Anda di halaman 1dari 96

RENCANA STRATEGIS

DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG


KOTA TASIKMALAYA 2017 - 2022

RENCANA
RENSTRA STRATEGIS
TAHUN 2017 – 2022

DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN


RUANG
Jalan Noenoeng Tisnaputra No.5 Tlp/Fax (0265) 342631
Kota Tasikmalaya
2018

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya i


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017 - 2022

KATA PENGANTAR

Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan


Ruang Kota Tasikmalaya periode 2017 - 2022 adalah panduan pelaksanaan
tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk
5 (lima) tahun ke depan. Penyusunan Renstra Dinas antara lain berdasarkan
hasil evaluasi terhadap pelaksanaan Renstra Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Kota Tasikmalaya periode 2007-2012, analisa terhadap
pandangan para pemangku kepentingan (stakeholders), dinamika perubahan
lingkungan strategis baik lokal maupun regional. Disamping itu, Renstra ini
juga disusun dengan berpedoman pada RPJP Kota Tasikmalaya 2005-2025,
dan sekaligus dimaksudkan untuk memberikan kontribusi yang signifikan
bagi keberhasilan pencapaian sasaran, agenda dan misi pembangunan, serta
visi Kota Tasikmalaya sebagai Pusat Perdagangan dan Industri Termaju di
Jawa Barat.

Mengingat hal tersebut, maka semua unit kerja, pimpinan dan staf Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang harus melaksanakannya secara
akuntabel dan senantiasa berorientasi pada peningkatan kinerja (better
performance). Untuk menjamin keberhasilan pelaksanaannya dan
mewujudkan pencapaian Visi Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang periode 2017-2022 “ KOTA TASIKMALAYA YANG
RELIGIUS, MAJU DAN MADANI”

Apabila diperlukan dan dengan memperhatikan kebutuhan dan


perubahan lingkungan strategis, dapat dilakukan perubahan/revisi muatan
Renstra termasuk indikator-indikator kinerjanya. Revisi dilakukan sesuai
dengan mekanisme yang berlaku dan tanpa mengubah tujuan Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang periode 2017-2022.

Tasikmalaya, Juli 2017

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum


dan Penataan Ruang
Kota Tasikmalaya

Drs. H. ADANG MULYANA,MM


NIP. 19671207 199603 1 005

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya ii


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

DAFTAR ISI

Hal
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
DAFTAR TABEL iv

BAB I PENDAHULUAN 1
1.1. LatarBelakang 1
1.2. Landasan Hukum 4
1.3. Maksud dan Tujuan 7
1.4. Sistematika Penulisan 7

BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH 10


2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Perangkat 10
Daerah
2.1.1 Struktur Organisasi Perangkat Daerah 10
2.1.2 Uraian Tugas 11
2.2. Sumber Daya Perangkat Daerah 30
2.2.1 Sumber Daya Manusia (Pegawai) 31
2.2.2 Sarana dan Prasarana (Asset) 32
2.3. Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah 34
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan 41
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota
Tasikmalaya
2.4.1 Tantangan 41
2.4.2 Peluang 42

BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS DINAS


PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan 43
Fungsi Pelayanan SKPD
3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan 44

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 10


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Wakil Kepala Daerah Terpilih


3.3. Telaahan Renstra Kementrian Pekerjaan Umum 48
3.3.1 Telaah Renstra K/L 48
3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian 57
Lingkungan Hidup Strategis
3.4.1 Telaah Rencana tata Ruang Wilayah 57
3.4.2 Telaah Kajian Lingkungan Hidup Strategis 63
3.5. Penentuan Isu-isu Strategis Strategis 65

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN 67


4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas 67
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

BAB V STRATEGI DAN RAH KEBIJAKAN 75

BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA 80


PENDANAAN INDIKATIF

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN 88

BAB VIII PENUTUP 90

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Jumlah Pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan 31

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 11


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Ruang Kota Tasikmalaya (Berdasarkan Tingkat Pendidikan)

Tabel 2.2. Data Jumlah Pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan 32
Ruang (Berdasarkan Golongan )

Tabel 2.3. Data Jumlah Sarana dan Prasarana Berdasarkan Kondisi di 32


Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Asset)

Tabel 2.4. Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan 35


Penataan Ruang

Tabel 2.5. Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas 37


Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Tabel 3.1 Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan Perangkat 46


Derah Terhadap Pencapaian Visi, Misi, dan Proram Kepala
Daerah dan Wakil Daerah

Tabel 3.2. Permasalahan Pelayanan Perangkat Daerah Kota Tasikmalaya 53


berdasarkan Sasaran Renstra K/L beserta Faktor
Penghambar dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya

Tabel 3.3. Permasalahan Pelayanan Perangkat Daerah Kota Tasikmalaya 56


berdasarkan Sasaran Renstra Perangkat Daerah Provinsi
beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan
Penanganannya

Tabel 3.4. Permasalahan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan 62


Penataan Ruang Berdasarkan Telaahan Rencana Tata Ruang
Wilayah beserta Faktor Penghambat dan Pendorong
Keberhasilan Penanganannya
Tabel 3.5. Permasalahan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan 64
Penataan Ruang berdasarkan Analisis KLHS beserta Faktor
Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya
Tabel 4.1. Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan 68

Tabel 4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan 72

Tabel 5.1 Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah Kebijakan Dinas 77


Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya
Tahun 2017 - 2022

Tabel 6.1. Matriks Kertas Kerja dan Anggaran Renstra Dinas Pekerjaan 88

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 12


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya Tahun


Anggaran 2017 - 2022

Tabel 7.1. Indikator Kinerja Perangkat Daerah yang mengacu pada 89


Tujuan dan Sasaran RPJMD Tahun 2017 - 2022

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 13


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia
Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian
Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan
Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta
Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah,
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja
Pemerintah Daerah, disebutkan bahwa orgnisasi perangkat daerah (OPD)
wajib menyusun Rencana Strategis (Renstra) untuk periode 5 tahun.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,
pemerintah daerah dituntut memahami lebih baik kebutuhan
masyarakat yang terdiri dari berbagai lapisan. Adanya otonomi daerah
yang bertujuan untuk mendorong tumbuhnya prakarsa dan kreativitas
lokal agar daerah dapat lebih mandiri dan mampu berkompetisi dengan
sehat. Kewenangan otonomi daerah harus dilaksanakan secara
bertanggung jawab artinya sebagai konsekuensi dari pemberian hak dan
kewenangan, penyelenggara pemerintahan dituntut melaksanakan tugas
dan kewajiban secara profesional agar tujuan otonomi daerah dapat
terwujud.
Penyelenggara pemerintahan dalam menjalankan tugas dan
kewajibannya, harus sadar untuk tidak hanya berorientasi pada hasil
tetapi juga pada kebenaran dan kewajaran dalam proses pencapaiannya.
Setiap upaya yang menggunakan sumber daya masyarakat perlu
dilakukan secara transparan. Penyelenggaraan pemerintahan daerah
yang bertanggungjawab dan transparan akan menumbuhkan rasa
percaya masyarakat pada pemerintah daerah. Sumber daya pemerintah
bersifat terbatas, sementara itu kebutuhan masyarakat sangat beraneka
ragam dan tak terbatas oleh kerena itu diperlukan perencanaan dalam
pembangunan daerah untu mengakomodir semua kepentingan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 14


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Perencanaan pembangunan daerah merupakan suatu proses


untuk menentukan kebijakan masa depan, melalui urutan pilihan, yang
melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfaatan
dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam jangka waktu tertentu
di Daerah.
Perencanaan pembangunan daerah harus berangkat dari Visi dan
Misi serta strategi yang jelas dan terukur agar dapat memberikan alat
yang jelas dalam membuat kebijakan yang efektif dan efisien yang
dirumuskan dalam satu rencana strategis.
Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya yang
merupakan salah satu dokumen perencanaan sebagai penjabaran dari
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota
Tasikmalaya sesuai amanat Undang – Undang No. 25 Tahun 2004
tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan,
Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi
Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJP dan RPJMD, serta Tata Cara
Perubahan Rencana Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah serta
memenuhi Impres No. 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah.
Rencana Strategis Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat
dengan Renstra Perangkat Daerah adalah dokumen perencanaan
Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) tahun. Renstra Perangkat
Daerah membuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, program dan
kegiatan, disusun sesuai dengan tugas dan fungsi, berpedoman kepada
RPJMD serta bersifat indikatif.
Penyusunan Renstra Perangkat Daerah Dinas Pekerjaan Umum
dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 2017 – 2022 dilaksanakan
dengan tahapan sebagai berikut :
a. Persiapan penyusunan Renstra Perangkat Daerah;
Persiapan penyusunan Renstra Perangkat Daerah meliputi
pembentukan tim, orientasi mengenai Renstra Perangkat Daerah,
penyusunan agenda kerja tim dan penyiapan data dan informasi

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 15


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

perencanaan pembangunan daerah.


b. Penyusunan rancangan Renstra Perangkat Daerah;
1. Perumusan perancanangan Renstra Perangkat Daerah mencakup
pengelolaan data dan informasi, anlisis gambaran pelayanan
Perangkat Daerah, review Renstra Kementrian/Lembaga dan
Renstra Perangkat Daerah provinsi, penelaahan RTRW, analisis
terhadap dokumen hasil kajian lingkungan hidup strategis (KLHS)
sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah, perumusan isi-
isu strategis, perumusan tujuan pelayanan jangka menengah
Perangkat Daerah, perumusan sasaran jangka menengah
Perangkat Daerah, mempelajari surat edaran walikota perihal
penyusunan rancangan renstra Perangkat Daerah beserta
lampirannya, yaitu rancangan awal RPJMD ang memuat indikator
keluaran program dan pagu per Organisasi Perangkat Daerah,
perumusan strategi dan kebijakan jangka menengah Organisasi
Perangkat Daerah guna mencapai target kinerja program prioritas
RPJMD yang menjadi tugas dan fungsi Organisasi Perangkat
Daerah, perumusan rencana program, kegiatan, indikator kinerja,
kelompok sarsaran dan pendanaan indikatif selama 5 (lima) tahun,
termasuk lokasi kegiatan, perumusan indikator kinerja Organisasi
Perangkat Daerah yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD,
dan pelaksanaan forum OPD. Perumusan rancangan Renstra OPD
merupakan proses yang tidak terpisahkan dan dilakukan
bersamaan dengan tahap perumusan rancangan awal RPJMD.
2. Penyajian rancangan Renstra OPD
Penyajian rancangan Renstra OPD paling sedikit memuat
pendahuluan, gambaran pelayan OPD, isu-isu strategis
berdasarkan tugas pokok dan fungsi, tujuan dan sasaran, strategi
dan kebijakan, rencana program, kegiatan, indikator kinerja,
kelompok sasaran dan pendanaan indikatip, dan indikator kinerja
OPD yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD
c. Penyusunan rancangan akhir Renstra OPD;
Penyusunan rancangan akhir Renstra OPD merupakan
penyempurnaan rancangan Renstra OPD, yang berpedoman
pada RPJMD yang telah ditetapkan dengan peraturan daerah

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 16


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

yang bertujuan untuk mempertajam visi dan misi RPJMD serta


menselaraskan tujuan, strategi dan kebijakan program dan
kegiatan pembangunan daerah sesuai dengan tugas dan fungsi
OPD yang ditetapkan dalam RPJMD.

d. Penetapan Renstra OPD;


Rancangan akhir Renstra OPD disampaikan kepada kepala OPD,
kepada kepala Bappelitbangda untuk memperoleh pengesahan
kepala daerah. Sebelum Bappelitbangda mengajukan kepada
kepala daerah untuk disahkan, terlebih dahulu melakukan
verifikasi akhir terhadap rancangan akhir Renstra OPD.
Berdasarkan keputusan kepala daerah tentang pengesahan
renstra OPD, kepala OPD menetapkan Renstra OPD menjadi
pedoman unit kerja di lingkungn OPD dalam menyususn
rancangan Renja OPD.

1.2 Landasan Hukum


Landasan hukum yang menjadi dasar penyusunan Rencana Strategis
(Renstra) OPD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota
Tasikmalaya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,
berpedoman pada peraturan perundang-undangan sebagai rujukan,
yakni :
1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota
Tasikmalaya;
2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional;
4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 ;
5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan
Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 17


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan


Keuangan Daerah;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata
Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Pembangunan Daerah;
8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2010
tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 - 2025
9. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019;
10. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2015
tentang Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
11. Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
12. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Republik Indonesia Nomor 13.1/PRT/M/2005 tentang Rencana
Strategis Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Tahun 2015 – 2019;
13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007
tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13
Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang
Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13
Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
14. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor :
34/PRT/M/2015 tanggal 1 Juli 2015 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementrian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat;
15. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor :
15/PRT/M/2015 tentang organisasi dan tata kerja Kementraian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
16. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor :
15/PRT/M/2016 tentang Road Map Reformasi Birokrasi Kementraian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 2015 – 2019;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 18


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata
Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja
Pemerintah Daerah;
18. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2009 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Jawa Barat
Tahun 2008-2013, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 25 Tahun 2010 tentang
Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2
Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2013;
19. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 9 Tahun 2006 tentang
Pengelolaan Keuangan Daerah;
20. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 9 Tahun 2008 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota
Tasikmalaya Tahun 2005;
21. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 12 Tahun 2008 tentang
Tata Cara Perencanaan Pembangunan Daerah;
22. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 4 Tahun 2012 tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tasikmalaya Tahun 2011-2031;
23. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 2 Tahun 2013 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Tasikmalaya
Tahun 2013-2017;
24. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang
Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Dan Tata Cara
Review Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dengan Rahmat
Tuhan Yang Maha Esa;
25. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2016 tentang
Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 19


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

26. Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Tata


Cara dan Teknis Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan
Pembangunan;
27. Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 40 Tahun 2016 tentang
Susunan Organisasi, Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi dan Tata
Kerja Perangkat Daerah;
28. Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 55 Tahun 2016 tentang
Tugas Pokok dan Rincian Tugas Unit Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Kota Tasikmalaya;
29. Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 23 Tahun 2017 Tentang
Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya Tahun 2017.

