURUT PUSKESMAS


DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016
127.54

140.00
111.59

120.00
104.56

103.96

103.67

101.60

101.35

98.44

97.51

95.47

94.72

94.33

93.97
92.50

91.55

90.43

89.84

88.31

88.21
100.00

86.26

85.25

84.62

83.67

81.69

79.40

70.67
80.00

%
60.00

40.00

20.00

0.00
Pengadang
Penujak

Mantang

Puyung
Muncan

Mangkung

Kopang

KABUPATEN
Teratak

Janapria

Mujur

Bagu

Teruwai

Ganti
Batunyala

Pringgarata

Aik Mual

Ubung

Langko

Praya
Bonjeruk

Batu Jangkih
Kuta

Aik Darek
Sengkol

Darek

PUSKESMAS

g. Pelayanan Kesehatan Pada Anak Balita


Pelyanan kesehatan anak balita adalah pelayanan kesehatan pada anak balita
umur 12 – 59 bulan sesuai standar meliputi pemantauan pertumbuhan minimal
8x setahun, pemantauan perkembangan minimal 2x setahun dan pemberian
Vitamin A 2x setahun (bulan pebruari dan agustus).
Pemantauan pertumbuhan dilakukan melalui penimbangan berat badan,
pengukuran tinggi badan di posyandu, puskesmas dan rumah sakit, bidan
praktek swasta serta sarana/ fasilitas kesehatan lainnya, Pemantauan
perkembangan dapat dilakukan melalui SDIDTK (stimulasi, deteksi dan intervensi
dini tumbuh kembang) oleh petugas kesehatan, pemberian vitamin A
dilaksanakan oleh petugas kesehatan di sarana kesehatan.
Pada tahun 2016 cakupan pelayanan kesehatan anak balita (1 – 4 tahun)
sebesar 76,99 persen lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar
81,25 persen.
Gambar 4.13
Cakupan Pelayanan Kesehatan Anak Balita 8x di Lombok Tengah tahun 2016

CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT PUSKESMAS


DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016
140.00

120.00

100.00

80.00

60.00

40.00

20.00

0.00
Pen Bat Prin Dar Lan Kut Ub Pra Ter Bat Jan Sen Aik Bag Aik Pen Ma Kop Ma Bon Ter Puy Ga Muj Mu Kab
uja u gga ek gko a ung ya uw uny apri gko Mu u Dar gad nta ang ngk jeru ata ung nti ur nca upa
k Jan rat ai ala a l al ek ang ng ung k k n ten
gki a
h
PELY ANAK BALITA 122 116 103 103 100 99. 94. 92. 91. 89. 88. 86. 83. 82. 80. 70. 63. 59. 55. 54. 51. 47. 47. 42. 42. 76.

PUSKESMAS

2. Pelayanan Keluarga Berencana (KB)

Salah satu strategi MPS (Making Pregnancy Safer) adalah setiap WUS
mempunyai akses terhadap pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan
penanggulangan komplikasi keguguran. Ini artinya Pelayanan Program Keluarga
Berencana (KB) dan merupakan salah satu pilar dari 4 pilar Safe Motherhood.
Pelayanan Keluarga Berencana (KB) diharapkan dapat memutuskan rantai
sebab tidak langsung kematian ibu dan bayi, dimana mengurangi faktor risiko (4
terlalu) : Terlalu sering hamil, terlalu banyak anak, terlalu muda dan terlalu tua
untuk kehamilan.
Tingkat pencapaian pelayanan keluarga berencana dapat dilihat dari cakupan
peserta KB yang sedang menggunakan alat/metode kontrasepsi (KB aktif),
pasangan berstatus menikah (pasangan usia subur/PUS) yang sedang
menggunakan alat KB dapat dilihat pada grafik berikut :

Gambar 4.13
Peserta KB Baru dan KB Aktif di kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

PERSENTASE KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT PUSKESMAS


DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016
90.00
81.8
81.8
79.7
79.6

78.6

78.6
78.6
78.5
76.8

76.8
76.2
76.2

80.00
74.8

74.8
74.8

74.6
74.1
74.1
73.6

73.6

72.5
69.5
69.4

69.4
69.3

70.00
58.2

60.00

50.00
%
40.00

30.00
16.89
16.86

16.38
16.35
16.18

16.16

15.47
14.68
14.63

20.00
13.37
13.33

12.85
12.70
12.67

11.37
11.35
11.25

11.22
10.52

10.20
10.17
10.15

9.80
9.79

9.75
8.85

10.00

0.00
KABUPATEN
Pringgarata
Mangkung

Kuta

Mujur

Langko
Penujak

Bagu
Teruwai

Ganti

Janapria

Praya

Ubung

Mantang

Teratak
Batu Jangkih

Kopang

Muncan

Aik Mual

Pengadang

Batunyala

Bonjeruk

Puyung

Aik Darek
Sengkol
Darek

PUSKESMAS
Cakupan peserta KB baru pada tahun 2016 sebesar 12,8 persen, sedangkan
Cakupan peserta KB aktif di kabupaten Lombok Tengah pada tahun 2016 adalah
sebesar 74,6 persen capaian ini lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun
2015 sebesar 77,91 persen.
Sebagian besar peserta KB baru maupun KB aktif memilih suntikan (62,5%) dan
pil (13 %) sebagai alat kontrasepsi. Kedua jenis alat kontrasepsi ini dianggap
mudah diperoleh dan digunakan oleh pasangan usia subur. Namun demikian
perlu diperhatikan tingkat efektifitas suntikan dan pil dalam pengendalian
kehamilan dibandingkan jenis kontrasepsi lainnya.

3. Perbaikan Gizi Masyarakat


Jenis kegiatan Program Perbaikan Gizi di Kabupaten Lombok Tengah yang
telah dilaksanakan dan hasil pencapaiannya pada tahun 2015 adalah sebagai
berikut :

Penimbangan Bulanan Balita di Posyandu

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan keadaan kesehatan dan


gizi balita melalui penimbangan berat badan setiap bulan di posyandu.

a. D/S (Tingkat Partisipasi Masyarakat)

Peran serta masyarakat dalam penimbangan balita menjadi sangat penting


dalam deteksi dini kasus gizi kurang dan gizi buruk. Dengan rajin menimbang
balita, maka pertumbuhan balita dapat dipantau secara intensif.
Hasil pencapaian D/S balita Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016 sebesar
79,61 persen, sedangkan pada kelompok baduta sebesar 85,4 persen. Capaian
ini kecendrungan semakin bertambah umur balita semakin jarang dibawa ke
posyandu oleh orang tuanya, karena itu perlu tindaklanjut dari hasil penimbangan
baik berupa penyuluhan maupun pemberian makanan tambahan dari hasil
jimpitan berupa bahan mentah yang dikumpulkan oleh warga untuk diolah
bersama-sama dan makan bersama antar balita.
Capaian masing-masing puskesmas dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.14
Pencapaian D/S pada Baduta dan Balita di Kabupaten Lombok Tengah
Tahun 2016

PERSENTASE BALITA DAN BADUTA DITIMBANG MENURUT PUSKESMAS


DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016
100.00

90.00

80.00

70.00

60.00

% 50.00

40.00

30.00

20.00

10.00

0.00
Pen Ma Dar Bat Sen Kut Ter Muj Gan Jan Lan Kop Mu Pra Aik Pen Bat Ubu Bon Puy Prin Bag Ma Aik Ter KAB
ujak ngk ek u gkol a uwa ur ti apri gko ang nca ya Mu gad uny ng jeru ung ggar u nta Dar atak UPA
ung Jan i a n al ang ala k ata ng ek TEN
gkih
balita 79. 80. 80. 79. 81. 82. 82. 89. 79. 79. 84. 76. 67. 85. 86. 75. 74. 81. 77. 75. 80. 75. 76. 71. 78. 79.
baduta 84. 90. 81. 81. 83. 87. 89. 91. 82. 85. 88. 83. 76. 89. 90. 81. 85. 85. 85. 81. 90. 84. 83. 79. 86. 85.
b. BGM/D (Prosentase Balita Kurang Gizi/ gangguan pertumbuhan balita)

BGM/D adalah rasio jumlah balita yang berat badannya berada di Bawah
Garis Merah dibandingkan jumlah balita yang datang ke posyandu
(ditimbang). BGM/D dijadikan sebagai indikator untuk menggambarkan
keadaan pertumbuhan balita dan indikator screening individu untuk
rujukan/perawatan/treatment.

Gambaran kasus BGM di


Lombok Tengah tahun 2016
menurut wilayah puskesmas ada
pada peta disamping
sedangkan Persentase kasus
BGM pada balita dan baduta di
sebesar 1,5 persen, sedangkan
pada baduta sebesar 1,29
persen.

Gambar 4.15
Cakupan BGM/D pada Balita dan di Kabupaten Lombok Tengah
Tahun 2016
CAKUPAN BALITA DAN BADUTA BGM MENURUT PUSKESMAS
DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016
3.50 3.33

2.92
3.00

2.50 2.39
2.26 2.27 2.29
2.18
2.08
1.97 2.02
1.88 1.92 1.94
2.00 1.86
1.75
1.67 1.65 1.63
% 1.56
1.50 1.47 1.50
1.50 1.37 1.39 1.39
1.32 1.27 1.27 1.30 1.29 balita
1.21
1.00 1.04 1.06 1.06 1.03 baduta
0.95 1.00
0.94 0.88 0.90 0.93
1.00 0.82
0.82 0.82 0.85
0.66 0.70 0.69
0.62
0.49
0.42
0.50

0.00
Mangkung

Mujur

Muncan

Pengadang
Batunyala
Ubung
Bonjeruk

Mantang
Penujak

Kopang

Puyung
Teruwai

KABUPATEN
Ganti
Janapria
Langko

Bagu
Praya
Batu Jangkih

Aik Mual

Aik Darek
Teratak
Pringgarata
Kuta
Sengkol
Darek

PUSKESMAS

c. Distribusi Tablet Fe pada Ibu Hamil

Salah satu komponen pelayanan kesehatan ibu hamil yaitu pemberian zat
besi sebanyak 90 tablet (Fe3). Zat besi merupakan mineral yang dibutuhkan
tubuh untuk membentuk sel darah merah (hemoglobin). Selain digunakan
untuk pembentukan sel darah merah, zat besi juga berperan sebagai salah
satu komponen dalam membentuk mioglobin (protein yang membawa oksigen
ke otot), kolagen (protein yang terdapat pada tulang, tulang rawan, dan
jaringan penyambung), serta enzim.
Zat besi memiliki peran vital terhadap pertumbuhan janin. Selama hamil,
asupan zat besi harus ditambah mengingat selama kehamilan, volume darah
pada tubuh ibu meningkat. Sehingga, untuk dapat tetap memenuhi kebutuhan
ibu dan menyuplai makanan serta oksigen pada janin melalui plasenta,
dibutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak.
Asupan zat besi yang diberikan oleh ibu hamil kepada janinnya melalui
plasenta akan digunakan janin untuk kebutuhan tumbuh kembangnya,
termasuk untuk perkembangan otaknya, sekaligus menyimpannya dalam hati
sebagai cadangan hingga bayi berusia 6 bulan.
Selain itu, zat besi juga membantu dalam mempercepat proses penyembuhan
luka khususnya luka yang timbul dalam proses persalinan. Kekurangan zat
besi sejak sebelum kehamilan bila tidak diatasi dapat mengakibatkan ibu
hamil menderita anemia.
Anemia merupakan salah satu risiko kematian ibu, kejadian bayi dengan berat
badan lahir rendah (BBLR), infeksi terhadap janin dan ibu, keguguran, dan
kelahiran prematur.

Distribusi tablet Fe dilaksanakan oleh petugas kesehatan baik di puskesmas


maupun di desa melalui kunjungan ke posyandu atau pada saat pelayanan
kesehatan di Polindes, Pustu, dan Puskesmas. Cakupan distribusi tablet Fe
untuk ibu hamil kumulatif dari bulan Januari s/d Desember 2016 adalah
sebagai berikut :

Gambar 4.17
Persentase Distribusi Tablet Fe 1 dan Fe 3 Pada Bumil di Kabupaten Lombok
Tengah Tahun 2016

CAKUPAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL


DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016
118.30

120.00
107.67

108.68
106.78

104.34

102.13
101.91

101.76
101.12

100.55
100.50
99.49

99.47
99.14
98.84

98.80
99.13
98.92

97.59
97.51

95.99

95.78
94.53

94.47
95.15

94.24
94.64
93.66

93.32

93.56
93.46

100.00
92.97

91.19

90.10
89.96

89.96
89.71

89.56
88.70

88.31
88.27

87.16
87.13
86.10

84.84

84.12

83.63

83.55
83.01
80.73

79.04

80.00
71.37

% 60.00

Fe1
Fe2
40.00

20.00

0.00

PUSKESMAS
Cakupan distribusi Fe1 tahun 2016 sebesar 98,8 persen dan Fe3 sebesar
89,96 persen. Upaya yang dikembangkan untuk meningkatkan
tercapainya pemberian Fe pada bumil yaitu persediaan Fe yang
lengkap ditingkat polindes/ poskesdes, pendistribusian yang merata
bagi ibu hamil terutama ibu hamil trimester 2 dan 3 pada saat datang
memeriksa kehamilan mereka. Hal ini membantu persiapan kesehatan
ibu dalam melahirkan.
d. Cakupan Pemberian ASI Eksklusif
Air Susu Ibu (ASI) eksklusif berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 33
Tahun 2012 adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama
enam bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau
minuman lain (kecuali obat, vitamin, dan mineral).
ASI mengandung kolostrum yang kaya akan antibodi karena mengandung
protein untuk daya tahan tubuh dan pembunuh kuman dalam jumlah tinggi
sehingga pemberian ASI eksklusif dapat mengurangi risiko kematian pada
bayi. Kolostrum berwarna kekuningan dihasilkan pada hari pertama sampai
hari ketiga. Hari keempat sampai hari kesepuluh ASI mengandung
immunoglobulin, protein, dan laktosa lebih sedikit dibandingkan kolostrum
tetapi lemak dan kalori lebih tinggi dengan warna susu lebih putih. Selain
mengandung zat-zat makanan, ASI juga mengandung zat penyerap berupa
enzim tersendiri yang tidak akan menganggu enzim di usus. Susu formula
tidak mengandung enzim sehingga penyerapan makanan tergantung pada
enzim yang terdapat di usus bayi.
Adapun cakupan pemberian ASI Eksklusif di Lombok Tengah tahun 2016
sebesar 90,98 persen lCapaian Asi Eksklusif masing-masing puskesmas
dapat dilihat pada gambar berikut

Gambar 4.18
Cakupan Bayi ( 0 – 6 bl) Yang Mendapatkan Asi Eksklusif
Di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
CAKUPAN BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT PUSKESMAS
DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016
100.00
96.83

96.28

96.19

96.09

95.97

95.48

95.24

94.31

93.54

95.00
92.24

91.48

91.37

91.33

91.15

90.98
90.78

90.77

90.17

89.81

89.61

90.00
87.47

86.80

85.77

84.92

83.55

% 85.00
81.01

80.00

75.00

70.00
KABUPATEN
Pringgarata

Mangkung

Kuta

Mujur

Langko
Ganti

Bagu

Mantang

Ubung

Janapria

Praya

Teruwai

Penujak

Teratak
Aik Mual

Muncan

Batu Jangkih

Pengadang
Aik Darek

Bonjeruk

Kopang

Puyung

Batunyala
Sengkol

Darek

PUSKESMAS
Beberapa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan cakupan pemberian
ASI Eksklusif di Lombok Tengah yaitu melalui sosialisasi/kampanye ASI
eksklusif, pembentukan kelompok pendukung ASI (KPA-ASI), melaksanakan
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap semua ibu melahirkan dan pemberian
MP-ASI yang diperkirakan akan bisa menurunkan jumlah kematian bayi di
Lombok Tengah.

e. Pemberian Kapsul Vitamin A (Bayi, Anak dan Ibu nifas)


Cakupan distribusi kapsul Vitamin A 2x tahun 2016 pada bayi umur 6-11
bulan sebesar 108,4 persen, sedangkan cakupan distribusi vitamin A pada
anak balita umur 12- 59 bulan sebesar 92,3 persen..
Cakupan Vitamin A masing-masing puskesmas se Lombok Tengah dapat
dilihat pada gambar berikut :

Gambar 4.19
Cakupan Pemberian Vit. A pada Bayi, Anak Balita
Di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI DA


MENURUT PUSKESMAS DI LOMBOK TENGAH
152.7

160.0
146.1
140.2

130.8

140.0
126.9
122.9
119.8

119.2
119.0

117.3

120.0 110.4
109.8
109.6
109.6

107.7

107.6

104.6

104.0
103.3
103.0

102.7
102.5
101.8
101.6
101.6

100.7

100.6
99.3
99.2

99.1
98.9

98.8

97.5
97.0
97.0

96.5
95.7
95.1
94.1
94.0
94.0

92.4
100.0
90.5
89.9

89.8
89.2

88.9
88.4

88.4

87.6
87.5

87.3

86.8
86.6
86.1

84.8
83.7

82.1
81.4
80.6

77.2

% 80.0
64.0
60.0

60.0

40.0

Gambar 4.20
Cakupan Pemberian Vit. A pada ibu Nifas
Di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

120.00
106.47

102.16

100.41

98.47

97.70

95.11

94.34

93.55

100.00
91.77

91.58

91.29

90.55
90.30

89.66

88.42

87.61

87.37

86.86

86.17

85.93

85.16

84.42

82.54

81.79

79.71

78.17

80.00

60.00

40.00

20.00

0.00
f. Pelacakan Kasus KLB Gizi Buruk
Kegiatan pelacakan kasus dilakukan oleh petugas puskesmas, bidan desa
dibantu oleh kader dan masyarakat. Indikator yang dipergunakan adalah
BB/TB atau adanya gejala klinis gizi buruk. Hasil pelacakan dilaporkan melalui
laporan mingguan kasus.

Gambar 4.21
Kasus Gizi Buruk di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2010 s/d 2016

90

82

80
74

69
70

60

49
50
44 45
%

40 38 GIBUR

30

20

10

0
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
TAHUN

Gambar diatas menunjukkan kecendrungan kasus gizi buruk di Lombok


Tengah dari tahun 2010 s/d 2015 mengalami penurunan, walaupun terjadi
peningkatan kasus pada tahun 2015 yang tidak terlalu signifikan
Jumlah kasus balita gizi buruk yang dilaporkan berdasarkan hasil pelacakan
tahun 2016 sebanyak 38 kasus distribusinya dapat dilihat pada gambar
berikut :
Gambar 4.22
Kasus Gizi Buruk di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

CAKUPAN KASUS BALITA GIZI BURUK MENURUT PUSKESMAS


DI LOMBOK TENGAH TAHUN 2016
40

35

30

25

20

15

10

-
Aik Lang Ubu Kuta Gan Pen Batu Bag Man Tera Dar Sen Muj Pen Bonj Puy Prin Aik Man Batu Teru Jana Kop Mun Pray KAB
Mua ko ng ti ujak nyal u tang tak ek gkol ur gad eruk ung ggar Dar gku Jang wai pria ang can a UPA
l a ang ata ek ng kih TEN
GIBUR 6 4 4 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 - - - - - - - 38
4. Pelayanan Imunisasi
Bayi dan anak-anak memiliki resiko yang lebih tinggi terserang penyakit
menular yang dapat mematikan, seperti difteri, tetanus, hepatitis B, radang selaput
otak, radang paru-paru, dan masih banyak penyakit lainnya.
Untuk itu salah satu pencegahan yang terbaik dan sangat vital agar
kelompok beresiko ini terlindungi adalah melalui imunisasi. Itulah sebabnya pada
beberapa jenis penyakit yang dianggap berbahaya dilakukan tindakan imunisasi atau
vaksinasi. Hal ini dimaksudkan sebagai tindakan pencegahan agar tubuh tidak
terjangkit penyakit tersebut, atau seandainya terkena pun, tidak akan menimbulkan
akibat yang fatal.

a. Imunisasi Dasar pada Bayi


Program imunisasi dasar lengkap (LIL/lima imunisasi dasar lengkap) pada
bayi yang dicanangkang pemerintah meliputi : 1 dosis BCG, 3 dosis DPT, 4 dosis
polio, 4 dosis hepatitis B, dan 1 dosis campak.

Diantara penyakit pada balita yang dapat dicegah dengan imunisasi, campak adalah
penyebab utama kematian pada balita. Oleh karena itu pencegahan campak
merupakan factor penting dalam mengurangi angka kematian balita. Dari beberapa
tujuan yang disepakati dalam pertemuan dunia mengenai anak salah satunya adalah
mempertahankan cakupan imunisasi campak sebesar 90 persen.
Gambar 4.23
Pencapaian Imunisasi HB3, Pol4+Campak dan Imunisasi Lengkap
di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

Dari gambar diatas menunjukkan bahwa capaian HB3 tahun 2016 sebesar
103,0 persen, capaian imunisasi polio 4 tahun 2015 sebesar 102,5 persen, Capaian
imunisasi campak tahun 2016 sebesar 99,64 persen, sedangkan capaian imunisasi
dasar lengkap sebesar 99,91 persen
.Imunisasi HB, dan BCG diberikan pada bayi kurang dari 7 hari, Capaian
imunisasi masing-masing puskesmas dapat dilihat pada table berikut :
Gambar 4.24
Cakupan imunisasi BCG Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

Dari gambar diatas menunjukkan bahwa capaian imunisasi Hb di Lombok


Tengah tahun 2016 sebesar 97,4 persen, sedangkan capaian imunisasi BCG
sebesar 102,73 persen
Pencapaian Universal Child Immunization (UCI) pada dasarnya merupakan proyeksi
terhadap cakupan atas imunisasi dasar secara lengkap pada bayi (0-11 bulan). Desa
UCI merupakan gambaran desa/kelurahan dengan ≥ 80 persen jumlah bayi yang
ada di desa tersebut sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu
tahun.

Gambar 4.25
Cakupan UCI di Kabupaten Lombok tengah Tahun 2016
Capaian UCI kabupaten Lombok Tengah tahun 2016 sebesar 100 persen
yaitu 139 desa UCI dari 139 desa yang ada.

b. Imunisasi pada Ibu Hamil


Tetanus disebabkan oleh toksin yang diproduksi oleh bakteri yang disebut
Clostridium tetani. Tetanus juga bias menyerang pada bayi baru lahir (tetanus
neonatorum) pada saat persalinan dan perawatan tali pusat. Tetanus adalah salah
satu penyebab kematian bayi di Indonesia.
Maternal and Neonatal Tetanus Elimination (MNTE) merupakan program eliminasi
tetanus pada neonatal dan wanita usia subur termasuk ibu hamil. Strategi yang
dilakukan untuk mengeliminasi tetanus neonatorum dan maternal adalah
1)pertolongan persalinan yang aman dan bersih; 2) cakupan imunisasi rutin TT yang
tinggi dan merata ; dan 3) penyelenggaraan surveylance.
Gambar berikut memperlihatkan cakupan imunisasi TT di kabupaten Lombok Tengah
tahun 2016 :

Gambar 4.26
Cakupan TT1 dan TT2+ di kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

Pencapaian imunisasi TT1 tahun 2016 sebesar 30,94 persen, sedangkan pencapaian
imunisasi antigen TT2+ sebesar 99,59 persen.

5. Pelayanan Kesehatan Gigi

Rasio tumpatan/ pencabutan gigi tetap


Pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas meliputi kegiatan pelayanan
dasar gigi dan upaya kesehatan gigi sekolah. Kegiatan pelayanan dasar gigi
adalah tumpatan (penambalan) gigi tetap dan pencabutan gigi tetap. Indikasi dari
perhatian masyarakat adalah bila tumpatan gigi tetap semakin bertambah banyak
berarti masyarakat lebih memperhatikan kesehatan gigi yang merupakan tindakan
preventif sebelum gigi tetap betul betul rusak dan harus dicabut. Sedang
pencabutan gigi tetap adalah tindakan kuratif dan rehabilitatif yang merupakan
tindakan terakhir yang harus diambil oleh seorang pasien.
Di tahun 2016 rasio tumpatan/pencabutan gigi sebesar 0,41 hal ini berarti bahwa
masyarakat lebih banyak yang melakukan pencabutan gigi dibandingkan
melakukan tumpatan gigi tetap. Capaian masing-masing puskesmas dapat dilihat
dalam gambar berikut :

Gambar 4.27
Rasio Tumpatan dan Pencabutan Gigi Tetap
di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

6.Penjaringan Murid Kelas 1 SD/MI

Persentase jumlah murid yang diperiksa untuk tahun 2016 sebesar 19.630 siswa
(95 persen) dari jumlah siswa kelas 1 siswa SD/MI sebanyak 20.656 siswa,
sedangkan jumlah SD/Mi yang melaksanakan penjaringan sebesar 809 SD/MI (
94,73 persen ) dari 854 SD/MI. Perincian masing-masing puskesmas pada gambar
berikut
Gambar 4.28
Cakupan Penjaringan Murid Kelas 1 SD/MI
dikabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

7. Murid SD/MI mendapat pelayanan UKGS

Jumlah sekolah SD/MI sebanyak 809 sekolah, pada tahun 2016 tidak ada SD/MI
yang melaksanakan sikat gigi massal, jumlah murid SD/Mi yang diperiksa
sebanyak 19.630 siswa (97,8 persen). Sedangkan jumlah siswa perlu mendapat
perawatan sebanyak 31.514 siswa, sedangkan yang mendapat perawatan sebesar
49,9 persen (15.712 siswa). Perincian kegiatan UKGS masing-masing puskesmas
pada gambar berikut :
Gambar 4.29
Cakupan pelayanan kesehatan Gigi dan mulut di Lombok Tengah Tahun 2016
8. Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut.

Pelayanan kesehatan usia lanjut yang dimaksudkan adalah penduduk usia 60


tahun keatas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar
oleh tenaga kesehatan, baik di puskesmas maupun di posyandu.
Proyeksi jumlah usia lanjut di Lombok Tengah tahun 2016 sebesar 57.780 orang
dan 44.446 orang diantaranya mendapat pelayanan kesehatan di fasilitas
kesehatan yang ada baik di puskesmas, puskesmas pembantu maupun
poskesdes.
Pelayanan kesehatan usia lanjut di Kabupaten Lombok Tengah pada tahun 2016
sebesar 76,92 persen

Gambar 4.30
Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut di Lombok Tengah Tahun 2016

B. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan

Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat
yaitu hak rakyat untuk memperoleh akses atas kebutuhan pelayanan kesehatan.
Pembangunan kesehatan juga harus dipandang sebagai suatu investasi dalam kaitannya
untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi
serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan.
1. Jaminan pemeliharaan kesehatan

Untuk mewujudkan komitmen global sebagaimana amanat resolusi WHA ke-58


tahun 2005 di Jenewa yang menginginkan setiap negara mengembangan Universal
Health Coverage (UHC) bagi seluruh penduduk, maka pemerintah bertanggung
jawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat melalui program Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN).
Untuk mengatasi hal tersebut, pada tahun 2004 dikeluarkan Undang-Undang Nomor
40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Undang-Undang
Nomor 40 Tahun 2004 ini mengamanatkan bahwa program jaminan sosial wajib bagi
seluruh penduduk termasuk program Jaminan Kesehatan melalui suatu badan
penyelenggara jaminan sosial.
Badan penyelenggara jaminan sosial telah diatur dengan Undang-Undang Nomor 24
Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang terdiri dari
BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk program Jaminan Kesehatan
yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, implementasinya telah dimulai sejak 1
Januari 2014. Program tersebut selanjutnya disebut sebagai program Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN).

Gambar 4.31
Cakupan Jaminan Kesehatan Penduduk menurut jenis jaminan di Lombok Tengah
Tahun 2016

Dari gambar diatas terlihat kepesertaan JKN terbanyak adalah PBI (jamkesmas)
sebanyak 48,51 persen (432.921 jiwa), Non PBI (Askes, pensiunan TNI, Polri dan
exs Jamsostek) dan sisanya adalah PBI JKN NTB dan JKN Lombok Tengah
sebesar 3,20 persen.
2. Prilaku Hidup Masyarakat Rumah Tangga ber- PHBS
Gambaran perilaku kesehatan masyarakat dapat dipantau melalui survey. Survey
PHBS tatanan rumah tangga bertujuan untuk mengetahui gambaran partisipasi
masyarakat dalam penerapan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) pada rumah
tangga. Kegiatan ini dilakukan dengan mengumpulkan data 269.882 rumah tangga
yang tersebar di 25 puskesmas. Rumah tangga yang dipantau dalam kegiatan survey
tersebut masih rendah yaitu sebesar 2,0 persen (5.510 rumah tangga). Kegiatan
Survey PHBS telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten telah sejak
tahun 2007 sampai dengan 2016. Untuk mengetahui hasil survey tersebut dapat
dilihat pada gambar berikut ini :

Gambar 4.31
Hasil Survey PHBS Tatanan Rumah Tangga tahun 2007-2016

Dari gambar di atas terlihat bahwa tingkat penerapan PHBS tatanan rumah
tangga dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2010 cenderung meningkat, tahun
2011 tidak dilakukan survey karena terbatasnya anggaran. kemudian tahun 2012
sampai dengan tahun 2014 penerapan PHBS terus mengalami peningkatan,
namun mengalami penurunan di tahun 2015

Pencapaian survey PHBS pada tahun 2016 secara rinci ditampilkan pada gambar
berikut ini.
Gambar 4.33
Hasil Survey PHBS di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

Pada gambar di atas menunjukkan bahwa capaian PHBS Lombok Tengah tahun
2015 sebesar 27,4 persen.

C. Pengawasan dan pemeliharaan kualitas lingkungan

Derajat kesehatan sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan disamping factor


perilaku dan pelayanan kesehatan. Upaya penyehatan lingkungan dilakukan untuk
mewujudkan mutu lingkungan yang lebih sehat, antara lain melalui pemberdayaan
masyarakat dalam penyediaan air bersih dan sanitasi di sarana pemeliharaan dan
pengawasan kualitas lingkungan, pengendalian dampak resiko pencemaran
lingkungan dan pengembangan wilayah sehat

Upaya penyehatan lingkungan dilaksanakan dengan lebih diarahkan pada


peningkatan kualitas lingkungan yaitu melalui kegiatan bersifat promotif, preventif

1. Rumah Sehat
Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang berfungsi
sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Rumah
haruslah sehat dan nyaman agar penghuninya dapat berkarya untuk
meningkatkan produktifitas
Pada tahun 2016 dari 302.105 rumah, rumah yang dibina sebanyak 32.615
rumah (35,24 persen), rumah dibina dan memenuhi syarat sebanyak 6.568
rumah (20,14 persen), dan rumah yang memenuhi syarat rumah sehat sebesar
216.134 atau 71,54 persen, gambaran capaian per puskesmas dapat dilihat
pada gambar berikut :
Gambar 4.34
Persentase Rumah Sehat di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

2. Akses terhadap Sumber Air Minum Keluarga

Air minum dan sanitasi tidak dapat dipisahkan. Sanitasi buruk akan
menyebabkan sulitnya pemenuhan kebutuhan air minum yang layak.
Sementara, tanpa air minum layak mustahil menciptakan kondisi sanitasi yang
memadai.Hal ini sangat disadari oleh Pemerintah yang memiliki tanggung jawab
untuk meningkatkan akses terhadap air minum dan sanitasi yang layak kepada
seluruh rakyat Indonesia.
Untuk memastikan tersedianya akses air minum dan sanitasi yang layak kepada
seluruh lapisan masyarakat, Pemerintah melalui draft Rencana Jangka
Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 mengamanatkan bahwa pada 2019
Indonesia bisa mencapai 100% akses (universal access). Artinya, sampai akhir
tahun tersebut setiap masyarakat Indonesia baik yang tinggal di perkotaan
maupun kawasan perdesaan sudah memiliki akses terhadap sumber air minum
aman dan fasilitas sanitasi layak.
Dari laporan seksi Penyehatan Lingkungan Dinas kesehatan tahun 2016
menunjukkan pencapaian akses air minum sebesar 71,61 persen. Gambaran
Perincian Persentase penduduk yang memiliki akses air minum dapat dilihat
pada gambar berikut :
Gambar 4.35
Persentase Penduduk yang memiliki Akses Air Minum di
Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

Dari gambar diatas menunjukkan bahwa akses air minum tertinggi diwilayah
puskesmas Kopang sebesar 86,64 persen sedangkan terendah di wilayah
puskesmas Batujangkih sebesar 47,21 persen.

