Anda di halaman 1dari 1

Nama : Achmad Rizal Novia Afandi

NIM : 165040200111184
Kelas : B

Resume Jurnal Prospects for Integrated Soil Fertility Management Using Organic
and Inorganic Inputs: evidence from smallholder African agricultural systems

Kesuburan tanah di Afrika semakin dipandang penting untuk mengatasi kemiskinan, tetapi
kesuburan tanahnya sendiri semakin menyusut 0,53-0,35 hektar per tahun. Tanah afrika
menunjukkan berbagai kendala seperti erosi, defisiensi unsur hara, bahan organik rendah,
keracunan alumunium dan besi, keasaman dan cekaman kelembaban. Hal ini diperlukan
intensifikasi pertanian yang cepat dan berkelanjutan. Namun intensifikasi, peningkatan
produktivitas pertanian dan peningkatan kehidupan masyarakat tidak dapat terjadi tanpa adanya
investasi kesuburan tanah yang besar.
Pengelolaan kesuburan tanah terpadu (ISFM) dengan cepat menjadi lebih diterima oleh
pengembangan dan program perluasan di Afrika, dan yang paling penting oleh petani kecil. ISFM
adalah tentang memperluas pilihan petani dengan meningkatkan kesadaran mereka tentang
berbagai pilihan yang tersedia dan bagaimana mereka dapat melengkapi atau mengganti satu
sama lain. Di antara praktik-praktik pengolahan kesuburan tanah terpadu yang paling menjanjikan
adalah dengan menggunakan kotoran hewan, kompos, penggabungan residu tanaman,
penebangan alami, benih yang ditingkatkan, tumpangsari dan transfer biomassa. Hal ini
merupakan cara agar tanah menjadi subur sehingga dapat dijadikan sebagai indikator tanah yang
subur. Petani mengakui dampak dari sistem organik meningkatkan hasil pertanian, tetapi cara ini
membutuhkan biaya dan tenaga kerja yang banyak serta sulitnya mencari bahan organik seperti
kotoran hewan dengan jumlah yang besar.
Penelitian tentang praktik ISMF berkinerja baik sendiri dan dalam system terintegrasi,
yang diukur dengan hasil dan keuntungan. Pengaplikasian sistem ini baru diuji pada tanaman
legume dan sayur-sayuran, masih belum ada bukti yang lebih lanjut untuk tanaman tingkat tinggi.
Sebagai kesimpulan, masih banyak yang harus dilakukan, dalam hal penelitian dan
pengembangan, jika paradigma ISFM yang muncul adalah untuk meningkatkan kesuburan tanah
di Afrika dan merangsang pertumbuhan produktivitas pertanian yang dapat menuntaskan
kemiskinan di Afrika.