1.3 Maksud dan Tujuan


Maksud dari penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya adalah
menyediakan dokumen perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Kota Tasikmalaya untuk kurun waktu Tahun 2017 –
2022 yang mencakup gambaran kinerja, permasalahan, isu strategis
tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program dan kegiatan Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya sebagai
penjabaran dari RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 sesuai
dengan tugas dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kota Tasikmalaya.

Tujuan dari penyusunan Renstra Dinas Pekerjaan Umum dan


Penataan Ruang Kota Tasikmalaya yaitu:

1) Memberikan arahan tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program


dan kegiatan pembangunan selama kurun waktu tahun 2017-2022
dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum
dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya dalam mendukung Visi dan
Misi Walikota Tasikmalaya.
2) Menyediakan tolok ukur kinerja pelaksanaan program dan kegiatan
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya
untuk kurun waktu tahun 2017-2022 dalam pelaksanaan tugas dan
fungsinya sebagai dasar dalam melakukan pengendalian dan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 20


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

evaluasi kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota


Tasikmalaya.
3) Memberikan pedoman bagi seluruh aparatur Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya dalam menyusun
Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah yang merupakan dokumen
perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota
Tasikmalaya tahunan dalam kurun waktu tahun 2017-2022.

1.4 Sistematika Penulisan


Sistematika penyusunan rencana strategis Dinas Pekerjaan Umum
dan Penataan Ruang Tahun 2017 – 2022 adalah sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan
Bab ini berisi tentang latar belakang, landasan hukum, maksud
dan tujuan, sistematika penulisan Rencana Strategis Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya tahun
2017-2022.

Bab II Gambaran Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan


Ruang Kota Tasikmalaya
Bab ini berisi tentang tugas, fungsi, dan struktur organisasi,
sumber daya, kinerja pelayanan, serta tantangan dan peluang
pengembangan pelayanan.

Bab III Permasalahan dan Isu-Isu Strategis


Babini berisi tentang identifikasi permasalahan berdasarkan
tugas dan fungsi pelayanan, telaahan terhadap visi misi dan
program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih,
telaahan terhadap Renstra Kementerian/lembaga, telaahan
Renstra perangkat daerah Provinsi, telaahan Rencana Tata
Ruang Wilayah (RTRW), telaahan Kajian Lingkungan Hidup
Strategis (KLHS), serta Penentuan isu-isu Strategis.

Bab IV Tujuan dan Sasaran


Bab ini berisi tentang tujuan dan sasaran jangka menengah
yang mengacu kepada tujuan dan sasaran jangka menengah

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 21


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

daerah yang tertuang dalam RPJMD

Bab V Strategi dan Arah Kebijakan


Bab ini dikemukakan rumusan pernyataan strategi dan arah
kebijakan dalam lima tahun mendatang yang mengacu kepada
strategi dan arah kebijakan jangka menengah daerah yang
tertuang dalam RPJMD

Bab VI Rencana Program dan Kegiatan serta Pendanaan


Bab ini berisi rencana program dan kegiatan, indikator kinerja,
kelompok sasaran, dan pendanaan indikatiftahun 2017-2022.
Bab VII Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan
Bab ini berisi indikator kinerja yang secara langsung
menunjukkan kinerja yang akan dicapai dalam lima tahun
mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian
tujuan dan sasaran RPJMD

Bab VII Penutup


Bab ini berisi tentang catatan penting yang perlu mendapat
perhatian, baik dalam rangka pelaksanaannya maupun
seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan
kebutuhan, kaidah-kaidah pelaksanaan Renstra dan rencana
tindak lanjut.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 22


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH

2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang

2.1.1 Struktur Organisasi Perangkat Daerah


Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dibentuk berdasarkan
Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2016 Tentang
Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah, dan Peraturan Walikota
Tasikmalaya Nomor 40 tahun 2016 Tentang Struktur organisasi, tugas dan
fungsi perangkat daerah. Susunan organisasi perangkat daerah adalah
sebagai berikut:

a. Kepala Dinas;

b. Sekretariat, membawahkan :

1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

2. Sub Bagian Keuangan;

3. Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan.

c. Bidang Tata Ruang, membawahkan :

1. Seksi Perencanaan Tata Ruang;

2. Seksi Pengendalian Tata Ruang;

3. Seksi Reklame.

d. Bidang Tata Bangunan, membawahkan :

1. Seksi Tata Bangunan;

2. Seksi Pengawasan dan Pengendalian;

3. Seksi Pembinaan Jasa Konstruksi;

e. Bidang Sumber Daya Air, membawahkan :

1. Seksi Perencanaan Teknis Sumber Daya Air;

2. Seksi Pembangunan Sumber Daya Air;

3. Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air.

f. Bidang Jalan dan Jembatan, membawahkan :

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 23


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

1. Seksi Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan;

2. Seksi Pembangunan Pembangunan Jalan dan Jembatan;

3. Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan.

g. UPT Dinas;

h. Kelompok Jabatan Fungsional.

2.1.2 Uraian Tugas


Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sesuai dengan Peraturan
Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan
Susunan Perangkat Daerah melaksanakan tugas pokok menyelenggarakan
menyelenggarakan urusan pekerjaan umum dan penataan ruang yang terdiri dari
sub urusan sumber daya air, drainase, bangunan gedung, penataan bangunan
dan lingkungannya, jalan, jasa konstruksi serta penataan ruang.

Tugas Pokok Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang diatur dalam
Peraturan Walikota Nomor 40 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi,
Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi dan Tata Kerja Perangkat Daerah pasal 26,
bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai tugas Pokok
membantu Walikota melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah dan
tugas pembantuan di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang yang terdiri
dari sub urusan sebagai berikut :

a. Sumber Daya Air;


b. Drainase;
c. Bangunan Gedung;
d. Penataan Bangunan dan Lingkungannya;
e. Jalan;
f. Jasa Kontruksi; dan
g. Penataan Ruang.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam melaksanakan tugas
pokok sebagaimana dimaksud dalam pasal 26 menyelenggarakan fungsi :

a. Rumusan kebijakan dalam penyelenggaraan sub urusan sumber daya air,


drainase, bangunan gedung, penataan bangunan dan lingkungannya, jalan,
jasa kontruksi serta penataan ruang;
b. Pelaksanaan kebijakan penyelenggaraan sub urusan sumber daya air,
drainase, bangunan gedung, penataan bangunan dan lingkungannya, jalan,
jasa kontruksi serta penataan ruang;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 24


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya; dan


d. Pelaksanaan pengelolaan administrasi dinas;
e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota sesuai tugas dan
fungsinya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 25


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 26


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Adapun rincian tugas dari masing-masing unit organisasi Dinas Pekerjaan


Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya, berdasarkan Peraturan Walikota
Nomor 55 Tahun 2016 tentang Tugas Pokok dan Rincian Tugas Unit Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya adalah sebagai berikut :

1. Kepala Dinas
1) Kepala Dinas mempunyai tugas pokok merumuskan sasaran,
mengarahkan, memyelenggarakan, membina, mengkoordinasikan,
mengendalikan, mengevaluasi dan melaporkan program kerjadinas.
2) Rincian tugas Kepala Dinas :
a) Menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja dinas;
b) Merumuskan dan menetapkan Visi dan Misi serta Rencana Strategik
dan program kerja dinas untuk mendukung Visi dan Misi daerah;
c) Menyelenggarakan perumusan dan penetapan kebijakan teknis
operasional bidang sumber daya air, drainase, bangunan gedung,
penataan bangunan dan lingkungannya, jalan, jasa konstruksi dan
penataan ruang;
d) Menyelenggarakan pengembangan/pengelolaan sumber daya air,
drainase, bangunan gedung, penataan bangunan dan lingkungannya,
jalan, jasa kontruksi dan penataan ruang;
e) Menyelenggarakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian
kegiatan sumber daya air, drainase, bangunan gedung, penataan
bangunan dan lingkungannya, jalan, jasa kontruksi dan penataan
ruang;
f) Menyelenggarakan pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan dinas;
g) Menyelenggarakan pembinaan dan mengarahkan semua kegiatan
satuan organisasi dinas;
h) Melaksnakan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah atau
Unit Kerja lain yang terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas
dinas;
i) Memberikan saran dan pertimbangan kepada walikota dalam
penyelenggaraan tugas pembangunan dan tugas umum
pemerintahan di bidang Pekerjaan Umum, Pengairan, Tata Bangunan
dan Tata Ruang
j) Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan hasil pelaksanaan
tugas kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah
k) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Walikota
sesuai dengan bidangnya.
2. Sekretariat

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 27


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

1) Sekretariat mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pelayanan


administrasi, koordinasi dan pengendalian dalam pelaksanaan kegiatan
kesekretariatan yang meliputi pengelolaaan kepegawaian, keuangan,
umum serta perencanaan, evaluasi dan pelaporan;
2) Rincian tugas sekretariat :
a) Menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja sekretariat;
b) Mengkoordinasikan penyusunan rencana program kerja Dinas;
c) Mengelola administrasi kepegawaian keuangan, ketatausahaan, dan
kerumahtanggaaan dinas;
d) Menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan kelembagaan,
pelayanan publik dan ketatalaksanaan di lingkungan dinas;
e) Menyiapkan rancangan peraturan dan ketentuan lainnya di bidang
sumber daya air, drainase, bangunan gedung, penataan bangunan dan
lingkungannya, jalan, jasa kontruksi dan penataan ruang;
f) Menyelenggarakan pengelolaan data statistik di bidang sumber daya
air, drainase, bangunan gedung, penataan bangunan dan
lingkungannya, jalan, jasa kontruksi dan penataan ruang;
g) Mengkoordinasikan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program kerja
Dinas;
h) Melaksanakan pemantauan evaluasi dan pelaporan yang berkaitan
dengan tugas sekretariat;
i) Melaksankaan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
j) Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya;
3) Sekretariat membawahkan :
a) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
b) Sub Bagian Keuangan; dan
c) Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan.
(1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok
melaksanakan pengelolaan perlengkapan, rumah tangga,
ketatausahaan dan perpustakaan, pengelolaaan administrasi
kepegawaian, serta pengembangan kelembagaan, pelayanan publik
dan ketatalaksanaan
(2) Rincian tugas Sub Bagian Umum dan Kepegawaian :
a. Melaksanakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian
Umum dan Kepegawaian;
b. Melaksanakan ketatausahaan di lingkungan dinas;
c. Melaksanakan pengelolaan perpustakaan dinas;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 28


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

d. Melaksanakan pengurusan kerumahtanggaan dinas;


e. Melaksankan pengelolaan barang milik daerah di lingkungan
dinas;
f. Mengelola kepegawaian di lingkungan dinas;
g. Melaksanakan penyiapan bahan pembinaan dan
pengembangan kelembangaan pelayanan publik dan ketaatan
di lingkungan dinas;
h. Melaksankan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
i. Melaksankan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
j. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
(1) Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas pokok melaksanakan
pengelolaan administrasi keuangan.
(2) Rincian tugas Sub Bagian Keuangan :
a. Melaksanakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian
Keuangan;
b. Melaksankan penatausahaan keuangan;
c. Melaksankaan pembinaan penatausahaan keuangan di
lingkungan dinas;
d. Melaksananakan pemantauan evaluasi dan pelaporan yang
berkaitan dengan tugas Sub Bagian Keuangan;
e. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
f. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai tugas dan
fungsinya.
(1) Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan mempunyai
tugas pokok mengkoordinasikan penyusunan rencana kerja,
evaluasi dan pelaporan kegiatan dinas
(2) Rincian tugas Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan :
a. Melaksanakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian
Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan;
b. Menyiapkan bahan penyusunan program kerja dinas;
c. Menyusun bahan evaluasi dan pelaporan program kerja dinas;
d. Melaksanakan penyusunan rencana kerja anggaran;
e. Mengkoordinasikan penyusunan data statistik yang
berhubungan dengan bidang sumber daya air, drainase,
bangunan gedung, penataan bangunan dan lingkungannya,
jalan, jasa kontruksi dan penataan ruang;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 29


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

f. Melaksanakan penyajian informasi dan data statistik


berhubungan dengan bidang sumber daya air, drainase,
bangunan gedung, penataan bangunan dan lingkungannya,
jalan, jasa kontruksi dan penataan ruang;
g. Melaksanakan pengelolaan data base pengembangan sistem
informasi jalan dan jembatan sumber daya air, tata bangunan
dan tata ruang;
h. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan
Pelaporan;
i. Melaksnakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
j. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
3. Bidang Tata Ruang
(1) Bidang Tata Ruang mempunyai tugas menyelenggarakan penyusunan
bahan perumusan kebijakan teknis, penyelenggaraan teknis,
pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan yang meliputi perencanaan
tata ruang, pengawasan tata ruang dan reklame.
(2) Rincian tugas Bidang Tata Ruang :
a. Menyelenggarakan penyusunan program kerja bidang tata ruang;
b. Menyusun bahan kebijakan teknis pembinaan penataan ruang dan
reklame;
c. Menyelenggarakan penyusunan bahan Rencana Detail Tata Ruang
(RDTR) beserta peraturan zonasi, rencana rinci tata ruang kawasan
strategis, dan kawasan tertentu sesuai dengan ketentuan perundang
undangan yang berlaku;
d. Menyelenggarakan pemanfaatan ruang dan reklame, sesuai dengan
pedoman dan petunjuk pelaksanaannya melalui koordinasi bersama
perangkat daerah terkait;
e. Menyelenggarakan pengawasan, pengendalian, dan pengevaluasian
terhadap perencanaan dan pemanfaatan ruang dan reklame;
f. Menyelenggarakan pembinaan teknis dan penyusunan rekomendasi
dalam rangka pelayanan di bidang penataan ruang;
g. Melaksankan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan
dengan tugas Bidang Tata Ruang;
h. Melaksankan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
i. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 30