3. Akses Sanitasi Layak


Air bersih dan sanitasi yang baik merupakan elemen penting yang menunjang
kesehatan manusia. Sanitasi berhubungan dengan kesehatan lingkungan yang
mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat.
Penduduk dengan akses sanitasi layak di Lombok tengah tahun 2016 sebesar
76,15 persen, Perincian akses sanitasi layak dapat dilihat pada gambar di
bawah ini :
Gambar. 4.36
Persentase Penduduk dengan Akses sanitasi Layak
di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
4. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)
Pada tahun 2016 dari 139 desa yang ada di Lombok Tengah baru 139 desa (100
persen) yang melaksanakan STBM, 50 desa (36 persen) desa stop BABS, perincian
desa STBM menurut puskesmas dapat dilihat pada gambar berikut :
Gambar 4.37
Desa yang Melaksanakan STBM di Lombok Tengah tahun 2016

5. Tempat – tempat Umum (TTU) Memenuhi syarat Kesehatan


Dari 1.463 tempat- tempat umum yang ada di Lombok Tengah terdiri dari sarana
pendidikan, kesehatan, dan hotel, yang memenuhi syarat kesehatan sebanyak 61
persen (892 TTU) ; sarana kesehatan dan sarana hotel bintang semuanya sudah
memenuhi syarat kesehatan, selengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.38
Persentase Tempat Tempat Umum Yang memenuhi syarat
kesehatan di Lombok Tengah Tahun 2016
6. Tempat Pengelolaan Makanan (TPM)

Tempat pengelolaan makanan (TPM) adalah usaha pengelolaan makanan yang


meliputi jasaboga atau katering, rumah makan dan restoran, depot air minum, kantin,
dan makanan jajanan. TPM dinyatakan sehat sesuai dengan Kepmenkes Nomor
1098/MENKES/SK/VII/2003 tentang Persyaratan Higiene Sanitasi Rumah Makan dan
Restoran.
Berdasarkan Kepmenkes Nomor 1098/Menkes/SK/VII/2003 tentang Persyaratan
Higiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran, persyaratan higiene sanitasi yang
harus dipenuhi meliputi:
1. Persyaratan lokasi dan bangunan.
2. Persyaratan fasilitas sanitasi.
3. Persyaratan dapur, rumah makan, dan gudang makanan.
4. Persyaratan bahan makanan dan makanan jadi.
5. Persyaratan pengolahan makanan.
6. Persyaratan penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi.
7. Persyaratan penyajian makanan jadi.
8. Persyaratan peralatan yang digunakan.
TPM yang memenuhi syarat kesehatan adalah TPM yang memenuhi persyaratan
higiene sanitasi yang dibuktikan dengan sertifikat laik higiene sanitasi
Gambar 4.39
TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN (TPM) MENURUT STATUS HIGIENE SANITASI DI
LOMBOK TENGAH TAHUN 2016

D. Pelayanan Kesehatan dan Rujukan


Beberapa kegiatan pokok upaya kesehatan perorangan yang meliputi pelayanan
kesehatan rujukan, pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin, cakupan pelayanan
Jumlah kunjungan pasien rawat jalan di puskesmas dan jaringannya sebanyak
452.406 orang, sedangkan kunjungan di RSUD sebanyak 50.720 orang, cakupan
kunjungan rawat jalan di sebesar 54,6 persen.
Kunjungan rawat inap di Puskesmas dan jaringannya pada tahun 2016 sejumlah
13.459 , di RSUD sebanyak 15.507 orang dengan cakupan kunjungan sebesar 3,1
persen
Visite Rate ( Kunjungan pasien ke sarana pelayanan kesehatan ) di Lombok Tengah
tahun 2016 sebesar 0,57

E. Pelayanan Gawat Darurat yang dapat diakses oleh Masyarakat.

Rumah Sakit dengan kemampuan pelayanan gawat darurat level 1 diharapkan


memiliki dokter on site (berada ditempat) 24 jam dengan kualifikasi general
emergency life (GELS) dan atau advance trauma life support (ATLS) + advance
cardiac life support (ACLS), Kabupaten Lombok Tengah dari 2 Rumah Sakit yang
ada yaitu RSUD Praya dan RSI Yatofa. Kedua Rumah sakit tersebut sudah
memiliki kemampuan pelayanan gawat darurat level 1.

F. Indikator Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit


Rumah sakit adalah suatu fasilitas pelayanan kesehatan perorangan yang
menyediakan rawat inap dan rawat jalan yang memberikan pelayanan kesehatan
jangka pendek dan jangka panjang yang terdiri dari observasi, diagnostik, terapeutik
dan rehabilitatif untuk orang-orang yang menderita sakit, cidera dan melahirkan.
Penilaian tingkat keberhasilan di rumah sakit biasanya dilihat dari berbagai segi yaitu
tingkat pemanfaatan sarana, mutu dan tingkat efisensi pelayanan. Beberapa indikator
standar terkait dengan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang dipantau antara lain
pemanfaatan tempat tidur (bed occupancy rate/ BOR), rata-rata hari perawatan
(length of stay/LOS), rata-rata tempat tidur dipakai (bed turn over/BTO), rata-rata
selang waktu pemakaian tempat tidur (turn of interval/TOI), persentase pasien keluar
yang meninggal (gross death rate/GDR) dan persentase pasien keluar yang
meninggal ≥ 48 jam perawatan (net death rate/NDR)
Berdasarkan laporan Profil Rumah Sakit Umum Daerah tahun 2016 :
1. Pemakaian Tempat Tidur
Rata-rata pemakaian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) adalah
prosentase pemakaian tempat tidur pada satuan waktu. BOR RSUD Praya
sebesar 76,31 persen, BOR ideal yaitu sudah berkisar antara 60 – 85 persen.
2. Rata-rata Tempat Tidur dipakai
Rata-rata tempat tidur dipakai (Bed Turn Over /BTO) yaitu frekuensi pemakaian
tempat tidur dalam satuan waktu, indikator ini untuk melihat berapa kali tempat
tidur terpakai dalam satuan waktu. BTO RSUD Praya sebesar 81,6 kali, BTO
ideal berkisar antara 40 – 45 kali.
3. Lama Rawat Pasien
Lama rawat pasien (Length of Stay /LOS), rata-rata lama rawat seorang pasien,
ini memberikan gambaran bahwa berapa lama seorang pasien di rawat, yang
ideal adalah 6 – 9 hari sedangkan LOS RSUD Praya sebesar 3,4 hari, angka
ini berada dibawah LOS ideal.
4. Tempat Tidur Tidak Ditempati.
Angka Tempat Tidur Tidak tempati (Turn of Interval/TOI) menunjukkan
efisiensi penggunaan tempat tidur, dimana rata-rata tempat tidur tidak ditempati
(kosong) dari saat terisi sampai dengan saat terisi kembali, idealnya tempat
tidur kosong tidak terisi pada kisaran 1 – 3 hari, sedangkan RSUD Praya TOI
sebesar 1,1 hari.
5. Angka Kematian Umum
Grose date rate (GDR) adalah angka kematian umum untuk setiap 1000
penderita keluar rumah sakit, nilai idealnya adalah < 45 per 1000 pasien keluar
sedangkan GDR RSUD Praya sebesar 42,7 per 1000.
6. Angka Kematian Pasien setelah dirawat ≥ 48
Neth death rate (NDR) adalah angka kematian pasien setelah dirawat ≥ 48
jam per 1000 pasien keluar, nilai NDR ideal adalah < 25 per 1000 pasien
keluar. NDR RSUD praya sebesar 22,8 per 1000, dengan demikian NDR telah
mencapai angka ideal. Asumsinya jika pasien meninggal setelah mendapatkan
perawatan 48 jam berarti ada faktor pelayanan rumah sakit yang terlibat
dengan kondisi meninggalnya pasien, sedangkan jika pasien meninggal kurang
dari 48 jam masa perawatan, dianggap factor keterlambatan pasien datang ke
rumah sakit yang menjadi penyebab utama pasien meninggal.

G. Ketersediaan Obat
Program peningkatan ketersediaan obat dan vaksin dilaksanakan sebagaimana
amanat yang tertuang dalam instruksi presiden (inpres) no. 3 tahun 2010 tentang
program pembangunan yang berkeadilan. Obat adalah salah satu kebutuhan dasar
dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan merupakan barang public
yang perlu dijamin ketersediaannya dalam upaya pemenuhan pelayanan kesehatan.
Dalam rangka mendukung program tersebut dilakukan buffer stock obat untuk
menjamin ketersediaan obat, pemerataan pelayanan dan terjaminnya mutu obat dan
perbekalan kesehatan sampai ke masyarakat.
Dalam hal perencanaan dan penyusunan kebutuhan obat (RKO) buffer stock
diperlukan data kebutuhan dari masing-masing Puskesmas. Dalam perhitungan
tersebut tingkat kecukupan obat harus dapat tersedia untuk kurun waktu minimal
selama 18 bulan dengan asumsi 12 bulan untuk pemenuhan kebutuhan obat selama
1 tahun anggaran dan 6 bulan untuk pemenuhan kebutuhan selama waktu tunggu
proses pengadaan obat di tahun anggaran selanjutnya.
ketersediaan obat dan Vaksin berdasarkan jenisnya di Lombok Tengah sebesar 89,2
persen, sedangkan ketersedian obat dan vaksin puskesmas sebesar 90,95 persen.
Princian lengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.40
Persentase ketersediaan obat dan vaksin menurut jenisnya di Lombok Tengah
tahun 2016.

Gambar 4.41
Persentase ketersediaan obat dan vaksin menurut Puskesmas
di Lombok Tengah tahun 2015.
BAB V

SUMBER DAYA KESEHATAN

Sumber daya kesehatan merupakan unsur terpenting didalam peningkatan


pembangunan kesehatan secara menyeluruh. Sumber daya kesehatan terdiri dari
tenaga, sarana dan dana yang tersedia untuk pembangunan kesehatan. Tahun 2016,
diharapkan peningkatan sumber daya kesehatan dapat meningkatkan pelayanan
kesehatan diseluruh tingkat pelayanan kesehatan baik di desa, puskesmas dan
rumah sakit.
Bersamaan dengan ini jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah
terus melakukan peningkatan kualitas SDM kesehatan dengan melakukan pelatihan-
pelatihan yang berbasis kompetensi, peningkatan loyalitas terhadap profesi
kesehatan.

A. Sarana Kesehatan
Sarana pelayanan kesehatan terdiri dari RS Umum, Puskesmas Perawatan,
Puskesmas Pembantu, Puskesmas Keliling, Rumah Bersalin, Balai
pengobatan/klinik, Praktek Dokter Bersama, Praktek Dokter Perorangan dan
Praktek Pengobatan Tradisional. Jumlah sarana pelayanan kesehatan tahun
2016 sebanyak 649 unit yang terdiri dari 474 milik pemerintah kabupaten/kota,
dan 175 milik swasta
1. Puskesmas
Pusat kesehatan masyarakat atau yang biasa disebut Puskesmas
merupakan salah satu unit pelaksana tekhnis dinas kesehatan kabupaten.
Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan tingkat pertama dan terdepan
dalam system pelayanan kesehatan harus melakukan upaya kesehatan
pilihan disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, tuntutan, kemampuan dan
inovasi serta kebijakan pemerintah daerah setempat.
Puskesmas memiliki fungsi sebagai :
a) Pusat pembangunan berwawasan kesehatan
b) Pusat pemberdayaan masyarakat
c) Pusat pelayanan kesehatan masyarakat primer; dan
d) Pusat pelayanan kesehatan perorangan primer.

Jumlah puskesmas di Kabupaten Lombok Tengah sampai akhir tahun 2016


sebanyak 25 unit, sedangkan penambahan 3 unit yaitu puskesmas Tanak
beak, puskesmas Wajegeseng dan Puskesmas Batujai baru akan
beroperasi pada tahun 2017 Salah satu indikator yang digunakan untuk
mengetahui keterjangkauan penduduk terhadap puskesmas adalah rasio
puskesmas per 100.000 penduduk.
Rasio puskesmas per 100.000 penduduk di kabupaten Lombok Tengah
pada tahun 2016 sebesar 2,71 masih dibawah angka rata-rata NTB yaitu
3-4 per 100.000 penduduk.
Untuk meningkatkan jangkauan pelayanan puskesmas terhadap masyarakat
di wilayah kerja Lombok Tengah, puskesmas didukung oleh sarana
pelayanan kesehatan berupa puskesmas pembantu dan
polindes/poskesdes. Jumlah puskesmas pembantu pada tahun 2016 di
Lombok Tengah sebanyak 95 unit dengan rasio pustu terhadap puskesmas
3,8. Sedangakan jumlah polindes/poskesdes sebanyak 122 unit dengan
ratio polindes/poskesdes terhadap desa sebesar 0,87.
Selain itu pelayanan pada daerah terpencil pelayanan diakses dengan
pelayanan sistem mobile yaitu pelayanan oleh puskesmas keliling sebanyak
25 puskesmas keliling.
2. Upaya Kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM)
Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dilakukan dengan
menerapkan berbagai pendekatan, termasuk didalamnya dengan melibatkan
potensi masyarakat. UKBM diantaranya terdiri dari posyandu, poskesdes,
posbindu.

Salah satu jenis UKBM yang telah lama dikembangkan dan mengakar di
masyarakat adalah posyandu. Dalam menjalankan fungsinya posyandu
diharapkan dapat melaksanakan 5 program prioritas yaitu kesehatan ibu dan
anak, keluarga berencana, perbaikan gizi, imunisasi dan penanggulangan
diare.

Keberadaan posyandu di Kabupaten Lombok Tengah dari segi kuantitas


cukup baik, pada tahun 2016 jumlah posyandu sebanyak 1.624 buah
dengan ratio posyandu per 100 balita sebesar 1,65. Dalam rangka menilai
kinerja dan perkembangannya, posyandu diklasifikasi menjadi 4 strata yaitu
posyandu pratama, madya, purnama dan mandiri dengan klasifikasi strata
yaitu posyandu pratama sebesar 29,99 persen, madya 442,24 persen,
purnama 25,55 persen dan mandiri 2,22 persen dengan persentase
posyandu aktif sebesar 27,77 persen, gambaran lengkap strata posyandu
dan posyandu aktif dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 5.1
Starata Posyandu di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

Gambar 5.2
Posyandu aktif di kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

B. Tenaga Kesehatan
Tenaga kesehatan merupakan bagian terpenting didalam peningkatan pelayanan
kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah, peningkatan kualitas harus menjadi
prioritas utama sehingga peningkatan pelayanan kesehatan dapat dicapai
sepenuhnya, salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian khusus adalah
jumlah dan kualitas tenaga kesehatan yang ada.
Tenaga kesehatan dapat dikelompokkan sesuai dengan keahlian dan
kualifikasi yang dimiliki, antara lain meliputi tenaga medis, tenaga kefarmasian,
tenaga keperawatan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga sanitarian, tenaga
gizi, tenaga keterapian fisik, tenaga keteknisian medis, dan tenaga kesehatan
lainnya.
Metode Perhitungan Kebutuhan SDMK Berdasarkan Permenkes RI NOMOR 33
Tahun 2015 Tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan Kebutuhan Sumber
Daya Manusia Kesehatan.
Metode penghitungan kebutuhan tenaga kesehatan salah satunya adalah
menggunakan ratio, Sampai saat ini kebutuhan tenaga kesehatan masih belum
sepenuhnya terpenuhi, hal tersebut bisa dilihat dari ratio ketenagaan per 100.000
penduduk.

7. Rasio tenaga dokter ahli


Rasio tenaga dokter ahli per 100.000 penduduk di Kabupaten Lombok Tengah
tahun 2016 sebanyak 13 orang sehingga rasio dokter spesialis per 100.000
penduduk sebesar 1,41 rasio ini masih jauh dari target Nasional sebesar 10
per 100.000 penduduk.
8. Rasio tenaga dokter umum
Tenaga dokter umum yang ada di di Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016
sebanyak 67 orang yang bekerja di sarana kesehatan baik di puskesmas dan
jaringannya maupun di Rumah Sakit sehingga rasio per 100.000 penduduk
sebesar 7,27 masih jauh dari target Nasional yaitu sebesar 40 per 100.000
penduduk
9. Rasio tenaga dokter gigi
Dokter gigi yang ada di Lombok Tengah sebanyak 18 orang sehingga rasio
tenaga dokter gigi di Lombok Tengah tahun 2016 sebesar 1,95 per 100.000
penduduk. Hal ini masih jauh dari target Nasional yaitu sebesar 12 per
100.000 penduduk.
10. Tenaga kefarmasian
Tahun 2016 Tenaga teknis kefarmasian terdiri dari apoteker, S-1 farmasi, D3
farmasi dan asisten apoteker berjumlah 36 orang sehingga Rasio tenaga
tekhnis kefarmasian sebesar 3,9 per 100.000 penduduk dari target 18 per
100.000 penduduk sedangkan apoteker sebanyak 26 orang sedangkan Rasio
tenaga apoteker per 100.000 penduduk sebesar 2,82 per 100.000 penduduk
dari taget sebesar 9 per 100.000 penduduk.
11. Rasio tenaga gizi
Tenaga gizi terdiri dari Nutritionis dan dietisien, jumlah tenaga nutritionis di
Lombok Tengah berjumlah 50 orang sedangkan dietiesen berjumlah 5 orang.
Jumlah tenaga gizi sebanyak 55 orang, Rasio tenaga gizi per 100.000
penduduk sebesar 5,97 per 100.000 penduduk masih dibawah target yaitu 10
per 100.000 penduduk
12. Tenaga keperawatan
Jumlah tenaga perawat termasuk perawat anastesi dan perawat spesialis di
Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016 sebanyak 582 orang, sehingga rasio
tenaga keperawatan di Lombok Tengah per 100.000 penduduk sebesar 63,13
masih jauh dari standard nasional sebesar 158 per 100.000 penduduk.
13. Rasio tenaga Bidan
Jumlah tenaga bidan di Lombok Tengah sebanyak 242 orang, Rasio tenaga
bidan per 100.000 penduduk sebesar 49,79 rasio tersebut masih dibawah
target Nasional yaitu 100 per 100.000 penduduk.
14. Rasio tenaga sanitasi
Jumlah tenaga kesehatan lingkungan 63 orang, Rasio tenaga sanitasi per
100.000 penduduk sebesar 6,83 rasio tersebut masih dibawah target 15
per 100.000 penduduk.
15. Rasio tenaga ketekhnisan medis/ keterafian medis
Tenaga tekhnis medis terdiri dari radiographer, radioterafis, tekhnis
elektromedis, tekhnisi gigi, analis kesehatan, refraksionis optisien, ortetik
prostetik, rekam medis dan informasi kesehatan, tekhnisi transfusi darah,
tekhnisi kardiovaskuler, berjumlah 59 orang. Rasio tenaga teknis medis per
100.000 penduduk sebesar 6,4 masih dibawah target nasional yaitu 14 per
100.000 penduduk
16. Tenaga Sarjana Kesehatan masyarakat
Tenaga kesehatan masyarakat yang ada disaran kesehatan Puskesmas dan
Rumah sakit berjumlah 35 orang. Rasio tenaga kesehatan masyarakat di
Lombok Tengah per 100.000 penduduk sebesar 3,8 per 100.000 penduduk,
masih dibawah target nasional 13 per 100.000 pendudu
17. Rasio tenaga keterafian fisik
Tenaga tekhnis medis terdiri dari fisioterfi, terapi okupasi, terapi wicara,
akupuntur, berjumlah 5 orang. Rasio tenaga teknis medis per 100.000
penduduk sebesar 0,54 masih dibawah target nasional yaitu 4 per 100.000
penduduk

C. Pembiayaan Kesehatan
Pendanaan merupakan salah satu unsur penting dalam pelaksanaan
pelayanan Kesehatan yang berkualitas. Dengan dana yang memadai diharapkan
kegiatan pembangunan Kesehatan dapat dilaksanakan secara optimal.
Keterbatasan dana pembangunan Kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah
mengharuskan adanya skala prioritas pengelolaan dana untuk membiayai kegiatan-
kegiatan yang berdasarkan prioritas masalah untuk menurunkan angka kematian
terutama kematian ibu bersalin dan bayi baru lahir serta penanganan gizi buruk.
Sumber dana pembangunan Kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016
berasal dari : APBD Kabupaten, APBN dan Pinjaman/ Hibah Luar Negeri (PHLN),
sumber pemerintah lainnya, swasta dan masyarakat.
Pada tahun 2016 jumlah total anggaran kesehatan di kabupaten Lombok
Tengah sebesar Rp. 229.570.224.893,21 dengan kontribusi terbesar sebesar
99,95 persen berasal dari APBD Kabupaten.
Sedangkan anggaran kesehatan perkapita Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016
sebesar 249.003,72 dan total APBD kesehatan terhadap APBD Kabupaten sebesar
7,2 persen.
BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Berbagai upaya telah dilaksanakan dalam pembangunan kesehatan, antara lain


upaya peningkatan dan perbaikan terhadap derajat kesehatan masyarakat, upaya
pelayanan kesehatan, sarana kesehatan dan sumber daya kesehatan. Hasil-hasil
kegiatan pembangunan kesehatan yang menyeluruh tergambar dalam Profil
Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016
Secara umum upaya-upaya yang telah dilakukan dalam pembangunan kesehatan
telah menunjukkan hasil yang cukup baik, namun masih ada beberapa program
kesehatan yang belum mencapai hasil yang optimal. Ada beberapa indikator program
yang menunjukkan adanya penurunan cakupan. Kekurangan ataupun hambatan
yang dihadapi pada pelaksanaan program kesehatan tahun 2016 diharapkan dapat
dijadikan bahan masukan untuk perbaikan pada tahun tahun berikutnya.

Adapun beberapa indikator program yang menunjukkan keberhasilan maupun


kekurangan dalam pencapaian upaya-upaya pembangunan di Kabupaten Lombok
Tengah adalah sebagi berikut :
1. Pencapaian Universal Child Immunization (UCI) pada dasarnya merupakan
proyeksi terhadap cakupan atas imunisasi dasar secara lengkap pada bayi,
Capaian UCI tahun ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan
tahun sebelumnya.
2. Angka kematian ibu meningkat bila dibandingkan tahun sebelumnya.
3. Status gizi balita menurut BB/U maupun BB/TB di Lombok Tengah bila
dibandingkan dengan tahun 2015 mengalami penurunan.
4. Selain keberhasilan tersebut, masih terdapat beberapa kekurangan dalam
penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang dapat dilihat dari belum
tercapainya cakupan beberapa program dan kegiatan sesuai target yang
diharapkan.

SARAN-SARAN

 Dari hasil-hasil tersebut di atas, dapat dilihat bahwa masih ada pelaksanaan
program yang belum mencapai hasil yang optimal. Hal tersebut menunjukkan
masih perlunya perhatian dan penanganan yang lebih serius karena
pembangunan kesehatan tetap merupakan kebutuhan masyarakat yang perlu
ditingkatkan secara terus menerus sesuai dengan perkembangan
pembangunan nasional.

 Penyusunan buku Profil kesehatan Kabupaten Lombok Tengah tahun 2015


telah diupayakan untuk lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari segi
kualitas data maupum analisisnya. Namun disadari pula dalam penyusunan
buku Profil kesehatan ini masih ditemui banyak hambatan.

 Berdasarkan capaian masing-masing indikator tersebut perlu ditelaah lebih


lanjut terkait keberhasilan dan kekurangan pelaksanaan pembangunan
kesehatan sebagai bahan perencanaan pembangunan kesehatan dan
pengambilan keputusan di Kabupaten Lombok Tengah

 Perlu dilaksanakan dan di tambahkan item Penilaian Mandiri kualitas data


rutin (PMKDR) pada setiap program/ seksi yang menyediakan data sehingga
bisa mendukung validitas serta keakuratan data Profil kesehatan.

Demikian Profil Kesehatan ini dibuat sebagai salah satu sumber informasi
tentang status dan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Lombok Tengah.

Wassalam. Wr.Wb

Praya, Januari 2017


DAFTAR PUSTAKA

Badan Penelitian dan Pengem bangan Kesehatan ; Riset Kesehatan


Dasar Tahun 2013, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia jakarta 2013

Kem entrian Kesehatan R I ; Petunjuk Tekhnis Penyusunan Profil


Kesehatan kabupaten/Kota Pusat Data dan Informasi Kementrian
Kesehatan RI 2013

Badan Pusat Statistik Propinsi NTB ; Survey Sosial Ekonomi Nasional


Propinsi NTB Tahun 2013

Kem entrian Kesehatan R I ; Profil Kesehatan tahun 2015, Kementrian


Kesehatan Republik Indonesia jakarta 2015

Badan Pusat Statistik K abupaten Lom bok Tengah ; Produk Domestik


Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lombok Tengah Menurut Pengeluaran
2011 -2015

Badan P usat Statistik Lom bok Tengah ; Lombok Tengah Dalam Angka
Tahun 2016

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lom bok Tengah ; Statistik


Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

Direktorat Gizi M asyarakat DirektoratJenderal K esehatan


M asyarakat K em enterian K esehatan 2017 ; Pemantauan Status Gizi
Tahun 2016 Provinsi NTB
RESUME PROFIL KESEHATAN
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
A. GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah 1.208 Km2 Tabel 1
2 Jumlah Desa/Kelurahan 139 Desa/Kel Tabel 1
3 Jumlah Penduduk 435.891 486.063 921.955 Jiwa Tabel 2
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 3,4 Jiwa Tabel 1
5 Kepadatan Penduduk /Km2 763,0 Jiwa/Km2 Tabel 1
6 Rasio Beban Tanggungan 52,9 per 100 penduduk produktif Tabel 2
7 Rasio Jenis Kelamin 89,7 Tabel 2
8 Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf 0,00 0,00 81,45 % Tabel 3
9 Penduduk 10 tahun yang memiliki ijazah tertinggi
a. SMP/ MTs 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
b. SMA/ SMK/ MA 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
c. Sekolah menengah kejuruan 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
d. Diploma I/Diploma II 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
e. Akademi/Diploma III #REF! #REF! #REF! % Tabel 3
f. Universitas/Diploma IV #REF! #REF! #REF! % Tabel 3
g. S2/S3 (Master/Doktor) #REF! #REF! #REF! % Tabel 3

B. DERAJAT KESEHATAN
B.1 Angka Kematian
10 Jumlah Lahir Hidup 10.040 9.182 19.222 Tabel 4
11 Angka Lahir Mati (dilaporkan) 8 7 7 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 4
12 Jumlah Kematian Neonatal 98 69 167 neonatal Tabel 5
13 Angka Kematian Neonatal (dilaporkan) 10 8 9 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
14 Jumlah Bayi Mati 113 79 192 bayi Tabel 5
15 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) 11 9 10,0 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
16 Jumlah Balita Mati 114 82 196 Balita Tabel 5
17 Angka Kematian Balita (dilaporkan) 11 9 10,2 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
18 Kematian Ibu
Jumlah Kematian Ibu 26 Ibu Tabel 6
Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 135,26 per 100.000 Kelahiran Hidup Tabel 6
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
B.2 Angka Kesakitan
19 Tuberkulosis
Jumlah kasus baru TB BTA+ 10 4 14 Kasus Tabel 7
Proporsi kasus baru TB BTA+ 71,43 28,57 % Tabel 7
CNR kasus baru BTA+ 89,75 48,76 68,22 per 100.000 penduduk Tabel 7
Jumlah seluruh kasus TB 14 8 22 Kasus Tabel 7
CNR seluruh kasus TB 141,13 90,07 114,32 per 100.000 penduduk Tabel 7
Kasus TB anak 0-14 tahun 0,00 % Tabel 7
Persentase BTA+ terhadap suspek 10,96 11,57 11,18 % Tabel 8
Angka kesembuhan BTA+ 79,24 78,28 78,88 % Tabel 9
Angka pengobatan lengkap BTA+ 13,62 15,36 14,27 % Tabel 9
Angka keberhasilan pengobatan (Success Rate) BTA+ 92,86 93,63 93,15 % Tabel 9
Angka kematian selama pengobatan 4,11 2,27 3,15 per 100.000 penduduk Tabel 9
20 Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani 14,72 12,32 13,44 % Tabel 10
21 Jumlah Kasus HIV 5 2 7 Kasus Tabel 11
22 Jumlah Kasus AIDS 9 9 18 Kasus Tabel 11
23 Jumlah Kematian karena AIDS 17 2 19 Jiwa Tabel 11
24 Jumlah Kasus Syphilis 0 2 2 Kasus Tabel 11
25 Donor darah diskrining positif HIV 0,05 0,00 0,05 % Tabel 12
26 Persentase Diare ditemukan dan ditangani 50,46 45,55 47,87 % Tabel 13
27 Kusta
Jumlah Kasus Baru Kusta (PB+MB) 6 2 8 Kasus Tabel 14
Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 1,38 0,41 0,87 per 100.000 penduduk Tabel 14
Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun 25,00 % Tabel 15
Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 25,00 % Tabel 15
Angka Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 0,22 per 100.000 penduduk Tabel 15
Angka Prevalensi Kusta 0,14 0,04 0,09 per 10.000 Penduduk Tabel 16
Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) #DIV/0! 100,00 100,00 % Tabel 17
Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) 87,50 100,00 92,31 % Tabel 17
28 Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
AFP Rate (non polio) < 15 th 8,00 per 100.000 penduduk <15 tahun Tabel 18
Jumlah Kasus Difteri 0 0 0 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Difteri #DIV/0! % Tabel 19
Jumlah Kasus Pertusis 0 0 0 Kasus Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) 0 0 0 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum) #DIV/0! % Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum 0 0 0 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum #DIV/0! % Tabel 19
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
Jumlah Kasus Campak 0 1 1 Kasus Tabel 20
Case Fatality Rate Campak 0 % Tabel 20
Jumlah Kasus Polio 0 0 0 Kasus Tabel 20
Jumlah Kasus Hepatitis B 0 0 0 Kasus Tabel 20
29 Incidence Rate DBD 16,06 12,14 13,99 per 100.000 penduduk Tabel 21
30 Case Fatality Rate DBD 16,06 12,14 13,99 % Tabel 21
31 Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence ) 0,10 0,02 0,06 per 1.000 penduduk berisiko Tabel 22
32 Case Fatality Rate Malaria 0,00 0,00 0,00 % Tabel 22
33 Angka Kesakitan Filariasis 0 0 0 per 100.000 penduduk Tabel 23
34 Persentase Hipertensi/tekanan darah tinggi 0,00 0,00 0,00 % Tabel 24
35 Persentase obesitas 0,00 200,00 97,78 % Tabel 25
36 Persentase IVA positif pada perempuan usia 30-50 tahun 0,92 % Tabel 26
37 % tumor/benjolan payudara pada perempuan 30-50 tahun 0,00 % Tabel 26
38 Desa/Kelurahan terkena KLB ditangani < 24 jam 100,00 % Tabel 28

C. UPAYA KESEHATAN
C.1 Pelayanan Kesehatan
39 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 98,8 % Tabel 29
40 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 89,96 % Tabel 29
41 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 90,35 % Tabel 29
42 Pelayanan Ibu Nifas 92,03 % Tabel 29
43 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 90,55 % Tabel 29
44 Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ 99,59 % Tabel 30
45 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 89,96 % Tabel 32
46 Penanganan komplikasi kebidanan 110,70 % Tabel 33
47 Penanganan komplikasi Neonatal 94,27 79,33 86,42 % Tabel 33
48 Peserta KB Baru 12,85 % Tabel 36
49 Peserta KB Aktif 74,56 % Tabel 36
50 Bayi baru lahir ditimbang 98 98 98 % Tabel 37
51 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) 3,67 4,66 4,14 % Tabel 37
52 Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) 107,44 88,70 97,60 % Tabel 38
53 Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) 105,56 86,75 95,68 % Tabel 38
54 Bayi yang diberi ASI Eksklusif #DIV/0! #DIV/0! 90,98 % Tabel 39
55 Pelayanan kesehatan bayi 93,62 94,29 93,97 % Tabel 40
56 Desa/Kelurahan UCI 100,00 % Tabel 41
57 Cakupan Imunisasi Campak Bayi 107,94 92,14 99,64 % Tabel 43
58 Imunisasi dasar lengkap pada bayi 107,04 91,57 98,91 % Tabel 43
59 Bayi Mendapat Vitamin A - - 108,38 % Tabel 44
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
60 Anak Balita Mendapat Vitamin A - - 92,27 % Tabel 44
61 Baduta ditimbang 85,57 85,25 85,42 % Tabel 45
62 Baduta berat badan di bawah garis merah (BGM) 1,21 1,38 1,29 % Tabel 45
63 Pelayanan kesehatan anak balita 77,15 76,84 76,99 % Tabel 46
64 Balita ditimbang (D/S) 79,56 79,66 79,61 % Tabel 47
65 Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) 1,40 1,60 1,50 % Tabel 47
66 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan 100,00 100,00 100,00 % Tabel 48
67 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat 94,46 95,60 95,03 %
Tabel 49
68 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap 0,41 Tabel 50
69 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal - sekolah Tabel 51
70 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi - sekolah Tabel 51
71 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) 94,46 95,60 97,80 % Tabel 51
72 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) #DIV/0! #DIV/0! 49,86 % Tabel 51
73 Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi dan
mulut #DIV/0! #DIV/0! 49,86 % Tabel 51
74 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) 76,07 77,69 76,92 % Tabel 52

C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


Persentase

75 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan - - 59,81 % Tabel 53


76 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan 48,33 60,17 54,57 % Tabel 54
77 Cakupan Kunjungan Rawat Inap 4,91 1,56 3,14 % Tabel 54
78 Angka kematian kasar/Gross Death Rate (GDR) di RS 3,64 3,36 34,83 per 100.000 pasien keluar Tabel 55
79 Angka kematian murni/Nett Death Rate (NDR) di RS 1,80 1,90 18,57 per 100.000 pasien keluar Tabel 55
80 Bed Occupation Rate (BOR) di RS 59,23 % Tabel 56
81 Bed Turn Over (BTO) di RS 62,93 Kali Tabel 56
82 Turn of Interval (TOI) di RS 2,36 Hari Tabel 56
83 Average Length of Stay (ALOS) di RS 2,73 Hari Tabel 56

C.3 Perilaku Hidup Masyarakat


87 Rumah Tangga ber-PHBS 27,40 % Tabel 57
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
C.4 Keadaan Lingkungan
88 Persentase rumah sehat 71,54 % Tabel 58
89 Penduduk yang memiliki akses air minum yang layak 71,61 % Tabel 59
90 Penyelenggara air minum memenuhi syarat kesehatan 97,96 % Tabel 60
91 Penduduk yg memiliki akses sanitasi layak (jamban sehat) 76,15 % Tabel 61
92 Desa STBM - % Tabel 62
93 Tempat-tempat umum memenuhi syarat 60,97 % Tabel 63
TPM memenuhi syarat higiene sanitasi 97,85 % Tabel 64
TPM tidak memenuhi syarat dibina 100,00 % Tabel 65
TPM memenuhi syarat diuji petik - % Tabel 65
Ketersediaan obat dan Vaksin Tabel 66

