Anda di halaman 1dari 4

ABSTRAK

Suci Wibowo, 14210102, KESENJANGAN KEPUASAN MENONTON FILM


TELEVISI (Studi Tentang Kesenjangan Kepuasan Menonton Film Televisi
Kisah Nyata di Indosiar di Kalangan Ibu-Ibu Paguyuban Kepek 3,
Timbulharjo, Sewon, Bantul), skripsi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran
Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan
Kalijaga, Juli, 2018

Suci Wibowo, 14210102, GRATIFICATIONS DISCREPANCY in WATCHING


TELEVISION FILM. (Study of Satisfaction Gaps Watching Real Stories
Television Films in Indosiar Among Mothers of Kepek 3 Paguyuban,
Timbulharjo, Sewon, Bantul), thesis of Islamic Communication and
Broadcasting Department, Faculty of DaKwah and Communication, Sunan
Kalijaga State Islamic University, July, 2018

GAP SATISFACTION IN WATCHING TELEVISIONS’ MOVIE ( a study about gap


satisfaction in watching real stories of Indosiar movies among Group of
Mothers in Kepek 3, Timbulharjo, Sewon, Bantul), thesis of Islamic
Communication and Broadcasting Department, Faculty of DaKwah and
Communication, Sunan Kalijaga State Islamic University, July, 2018

Televisi merupakan salah satu media yang kehadirannya menjadi


bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan yang dukungan tampilan audio
visual secara bersamaan sehingga komunikasi yang disampaikan menjadi
efektif dan mudah dipahami oleh semua kalangan.

Television is one of the media which has an integral part of life that
supported by audio and visual display that delivered the communications
effectively and easily understood by all circles.
2

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar


kesenjangan kepuasan yang diharapkan (gratification sought) dengan
kepuasan yang diperoleh (gratification obtained) setelah menonton film
televisi Kisah Nyata di Indosiar.

The purpose of this research is to find out how far the Discrepancy between
gratifications sought with the gratification obtained after watching the Real
Story television movie on Indosiar.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang


menggunakan metode survai dengan alat bantu kuesioner yang dibuat
dengan motif menggunakan media massa menurut Mc. Quail. Responden dari
penelitian ini ialah Ibu-Ibu yang berada di wilayah Paguyuban Kepek 3,
Timbulharjo, Sewon, Bantul yang menonton FTV Kisah Nyata di Indosiar
dengan jumlah sampel 67 dari 207 populasi. Pengambilan sampel dilakukan
dengan teknik purposive sampling. Data hasil kuesioner diolah dengan SPSS
kemudian dimasukkan ke dalam coding sheet secara manual kemudian
dianalisis. Sedangkan untuk mengetahui kenjangan kepuasan kepuasan yang
diharapkan dengan kepuasan yang diperoleh dihitung dengan menggunakan
rumus discrepancy Palmgreen.

This research is a quantitative descriptive study that uses a survey method


with a questionnaire tool that is made based on the motive of using mass
media byMc. Quail. Respondents from this study was a group of mothers in
Kepek 3, Timbulharjo, Sewon, Bantul who watched Real Stories FTV on
Indosiar with a 67 sample out of 207 populations.The Sampling techniques
used was purposive sampling technique. The results of the questionnaire
were processed with SPSS, entered into the coding sheet manually then
analyzed. Whereas to find out the discrepancy of gratification obtained with
gratification obtained is calculated using the Palmgreen discrepancy formula.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam GS


mayoritas responden mempunyai motivasi untuk mencari untuk dicarikan
pemuasnya masuk dalam kategori penting. Kebutuhan itu diantaranya
mengetaui kisah hidup orang lain (40,3%), memperoleh arti kehidupan
(58,2%), memperoleh cara menyelesaikan masalah dengan bijak (50,7%),
menemukan karakter yang sesuai (38,8%), menemukan sosok yang bisa
dijadikan contoh (49,3%), mendapatkan bimbingan menjalani kehidupan
(49,3%), memperoleh bahan pembicaraan dengan orang lain (38,8%), untuk
berkumpul dengan keluarga dan teman (34,3%), untuk melupakan
permasalahan yang dihadapi (37,3%), untuk mengisi waktu luang dan
3

bersantai (53,7%), menyalurkan emosi dan ketegangan (29,9%), dan


memperoleh hiburan (35,8%).