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

(3) Bidang Tata Ruang membawahkan :


a. Seksi Perencanaan Tata Ruang;
b. Seksi Pengendalian Tata Ruang;
c. Seksi Reklame.
(1) Seksi Perencanaan Tata Ruang mempunyai tugas pokok
melaksanakan penyiapan bahan kebijakan dan penyusunan
perencanaan tata ruang sesuai dengan ketentuan perundang
undangan yang berlaku.
(2) Rincian Tugas Perencanaan Tata ruang:
a. Melaksanakan Penyusunan rencana Kegiatan Seksi
Perencanaan Tata Ruang
b. Melaksanakan Penyiapan bahan pedoman/petunjuk teknis
penyusunan rencana pemangfaatan tata ruang
c. Melaksanakan surpey dan pemetaan untuk penyiapan data
dan informasi ruang sebagai bahan penyusunan rencana
pemangfaatan ruang
d. Melaksanakan penyiapan bahan Rencana Detail Tata Ruang (
RDTR) dan peraturan zonasi serta rencana tata ruang kawasan
strategis ,serta kawasan tertentu
e. Melaksanakan penyiapan bahan pembinaan dan
pembingbingan teknis perencanaan tata ruang
f. Melaksanakan penyiapan bahan rekomendasi pemangfaatan
fatwa lokasi
g. Melaksanakan sosialisasi produk perencanaan tata ruang
h. Melaksnakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas seksi Perencanaan Tata Ruang
i. Melaksanakan kordinasi dengan unit kerja terkait dan
j. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
(1) Seksi pengendalian Tata Ruang mempunyai tugas pokok
melaksanakan penyiapan bahan penyusunan kebijakan teknis dan
pengawasan dan pengendalian tata ruang
(2) Rincian tugas Seksi Pengendalian Tata Ruang
a. Melaksanakan penyusunan rencana kegiatan Seksi
Pengendalian Tata Ruang;
b. Melaksankan penyiapan bahan kebijakan teknis pengendalian
pemanfaatan ruang;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 31


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

c. Melaksanakan penyiapan bahan pembinaan teknis


pengawasan perijinan, pengendalian pemanfaatan ruang,
peruntukan penggunaan lahan dan rencana tapak (site plant);
d. Melaksanakan penyiapan bahan bimbingan teknis
pengendalian pemanfaatan ruang;
e. Melaksanakan penyiapan bahan bimbingan teknis
pengendalian pemanfaatan ruang;
f. Melaksanakan penyiapan bahan pengawasan dan
pengendalian pemanfaatan ruang sebagai dasar rekomendasi
penertiban pembangunan dan pemanfaatan ruang serta
penggunaan peruntukan lahan kepada penegak peraturan;
g. Melaksanakan sosialisasi pelaksanaan pemanfaatan ruang;
h. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Seksi Pengendalian Tata Ruang;
i. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
j. Melaksnakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas
fungsinya.
(1) Seksi Reklame mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan
bahan kebijakan teknis penataan reklame dan melaksanakan
penataan serta penertiban reklame.
(2) Rincian tugas Seksi Reklame :
a. Melaksanakan penyusunan rencana kegiatan Seksi Reklame;
b. Melaksanakan penyiapan bahan kebijakan dan petunjuk
teknis penyelenggaraan reklame;
c. Melaksanakan penyiapan data dan informasi penyelenggaraan
reklame sesuai dengan pedoman dan petunjuk pelaksanaan;
d. Melaksanakan penyiapan bahan penetapan, tata letak dan
rancang bangun reklame sesuai ketentuan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku;
e. Melaksanakan penyiapan bahan konsultasi dan koordinasi
berkaitan dengan rekomendasi izin pemasangan reklame;
f. Melaksanakan penyiapan bahan pengawasan dan
pengendalian pemasangan reklame serta penertiban reklame;
g. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian reklame;
h. Melaksanakan sosialisai penyelenggaraan reklame;
i. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Seksi Reklame;
j. Melaksankan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 32


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

k. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan


fungsinya.
4. Bidang Tata Bangunan
1) Bidang Tata Bangunan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan
penyusunan bahan perumusan kebijkan teknis dan penyelenggarakan
tata bangunan, pengawasan bangunan serta pembinaaan jasa kontruksi.
2) Rincian tugas Bidang Tata Bangunan :
a. Menyelenggarakan penyusunan program kerja bidang Tata
Bangunan;
b. Mengkoordinasikan penyusunan kebijakan teknis penataan
bangunan dan pembinaan jasa kontruksi;
c. Menyelenggarakan perencanaan teknis bangunan sesuai dengan
ketentuan perundang undangan yang berlaku;
d. Menyelenggarakan pemanfaatan bangunan, sesuai dengan pedoman
melalui koordinasi bersama perangkat daerah terkait;
e. Menyelenggarakan bantuan pengelolaan teknis terkait pembangunan
gedung negara sesuai dengan pedoman melalui koordinasi bersama
perangkat daerah terkait;
f. Menyelenggarakan bantuan teknis terkait perawatan dan
pemeliharaan bangunan negara, sesuai dengan pedoman melalui
koordinasi bersama perangkat daerah terkait;
g. Menyeelenggarakan pembinaan dan pengawasan teknis serta
rekomendasi dalam rangka pelayanan umum di bidang penataan
bangunan dan pembinaan jasa kontruksi;
h. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan yang berkaitan
dengan tuga Bidang Tata Bangunan;
i. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
j. Melaksankan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
3) Bidang Tata Bangunan membawahkan :
a. Seksi Tata Bangunan;
b. Seksi Pengawasan dan Pengendalian; dan
c. Seksi Pembinaan Jasa Kontruksi.
(1) Seksi Tata Bangunan mempunyai tugas pokok melaksankan
penyiapan bahan kebijakan dan penyusunan perencanaan tata
bangunan sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang
berlaku.
(2) Rincian tugas Seksi Tata Bangunan :

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 33


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

a. Melaksanakan penyususnan rencana kegiatan Seksi Tata


Bangunan;
b. Melaksankan penyiapan bahan kebijakan teknis penataan
bangunan;
c. Melaksankaan survey harga dan usulan penetapan harga
satuan bangunan;
d. Melaksanakan perencanaan teknis / Detail Enginering
Design(DED) bangunan sesuai dengan ketentuan perundang
undangan;
e. Melaksanakan kegiatan pembangunan gedung negara sesuai
dengan ketentuan perundang undangan;
f. Melaksanakan bantuan pengelolaan teknis tekait pelaksanaan
pembangunan, perawatan dan pemeliharaan bangunan negara,
sesuai dengan pedoman dan petunjuk pelaksanaannya;
g. Melaksankan pembinaan teknis dan pemberian rekomendasi
perijinan bangunan;
h. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Seksi Tata Bangunan
i. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
j. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
(1) Seksi Pengawasan dan Pengendalian mempunyai tugas pokok
melaksanakan penyiapan bahan penyusunan kebijakan teknis dan
melaksankan pengawasan serta pengendalian tata bangunan;
(2) Rincian tugas Seksi Pengawasan dan Pengendalian:
a. Melaksanakan penyusunan rencana kegiatan seksi Pengawasan
dan Pengendalian;
b. Melaksanakan penyiapan bahan petunjuk teknis penelitian,
pengusutan pendirian dan pengawasan pendirian bangunan;
c. Melaksanakan kegiatan survey, pendataan dan survey informasi
penataan bangunan;
d. Melaksanakan penyiapan bahan petunjuk teknis penomoran
dan registrasi bangunan;
e. Melaksankan kegiatan preservasi dan konservasi serta
pemanfaatan bangunan dan lingkungan cagar
budaya/dilestarikan;
f. Melaksankan dokumentasi dan informasi perkembangan
pembangunan gedung dan bangunan lainnya;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 34


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

g. Melaksankan penyuluhan tata cara pembangunan dan


pemberian rekomendasi penertiban bangunan’
h. Melaksankan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan
dengan tugas seksi Pengawasan dan Pengendalian;
i. Melaksankan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
j. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
(3) Seksi Pembinaan Jasa Konstruksi mempunyai tugas pokok
melaksankan penyiapan bahan kebijakan teknis dan melaksankan
pembinaan jasa kontruksi.
(4) Rincian tugas Seksi Pembinaan jasa Kontruksi:
a. Melaksanakan penyusunan rencana kegiatan Seksi Pembinaan
Jasa Konstruksi;
b. Melaksanakan penyiapan bahan kebijakan teknis pembinaan dan
pemberdayaan jasa kontruksi;
c. Melaksanakan pembinaan, bimbingan teknis, pengaturan dan
pemberdayaan penyedia jasa kontruksi dalam rangka
peningkatan kompetensi penyedian jasa kontruksi;
d. Melaksanakan pendataan dan penyajian informasi
penyelenggaraan jasa kontruksi;
e. Melaksankan monitoring dan pengawasan administrasi dalam
rangka peningkatan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi;
f. Melaksankan pemberian rekomendasi teknis penerbitan perijinan
jasa konstruksi;
g. Melaksanakan fasilitas pengadaan barang / jasa;
h. Melaksankan pemantauan, evaluasidan laporan yang berkaitan
dengan tugas Seksi Pembinaan Jasa Konstruksi;
i. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
j. Melaksankan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
5. Bidang Sumber Daya Air
(1) Bidang Sumber Daya Air mempunyai tugas pokok menyelenggarakan
penyusunan bahan kebijakan teknis, pembangunan/pengelolaan sumber
daya air serta pembinaan, pengawasan dan pengendalian pengelolaan
sumber daya air.
(2) Rincian tugas Bidang Sumber Daya Air :
a. Menyelenggarakan penyusunan program kerja bidang penyusunan
program kerja Bidang Sumber Daya Air;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 35


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

b. Menyelenggarakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis


dan operasional pengelolaan sumber daya air;
c. Mengoordinasikan penyelenggraan pembangunan, operasi,
pemeliharaan dan rehabilitasi sumber daya air;
d. Menyelenggarakan penyusunan bahan rekomendasi teknis perijinan
di Bidang Sumber Daya Air;
e. Mengoordinasikan pengawasan dan pengendalian pengelolaaan
sumber daya air;
f. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan
dengan tugas Bidang Sumber Daya Air;
g. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
h. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
(3) Bidang Sumber Daya Air, membawahkan :
a. Seksi Perencanaan Teknis Sumber Daya Air;
b. Seksi Pembangunan Sumber Daya Air; dan
c. Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air
(1) Seksi Perencanaan Teknis Sumber Daya Air mempunyai tugas
pokok melaksankan penyiapan bahan perumusan kebijakan
teknis dan melaksanakan perencanaan teknis pengelolaan
sumber daya air.
(2) Rincian tugas Seksi Perencanaan Teknis Sumber daya Air :
a. Melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Perencanaan
Teknis Sumber Daya Air;
b. Melaksanakan penyiapan bahan kebijakan perencanaan
teknis sumber daya air;
c. Melaksanakan pengumpulan data potensi penyediaan sumber
daya air diwilayah kota;
d. Melaksankan penyiapan bahan rekomendasi teknis untuk
perijinan pembangunan, pemanfaatan, pengubahan,
pembongkaran bangunan air atau saluran irigasi pada
jaringan irigasi primer dan sekunder di wilayah kota;
e. Melaksanakan pengumpulan data dan informasi serta
pemetaan daerah banjir sebagai bahan menyusun rencana
teknis pengendalian banjir
f. Melaksanakan penyiapan bahan perencanaan umum
perencanaan teknis dan pembiayaan pengembangn
pemanfaatan di bidang pengairan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 36


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

g. Melaksanakan penyiapan bahan rekomendasi teknis untuk


perijinan penyediaan peruntukan penggunaan dan pengusaan
sumber daya air tanah sungai situ dan irigasi di wilayah
kewenangan;
h. Melaksanakan penyusunan katalog dan inventarisasi irigasi,
sungai dan situ serta publikasi data
i. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Seksi Perencanaan Teknis Sumber
Daya Air;
j. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
k. Melaksankan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
(1) Seksi Pembangunan Sumber daya Air mempunyai tugas pokok
melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis dan
melaksanakan kegiatan inventarisasi kondisi dan fungsi prasarana
pengairan, dan pembangunan sumber daya air.
(2) Rincian tugas Seksi Pembangunan Sumber Daya Air :
a. Melakasanakan penyusunan rencana kegiatan Seksi
Pembangunan Sumber Daya Air;
b. Melaksanakan penyiapan bahan kebijakan pembangunan
sumber daya air Daerah Aliran Sungai (DAS), situ dan waduk d
wilayah kota;
c. Melaksanakan penyiapan bahan dokumen kerjasama atau
perjanjian serta jadwal pelaksanaan pembangunan dan
pekerjaan yang dikontrakkan
d. Melaksanakan pembangunan dan pengawasan kegiatan
pembangunan sumber daya air;
e. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Seksi Pembangunan Sumber Daya Air;
f. Melakasanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
g. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
(1) Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air mempunyai
tugas pokok melaksanakan penyiapan bahan perumusan
kebijakan dan teknis dan melaksanakan operasi, pemeliharaan,
rehabilitasi, pembinaan, pengawasan dan pengendalian
pengelolaan sumber daya air.
(2) Rincian tugas Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber daya Air :