D. SUMBERDAYA KESEHATAN
D.1 Sarana Kesehatan
94 Jumlah Rumah Sakit Umum 2 RS Tabel 67
95 Jumlah Rumah Sakit Khusus - RS Tabel 67
96 Jumlah Puskesmas Rawat Inap 25 Tabel 67
97 Jumlah Puskesmas non-Rawat Inap - Tabel 67
Jumlah Puskesmas Keliling 25 Tabel 67
Jumlah Puskesmas pembantu 95 Tabel 67
98 Jumlah Apotek 48 Tabel 67
99 RS dengan kemampuan pelayanan gadar level 1 100,00 % Tabel 68
100 Jumlah Posyandu 1.624,00 Posyandu Tabel 69
101 Posyandu Aktif 27,77 % Tabel 69
102 Rasio posyandu per 100 balita 1,65 per 100 balita Tabel 69
103 UKBM
Poskesdes 122,00 Poskesdes Tabel 70
Polindes - Polindes Tabel 70
Posbindu 43,00 Posbindu Tabel 70
104 Jumlah Desa Siaga 124,00 Desa Tabel 71
105 Persentase Desa Siaga 89,21 % Tabel 71

D.2 Tenaga Kesehatan


106 Jumlah Dokter Spesialis 10,00 3,00 13,00 Orang Tabel 72
107 Jumlah Dokter Umum 31,00 36,00 67,00 Orang Tabel 72
108 Rasio Dokter (spesialis+umum) 8,68 per 100.000 penduduk Tabel 72
109 Jumlah Dokter Gigi + Dokter Gigi Spesialis 1,00 18,00 19,00 Orang Tabel 72
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
110 Rasio Dokter Gigi (termasuk Dokter Gigi Spesialis) 2,06 per 100.000 penduduk
111 Jumlah Bidan 242,00 Orang Tabel 73
112 Rasio Bidan per 100.000 penduduk 49,79 per 100.000 penduduk Tabel 73
113 Jumlah Perawat 249,00 332,00 582,00 Orang Tabel 73
114 Rasio Perawat per 100.000 penduduk 63,13 per 100.000 penduduk Tabel 73
115 Jumlah Perawat Gigi 21,00 28,00 49,00 Orang Tabel 73
116 Jumlah Tenaga Kefarmasian 23,00 39,00 62,00 Orang Tabel 74
117 Jumlah Tenaga Kesehatan kesehatan 22,00 13,00 35,00 Orang Tabel 75
118 Jumlah Tenaga Sanitasi 27,00 36,00 63,00 Orang Tabel 76
119 Jumlah Tenaga Gizi 17,00 38,00 55,00 Orang Tabel 77

D.3 Pembiayaan Kesehatan


120 Total Anggaran Kesehatan 229.570.224.893 Rp Tabel 81
121 APBD Kesehatan terhadap APBD Kab/Kota 7,20 % Tabel 81
122 Anggaran Kesehatan Perkapita 249.004 Rp Tabel 81
TABEL 1
LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,
DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

LUAS JUMLAH JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN


JUMLAH
NO KECAMATAN WILAYAH DESA + RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
DESA KELURAHAN PENDUDUK
(km 2) KELURAHAN TANGGA (* TANGGA per km 2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 PRAYA BARAT 152,75 10 - 10 74.122 21.434 3,46 485,25
2
3 PRAYA BARAT DAYA 124,97 11 - 11 54.939 16.507 3,33 439,62
4
5 PUJUT 233,55 16 - 16 103.831 29.760 3,49 444,58
6
7
8 PRAYA TIMUR 82,57 10 - 10 67.146 20.135 3,33 813,20
9
10 JANAPRIA 69,05 12 - 12 75.266 22.869 3,29 1090,02
11
12 KOPANG 61,66 11 - 11 80.954 23.573 3,43 1312,91
13
14 PRAYA 61,26 6 9 15 110.978 30.312 3,66 1811,59
15
16 PRAYA TENGAH 65,92 9 3 12 64.214 18.916 3,39 974,12
17
18 JONGGAT 71,55 13 - 13 95.603 28.876 3,31 1336,17
19
20
21 PRINGGARATA 52,78 11 - 11 67.631 19.615 3,45 1281,38
22
23 BATUKLIANG 50,37 10 - 10 76.501 22.879 3,34 1518,78
24
25 BATUKLIANG UTARA 181,96 8 - 8 50.770 15.006 3,38 279,02
JUMLAH (KAB/KOTA) 1.208,4 127 12 139 921.955 269.882 3,42 763,0
Sumber: - Kantor Statistik Kabupaten/Kota
- sumber Lombok Tengah Tahun Dalam Angka Tahun 2015 diolah Dinas Kesehatan
(* tahun 2015
TABEL 2

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH PENDUDUK
NO KELOMPOK UMUR (TAHUN)
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN RASIO JENIS KELAMIN
1 2 3 4 5 6
1 0-4 50.035 48.636 98.671 102,88
2 5-9 45.687 43.516 89.203 104,99
3 10 - 14 43.861 41.742 85.603 105,08
4 15 - 19 41.149 41.767 82.916 98,52
5 20 - 24 32.209 40.849 73.058 78,85
6 25 - 29 32.308 43.006 75.314 75,12
7 30 - 34 31.057 41.196 72.253 75,39
8 35 - 39 31.864 39.572 71.436 80,52
9 40 - 44 28.513 33.736 62.249 84,52
10 45 - 49 25.333 29.225 54.558 86,68
11 50 - 54 21.539 24.473 46.011 88,01
12 55 - 59 17.686 19.103 36.789 92,59
13 60 - 64 13.679 14.520 28.199 94,21
14 65 - 69 9.213 10.536 19.749 87,45
15 70 - 74 6.217 7.033 13.250 88,39
16 75+ 5.541 7.155 12.696 77,45
JUMLAH 435.891 486.063 921.955 89,68
ANGKA BEBAN TANGGUNGAN (DEPENDENCY RATIO) 53

Sumber: - Kantor Statistik Kabupaten/Kota


- sumber Lombok Tengah Tahun Dalam Angka Tahun 2016 diolah Dinas Kesehatan
TABEL 3

PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF


DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIPEROLEH MENURUT JENIS KELAMIN
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH PERSENTASE
NO VARIABEL LAKI-LAKI+ LAKI-LAKI+
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEREMPUAN PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS
PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG
2 81,45
MELEK HURUF
PERSENTASE PENDIDIKAN TERTINGGI YANG
3
DITAMATKAN:
a. TIDAK MEMILIKI IJAZAH SD 26,32
b. SD/MI 29,33
c. SMP/ MTs 21,94
d. SMU 15,99
e. DIPLOMA 1,68
f. PERGURUAN TINGGI 4,74

Sumber: BPS Provinsi NTB 2016


TABEL 4

JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH KELAHIRAN
NAMA LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN
PUSKESMAS
HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 PRAYA BARAT Penujak 436 4 440 401 5 406 837 9 846
2 Mangkung 390 1 391 334 0 334 724 1 725
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 341 3 344 317 0 317 658 3 661
4 Batu Jangkih 197 0 197 189 0 189 386 0 386
5 PUJUT Sengkol 508 2 510 468 2 470 976 4 980
6 Kuta 413 5 418 368 1 369 781 6 787
7 Teruwai 235 2 237 232 3 235 467 5 472
8 PRAYA TIMUR Mujur 326 2 328 325 1 326 651 3 654
9 Ganti 275 6 281 327 1 328 602 7 609
10 JANAPRIA Janapria 409 5 414 385 0 385 794 5 799
11 Langko 392 1 393 373 4 377 765 5 770
12 KOPANG Kopang 510 2 512 486 2 488 996 4 1.000
13 Muncan 385 4 389 378 0 378 763 4 767
14 PRAYA Praya 776 2 778 605 2 607 1.381 4 1.385
15 Aik Mual 511 1 512 445 1 446 956 2 958
16 PRAYA TENGAH Pengadang 390 2 392 360 1 361 750 3 753
17 Batunyala 355 8 363 339 4 343 694 12 706
18 JONGGAT Ubung 413 9 422 334 5 339 747 14 761
19 Bonjeruk 237 2 239 265 0 265 502 2 504
20 Puyung 315 4 319 270 10 280 585 14 599
21 PRINGGARATA Pringgarata 447 1 448 416 5 421 863 6 869
22 Bagu 330 8 338 275 8 283 605 16 621
23 BATUKLIANG Mantang 408 1 409 395 3 398 803 4 807
24 Aik Darek 406 5 411 327 1 328 733 6 739
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 635 2 637 568 3 571 1.203 5 1.208
JUMLAH (KAB/KOTA) 10.040 82 10.122 9.182 62 9.244 19.222 144 19.366
ANGKA LAHIR MATI PER 1.000 KELAHIRAN (DILAPORKAN) 8,1 6,7 7,4

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016

Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi
TABEL 5

JUMLAH KEMATIAN NEONATAL, BAYI, DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH KEMATIAN

NO KECAMATAN PUSKESMAS LAKI - LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN


ANAK ANAK ANAK
NEONATAL BAYIa BALITA NEONATAL BAYIa BALITA NEONATAL BAYIa BALITA
BALITA BALITA BALITA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 PRAYA BARAT Penujak 4 4 0 4 3 3 0 3 7 7 0 7
2 Mangkung 2 2 0 2 2 2 0 2 4 4 0 4
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 8 9 0 9 2 3 1 4 10 12 1 13
4 Batu Jangkih 2 2 0 2 0 0 0 0 2 2 0 2
5 PUJUT Sengkol 8 10 0 10 2 7 1 8 10 17 1 18
6 Kuta 2 2 0 2 4 4 0 4 6 6 0 6
7 Teruwai 1 1 0 1 2 2 0 2 3 3 0 3
8 PRAYA TIMUR Mujur 7 7 0 7 0 0 0 0 7 7 0 7
9 Ganti 3 3 0 3 4 4 0 4 7 7 0 7
10 JANAPRIA Janapria 14 14 0 14 5 5 0 5 19 19 0 19
11 0 Langko 6 8 0 8 9 10 0 10 15 18 0 18
12 KOPANG Kopang 9 10 0 10 11 11 0 11 20 21 0 21
13 Muncan 3 3 0 3 0 1 0 1 3 4 0 4
14 PRAYA Praya 3 4 0 4 3 3 1 4 6 7 1 8
15 Aik Mual 1 1 0 1 3 3 0 3 4 4 0 4
16 PRAYA TENGAH Pengadang 4 5 0 5 2 3 0 3 6 8 0 8
17 Batunyala 2 5 0 5 3 3 0 3 5 8 0 8
18 JONGGAT Ubung 6 6 0 6 8 8 0 8 14 14 0 14
19 Bonjeruk 1 3 0 3 0 0 0 0 1 3 0 3
20 Puyung 4 4 0 4 1 1 0 1 5 5 0 5
21 PRINGGARATA Pringgarata 1 1 0 1 1 1 0 1 2 2 0 2
22 Bagu 3 5 0 5 3 4 0 4 6 9 0 9
23 BATUKLIANG Mantang 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1
24 Aik Darek 2 2 0 2 1 1 0 1 3 3 0 3
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 1 1 1 2 0 - - 0 1 1 1 2
JUMLAH (KAB/KOTA) 98 113 1 114 69 79 3 82 167 192 4 196
ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) 10 11,25 0 11 8 9 0 9 9 9,99 0 10,20

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


Keterangan : - Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKN/AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi
- a : kematian bayi termasuk kematian pada neonatal
TABEL 6
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

KEMATIAN IBU

JUMLAH LAHIR JUMLAH KEMATIAN IBU HAMIL JUMLAH KEMATIAN IBU BERSALIN JUMLAH KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU
NO KECAMATAN PUSKESMAS
HIDUP
20-34 20-34 20-34 20-34
< 20 tahun ≥35 tahun JUMLAH < 20 tahun ≥35 tahun JUMLAH < 20 tahun ≥35 tahun JUMLAH < 20 tahun ≥35 tahun JUMLAH
tahun tahun tahun tahun
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 PRAYA BARAT Penujak 837 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
2 0 Mangkung 724 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 658 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 0 Batu Jangkih 386 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 PUJUT Sengkol 976 0 0 0 0 0 1 1 2 0 0 0 0 0 1 1 2
6 0 Kuta 781 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 0 Teruwai 467 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 PRAYA TIMUR Mujur 651 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 0 Ganti 602 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 0 1 1 2
10 JANAPRIA Janapria 794 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 0 Langko 765 0 0 0 0 0 0 0 0 1 2 1 4 1 2 1 4
12 KOPANG Kopang 996 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1
13 0 Muncan 763 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
14 PRAYA Praya 1.381 0 0 0 0 0 2 0 2 0 0 0 0 0 2 0 2
15 0 Aik Mual 956 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
16 PRAYA TENGAH Pengadang 750 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 0 Batunyala 694 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 2
18 JONGGAT Ubung 747 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 0 Bonjeruk 502 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1
20 0 Puyung 585 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 2
21 PRINGGARATA Pringgarata 863 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 2 1 1 0 2
22 0 Bagu 605 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 BATUKLIANG Mantang 803 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 1 3 0 2 1 3
24 0 Aik Darek 733 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 1.203 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1
JUMLAH (KAB/KOTA) 19.222 1 0 0 1 0 6 3 9 2 10 4 16 3 16 7 26
ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 135,26

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


Keterangan:
- Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas
- Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi
TABEL 7
KASUS BARU TB BTA+, SELURUH KASUS TB, KASUS TB PADA ANAK, DAN CASE NOTIFICATION RATE (CNR) PER 100.000 PENDUDUK
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016 0,14788

JUMLAH SELURUH
JUMLAH KASUS BARU TB BTA+ KASUS TB ANAK 0-
JUMLAH PENDUDUK KASUS TB
NO KECAMATAN PUSKESMAS 14 TAHUN
L P L P
L+P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 PRAYA BARAT Penujak 22.315 17.729 40.044 33 64,71 18 35,29 51 34 61,82 21 38,18 55 0 0,00
2 0 Mangkung 15.325 18.753 34.078 10 55,56 8 44,44 18 25 58,14 18 41,86 43 0 0,00
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 16.505 18.637 35.142 47 57,32 35 42,68 82 52 59,09 36 40,91 88 0 0,00
4 0 Batu Jangkih 9.282 10.515 19.797 3 42,86 4 57,14 7 6 42,86 8 57,14 14 0 0,00
5 PUJUT Sengkol 22.203 24.581 46.784 18 58,06 13 41,94 31 31 56,36 24 43,64 55 0 0,00
6 0 Kuta 16.245 17.298 33.543 12 85,71 2 14,29 14 24 64,86 13 35,14 37 0 0,00
7 0 Teruwai 11.316 12.188 23.504 7 58,33 5 41,67 12 10 62,50 6 37,50 16 0 0,00
8 PRAYA TIMUR Mujur 15.556 16.858 32.414 13 76,47 4 23,53 17 31 67,39 15 32,61 46 1 2,17
9 0 Ganti 16.429 18.303 34.732 20 60,61 13 39,39 33 29 53,70 25 46,30 54 0 0,00
10 JANAPRIA Janapria 19.261 21.840 41.101 15 71,43 6 28,57 21 28 60,87 18 39,13 46 0 0,00
11 0 Langko 15.423 18.742 34.165 3 50,00 3 50,00 6 9 40,91 13 59,09 22 0 0,00
12 KOPANG Kopang 22.045 25.579 47.624 25 65,79 13 34,21 38 31 60,78 20 39,22 51 0 0,00
13 0 Muncan 15.134 18.196 33.330 7 53,85 6 46,15 13 15 51,72 14 48,28 29 0 0,00
14 PRAYA Praya 32.085 34.266 66.351 24 60,00 16 40,00 40 49 55,06 40 44,94 89 2 2,25
15 0 Aik Mual 21.170 23.457 44.627 18 58,06 13 41,94 31 22 53,66 19 46,34 41 0 0,00
16 PRAYA TENGAH Pengadang 15.669 17.021 32.690 12 63,16 7 36,84 19 13 54,17 11 45,83 24 0 0,00
17 0 Batunyala 15.050 16.474 31.524 6 40,00 9 60,00 15 17 54,84 14 45,16 31 0 0,00
18 JONGGAT Ubung 18.132 19.611 37.743 16 69,57 7 30,43 23 30 54,55 25 45,45 55 0 0,00
19 0 Bonjeruk 12.536 13.433 25.969 22 70,97 9 29,03 31 27 72,97 10 27,03 37 0 0,00
20 0 Puyung 15.306 16.585 31.891 20 62,50 12 37,50 32 33 64,71 18 35,29 51 0 0,00
21 PRINGGARATA Pringgarata 17.953 19.828 37.781 15 57,69 11 42,31 26 16 55,17 13 44,83 29 0 0,00
22 0 Bagu 14.133 15.717 29.850 16 59,26 11 40,74 27 33 64,71 18 35,29 51 2 3,92
23 BATUKLIANG Mantang 18.565 22.287 40.852 8 72,73 3 27,27 11 21 60,00 14 40,00 35 1 2,86
24 0 Aik Darek 16.594 19.055 35.649 13 76,47 4 23,53 17 18 54,55 15 45,45 33 1 3,03
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 23.672 27.098 50.770 10 71,43 4 28,57 14 14 63,64 8 36,36 22 0 0,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 437.904 484.051 921.955 393 62,48 236 37,52 629 618 58,63 436 41,37 1.054 7 0,66

CNR KASUS BARU TB BTA+ PER 100.000 PENDUDUK 89,7 48,8 68,2

CNR SELURUH KASUS TB PER 100.000 PENDUDUK 141,13 90,07 114,3

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2014


Keterangan:
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll
Catatan : Jumlah kolom 6 = jumlah kolom 7 pada Tabel 1, yaitu sebesar: 921955
TABEL 8

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

TB PARU
SUSPEK % BTA (+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS BTA (+)
TERHADAP SUSPEK
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 PRAYA BARAT Penujak 296 177 473 33 18 51 11,15 10,17 10,78
2 0 Mangkung 100 89 189 10 8 18 10,00 8,99 9,52
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 400 245 645 47 35 82 11,75 14,29 12,71
4 0 Batu Jangkih 30 33 63 3 4 7 10,00 12,12 11,11
5 PUJUT Sengkol 100 76 176 18 13 31 18,00 17,11 17,61
6 0 Kuta 81 20 101 12 2 14 14,81 10,00 13,86
7 0 Teruwai 50 21 71 7 5 12 14,00 23,81 16,90
8 PRAYA TIMUR Mujur 130 44 174 13 4 17 10,00 9,09 9,77
9 0 Ganti 100 66 166 20 13 33 20,00 19,70 19,88
10 JANAPRIA Janapria 190 78 268 15 6 21 7,89 7,69 7,84
11 0 Langko 21 50 71 3 3 6 14,29 6,00 8,45
12 KOPANG Kopang 350 144 494 25 13 38 7,14 9,03 7,69
13 0 Muncan 60 42 102 7 6 13 11,67 14,29 12,75
14 PRAYA Praya 220 151 371 24 16 40 10,91 10,60 10,78
15 0 Aik Mual 103 80 183 18 13 31 17,48 16,25 16,94
16 PRAYA TENGAH Pengadang 40 13 53 12 7 19 30,00 53,85 35,85
17 0 Batunyala 31 50 81 6 9 15 19,35 18,00 18,52
18 JONGGAT Ubung 142 10 152 16 7 23 11,27 70,00 15,13
19 0 Bonjeruk 260 93 353 22 9 31 8,46 9,68 8,78
20 0 Puyung 326 240 566 20 12 32 6,13 5,00 5,65
21 PRINGGARATA Pringgarata 190 160 350 15 11 26 7,89 6,88 7,43
22 0 Bagu 106 78 184 16 11 27 15,09 14,10 14,67
23 BATUKLIANG Mantang 110 31 141 8 3 11 7,27 9,68 7,80
24 0 Aik Darek 115 40 155 13 4 17 11,30 10,00 10,97
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 36 8 44 10 4 14 27,78 50,00 31,82
JUMLAH (KAB/KOTA) 3.587 2.039 5.626 393 236 629 10,96 11,57 11,18

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2014


Keterangan:
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll
TABEL 9

ANGKA KESEMBUHAN DAN PENGOBATAN LENGKAP TB PARU BTA+ SERTA KEBERHASILAN PENGOBATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

ANGKA PENGOBATAN LENGKAP


ANGKA KESEMBUHAN (CURE RATE) ANGKA KEBERHASILAN
(COMPLETE RATE) JUMLAH KEMATIAN
BTA (+) DIOBATI PENGOBATAN (SUCCESS
NO KECAMATAN PUSKESMAS SELAMA PENGOBATAN
L P L+P L P L+P RATE/SR)

L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P L P L+P


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 PRAYA BARAT Penujak 40 29 69 40 100,00 28 96,55 68 99 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100,00 96,55 98,55 0 0 0
2 0 Mangkung 26 10 36 23 88,46 9 90,00 32 89 1 3,85 0 0,00 1 2,78 92,31 90,00 91,67 2 1 3
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 42 17 59 42 100,00 17 100,00 59 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100,00 100,00 100,00 0 0 0
4 0 Batu Jangkih 5 3 8 3 60,00 2 66,67 5 63 0 0,00 0 0,00 0 0,00 60,00 66,67 62,50 0 1 1
5 PUJUT Sengkol 21 12 33 19 90,48 11 91,67 30 91 0 0,00 0 0,00 0 0,00 90,48 91,67 90,91 1 0 1
6 0 Kuta 8 4 12 1 12,50 2 50,00 3 25 6 75,00 2 50,00 8 66,67 87,50 100,00 91,67 0 0 0
7 0 Teruwai 0 5 5 0 0,00 2 40,00 2 40 0 0,00 3 60,00 3 60,00 0,00 100,00 100,00 0 0 0
8 PRAYA TIMUR Mujur 21 7 28 16 76,19 5 71,43 21 75 2 9,52 0 0,00 2 7,14 85,71 71,43 82,14 1 2 3
9 0 Ganti 16 14 30 4 25,00 9 64,29 13 43 12 75,00 5 35,71 17 56,67 100,00 100,00 100,00 0 0 0
10 JANAPRIA Janapria 16 13 29 13 81,25 13 100,00 26 90 0 0,00 0 0,00 0 0,00 81,25 100,00 89,66 3 0 3
11 0 Langko 10 6 16 3 30,00 1 16,67 4 25 7 70,00 5 83,33 12 75,00 100,00 100,00 100,00 0 0 0
12 KOPANG Kopang 29 17 46 27 93,10 16 94,12 43 93 0 0,00 0 0,00 0 0,00 93,10 94,12 93,48 1 1 2
13 0 Muncan 7 7 14 2 28,57 4 57,14 6 43 4 57,14 2 28,57 6 42,86 85,71 85,71 85,71 0 0 0
14 PRAYA Praya 35 24 59 29 82,86 21 87,50 50 85 0 0,00 0 0,00 0 0,00 82,86 87,50 84,75 1 1 2
15 0 Aik Mual 6 10 16 6 100,00 9 90,00 15 94 0 0,00 1 10,00 1 6,25 100,00 100,00 100,00 0 0 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 13 11 24 9 69,23 5 45,45 14 58 4 30,77 4 36,36 8 33,33 100,00 81,82 91,67 0 1 1
17 0 Batunyala 10 4 14 3 30,00 1 25,00 4 29 7 70,00 3 75,00 10 71,43 100,00 100,00 100,00 0 0 0
18 JONGGAT Ubung 18 9 27 15 83,33 6 66,67 21 78 2 11,11 1 11,11 3 11,11 94,44 77,78 88,89 1 2 3
19 0 Bonjeruk 22 9 31 21 95,45 8 88,89 29 94 0 0,00 0 0,00 0 0,00 95,45 88,89 93,55 1 1 2
20 0 Puyung 30 19 49 28 93,33 18 94,74 46 94 0 0,00 1 5,26 1 2,04 93,33 100,00 95,92 2 0 2
21 PRINGGARATA Pringgarata 24 8 32 21 87,50 8 100,00 29 91 0 0,00 0 0,00 0 0,00 87,50 100,00 90,63 3 0 3
22 0 Bagu 15 8 23 15 100,00 8 100,00 23 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100,00 100,00 100,00 0 0 0
23 BATUKLIANG Mantang 15 6 21 7 46,67 3 50,00 10 48 6 40,00 2 33,33 8 38,10 86,67 83,33 85,71 1 1 2
24 0 Aik Darek 10 3 13 8 80,00 3 100,00 11 85 1 10,00 0 0,00 1 7,69 90,00 100,00 92,31 1 0 1
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 9 12 21 0 0,00 0 0,00 0 0 9 100,00 12 100,00 21 100,00 100,00 100,00 100,00 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 448 267 715 355 79,24 209 78,28 564 78,9 61 13,62 41 15,36 102 14,27 92,86 93,63 93,15 18 11 29
ANGKA KEMATIAN SELAMA PENGOBATAN PER 100.000 PENDUDUK 4,1 2,3 3,1

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


Keterangan:
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll
TABEL 10
PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PNEUMONIA PADA BALITA


JUMLAH BALITA JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS
PENDERITA L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 PRAYA BARAT Penujak 1966 1377 3.343 125 88 213 112 89,29 95 108,1 207 97,05
2 0 Mangkung 1625 2014 3.639 104 128 232 36 34,72 29 22,6 65 28,00
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 1782 2013 3.795 114 128 242 47 41,34 44 34,3 91 37,58
4 0 Batu Jangkih 786 930 1.716 50 59 109 0 0,00 0 0,0 0 0,00
5 PUJUT Sengkol 2398 2655 5.053 153 169 322 55 35,95 60 35,4 115 35,67
6 0 Kuta 1755 1869 3.624 112 119 231 80 71,45 80 67,1 160 69,20
7 0 Teruwai 1222 1316 2.538 78 84 162 9 11,54 7 8,3 16 9,88
8 PRAYA TIMUR Mujur 1680 1821 3.501 107 116 223 64 59,71 68 58,5 132 59,10
9 0 Ganti 1774 1976 3.750 113 126 239 58 51,25 36 28,6 94 39,29
10 JANAPRIA Janapria 2080 2359 4.439 133 151 283 92 69,33 73 48,5 165 58,26
11 0 Langko 1666 2024 3.690 106 129 235 0 0,00 0 0,0 0 0,00
12 KOPANG Kopang 2381 2763 5.144 152 176 328 132 86,89 291 165,1 423 128,89
13 0 Muncan 1635 1965 3.600 104 125 230 62 59,44 49 39,1 111 48,33
14 PRAYA Praya 3465 3701 7.166 221 236 457 176 79,61 110 46,6 286 62,56
15 0 Aik Mual 2286 2534 4.820 146 162 308 9 6,17 9 5,6 18 5,85
16 PRAYA TENGAH Pengadang 1692 1839 3.531 108 117 225 42 38,91 55 46,9 97 43,06
17 0 Batunyala 1625 1779 3.404 104 114 217 169 163,01 157 138,3 326 150,11
18 JONGGAT Ubung 1959 2118 4.077 125 135 260 37 29,60 26 19,2 63 24,22
19 0 Bonjeruk 1354 1451 2.805 86 93 179 37 42,83 37 40,0 74 41,35
20 0 Puyung 1653 1791 3.444 105 114 220 32 30,34 31 27,1 63 28,67
21 PRINGGARATA Pringgarata 1939 2141 4.080 124 137 260 327 264,33 328 240,1 655 251,63
22 0 Bagu 1526 1697 3.223 97 108 206 234 240,35 265 244,8 499 242,67
23 BATUKLIANG Mantang 2005 2407 4.412 128 154 281 24 18,76 22 14,3 46 16,34
24 0 Aik Darek 1792 2058 3.850 114 131 246 7 6,12 1 0,8 8 3,26
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 2556 2926 5.482 163 187 350 24 14,72 23 12,3 47 13,44
JUMLAH (KAB/KOTA) 46602 51524 98126 2973 3287 6260 1865 62,7 1896 57,68 3761 60,08

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

HIV AIDS JUMLAH KEMATIAN AKIBAT AIDS SYPHILIS


NO KELOMPOK UMUR
PROPORSI PROPORSI PROPORSI
L P L+P KELOMPOK L P L+P KELOMPOK L P L+P L P L+P KELOMPOK
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 < 1 TAHUN 0 1 1 5,26 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0,00
2 1 - 4 TAHUN 0 0 0 0,00 0 1 1 5,26 0 0 0 0 0 0,00
3 5 - 14 TAHUN 0 0 0 0,00 0 1 1 5,26 0 0 0 0 0 0,00
4 15 - 19 TAHUN 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 5 0 5 0 0 0,00

5 20 - 29 TAHUN 4 0 4 21,05 4 1 5 26,32 4 0 4 1 1 5,26

6 30 - 39 TAHUN 0 0 0 0,00 3 4 7 36,84 8 2 10 0 0 0,00

40 - 49 TAHUN 1 1 2 10,53 2 2 4 21,05 0 0 0 1 1 5,26

50 - 59 TAHUN 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0,00

≥ 60 TAHUN 0 0 0 0,00 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 5 2 7 9 9 18 17 2 19 2 2 11
PROPORSI JENIS KELAMIN 71,43 28,57 50,00 50,00 89,47 10,53 0,00 100,00

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 12

PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

DONOR DARAH
SAMPEL DARAH DIPERIKSA/DISKRINING
NO UNIT TRANSFUSI DARAH POSITIF HIV
JUMLAH PENDONOR TERHADAP HIV
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 UTD RSUD Praya 3.720 225 3.945 3.720 100,00 225 100,00 3.945 100,00 2 0,05 0 0,00 2 0,05

JUMLAH 3.720 225 3.945 3.720 100,00 225 100,00 3.945 100,00 2 0,05 0 - 2 0,05

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 13

KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

DIARE
JUMLAH PENDUDUK DIARE DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH TARGET PENEMUAN
L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 PRAYA BARAT Penujak 19.022 21.022 40.044 1.027 1.135 2.162 455 44,3 385 33,9 840 38,8
2 0 Mangkung 16.411 17.667 34.078 886 954 1.840 338 38,1 300 31,4 638 34,7
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 16.505 18.637 35.142 891 1.006 1.898 301 33,8 238 23,6 539 28,4
4 0 Batu Jangkih 9.478 10.320 19.798 512 557 1.069 196 38,3 159 28,5 355 33,2
5 PUJUT Sengkol 22.203 24.581 46.784 1.199 1.327 2.526 623 52,0 620 46,7 1.243 49,2
6 Kuta 16.245 17.298 33.543 877 934 1.811 489 55,7 534 57,2 1.023 56,5
7 0 Teruwai 11.316 12.188 23.504 611 658 1.269 272 44,5 349 53,0 621 48,9
8 PRAYA TIMUR Mujur 15.555 16.859 32.414 840 910 1.750 390 46,4 335 36,8 725 41,4
9 Ganti 16.429 18.303 34.732 887 988 1.876 610 68,8 628 63,5 1.238 66,0
10 JANAPRIA Janapria 19.261 21.840 41.101 1.040 1.179 2.219 555 53,4 534 45,3 1.089 49,1
11 0 Langko 15.422 18.743 34.165 833 1.012 1.845 408 49,0 450 44,5 858 46,5
12 KOPANG Kopang 22.045 25.579 47.624 1.190 1.381 2.572 830 69,7 900 65,2 1.730 67,3
13 0 Muncan 15.134 18.196 33.330 817 983 1.800 494 60,4 495 50,4 989 54,9
14 PRAYA Praya 32.085 34.266 66.351 1.733 1.850 3.583 540 31,2 515 27,8 1.055 29,4
15 0 Aik Mual 21.170 23.456 44.626 1.143 1.267 2.410 405 35,4 405 32,0 810 33,6
16 PRAYA TENGAH Pengadang 15.669 17.021 32.690 846 919 1.765 449 53,1 484 52,7 933 52,9
17 Batunyala 15.050 16.474 31.524 813 890 1.702 286 35,2 211 23,7 497 29,2
18 JONGGAT Ubung 18.132 19.611 37.743 979 1.059 2.038 524 53,5 618 58,4 1.142 56,0
19 0 Bonjeruk 12.536 13.433 25.969 677 725 1.402 403 59,5 437 60,2 840 59,9
20 0 Puyung 15.306 16.585 31.891 827 896 1.722 521 63,0 539 60,2 1.060 61,6
21 PRINGGARATA Pringgarata 17.953 19.828 37.781 969 1.071 2.040 354 36,5 382 35,7 736 36,1
22 0 Bagu 14.133 15.717 29.850 763 849 1.612 702 92,0 750 88,4 1.452 90,1
23 BATUKLIANG Mantang 18.565 22.287 40.852 1.003 1.203 2.206 572 57,1 640 53,2 1.212 54,9
24 0 Aik Darek 16.594 19.055 35.649 896 1.029 1.925 618 69,0 489 47,5 1.107 57,5
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 23.672 27.098 50.770 1.278 1.463 2.742 542 42,4 560 38,3 1.102 40,2
JUMLAH (KAB/KOTA) 435.891 486.064 921.955 23.538 26.247 49.786 11.877 50,5 11.957 45,6 23.834 47,9
ANGKA KESAKITAN DIARE PER 1.000 PENDUDUK 270

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 14

KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

KASUS BARU
NO PUSKESMAS Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah PB + MB
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 PRAYA BARAT Penujak 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 Mangkung 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Batu Jangkih 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 PUJUT Sengkol 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 Kuta 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 Teruwai 0 0 0 1 0 1 1 0 1
8 PRAYA TIMUR Mujur 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 Ganti 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 JANAPRIA Janapria 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 Langko 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 KOPANG Kopang 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Muncan 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 PRAYA Praya 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Aik Mual 0 0 0 0 0 0 0 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 0 1 1 2 0 2 2 1 3
17 Batunyala 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 JONGGAT Ubung 0 0 0 1 0 1 1 0 1
19 Bonjeruk 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 Puyung 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 PRINGGARATA Pringgarata 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 Bagu 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 BATUKLIANG Mantang 0 0 0 1 0 1 1 0 1
24 Aik Darek 0 0 0 1 1 2 1 1 2
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 1 1 6 1 7 6 2 8
PROPORSI JENIS KELAMIN 0,00 100,00 85,71 14,29 75,00 25,00
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK 1,38 0,41 0,87

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 15

KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

KASUS BARU
PENDERITA KUSTA
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA CACAT TINGKAT 2
0-14 TAHUN
KUSTA
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PRAYA BARAT Penujak - 0 0,0 0 0