Based on the results of the research it can be concluded that in the GS the
majority of respondents have the motivation to search for satisfaction found
in the important category. These needs include knowing the lives of other
people (40.3%), obtaining the meaning of life (58.2%), obtaining ways to
solve problems wisely (50.7%), finding suitable characters (38.8%), finding a
figure that can be used as an example (49.3%), get guidance in living (49.3%),
get talks with other people (38.8%), to gather with family and friends
(34.3%), to forget about the problems faced (37.3%), to fill leisure time and
relax (53.7%), channel emotions and tension (29.9%), and get entertainment
(35.8%).

Sementara itu, pada pola penggunaan media, secara umum tingkat


perhatian responden terhadap FTV Kisah Nyata terglong sedang. Sedangkan
dari segi frekuensi tergolong rendah. Dari sisi curahan waktu yang digunakan
termasuk ke dalam kategori tinggi.

Meanwhile, in the pattern of media use, generally the respondent's level of


attention to Real Story FTV was moderate. Whereas in terms of frequency it
is classified as low. From the time aspect that was spent is included in high
category.

Kemudian, perhitungan GO mayoritas responden pada kategori puas


diantaranya tingkat kepuasan mengetahui kisah-kisah hidup orang lain
(37,3%), memperoleh arti kehidupan (46,3%), cara menyelesaikan masalah
dengan bijak (43,3%), menemukan karakter yang sesuai (38,8%),
menemukan sosok yang bisa dijadikan contoh (44,8%), bimbingan menjalani
kehidupan (46,3%), dapat berkumpul dengan keluarga dan teman (37,3%),
melupakan permasalahan yang dihadapi (28,4%), mengisi waktu luang dan
bersantai (44,8%), memperoleh hiburan (40,3%). Lalu, pada kategori netral
terdapat pada tingkat kepuasan memperoleh bahan pembicaraan dengan
orang lain (31,3%), menyalurkan emosi dan ketegangan (28,4%).

Then, GO calculation for the majority of respondents in the satisfied category


included satisfaction level of knowing the stories of other people's lives
(37.3%), obtaining meaning of life (46.3%), how to solve problems wisely
(43.3%), finding the suitable characters (38.8%), finds a figure that can be
used as an model (44.8%), guidance in living (46.3%), being able to gather
4

with family and friends (37.3%), forgetting the problems ( 28.4%), fill leisure
time and relax (44.8%), get entertainment (40.3%). Then, in the neutral
category there is a level of satisfaction in obtaining the material of
conversation with other people (31.3%), channeling emotions and tension
(28.4%).

Hasil dari perhitungan kesenjangan, diketahui bahwa FTV Kisah Nyata


hanya mampu memenuhi dua jenis kebutuhan yang ditawarkan. Sedangkan
10 item kebutuhan yang tidak terpenuhi karena karena angka kesenjangan
>30% yakni pada kebutuhan memperoleh arti kehidupan (40,29%),
memperoleh cara menyelesaikan masalah dengan bijak (35,82%),
menemukan karakter yang sesuai (37,31%), menemukan sosok yang bisa
dijadikan contoh (42,26%), mendapatkan bimbingan menjalani kehidupan
(35,82%), memperoleh bahan pembicaraan dengan orang lain (35,82%),
berkumpul dengan keluarga dan teman (34,32%), melupakan permasalahan
yang dihadapi ( 37,31%), untuk mengisi waktu luang dan bersantai
(35,82%), dan memperoleh hiburan (32,83%). Untuk kebutuhan yang
mampu dipenuhi FTV Kisah Nyata ialah pada motif untuk mengetahui kisah
hidup orang lain masuk dalam kategori sedang (angka kesenjangan antara
10%-20%),dan kebutuhan untuk menyalurkan emosi dan ketegangan
termasuk dalam kategori rendah (angka kesenjangan antara 20%-30%).

The result of the gratifications discrepancy, indicated that Real Story FTV is
only able to fulfill two types of needs offered. While the 10 othes items that
are not fulfilled (the result of discrepancy rate was lower than 30%) were the
need to get the meaning of life (40.29%), get a way to solve problems wisely
(35.82%), find the appropriate character (37.31%) , find a figure that can be
used as an example (42.26%), get guidance to live a life (35.82%), get talks
with other people (35.82%), gather with family and friends (34.32%), forget
about the problems (37.31%), to fill leisure time and relax (35.82%), and get
entertainment (32.83%). While, the needs that are able to be fulfilled by Real
Story FTV is the motive to find out the life story of other people in the
medium category (discrepancy rate between 10%-20%), and the need to
channel emotions and tensions into the low category (the discrepancy rate
between 20%-30%).