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 37


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

a. Melaksanakan penyusunan rencana kegiatan Seksi Operasi


dan Pemeliharaan Sumber daya Air;
b. Melaksanakan penyiuapan bahan kebijakan teknis utuk
operasi, pemeliharaan, rehabilitasi, pembinaan, pengawasan
dan pengendalian pengelolaan sumber daya air;
c. Melaksanakan penyiapan bahan untuk upaya pemberdayaan
pemilik kepentingan dan kelembagaan pengelola sumber daya
air;
d. Melaksanakan penyiapan bahan operasi jaringan irigasi
primer dan sekunder, saluran pembuang, dan bangunan
pelengkjap
e. Melaksanakan pemeliharaan saluran irigasi primer dan
sekunder, saluran pembuang, pengendalian banjir dab
bangunan pengairan;
f. Melaksanakan penyiapan bahan pengawasan dan
pengendalian pengelolaan sumber daya air;
g. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Seksi Operasi dan Pemeliharaan
Sumber Daya Air;
h. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
i. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
6. Bidang Jalan dan Jembatan
(1) Bidang Jalan dan Jembatan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan
penyusunan bahan kebijakan teknis serta menyelenggarakan kegiatan
pengelolaan dan pemeliharaan prasarana jalan dan jembatan.
(2) Rincian Tugas Bidang jalan dan Jembatan :
a. Menyelenggarakan penyusunan program kerja Bidang Jalan dan
Jembatan;
b. Menyelenggarakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis
dan operasional pengelolaan prasarana jalan dan jembatan;
c. Mengoordinasikan penetapan fungsi dan penetapan status jalan kota;
d. Mengkoordinasikan perencanaan teknis, pemrograman dan
penganggaran, pengadaan lahan, serta pelaksanaan kontruksi jalan
dan jembatan;
e. Menyelenggarakan penyusunan bahan rekomendasi teknis untuk
perijinan di bidang jalan dan jembatan;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 38


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

f. Menyelenggarakan pembinaan dan pengawasan terhadap proses


penyelenggaraan/ pengelolaan jalan dan jembatan;
g. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan
dengan tugas Bidang Jalan dan Jembatan;
h. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
i. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
(3) Bidang Jalan Dan Jembatan, membawahkan :
a. Seksi Perencanaan Teknis Jalan Dan Jembatan
b. Seksi Pembangunan Pembanguan Jalan dan Jembatan ;dan
c. Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan
(1) Seksi Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan mempunyai tugas
pokok melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan
teknis dan melaksanakan perencanaan teknis Jalan dan
Jembatan
(2) Rincian tugas Seksi Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan
a. melaksanakan penyusunan program Kerja Seksi Perencanaan
Teknis Jalan dan Jembatan
b. Melaksanakan inventarisasi dan pemutakhiran data secara
berkala untuk penyusunan data Jalan drainase trotoar dan
Jembatan serta penetapan status jalan
c. Melaksanakan penyiapan bahan penetapan fungsi dan status
jalan kota
d. Melaksanakan penyiapan bahan sistem jaringan jalan dan
penganggaran pengelolaan jaringan jalan
e. Melaksnakan penyiapan bahan perencanaan umum
perencanaan teknis dan pembiayaan untuk kegiatan
pembangunan pembangunan jalan dan jembatan
f. Melaksanakan penyiapan bahan penelitian pengembangan
dan penerapan teknologi pengelolaan prasarana jalan dan
jembatan
g. Melaksanakan pemantauan evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Seksi Perencanaan Teknis Jalan dan
Jembatan
h. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;dan
i. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 39


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

(1) Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan mempunyai tugas pokok


melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis,
penyelenggaraan pembangunan, pembinaaan dan pengawasam
pembangunan prasarana jalan dan jembatan.
(2) Rincian tugas Seksi Pembanguanan Jalan dan Jembatan :
a. Melaksanakan penyususnan rencana kegiatan Seksi
Pembangunan Jalan dan Jembatan;
b. Melaksanakan penyiapan bahan kajian dan rekomendasi
pemanfaatan ruang manfaat jalan, ruang milik jalan, dan
ruang pengawasan jalan;
c. Melaksanakan penyiapan bahan dokumen kerjasama atau
perjanjian pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan;
d. Melaksanakan dan mengoordinasikan pengawasan terhadap
pelaksanaan pembangunan jalan, drainase, trotoar dan
jembatan;
e. Melaksanakan penyiapan bahan prosedur tetap (protap) dan
tindakan penanganan darurat dan / atau bencana alam yang
mengganggu prasarana jalan dan jembatan;
f. Melaksanakan penyiapan bahan bimbingan dan penyuluhan,
pendidikan dan pelatihan aparatur penyelenggara jalan
daerah;
g. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Seksi Pembangunan Jalan dan
Jembatan;
h. Melaksanakan koordinasi dengan unit kewrja terkait; dan
i. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
(1) Seksi Pemeliharaan jalan dan Jembatan mempunyai tugas pokok
melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis,
penyelenggaraan pemeliharaan, pembinaan dan pengawasan
pemeliharaan jalan dan jembatan.
(2) Rincian tugas seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan :
a. melaksanakan penyususnsn rencana kegiatan Seksi
Pemeliharaan Jalan dan Jembatan;
b. melaksanakan penyiapan bahan kebijakan teknis
pengembangan dan pengawasan pemeliharaan jalan dan
jembatan;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 40


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

c. melaksanakan penyiapan bahan perencanaan umum,


perencanaan teknis dan pembiayaan untuk kegiatan
pemeliharaan jalan dan jembatan;
d. melaksanakan pemeliharaan rutin dan pemeliharaan prodik
prasarana jalan dan jembatan;
e. mengkoordinasikan pengawasan pemeliharaan jalan dan
jembatan;
f. melaksanakan penyiapan bahan tindakan penanganan
darurat dan / atau bencana alam yang mengganggu kinerja
prasarana jalan dan jembatan;
g. melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang
berkaitan dengan tugas Seksi Pemeliharaan Jalan dan
Jembatan;
h. melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan
i. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas dan
fungsinya.

2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah


Bekerjanya suatu institusi/organisasi tidak terlepas atau tergantung akan
adanya sumber daya yang mendukung institusi/organisasi dalam keberhasilan
pencapaian tujuan. Sebuah institusi/organisasi dalam pelaksanaan
pengorganisasian operasional membutuhkan sumber daya sebagai sarana yang
mengelola pelaksanaan pengorganisasian, Indikator keberhasilan sebuah
organisasi, kualitas dan kuantitas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap
perkembangan organisasi, tujuan akan dicapai sesuai dengan yang diharapkan
apabila sebuah organisasi memiliki sumber daya yang berkualitas.

2.2.1 Sumberdaya Manusia (Pegawai)

Sumber daya Manusia (SDM) adalah faktor sentral dalam satu


institusi/organisasi. Apapun bentuk serta tujuannya, organisasi dibuat
berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan
misinya dikelola dan diurus oleh manusia. Jadi sumber daya manusia atau
aparatur merupakan faktor strategis dalam semua kegiatan institusi. Kondisi
institusi akan sangat dipengaruhi dan tergantung pada kualitas serta kemampuan
kompetitif sumber daya manusia yang dimilikinya.

Sampai dengan Tahun 2018 kondisi Pegawai di Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang berjumlah 94 orang, yang kesemuanya berstatus Pegawai Negeri
Sipil (PNS).

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 41


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

A. Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Berdasarkan tingkat pendidikan pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan


Penataan Ruang selengkapnya dapat digambarkan sebagaimana tabel dibawah ini.

Tabel 2.1
Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kota Tasikmalaya Tahun 2017

Kategori
No. Tingkat Pendidikan Jumlah
PNS NON PNS

1 SD Sederajat 3 3

2 SMP Sederajat 4 4

3 SMA Sederajat 32 32

4 D3 5 5

5 S1 42 42

6 S2 8 8

7 S3 0 0

94 Orang

Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat bahwa tingkat pendidikan di Dinas


Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang paling banyak pada tingkat SMA/Sederajat
sebanyak 32 orang dan S1 sebanyak 42 orang

B. Jumlah Pegawai Berdasarkan Golongan

Jumlah pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang


berdasarkan golongan dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 2.2
Jumlah Pegawai Berdasarkan Golongan
di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kota Tasikmalaya Tahun 2017

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 42


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

No. Golongan Jumlah

1 Golongan 1 3

2 Golongan 2 41

3 Golongan 3 46

4 Golongan 4 4

Jumlah 94

Berdasarkan tabel diatas mayoritas golongan pegawai di Dinas Pekerjaan


Umum dan Penataan Ruang adalah Golongan II (41 orang) dan Golongan III (46
orang).

2.2.2 Sarana dan Prasarana (Asset)

Sarana dan prasarana merupakan penunjang kerja yang sangat penting


dalam menunjang kinerja suatu Dinas. Adapun ketersediaan sarana dan
prasarana kerja di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dapat dilihat pada
tabel berikut.

Tabel 2.3

Jumlah Sarana dan Prasarana Berdasarkan Kondisi

di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Kota Tasimalaya Tahun 2017

Kondisi
No. Nama Barang Jumlah
Baik Rusak

A. Kendaraan

1 Truk& Dump Truk 2 unit 1 unit 3 unit

2 Mobil Minibus Baik 0 5 unit

3 Sepeda Motor Trail Baik 0 6 unit

4 Sepeda Motor Sport Baik 0 17 unit

5 Sepeda Motor Bebek Baik 0 11 unit

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 43


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

6 Mobil Pick Up Baik 0 7 unit

7 Stoom Wall 6-8 Ton Baik 0 4 unit

8 Stoom Wall 6-8 Ton Baik 0 2 unit

9 Stoom Wall 2,5 Ton .... 2 unit 2 unit

10 Baby Roller 2 unit

B. Peralatan

1 AC Unit Baik 0 12 unit

2 Alat Penakar Curah Hujan Baik 0 5 unit

3 Alat Penghancur Kertas Baik 0 1 unit

4 Alat Ukur Ketinggiian Permukaan Air Baik 0 1 unit

5 Amplifiler Baik 0 1 unit

6 Audio Amplifier Baik 0 2 unit

7 Brankas Baik 0 4 unit

8 Camera Film Baik 0 8 unit

9 Takel Baik 0 1 unit

10 Core Drill Baik 0 1 unit

11 Facsimile Baik 0 1 unit

12 Filling Kabinet Baik 0 27 unit

13 Filling Kayu Baik 0 3 unit

14 Generator Set (Lab Scale) Baik 0 1 unit

15 Global Postioning System Baik 0 5 unit

16 Handy Cam Baik 0 1 unit

17 Handy Talky (HT) Baik 0 3 unit

18 Hardisk External Baik 0 4 unit

19 Kipas Angin Baik 0 3 unit

20 Kotak Lelang Baik 0 30 unit

21 Kursi Biasa Baik 0 9 unit

22 Kursi Eselon IV Baik 0 4 unit

Kursi Hadap Depan Meja Kerja Pejabat Eselon


23 Baik 0 1 unit
II

24 Kursi Kerja Pegawai Non Struktural Baik 0 22 unit

25 Kursi Kerja Pejabat Eselon II Baik 0 23 unit

26 Kursi Lipat Baik 0 185 unit

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 44


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

27 Kursi Putar Baik 0 2 unit

28 Lap Top Baik 0 18 unit

29 Lemari Arsip Kayu Baik 0 2 unit

30 Lemari Besi/ Metal Baik 0 4 unit

31 Lemari Buku untuk Pejabat Eselon III Baik 0 1 unit

32 Lemari Gambar Besi Baik 0 1 unit

33 Lemari Kaca Baik 0 3 unit

34 Lemari Kayu Baik 0 16 unit

35 Meja Biro Baik 0 25 unit

36 Meja Gambar Baik 0 3 unit

37 Meja Kayu Panjang Baik 0 1 unit

38 Meja Pelayanan Baik 0 1 unit

39 Meja Pelayanan Baik 0 28 unit

40 Mesin Gergaji Baik 0 1 unit

41 Mesin Ketik Manual Standar (14-16) Baik 0 3 unit

42 Mesin Penghisap Debu Baik 0 1 unit

43 Mesin Photo Copy Dengan Kertas Folio Baik 0 2 unit

44 Mesin Potong Rumput Baik 0 14 unit

45 Meteran Infra Merah Baik 0 1 unit

46 Microphone Floor Stand Baik 0 1 unit

47 Microphone Table Stand Baik 0 10 unit

48 Mimbar/Podium Baik 0 1 unit

49 Modem Baik 0 2 unit

50 Organ/Electone Baik 0 1 unit

51 P.C Unit Baik 0 8 unit

52 Papan Larangan Bid. PSDA Baik 0 11 unit

53 Papan Nama Instansi Baik 0 2 unit

54 Papan Pengumuman Baik 0 1 unit

55 Pesawat Telephone Baik 0 4 unit

56 Portable Water Pump Baik 0 1 unit

57 Power Amplifier Baik 0 1 unit

58 Printer/Floter Baik 0 7 unit

59 Proyektor + Attachmnent Baik 0 2 unit

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 45


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

60 Rak Arsip Kayu Baik 0 2 unit

61 Rak Besi/Metal Baik 0 2 unit

62 Rak Kayu Baik 0 4 unit

63 Scanner Baik 0 4 unit

64 Sofa Baik 0 1 unit

65 Sound System Baik 0 15 unit

66 Stamper Baik 0 2 unit

67 Steam Cleaner Baik 0 1 unit

68 Tangga Alumunium Baik 0 1 unit

69 Telephone (PABX) Baik 0 1 unit

70 Televisi Baik 0 1 unit

71 Theodolit Baik 0 2 unit

72 Transportable Water Pomp Baik 0 8 unit

73 White Board Baik 0 9 unit

74 White Board Electronic Baik 0 2 unit

75 Zice (Sofa Tamu) Baik 0 4 unit

2.3 Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah


Kinerja Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terhadap
target Renstra Perangkat Daerah sebelumnya dapat dilihat pada tabel
berikut ini.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 46


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Tabel 2.4.

Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Kota Tasikmalaya Tahun 2013-2017

Target Renstra Perangkat Daerah Tahun


Target IKK Realisai Capaian Tahun ke- Rasio Capaian Tahun ke-
No. Indikator Kinerja Satuan 2013 - 2017
(2017)
2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017

1 Prosentase % 89 64 72 81 90 89 81 95 99 109 95 79,01 151,39 122,22 121,11 106,74


Panjang Jalan
Kondisi Baik

2 Jaringan Irigasi Point 0,015 0,011 0,012 0,013 0,014 0,015 0,015 0,016 0,019 0,024 0,026 73,33 199,27 143,73 170,80 173,33
dalam kondisi baik

3 Rumah Tangga % - 99,63 99,71 99,90 99,9 - 91,70 93,13 91,59 92,64 - 108,65 92,91 91,67 92,74 -
Yang Teraliri
Listrik

4 Capaian % 75 75 100
Kesesuaian
Pemanfaatan
Ruang dengan
Rencana Tata
Ruang yang
ditangani

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 47


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
5 Capaian bangunan % 75 75 100
gedung negara
yang ditangani

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 48


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Capaian kinerja pada akhir periode Renstra perangkat daerah pada
Tahun 2013 – 2017 telah melampaui target, kecuali untuk indikator
kinerja rumah tangga yang teraliri listrik dengan capaian rasio capaian di
tahun 2016 sebesar 92,74 %. Sedangkan ditahun 2017 indikator tersebut
tidak diukur karena ada perpindahan kewenangan urusan ESDM dari
pemerintah daerah kabupaten kota ke pemerintah Provinsi.

Indikator Kesesuaian Pemanfaatan Ruang dengan Rencana Tata


Ruang yang ditangani dan capaian bangunan gedung negara yang ditangani
hanya diukur pada tahun 2017, hal ini dikarenakan adanya perubahan
SOTK Perangkat Daerah dengan rasio capaian 100 %.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 49


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Tabel 2.5
Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kota Tasikmalaya
Rata - rata
Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Realisai Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke-
Pertumbuhan
No. Uraian (Nama Program)
2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017
Anggaran Realisasi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

1 Pelayanan Administrasi 429,8 492,5 482,3 619,5 833,8 72,8 345,5 405,9 553,4 696,1 16,94 70,15 84,14 89,34 83,49 571,6 414,7
Perkantoran

2 Peningkatan Sarana 336,0 871,4 776,2 683,4 1.956,5 40,7 319,0 581,7 551,6 1.837,2 12,12 36,60 74,94 80,71 93,90 924,7 666,0
dan Prasarana Aparatur

3 Peningkatan Disiplin 9,2 17,0 61,3 55,2 100,0 9,2 16,9 60,6 53,9 69,5 100,00 99,28 98,87 97,68 69,54 48,5 42,0
Aparatur

4 Peningkatan 15,0 15,0 60,0 60,0 14,0 15,0 9,9 60,0 60,0 13,1 100,00 65,67 100,00 99,92 93,66 32,8 31,6
Pengembangan Sistem
Pelaporan Capaian
Kinerja dan Keuangan

5 Perencanaan Kerja 20,0 10,0 20,0 10,0 22,0 20,0 10,0 20,0 10,0 18,5 100,00 100,00 84,27 16,4 15,7
100,00 100,00

6 Pembangunan Jalan - 5.639,9 13.345,9 100,00 - 33,20 89,27 93,66 25.531,9


dan Jembatan 39.400,0 30.000,0 16.990,0 27.019,6 14.250,0 39.400,0 24.120,8 16.501,3

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 50


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Rata - rata
Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Realisai Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke-
Pertumbuhan
No. Uraian (Nama Program)
2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017
Anggaran Realisasi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

7 Pengembangan Data / - - - - 240,0 - - - - 235,4 98,07 48,0 47,1


Informasi

8 Pembangunan Saluran 875,0 2.200,0 4.546,8 6.064,8 6.881,0 2,9 2.167,1 4.407,4 5.956,8 6.510,8 0,33 98,50 96,93 98,22 94,62 4.113,5 3.809,0
Drainase/ Gorong-
Gorong

9 Rehabilitasi/ 1.420,9 75.233,4 4,97 94,64 85,15 93,88 92,52 31.300,9


Pemeliharaan Jalan dan 28.589,4 14.456,0 17.835,8 14.305,0 81.318,2 13.680,5 15.186,3 13.429,6 23.790,2
Jembatan

10 Pembangunan Sistem 750,0 2.200,0 825,7 1.972,3 2.514,0 48,2 0,4 285,3 1.855,7 1.638,9 6,43 0,02 34,55 94,09 65,19 1.652,4 765,7
Informasi / Data Base
Jalan dan Jembatan

11 Peningkatan Sarana - - - - 4.010,0 - - - - 3.672,4 91,58 802,0 734,5


dan Prasarana Olah
Raga

12 Perencanaan 10,0 220,0 166,5 125,0 166,1 9,8 116,7 139,5 107,5 141,2 97,50 53,03 83,79 85,98 85,00 137,5 102,9
Pembangunan Daerah

13 Peningkatan Sarana - 650,0 - 107,5 5.725,0 - - - - 5.507,7 - - 96,20 1.296,5 1.101,5


dan Prasarana
Kebinamargaan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 51


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Rata - rata
Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Realisai Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke-
Pertumbuhan
No. Uraian (Nama Program)
2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017
Anggaran Realisasi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

14 Optimalisasi - 430,0 160,0 40,0 20,0 - 150,3 158,5 40,0 20,0 34,95 99,06 130,0 73,8
Pemanfaatan Teknologi 100,00 100,00
Informasi

15 Pengembangan dan 6.737,9 48,2 6.184,5 61.292,4 0,28 91,79 88,64 96,05 91,16 29.071,3
Pengelolaan Jaringan 16.950,9 17.747,8 36.682,8 67.237,1 15.730,9 35.235,3 23.698,3
Irigasi, Rawa dan
Jaringan Pengairan
Lainnya

16 Pengelolaan Ruang - - - - 450,0 - - - - 330,9 73,54 90,0 66,2


Terbuka Hijau (RTH)

17 Pengendalian Banjir 3.815,0 5.415,0 6.299,1 3.000,0 43,1 4.646,8 6.247,2 2.955,9 1,13 85,81 95,21 99,18 98,53 6.355,8 5.301,7
13.250,0 12.615,7

18 Pengembangan - - - - 114,1 - - - - 86,1 75,46 22,8 17,2


Akuntabilitas
Penyelenggaraan
Pemerintahan

19 Peningkatan Fasilitas - - - - - - - - 24.278,4 86,15 5.636,6 4.855,7


Pendukung Kerja 28.182,8
Pemerintahan

20 Fasilitasi Pengadaan 2.799,3 3.450,0 725,0 - 881,7 - - 25,56 97,29 86,72 - 13.376,2

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 52


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Rata - rata
Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Realisai Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke-
Pertumbuhan
No. Uraian (Nama Program)
2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017
Anggaran Realisasi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Tanah Pemerintah 31.725,0 28.181,7 30.866,8 24.440,3 11.237,8

21 Peningkatan Jalan dan 35,7 45.853,6 0,14 97,44 98,06 96,99 87,31 50.811,4
Jembatan 25.751,0 34.011,6 45.455,5 96.317,7 52.521,0 33.139,9 44.574,1 93.418,6 43.404,4

22 Rehabilitasi / - - - 50,0 300,0 - - - 49,6 268,7 99,23 89,58 70,0 63,7


Pemeliharaan Saluran
Drainase / Gorong-
gorong

23 Pembangunan / - - - - 6.200,0 - - - - 4.985,9 80,42 1.240,0 997,2


Rehabilitasi /
Pemeliharaan Trotoar

24 Pengendalian dan - - - - 300,0 - - - - 226,7 75,55 60,0 45,3


Pemanfaatan Ruang

25 Perencanaan Tata - - - - 1.200,0 - - - - 931,0 77,59 240,0 186,2


Ruang dan Tata
Bangunan (Tata Kota)

26 Pembangunan / - - - - 3.457,5 - - - 3.404,8 98,47 691,5 3.366,9


Rehabilitasi Kirmir / 13.429,6
Tembok Penahan
Tebing (TPT)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 53


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Rata - rata
Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Realisai Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke-
Pertumbuhan
No. Uraian (Nama Program)
2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017
Anggaran Realisasi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

27 Pembinaan dan - - - - 90,0 - - - - 89,7 99,72 18,0 17,9


Pengembangan
Aparatur

28 Fasilitasi Prasarana - - - - 2.455,0 - - - - 2.287,3 93,17 491,0 457,5


Pelayanan Publik

29 Program Penyediaan - - 200,0 1.562,2 - - - 61,4 1.530,5 - 30,72 97,97 352,4 318,4
dan Pengelolaan Air
Baku

30 Program - - - 75,0 - - - - 71,2 - 94,94 15,0 14,2


Pengembangan Data /
Informasi

31 Peningkatan Pelayanan - - 10,0 20,0 - - - 10,0 20,0 - 100,00 6,0 6,0


Publik 100,00

32 Program Pembinaan 125,0 1.700,0 191,7 150,0 - - 66,5 177,9 134,7 - - 3,91 92,78 89,83 433,3 75,8
dan Pengawasan
Bidang Pertambangan

33 Program Pembinaan 1.901,0 6.727,0 2.472,5 5.829,2 - 14,1 4.568,8 2.446,5 5.535,0 - 0,74 67,92 98,95 94,95 3.385,9 2.512,9
dan Pengembangan
Bidang
Ketenagalistrikan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 54


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Rata - rata
Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Realisai Anggaran pada Tahun ( Juta Rupiah ) Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke-
Pertumbuhan
No. Uraian (Nama Program)
2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017
Anggaran Realisasi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

34 Program - - 25,0 - - - - - - - - 5,0 -


Pengembangan,
Pengelolaan dan
Konversi
Sungai, Danau dan
Sumber
Daya Air Lainnya

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 55


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk pembangunan
jalan dan jembatan merupakan proporsi anggran yang paling besar untuk kegiatan
pembangunan akses jalan baru diantraranya pembangunan jalan mangkubumi –
indihiang. Rehabilitasi / Pemeliharaan jalan dan jembatan dari tahun ke tahun
pagu anggarannya mengalami kenaikan dari tahun ke tahun dengan rata-rata
pertahun pagu anggaran sebesar Rp. 23.000.000.000.- untuk rehabilitasi
/pemeliharaan secara rutin dan untuk mempertahankan umur teknis jalan dan
jembatan.

Pada program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan


jaringan pengairan lainnya pada tahun 2017 proporsi pagu anggaran paling besar
sebesar Rp. 67.000.000.000.- dengan rata-rata pertumbuhan anggaran sebesar
Rp.29.000.000.000.- untuk memenuhi indikator panjang jalan dalam kondisi baik
ditunjang oleh program peningkatan jalan dan jembatan dengan rata-rata
pertumbuhan anggaran pertahun Rp. 50.000.000.000.-

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah


Ketersediaan infrastruktur merupakan salah satu pelayanan dasar yang harus
disediakan oleh pemerintah daerah, ketersediaan infrastruktur yang berkualitas
merupakan salah satu faktor penentu daya tarik suatu kawasan/wilayah,
disamping faktor kualitas lingkungan hidup, image, dan masyarakat (budaya).
Tahun 2017, bahwa kondisi fisik prasarana dan sarana di kota Tasikmalaya sudah
memadai untuk mendukung aktifitas perkotaan.

Hal ini menunjukkan bahwa kondisi infrastruktur Kota Tasikmalaya yang


diharapkan dapat diwujudkan apabila pelaksanaan pembangunan bidang
pekerjaan umum dapat direalisasikan sesuai dengan rencana program dan kegiatan
selama lima tahun kedepan.

2.4.1 Tantangan
Namun demikian dalam pelaksanaan pembangunan bidang pekerjaan umum
dan penataan ruang masih terdapat permasalahan dimana hal ini merupakan
tantangan dalam pengembangan pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Kota Tasikmalaya khususnya pembangunan infrastruktur.