2 Mangkung - 0 0,0 0 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek - 0 0,0 0 0

4 Batu Jangkih - 0 0,0 0 0


5 PUJUT Sengkol - 0 0,0 0 0
6 Kuta - 0 0,0 0 0
7 Teruwai 1 0 0,0 0 0
8 PRAYA TIMUR Mujur - 0 0,0 0 0

9 Ganti - 0 0,0 0 0

10 JANAPRIA Janapria - 0 0,0 0 0

11 Langko - 0 0,0 0 0
12 KOPANG Kopang - 0 0,0 0 0
13 Muncan - 0 0,0 0 0

14 PRAYA Praya - 0 0,0 0 0


15 Aik Mual - 0 0,0 0 0

16 PRAYA TENGAH Pengadang 3 1 33,3 0 0


17 Batunyala - 0 0,0 0 0
18 JONGGAT Ubung 1 1 100,0 0 0

19 Bonjeruk - 0 0,0 0 0

20 Puyung - 0 0,0 0 0
21 PRINGGARATA Pringgarata - 0 0,0 0 0
22 Bagu - 0 0,0 0 0

23 BATUKLIANG Mantang 1 0 0,0 1 100,0

24 Aik Darek 2 0 0,0 1 50,0


25 BATUKLIANG UTARA Teratak - 0 0,0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 8 2,0 25,0 2 25,0
ANGKA CACAT TINGKAT 2 PER 100.000 PENDUDUK 0

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 16

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT TIPE/JENIS, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

KASUS TERCATAT

NO KECAMATAN PUSKESMAS Pausi Basiler/Kusta kering Multi Basiler/Kusta Basah JUMLAH

L P L+P L P L+P L P L+P


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 PRAYA BARAT Penujak 0 0 0 0 0 0 0 0 0

2 Mangkung 0 0 0 0 0 1 0 0 0

3 PRAYA BARAT DAYA Darek 0 0 0 0 0 0 0 0 0

4 Batu Jangkih 0 0 0 0 0 0 0 0 0

5 PUJUT Sengkol 0 0 0 0 0 0 0 0 0

6 Kuta 0 0 0 0 0 0 0 0 0

7 Teruwai 0 0 0 1 0 0 1 0 1

8 PRAYA TIMUR Mujur 0 0 0 0 0 0 0 0 0

9 Ganti 0 0 0 0 0 0 0 0 0

10 JANAPRIA Janapria 0 0 0 0 0 0 0 0 0

11 Langko 0 0 1 0 0 2 0 0 0

12 KOPANG Kopang 0 0 0 0 0 0 0 0 0

13 Muncan 0 0 0 0 0 1 0 0 0

14 PRAYA Praya 0 0 0 0 0 0 0 0 0

15 Aik Mual 0 0 0 0 0 0 0 0

16 PRAYA TENGAH Pengadang 0 1 0 2 0 0 2 1 3

17 Batunyala 0 0 0 0 0 0 0 0 0

18 JONGGAT Ubung 0 0 0 1 0 1 1 0 1

19 Bonjeruk 0 0 0 0 0 2 0 0 0

20 Puyung 0 0 0 0 0 0 0 0 0

21 PRINGGARATA Pringgarata 0 0 1 0 0 7 0 0 0

22 Bagu 0 0 0 0 0 0 0 0 0

23 BATUKLIANG Mantang 0 0 0 1 0 0 1 0 1

24 Aik Darek 0 0 0 1 1 0 1 1 2

25 BATUKLIANG UTARA Teratak 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 1 2 6 1 14 6 2 8
ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 0,14 0,04 0,09

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 17

PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT (RELEASE FROM TREATMENT/RFT) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

KUSTA (PB) KUSTA (MB)


RFT PB RFT MB
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA PBa PENDERITA MBa
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 PRAYA BARAT Penujak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 Mangkung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Batu Jangkih 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 PUJUT Sengkol 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1
6 Kuta 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 Teruwai 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1
8 PRAYA TIMUR Mujur 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1
9 Ganti 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1
10 JANAPRIA Janapria 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 Langko 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 4 2 2 4
12 KOPANG Kopang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Muncan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 PRAYA Praya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Aik Mual 0 1 1 0 0 1 100 1 100 0 0 0 0 0 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 3
17 Batunyala 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 2 3 1 0 0
18 JONGGAT Ubung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1
19 Bonjeruk 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0
20 Puyung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 PRINGGARATA Pringgarata 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 Bagu 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 BATUKLIANG Mantang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 Aik Darek 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 1 1 0 #DIV/0! 1 100,0 1 100,0 8 5 13 7 88 5 100 12 92

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016

Keterangan : a = Penderita kusta PB/MB merupakan penderita pada kohort yang sama
TABEL 18

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH PENDUDUK JUMLAH KASUS AFP


NO KECAMATAN PUSKESMAS
<15 TAHUN (NON POLIO)
1 2 3 4 5
1 PRAYA BARAT Penujak 10.090 0
2 Mangkung 10.040 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 10.250 0
4 Batu Jangkih 6.341 0
5 PUJUT Sengkol 14.984 1
6 Kuta 10.040 0
7 Teruwai 7.520 0
8 PRAYA TIMUR Mujur 10.380 0
9 Ganti 11.124 4
10 JANAPRIA Janapria 11.164 0
11 Langko 10.943 0
12 KOPANG Kopang 13.253 0
13 Muncan 10.275 0
14 PRAYA Praya 18.251 0
15 Aik Mual 14.234 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 10.470 0
17 Batunyala 9.097 0
18 JONGGAT Ubung 10.080 0
19 Bonjeruk 8.317 0
20 Puyung 10.200 0
21 PRINGGARATA Pringgarata 12.101 0
22 Bagu 9.560 0
23 BATUKLIANG Mantang 12.084 3
24 Aik Darek 10.418 0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 12.261 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 273.477 0
AFP RATE (NON POLIO) PER 100.000 PENDUDUK USIA < 15 TAHUN 0,00

Sumber: Laporan Tahunan Surveylance Tahun 2016


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 19

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH KASUS PD3I


DIFTERI TETANUS (NON NEONATORUM) TETANUS NEONATORUM
NO KECAMATAN PUSKESMAS PERTUSIS
JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS
MENINGGAL MENINGGAL MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 PRAYA BARAT Penujak 0
2 Mangkung 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 0
4 Batu Jangkih 0
5 PUJUT Sengkol 0
6 Kuta 0
7 Teruwai 0
8 PRAYA TIMUR Mujur 0
9 Ganti 0
10 JANAPRIA Janapria 0
11 Langko 0
12 KOPANG Kopang 0
13 Muncan 0
14 PRAYA Praya 0
15 Aik Mual 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 0
17 Batunyala 0
18 JONGGAT Ubung 0
19 Bonjeruk 0
20 Puyung 0
21 PRINGGARATA Pringgarata 0
22 Bagu 0
23 BATUKLIANG Mantang 0
24 Aik Darek 0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
CASE FATALITY RATE (%) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Sumber: Laporan Tahunan Surveylance Tahun 2016


TABEL 20

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH KASUS PD3I


CAMPAK
NO KECAMATAN PUSKESMAS POLIO HEPATITIS B
JUMLAH KASUS
MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 PRAYA BARAT Penujak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 Mangkung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Batu Jangkih 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0
5 PUJUT Sengkol 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 Kuta 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 Teruwai 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 PRAYA TIMUR Mujur 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 Ganti 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 JANAPRIA Janapria 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 Langko 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 KOPANG Kopang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Muncan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 PRAYA Praya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Aik Mual 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 Batunyala 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 JONGGAT Ubung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 Bonjeruk 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 Puyung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 PRINGGARATA Pringgarata 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 Bagu 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 BATUKLIANG Mantang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 Aik Darek 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0

CASE FATALITY RATE (%) 0,0

Sumber: Laporan Tahunan Surveylance Tahun 2016


TABEL 21

JUMLAH KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS MENINGGAL CFR (%)
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 PRAYA BARAT Penujak 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
2 Mangkung 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 0 2 2 0 0 0 0,0 0,0 0,0
4 Batu Jangkih 2 2 4 0 0 0 0,0 0,0 0,0
5 PUJUT Sengkol 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
6 Kuta 5 4 9 0 0 0 0,0 0,0 0,0
7 Teruwai 3 1 4 0 0 0 0,0 0,0 0,0
8 PRAYA TIMUR Mujur 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
9 Ganti 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
10 JANAPRIA Janapria 1 2 3 0 0 0 0,0 0,0 0,0
11 Langko 1 2 3 0 0 0 0,0 0,0 0,0
12 KOPANG Kopang 4 1 5 0 0 0 0,0 0,0 0,0
13 Muncan 2 3 5 0 0 0 0,0 0,0 0,0
14 PRAYA Praya 22 13 35 1 0 1 4,5 0,0 2,9
15 Aik Mual 4 4 8 0 0 0 0,0 0,0 0,0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 1 4 5 0 0 0 0,0 0,0 0,0
17 Batunyala 2 1 3 0 0 0 0,0 0,0 0,0
18 JONGGAT Ubung 7 5 12 0 0 0 0,0 0,0 0,0
19 Bonjeruk 4 4 8 0 0 0 0,0 0,0 0,0
20 Puyung 3 3 6 0 0 0 0,0 0,0 0,0
21 PRINGGARATA Pringgarata 2 1 3 0 0 0 0,0 0,0 0,0
22 Bagu 1 2 3 0 0 0 0,0 0,0 0,0
23 BATUKLIANG Mantang 5 5 10 0 0 0 0,0 0,0 0,0
24 Aik Darek 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 1 0 1 0 0 0 0,0 0,0 0,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 70 59 129 1 0 1 1,4 0,0 0,8
INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK 16,1 12,1 14,0

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 22

KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

MALARIA
SEDIAAN DARAH DIPERIKSA
NO KECAMATAN PUSKESMAS SUSPEK MENINGGAL CFR
POSITIF
L P L+P
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 PRAYA BARAT Penujak 108 120 228 108 120 228 1 0,9 1 0,8 2 0,88 0 0 0 0 0 0
2 0 Mangkung 69 77 146 69 77 146 1 1,4 - - 1 0,68 0 0 0 0 0 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 75 82 157 75 82 157 5 6,7 2 2,4 7 4,46 0 0 0 0 0 0
4 0 Batu Jangkih 58 65 123 58 65 123 9 15,5 - - 9 7,32 0 0 0 0 0 0
5 PUJUT Sengkol 181 200 381 181 200 381 2 1,1 1 0,5 3 0,79 0 0 0 0 0 0
6 Kuta 210 233 443 210 233 443 3 1,4 1 0,4 4 0,90 0 0 0 0 0 0
7 0 Teruwai 252 278 530 252 278 530 18 7,1 1 0,4 19 3,58 0 0 0 0 0 0
8 PRAYA TIMUR Mujur 301 332 633 301 332 633 2 0,7 2 0,6 4 0,63 0 0 0 0 0 0
9 Ganti 86 96 182 86 96 182 1 1,2 - - 1 0,55 0 0 0 0 0 0
10 JANAPRIA Janapria 363 401 764 363 401 764 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
11 0 Langko 2 2 4 2 2 4 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
12 KOPANG Kopang 131 145 276 131 145 276 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
13 0 Muncan 121 134 255 121 134 255 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
14 PRAYA Praya 232 257 489 232 257 489 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
15 0 Aik Mual 65 72 137 65 72 137 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 42 46 88 42 46 88 - 0,0 1 2,2 1 1,14 0 0 0 0 0 0
17 Batunyala 24 27 51 24 27 51 1 4,2 - - 1 1,96 0 0 0 0 0 0
18 JONGGAT Ubung 10 11 21 10 11 21 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
19 0 Bonjeruk 107 119 226 107 119 226 1 0,9 - - 1 0,44 0 0 0 0 0 0
20 0 Puyung 124 138 262 124 138 262 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
21 PRINGGARATA Pringgarata 172 190 362 172 190 362 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
22 0 Bagu 13 14 27 13 14 27 1 7,7 1 7,1 2 7,41 0 0 0 0 0 0
23 BATUKLIANG Mantang 173 191 364 173 191 364 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
24 0 Aik Darek - - 0 - - 0 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 35 38 73 35 38 73 - 0,0 - - - - 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 2.954 3.268 6.222 2.954 3.268 6.222 45 1,52 10 0 55 0,88 0 0 0 0 0 0

JUMLAH PENDUDUK BERISIKO 435.891 486.063 921.955

ANGKA KESAKITAN (ANNUAL PARASITE INCIDENCE ) PER 1.000 PENDUDUK BERISIKO 0,10 0,02 0,06

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 23

PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PENDERITA FILARIASIS
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH SELURUH KASUS
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 PRAYA BARAT Penujak 0 0 0 0 0 0
2 Mangkung 0 0 0 0 0 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 0 0 0 0 0 0
4 Batu Jangkih 0 0 0 0 0 0
5 PUJUT Sengkol 0 0 0 0 0 0
6 Kuta 0 0 0 0 0 0
7 Teruwai 0 0 0 0 0 0
8 PRAYA TIMUR Mujur 0 0 0 0 0 0
9 Ganti 0 0 0 0 0 0
10 JANAPRIA Janapria 0 0 0 0 0 0
11 Langko 0 0 0 0 0 0
12 KOPANG Kopang 0 0 0 0 0 0
13 Muncan 0 0 0 0 0 0
14 PRAYA Praya 0 0 0 0 0 0
15 Aik Mual 0 0 0 0 0 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 0 0 0 0 0 0
17 Batunyala 0 0 0 0 0 0
18 JONGGAT Ubung 0 0 0 0 0 0
19 Bonjeruk 0 0 0 0 0 0
20 Puyung 0 0 0 0 0 0
21 PRINGGARATA Pringgarata 0 0 0 0 0 0
22 Bagu 0 0 0 0 0 0
23 BATUKLIANG Mantang 0 0 0 0 0 0
24 Aik Darek 0 0 0 0 0 0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0
ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA) 0 0 0

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 24

PENGUKURAN TEKANAN DARAH PENDUDUK ≥ 18 TAHUN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

DILAKUKAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH HIPERTENSI/TEKANAN DARAH TINGGI


JUMLAH PENDUDUK ≥ 18 TAHUN LAKI-LAKI +
NO PUSKESMAS LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
PEREMPUAN
LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Penujak 14.362 15.872 30.233 159 1,11 168 0,56 327 1,08 #REF!
2 Mangkung 12.390 13.339 25.729 143 1,15 184 0,72 327 1,27 #REF!
3 Darek 12.461 14.071 26.532 111 0,89 242 0,91 353 1,33 #REF!
4 Batu Jangkih 7.156 7.792 14.947 100 1,40 180 1,20 280 1,87 #REF!
5 Sengkol 16.763 18.559 35.322 244 1,46 184 0,52 428 1,21 #REF!
6 Kuta 12.265 13.060 25.325 100 0,82 121 0,48 221 0,87 #REF!
7 Teruwai 8.544 9.202 17.746 162 1,90 170 0,96 332 1,87 #REF!
8 Mujur 11.744 12.729 24.473 225 1,92 289 1,18 514 2,10 #REF!
9 Ganti 12.404 13.819 26.223 149 1,20 105 0,40 254 0,97 #REF!
10 Janapria 14.542 16.489 31.031 200 1,38 210 0,68 410 1,32 #REF!
11 Langko 11.644 14.151 25.795 110 0,94 155 0,60 265 1,03 #REF!
12 Kopang 16.644 19.312 35.956 264 1,59 231 0,64 495 1,38 #REF!
13 Muncan 11.426 13.738 25.164 194 1,70 277 1,10 471 1,87 #REF!
14 Praya 24.224 25.871 50.095 351 1,45 388 0,77 739 1,48 #REF!
15 Aik Mual 15.983 17.709 33.693 240 1,50 257 0,76 497 1,48 #REF!
16 Pengadang 11.830 12.851 24.681 246 2,08 261 1,06 507 2,05 #REF!
17 Batunyala 11.363 12.438 23.801 230 2,02 290 1,22 520 2,18 #REF!
18 Ubung 13.690 14.806 28.496 288 2,10 348 1,22 636 2,23 #REF!
19 Bonjeruk 9.465 10.142 19.607 328 3,47 335 1,71 663 3,38 #REF!
20 Puyung 11.556 12.522 24.078 334 2,89 370 1,54 704 2,92 #REF!
21 Pringgarata 13.555 14.970 28.525 220 1,62 227 0,80 447 1,57 #REF!
22 Bagu 10.670 11.866 22.537 328 3,07 368 1,63 696 3,09 #REF!
23 Mantang 14.017 16.827 30.843 257 1,83 229 0,74 486 1,58 #REF!
24 Aik Darek 12.528 14.387 26.915 141 1,13 147 0,55 288 1,07 #REF!
25 Teratak 17.872 20.459 38.331 175 0,98 137 0,36 312 0,81 #REF!
JUMLAH (KAB/KOTA) 329.098 366.978 696.076 5.299 1,61 5.873 1,60 11.172 1,60 0 0

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 25

PEMERIKSAAN OBESITAS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH PENGUNJUNG PUSKESMAS DILAKUKAN PEMERIKSAAN OBESITAS OBESITAS


DAN JARINGANNYA BERUSIA ≥ 15
NO KECAMATAN PUSKESMAS LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
TAHUN
LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 PRAYA BARAT Penujak 0 #DIV/0! 1 #DIV/0! 1 #DIV/0! #DIV/0! 1 100 1 100
2 Mangkung 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
4 Batu Jangkih 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 PUJUT Sengkol 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 Kuta 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
7 Teruwai 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 PRAYA TIMUR Mujur 0 5 #DIV/0! #DIV/0! 5 #DIV/0! 0 5 #DIV/0! 5 100
9 Ganti 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 JANAPRIA Janapria 0 2 #DIV/0! 5 #DIV/0! 7 #DIV/0! 0 7 140 7 100
11 Langko 0 #DIV/0! 1 #DIV/0! 1 #DIV/0! #DIV/0! 4 400 4 400
12 KOPANG Kopang 0 3 #DIV/0! 1 #DIV/0! 4 #DIV/0! 0 2 200 2 50
13 Muncan 0 #DIV/0! 2 #DIV/0! 2 #DIV/0! #DIV/0! 10 500 10 500
14 PRAYA Praya 0 7 #DIV/0! 3 #DIV/0! 10 #DIV/0! 0 2 66,6666667 2 20
15 Aik Mual 0 #DIV/0! 2 #DIV/0! 2 #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 8 #DIV/0! 8 #DIV/0!
17 Batunyala 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
18 JONGGAT Ubung 0 1 #DIV/0! 7 #DIV/0! 8 #DIV/0! 0 0 0 0
19 Bonjeruk 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
20 Puyung 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
21 PRINGGARATA Pringgarata 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
22 Bagu 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
23 BATUKLIANG Mantang 0 5 #DIV/0! #DIV/0! 5 #DIV/0! 0 5 #DIV/0! 5 100
24 Aik Darek 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 23 #DIV/0! 22 #DIV/0! 45 #DIV/0! 0 0 44 200 44 97,8

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 26

CAKUPAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DENGAN METODE IVA DAN KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN KLINIS (CBE)
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PEMERIKSAAN LEHER RAHIM


PEREMPUAN IVA POSITIF TUMOR/BENJOLAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS DAN PAYUDARA
USIA 30-50 TAHUN
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 PRAYA BARAT Penujak 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
2 Mangkung 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
4 Batu Jangkih 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
5 PUJUT Sengkol 314 #DIV/0! 2 #DIV/0! 0,00
6 Kuta 476 #DIV/0! 2 #DIV/0! 0,00
7 Teruwai 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
8 PRAYA TIMUR Mujur 578 #DIV/0! 4 #DIV/0! 0,00
9 Ganti 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
10 JANAPRIA Janapria 176 #DIV/0! 2 #DIV/0! 0,00
11 Langko 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
12 KOPANG Kopang 219 #DIV/0! 2 #DIV/0! 0,00
13 Muncan 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
14 PRAYA Praya 561 #DIV/0! 9 #DIV/0! 0,00
15 Aik Mual 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
16 PRAYA TENGAH Pengadang 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
17 Batunyala 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
18 JONGGAT Ubung 317 #DIV/0! 2 #DIV/0! 0,00
19 Bonjeruk 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
20 Puyung 200 #DIV/0! 2 #DIV/0! 0,00
21 PRINGGARATA Pringgarata 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
22 Bagu 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
23 BATUKLIANG Mantang 437 #DIV/0! 5 #DIV/0! 0,00
24 Aik Darek 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 3.278 #DIV/0! 30 0,92 0 0,00

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


Ket: IVA: Inspeksi Visual dengan Asam asetat
CBE: Clinical Breast Examination
TABEL 27

JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KEJADIAN LUAR BIASA (KLB)
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK


WAKTU KEJADIAN (TANGGAL) JUMLAH PENDERITA KELOMPOK UMUR PENDERITA JUMLAH KEMATIAN ATTACK RATE (%) CFR (%)
JENIS KEJADIAN TERANCAM
NO
LUAR BIASA JUMLAH KEC JUMLAH DESA/KEL DITANGGU- 0-7 8-28 1-11 1-4 5-9 10-14 15-19 20-44 45-54 55-59 60-69 70+
DIKETAHUI
LANGI
AKHIR L P L+P HARI HARI BLN THN THN THN THN THN THN THN THN THN L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 AFP (AN. MAULIDA) Batukliang Peresak 6 JANUARI 2016 7 JANUARI 11 JANUARI
1 1 1 0 0 0 912 1286 2168 - 0,08 0,05 - - -
2016 2016
2 AFP (AN. LOLA Batukliang Peresak
28 DESEMBER 1 JANUARI 9 JANUARI 2016 1 1 1 0 0 0 912 1286 2168 - 0,08 0,05 - - -
MAULITA) 2015 2016
3 AFP (AN. LINDA DWI Pujut Kawo 11 JANUARI 11 JANUARI 22 JANUARI
1 1 1 0 0 0 1352 1743 3067 - 0,06 0,03 - - -
ANGGARA PUTRI) 2016 2016 2016
4 AFP (AN. NAOVAL Praya Timur Ganti 10 JUNI 2016 10 JUNI 2016 10 JUNI 2016 1 1 1 0 0 0 1546 2121 3623 0,03
ABDURRAHMAN
5 AFP (AN. ANWAR IBRAHPraya Timur Ganti 10 JUNI 2016 10 JUNI 2016 10 JUNI 2016 1 1 1 0 0 0 1546 2121 3623 0,06 - 0,03 - - -
6 AFP (AN. SISWANDANA Batukliang Barabali
3 SEPTEMBER 5 SEPTEMBER 5 SEPTEMBER
1 1 1 0 0 0 1559 2347 3842 0,06 - 0,03 - - -
2016 2016 2016
7 AFP (an. Rizal ) Praya Timur Ganti 22 Des 16 22 Des 16 22 Des 16
1 1
1 0 0 0 1546 2121 3623 0,06 - 0,03 - - -
8 AFP (an. Husna Aula Put Praya Timur Landah 22 Des 16 22 Des 16 22 Des 16
1 1 1 0 0 0 687 890 1562 - 0,11 0,06 - - -
9 Campak (an. Naila Sigit) Praya Barat Batujangkih 1 Desember 2016 1 Desember 1 Desember 2016
1 1 1 0 0 0 782 1024 1788 - 0,10 0,06 - - -
2016
10 CHIKUNGUNYA Batukliang Bujak 14 MARET 2016 14 MARET 2016 15 MARET 2016 22 30 52 1 3 5 1 2 25 7 3 4 1 0 0 0 3.935 4.732 8.667 0,56 0,63 0,60 - - -
11 KERACUNAN PANGAN Praya Tengah Gerantung 6 JANUARI 2016 6 JANUARI 6 JANUARI 2016 4 3 7 1 1 3 2 0 0 0 1.651 1.779 3.430 0,24 0,17 0,20 - - -
2016
12 KERACUNAN PANGAN Kopang Wajageseng 9 JANUARI 2016 9 JANUARI 9 JANUARI 2016 6 15 21 4 3 3 6 3 2 0 0 0 3.913 4.624 8.537 0,15 0,32 0,25 - - -
2016
13 KERACUNAN PANGAN Batukliang Pagutan 5 MARET 2016 5 MARET 2016 5 MARET 2016 6 7 13 5 6 1 1 0 0 0 3.408 3.874 7.282 0,18 0,18 0,18 - - -
14 KERACUNAN PANGAN Praya Barat Mangkung 11 MEI 2016 11 MEI 2016 12 MEI 2016 20 21 41 3 5 6 5 12 4 3 3 0 0 0 5.534 6.594 12.128 0,36 0,32 0,34 - - -
15 KERACUNAN PANGAN Praya Mertak Tombok 31 JULI 2016 31 JULI 2016 2 AGUSTUS
18 13 31 6 3 4 4 9 1 1 3 0 0 0 2.819 2.974 5.792 0,64 0,44 0,54 - - -
2016
16 Keracunan Pangan Jonggat Batutulis 13 Des 16 13 Des 16 13 Des 16
3 3 6 1 1 4 0 0 0 1.338 1.543 2.881 0,22 0,19 0,21 - - -
17 KIPI (AN. AFANDI D PUTJonggat Gemel 20 MEI 2016 20 MEI 2016 20 MEI 2016 1 1 1 1 0 1 1.948 2.130 4.078 0,05 - 0,02 100,00 100,00
18 KIPI (AN. LALU AZRIL Janapria Langko 24 MARET 2016 24 MARET 2016 24 MARET 2916 1 1 1 0 0 0 2.167 2.659 4.826 0,05 - 0,02
INSANI PUTRA)
85 97 182 0 1 3 26 28 13 15 59 14 7 13 3 1 0 1 37.556 45.847 83.086 0,23 0,21 0,22 1,18 - 0,55

Sumber: Laporan Tahunan Surveylance Tahun 2016


TABEL 28

KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DI DESA/KELURAHAN YANG DITANGANI < 24 JAM


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

KLB DI DESA/KELURAHAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH DITANGANI <24 JAM %
1 2 3 4 5 6

1 PRAYA BARAT Penujak 0 0 #DIV/0!

2 Mangkung 1 1 100,00

3 PRAYA BARAT DAYA Darek #DIV/0!

4 Batu Jangkih 1 1 100,00

5 PUJUT Sengkol 1 1 100,00

6 Kuta #DIV/0!

7 Teruwai #DIV/0!

8 PRAYA TIMUR Mujur #DIV/0!

9 Ganti 4 4 100,00

10 JANAPRIA Janapria #DIV/0!

11 Langko 1 1 100,00

12 KOPANG Kopang 1 1 100,00

13 Muncan #DIV/0!

14 PRAYA Praya #DIV/0!

15 Aik Mual 1 1 100,00

16 PRAYA TENGAH Pengadang 1 1 100,00

17 Batunyala #DIV/0!

18 JONGGAT Ubung 1 1 100,00

19 Bonjeruk #DIV/0!

20 Puyung 1 1 100,00

21 PRINGGARATA Pringgarata #DIV/0!

22 Bagu #DIV/0!

23 BATUKLIANG Mantang #DIV/0!

24 Aik Darek 1 1 100,00

25 BATUKLIANG UTARA Teratak 4 4 100,00


JUMLAH (KAB/KOTA) 18 18 100,00

Sumber: Laporan Tahunan Surveylance Tahun 2016


TABEL 29

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

IBU HAMIL IBU BERSALIN/NIFAS


PERSALINAN MENDAPAT IBU NIFAS
NO KECAMATAN PUSKESMAS K1 K4
JUMLAH JUMLAH DITOLONG NAKES YANKES NIFAS MENDAPAT VIT A
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

1 PRAYA BARAT Penujak 909 919 101,1 899 98,9 868 846 97,5 841 96,9 792 91,29

2 Mangkung 852 831 97,5 688 80,7 814 710 87,3 725 89,1 701 86,17

3 PRAYA BARAT DAYADarek 835 782 93,7 660 79,0 797 653 81,9 657 82,4 623 78,17

4 Batu Jangkih 470 468 99,5 405 86,1 449 378 84,2 386 86,0 390 86,86

5 PUJUT Sengkol 1.112 1067 96,0 1000 90,0 1.061 960 90,5 975 91,9 1.001 94,34

6 Kuta 797 851 106,8 801 100,5 761 742 97,5 783 102,9 810 106,47

7 Teruwai 558 552 98,8 501 89,7 533 472 88,5 472 88,5 436 81,79

8 PRAYA TIMUR Mujur 770 728 94,5 716 93,0 735 650 88,4 651 88,6 586 79,71

9 Ganti 825 719 87,1 589 71,4 788 596 75,7 602 76,4 665 84,42

10 JANAPRIA Janapria 977 953 97,6 862 88,3 932 756 81,1 798 85,6 801 85,93

11 Langko 812 847 104,3 720 88,7 775 768 99,1 764 98,6 677 87,37

12 KOPANG Kopang 1.132 1.056 93,3 960 84,8 1.080 970 89,8 992 91,8 955 88,42

13 Muncan 792 807 101,9 785 99,1 756 709 93,8 761 100,7 759 100,41

14 PRAYA Praya 1.577 1.563 99,1 1492 94,6 1.505 1.370 91,0 1.379 91,6 1.381 91,77

15 Aik Mual 1.060 1.079 101,8 892 84,1 1.012 893 88,2 954 94,3 914 90,30

16 PRAYA TENGAH Pengadang 777 781 100,6 739 95,1 741 753 101,6 750 101,2 679 91,58

17 Batunyala 749 765 102,1 700 93,5 715 689 96,4 693 96,9 704 98,47

18 JONGGAT Ubung 897 892 99,5 839 93,6 856 758 88,5 757 88,4 750 87,61

19 Bonjeruk 617 591 95,8 516 83,6 589 504 85,6 500 84,9 551 93,55

20 Puyung 758 691 91,2 629 83,0 723 592 81,8 596 82,4 597 82,54

21 PRINGGARATA Pringgarata 898 846 94,2 804 89,6 857 841 98,1 868 101,3 815 95,11

22 Bagu 709 670 94,5 639 90,1 677 620 91,6 618 91,3 607 89,66

23 BATUKLIANG Mantang 971 846 87,2 811 83,6 927 778 84,0 788 85,0 789 85,16

24 Aik Darek 847 912 107,7 748 88,3 809 702 86,8 736 91,0 826 102,16

25 BATUKLIANG UTARATeratak 1.206 1.427 118,3 1311 108,7 1.151 1.182 102,7 1.197 104,0 1.125 97,70
JUMLAH (KAB/KOTA) 21.906 21.643 98,8 19.706 90,0 20.910 18.892 90,3 19.243 92,0 18.934 90,55

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


TABEL 30

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL


JUMLAH IBU
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
HAMIL
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 PRAYA BARAT Penujak 909 845 93,0 852 93,7 0 0,0 0 0,0 0 0,0 852 93,7
2 Mangkung 852 0 0,0 0 0,0 0 0,0 695 81,5 676 79,3 1371 160,9
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 835 125 15,0 132 15,8 183 21,9 139 16,6 149 17,8 603 72,2
4 Batu Jangkih 470 127 27,0 123 26,1 0 0,0 0 0,0 0 0,0 123 26,1
5 PUJUT Sengkol 1.112 983 88,4 913 82,1 77 6,9 50 4,5 43 3,9 1083 97,4
6 Kuta 797 80 10,0 198 24,8 262 32,9 257 32,2 139 17,4 856 107,4
7 Teruwai 558 243 43,5 253 45,3 122 21,8 73 13,1 39 7,0 487 87,2
8 PRAYA TIMUR Mujur 770 444 57,7 308 40,0 94 12,2 170 22,1 76 9,9 648 84,1
9 Ganti 825 41 5,0 53 6,4 73 8,8 80 9,7 35 4,2 241 29,2
10 JANAPRIA Janapria 977 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
11 Langko 812 239 29,4 88 10,8 0 0,0 0 0,0 0 0,0 88 10,8
12 KOPANG Kopang 1.132 193 17,1 202 17,9 240 21,2 118 10,4 103 9,1 663 58,6
13 Muncan 792 73 9,2 67 8,5 72 9,1 582 73,5 408 51,5 1129 142,6
14 PRAYA Praya 1.577 1383 87,7 1320 83,7 1141 72,4 1234 78,3 1258 79,8 4953 314,2
15 Aik Mual 1.060 380 35,8 214 20,2 356 33,6 157 14,8 203 19,1 930 87,7
16 PRAYA TENGAH Pengadang 777 150 19,3 283 36,4 322 41,5 230 29,6 0 0,0 835 107,5
17 Batunyala 749 0 0,0 17 2,3 153 20,4 288 38,5 208 27,8 666 88,9
18 JONGGAT Ubung 897 319 35,6 285 31,8 263 29,3 235 26,2 242 27,0 1025 114,3
19 Bonjeruk 617 0 0,0 102 16,5 432 70,0 439 71,1 617 100,0 1590 257,7
20 Puyung 758 50 6,6 16 2,1 113 14,9 58 7,7 75 9,9 262 34,6
21 PRINGGARATA Pringgarata 898 18 2,0 10 1,1 76 8,5 162 18,0 259 28,9 507 56,5
22 Bagu 709 112 15,8 130 18,3 181 25,5 86 12,1 32 4,5 429 60,5
23 BATUKLIANG Mantang 971 141 14,5 158 16,3 337 34,7 311 32,0 236 24,3 1042 107,4
24 Aik Darek 847 665 78,5 654 77,2 155 18,3 16 1,9 11 1,3 836 98,7
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 1.206 166 13,8 144 11,9 149 12,4 156 12,9 147 12,2 596 49,4
JUMLAH (KAB/KOTA) 21.906 6.777 30,9 6.522 29,8 4.801 21,9 5.536 25,3 4.956 22,6 21.815 99,6

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 31

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA WANITA USIA SUBUR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA WUS


JUMLAH WUS
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5
(15-39 TAHUN)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 PRAYA BARAT Penujak 7535 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
2 Mangkung 6413 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 6605 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
4 Batu Jangkih 3721 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
5 PUJUT Sengkol 8793 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
6 Kuta 6284 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
7 Teruwai 4418 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
8 PRAYA TIMUR Mujur 6105 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
9 Ganti 6521 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
10 JANAPRIA Janapria 7734 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
11 Langko 6428 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
12 KOPANG Kopang 8937 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
13 Muncan 6249 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
14 PRAYA Praya 12384 232 1,9 248 2,0 255 2,1 244 2,0 241 1,9
15 Aik Mual 8404 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 6149 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
17 Batunyala 5930 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
18 JONGGAT Ubung 7107 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
19 Bonjeruk 4873 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
20 Puyung 5985 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
21 PRINGGARATA Pringgarata 7136 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
22 Bagu 5638 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
23 BATUKLIANG Mantang 7665 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
24 Aik Darek 6693 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 9567 10 0,1 10 0,1 13 0,1 11 0,1 0 0,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 173274 242 0,1 258 0,1 268 0,2 255 0,1 241 0,1

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 32

JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH FE1 (30 TABLET) FE3 (90 TABLET)


NO KECAMATAN PUSKESMAS
IBU HAMIL JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PRAYA BARAT Penujak 909 919 101,12 899 98,92
2 Mangkung 852 831 97,51 688 80,73
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 835 782 93,66 660 79,04
4 Batu Jangkih 470 468 99,49 405 86,10
5 PUJUT Sengkol 1.112 1.067 95,99 1.000 89,96
6 Kuta 797 851 106,78 801 100,50
7 Teruwai 558 552 98,84 501 89,71
8 PRAYA TIMUR Mujur 770 728 94,53 716 92,97
9 Ganti 825 719 87,13 589 71,37
10 JANAPRIA Janapria 977 953 97,59 862 88,27
11 Langko 812 847 104,34 720 88,70
12 KOPANG Kopang 1.132 1.056 93,32 960 84,84
13 Muncan 792 807 101,91 785 99,13
14 PRAYA Praya 1.577 1.563 99,14 1.492 94,64
15 Aik Mual 1.060 1.079 101,76 892 84,12
16 PRAYA TENGAH Pengadang 777 781 100,55 739 95,15
17 Batunyala 749 765 102,13 700 93,46
18 JONGGAT Ubung 897 892 99,47 839 93,56
19 Bonjeruk 617 591 95,78 516 83,63
20 Puyung 758 691 91,19 629 83,01
21 PRINGGARATA Pringgarata 898 846 94,24 804 89,56
22 Bagu 709 670 94,47 639 90,10
23 BATUKLIANG Mantang 971 846 87,16 811 83,55
24 Aik Darek 847 912 107,67 748 88,31
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 1.206 1.427 118,30 1.311 108,68
JUMLAH (KAB/KOTA) 21.906 21.643 98,80 19.706 89,96

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


TABEL 33

JUMLAH DAN PERSENTASE PENANGANAN KOMPLIKASI KEBIDANAN DAN KOMPLIKASI NEONATAL


MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PERKIRAAN PENANGANAN
PERKIRAAN NEONATAL PENANGANAN KOMPLIKASI NEONATAL
BUMIL KOMPLIKASI JUMLAH BAYI
JUMLAH KOMPLIKASI
NO KECAMATAN PUSKESMAS DENGAN KEBIDANAN L P L+P
IBU HAMIL
KOMPLIKASI
KEBIDANAN S % L P L+P L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 PRAYA BARAT Penujak 909 182 273 150,2 393 275 668 59 41 100 38 65,0 33 79,2 71 70,9
2 Mangkung 852 170 91 53,4 325 403 728 49 60 109 42 86,4 43 70,9 85 77,8
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 835 167 226 135,3 356 403 759 53 60 114 46 85,9 46 76,3 92 80,8
4 Batu Jangkih 470 94 65 69,1 157 186 343 24 28 51 25 107,5 22 77,7 47 91,4
5 PUJUT Sengkol 1.112 222 264 118,7 480 531 1.011 72 80 152 53 74,2 49 61,0 102 67,3
6 Kuta 797 159 103 64,6 351 374 725 53 56 109 32 61,4 31 54,7 63 57,9
7 Teruwai 558 112 98 87,7 244 263 507 37 39 76 33 90,4 30 75,8 63 82,8
8 PRAYA TIMUR Mujur 770 154 109 70,8 336 364 700 50 55 105 28 55,2 28 51,6 56 53,3
9 Ganti 825 165 178 107,8 355 395 750 53 59 113 46 86,1 45 76,2 91 80,9
10 JANAPRIA Janapria 977 195 163 83,5 416 472 888 62 71 133 73 116,7 68 96,3 141 105,9
11 Langko 812 162 247 152,1 333 405 738 50 61 111 72 144,8 64 104,8 136 122,9
12 KOPANG Kopang 1.132 226 169 74,7 476 553 1.029 71 83 154 64 89,2 54 65,4 118 76,4
13 Muncan 792 158 186 117,4 327 393 720 49 59 108 19 38,2 19 32,7 38 35,2
14 PRAYA Praya 1.577 315 354 112,3 693 740 1.433 104 111 215 132 127,0 125 112,6 257 119,6
15 Aik Mual 1.060 212 261 123,1 457 507 964 69 76 145 168 245,0 138 181,5 306 211,6
16 PRAYA TENGAH Pengadang 777 155 164 105,6 338 368 706 51 55 106 26 51,3 29 52,5 55 51,9
17 Batunyala 749 150 174 116,2 325 356 681 49 53 102 44 91,0 39 72,3 83 81,3
18 JONGGAT Ubung 897 179 291 162,2 392 424 816 59 64 122 48 82,3 44 68,5 92 75,2
19 Bonjeruk 617 123 104 84,3 271 290 561 41 44 84 33 81,2 33 75,9 66 78,4
20 Puyung 758 152 197 130,0 331 358 689 50 54 103 49 97,7 41 77,2 90 87,1
21 PRINGGARATA Pringgarata 898 180 267 148,7 388 428 816 58 64 122 85 146,5 99 153,8 184 150,3
22 Bagu 709 142 139 98,0 305 339 644 46 51 97 37 79,9 37 73,6 74 76,6
23 BATUKLIANG Mantang 971 194 170 87,6 401 481 882 60 72 132 35 58,0 26 36,2 61 46,1
24 Aik Darek 847 169 198 116,9 358 412 770 54 62 116 24 44,0 22 36,2 46 39,8
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 1.206 241 359 148,8 511 585 1.096 77 88 164 65 85,3 62 70,2 127 77,3
JUMLAH (KAB/KOTA) 21.906 4.381 4850 110,70 9.319 10.305 19.624 1.398 1.546 2.944 1.318 94,3 1.226 79,3 2.544 86,4

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


TABEL 34

PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PESERTA KB AKTIF
MKJP NON MKJP MKJP + % MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS
KON OBAT LAIN NON + NON
IUD % MOP % MOW % IM PLAN % JUMLAH % % SUNTIK % PIL % % % JUMLAH % MKJP MKJP
DOM VAGINA NYA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 PRAYA BARAT Penujak 2232 30,1 34 0,5 46 0,6 1490 20,1 3.802 51,3 62 0,8 2095 28,3 1455 19,6 0 0,0 0 0,0 3.612 48,7 7.414 100,0

2 Mangkung 2261 30,1 34 0,5 47 0,6 1510 20,1 3.852 51,3 63 0,8 2123 28,3 1473 19,6 0 0,0 0 0,0 3.659 48,7 7.511 100,0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 201 3,4 1 0,0 56 0,9 1204 20,3 1.462 24,7 31 0,5 3944 66,6 484 8,2 0 0,0 0 0,0 4.459 75,3 5.921 100,0

4 Batu Jangkih 113 3,4 1 0,0 31 0,9 678 20,3 823 24,7 17 0,5 2222 66,6 273 8,2 0 0,0 0 0,0 2.512 75,3 3.335 100,0
5 PUJUT Sengkol 2183 22,5 62 0,6 178 1,8 1680 17,3 4.103 42,2 73 0,8 4094 42,1 1444 14,9 0 0,0 0 0,0 5.611 57,8 9.714 100,0

6 Kuta 1565 22,5 45 0,6 128 1,8 1204 17,3 2.941 42,2 53 0,8 2935 42,1 1035 14,9 0 0,0 0 0,0 4.023 57,8 6.965 100,0

7 Teruwai 1097 22,5 31 0,6 89 1,8 844 17,3 2.061 42,2 37 0,8 2057 42,1 726 14,9 0 0,0 0 0,0 2.819 57,8 4.880 100,0
8 PRAYA TIMUR Mujur 427 5,9 193 2,7 150 2,1 1217 16,8 1.988 27,4 170 2,3 3793 52,2 1314 18,1 0 0,0 0 0,0 5.277 72,6 7.265 100,0

9 Ganti 458 5,9 207 2,7 161 2,1 1305 16,8 2.130 27,4 183 2,3 4065 52,2 1407 18,1 0 0,0 0 0,0 5.655 72,6 7.785 100,0

10 JANAPRIA Janapria 313 3,9 78 1,0 34 0,4 879 11,1 1.304 16,4 118 1,5 4202 52,9 2319 29,2 0 0,0 0 0,0 6.640 83,6 7.944 100,0
11 Langko 261 3,9 65 1,0 28 0,4 730 11,1 1.084 16,4 99 1,5 3493 52,9 1928 29,2 0 0,0 0 0,0 5.519 83,6 6.603 100,0

12 KOPANG Kopang 535 7,0 133 1,7 107 1,4 1217 15,9 1.992 26,0 133 1,7 3874 50,5 1675 21,8 0 0,0 0 0,0 5.682 74,0 7.674 100,0
13 Muncan 374 7,0 93 1,7 75 1,4 852 15,9 1.394 26,0 93 1,7 2712 50,5 1172 21,8 0 0,0 0 0,0 3.977 74,0 5.371 100,0

14 PRAYA Praya 1020 8,4 16 0,1 129 1,1 1644 13,6 2.808 23,2 151 1,3 6497 53,8 2623 21,7 0 0,0 0 0,0 9.271 76,8 12.079 100,0
15 Aik Mual 686 8,4 10 0,1 87 1,1 1105 13,6 1.889 23,2 102 1,3 4370 53,8 1764 21,7 0 0,0 0 0,0 6.236 76,8 8.125 100,0

16 PRAYA TENGAH Pengadang 280 5,2 21 0,4 43 0,8 535 10,0 878 16,4 18 0,3 3621 67,5 846 15,8 0 0,0 0 0,0 4.484 83,6 5.363 100,0

17 Batunyala 270 5,2 20 0,4 41 0,8 515 10,0 847 16,4 17 0,3 3491 67,5 816 15,8 0 0,0 0 0,0 4.325 83,6 5.171 100,0

18 JONGGAT Ubung 397 6,9 39 0,7 51 0,9 681 11,8 1.167 20,1 44 0,8 4068 70,2 513 8,9 0 0,0 0 0,0 4.625 79,9 5.792 100,0
19 Bonjeruk 273 6,9 27 0,7 35 0,9 468 11,8 803 20,1 30 0,8 2799 70,2 353 8,9 0 0,0 0 0,0 3.182 79,9 3.985 100,0

20 Puyung 336 6,9 33 0,7 43 0,9 575 11,8 986 20,1 37 0,8 3437 70,2 434 8,9 0 0,0 0 0,0 3.908 79,9 4.894 100,0

21 PRINGGARATA Pringgarata 456 6,6 46 0,7 37 0,5 913 13,2 1.452 21,0 256 3,7 3851 55,8 1340 19,4 0 0,0 0 0,0 5.446 79,0 6.898 100,0
22 Bagu 360 6,6 36 0,7 29 0,5 722 13,2 1.147 21,0 202 3,7 3042 55,8 1058 19,4 0 0,0 0 0,0 4.303 79,0 5.450 100,0
23 BATUKLIANG Mantang 380 5,3 43 0,6 64 0,9 1402 19,6 1.889 26,4 60 0,8 3640 50,8 1575 22,0 0 0,0 0 0,0 5.275 73,6 7.164 100,0

24 Aik Darek 331 5,3 38 0,6 56 0,9 1223 19,6 1.648 26,4 53 0,8 3176 50,8 1374 22,0 0 0,0 0 0,0 4.603 73,6 6.251 100,0

25 BATUKLIANG UTARA Teratak 216 2,2 193 2,0 108 1,1 1591 16,4 2.108 21,8 164 1,7 5467 56,5 1942 20,1 0 0,0 0 0,0 7.573 78,2 9.681 100,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 17.024 10,1 1.498 0,9 1.852 1,1 26.184 15,5 46.558 27,5 2.267 1,3 89.068 52,6 31.343 18,5 0 0,0 0 0,0 122.678 72,5 169.236 100,0

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 35

PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PESERTA KB BARU
MKJP NON MKJP MKJP + % MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS
OBAT LAIN NON + NON
IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % KONDOM % SUNTIK % PIL % % % JUMLAH % MKJP MKJP
VAGINA NYA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 PRAYA BARAT Penujak 37 3,6 0 0,0 0 0,0 261 25,6 298 29,3 13 1,3 508 49,9 199 19,6 0 0,0 0 0,0 720 70,7 1.018 100,0

2 Mangkung 37 3,6 0 0,0 1 0,0 264 25,6 302 29,3 13 1,3 515 49,9 202 19,6 0 0,0 0 0,0 730 70,7 1.032 100,0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 5 0,4 0 0,0 0 0,0 244 19,3 249 19,7 20 1,6 918 72,5 79 6,2 0 0,0 0 0,0 1.016 80,3 1.266 100,0

4 Batu Jangkih 3 0,4 0 0,0 0 0,0 138 19,3 141 19,7 11 1,6 517 72,5 44 6,2 0 0,0 0 0,0 573 80,3 713 100,0
5 PUJUT Sengkol 110 7,5 1 0,1 5 0,3 463 31,4 579 39,2 21 1,4 766 51,9 109 7,4 0 0,0 0 0,0 896 60,8 1.475 100,0

6 Kuta 79 7,5 0 0,0 4 0,3 332 31,4 414 39,2 15 1,4 549 51,9 79 7,4 0 0,0 0 0,0 643 60,8 1.057 100,0

7 Teruwai 55 7,5 0 0,0 2 0,3 232 31,4 290 39,2 11 1,4 385 51,9 55 7,4 0 0,0 0 0,0 450 60,8 741 100,0
8 PRAYA TIMUR Mujur 11 1,2 10 1,1 0 0,0 157 17,1 179 19,4 37 4,0 526 57,2 179 19,4 0 0,0 0 0,0 742 80,6 921 100,0

9 Ganti 12 1,2 10 1,0 0 0,0 169 17,1 191 19,3 40 4,0 564 57,2 191 19,4 0 0,0 0 0,0 795 80,7 986 100,0
10 JANAPRIA Janapria 15 1,3 0 0,0 1 0,0 200 17,1 215 18,4 25 2,1 728 62,3 200 17,1 0 0,0 0 0,0 952 81,6 1.168 100,0

11 Langko 12 1,3 0 0,0 0 0,0 166 17,1 179 18,4 20 2,1 605 62,3 166 17,1 0 0,0 0 0,0 792 81,6 970 100,0

12 KOPANG Kopang 36 2,4 6 0,4 6 0,4 204 13,7 254 17,0 8 0,5 1021 68,3 212 14,2 0 0,0 0 0,0 1.241 83,0 1.495 100,0
13 Muncan 26 2,4 5 0,4 5 0,4 143 13,7 177 17,0 5 0,5 715 68,3 149 14,2 0 0,0 0 0,0 869 83,0 1.046 100,0

14 PRAYA Praya 119 6,1 2 0,1 62 3,2 335 17,0 518 26,4 57 2,9 1035 52,7 354 18,0 0 0,0 0 0,0 1.446 73,6 1.964 100,0

15 Aik Mual 80 6,1 1 0,1 43 3,2 225 17,0 349 26,4 39 2,9 696 52,7 238 18,0 0 0,0 0 0,0 973 73,6 1.322 100,0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 9 0,9 1 0,1 3 0,3 162 16,5 175 17,7 6 0,6 718 72,9 86 8,7 0 0,0 0 0,0 809 82,3 984 100,0

17 Batunyala 8 0,9 1 0,1 2 0,3 157 16,5 168 17,7 6 0,6 692 72,9 82 8,7 0 0,0 0 0,0 781 82,3 949 100,0

18 JONGGAT Ubung 23 3,2 2 0,3 1 0,1 132 18,6 158 22,3 4 0,6 516 72,7 32 4,5 0 0,0 0 0,0 552 77,7 710 100,0
19 Bonjeruk 16 3,2 1 0,3 0 0,1 91 18,6 108 22,2 3 0,6 355 72,7 22 4,5 0 0,0 0 0,0 380 77,8 488 100,0

20 Puyung 19 3,2 2 0,3 0 0,1 112 18,6 133 22,2 3 0,6 436 72,7 27 4,5 0 0,0 0 0,0 467 77,8 600 100,0

21 PRINGGARATA Pringgarata 58 4,5 0 0,0 3 0,3 210 16,5 271 21,3 70 5,5 646 50,7 286 22,5 0 0,0 0 0,0 1.002 78,7 1.273 100,0
22 Bagu 45 4,5 0 0,0 3 0,3 166 16,5 214 21,3 56 5,5 510 50,7 226 22,5 0 0,0 0 0,0 792 78,7 1.006 100,0
23 BATUKLIANG Mantang 17 1,1 0 0,0 1 0,0 224 14,5 241 15,6 2 0,1 1150 74,6 148 9,6 0 0,0 0 0,0 1.300 84,4 1.541 100,0

24 Aik Darek 14 1,1 0 0,0 0 0,0 195 14,5 210 15,6 1 0,1 1004 74,6 130 9,6 0 0,0 0 0,0 1.135 84,4 1.345 100,0

25 BATUKLIANG UTARA Teratak 16 0,9 0 0,0 1 0,1 210 12,5 227 13,5 48 2,8 1285 76,2 126
7,5 0 0,0 0 0,0 1.459 86,5 1.686 100,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 862 3,1 43 0,2 143 0,5 5.192 18,7 6.240 22,5 534 1,9 17.360 62,5 3.621 13,0 0 0,0 0 0,0 21.515 77,5 27.755 100,0

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016 27.756


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 36

JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PESERTA KB BARU PESERTA KB AKTIF


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PUS
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8

1 PRAYA BARAT Penujak 9861 1.037 10,5 6.831 69,3

2 Mangkung 9988 884 8,9 5.815 58,2

3 PRAYA BARAT DAYA Darek 7984 1.292 16,2 6.357 79,6

4 Batu Jangkih 4498 727 16,2 3.583 79,7

5 PUJUT Sengkol 13488 1.369 10,2 9.362 69,4

6 Kuta 9670 983 10,2 6.711 69,4

7 Teruwai 6776 691 10,2 4.708 69,5

8 PRAYA TIMUR Mujur 9414 1.059 11,2 6.930 73,6

9 Ganti 10088 1.132 11,2 7.421 73,6

10 JANAPRIA Janapria 10897 1.837 16,9 8.305 76,2

11 Langko 9058 1.530 16,9 6.905 76,2

12 KOPANG Kopang 10982 1.796 16,4 8.139 74,1

13 Muncan 7685 1.259 16,4 5.697 74,1

14 PRAYA Praya 16018 2.030 12,7 12.306 76,8

15 Aik Mual 10773 1.368 12,7 8.276 76,8

16 PRAYA TENGAH Pengadang 7562 858 11,3 5.937 78,5

17 Batunyala 7293 829 11,4 5.729 78,6

18 JONGGAT Ubung 8276 810 9,8 6.190 74,8

19 Bonjeruk 5694 558 9,8 4.260 74,8

20 Puyung 6993 682 9,8 5.232 74,8

21 PRINGGARATA Pringgarata 9583 1.277 13,3 7.838 81,8

22 Bagu 7572 1.012 13,4 6.196 81,8

23 BATUKLIANG Mantang 10315 1.509 14,6 8.109 78,6

24 Aik Darek 9001 1.321 14,7 7.077 78,6

25 BATUKLIANG UTARA Teratak 13086 2.025 15,5 9.490 72,5


JUMLAH (KAB/KOTA) 232.555 29.875 12,8 173.404 74,6

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


TABEL 37

BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG BBLR


JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 PRAYA BARAT Penujak 436 401 837 440 100,9 406 101,2 846 101,1 17 3,86 37 9,1 54 6,4
2 Mangkung 390 334 724 385 98,7 325 97,3 710 98,1 8 2,1 8 2,5 16 2,3
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 341 317 658 339 99,4 314 99,1 653 99,2 27 8,0 20 6,4 47 7,2
4 Batu Jangkih 197 189 386 192 97,5 186 98,4 378 97,9 12 6,3 6 3,2 18 4,8
5 PUJUT Sengkol 508 468 976 499 98,2 461 98,5 960 98,4 32 6,4 21 4,6 53 5,5
6 Kuta 413 368 781 395 95,6 347 94,3 742 95,0 21 5,3 10 2,9 31 4,2
7 Teruwai 235 232 467 237 100,9 235 101,3 472 101,1 9 3,8 14 6,0 23 4,9
8 PRAYA TIMUR Mujur 326 325 651 327 100,3 323 99,4 650 99,8 10 3,1 5 1,5 15 2,3
9 Ganti 275 327 602 275 100,0 321 98,2 596 99,0 19 6,9 31 9,7 50 8,4
10 JANAPRIA Janapria 409 385 794 391 95,6 365 94,8 756 95,2 18 4,6 17 4,7 35 4,6
11 Langko 392 373 765 391 99,7 377 101,1 768 100,4 11 2,8 9 2,4 20 2,6
12 KOPANG Kopang 510 486 996 497 97,5 473 97,3 970 97,4 11 2,2 16 3,4 27 2,8
13 Muncan 385 378 763 358 93,0 351 92,9 709 92,9 10 2,8 5 1,4 15 2,1
14 PRAYA Praya 776 605 1.381 770 99,2 600 99,2 1.370 99,2 24 3,1 15 2,5 39 2,8
15 Aik Mual 511 445 956 480 93,9 413 92,8 893 93,4 4 0,8 12 2,9 16 1,8
16 PRAYA TENGAH Pengadang 390 360 750 392 100,5 361 100,3 753 100,4 8 2,0 20 5,5 28 3,7
17 Batunyala 355 339 694 350 98,6 339 100,0 689 99,3 18 5,1 32 9,4 50 7,3
18 JONGGAT Ubung 413 334 747 420 101,7 338 101,2 758 101,5 27 6,4 29 8,6 56 7,4
19 Bonjeruk 237 265 502 239 100,8 265 100,0 504 100,4 8 3,3 20 7,5 28 5,6
20 Puyung 315 270 585 316 100,3 276 102,2 592 101,2 14 4,4 20 7,2 34 5,7
21 PRINGGARATA Pringgarata 447 416 863 433 96,9 408 98,1 841 97,5 7 1,62 4 1,0 11 1,3
22 Bagu 330 275 605 337 102,1 283 102,9 620 102,5 12 3,56 8 2,8 20 3,2
23 BATUKLIANG Mantang 408 395 803 394 96,6 384 97,2 778 96,9 3 0,76142 19 4,9 22 2,8
24 Aik Darek 406 327 733 397 97,8 305 93,3 702 95,8 16 4,03 14 4,6 30 4,3
25 BATUKLIANG UTARATeratak 635 568 1.203 623 98,1 559 98,4 1.182 98,3 16 2,57 28 5,0 44 3,7
JUMLAH (KAB/KOTA) 10.040 9.182 19.222 9.877 98,4 9.015 98,2 18.892 98,3 362 3,7 420 4,7 782 4,1

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


TABEL 38

CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

KUNJUNGAN NEONATAL 1 KALI (KN1) KUNJUNGAN NEONATAL 3 KALI (KN LENGKAP)


JUMLAH BAYI
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L +P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 PRAYA BARAT Penujak 393 275 668 434 110,4 399 145,1 833 124,7 432 109,9 399 145,1 831 124,4
2 Mangkung 325 403 728 385 118,5 330 81,9 715 98,2 384 118,2 330 81,9 714 98,1
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 356 403 759 337 94,7 311 77,2 648 85,4 336 94,4 312 77,4 648 85,4
4 Batu Jangkih 157 186 343 193 122,9 191 102,7 384 112,0 192 122,3 190 102,2 382 111,4
5 PUJUT Sengkol 480 531 1.011 506 105,4 461 86,8 967 95,6 510 106,3 455 85,7 965 95,5
6 Kuta 351 374 725 410 116,8 367 98,1 777 107,2 399 113,7 343 91,7 742 102,3
7 Teruwai 244 263 507 237 97,1 230 87,5 467 92,1 223 91,4 227 86,3 450 88,8
8 PRAYA TIMUR Mujur 336 364 700 321 95,5 324 89,0 645 92,1 319 94,9 318 87,4 637 91,0
9 Ganti 355 395 750 281 79,2 322 81,5 603 80,4 268 75,5 313 79,2 581 77,5
10 JANAPRIA Janapria 416 472 888 412 99,0 381 80,7 793 89,3 398 95,7 369 78,2 767 86,4
11 Langko 333 405 738 390 117,1 373 92,1 763 103,4 386 115,9 351 86,7 737 99,9
12 KOPANG Kopang 476 553 1.029 506 106,3 480 86,8 986 95,8 492 103,4 478 86,4 970 94,3
13 Muncan 327 393 720 384 117,4 379 96,4 763 106,0 357 109,2 330 84,0 687 95,4
14 PRAYA Praya 693 740 1.433 776 112,0 594 80,3 1.370 95,6 771 111,3 594 80,3 1.365 95,3
15 Aik Mual 457 507 964 511 111,8 444 87,6 955 99,1 511 111,8 439 86,6 950 98,5
16 PRAYA TENGAH Pengadang 338 368 706 388 114,8 357 97,0 745 105,5 363 107,4 353 95,9 716 101,4
17 Batunyala 325 356 681 356 109,5 340 95,5 696 102,2 355 109,2 338 94,9 693 101,8
18 JONGGAT Ubung 392 424 816 415 105,9 339 80,0 754 92,4 415 105,9 329 77,6 744 91,2
19 Bonjeruk 271 290 561 235 86,7 263 90,7 498 88,8 225 83,0 244 84,1 469 83,6
20 Puyung 331 358 689 314 94,9 272 76,0 586 85,1 310 93,7 271 75,7 581 84,3
21 PRINGGARATA Pringgarata 388 428 816 450 116,0 422 98,6 872 106,9 450 116,0 421 98,4 871 106,7
22 Bagu 305 339 644 332 108,9 274 80,8 606 94,1 332 108,9 273 80,5 605 93,9
23 BATUKLIANG Mantang 401 481 882 408 101,7 388 80,7 796 90,2 404 100,7 388 80,7 792 89,8
24 Aik Darek 358 412 770 396 110,6 332 80,6 728 94,5 391 109,2 334 81,1 725 94,2
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 511 585 1.096 635 124,3 568 97,1 1.203 109,8 614 120,2 541 92,5 1.155 105,4
JUMLAH (KAB/KOTA) 9.319 10.305 19.624 10.012 107,4 9.141 88,7 19.153 97,6 9.837 105,6 8.940 86,8 18.777 95,7

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


TABEL 39

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF


JUMLAH BAYI ( 0 - 6 bln ) USIA 0-6 BULAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 PRAYA BARAT Penujak 398 #DIV/0! #DIV/0! 338 84,9

2 Mangkung 352 #DIV/0! #DIV/0! 322 91,5

3 PRAYA BARAT DAYA Darek 334 #DIV/0! #DIV/0! 315 94,3

4 Batu Jangkih 173 #DIV/0! #DIV/0! 158 91,3

5 PUJUT Sengkol 472 #DIV/0! #DIV/0! 454 96,2

6 Kuta 356 #DIV/0! #DIV/0! 321 90,2

7 Teruwai 239 #DIV/0! #DIV/0! 205 85,8

8 PRAYA TIMUR Mujur 314 #DIV/0! #DIV/0! 282 89,8

9 Ganti 315 #DIV/0! #DIV/0! 305 96,8

10 JANAPRIA Janapria 384 #DIV/0! #DIV/0! 350 91,1

11 Langko 367 #DIV/0! #DIV/0! 321 87,5

12 KOPANG Kopang 444 #DIV/0! #DIV/0! 403 90,8

13 Muncan 394 #DIV/0! #DIV/0! 360 91,4

14 PRAYA Praya 618 #DIV/0! #DIV/0! 561 90,8

15 Aik Mual 462 #DIV/0! #DIV/0! 440 95,2

16 PRAYA TENGAH Pengadang 341 #DIV/0! #DIV/0! 296 86,8

17 Batunyala 304 #DIV/0! #DIV/0! 254 83,6

18 JONGGAT Ubung 348 #DIV/0! #DIV/0! 321 92,2

19 Bonjeruk 263 #DIV/0! #DIV/0! 246 93,5

20 Puyung 279 #DIV/0! #DIV/0! 250 89,6

21 PRINGGARATA Pringgarata 420 #DIV/0! #DIV/0! 401 95,5

22 Bagu 323 #DIV/0! #DIV/0! 311 96,3

23 BATUKLIANG Mantang 397 #DIV/0! #DIV/0! 381 96,0

24 Aik Darek 358 #DIV/0! #DIV/0! 344 96,1

25 BATUKLIANG UTARA Teratak 653 #DIV/0! #DIV/0! 529 81,0


JUMLAH (KAB/KOTA) - - 9.308 - #DIV/0! - #DIV/0! 8.468 91,0

Sumber: Laporan Tahunan GIZI Tahun 2016


TABEL 40

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PELAYANAN KESEHATAN BAYI


JUMLAH BAYI
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 PRAYA BARAT Penujak 393 275 668 421 107,2 431 156,6 852 127,5

2 Mangkung 325 403 728 290 89,3 338 83,9 628 86,3

3 PRAYA BARAT DAYADarek 356 403 759 291 81,8 329 81,6 620 81,7

4 Batu Jangkih 157 186 343 137 87,5 150 80,4 287 83,7

5 PUJUT Sengkol 480 531 1.011 499 103,9 552 104,0 1.051 104,0

6 Kuta 351 374 725 392 111,6 417 111,5 809 111,6

7 Teruwai 244 263 507 207 84,7 222 84,6 429 84,6

8 PRAYA TIMUR Mujur 336 364 700 304 90,4 329 90,4 633 90,4

9 Ganti 355 395 750 251 70,6 279 70,7 530 70,7

10 JANAPRIA Janapria 416 472 888 381 91,6 432 91,5 813 91,6

11 Langko 333 405 738 316 94,8 383 94,7 699 94,7

12 KOPANG Kopang 476 553 1.029 378 79,5 439 79,4 817 79,4

13 Muncan 327 393 720 302 92,5 364 92,5 666 92,5

14 PRAYA Praya 693 740 1.433 611 88,2 653 88,2 1.264 88,2

15 Aik Mual 457 507 964 446 97,6 494 97,5 940 97,5

16 PRAYA TENGAH Pengadang 338 368 706 333 98,6 362 98,3 695 98,4

17 Batunyala 325 356 681 337 103,7 369 103,6 706 103,7

18 JONGGAT Ubung 392 424 816 374 95,5 405 95,5 779 95,5

19 Bonjeruk 271 290 561 275 101,5 295 101,7 570 101,6

20 Puyung 331 358 689 297 89,8 322 89,9 619 89,8

21 PRINGGARATA Pringgarata 388 428 816 393 101,3 434 101,4 827 101,3

22 Bagu 305 339 644 260 85,2 289 85,3 549 85,2

23 BATUKLIANG Mantang 401 481 882 378 94,3 454 94,4 832 94,3

24 Aik Darek 358 412 770 317 88,4 363 88,2 680 88,3

25 BATUKLIANG UTARATeratak 511 585 1.096 534 104,6 612 104,6 1.146 104,6
JUMLAH (KAB/KOTA) 9.319 10.305 19.624 8.724 93,6 9.717 94 18.441 94,0

Sumber: Laporan Tahunan KIA Tahun 2016


TABEL 41

PAN DESA/KELURAHAN UNIVERSAL CHILD IMMUNIZATION (UCI) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKE
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH DESA/KELURAHAN % DESA/KELURAHAN


NO PUSKESMAS
DESA/KELURAHAN UCI UCI

1 3 4 5 6
1 Penujak 5 5 100,0
2 Mangkung 5 5 100,0
3 Darek 7 7 100,0
4 Batu Jangkih 4 4 100,0
5 Sengkol 6 6 100,0
6 Kuta 5 5 100,0
7 Teruwai 5 5 100,0
8 Mujur 5 5 100,0
9 Ganti 5 5 100,0
10 Janapria 6 6 100,0
11 Langko 6 6 100,0
12 Kopang 6 6 100,0
13 Muncan 5 5 100,0
14 Praya 9 9 100,0
15 Aik Mual 6 6 100,0
16 Pengadang 7 7 100,0
17 Batunyala 5 5 100,0
18 Ubung 5 5 100,0
19 Bonjeruk 4 4 100,0
20 Puyung 4 4 100,0
21 Pringgarata 6 6 100,0
22 Bagu 5 5 100,0
23 Mantang 5 5 100,0
24 Aik Darek 5 5 100,0
25 Teratak 8 8 100,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 139 139 100,0