Adapun tantangan utama yang dihadapi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang dalam menangani dua urusan wajib (Urusan Pekerjaan Umum dan
Urusan Penataan Ruang) adalah :

1. Ketersediaan database sektoral pekerjaan umum dan penataan ruang masih

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 67


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
terbatas
2. Perubahan iklim yang tidak menentu, mempengaruhi jadwal kegiatan
dilapangan
3. Kecenderungan pelanggaran terhadap tata ruang
4. Potensi Sumber Daya Alam terbatas
5. Terbatasnya Sumber Daya Manusia yang ada
6. Kemampuan Sumber Daya Manusia di bidang teknis masih terbatas

2.4.2 Peluang
Sedangkan Peluang untuk mengembangkan pelayanan Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang dalam melaksanakan dua urusan wajib ( Urusan
Pekerjaan Umum dan Urusan Penataan Ruang ) adalah :

1. Tingkat pendidikan dari karyawan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan


Ruang Kota Blitar cukup memadai
2. Tersedianya prasarana dan sarana operasional
3. Pesatnya perkembangan informasi dan teknologi
4. Adanya potensi pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, sarana dan
prasarana di wilayah Kota Tasikmalaya
5. Banyaknya Pengusaha Jasa Konstruksi di Kota Tasikmalaya
6. Tersedianya tenaga kerja di pasar kerja yang cukup memadai

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 68


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

BAB III

PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS


DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan


Perangkat Daerah
Sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang dalam melaksanakan urusannya permasalahan yang dihadapi dapat
diidentifikasi sebagai berikut :
1. Masih kurangnya jumlah SDM yang mendukung pelaksanaan tugas dan
fungsi
2. Belum terselesaikannya Pembangunan Jalan baru sehingga pola
pergerakan lalu lintas kurang efisien
3. Belum Tersedianya bangunan pelengkap jalan pada sebagaian besar
jalan di Kota Tasikmalaya
4. Masih kurangnya Kualitas dan Kapasitas Jalan Terutama Jalan Poros
Dan Jalan Lingkungan
5. Belum Optimalnya Penanganan Area Yang Mengalami Genangan Air
6. Belum Optimalnya fungsi jaringan sumber daya air
7. Belum optimalnya kualitas jaringan irigasi terutama pada daerah yang
menuju lahan pertanian teknis
8. Kelayakan bangunan masih kurang
9. kuantitas dan kualitas Bangunan Gedung untuk pelayanan publik masih
kurang
10. Belum lengkapnya Ketersediaan Data Sektoral Urusan Pekerjaan Umum
11. Masih Kurangnya Pemahaman Masyarakat Mengenai Penataan Ruang
12. Belum Optimalnya Pengawasan Dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang
Permasalahan tersebut terjadi karena adanya faktor–faktor yang
mempengaruhi antara lain :
1. Kurangnya jumlah SDM yang mendukung pelaksanaan kegiatan
2. buruknya sistem drainase, harus dilakukan dengan sistem interkoneksi
(pengelola drainase yang terpadu)
3. Keterbatasan lahan existing dilapangan untuk melaksakan perencanaan
yang ideal

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 69


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
4. Keterbatasan sarana dan prasarana penunjang dalam pelaksanaan tugas
pokok dan fungsi
5. Rendahnya Kesadaran Pemilik bangunan terhadap petingnya
perencanaan teknis yang memenuhi persyaratan teknis
6. Belum optimalnya penerapan Perencanaan anggaran terhadap
pelaksanaan pembangunan gedung untuk pelayanan publik
7. Kurangnya pemahaman terhadap pedoman dalam pelaksanaan tugas
8. Tingginya potensi bencana alam banjir/genangan, erosi sungai, dan
longsor
9. Belum optimalnya pelaksanaan pengawasan internal
10. Kondisi di lapangan yang variatif untuk segera ditangani

3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil kepala
daerah terpilih

Visi Kota Tasikmalaya 2017 – 2022

“ KOTA TASIKMALAYA YANG RELIGIUS, MAJU DAN MADANI”

Visi tersebut mengandung makna :

Religius : adalah kondisi, sikap, perilaku masyarakat Kota Tasikmalaya


yang mempunyai kedalamam penghayatan, pengalaman
keagamaan dan keyakinannya terhadap Tuhan yang diwujudkan
dengan mematuhi segala perintah menjauhi segala laranganNya
dengan keikhlasan hati dan dengan selutuh jiwa raga serta
memperhatikan tata nilai dan norma serta kearifan lokal.

Maju : adalah kondisi, sikap dan perilaku masyarakat Kota Tasikmalaya


yang kreatif, produktif, inofativ, dan berdaya saing, disiplin,
berpendidilan tinggi, sehat lahir dan batin, dapat menjaga
tatanan sosial masyarakat dengan toleran, bergotong royong,
rasional, arif, adaptif dan responsif terhadap dinamika
perubahan serta ditunjang oleh infrastruktur dasar perkotaan
yang memadai, nyaman, bersih, dan berwawasan lingkungan.

Madani : adalah kondisi, sikap dan prilaku asyarakat Kota Tasikmalaya


yang sejahtera, maju, beradab dalam membangun, menjalani
dan memaknai kehidupannya, menjunjung tinggi etika dan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 70


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
moralitas, taat hukum dan demokratis.

Secara umum visi tersebut mengandung makna bahwa seluruh masyarakat


Kota Tasikmalaya berkeinginan untuk mencapai suatu kondisi, sikap dan
prilaku yang mempunyai kedalaman penghayatan, pengamalan keagamaan
dan keyakinannya terhadap Alloh, Tuhan Yang Maha Esa, yang diwujudkan
dengan mematuhi segala perintah dan menjauhi larangan-Nya, dengan
keikhlasan hati dan seluruh jiwa raga serta memperhatikan tata nilai, norma
dan kearifan lokal, mempunyai sikap disiplin, produktif, inovatif, dan
berdaya saing, berpendidikan tinggi, sehat, dapat menjaga tatanan sosial
masyarakat yang toleran, bergotong royong, rasional, arif, adaptif dan
responsif terhadap dinamika perubahan, beradab dalam membangun,
menjunjung tinggi etika dan moralitas, taat hukum dan demokratis.
Sehingga terwujud kehidupan yang sejahtera secara lahir dan batin,
memperoleh ketenangan, aman, damai dan makmur dalam menjalani
kehidupannya yang ditunjang oleh pelayanan dan infrastruktur dasar
perkotaan yang baik, memadai, nyaman, bersih dan berwawasan
lingkungan.

Sedangkan misi yang disusun dalam rangka mengimplementasikan langkah-


langkah yang akan dilakukan dalam mewujudkan visi yang telah dipaparkan
di atas adalah :

 Misi Ke-3 : “Memantapkan infrastruktur dasar perkotaan guna


mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan yang
berwawasan lingkungan”
 Tujuan 5 ( Lima ) :
Tersedianya infrastruktur dasar perkotaan yang berkualitas,
aman, nyaman, Inklusif dan berkelanjutan.
 Sasaran 7 ( Tujuh ):
Meningkatnya layanan infratruktur dasar perkotaan yang mantap,
aman, dan nyaman dan inklusif.
- Program 12 ( Dua Belas ) Program Pemantapan Infrastruktur
Dasar Perkotaan.
 Sasaran 8 ( Delapan ) :
Meningkatnya kawasan permukiman dan lingkungan yang nyaman
dan sehat.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 71


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
- Program 13 ( Tiga Belas ) Program Gema Manasik (Gerakan
Bersama Menata Kota Tasikmalaya).
 Misi Ke-5 :“Meningkatnya tata kelola pemerintahan yang baik dan
bersih”.
 Tujuan 8 ( Delapan):
Terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif,
efisien, transparan, akuntabel, bebas korupsi, kolusi dan nepotisme
berbasis teknologi informasi.
 Sasaran 15 ( Lima Belas ) :
Meningkatnya kualitas layanan publik berbasis teknologi informasi
- Program 20 ( Dua Puluh ) Program Tasik Layanan Prima
(Profesional, Responsif , Inovatif memuaskan dan Akuntabel).
 Sasaran 16 ( Enam Belas )
Meningkatnya sistem akuntabilitas pengelolaan keuangan dan
kinerja daerah
- Program Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Keuangan dan
Aparatur
Dalam rangka pencapaian visi dan misi Walikota dan Wakil
Walikota Tasikmalaya, hal-hal menjadi faktor penghambat dan
pendorong pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kota Tasikmalaya dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 3.1
Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan Perangkat Daerah
Terhadap Pencapaian Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil
Kepala Daerah

Misi, Tujuan dan Permasalahan Faktor


No
Sasaran RPJMD Pelayanan SKPD Penghambat Pendorong
VISI :KOTA
TASIKMALAYA
YANG RELIGIUS,
MAJU DAN
MADANI
Misi ke 3 1. Belum tersedianya 1. SDM aparatur 1. Insfrastruktur
:Memantapkan saluran drainase yang terbatas dasar
infrastruktur dan atau trotoar baik kuantitas perkotaan
dasar perkotaan pada sebagian maupun yang cukup
1
guna mendorong jaringan jalan di kualitas baik
pertumbuhan dan Kota Tasikmalaya 2. Pemanfaatan 2. Lokasi yang
pemerataan dikarenakan teknologi strategis
pembangunan pembangunan informasi sebagai PKW (

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 72


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
yang berwawasan ruas jalan dalam Pusat
lingkungan sebagian besar pemerintahan Kegiatan
belum disertai ( e-goverment) Wilayah )
Tujuan : dengan belum optimal Priangan
Tersedianya penunjangnya 3. Penegakan Timur
infrastruktur berupa trotoar dan perda yang 3. Percepatan
dasar perkotaan atau drainase; belum optimal pembangunan
yang berkualitas, 2. Perlu peningkatan 4. Pengelolaan dan bantuan
aman, nyaman kualitas jalan keuangan dan oleh
dan terutama jalan kinerja pemerintah
berkelanjutan. poros dan jalan aparatur yang pusat dan
lingkungan; belum optimal provinsi
3. Belum optimalnya 4. Kemajuan
penanganan area teknologi dan
yang mengalami informasi.
genangan air
ketika hujan lebat;
4. Belum optimalnya
kualitas jaringan
irigasi terutama
pada daerah yang
menuju lahan
pertanian teknis;
Sasaran : 5. Terdapat fungsi
Meningkatnya jaringan irigasi
layanan dengan jaringan
infratruktur dasar drainase yang
perkotaan yang masih bersatu;
mantap, aman dan 6. Ketersediaan data
nyaman sektoral urusan
Pekerjaan Umum
belum lengkap;
7. Masih kurangnya
pemahaman
masyarakat
mengenai
Penataan Ruang;
8. Belum optimalnya
pengawasan dan
pengendalian
pemanfaatan
ruang.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 73


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Misi ke 5 : 1. Kepemilikan Ijin
Meningkatnya tata Mendirikan
kelola Bangunan masih
pemerintahan rendah;
yang baik dan 2. Masih terdapat
2.
bersih beberapa
perangkat daeah
yang belum
memiliki gedung
negara
Tujuan :
Terselenggaranya
tata kelola
pemerintahan
yang profesional,
efektif, efisien,
transparan,
akuntabel, bebas
korupsi, kolusi
dan nepotismen
berbasis teknologi
informasi
Sasaran :
1. Meningkatnya
kualitas
layanan publik
berbasis
teknologi
informasi

3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi

3.3.1 Telaah Renstra K/L

Tantangan pembangunan infrastruktur ke depan adalah bagaimana


untuk terus meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang berkualitas
dengan kinerja yang semakin dapat diandalkan agar daya tarik dan daya
saing Indonesia dalam konteks global dapat terus meningkat. Demikian pula
dengan infrastruktur yang berperan dalam mendukung pertumbuhan
ekonomi dan pengembangan wilayah diharapkan akan dapat terus
mendorong percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi secara
berkelanjutan, sekaligus mewujudkan kesejahteraan sosial dan kenyamanan
lingkungan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 74


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
visi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2015-2019
adalah:
“TERWUJUDNYA INFRASTRUKTUR PEKERJAAN UMUM DAN
PERUMAHAN RAKYAT YANG HANDAL DALAM MENDUKUNG INDONESIA
YANG BERDAULAT, MANDIRI, DAN BERKEPRIBADIAN BERLANDASKAN
GOTONG ROYONG”
Infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat yang handal
diartikan sebagai tingkat dan kondisi ketersediaan, keterpaduan, serta
kualitas dan cakupan pelayanan infrastruktur pekerjaan umum dan
perumahan rakyat yang produktif dan cerdas, berkeselamatan, mendukung
kesehatanmasyarakat, menyeimbangkan pembangunan, memenuhi
kebutuhan dasar, serta berkelanjutan yang berasaskan gotong royong guna
mencapai masyarakat yang lebih sejahtera.
Infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat yang handal
secara lebih rinci diperlukan untuk mendukung agenda prioritas nasional
antara lain untuk meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di
pasar internasional; mewujudkan kemandirian ekonomi dengan
menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik; membangun tata
kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya;
membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah daerah
dan desa dalam kerangka negara kesatuan; mewujudkan keamanan
nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah, menopang kemandirian
ekonomi dengan mengamankan sumber daya maritim, dan mencerminkan
kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan; serta untuk melindungi
segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Negara.
Misi Kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat tercantum di
dalam Peraturan Pemerintah Nomor 165 Tahun 2014 tentang Penataan
Tugas dan Fungsi Kabinet Kerja, amanat RPJMN tahap ketiga serta
perubahan kondisi lingkungan strategis yang dinamis adalah sebagai
berikut :
1. Mempercepat pembangunan infrastruktur suberdaya air termasuk
sumber daya maritim untuk mendukung ketahanan air, kedaulatan
pangan, dan kedaulatan energy, guna menggerakkan sektor-sektor
strategis ekonomi domestik dalam rangka kemandirian ekonomi;
2. Mempercepat pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung
konektivitas guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 75


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
pelayanan sistem logistik nasional bagi penguatan daya saing bangsa
di lingkup global yang berfokus pada keterpaduan konektivitas
daratan dan maritim;
3. Mempercepat pembangunan infrastruktur permukiman dan
perumahan rakyat untuk mendukung layanan infrastruktur dasar
yang layak dalam rangka mewujudkan kualitas hidup manusia
Indonesia sejalan dengan prinsip ‘infrastruktur untuk semua’;
4. Mempercepat pembangunan infrastruktur pekerjaan umum dan
perumahan rakyat secara terpadu dari pinggiran didukung industri
5. konstruksi yang berkualitas untuk keseimbangan pembangunan antar
daerah, terutama di kawasan tertinggal, kawasan perbatasan, dan
kawasan perdesaan, dalam kerangka NKRI;
6. Meningkatkan tata kelola sumber daya organisasi bidang pekerjaan
umum dan perumahan rakyat yang meliputi sumber daya manusia,
pengendalian dan pengawasan, kesekertariatan
7. serta penelitian dan pengembangan untuk mendukung fungsi
manajemen meliputi perencanaan yang terpadu, pengorganisasian
yang efisien, pelaksanaan yang tepat, dan pengawasan yang ketat.

Tujuan Kementerian PekerjaanUmum dan Perumahan Rakyat secara


umum adalah menyelenggarakan infrastrukutur Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat dengan tingkat dan kondisi ketersediaan, keterpaduan,
serta kualitas dan cakupan pelayanan yang produktif dan cerdas,
berkeselamatan, mendukung kesehatan masyarakat, menyeimbangkan
pembangunan, memenuhi kebutuhan dasar, serta berkelanjutan yang
berasaskan gotong royong guna mencapai masyarakat yang lebih sejahtera.
Lebih lanjut, tujuan tersebut di jabarkan sebagai berikut :
1. Menyelenggarakan pembangunan bidang Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat yang terpadu dan berkelanjutan didukung industri
konstruksi yang berkualitas untuk keseimbangan pembangunan
antardaerah, terutama di kawasan tertinggal, kawasan perbatasan, dan
kawasan perdesaan;
2. Menyelenggarakan pembangunan bidang Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat untuk mendukung ketahanan air, kedaulatan
pangan, dan kedaulatan energi, guna menggerakkan sektor-sektor
strategis ekonomi domestik dalam rangka kemandirian ekonomi;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 76


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
3. Menyelenggaraan pembangunan bidang Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat untuk konektivitas nasional guna meningkatkan
produktivitas, efisiensi, dan pelayanan sistem logistik nasional bagi
penguatan daya saing bangsa di lingkup global yang berfokus pada
keterpaduan konektivitas daratan dan maritim;
4. Menyelenggarakan pembangunan bidang pekerjaan umum dan
perumahan rakyat untuk mendukung layanan infrastruktur dasar yang
layak guna mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia sejalan
dengan prinsip “infrastruktur untuk semua”;
5. Menyelenggarakan tata kelola sumber daya organisasi bidang pekerjaan
umum dan perumahan rakyat yang meliputi sumber daya manusia,
pengendalian dan pengawasan, kesekertariatan serta penelitian dan
pengembangan untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan
bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat yang efektif, efiesien,
transparan dan akuntabel.
Goals Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(dampak/Impact pada level stakeholders) yang dalam hal ini merupakan
Adapun peta strategi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Sementara sasaran strategis (outcome/impact pada level customers) dalam
hal yang mencerminkan dampak dari pengaruh hasil sasaran-sasaran
strategis (outcome/impact pada level customer yang dilayani) yaitu
meningkatnya kehandalan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat dalam mewujudkan: kedaulatan pangan, ketahanan air, dan
kedaulatan energi; konektivitas bagi penguatan daya saing; layanan
infrastruktur dasar; dan keseimbangan pembangunan antar daerah, antar
sektor dan antar tingkat pemerintahan sehingga dapat memenuhi
kesejahteraan masyarakat.
Visi Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Barat “DENGAN
IMAN DAN TAKWA, JAWA BARAT SEBAGAI PROVINSI TERMAJU DI
INDONESIA”.

Dengan misi :

1. MEWUJUDKAN KUALITAS KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG


BERBUDAYA ILMU DAN TEKNOLOGI, PRODUKTIF DAN BERDAYA
SAING;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 77


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
2. MENINGKATKAN PEREKONOMIAN YANG BERDAYA SAING DAN
BERBASIS POTENSI DAERAH

3. MEWUJUDKAN LINGKUNGAN HIDUP YANG ASRI DAN LESTARI

4. MEWUJUDKAN TATA KELOLA KEPEMERINTAHAN YANG BAIK

5. MEWUJUDKAN PEMERATAAN PEMBANGUNAN YANG BERKEADILAN

Prioritas Pembangunan Nasional yang berkaitan langsung dengan dinas


pekerjaan umum dan penataan ruang kota tasikmalaya.

1. Peningkatan interkoneksi pusat-pusat pertumbuhan dan


infrastruktur wilayah pendukung kegiatan ekonomi
2. Peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pengendalian
pemanfaatan ruang.

Dalam hal turut serta memberikan kontribusi pencapaian sasaran


Renstra Kementrian Pekerjaan Umum dan Renstra Provinsi Jawa Barat,
terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmlaya diantaranya :

1. Keterbatasan sarana dan prasarana penunjang dalam pelaksanaan


tugas pokok dan fungsi.
2. Belum terselesaikannya Pembangunan Jalan baru sehingga pola
pergerakan lalu lintas kurang efisien
3. Tingkat ancaman bahaya longsor dan bencana banjir/genangan yang
semakin tinggi
4. Perubahan fungsi lahan yang berakibat pada berkurangnya luas
daerah resapan air
5. Tingginya sedimentasi baik pada saluran maupun sungai Masih
banyaknya kondisi infrastruktur yang rusak/tidak berfungsi secara
optimal
6. Pelanggaran pemanfaatan sempadan sungai maupun pelanggaran
terhadap RTRW yang ada.
7. Masih banyaknya infrastruktur jalan yang rusak dan menurun
kapasitasnya.
8. Masih kurangnya kuantitas dan kualitas Bangunan Gedung untuk
pelayanan publik
9. Belum Optimalnya Pengawasan Dan Pengendalian Pemanfaatan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 78


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Ruang.

Faktor – faktor penghambat dalam pencapaian sasaran Renstra Kementrian


Pekerjaan Umum dan Renstra PU Provinsi Jawa Barat adalah :
1. Kurangnya pemahaman/kesadaran masyarakat dalam hal
pemeliharaan dan pemanfaatan sarana dan prasarana yang telah
dibangun oleh pemerintah. Halini dikarenakan masih adanya kesan
bahwa pemeliharaan sarana danprasarana merupakan tanggung
jawab pemerintah saja
2. Masih Kurangnya Pemahaman Masyarakat Mengenai Penataan Ruang.
3. Keterbatasan sarana dan prasarana penunjang dalam pelaksanaan
tugas pokok dan fungsi
4. Penempatan SDM yang tidak sesuai dengan kompetensinya
5. Jumlah sumber daya manusia yang berkualitas masih terbatas
6. Lemahnya penguasaan teknologi dan mutu konstruksi yang belum
sesuai standar

Faktor – faktor Pendorong dalam pencapaian sasaran Renstra Kementrian


Pekerjaan Umum dan Renstra PU Provinsi Jawa Barat adalah :
1. Adanya tupoksi dan struktur organisasi
2. Komitmen SDM mengembangkan kompetensi untuk peningkatkan skil
dan ilmu pengetahuan
3. Tersedianya Standar Operating Prosedure ( SOP ), tesedianya Juklak,
Juknis untuk kelancaran pelaksanaan tugas
4. Kemajuan informasi dan teknologi
5. Tersedianya sarana dan prasarana
Tabel 3.2
Permasalahan Pelayanan Perangkat Daerah Kota Tasikmalaya
berdasarkan Sasaran Renstra K/L beserta Faktor Penghambat dan
Pendorong Keberhasilan Penanganannya

No Sasaran Jangka Permasalahan Sebagai Faktor


Menengah Renstra K/L Pelayanan SKPD Penghambat Pendorong

1. Meningkatnya 1. Keterbatasan 1. Kurangnya 1. Adanya


kehandalan infrastruktur sarana dan pemahaman/kesadara tupoksi dan
Pekerjaan Umum dan prasarana n masyarakat dalam struktur
Perumahan Rakyat dalam penunjang hal pemeliharaan dan organisasi.
mewujudkan: kedaulatan dalam pemanfaatan sarana

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 79


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
No Sasaran Jangka Permasalahan Sebagai Faktor
Menengah Renstra K/L Pelayanan SKPD Penghambat Pendorong

pangan, ketahanan air, pelaksanaan dan prasarana yang


dan kedaulatan energi; tugas pokok telah dibangun oleh
konektivitas bagi dan fungsi pemerintah. Hal ini
penguatan daya saing; dikarenakan masih
layanan infrastruktur adanya kesan bahwa
dasar; dan keseimbangan pemeliharaan sarana
pembangunan antar dan prasarana
daerah, antar sektor dan merupakan tanggung
antar tingkat jawab pemerintah
pemerintahan sehingga saja.
dapat memenuhi
kesejahteraan
masyarakat
1. Belum 2. Masih Kurangnya 3. Komitmen
terselesaikann Pemahaman SDM
ya Masyarakat Mengenai mengembangk
Pembangunan Penataan Ruang. an kompetensi
Jalan untuk
barusehingga peningkatkan
pola skil dan ilmu
pergerakan pengetahuan.
lalu lintas
kurang efisien
2. Tingkat Keterbatasan sarana Keterbatasan
ancaman dan prasarana sarana dan
bahaya penunjang dalam prasarana
longsor dan pelaksanaan tugas penunjang
bencana pokok dan fungsi. dalam
banjir/genang pelaksanaan
an yang tugas pokok dan
semakin tinggi fungsi.

3. Perubahan Penempatan SDM yang Tersedianya


fungsi lahan tidak sesuai dengan Standar
yang kompetensinya Operating
berakibat Prosedure ( SOP
pada ), tesedianya

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 80


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
No Sasaran Jangka Permasalahan Sebagai Faktor
Menengah Renstra K/L Pelayanan SKPD Penghambat Pendorong

berkurangnya Juklak, Juknis


luas daerah untuk
resapan air kelancaran
pelaksanaan
tugas.
4. Tingginya Jumlah sumber daya Komitmen SDM
sedimentasi manusia yang mengembangkan
baik pada berkualitas masih kompetensi
saluran terbatas. untuk
maupun peningkatkan
sungai Masih skil dan ilmu
banyaknya pengetahuan.
kondisi
infrastruktur
yang
rusak/tidak
berfungsi
secara optimal
5. Pelanggaran Lemahnya penguasaan Tersedianya
pemanfaatan teknologi dan mutu Standar
sempadan konstruksi yang belum Operating
sungai sesuai standar Prosedure ( SOP
maupun ), tesedianya
pelanggaran Juklak, Juknis
terhadap untuk
RTRW yang kelancaran
ada. pelaksanaan
tugas.
6. Masih Keterbatasan sarana dan Tersedianya
banyaknya prasarana penunjang sarana dan
infrastruktur dalam pelaksanaan prasarana.
jalan yang tugas pokok dan fungsi.
rusak dan
menurun
kapasitasnya
7. Masih Keterbatasan sarana dan Tersedianya
kurangnya prasarana penunjang sarana dan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 81


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
No Sasaran Jangka Permasalahan Sebagai Faktor
Menengah Renstra K/L Pelayanan SKPD Penghambat Pendorong

kuantitas dan dalam pelaksanaan prasarana.


kualitas tugas pokok dan fungsi.
Bangunan
Gedung untuk
pelayanan
publik
8. Belum Masih Kurangnya Adanya tupoksi
Optimalnya Pemahaman dan struktur
Pengawasan Masyarakat Mengenai organisasi.
Dan Penataan Ruang
Pengendalian
Pemanfaatan
Ruang

Tabel 3.3
Permasalahan Pelayanan Perangkat Daerah Kota
Tasikmalayaberdasarkan Sasaran Renstra Perangkat Daerah
Provinsi beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan
Penanganannya
Sasaran Jangka Sebagai Faktor
Permasalahan
Menengah Renstra
No Pelayanan Perangkat
Perangkat Daerah Penghambat Pendorong
Daerah
Provinsi L
Tersedianya
Meningkatnya kondisi
Kapasitas jaringan jalan Existing jalan sarana dan
infrastruktur jalan dan
yang belum memadai yang tersedia prasarana.
perhubungan

Meningkatnya cakupan belum optimalnya


Tersedianya
pelayanan infrastruktur kualitas jaringan irigasi
sarana dan
irigasi serta terutama pada daerah
prasarana.
meningkatnya kondisi yang menuju daerah
baik jaringan irigasi pertanian teknis;
Kurangnya/terb Komitmen
Rehabilitasi dan Terdapatnya wilayah
atasnya personil terhadap
rekonstruksi pasca yang rawan gerakan
yang menangani Penangan
bencana tanah
bencana Pasca Bencana
Tanggap darurat Terdapatnya wilayah Kurangnya/terb Komitmen

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 82


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Sasaran Jangka Sebagai Faktor
Permasalahan
Menengah Renstra
No Pelayanan Perangkat
Perangkat Daerah Penghambat Pendorong
Daerah
Provinsi L
bencana yang rawan gerakan atasnya personil terhadap
tanah yang menangani Penangan
bencana Bencana
Meningkatnya Sarana dan prasarana Kurangnya Produk aturan
ketersediaan informasi teknologi informasi dan pemahaman yang telah
penataan ruang komunikasi belum tentang tersusun
memadai penataan ruang segera
disosialisasikan
ke masyarakat
Meningkatnya kualitas Alih fungsi lahan Kurangnya/terb Produk aturan
perencanaan ruang atasnya personil yang telah
yang menangani tersusun
bencana segera
disosialisasikan
ke masyarakat

3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan


Hidup Strategis

3.4.1. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah


Rencana Tata Ruang wilayah Kota Tasikmalaya ditetapkan dengan
Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 4 tahun 2012 Tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tasikmalaya Tahun Tahun 2011 –
2031.
a. Tujuan Penataan Ruang Wilayah

Dengan mengacu kepada UU No.26/2007 tentang Penataan


Ruang, khususnya Pasal 3, maka tujuan penataan ruang adalah
untuk mewujudkan ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif,
dan berkelanjutan berdasarkan Wawasan Nusantara dan Ketahanan
Nasional. Tujuan perwujudan tersebut diterjemahkan lebih lanjut
dengan :
1) Terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan
lingkungan buatan;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 83