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 42

CAKUPAN IMUNISASI HEPATITIS B < 7 HARI DAN BCG PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH LAHIR HIDUP Hb < 7 hari BCG
NO PUSKESMAS
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Penujak 436 401 837 448 102,8 388 27,9 813 97,1 420 1.504 360 44 780 93,2
2 Mangkung 390 334 724 432 110,8 398 33,5 722 99,7 433 1.291 367 51 800 110,5
3 Darek 341 317 658 359 105,3 394 35,3 641 97,4 338 957 368 57 706 107,3
4 Batu Jangkih 197 189 386 205 104,1 196 59,3 395 102,3 187 316 185 47 372 96,4
5 Sengkol 508 468 976 537 105,7 465 23,9 938 96,1 529 2.210 482 51 1.011 103,6
6 Kuta 413 368 781 460 111,4 463 30,4 743 95,1 391 1.285 362 49 753 96,4
7 Teruwai 235 232 467 230 97,9 241 48,3 466 99,8 223 462 249 53 472 101,1
8 Mujur 326 325 651 366 112,3 379 34,5 654 100,5 336 975 327 50 663 101,8
9 Ganti 275 327 602 362 131,6 349 34,3 601 99,8 328 958 292 49 620 103,0
10 Janapria 409 385 794 432 105,6 442 29,1 767 96,6 435 1.495 429 56 864 108,8
11 Langko 392 373 765 340 86,7 337 30,0 694 90,7 345 1.149 303 44 648 84,7
12 Kopang 510 486 996 492 96,5 512 23,0 961 96,5 513 2.226 507 53 1.020 102,4
13 Muncan 385 378 763 504 130,9 475 29,6 760 99,6 465 1.569 467 61 932 122,1
14 Praya 776 605 1.381 761 98,1 613 18,5 1377 99,7 698 3.770 575 42 1.273 92,2
15 Aik Mual 511 445 956 622 121,7 539 25,2 936 97,9 501 1.991 485 52 986 103,1
16 Pengadang 390 360 750 400 102,6 387 31,1 749 99,9 393 1.263 391 52 784 104,5
17 Batunyala 355 339 694 375 105,6 377 33,0 624 89,9 380 1.150 329 53 709 102,2
18 Ubung 413 334 747 418 101,2 361 33,5 723 96,8 431 1.285 383 53 814 109,0
19 Bonjeruk 237 265 502 296 124,9 296 42,3 501 99,8 291 689 287 57 578 115,1
20 Puyung 315 270 585 283 89,8 318 41,5 543 92,8 333 803 308 57 641 109,6
21 Pringgarata 447 416 863 477 106,7 432 26,9 865 100,2 457 1.697 446 52 903 104,6
22 Bagu 330 275 605 368 111,5 302 40,7 582 96,2 320 786 346 59 666 110,1
23 Mantang 408 395 803 471 115,4 425 28,4 774 96,4 426 1.502 419 54 845 105,2
24 Aik Darek 406 327 733 422 103,9 365 34,3 720 98,2 401 1.171 365 51 766 104,5
25 Teratak 635 568 1.203 555 87,4 497 19,7 1181 98,2 607 3.078 533 45 1.140 94,8
JUMLAH (KAB/KOTA) 10.040 9.182 19.222 10615 105,73 9951 1,2 18730 97,4 10181 101,40 9565 104,17 19746 102,73

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


TABEL 43

CAKUPAN IMUNISASI DPT-HB/DPT-HB-Hib, POLIO, CAMPAK, DAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH BAYI
(SURVIVING INFANT)
DPT-HB3/DPT-HB-Hib3 POLIO 4a CAMPAK IMUNISASI DASAR LENGKAP
NO PUSKESMAS
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

1 Penujak 393 275 668 420 107 375 136 795 119 420 106,9 375 136,4 795 119,0 429 109,16 400 145,45 829 124,1 429 109,2 400 145,5 829 124,1
2 Mangkung 325 403 728 343 106 302 75 645 89 343 105,5 302 74,9 645 88,6 323 99,385 337 83,623 660 90,659 323 99,4 337 83,6 660 90,7
3 Darek 356 403 759 357 100 333 83 690 91 357 100,3 333 82,6 690 90,9 301 84,551 330 81,886 631 83,136 301 84,6 340 84,4 641 84,5
4 Batu Jangkih 157 186 343 186 118 194 104 380 111 186 118,5 194 104,3 380 110,8 176 112,1 178 95,699 354 103,21 177 112,7 178 95,7 355 103,5
5 Sengkol 480 531 1.011 554 115 483 91 1.037 103 554 115,4 483 91,0 1.037 102,6 566 117,92 518 97,552 1.084 107,22 566 117,9 518 97,6 1.084 107,2
6 Kuta 351 374 725 389 111 460 123 849 117 390 111,1 423 113,1 813 112,1 376 107,12 418 111,76 794 109,52 336 95,7 345 92,2 681 93,9
7 Teruwai 244 263 507 234 96 250 95 484 95 217 88,9 234 89,0 451 89,0 213 87,295 233 88,593 446 87,968 213 87,3 233 88,6 446 88,0
8 Mujur 336 364 700 360 107 343 94 703 100 354 105,4 344 94,5 698 99,7 374 111,31 379 104,12 753 107,57 374 111,3 379 104,1 753 107,6
9 Ganti 355 395 750 345 97 346 88 691 92 357 100,6 360 91,1 717 95,6 385 108,45 333 84,304 718 95,733 359 101,1 327 82,8 686 91,5
10 Janapria 416 472 888 460 111 468 99 928 105 460 110,6 468 99,2 928 104,5 429 103,13 424 89,831 853 96,059 429 103,1 424 89,8 853 96,1
11 Langko 333 405 738 313 94 318 79 631 86 313 94,0 318 78,5 631 85,5 333 100 277 68,395 610 82,656 333 100,0 277 68,4 610 82,7
12 Kopang 476 553 1.029 540 113 539 97 1.079 105 540 113,4 539 97,5 1.079 104,9 546 114,71 446 80,651 992 96,404 546 114,7 446 80,7 992 96,4
13 Muncan 327 393 720 479 146 465 118 944 131 507 155,0 486 123,7 993 137,9 433 132,42 472 120,1 905 125,69 435 133,0 474 120,6 909 126,3
14 Praya 693 740 1.433 692 100 577 78 1.269 89 696 100,4 573 77,4 1.269 88,6 651 93,939 555 75 1.206 84,159 651 93,9 555 75,0 1.206 84,2
15 Aik Mual 457 507 964 616 135 563 111 1.179 122 616 134,8 563 111,0 1.179 122,3 595 130,2 531 104,73 1.126 116,8 595 130,2 531 104,7 1.126 116,8
16 Pengadang 338 368 706 344 102 358 97 702 99 344 101,8 358 97,3 702 99,4 360 106,51 407 110,6 767 108,64 360 106,5 407 110,6 767 108,6
17 Batunyala 325 356 681 366 113 356 100 722 106 366 112,6 356 100,0 722 106,0 380 116,92 360 101,12 740 108,66 383 117,8 350 98,3 733 107,6
18 Ubung 392 424 816 398 102 359 85 757 93 398 101,5 359 84,7 757 92,8 388 98,98 353 83,255 741 90,809 388 99,0 353 83,3 741 90,8
19 Bonjeruk 271 290 561 271 100 315 109 586 104 271 100,0 315 108,6 586 104,5 270 99,631 259 89,31 529 94,296 270 99,6 259 89,3 529 94,3
20 Puyung 331 358 689 327 99 304 85 631 92 327 98,8 304 84,9 631 91,6 328 99,094 308 86,034 636 92,308 328 99,1 308 86,0 636 92,3
21 Pringgarata 388 428 816 471 121 431 101 902 111 469 120,9 433 101,2 902 110,5 441 113,66 438 102,34 879 107,72 419 108,0 456 106,5 875 107,2
22 Bagu 305 339 644 320 105 274 81 594 92 320 104,9 274 80,8 594 92,2 293 96,066 284 83,776 577 89,596 287 94,1 284 83,8 571 88,7
23 Mantang 401 481 882 515 128 453 94 968 110 515 128,4 453 94,2 968 109,8 497 123,94 403 83,784 900 102,04 497 123,9 403 83,8 900 102,0
24 Aik Darek 358 412 770 434 121 341 83 775 101 434 121,2 341 82,8 775 100,6 430 120,11 363 88,107 793 102,99 437 122,1 363 88,1 800 103,9
25 Teratak 511 585 1.096 618 121 570 97 1.188 108 607 118,8 565 96,6 1.172 106,9 542 106,07 489 83,59 1.031 94,069 539 105,5 489 83,6 1.028 93,8
JUMLAH (KAB/KOTA) 9.319 10.305 19.624 10.352 111 9.777 20.129 103 10.361 111,18 9.753 94,643 20.114 102,5 10.059 107,94 9.495 92,14 19.554 99,643 9.975 107,0 9.436 91,6 19.411 98,915

Sumber: Laporan Tahunan P2 Tahun 2016


Keterangan: a = khusus provinsi yang menerapkan 3 dosis polio maka diisi dengan polio 3
TABEL 44

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI DAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

BAYI 6-11 BULAN ANAK BALITA (12-59 BULAN) BALITA (6-59 BULAN)
MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH BAYI JUMLAH JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P SƷ % S % S % L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
1 PRAYA BARAT Penujak 393 275 668 0,00 0,00 821 122,90 1.573 1.102 2.675 0,00 0,00 3.184 119,03 1.966 1.377 3.343 0,00 0,00 4.005 119,80
2 Mangkung 325 403 728 0,00 0,00 685 94,09 1.300 1.611 2.911 0,00 0,00 2.737 94,02 1.625 2.014 3.639 0,00 0,00 3.422 94,04
3 PRAYA BARAT DADarek 356 403 759 0,00 0,00 612 80,63 1.426 1.610 3.036 0,00 0,00 2.655 87,45 1.782 2.013 3.795 0,00 0,00 3.267 86,09
4 Batu Jangkih 157 186 343 0,00 0,00 376 109,62 629 744 1.373 0,00 0,00 1.637 119,23 786 930 1.716 0,00 0,00 2.013 117,31
5 PUJUT Sengkol 480 531 1.011 0,00 0,00 909 89,91 1.918 2.124 4.042 0,00 0,00 4.105 101,56 2.398 2.655 5.053 0,00 0,00 5.014 99,23
6 Kuta 351 374 725 0,00 0,00 1.107 152,69 1.404 1.495 2.899 0,00 0,00 2.866 98,86 1.755 1.869 3.624 0,00 0,00 3.973 109,63
7 Teruwai 244 263 507 0,00 0,00 711 140,24 978 1.053 2.031 0,00 0,00 1.796 88,43 1.222 1.316 2.538 0,00 0,00 2.507 98,78
8 PRAYA TIMUR Mujur 336 364 700 0,00 0,00 754 107,71 1.344 1.457 2.801 0,00 0,00 2.716 96,97 1.680 1.821 3.501 0,00 0,00 3.470 99,11
9 Ganti 355 395 750 0,00 0,00 762 101,60 1.419 1.581 3.000 0,00 0,00 2.512 83,73 1.774 1.976 3.750 0,00 0,00 3.274 87,31
10 JANAPRIA Janapria 416 472 888 0,00 0,00 1.127 126,91 1.664 1.887 3.551 0,00 0,00 2.889 81,36 2.080 2.359 4.439 0,00 0,00 4.016 90,47
11 Langko 333 405 738 0,00 0,00 965 130,76 1.333 1.619 2.952 0,00 0,00 3.004 101,76 1.666 2.024 3.690 0,00 0,00 3.969 107,56
12 KOPANG Kopang 476 553 1.029 0,00 0,00 1.060 103,01 1.905 2.210 4.115 0,00 0,00 3.488 84,76 2.381 2.763 5.144 0,00 0,00 4.548 88,41
13 Muncan 327 393 720 0,00 0,00 1.052 146,11 1.308 1.572 2.880 0,00 0,00 1.728 60,00 1.635 1.965 3.600 0,00 0,00 2.780 77,22
14 PRAYA Praya 693 740 1.433 0,00 0,00 1.499 104,61 2.772 2.961 5.733 0,00 0,00 5.451 95,08 3.465 3.701 7.166 0,00 0,00 6.950 96,99
15 Aik Mual 457 507 964 0,00 0,00 923 95,75 1.829 2.027 3.856 0,00 0,00 3.376 87,55 2.286 2.534 4.820 0,00 0,00 4.299 89,19
16 #REF! Pengadang 338 368 706 0,00 0,00 775 109,77 1.354 1.471 2.825 0,00 0,00 2.844 100,67 1.692 1.839 3.531 0,00 0,00 3.619 102,49
17 Batunyala 325 356 681 0,00 0,00 752 110,43 1.300 1.423 2.723 0,00 0,00 2.629 96,55 1.625 1.779 3.404 0,00 0,00 3.381 99,32
18 JONGGAT Ubung 392 424 816 0,00 0,00 522 63,97 1.567 1.694 3.261 0,00 0,00 2.824 86,60 1.959 2.118 4.077 0,00 0,00 3.346 82,07
19 Bonjeruk 271 290 561 0,00 0,00 576 102,67 1.083 1.161 2.244 0,00 0,00 2.015 89,80 1.354 1.451 2.805 0,00 0,00 2.591 92,37
20 Puyung 331 358 689 0,00 0,00 672 97,53 1.322 1.433 2.755 0,00 0,00 2.391 86,79 1.653 1.791 3.444 0,00 0,00 3.063 88,94
21 PRINGGARATA Pringgarata 388 428 816 0,00 0,00 821 100,61 1.551 1.713 3.264 0,00 0,00 3.393 103,95 1.939 2.141 4.080 0,00 0,00 4.214 103,28
22 Bagu 305 339 644 0,00 0,00 651 101,09 1.221 1.358 2.579 0,00 0,00 2.428 94,15 1.526 1.697 3.223 0,00 0,00 3.079 95,53
23 BATUKLIANG Mantang 401 481 882 0,00 0,00 858 97,28 1.604 1.926 3.530 0,00 0,00 3.256 92,24 2.005 2.407 4.412 0,00 0,00 4.114 93,25
24 Aik Darek 358 412 770 0,00 0,00 982 127,53 1.434 1.646 3.080 0,00 0,00 2.990 97,08 1.792 2.058 3.850 0,00 0,00 3.972 103,17
25 BATUKLIANG UTA Teratak 511 585 1.096 0,00 0,00 1.297 118,34 2.045 2.341 4.386 0,00 0,00 4.586 104,56 2.556 2.926 5.482 0,00 0,00 5.883 107,31
JUMLAH (KAB/KOTA) 9.319 ##### 19.624 - 0,00 - 0,00 21.269 108,38 37.661 41.996 79.657 - 0,00 - 0,00 #### 92,27 46.602 51.524 98.126 - 0,00 - 0,00 94.769 96,58

Sumber: Laporan Tahunan GIZI Tahun 2016


Keterangan: Pelaporan pemberian vitamin A dilakukan pada Februari dan Agustus, maka perhitungan bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A dalam setahun
dihitung dengan mengakumulasi bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A di bulan Februari dan yang mendapat vitamin A di bulan Agustus
TABEL 45

JUMLAH ANAK 0-23 BULAN DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

ANAK 0-23 BULAN (BADUTA)


JUMLAH BADUTA DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS
DILAPORKAN (S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLA % JUMLA % JUMLA %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 PRAYA BARAT Penujak 883 819 1.702 750 684 1.434 85,0 83,5 84,3 7 0,9 13 1,9 20 1,4
2 Mangkung 728 662 1.390 663 601 1.264 91,1 91 91,0 14 2,0 9 1,4 22 1,8
3 PRAYA BARAT DAYADarek 668 670 1.338 550 547 1.097 82,4 82 82,0 12 2,1 13 2,4 25 2,3
4 Batu Jangkih 378 333 711 313 270 582 82,6 81 81,9 1 0,4 2 0,6 3 0,5
5 PUJUT Sengkol 1.023 910 1.933 851 755 1.606 83,1 83 83,1 17 2,0 18 2,4 35 2,2
6 Kuta 893 944 1.837 787 828 1.615 88,1 88 87,9 14 1,7 13 1,6 27 1,7
7 Teruwai 613 513 1.126 549 455 1.005 89,6 89 89,2 6 1,1 7 1,6 13 1,3
8 PRAYA TIMUR Mujur 750 665 1.415 687 604 1.292 91,7 91 91,3 6 0,8 6 1,0 12 0,9
9 Ganti 689 665 1.354 562 549 1.111 81,6 83 82,1 3 0,5 6 1,1 9 0,8
10 JANAPRIA Janapria 959 924 1.882 822 796 1.617 85,7 86 85,9 6 0,7 6 0,7 11 0,7
11 Langko 821 839 1.660 727 737 1.464 88,6 88 88,2 9 1,3 9 1,2 18 1,2
12 KOPANG Kopang 1.062 978 2.040 884 818 1.702 83,2 84 83,4 8 0,9 6 0,8 14 0,8
13 Muncan 818 799 1.618 626 607 1.232 76,5 76 76,2 5 0,8 5 0,9 11 0,9
14 PRAYA Praya 1.473 1.376 2.850 1.315 1.231 2.545 89,2 89 89,3 15 1,2 12 1,0 27 1,1
15 Aik Mual 1.055 921 1.977 959 832 1.792 90,9 90 90,6 10 1,0 9 1,1 19 1,1
16 #REF! Pengadang 764 744 1.508 621 606 1.228 81,3 82 81,4 9 1,4 10 1,6 18 1,5
17 Batunyala 772 730 1.502 659 620 1.279 85,3 85 85,1 14 2,1 10 1,7 24 1,9
18 JONGGAT Ubung 922 875 1.797 792 745 1.537 85,9 85 85,5 9 1,2 12 1,6 21 1,4
19 Bonjeruk 577 560 1.137 494 479 972 85,5 86 85,5 7 1,4 6 1,2 12 1,3
20 Puyung 629 581 1.210 516 473 988 82,0 81 81,7 14 2,7 19 4,0 33 3,3
21 PRINGGARATA Pringgarata 850 840 1.690 773 754 1.527 90,9 90 90,3 5 0,6 10 1,3 14 0,9
22 Bagu 639 598 1.237 535 507 1.042 83,7 85 84,2 10 1,8 11 2,1 20 1,9
23 BATUKLIANG Mantang 914 768 1.682 759 645 1.404 83,0 84 83,5 8 1,0 6 1,0 14 1,0
24 Aik Darek 869 822 1.691 691 644 1.336 79,6 78 79,0 3 0,5 3 0,4 6 0,4
25 BATUKLIANG UTARATeratak 1.286 1.228 2.515 1.116 1.065 2.181 86,8 87 86,7 11 1,0 12 1,1 23 1,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 21.036 19.765 40.801 18.000 16.851 34.851 85,6 85 85,4 219 1,2 232 1,4 450 1,3

Sumber: Laporan Tahunan GIZI Tahun 2016


TABEL 46

CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

ANAK BALITA (12-59 BULAN)


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 PRAYA BARAT Penujak 1.573 1.102 2.675 1.626 103,4 1.663 150,9 3.289 123,0
2 Mangkung 1.300 1.611 2.911 751 57,7 874 54,3 1.625 55,8
3 PRAYA BARAT DAYADarek 1.426 1.610 3.036 1.473 103,3 1.664 103,3 3.137 103,3
4 Batu Jangkih 629 744 1.373 763 121,3 831 111,7 1.594 116,1
5 PUJUT Sengkol 1.918 2.124 4.042 1.668 87,0 1.846 86,9 3.514 86,9
6 Kuta 1.404 1.495 2.899 1.390 99,0 1.480 99,0 2.870 99,0
7 Teruwai 978 1.053 2.031 895 91,5 964 91,5 1.859 91,5
8 PRAYA TIMUR Mujur 1.344 1.457 2.801 576 42,8 624 42,8 1.200 42,8
9 Ganti 1.419 1.581 3.000 675 47,5 751 47,5 1.426 47,5
10 JANAPRIA Janapria 1.664 1.887 3.551 1.468 88,2 1.665 88,2 3.133 88,2
11 Langko 1.333 1.619 2.952 1.340 100,5 1.628 100,6 2.968 100,5
12 KOPANG Kopang 1.905 2.210 4.115 1.131 59,4 1.313 59,4 2.444 59,4
13 Muncan 1.308 1.572 2.880 559 42,7 671 42,7 1.230 42,7
14 PRAYA Praya 2.772 2.961 5.733 2.552 92,1 2.726 92,1 5.278 92,1
15 Aik Mual 1.829 2.027 3.856 1.521 83,2 1.686 83,2 3.207 83,2
16 #REF! Pengadang 1.354 1.471 2.825 954 70,4 1.036 70,4 1.990 70,4
17 Batunyala 1.300 1.423 2.723 1.163 89,4 1.272 89,4 2.435 89,4
18 JONGGAT Ubung 1.567 1.694 3.261 1.477 94,3 1.598 94,3 3.075 94,3
19 Bonjeruk 1.083 1.161 2.244 594 54,8 636 54,8 1.230 54,8
20 Puyung 1.322 1.433 2.755 629 47,6 682 47,6 1.311 47,6
21 PRINGGARATA Pringgarata 1.551 1.713 3.264 1.608 103,7 1.776 103,7 3.384 103,7
22 Bagu 1.221 1.358 2.579 1.009 82,6 1.122 82,6 2.131 82,6
23 BATUKLIANG Mantang 1.604 1.926 3.530 1.016 63,4 1.220 63,3 2.236 63,3
24 Aik Darek 1.434 1.646 3.080 1.159 80,8 1.330 80,8 2.489 80,8
25 BATUKLIANG UTARATeratak 2.045 2.341 4.386 1.058 51,7 1.211 51,7 2.269 51,7
JUMLAH (KAB/KOTA) 37.661 41.996 79.657 29.054 77,1 32.270 76,8 61.324 77,0

Sumber: Laporan TahunanKIA Tahun 2016


TABEL 47

JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

BALITA
JUMLAH BALITA DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS
DILAPORKAN (S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLA % JUMLA % JUMLA %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 PRAYA BARAT Penujak 2.113 2.015 4.129 1.675 1.601 3.276 79,3 79,5 79,4 23 1,3 42 2,6 64 2,0
2 Mangkung 1.888 1.801 3.688 1.526 1.449 2.975 80,9 80 80,7 25 1,6 20 1,4 45 1,5
3 PRAYA BARAT DAYADarek 1.720 1.659 3.379 1.378 1.326 2.704 80,1 80 80,0 27 1,9 30 2,2 56 2,1
4 Batu Jangkih 1.068 1.008 2.076 851 805 1.656 79,7 80 79,8 6 0,6 5 0,7 11 0,7
5 PUJUT Sengkol 2.589 2.344 4.933 2.106 1.900 4.006 81,3 81 81,2 49 2,3 42 2,2 91 2,3
6 Kuta 1.913 1.974 3.887 1.585 1.612 3.197 82,8 82 82,3 30 1,9 31 1,9 60 1,9
7 Teruwai 1.318 1.201 2.519 1.096 990 2.086 83,2 82 82,8 14 1,3 15 1,5 29 1,4
8 PRAYA TIMUR Mujur 1.772 1.641 3.413 1.585 1.453 3.039 89,5 89 89,0 13 0,8 17 1,2 31 1,0
9 Ganti 1.628 1.661 3.289 1.290 1.329 2.619 79,2 80 79,6 8 0,6 14 1,0 21 0,8
10 JANAPRIA Janapria 2.084 1.955 4.039 1.651 1.566 3.217 79,2 80 79,6 15 0,9 13 0,8 28 0,9
11 Langko 2.001 2.013 4.014 1.680 1.696 3.376 84,0 84 84,1 13 0,8 22 1,3 35 1,0
12 KOPANG Kopang 2.369 2.356 4.725 1.817 1.820 3.637 76,7 77 77,0 13 0,7 12 0,7 25 0,7
13 Muncan 1.452 1.457 2.909 989 973 1.962 68,1 67 67,4 15 1,5 16 1,6 31 1,6
14 PRAYA Praya 3.693 3.379 7.073 3.152 2.894 6.046 85,3 86 85,5 59 1,9 57 2,0 116 1,9
15 Aik Mual 2.229 2.130 4.359 1.938 1.837 3.775 87,0 86 86,6 18 0,9 16 0,9 34 0,9
16 PRAYA TENGAH Pengadang 1.824 1.743 3.567 1.356 1.321 2.677 74,3 76 75,1 19 1,4 25 1,9 44 1,6
17 Batunyala 1.875 1.715 3.590 1.402 1.274 2.676 74,8 74 74,5 34 2,4 31 2,4 64 2,4
18 JONGGAT Ubung 1.971 1.951 3.922 1.611 1.589 3.200 81,8 81 81,6 25 1,6 27 1,7 52 1,6
19 Bonjeruk 1.352 1.272 2.624 1.041 990 2.030 77,0 78 77,4 22 2,1 19 1,9 41 2,0
20 Puyung 1.503 1.479 2.982 1.148 1.118 2.266 76,4 76 76,0 30 2,6 36 3,3 66 2,9
21 PRINGGARATA Pringgarata 2.171 2.102 4.272 1.747 1.680 3.427 80,5 80 80,2 13 0,7 20 1,2 33 1,0
22 Bagu 1.617 1.480 3.097 1.208 1.127 2.335 74,7 76 75,4 26 2,2 27 2,4 54 2,3
23 BATUKLIANG Mantang 2.205 1.878 4.083 1.661 1.455 3.116 75,3 77 76,3 18 1,1 21 1,4 40 1,3
24 Aik Darek 1.950 1.811 3.760 1.385 1.299 2.684 71,0 72 71,4 9 0,6 8 0,6 17 0,6
25 BATUKLIANG UTARATeratak 3.047 2.968 6.015 2.384 2.330 4.713 78,2 79 78,4 28 1,2 33 1,4 61 1,3
JUMLAH (KAB/KOTA) 49.350 46.992 96.342 39.261 37.434 76.695 79,6 80 79,6 550 1,4 598 1,6 1.148 1,5

Sumber: Laporan Tahunan GIZI Tahun 2016


TABEL 48

CAKUPAN KASUS BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

KASUS BALITA GIZI BURUK


MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH DITEMUKAN
L P L+P
L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 PRAYA BARAT Penujak - 2 2 - #DIV/0! 2 100,0 2 100,0
2 Mangkung - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
3 PRAYA BARAT DAYADarek 1 - 1 1 100,0 - #DIV/0! 1 100,0
4 Batu Jangkih - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
5 PUJUT Sengkol 1 - 1 1 100,0 - #DIV/0! 1 100,0
6 Kuta 2 1 3 2 100,0 1 100,0 3 100,0
7 Teruwai - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
8 PRAYA TIMUR Mujur 1 - 1 1 100,0 - #DIV/0! 1 100,0
9 Ganti 1 2 3 1 100,0 2 100,0 3 100,0
10 JANAPRIA Janapria - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
11 Langko 1 3 4 1 100,0 3 100,0 4 100,0
12 KOPANG Kopang - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
13 Muncan - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
14 PRAYA Praya - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
15 Aik Mual 3 3 6 3 100,0 3 100,0 6 100,0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 1 - 1 1 100,0 - #DIV/0! 1 100,0
17 Batunyala 1 1 2 1 100,0 1 100,0 2 100,0
18 JONGGAT Ubung 3 1 4 3 100,0 1 100,0 4 100,0
19 Bonjeruk - 1 1 - #DIV/0! 1 100,0 1 100,0
20 Puyung 1 - 1 1 100,0 - #DIV/0! 1 100,0
21 PRINGGARATA Pringgarata 1 - 1 1 100,0 - #DIV/0! 1 100,0
22 Bagu 2 - 2 2 100,0 - #DIV/0! 2 100,0
23 BATUKLIANG Mantang 1 1 2 1 100,0 1 100,0 2 100,0
24 Aik Darek - 1 1 - #DIV/0! 1 100,0 1 100,0
25 BATUKLIANG UTARATeratak 1 1 2 1 100,0 1 100,0 2 100,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 21 17 38 21 100,0 17 100,0 38 100,0

Sumber: Laporan Tahunan GIZI Tahun 2016


CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN) SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT


SD DAN SETINGKAT
MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN)
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P MENDAPAT
PELAYANAN
JUMLAH %
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % KESEHATAN
(PENJARINGAN)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 PRAYA BARAT Penujak 200 237 437 195 97,5 210 88,6 405 92,7 32 30 93,75
2 Mangkung 94 99 193 94 100,0 99 100,0 193 100,0 34 30 88,24
3 PRAYA BARAT DAYADarek 582 568 1.150 582 100,0 568 100,0 1.150 100,0 37 36 97,30
4 Batu Jangkih 226 234 460 153 67,7 185 79,1 338 73,5 30 29 96,67
5 PUJUT Sengkol 493 510 1.003 493 100,0 500 98,0 993 99,0 42 36 85,71
6 Kuta 447 438 885 447 100,0 438 100,0 885 100,0 33 32 96,97
7 Teruwai 294 253 547 294 100,0 253 100,0 547 100,0 26 26 100,00
8 PRAYA TIMUR Mujur 248 206 454 248 100,0 205 99,5 453 99,8 32 32 100,00
9 Ganti 595 631 1.226 540 90,8 605 95,9 1.145 93,4 30 29 96,67
10 JANAPRIA Janapria 485 485 970 485 100,0 485 100,0 970 100,0 38 20 52,63
11 Langko 403 439 842 403 100,0 392 89,3 795 94,4 35 35 100,00
12 KOPANG Kopang 952 959 1.911 952 100,0 959 100,0 1.911 100,0 48 48 100,00
13 Muncan 326 322 648 286 87,7 283 87,9 569 87,8 25 25 100,00
14 PRAYA Praya 798 817 1.615 787 98,6 816 99,9 1.603 99,3 48 48 100,00
15 Aik Mual 468 468 936 468 100,0 468 100,0 936 100,0 42 42 100,00
16 PRAYA TENGAH Pengadang 363 347 710 363 100,0 347 100,0 710 100,0 35 35 100,00
17 Batunyala 356 365 721 355 99,7 355 97,3 710 98,5 25 20 80,00
18 JONGGAT Ubung 235 235 470 226 96,2 235 100,0 461 98,1 31 28 90,32
19 Bonjeruk 254 253 507 254 100,0 253 100,0 507 100,0 23 20 86,96
20 Puyung 318 265 583 318 100,0 265 100,0 583 100,0 24 24 100,00
21 PRINGGARATA Pringgarata 300 310 610 250 83,3 310 100,0 560 91,8 35 35 100,00
22 Bagu 390 391 781 253 64,9 334 85,4 587 75,2 32 32 100,00
23 BATUKLIANG Mantang 451 552 1.003 444 98,4 542 98,2 986 98,3 36 36 100,00
24 Aik Darek 401 401 802 220 54,9 223 55,6 443 55,2 29 29 100,00
25 BATUKLIANG UTARATeratak 584 608 1.192 584 100,0 606 99,7 1.190 99,8 52 52 100,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 10.263 10.393 20.656 9.694 94,5 9.936 95,6 19.630 95,0 854 809 94,73
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT 94,5 95,6 95,0

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


TABEL 50

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


NO KECAMATAN PUSKESMAS PENCABUTAN GIGI RASIO TUMPATAN/
TUMPATAN GIGI TETAP
TETAP PENCABUTAN
1 2 3 4 5 6
1 PRAYA BARAT Penujak 1 91 0,0
2 Mangkung - 6 0,0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek - 28 0,0
4 Batu Jangkih 8 5 1,6
5 PUJUT Sengkol 57 76 0,8
6 Kuta - - 0,0
7 Teruwai 5 61 0,1
8 PRAYA TIMUR Mujur 23 77 0,3
9 Ganti - 16 0,0
10 JANAPRIA Janapria 18 5 3,6
11 Langko 23 9 2,6
12 KOPANG Kopang 47 86 0,5
13 Muncan 2 3 0,7
14 PRAYA Praya - 31 0,0
15 Aik Mual 25 47 0,5
16 PRAYA TENGAH Pengadang - 21 0,0
17 Batunyala 3 19 0,2
18 JONGGAT Ubung 2 - 0,0
19 Bonjeruk 12 4 3,0
20 Puyung 7 27 0,3
21 PRINGGARATA Pringgarata 30 23 1,3
22 Bagu - 3 0,0
23 BATUKLIANG Mantang 2 - 0,0
24 Aik Darek - - 0,0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 8 28 0,3
JUMLAH (KAB/ KOTA) 273 666 0,4

Sumber: Laporan Tahunan YANKES Tahun 2016


TABEL 51

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

UPAYA KESEHATAN GIGI SEKOLAH

JUMLAH JUMLAH JUMLAH MURID SD/MI MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH SD/MI DGN SD/MI
% %
SD/MI SIKAT GIGI MENDAPAT
MASSAL YAN. GIGI
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 PRAYA BARAT Penujak 32 0,0 32 100,0 200 237 437 195 97,5 210 88,6 405 92,7 784 ##### ##### 387 49,4
2 Mangkung 34 0,0 34 100,0 94 99 193 94 100,0 99 100,0 193 100,0 314 ##### ##### 157 50,0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 37 0,0 37 100,0 582 568 1.150 582 100,0 568 100,0 1.150 100,0 1.139 ##### ##### 569 50,0
4 Batu Jangkih 30 0,0 30 100,0 226 234 460 153 67,7 185 79,1 338 73,5 570 ##### ##### 285 50,0
5 PUJUT Sengkol 42 0,0 42 100,0 493 510 1.003 493 100,0 500 98,0 993 99,0 1.900 ##### ##### 950 50,0
6 Kuta 33 0,0 33 100,0 447 438 885 447 100,0 438 100,0 885 100,0 1.611 ##### ##### 805 50,0
7 Teruwai 26 0,0 26 100,0 294 253 547 294 100,0 253 100,0 547 100,0 810 ##### ##### 400 49,4
8 PRAYA TIMUR Mujur 32 0,0 32 100,0 248 206 454 248 100,0 205 99,5 453 99,8 788 ##### ##### 390 49,5
9 Ganti 30 0,0 30 100,0 595 631 1.226 540 90,8 605 95,9 1.145 93,4 2.250 ##### ##### 1.125 50,0
10 JANAPRIA Janapria 38 0,0 38 100,0 485 485 970 485 100,0 485 100,0 970 100,0 970 ##### ##### 485 50,0
11 Langko 35 0,0 35 100,0 403 439 842 403 100,0 392 89,3 795 94,4 1.493 ##### ##### 744 49,8
12 KOPANG Kopang 48 0,0 48 100,0 952 959 1.911 952 100,0 959 100,0 1.911 100,0 2.608 ##### ##### 1.304 50,0
13 Muncan 25 0,0 25 100,0 326 322 648 286 87,7 283 87,9 569 87,8 1.074 ##### ##### 537 50,0
14 PRAYA Praya 48 0,0 48 100,0 798 817 1.615 787 98,6 816 99,9 1.603 99,3 2.655 ##### ##### 1.328 50,0
15 Aik Mual 42 0,0 42 100,0 468 468 936 468 100,0 468 100,0 936 100,0 1.634 ##### ##### 814 49,8
16 PRAYA TENGAH Pengadang 35 0,0 35 100,0 363 347 710 363 100,0 347 100,0 710 100,0 1.345 ##### ##### 672 50,0
17 Batunyala 25 0,0 25 100,0 356 365 721 355 99,7 355 97,3 710 98,5 710 ##### ##### 355 50,0
18 JONGGAT Ubung 31 0,0 31 100,0 235 235 470 226 96,2 235 100,0 461 98,1 764 ##### ##### 382 50,0
19 Bonjeruk 23 0,0 23 100,0 254 253 507 254 100,0 253 100,0 507 100,0 1.012 ##### ##### 506 50,0
20 Puyung 24 0,0 24 100,0 318 265 583 318 100,0 265 100,0 583 100,0 1.100 ##### ##### 550 50,0
21 PRINGGARATA Pringgarata 35 0,0 35 100,0 300 310 610 250 83,3 310 100,0 560 91,8 1.034 ##### ##### 510 49,3
22 Bagu 32 0,0 32 100,0 390 391 781 253 64,9 334 85,4 587 75,2 786 ##### ##### 393 50,0
23 BATUKLIANG Mantang 36 0,0 36 100,0 451 552 1.003 444 98,4 542 98,2 986 98,3 1.802 ##### ##### 900 49,9
24 Aik Darek 29 0,0 29 100,0 401 401 802 220 54,9 223 55,6 443 55,2 815 ##### ##### 401 49,2
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 52 0,0 52 100,0 584 608 608 584 584,0 606 606,0 1.190 195,7 1.546 ##### ##### 763 49,4
JUMLAH (KAB/ KOTA) 854 854 10.263 10.393 20.072 9.694 94,5 9.936 95,6 19.630 97,8 - - 31.514 - ##### - ##### 15.712 49,9

Sumber: Laporan Tahunan PSDPK Tahun 2016


TABEL 52

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

USILA (60TAHUN+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 PRAYA BARAT Penujak 1348 1433 2781 1300 96,44 529 36,92 1829 65,77
2 Mangkung 764 687 1451 470 61,52 530 77,15 1000 68,92
3 PRAYA BARAT DAYADarek 808 900 1708 780 96,53 890 98,89 1670 97,78
4 Batu Jangkih 407 421 828 400 98,28 208 49,41 608 73,43
5 PUJUT Sengkol 1396 1962 3358 1100 78,80 1246 63,51 2346 69,86
6 Kuta 1021 1226 2247 900 88,15 545 44,45 1445 64,31
7 Teruwai 709 864 1573 700 98,73 860 99,54 1560 99,17
8 PRAYA TIMUR Mujur 808 879 1687 800 99,01 376 42,78 1176 69,71
9 Ganti 823 881 1704 820 99,64 417 47,33 1237 72,59
10 JANAPRIA Janapria 1082 1155 2237 900 83,18 1041 90,13 1941 86,77
11 Langko 700 742 1442 600 85,71 446 60,11 1046 72,54
12 KOPANG Kopang 1749 1918 3667 1700 97,20 900 46,92 2600 70,90
13 Muncan 1197 1158 2355 511 42,69 1000 86,36 1511 64,16
14 PRAYA Praya 1929 2575 4504 1900 98,50 2500 97,09 4400 97,69
15 Aik Mual 1516 1679 3195 700 46,17 980 58,37 1680 52,58
16 PRAYA TENGAH Pengadang 683 707 1390 680 99,56 700 99,01 1380 99,28
17 Batunyala 857 705 1562 500 58,34 500 70,92 1000 64,02
18 JONGGAT Ubung 1240 1190 2430 1035 83,47 1100 92,44 2135 87,86
19 Bonjeruk 872 1033 1905 312 35,78 1000 96,81 1312 68,87
20 Puyung 962 980 1942 700 72,77 1093 111,53 1793 92,33
21 PRINGGARATA Pringgarata 1276 1477 2753 1200 94,04 1470 99,53 2670 96,99
22 Bagu 1035 1225 2260 575 55,56 800 65,31 1375 60,84
23 BATUKLIANG Mantang 1314 1491 2805 1211 92,16 1400 93,90 2611 93,08
24 Aik Darek 1261 1414 2675 471 37,35 1400 99,01 1871 69,94
25 BATUKLIANG UTARATeratak 1605 1716 3321 550 34,27 1700 99,07 2250 67,75
JUMLAH (KAB/KOTA) 27.362 30.418 57.780 20.815 76,07 23.631 77,69 44.446 76,92

Sumber: Laporan Tahunan LANSIA Tahun 2016


TABEL 53

CAKUPAN JAMINAN KESEHATAN PENDUDUK MENURUT JENIS JAMINAN DAN JENIS KELAMIN
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PESERTA JAMINAN KESEHATAN


NO JENIS JAMINAN KESEHATAN JUMLAH %
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8

1 JAMKESMAS 0 0 432.921 0,00 0,00 48,51

2 Non PBI ( Askes, Pensiunan, POLRI, TNI, Eks Jamsostek DLL)PER 31 September 2015 0 0 76.974 0,00 0,00 8,62

3 JAMKESDA 0,00 0,00 0,00

JKN (PBI ) NTB 0 0 26.766 0,00 0,00 3,00

JKN (PBI) LOMBOK TENGAH 0 0 1.741 0,00 0,00 0,20

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 538.402 0,00 0,00 59,81

Sumber: Laporan Tahunan PSDPK Tahun 2016


TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


NO SARANA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 PUSKESMAS
1 Penujak 5.902 8.885 14.787 196 201 397 153 56 209
2 Mangkung 3.386 7.582 10.968 144 180 324 22 21 43
3 Darek 6.023 10.051 16.074 195 199 394 92 63 155
4 Batu Jangkih 1.106 1.228 2.334 179 194 373 4 4
5 Sengkol 7.760 18.334 26.094 314 688 1.002 46 16 62
6 Kuta 0 404 450 854 89 25 114
7 Teruwai 4.291 5.961 10.252 0 0
8 Mujur 14.716 18.140 32.856 180 261 441 37 24 61
9 Ganti 3.807 4.501 8.308 53 38 91 7 2 9
10 Janapria 6.016 9.258 15.274 117 138 255 49 4 53
11 Langko 0 138 201 339 6 1 7
12 Kopang 10.731 13.587 24.318 613 761 1.374 0
13 Muncan 3.282 5.322 8.604 164 209 373 15 15 30
14 Praya 16.969 21.273 38.242 181 255 436 86 27 113
15 Aik Mual 5.922 12.803 18.725 226 323 549 16 3 19
16 Pengadang 9.147 16.490 25.637 166 204 370 0
17 Batunyala 4.055 8.955 13.010 81 138 219 0
18 Ubung 8.859 18.760 27.619 380 421 801 14 1 15
19 Bonjeruk 6.601 20.304 26.905 95 115 210 31 42 73
20 Puyung 7.987 16.433 24.420 160 214 374 91 50 141
21 Pringgarata 1.288 3.918 5.206 596 747 1.343 84 54 138
22 Bagu 13.007 26.879 39.886 274 362 636 39 10 49
23 Mantang 10.432 22.445 32.877 570 710 1.280 33 9 42
24 Aik Darek 4.828 16.513 21.341 354 393 747 6 1 7
25 Teratak 3.844 4.825 8.669 116 161 277 46 90 136
SUB JUMLAH I 159.959 292.447 452.406 5.896 7.563 13.459 966 514 1.480
1 RSUD Praya 50.720 50.720 15.507 15.507 0
2 RS …. 0 0 0
3 RS …. 0 0 0
4 RS …. 0 0 0
0 0 0
SUB JUMLAH II 50.720 0 50.720 15.507 0 15.507 0 0 0
1 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0
2 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0
3 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0
4 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0
0 0 0
SUB JUMLAH III 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 210.679 292.447 503.126 21.403 7.563 28.966 966 514 1.480
JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA 435.891 486.063 921.955 435.891 486.063 921.955
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 48,3 60,2 54,6 4,9 1,6 3,1

Sumber: Laporan Tahunan YANKES Tahun 2016


TABEL 55

ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PASIEN KELUAR PASIEN KELUAR MATI


NAMA RUMAH JUMLAH PASIEN KELUAR MATI GDR NDR
NO (HIDUP + MATI) ≥ 48 JAM DIRAWAT
SAKITa TEMPAT TIDUR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 RSUD PRAYA 190 7.000 8.507 15.507 309 353 662 153 200 353 44,1 41,5 42,7 21,9 23,5 22,8
2 RSI YATOFA 112 1.499 2.000 3.499 - - - - - - - -
3 - - -
4 - - -
5 - - -
6 - - -
7 - - -
8 - - -
9 - - -
10 - - -
11 - - -
12 - - -
13 - - -
14 - - -
15 - - -
16 - - -
17 - - -
18 - - -
19 - - -
20 - - -

KABUPATEN/KOTA 302 8.499 ##### 19.006 309 353 662 153 200 353 3,6 3,4 34,8 1,8 1,9 18,6

Sumber: Laporan Tahunan YANKES Tahun 2016


Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
TABEL 56

INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

NAMA RUMAH JUMLAH PASIEN KELUAR JUMLAH HARI JUMLAH LAMA


NO a BOR (%) BTO (KALI) TOI (HARI) ALOS (HARI)
SAKIT TEMPAT TIDUR (HIDUP + MATI) PERAWATAN DIRAWAT

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 RSUD PRAYA 190 15.507 52.243 51.951 75,3 81,6 1,1 3,4
2 RSI YATOFA 112 3.499 13.045 31,9 31,2 8,0 0,0
3 0 0 -
4 0 0 -
5 0 0 -
6 0 0 -
7 0 0 -
8 0 0 -
9 0 0 -
10 0 0 -
11 0 0 -
12 0 0 -
13 0 0 -
14 0 0 -
15 0 0 -
16 0 0 -
17 0 0 -
18 0 0 -
19 0 0 -
20 0 0 -

KABUPATEN/KOTA 302 19006 65.288 51.951 59,23 62,93 2,36 2,73

Sumber: Laporan Tahunan YANKES Tahun 2016


Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
TABEL 57

PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (BER-PHBS) MENURUT
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

RUMAH TANGGA
NO PUSKESMAS JUMLAH JUMLAH
JUMLAH % DIPANTAU % BER- PHBS
DIPANTAU BER- PHBS
1 3 4 5 6 7 8
1 Penujak 11579 210 1,8 17 8,1
2 Mangkung 9855 210 2,1 89 42,4
3 Darek 6127 210 3,4 20 9,5
4 Batu Jangkih 10380 210 2,0 - -
5 Sengkol 11946 210 1,8 59 28,1
6 Kuta 8846 210 2,4 80 38,1
7 Teruwai 8968 210 2,3 39 18,6
8 Mujur 9720 210 2,2 63 30,0
9 Ganti 10415 210 2,0 53 25,2
10 Janapria 12488 210 1,7 14 6,7
11 Langko 10381 210 2,0 51 24,3
12 Kopang 13868 400 2,9 205 51,3
13 Muncan 9705 210 2,2 68 32,4
14 Praya 18123 210 1,2 103 49,0
15 Aik Mual 12189 210 1,7 68 32,4
16 Pengadang 9630 210 2,2 27 12,9
17 Batunyala 9286 210 2,3 71 33,8
18 Ubung 11401 210 1,8 57 27,1
19 Bonjeruk 7843 210 2,7 77 36,7
20 Puyung 9632 210 2,2 99 47,1
21 Pringgarata 10958 280 2,6 40 14,3
22 Bagu 8657 210 2,4 68 32,4
23 Mantang 12218 210 1,7 101 48,1
24 Aik Darek 10661 210 2,0 28 13,3
25 Teratak 15006 210 1,4 13 6,2
JUMLAH (KAB/KOTA) 269.882 5.510 2,0 1.510 27,4

Sumber: Laporan TahunanPSDPK Tahun 2016


TABEL 58

PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

2015 2016
JUMLAH RUMAH MEMENUHI SYARAT JUMLAH RUMAH DIBINA MEMENUHI RUMAH MEMENUHI SYARAT
RUMAH YANG RUMAH DIBINA
NO KECAMATAN PUSKESMAS SELURUH (RUMAH SEHAT) SYARAT (RUMAH SEHAT)
RUMAH BELUM
JUMLAH % MEMENUHI JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
SYARAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 PRAYA BARAT Penujak 13.467 8.272 61,42 5.195 1.592 30,64 356 22,36 8.628 64,07
2 Mangkung 7.650 3.968 51,87 3.682 984 26,72 158 16,06 4.126 53,93
3 PRAYA BARAT Darek 13.109 6.289 48,00 6.820 3.000 43,99 385 12,83 6.674 50,91
4 Batu Jangkih 7.919 4.032 50,92 3.887 1.225 31,52 85 6,94 4.117 51,99
5 PUJUT Sengkol 16.119 13.248 82,19 2.871 768 26,75 125 16,28 13.373 82,96
6 Kuta 12.055 6.123 50,79 5.932 1.470 24,78 68 4,63 6.191 51,36
7 Teruwai 8.016 5.209 64,98 2.807 736 26,22 79 10,73 5.288 65,97
8 PRAYA TIMUR Mujur 11.837 9.027 76,93 2.810 1.335 47,51 115 8,61 9.142 77,23
9 Ganti 9.992 5.560 55,64 4.432 1.990 44,90 55 2,76 5.615 56,19
10 JANAPRIA Janapria 14.808 10.690 72,19 4.118 1.572 38,17 117 7,44 10.807 72,98
11 Langko 12.793 6.315 49,36 6.478 2.362 36,46 322 13,63 6.637 51,88
12 KOPANG Kopang 14.658 12.540 85,64 2.118 722 34,09 152 21,05 12.692 86,59
13 Muncan 13.362 9.455 70,76 3.907 1.219 31,20 88 7,22 9.543 71,42
14 PRAYA Praya 19.079 17.380 94,02 1.699 1.699 100,00 886 52,15 18.266 95,74
15 Aik Mual 12.177 7.218 59,28 4.959 1.805 36,40 1.225 67,87 8.443 69,34
16 PRAYA TENGAH Pengadang 11.699 7.695 65,77 4.004 1.216 30,37 526 43,26 8.221 70,27
17 Batunyala 9.388 6.907 73,57 2.481 966 38,94 292 30,23 7.199 76,68
18 JONGGAT Ubung 11.053 8.062 72,94 2.991 804 26,88 195 24,25 8.257 74,70
19 Bonjeruk 9.691 8.616 88,91 1.075 576 53,58 37 6,42 8.653 89,29
20 Puyung 10.438 8.365 80,19 2.073 624 30,10 123 19,71 8.488 81,32
21 PRINGGARATA Pringgarata 11.847 7.133 60,21 4.714 1.200 25,46 76 6,33 7.209 60,85
22 Bagu 11.011 7.165 65,07 3.846 690 17,94 552 80,00 7.717 70,08
23 BATUKLIANG Mantang 12.861 11.986 93,20 875 875 100,00 75 8,57 12.061 93,78
24 Aik Darek 11.238 8.782 81,63 2.456 1.835 74,71 425 23,16 9.207 81,93
25 BATUKLIANG Teratak 15.838 9.529 60,17 6.309 1.350 21,40 51 3,78 9.580 60,49
JUMLAH (KAB/KOTA) 302.105 209.566 69,37 92.539 32.615 35,24 6568 20,14 216.134 71,54

Sumber: Laporan Tahunan PL Tahun 2016


TABEL 59

PENDUDUK DENGAN AKSES BERKELANJUTAN TERHADAP AIR MINUM BERKUALITAS (LAYAK) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

BUKAN JARINGAN PERPIPAAN


PENDUDUK DENGAN
AKSES
PERPIPAAN (PDAM,BPSPAM) BERKELANJUTAN
SUMUR GALI TERLINDUNG SUMUR GALI DENGAN POMPA SUMUR BOR DENGAN POMPA TERMINAL AIR MATA AIR TERLINDUNG PENAMPUNGAN AIR HUJAN TERHADAP AIR MINUM
LAYAK

NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDUDUK


MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT
SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 PRAYA BARAT Penujak 36822 3.266 16.250 1.920 9.600 0 0 0 0 33 400 33 400 0 0 0 0 1 257 1 257 - 0 0 0 3.390 15.679 3.390 15.679 25936 70,44
2 Mangkung 37299 4.040 18.345 2.117 18.155 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 905 5.409 905 5.409 23564 63,17
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 35142 2.568 18.629 1244 15.958 0 0 0 0 14 581 14 581 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1112 4.448 1103 4.412 20951 59,62
4 Batu Jangkih 19798 3.379 10.942 2644 8.741 0 0 0 0 4 387 4 387 0 0 0 0 48 240 27 145 64 74 64 74 0 0 0 0 9347 47,21
5 PUJUT Sengkol 46784 3.571 28.138 3.561 25.430 111 636 111 636 135 357 135 357 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4.319 11.293 4.319 11.293 37716 80,62
6 Kuta 33543 2.245 10.380 2.045 10.180 0 0 0 0 110 1.987 110 1.987 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 1.199 5.995 1.199 5.995 18162 54,15
7 Teruwai 23504 1.635 6.540 1495 3.145 0 0 0 0 478 1.912 478 1.912 0 0 0 0 0 0 0 0 388 2.328 434 2.604 851 4.255 446 4.255 11916 50,70
8 PRAYA TIMUR Mujur 32414 4.703 28.218 3582 21.753 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 20 0 0 3 0 0 0 545 2.725 545 2.725 24478 75,52
9 Ganti 34732 1.935 6.124 1.577 5.914 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1.312 13.728 1.312 13.728 19642 56,55
10 JANAPRIA Janapria 41101 2.704 28.596 2004 22.560 0 0 0 0 7 1.642 7 1.642 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 355 5.887 355 5.887 30089 73,21
11 Langko 34165 4.164 29.814 2415 20.065 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 541 6.351 541 6.351 26416 77,32
12 KOPANG Kopang 47624 5.142 22.932 3630 17.076 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 5565 24.186 5565 24.186 41262 86,64
13 Muncan 33330 1.375 9.725 1.396 9.287 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 2.209 13.527 2.209 13.527 22814 68,45
14 PRAYA Praya 66351 4.944 23.887 4.257 18.209 0 0 0 0 7 275 7 275 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 8.661 36.540 8.661 36.540 55024 82,93
15 Aik Mual 44628 1.575 29.168 1.142 28.010 0 0 0 0 2 395 2 395 0 0 0 0 4 60 4 60 - 0 0 0 958 5.748 958 5.948 34413 77,11
16 PRAYA TENGAH Pengadang 32690 5.883 21.613 5.833 19.533 0 0 0 0 5 150 5 150 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 849 3.396 849 3.396 23079 70,60
17 Batunyala 31524 3.534 18.245 2.387 15.035 0 0 0 0 3 475 3 475 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 856 9.111 856 9.111 24621 78,10
18 JONGGAT Ubung 37743 8.679 25.075 7.279 23.053 0 0 0 0 15 225 15 225 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 1.134 5.032 1.134 5.032 28310 75,01
19 Bonjeruk 25969 1.915 21.953 1.515 18.562 0 0 0 0 2 245 2 245 0 0 0 0 6 22 0 0 - 0 0 0 247 735 247 735 19542 75,25
20 Puyung 31891 5.721 21.410 5029 18.035 0 0 0 0 6 60 6 60 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 1369 7.489 1247 7.489 25584 80,22
21 PRINGGARATA Pringgarata 37781 8.445 20.031 7805 19.895 0 0 0 0 2 120 2 120 0 0 0 0 1 30 1 30 - 0 0 0 351 756 351 756 20801 55,06
22 Bagu 29850 3.882 13.503 3.778 12.615 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 2.127 9.254 2.127 9.254 21869 73,26
23 BATUKLIANG Mantang 40852 2.830 16.584 2.530 12.378 0 0 0 0 1 88 1 88 0 0 0 0 1 40 1 40 - 0 0 0 3.723 19.519 3.723 19.519 32025 78,39
24 Aik Darek 35649 2.988 18.318 2.060 13.190 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 2.364 14.492 2.274 13.369 26559 74,50
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 50770 806 26.455 768 25.505 0 0 0 0 1 136 1 136 0 0 0 0 41 445 41 445 - 0 0 0 4.975 10.027 4.975 10.027 36113 71,13
JUMLAH (KAB/KOTA) 921.955 91.929 490875 74013 411884 111 636 111 636 825 9435 825 9435 0 0 0 0 103 1114 75 977 455 2402 498 2678 49917 235582 49291 234623 660233 71,61

Sumber: Laporan Tahunan PL Tahun 2016 102 407 1492 407 1492 47098 185634 46798 184660212 660212
TABEL 60

PERSENTASE KUALITAS AIR MINUM DI PENYELENGGARA AIR MINUM YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH MEMENUHI SYARAT


JUMLAH SAMPEL (FISIK, BAKTERIOLOGI, DAN KIMIA)
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENYELENGGARA
DIPERIKSA
AIR MINUM
JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7
1 PRAYA BARAT Penujak 6 4 4 66,67
2 Mangkung 1 0 0 0,00
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 8 1 1 12,50
4 Batu Jangkih 2 0 0 0,00
5 PUJUT Sengkol 10 1 1 10,00
6 Kuta 5 0 0 0,00
7 Teruwai 5 4 4 80,00
8 PRAYA TIMUR Mujur 7 6 6 85,71
9 Ganti 5 2 2 40,00
10 JANAPRIA Janapria 2 1 1 50,00
11 Langko 3 3 3 100,00
12 KOPANG Kopang 3 2 2 66,67
13 Muncan 5 4 3 60,00
14 PRAYA Praya 11 7 7 63,64
15 Aik Mual 3 0 0 0,00
16 PRAYA TENGAH Pengadang 5 4 4 80,00
17 Batunyala 5 4 4 80,00
18 JONGGAT Ubung 6 3 3 50,00
19 Bonjeruk 4 0 0 0,00
20 Puyung 8 3 3 37,50
21 PRINGGARATA Pringgarata 3 0 0 0,00
22 Bagu 0 0 0 #DIV/0!
23 BATUKLIANG Mantang 2 0 0 0,00
24 Aik Darek 0 0 0 #DIV/0!
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 2 0 0 0,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 111 49 48 97,96

Sumber: Laporan Tahunan PL Tahun 2016


TABEL 61

PENDUDUK DENGAN AKSES TERHADAP FASILITAS SANITASI YANG LAYAK (JAMBAN SEHAT) MENURUT JENIS JAMBAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JENIS SARANA JAMBAN PENDUDUK


KOMUNAL LEHER ANGSA PLENGSENGAN CEMPLUNG DENGAN AKSES
SANITASI LAYAK
PENDUDUK

MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT


JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
JUMLAH

(JAMBAN SEHAT)

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK
NO PUSKESMAS
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
JUMLAH %

1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 Penujak 36822 - - - - #DIV/0! 7.103 27.247 6.913 24.027 88,18 - - - - #DIV/0! 4 20 4 20 100,00 24.047 65,31
2 Mangkung 37299 - - - - #DIV/0! 3.887 20.089 3.835 19.598 97,56 - - - - #DIV/0! 146 854 146 854 100,00 20.452 54,83
3 Darek 35142 - - - - #DIV/0! 3.160 20.509 3.160 19.509 95,12 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 19.509 55,51
4 Batu Jangkih 19798 - - - - #DIV/0! 2.891 11.004 2.199 10.312 93,71 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 10.312 52,09
5 Sengkol 46784 - - - - #DIV/0! 11.873 39.135 11.867 38.659 98,78 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 38.659 82,63
6 Kuta 33543 - - - - #DIV/0! 5.304 24.795 3.892 23.383 94,31 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 23.383 69,71
7 Teruwai 23504 - - - - #DIV/0! 5.090 14.372 3.494 12.776 88,90 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 12.776 54,36
8 Mujur 32414 - - - - #DIV/0! 9.177 28.475 8.503 27.491 96,54 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 27.491 84,81
9 Ganti 34732 - - - - #DIV/0! 5.050 19.457 3.190 18.978 97,54 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 18.978 54,64
10 Janapria 41101 - - - - #DIV/0! 9.797 28.819 6.376 28.071 97,40 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 28.071 68,30
11 Langko 34165 - - - - #DIV/0! 5.516 20.029 4.829 17.452 87,13 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 17.452 51,08
12 Kopang 47624 - - - - #DIV/0! 11.938 46.537 11.938 46.537 100,00 - - - - #DIV/0! 971 1.087 971 1.087 100,00 47.624 100,00
13 Muncan 33330 - - - - #DIV/0! 11.045 31.138 9.713 30.599 98,27 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 30.599 91,81
14 Praya 66351 - - - - #DIV/0! 18.239 66.351 12.828 66.351 100,00 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 66.351 100,00
15 Aik Mual 44628 100 495 100 495 100 8.782 39.333 7.729 38.133 96,95 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 38.628 86,56
16 Pengadang 32690 - - - - #DIV/0! 5.924 26.593 5.524 26.093 98,12 - - - - #DIV/0! 421 1.263 421 1.263 100,00 27.356 83,68
17 Batunyala 31524 2 100 2 100 100 6.444 26.262 5.567 25.515 97,16 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 25.615 81,25
18 Ubung 37743 - - - - #DIV/0! 7.329 31.610 4.910 30.107 95,25 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 30.107 79,77
19 Bonjeruk 25969 - - - - #DIV/0! 5.799 25.969 5.799 25.969 100,00 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 25.969 100,00
20 Puyung 31891 2 347 2 347 100 7.983 27.824 5.581 25.867 92,97 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 26.214 82,20
21 Pringgarata 37781 - - - - #DIV/0! 7.983 27.250 5.581 22.053 80,93 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 22.053 58,37
22 Bagu 29850 - - - - #DIV/0! 5.532 26.360 4.086 20.900 79,29 - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 20.900 70,02
23 Mantang 40852 2 149 2 149 100 7.705 34.388 7.673 33.658 97,88 - - - - #DIV/0! 1.390 5.046 1.252 5.046 100,00 38.853 95,11
24 Aik Darek 35649 - - - - #DIV/0! 7.302 30.437 7.097 29.290 96,23 - - - - #DIV/0! 308 690 308 690 100,00 29.980 84,10
25 Teratak 50770 - - - - #DIV/0! 6.582 39.074 4.431 30.007 76,80 - - - - #DIV/0! 177 105 139 695 661,90 30.702 60,47
JUMLAH (KAB/KOT 921.955 106 #### 106 1.091 100 187.435 733.057 156.715 691.335 94,31 - - - - #DIV/0! 3.417 9.065 3.241 9.655 106,5 702.081 76,2

Sumber: Laporan Tahunan PL Tahun 2016


TABEL 62

DESA YANG MELAKSANAKAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM)


JUMLAH DESA/ DESA MELAKSANAKAN DESA STOP BABS
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA STBM
KELURAHAN STBM (SBS)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 PRAYA BARAT Penujak 5 5 100 1 20,00 0 0
2 Mangkung 5 5 100 0 0,00 0 0
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 7 7 100 0 0,00 0 0
4 Batu Jangkih 4 4 100 0 0,00 0 0
5 PUJUT Sengkol 6 6 100 3 50,00 0 0
6 Kuta 5 5 100 0 0,00 0 0
7 Teruwai 5 5 100 0 0,00 0 0
8 PRAYA TIMUR Mujur 5 5 100 2 40,00 0 0
9 Ganti 5 5 100 0 0,00 0 0
10 JANAPRIA Janapria 6 6 100 1 16,67 0 0
11 Langko 6 6 100 1 16,67 0 0
12 KOPANG Kopang 6 6 100 6 100,00 0 0
13 Muncan 5 5 100 3 60,00 0 0
14 PRAYA Praya 9 9 100 9 100,00 0 0
15 Aik Mual 6 6 100 3 50,00 0 0
16 PRAYA TENGAH Pengadang 7 7 100 4 57,14 0 0
17 Batunyala 5 5 100 2 40,00 0 0
18 JONGGAT Ubung 5 5 100 2 40,00 0 0
19 Bonjeruk 4 4 100 4 100,00 0 0
20 Puyung 4 4 100 1 25,00 0 0
21 PRINGGARATA Pringgarata 6 6 100 0 0,00 0 0
22 Bagu 5 5 100 2 40,00 0 0
23 BATUKLIANG Mantang 5 5 100 3 60,00 0 0
24 Aik Darek 5 5 100 2 40,00 0 0
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 8 8 100 1 12,50 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 139 139 100,0 50,0 35,97 0 0

Sumber: Laporan Tahunan PL Tahun 2016


TABEL 63

PERSENTASE TEMPAT-TEMPAT UMUM MEMENUHI SYARAT KESEHATAN MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

TEMPAT-TEMPAT UMUM
YANG ADA MEMENUHI SYARAT KESEHATAN

SARANA PENDIDIKAN SARANA KESEHATAN HOTEL


SARANA TEMPAT-TEMPAT
SARANA PENDIDIKAN HOTEL
KESEHATAN UMUM

JUMLAH TTU
RUMAH SAKIT
NO KECAMATAN PUSKESMAS SD SLTP SLTA PUSKESMAS BINTANG NON BINTANG
UMUM

SAKIT UMUM
PUSKESMAS

BINTANG

BINTANG

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
RUMAH
SLTP

SLTA

NON
SD

%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

1 PRAYA BARAT Penujak 31 12 9 1 3 56 15 48,39 5 41,67 4 44,44 1 100,00 - - - - - - 25 44,64

2 Mangkung 44 23 2 1 70 19 55,88 3 100,00 1 50,00 1 100,00 - - - - - - 24 34,29

3 PRAYA BARAT DAYA Darek 41 12 6 1 60 25 67,57 6 40,00 6 85,71 1 100,00 - - - - - - 38 63,33

4 Batu Jangkih 30 11 6 1 48 14 46,67 2 16,67 2 50,00 1 100,00 - - - - - - 19 39,58

5 PUJUT Sengkol 44 19 14 1 78 35 83,33 12 120,00 7 140,00 1 100,00 - - - - - - 55 70,51

6 Kuta 34 15 5 1 3 29 87 24 72,73 6 46,15 4 80,00 1 100,00 - - - - - - 64 73,56

7 Teruwai 27 7 4 1 39 24 92,31 5 125,00 1 50,00 1 100,00 - - - - - - 31 79,49

8 PRAYA TIMUR Mujur 32 12 9 1 54 20 62,50 5 45,45 2 22,22 1 100,00 - - - - - - 28 51,85

9 Ganti 38 10 8 1 57 26 86,67 7 58,33 3 75,00 1 100,00 - - - - - - 37 64,91

10 JANAPRIA Janapria 38 10 8 1 57 22 57,89 9 60,00 6 75,00 1 100,00 - - - - - - 38 66,67

11 Langko 35 13 7 1 56 31 88,57 8 88,89 4 100,00 1 100,00 - - - - - - 44 78,57

12 KOPANG Kopang 49 21 10 1 81 35 72,92 12 63,16 9 100,00 1 - - - - - - - 57 70,37

13 Muncan 25 9 2 1 37 20 80,00 9 90,00 2 50,00 1 #DIV/0! - - - - - - 32 86,49

14 PRAYA Praya 49 21 20 1 1 2 2 96 48 97,96 13 59,09 11 55,00 1 #DIV/0! 1 100 - - - - 76 79,17

15 Aik Mual 44 21 19 1 1 86 23 54,76 6 27,27 2 12,50 1 100,00 1 100 - - - - 33 38,37

16 PRAYA TENGAH Pengadang 35 9 5 1 50 25 71,43 8 80,00 2 25,00 1 100,00 - - - - - - 36 72,00

17 Batunyala 27 12 7 1 47 12 48,00 2 16,67 2 25,00 1 100,00 - - - - - - 17 36,17

18 JONGGAT Ubung 31 6 3 1 41 19 61,29 4 100,00 2 50,00 1 100,00 - - - - - - 26 63,41

19 Bonjeruk 23 4 3 1 31 12 52,17 1 25,00 1 50,00 1 100,00 - - - - - - 15 48,39

20 Puyung 24 6 3 1 34 17 70,83 4 66,67 1 33,33 1 #DIV/0! - - - - - - 23 67,65

21 PRINGGARATA Pringgarata 36 3 1 1 41 20 57,14 3 30,00 1 12,50 1 100,00 - - - - - - 25 60,98

22 Bagu 31 13 8 1 53 15 46,88 4 30,77 3 33,33 1 100,00 - - - - - - 23 43,40

23 BATUKLIANG Mantang 36 14 4 1 55 30 83,33 10 76,92 2 50,00 1 100,00 - - - - - - 43 78,18

24 Aik Darek 32 14 10 1 57 20 68,97 10 76,92 6 54,55 1 100,00 - - - - - - 37 64,91

25 BATUKLIANG UTARA Teratak 54 23 14 1 92 47 90,38 20 83,33 9 81,82 1 #DIV/0! - - - - - - 77 83,70


JUMLAH (KAB/KOTA) 890 320 187 25 2 8 31 1.463 598 67,2 174,0 54,4 93,0 49,7 25,0 100,0 2,0 100,0 - - - - 892,0 61,0

Sumber: Laporan Tahunan PL Tahun 2016 20 1 3 889


TABEL 64

TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN (TPM) MENURUT STATUS HIGIENE SANITASI


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

TPM MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI TPM TIDAK MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI
JUMLAH RUMAH DEPOT AIR RUMAH DEPOT AIR
NO KECAMATAN PUSKESMAS MAKANAN MAKANAN
TPM JASA BOGA MAKAN/ MINUM TOTAL % JASA BOGA MAKAN/ MINUM TOTAL %
JAJANAN JAJANAN
RESTORAN (DAM) RESTORAN (DAM)
1 2 3 4 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 PRAYA BARAT Penujak 9


3 3
3 0 9 100,00 0 0 0 0 0 0,00

2 Mangkung 8
4 0
0 4 8 100,00 0 0 0 0 0 0,00

3 PRAYA BARAT DAYA Darek 34


0 2
6 17 25 73,53 0 0 0 9 9 26,47

4 Batu Jangkih 15
2 2
1 10 15 100,00 0 0 0 0 0 0,00

5 PUJUT Sengkol 52
10 24
4 14 52 100,00 0 0 0 0 0 0,00

6 Kuta 79
16 38
3 22 79 100,00 0 0 0 0 0 0,00

7 Teruwai 7
1 1
3 1 6 85,71 0 0 0 1 1 14,29

8 PRAYA TIMUR Mujur 12


3 3
3 0 9 75,00 0 0 0 3 3 25,00

9 Ganti 8
2 2
3 0 7 87,50 0 0 0 1 1 12,50

10 JANAPRIA Janapria 10
5 5
0 0 10 100,00 0 0 0 0 0 0,00

11 Langko 4
2 2
0 0 4 100,00 0 0 0 0 0 0,00

12 KOPANG Kopang 46
4 4
2 36 46 100,00 0 0 0 0 0 0,00

13 Muncan 9
2 2
2 3 9 100,00 0 0 0 0 0 0,00

14 PRAYA Praya 95
16 22
12 45 95 100,00 0 0 0 0 0 0,00

15 Aik Mual 17
4 4
2 7 17 100,00 0 0 0 0 0 0,00

16 PRAYA TENGAH Pengadang 41


3 3
3 32 41 100,00 0 0 0 0 0 0,00

17 Batunyala 30
9 9
2 10 30 100,00 0 0 0 0 0 0,00

18 JONGGAT Ubung 33
15 12
3 3 33 100,00 0 0 0 0 0 0,00

19 Bonjeruk 29
7 7
2 13 29 100,00 0 0 0 0 0 0,00

20 Puyung 22
9 9
4 0 22 100,00 0 0 0 0 0 0,00

21 PRINGGARATA Pringgarata 7
3 3
1 0 7 100,00 0 0 0 0 0 0,00

22 Bagu 10
2 2
0 6 10 100,00 0 0 0 0 0 0,00

23 BATUKLIANG Mantang 23
7 7
1 8 23 100,00 0 0 0 0 0 0,00

24 Aik Darek 27
9 13
1 4 27 100,00 0 0 0 0 0 0,00

25 BATUKLIANG UTARA Teratak 23


5 5
3 10 23 100,00 0 0 0 0 0 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 650 143 184 64 245 636 97,85 0 0 0 14 14 2,15

Sumber: Laporan Tahunan yankes Tahun 2016


TABEL 65

TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN DIBINA DAN DIUJI PETIK


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

JUMLAH TPM
JUMLAH TPM DIBINA JUMLAH TPM DIUJI PETIK

TPM DIUJI PETIK


MEMENUHI
PERSENTASE

PERSENTASE
JUMLAH TPM

HIGIENE
SYARAT
TPM DIBINA
MEMENUHI

MINUM (DAM)

MINUM (DAM)
JASA BOGA

JASA BOGA
RESTORAN

RESTORAN
DEPOT AIR

DEPOT AIR
SYARAT

MAKANAN

MAKANAN
JAJANAN

JAJANAN
TIDAK

MAKAN/

MAKAN/
RUMAH

RUMAH
TOTAL

TOTAL
NO KECAMATAN PUSKESMAS

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 PRAYA BARAT Penujak 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 9 0 0 0 0 0 0,00
2 Mangkung 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 8 0 0 0 0 0 0,00
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 9 0 0 0 9 9 100,0 25 0 0 0 0 0 0,00
4 Batu Jangkih 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 15 0 0 0 0 0 0,00
5 PUJUT Sengkol 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 52 0 0 0 0 0 0,00
6 Kuta 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 79 0 0 0 0 0 0,00
7 Teruwai 1 0 0 0 1 1 100,0 6 0 0 0 0 0 0,00
8 PRAYA TIMUR Mujur 3 0 0 0 3 3 100,0 9 0 0 0 0 0 0,00
9 Ganti 1 0 0 0 1 1 100,0 7 0 0 0 0 0 0,00
10 JANAPRIA Janapria 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 10 0 0 0 0 0 0,00
11 Langko 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 4 0 0 0 0 0 0,00
12 KOPANG Kopang 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 46 0 0 0 0 0 0,00
13 Muncan 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 9 0 0 0 0 0 0,00
14 PRAYA Praya 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 95 0 0 0 0 0 0,00
15 Aik Mual 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 17 0 0 0 0 0 0,00
16 PRAYA TENGAH Pengadang 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 41 0 0 0 0 0 0,00
17 Batunyala 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 30 0 0 0 0 0 0,00
18 JONGGAT Ubung 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 33 0 0 0 0 0 0,00
19 Bonjeruk 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 29 0 0 0 0 0 0,00
20 Puyung 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 22 0 0 0 0 0 0,00
21 PRINGGARATA Pringgarata 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 7 0 0 0 0 0 0,00
22 Bagu 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 10 0 0 0 0 0 0,00
23 BATUKLIANG Mantang 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 23 0 0 0 0 0 0,00
24 Aik Darek 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 27 0 0 0 0 0 0,00
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 23 0 0 0 0 0 0,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 14 0 0 0 14 14 100,0 636 0 0 0 0 0 0,00

Sumber: Laporan Tahunan yankes Tahun 2016


Tabel 66

No. Nama Obat Bentuk Sediaan


AIK MUAL AIK DAREK BAGU BATU NYALA BATU JANGKIH BONJERUK DAREK GANTI
1 Albendazole Tablet 100% 100% 42% 100% 100% 100% 100% 100%
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
3 Amoxicillin Syrup 58% 50% 58% 58% 75% 83% 50% 75%
4 Deksametason Tablet 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
5 Diazepam 5 mg/mL Injeksi 83% 83% 66% 100% 33% 100% 100% 100%
6 Efinefrin (adrenalin) 0,1% ( sebagai HCl ) Injeksi 100% 100% 100% 42% 83% 100% 100% 100%
7 Fitomenadion ( Vitamin K ) Injeksi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
8 Furosemid 40 mg Tablet 83% 100% 66% 100% 100% 100% 100% 100%
9 Garam Oralit Serbuk 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
10 Glibenklamid Tablet 42% 66% 100% 92% 58% 42% 50% 33%
11 Kaptopril Tablet 92% 92% 83% 100% 83% 100% 83% 75%
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 100% 58% 100% 8% 83%
13 Metil Ergometrin Maleat 0,200 mg - 1 mL Injeksi 58% 92% 100% 100% 83% 100% 93% 100%
14 Obat Anti Tuberculosis dewasa Tablet 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
15 Oksitosin Injeksi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
16 Parasetamol 500 mg Tablet 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
17 Tablet Tambah Darah Tablet 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
18 Vaksin BCG Injeksi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
19 Vaksin TT Injeksi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
20 Vaksin DPT / DPT-HB / DPT-HB-Hib Injeksi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Jumlah item obat indikator yang tersedia di Puskesmas 18,16 18,41 18,15 18 17,98 18,25 17,76 17,83
Persentase Ketersediaan Obat/Vaksin Indikator di Puskesmas 91% 92% 91% 90% 90% 91% 89% 89%
Kabupaten Lombok Tengah
JANAPRIA KOPANG KUTA LANGKO MANGKUNG MUNCAN MUJUR MANTANG PENGADANG PRINGGARATA
50% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 66%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
58% 58% 66% 58% 58% 50% 50% 42% 66% 75%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 92% 50% 66% 92% 17% 100%
92% 100% 100% 100% 100% 100% 92% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
83% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
58% 50% 58% 75% 50% 42% 25% 66% 42% 33%
100% 83% 83% 83% 83% 83% 83% 100% 75% 100%
100% 50% 100% 92% 8% 75% 58% 100% 100%
92% 100% 33% 42% 92% 33% 83% 100% 100% 83%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
18,33 17,91 17,9 18,58 18,67 16,66 17,74 18,58 18 18,57
92% 90% 90% 93% 93% 83% 89% 93% 90% 93%
% ketersediaan obat per
PUYUNG PRAYA PENUJAK TERUWAI TERATAK SENGKOL UBUNG Puskesmas
100% 92% 100% 66% 100% 100% 100% 92,64%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
75% 42% 75% 58% 75% 42% 66% 60,84%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
100% 100% 100% 100% 100% 50% 100% 85,28%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 96,36%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 97,28%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
33% 42% 58% 75% 42% 66% 51,92%
100% 83% 75% 100% 100% 100% 100% 89,56%
100% 100% 100% 92% 100% 60,96%
58% 100% 100% 92% 93% 83% 100% 84,40%
100% 100% 92% 100% 100% 100% 100% 99,68%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100,00%
18,66 18,59 18,42 18,66 19,43 17,17 18,32
93% 93% 92% 93% 97% 86% 92% 90,95
TABEL 67

JUMLAH SARANA KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PEMILIKAN/PENGELOLA
NO FASILITAS KESEHATAN
KEMENKES PEM.PROV PEM.KAB/KOTA TNI/POLRI BUMN SWASTA JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9
RUMAH SAKIT
1 RUMAH SAKIT UMUM 1 1 2
2 RUMAH SAKIT KHUSUS -
PUSKESMAS DAN JARINGANNYA
1 PUSKESMAS RAWAT INAP 25 25
- JUMLAH TEMPAT TIDUR 327 327
2 PUSKESMAS NON RAWAT INAP -
3 PUSKESMAS KELILING 25 25
4 PUSKESMAS PEMBANTU 95 95
SARANA PELAYANAN LAIN
1 RUMAH BERSALIN 2 2
2 KLINIK BERSALIN 1 1
3 KLINIK PJTKI 2 2
4 BALAI PENGOBATAN 2 2
5 KLINIK 15 15
6 PRAKTIK DOKTER BERSAMA 2 2
7 PRAKTIK DOKTER PERORANGAN 0 -
DOKTER UMUM 56 56
DOKTER SPESIALIS 21 21
DOKTER GIGI 6 6
6 PRAKTIK PENGOBATAN TRADISIONAL 6 6
7 BANK DARAH RUMAH SAKIT 0 -
8 UNIT TRANSFUSI DARAH 1 0 1
SARANA PRODUKSI DAN DISTRIBUSI KEFARMASIAN
1 INDUSTRI FARMASI 0 -
2 INDUSTRI OBAT TRADISIONAL 0 -
3 USAHA KECIL OBAT TRADISIONAL 0 -
4 PRODUKSI ALAT KESEHATAN 0 -
TABEL 68

PERSENTASE SARANA KESEHATAN (RUMAH SAKIT) DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I
KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I


NO SARANA KESEHATAN JUMLAH SARANA
JUMLAH %
1 2 3 4 5

1 RUMAH SAKIT UMUM 2 2 100,00

2 RUMAH SAKIT KHUSUS #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 2 2 100,00

Sumber: Laporan Tahunan yankes Tahun 2016


TABEL 69

JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

STRATA POSYANDU
POSYANDU AKTIF
NO KECAMATAN PUSKESMAS PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI
JUMLAH
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 PRAYA BARAT Penujak 15 22,39 40 59,70 12 17,91 0 0,00 67 12 17,91
2 Mangkung 20 35,09 25 43,86 12 21,05 0 0,00 57 12 21,05
3 PRAYA BARAT DAYADarek 27 38,03 30 42,25 13 18,31 1 1,41 71 14 19,72
4 Batu Jangkih 22 42,31 20 38,46 10 19,23 0 0,00 52 10 19,23
5 PUJUT Sengkol 15 20,00 32 42,67 25 33,33 3 4,00 75 28 37,33
6 Kuta 17 23,94 31 43,66 20 28,17 3 4,23 71 23 32,39
7 Teruwai 20 35,09 22 38,60 15 26,32 0 0,00 57 15 26,32
8 PRAYA TIMUR Mujur 20 25,97 33 42,86 21 27,27 3 3,90 77 24 31,17
9 Ganti 63 68,48 21 22,83 7 7,61 1 1,09 92 8 8,70
10 JANAPRIA Janapria 27 39,13 27 39,13 12 17,39 3 4,35 69 15 21,74
11 Langko 22 34,38 28 43,75 13 20,31 1 1,56 64 14 21,88
12 KOPANG Kopang 19 27,94 27 39,71 17 25,00 5 7,35 68 22 32,35
13 Muncan 21 36,21 19 32,76 13 22,41 5 8,62 58 18 31,03
14 PRAYA Praya 6 8,00 20 26,67 44 58,67 5 6,67 75 49 65,33
15 Aik Mual 14 20,00 32 45,71 23 32,86 1 1,43 70 24 34,29
16 PRAYA TENGAH Pengadang 27 46,55 24 41,38 7 12,07 0 0,00 58 7 12,07
17 Batunyala 12 20,69 25 43,10 20 34,48 1 1,72 58 21 36,21
18 JONGGAT Ubung 19 33,33 22 38,60 15 26,32 1 1,75 57 16 28,07
19 Bonjeruk 11 26,19 20 47,62 11 26,19 0 0,00 42 11 26,19
20 Puyung 14 29,17 22 45,83 12 25,00 0 0,00 48 12 25,00
21 PRINGGARATA Pringgarata 18 26,09 30 43,48 19 27,54 2 2,90 69 21 30,43
22 Bagu 13 25,00 25 48,08 14 26,92 0 0,00 52 14 26,92
23 BATUKLIANG Mantang 10 12,35 39 48,15 31 38,27 1 1,23 81 32 39,51
24 Aik Darek 18 35,29 21 41,18 12 23,53 0 0,00 51 12 23,53
25 BATUKLIANG UTARATeratak 17 21,43 51 60,00 17 20,00 0 0,00 85 17 20,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 487 29,99 686 42,24 415 25,55 36 2,22 1624 451 27,77
RASIO POSYANDU PER 100 BALITA 1,65

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


TABEL 70

JUMLAH UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KECAMATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/ UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM)


KELURAHAN POSKESDES POLINDES POSBINDU
1 2 3 4 5 6 7
1 PRAYA BARAT Penujak 5 4
2 0 Mangkung 5 5
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 7 6
4 Batu Jangkih 4 4
5 PUJUT Sengkol 6 6 6
6 0 Kuta 5 5 2
7 0 Teruwai 5 4 -
8 PRAYA TIMUR Mujur 5 4 -
9 0 Ganti 5 4 -
10 JANAPRIA Janapria 6 5 -
11 0 Langko 6 5 -
12 KOPANG Kopang 6 6 -
13 Muncan 5 4 -
14 PRAYA Praya 9 8 14
15 0 Aik Mual 6 5 4
16 PRAYA TENGAH Pengadang 7 6 6
17 0 Batunyala 5 4 -
18 JONGGAT Ubung 5 5 6
19 0 Bonjeruk 4 3 -
20 0 Puyung 4 4 -
21 PRINGGARATA Pringgarata 6 6 -
22 0 Bagu 5 4 -
23 BATUKLIANG Mantang 5 4 5
24 0 Aik Darek 5 4 -
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 8 7 -
JUMLAH (KAB/KOTA) 139 122 0 43

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


TABEL 71

JUMLAH DESA SIAGA MENURUT KECAMATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

DESA/KELURAHAN SIAGA
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/
PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI JUMLAH %
KELURAHAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 PRAYA BARAT Penujak 5 3 - - - 3 60
2 0 Mangkung 5 5 - - - 5 100
3 PRAYA BARAT DAYA Darek 7 6 - - - 6 86
4 0 Batu Jangkih 4 4 - - - 4 100
5 PUJUT Sengkol 6 6 - - - 6 100
6 0 Kuta 5 5 - - - 5 100
7 0 Teruwai 5 4 - - - 4 80
8 PRAYA TIMUR Mujur 5 5 - - - 5 100
9 0 Ganti 5 5 - - - 5 100
10 JANAPRIA Janapria 6 4 - - - 4 67
11 0 Langko 6 6 - - - 6 100
12 KOPANG Kopang 6 4 - - - 4 67
13 0 Muncan 5 5 - - - 5 100
14 PRAYA Praya 9 9 - - - 9 100
15 0 Aik Mual 6 5 - - - 5 83
16 PRAYA TENGAH Pengadang 7 5 - - - 5 71
17 0 Batunyala 5 5 - - - 5 100
18 JONGGAT Ubung 5 6 - - - 6 120
19 0 Bonjeruk 4 3 1 - - 4 100
20 0 Puyung 4 4 - - - 4 100
21 PRINGGARATA Pringgarata 6 4 - - - 4 67
22 0 Bagu 5 3 - - - 3 60
23 BATUKLIANG Mantang 5 5 - - - 5 100
24 0 Aik Darek 5 4 - - - 4 80
25 BATUKLIANG UTARA Teratak 8 8 - - - 8 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 139 123 1 - - 124 89

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


TABEL 72

JUMLAH TENAGA MEDIS DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

DOKTER
NO UNIT KERJA DR SPESIALIS a DOKTER UMUM TOTAL DOKTER GIGI TOTAL
GIGI SPESIALIS
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 1 1 2 1 1 2 1 1 - - 1 1
PENUJAK
2 1 1 - 1 1 1 1 - 1 1
MANGKUNG
3 1 1 1 - 1 1 1 - 1 1
BATU JANGKIH
4 1 1 - 1 1 - - - -
DAREK
5 2 2 - 2 2 - - - -
SENGKOL
6 2 - 2 2 - 2 - - - - -
KUTE
7 1 1 1 - 1 - - - - -
TERUWAI
8 1 - 1 1 - 1 1 1 - 1 1
MUJUR
9 1 - 1 1 - 1 - - - - -
GANTI
10 2 2 2 - 2 1 1 - 1 1
JANAPRIA
11 1 1 1 - 1 1 1 - - 1 1
LANGKO
12 1 1 - 1 1 1 1 - 1 1
KOPANG
13 1 1 - 1 1 1 1 - 1 1
MUNCAN
14 1 1 2 1 1 2 1 1 2 1 1 2
PRAYA
15 1 1 - 1 1 - - - -
AIK MUAL
16 - 1 1 - 1 1 - - - - -
PENGADANG
17 1 - 1 1 - 1 1 1 - 1 1
BATUNYALA
18 1 1 - 1 1 1 1 - 1 1
UBUNG
19 1 1 - 1 1 - - - - -
BONJERUK
20 1 1 - 1 1 1 1 - - 1 1
PUYUNG
21 1 1 1 - 1 - - - - -
PRINGGARATA
22 1 1 1 - 1 1 1 - - 1 1
BAGU
23 1 1 1 - 1 - - 1 1
MANTANG
24 1 1 1 - 1 1 1 - - 1 1
AIK DAREK
25 1 1 1 - 1 1 1 - - 1 1
TERATAK
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) - - - 17 13 30 17 13 30 1 15 16 - - - 1 16 17
RSUD PRAYA 10 3 13 14 23 37 24 26 50 - 2 2 - - 2 2
dst. (mencakup RS Pemerintah - - - - - - - - - -
dan swasta dan termasuk - - - - - - - - - -
pula Rumah Bersalin) - - - - - - - - - -
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 10 3 13 14 23 37 24 26 50 - 2 2 - - - - 2 2
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 10 3 13 31 36 67 41 39 80 1 17 18 - - - 1 18 19
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 1,41 7,27 8,68 1,95 0,00 2,06

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


Keterangan : a termasuk S3
TABEL 73

JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

PERAWATa PERAWAT GIGI


NO UNIT KERJA BIDAN
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 PENUJAK 6 10 9 19 1 1 2
2 MANGKUNG 6 2 5 7 1 2 3
3 BATU JANGKIH 3 2 2 4 1 1
4 DAREK 6 6 10 16 1 3 4
5 SENGKOL 6 10 11 21 1 1 2
6 KUTE 3 5 7 12 1 0 1
7 TERUWAI 3 4 6 10 1 0 1
8 MUJUR 3 7 8 15 1 0 1
9 GANTI 5 5 7 12 3 0 3
10 JANAPRIA 5 5 6 11 2 0 2
11 LANGKO 4 4 5 9 1 1 2
12 KOPANG 9 10 12 22 1 1 2
13 MUNCAN 5 4 4 8 1 1 2
14 PRAYA 11 10 8 18 3 3
15 AIK MUAL 4 7 9 16 2 2
16 PENGADANG 5 4 5 10 1 1
17 BATUNYALA 5 6 8 14 0 3 3
18 UBUNG 7 6 6 12 2 2
19 BONJERUK 4 2 4 6 1 1 2
20 PUYUNG 9 8 10 18 1 1 2
21 PRINGGARATA 7 8 9 17 1 0 1
22 BAGU 6 8 9 17 0 1 1
23 MANTANG 8 7 6 13 1 1 2
24 AIK DAREK 4 4 6 10 1 1 2
25 TERATAK 11 5 9 14 0 1 1
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 145 149 181 331 21 27 48
RSUD PRAYA 97 100 151 251 0 1 1

dst. (mencakup RS Pemerintah 0 0


dan swasta dan termasuk 0 0

pula Rumah Bersalin) 0 0

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 97 100 151 251 0 1 1


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 0 0

KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 0 0

KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 0 0


JUMLAH (KAB/KOTA) 242 249 332 582 21 28 49

RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 49,79 63,13 5,31

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


Keterangan : a termasuk perawat anastesi dan perawat spesialis
TABEL 74

JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

TENAGA KEFARMASIAN
TENAGA TEKNIS
NO UNIT KERJA APOTEKER TOTAL
KEFARMASIANa
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 PENUJAK 2 2 1 1 - 3 3
2 MANGKUNG 1 1 1 1 2 - 2
3 BATU JANGKIH - 1 1 1 - 1
4 DAREK 1 1 1 1 - 2 2
5 SENGKOL - 1 1 1 - 1
6 KUTE - 1 1 - 1 1
7 TERUWAI 1 1 1 1 2 - 2
8 MUJUR - - - - -
9 GANTI 1 1 1 1 1 1 2
10 JANAPRIA 1 1 - - 1 1
11 LANGKO - 1 1 - 1 1
12 KOPANG 1 1 1 1 - 2 2
13 MUNCAN - 1 1 - 1 1
14 PRAYA 1 1 2 1 1 2 1 3
15 AIK MUAL - 1 1 - 1 1
16 PENGADANG - 1 1 - 1 1
17 BATUNYALA 2 2 1 1 - 3 3
18 UBUNG 1 1 1 1 - 2 2
19 BONJERUK 1 1 1 1 1 1 2
20 PUYUNG 1 1 1 1 - 2 2
21 PRINGGARATA 1 1 - 1 - 1
22 BAGU 1 1 - 1 - 1
23 MANTANG 1 1 2 - 1 1 2
24 AIK DAREK - 1 1 - 1 1
25 TERATAK - 1 1 1 - 1
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 8 11 19 6 14 20 14 25 39
RSUD PRAYA 7 10 17 2 2 4 9 12 21
dst. (mencakup RS Pemerintah - - - - -
dan swasta dan termasuk - - - - -
pula Rumah Bersalin) - - - - -
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 7 10 17 2 2 4 9 12 21
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - - - - -
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - 2 2 - 2 2
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 15 21 36 8 18 26 23 39 62
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 3,90 2,82 6,72

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


Keterangan : a termasuk analis farmasi, asisten apoteker, sarjana farmasi
TABEL 75

JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

a b
KESEHATAN MASYARAKAT KESEHATAN LINGKUNGAN
NO UNIT KERJA
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8

1 PENUJAK 1 1 2 2 2

2 MANGKUNG - - 2 2

3 BATU JANGKIH 1 1 1 1 2

4 DAREK 1 1 2 1 1 2

5 SENGKOL 2 2 3 3

6 KUTE 3 3 2 2

7 TERUWAI 1 1 1 1 2

8 MUJUR 2 1 3 3 3

9 GANTI 2 2 1 1

10 JANAPRIA 1 1 2 2

11 LANGKO - 1 2 3

12 KOPANG 1 1 1 3 4

13 MUNCAN 1 1 1 1 2

14 PRAYA 1 1 1 1 2

15 AIK MUAL 2 2 1 2 3

16 PENGADANG 1 1 1 1 2

17 BATUNYALA 1 1 1 1 2

18 UBUNG 1 1 1 1 2

19 BONJERUK 1 1 2 2

20 PUYUNG 1 1 2 1 1

21 PRINGGARATA 1 1 1 1

22 BAGU - 2 2

23 MANTANG - 1 1

24 AIK DAREK - 1 2 3

25 TERATAK 1 1 1 1 2

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 19 11 30 22 31 53


1 RSUD PRAYA 3 2 5 2 3 5
dst. (mencakup RS Pemerintah - -
dan swasta dan termasuk - -
pula Rumah Bersalin) - -
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 3 2 5 2 3 5
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - -
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - 3 2 5
JUMLAH (KAB/KOTA) 22 13 35 27 36 63
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 3,80 6,83

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


Keterangan :
a
termasuk tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga biostatistik dan kependudukan,
tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, epidemiolog kesehatan
b
termasuk tenaga sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan
TABEL 76

JUMLAH TENAGA GIZI DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

NUTRISIONIS DIETISIEN TOTAL


NO UNIT KERJA
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 PENUJAK 1 2 3 1 2 3
2 MANGKUNG 1 2 3 1 2 3
3 BATU JANGKIH 1 1 1 - 1
4 DAREK 1 1 - 1 1
5 SENGKOL 1 1 2 1 1 2
6 KUTE 1 1 1 - 1
7 TERUWAI 1 1 2 1 1 2
8 MUJUR 2 2 - 2 2
9 GANTI 1 1 2 1 1 2
10 JANAPRIA 1 2 3 1 2 3
11 LANGKO 1 1 2 1 1 2
12 KOPANG 1 2 3 1 2 3
13 MUNCAN 2 2 - 2 2
14 PRAYA 3 3 - 3 3
15 AIK MUAL 1 1 - 1 1
16 PENGADANG 1 1 2 1 1 2
17 BATUNYALA 2 2 - 2 2
18 UBUNG 1 1 - 1 1
19 BONJERUK 1 1 - - 1 1
20 PUYUNG 1 1 - 1 - 1
21 PRINGGARATA 1 1 - 1 - 1
22 BAGU 2 2 4 - 2 2 4
23 MANTANG 2 2 - - 2 2
24 AIK DAREK 1 1 - - 1 1
25 TERATAK 1 1 - - 1 1
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 15 32 47 - - - 15 32 47
1 RSUD PRAYA - 1 4 5 1 4 5
dst. (mencakup RS Pemerintah - - - - -
dan swasta dan termasuk - - - - -
pula Rumah Bersalin) - - - - -
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) - - - 1 4 5 1 4 5
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - - -
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 1 2 3 - 1 2 3
JUMLAH (KAB/KOTA) 16 34 50 1 4 5 17 38 55
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 5,97

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


TABEL 77

JUMLAH TENAGA KETERAPIAN FISIK DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

TENAGA KETERAPIAN FISIK


TOTAL
NO UNIT KERJA FISIOTERAPIS OKUPASI TERAPIS TERAPIS WICARA AKUPUNKTUR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 PENUJAK - - - - - - -
2 MANGKUNG - - - - - - -
3 BATU JANGKIH - - - - - - -
4 DAREK - - - - - - -
5 SENGKOL - - - - - - -
6 KUTE - - - - - - -
7 TERUWAI - - - - - - -
8 MUJUR - - - - - - -
9 GANTI - - - - - - -
10 JANAPRIA - - - - - - -
11 LANGKO - - - - - - -
12 KOPANG - - - - - - -
13 MUNCAN - - - - - - -
14 PRAYA 1 1 - - - - 1 1
15 AIK MUAL - - - - - - -
16 PENGADANG - - - - - - -
17 BATUNYALA - - - - - - -
18 UBUNG - - - - - - -
19 BONJERUK - - - - - - -
20 PUYUNG - - - - - - -
21 PRINGGARATA - - - - - - -
22 BAGU - - - - - - -
23 MANTANG - - - - - - -
24 AIK DAREK - - - - - - -
25 TERATAK - - - - - - -
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) - 1 1 - - - - - - - - - - 1 1
1 RSUD PRAYA 2 2 4 - - - 2 2 4
dst. (mencakup RS Pemerintah - - - - - - -
dan swasta dan termasuk - - - - - - -
pula Rumah Bersalin) - - - - - - -
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 2 2 4 - - - - - - - - - 2 2 4
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - - - - - - -
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 2 3 5 - - - - - - - - - 2 3 5
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 0,54

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


TABEL 78

JUMLAH TENAGA KETEKNISIAN MEDIS DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

TENAGA KETEKNISIAN MEDIS


NO UNIT KERJA REKAM MEDIS DAN
TEKNISI ANALISIS REFRAKSIONIS ORTETIK TEKNISI TRANSFUSI TEKNISI
RADIOGRAFER RADIOTERAPIS TEKNISI GIGI INFORMASI JUMLAH
ELEKTROMEDIS KESEHATAN OPTISIEN PROSTETIK DARAH KARDIOVASKULER
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35
0
1 PENUJAK - - - - 1 - - - - - - - 1
0
2 MANGKUNG - - - - 1 - - - - - - - 1
0
3 BATU JANGKIH - - - - 1 - - - - - - - 1
0
4 DAREK - - - - 2 - - - - - - - 2
0
5 SENGKOL - - - - 1 - - - - - - - 1
0
6 KUTE - - - - 1 - - - - - - - 1
0
7 TERUWAI - - - - 1 - - - - - - - 1
1
8 MUJUR 1 - - - 2 - - - - - - 1 2
0
9 GANTI - - - - - - - - - - - - -
0
10 JANAPRIA - - - - 2 - - - - - - - 2
0
11 LANGKO - - - - 2 - - - - - - - 2
0
12 KOPANG - - - - 2 - - - - - - - 2
0
13 MUNCAN - - - - 1 - - - - - - - 1
0
14 PRAYA - - - - 3 - - - - - - - 3
0
15 AIK MUAL - - - - 2 - - - - - - - 2
0
16 PENGADANG - - - - 1 - - - - - - - 1
0
17 BATUNYALA - - - - 2 - - - - - - - 2
0
18 UBUNG - - - - 2 - - - - - - - 2
0
19 BONJERUK - - - - 1 - - - - - - - 1
0
20 PUYUNG - - - - 2 - - - - - - - 2
0
21 PRINGGARATA - - - - 2 - - - - - - - 2
0
22 BAGU - - - - 1 - - - - - - - 1
0
23 MANTANG - - - - 1 - - - - - - - 1
0
24 AIK DAREK - - - - 1 - - - - - - - 1
0
25 TERATAK - - - - 1 - - - - - - - 1
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) - 1 1 - - - - - - - - - 20 16 36 - - - - - - - - - - - - - - - 20 17 37
1 RSUD PRAYA 2 2 4 1 1 1 1 2 - 10 1 11 - - 2 1 3 1 1 - 16 6 22
dst. (mencakup RS Pemerintah - - - - - - - - - - - - -
dan swasta dan termasuk - - - - - - - - - - - - -
pula Rumah Bersalin) - - - - - - - - - - - - -
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 2 2 4 - 1 1 1 1 2 - - - 10 1 11 - - - - - - 2 1 3 1 - 1 - - - 16 6 22
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - - - - - - - - - - - - -
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 2 3 5 - 1 1 1 2 - - - 30 17 47 - - - - - - 2 1 3 1 - 1 - - - 36 23 59
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 6,399

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


TABEL 79

JUMLAH TENAGA KESEHATAN LAIN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

TENAGA KESEHATAN LAIN


PENGELOLA PROGRAM TOTAL
NO UNIT KERJA TENAGA KESEHATAN LAINNYA
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 PENUJAK
2 MANGKUNG
3 BATU JANGKIH
4 DAREK
5 SENGKOL
6 KUTE
7 TERUWAI
8 MUJUR
9 GANTI
10 JANAPRIA
11 LANGKO
12 KOPANG
13 MUNCAN
14 PRAYA
15 AIK MUAL - - - - -
16 PENGADANG - - - - -
17 BATUNYALA - - - - -
18 UBUNG - - - - -
19 BONJERUK - - - - -
20 PUYUNG - - - - -
21 PRINGGARATA - - - - -
22 BAGU - - - - -
23 MANTANG - - - - -
24 AIK DAREK - - - - - - - - -
25 TERATAK - - - - -
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) - - - - - - - - -
RSUD PRAYA
dst. (mencakup RS Pemerintah
dan swasta dan termasuk - - - - -
pula Rumah Bersalin) - - - - -
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) - - - - - - - - -
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - - -
INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - -
DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) - - - - - - - - -

Sumber: Laporan Tahunan psdpk Tahun 2016


TABEL 80

JUMLAH TENAGA PENUNJANG/PENDUKUNG KESEHATAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA LOMBOK TENGAH
TAHUN 2016

TENAGA PENUNJANG/PENDUKUNG KESEHATAN

PEJABAT STAF PENUNJANG STAF PENUNJANG STAF PENUNJANG TENAGA TENAGA PENUNJANG TOTAL
NO UNIT KERJA TENAGA PENDIDIK JURU
STRUKTURAL ADMINISTRASI TEKNOLOGI PERENCANAAN KEPENDIDIKAN KESEHATAN LAINNYA

L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29
1 PENUJAK 1 1 2 3 4 7 - - - - - - - - 4 5 9
2 MANGKUNG 1 1 2 3 3 6 - - - - - - - - 4 4 8
3 BATU JANGKIH 2 2 - - - - - - - - - 2 - 2
4 DAREK 2 2 2 1 3 - - - - - - - - 4 1 5
5 SENGKOL 1 1 2 2 2 4 - - - - - - - - 3 3 6
6 KUTE 2 2 3 2 5 - - - - - - - - 5 2 7
7 TERUWAI 2 2 1 1 - - - - - - - - 2 1 3
8 MUJUR 2 2 2 2 4 - - - - - - - - 4 2 6
9 GANTI 2 2 2 1 3 - - - - - - - - 4 1 5
10 JANAPRIA 1 1 2 3 2 5 - - - - - - - - 4 3 7
11 LANGKO 2 2 2 2 4 - - - - - - - - 4 2 6
12 KOPANG 2 2 5 5 10 - - - - - - - - 7 5 12
13 MUNCAN 1 1 2 4 5 9 - - - - - - -