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
2) Terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam
dan sumber daya buatan dengan memperhatikan sumber daya
manusia;
3) Terwujudnya perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak
negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang.
Secara lebih operasional dalam PP No.26/2008 tentang RTRWN,
khususnya Pasal 2 dikemukakan bahwa penataan ruang wilayah
bertujuan untuk mewujudkan :
1) Ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif, dan
berkelanjutan;
2) Keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan;
3) Keterpaduan perencanaan tata ruang wilayah nasional, provinsi,
dan kabupaten/kota;
4) Keterpaduan pemanfaatan ruang darat, ruang laut, dan ruang
udara, termasuk ruang di dalam bumi dalam kerangka Negara
Kesatuan Republik Indonesia;
5) Keterpaduan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah dalam
rangka perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak
negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang;
6) Pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan bagi
peningkatan kesejahteraan masyarakat;
7) Keseimbangan dan keserasian perkembangan antar wilayah;
8) Keseimbangan dan keserasian kegiatan antar sektor; dan
9) Pertahanan dan keamanan negara yang dinamis serta integrasi
nasional.
Selanjutnya dengan merujuk kepada Pedoman Penyusunan
RTRW Kota, maka perumusan tujuan harus mempertimbangkan visi
dan misi pembangunan kota bersangkutan. Dengan memperhatikan
visi pembangunan jangka panjang Kota Tasikmalaya adalah “Dengan
Iman dan Takwa Kota Tasikmalaya menjadi Pusat Perdagangan dan
Industri Maju di Jawa Barat”, maka tujuan penataan ruang Kota
Tasikmalaya adalah sebagai berikut :
Mewujudkan ruang wilayah Kota Tasikmalaya, sebagai Pusat
Kegiatan Wilayah (PKW) Priatim-Pangandaran, yang aman, nyaman,
produktif, dan berkelanjutan guna mendukung terwujudnya kota

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 84


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
perdagangan dan jasa, serta industri kreatif yang termaju di Jawa
Barat.
Pusat industri dan perdagangan termaju disini adalah Industri
Kreatif yang berbasis kerajinan (Handycraft). Berdasarkan cetak biru
“Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025” Departemen
Perdagangan RI, ada 14 (Empat Belas) elemen yang tergolong industri
kreatif yaitu : periklanan, arsitektur pasar seni dan antik, kerajinan,
desain fesyen, film, video dan fotografi, permainan interaktif, musik,
seni pertunjukan, penerbitan, jasa komputer dan piranti lunak
televisi dan radio serta riset dan pengembangan. Dari 14 (Empat
Belas) jenis industri tersebut yang telah dimiliki dan berkembang di
Kota Tasikmalaya adalah Industri Kerajinan (Handycraft). Jenis
industri kreatif tersebut antara lain Batik, Bordir, berbagai rupa
anyaman Mendong dan Bambu, Kelom dan Alas Kaki.
Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan oleh Kantor
Bank Indonesia Tasikmalaya mengenai “Pemetaan Daya Saing
Industri Kreatif Kota/Kabupaten di Jawa Barat Tahun 2007”, Indutri
Kreatif Kota Tasikmalaya menduduki rangking teratas terutama
komoditi Bordir dan Alas Kaki. Sehingga tolok ukur pencapaian visi
bisa mengacu pada hasil kajian tersebut.

b. Kebijakan dan Strategis Penataan Ruang Wilayah


Berdasarkan pada perumusan tujuan penataan ruang Kota
Tasikmalaya serta merujuk kepada Pedoman Penyusunan RTRW Kota,
maka rumusan kebijakan penataan ruang bagi Kota Tasikmalaya sebagai
berikut.

1. Kebijakan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya


Kebijakan penataan ruang Kota Tasikmalaya meliputi:
a. peningkatan akses pelayanan perkotaan sebagai pusat perdagangan
dan industri kreatif termaju di Jawa Barat yang aman, nyaman,
produktif, dan berkelanjutan serta merata dan hirarkis;
b. peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan prasarana;
c. pemeliharaan dan perwujudan kelestarian fungsi lingkungan hidup;
d. peningkatan upaya pencegahan kerusakan lingkungan hidup;
e. peningkatan keterpaduan dan keterkaitan antar kegiatan budi daya;

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 85


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
f. pengembangan ruang kota yang kompak dan efisien sesuai daya
dukung dan daya tampung lingkungan;
g. penetapan kawasan strategis ekonomi, kawasan strategis
pemanfaatan sumber daya alam dan/atau teknologi, dan kawasan
strategis sosial budaya; dan
h. Peningkatan fungsi kawasan untuk pertahanan dan keamanan
Negara.

2. Strategis Penataan Ruang Kota Tasikmalaya


Strategi penataan ruang wilayah Kota Tasikmalaya meliputi:
1) Strategi peningkatan akses pelayanan perkotaan sebagai pusat
perdagangan dan industri kreatif termaju di Jawa Barat yang
aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan serta merata dan
hirarkis, meliputi :
a. Meningkatkan keterkaitan antar kawasan perkotaan, serta
antara kawasan perkotaan dan wilayah sekitar dalam kesatuan
Kawasan Wilayah Priangan Timur;
b. Mendorong kawasan perkotaan dan pusat pertumbuhan agar
lebih kompetitif dan lebih efektif dalam pengembangan wilayah
sekitar dalam kesatuan Wilayah Priangan Timur; dan
c. Mengembangkan pusat pertumbuhan baru di kawasan yang
belum terlayani oleh pusat pertumbuhan.
2) Strategi peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan
prasarana, meliputi:
a. Meningkatkan kualitas jaringan prasarana dan mewujudkan
keterpaduan pelayanan transportasi darat dan udara;
b. Mendorong pengembangan prasarana telekomunikasi terutama
di kawasan terisolasi/tertinggal;
c. Meningkatkan jaringan energi untuk memanfaatkan energi
terbarukan dan tak terbarukan secara optimal serta
mewujudkan keterpaduan sistem penyediaan tenaga listrik;
d. Meningkatkan kualias jaringan prasarana serta mewujudkan
keterpaduan sistem jaringan sumber daya air;dan
e. Mengembangkan jaringan prasarana lingkungan.
3) Strategi pemeliharaan dan perwujudan kelestarian fungsi
lingkungan hidup, meliputi:

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 86


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
a. Menetapkan kawasan berfungsi lindung;
b. Mempertahankan dan meningkatkan ketersediaan RTH dengan
luas paling sedikit 30% (tiga puluh persen) dari luas Kota
Tasikmalaya sesuai dengan kondisi ekosistemnya, dan
c. Mengembalikan fungsi kawasan lindung yang telah menurun.
4) Strategi peningkatan upaya pencegahan kerusakan lingkungan
hidup, meliputi:
a. Menyelenggarakan upaya terpadu pelestarian fungsi
lingkungan hidup;
b. Melindungi kemampuan lingkungan hidup dari tekanan
perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh
suatu kegiatan;
c. Melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap
zat, energi dan/atau komponen lain yang dibuang ke
dalamnya;
d. Mencegah perubahan sifat fisik lingkungan dalam menunjang
pembangunan yang berkelanjutan;
e. Mengendalikan pemanfaatan sumber daya alam secara
bijaksana untuk menjamin kepentingan generasi masa kini dan
generasi mendatang;
f. Mengelola sumber daya alam tak terbarukan secara
berkelanjutan; dan
g. Mengembangkan kegiatan budi daya dengan memperhatikan
potensi kawasan rawan bencana.
5) Strategi peningkatan keterpaduan dan keterkaitan antar kegiatan
budi daya, meliputi:
a. Menetapkan kawasan budi daya dengan memperhatikan
keseimbangan pemanfaatan ruang darat dan ruang udara,
termasuk ruang di dalam bumi secara sinergis;
b. Mengembangkan kegiatan budi daya yang unggulan di dalam
kawasan beserta prasarana secara sinergis dan berkelanjutan
untuk mendorong pengembangan perekonomian kawasan dan
wilayah sekitarnya;dan
c. Mempertahankan kawasan budi daya pertanian pangan untuk
mewujudkan ketahanan pangan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 87


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
6) Strategi pengembangan ruang kota yang kompak dan efisien sesuai
daya dukung dan daya tampung lingkungan, meliputi:
a. Membatasi perkembangan kegiatan budidaya di kawasan
rawan bencana;
b. Mengarahkan pemukiman di kawasan pertumbuhan baru;dan
c. Mengembangkan kawasan pelayanan umum di sebelah selatan
kota.

c. Kebijakan dan Strategi Pengembangan Kawasan Strategis

Kebijakan pengembangan kawasan strategis Kota Tasikmalaya


yaitu Strategi penetapan kawasan strategis ekonomi, kawasan
strategis pemanfaatan sumber daya alam dan/atau teknologi, dan
kawasan strategis sosial budaya, meliputi:
a. Mengembangkan dan meningkatkan fungsi kawasan dalam
pengembangan perekonomian;
b. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam dan/atau
teknologi;dan
c. Melestarikan dan meningkatkan potensi sosial dan budaya.

Tabel 3.4
Permasalahan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Berdasarkan Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah beserta Faktor
Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya

Rencana Tata Ruang Faktor


Permasalahan
Wilayah Terkait
No. Pelayanan
Tugas dan Fungsi Penghambat Pendorong
Perangkat Daerah
Perangkat Daerah
1 Rencana Alih fungsi lahan Penyediaan lahan Pengembangan
Pengembangan yang akan Wilayah perkotaan
Jaringan jalan dibebaskan
2 Peningkatan Kapasitas Kapasitas jaringan Terbatasnya Tupoksi dan
Jalan jalan yang belum existing jalan yang struktur organisasi
memadai tersedia
3 Pemeliharaan jalan Masih banyaknya Jumlah personil Tupoksi dan
ruas ruas jalan perencanaan struktur organisasi
yang memerlukan anggaran yang
penanganan terbatas
4 Rencana Ketersediaan lahan Penyediaan lahan Tupoksi dan
Pengembangan yang terbatas yang akan struktur organisasi
Jaringan jalan Lainnya dibebaskan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 88


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
5 Jalan layang (Fly Over) Kemacetan lalu Terbatasnya Tupoksi dan
atau Simpang Susun lintas di beberapa existing jalan yang struktur organisasi
(Interchange), dan ruas jalan tersedia
atau Lintang Susun
(Undepass)
6 Pembuatan drainase belum optimalnya Saluran drainase Tersedianya sarana
jalan dan pelengkap penataan trotoar belum terkoneksi dan prasarana.
jalan dan jaringan dengan baik
drainase
7 Penanggulangan belum optimalnya Tersedianya
Sungai Kota penagganan sungai sarana dan
Tasikmalaya Seluruh prasarana.
Kecamatan
9 Rencana Sistem saluran Tersedianya
pembangunan dan drainase belum sarana dan
rehabilitasi Saluran teintegrasi dan prasarana.
pembuangan utama belum berfungsi
secara optimal
10 Rencana Belum optimalnya Tupoksi dan
pembangunan dan kualitas jaringan struktur organisasi
rehabilitasi Saluran irigasi terutama
primer pada daerah yang
menuju lahan
pertanian teknis
Belum optimalnya
kualitas jaringan
irigasi terutama
pada daerah yang
menuju lahan
pertanian teknis
11 Rencana Belum optimalnya Tupoksi dan
pembangunan dan kualitas jaringan struktur organisasi
rehabilitasi jaringan irigasi terutama
drainase sekunder pada daerah yang
menuju lahan
pertanian teknis

3.4.2. Telaahan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

Berdasarkan hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis ( KLHS ) Isu-


isu Pembangunan berkelanjutan di Kota Tasikmalaya adalah sebagai
berikut:

1. Terjadinya pengikisan nilai - nilai kebangsaan, nilai - nilai


sejarah,budaya serta kearifan lokal
2. Kurangnya Ruang Terbuka Hijau publik
3. Menurunnya kualitas dan kuantitas sumber daya air

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 89


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
4. Belum optimalnya pengelolaan Pedagang Kaki Lima (PKL)
5. Penurunan luasan lahan pertanian
Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup
Strategis (KLHS) menjadi dasar bagi kebijakan, rencana dan program
pembangunan dalam wilayah Kota Tasikmalaya.
1. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah
- Evaluasi permasalahan berdasarkan rencana tata ruang wilayah
- Kota Tasikmlaya saat ini banyak terjadi perubahan penggunaan lahan
yang tidak melalui perijinan dimana berdampak pada penataan dan
pemanfaatan ruang.
- Ruang Terbuka Hijau yang mulai beralih fungsi menjadi perumahan
dan pertokoaan.
- Menurunnya luasan sempadan sungai karena adanya permukiman
liar dan pertokoan di sekitar bantaran sungai.
- Kepastian hukum tentang sangsi pelanggaran tata ruang kota.

Tabel 3.5
Permasalahan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
berdasarkan Analisis KLHS beserta Faktor Penghambat dan Pendorong
Keberhasilan Penanganannya
No Hasil KLHS terkait Tugas Faktor
dan Fungsi Perangkat
Permasalahan
Daerah (Nama Program
Pelayanan SKPD Penghambat Pendorong
yang Memberikan Dampak
Lingkungan
1 Program pembangunan/ masih terdapat Buruknya Tersedianya
rehabilitasi/ Pemeliharaan genangan air saat sistem sarana dan
bangunan pelengkap jalan musim hujan; drainase prasarana.
(belum
terkoneksi)
2 Program pembangunan/ belum optimalnya Tersedianya
rehabilitasi/ Pemeliharaan penataan trotoar dan sarana dan
bangunan pelengkap jalan jaringan drainase; prasarana

3 menurunnya Meningkatkan
Program pengembangan kapasitas badan air kualias jaringan
dan pengelolaan jaringan penerima limpasan prasarana serta
irigasi, rawa, dan jaringan air hujan mewujudkan
pengairan lainnya keterpaduan
sistem jaringan
sumber daya air
4 Program pengembangan belum optimalnya Meningkatkan
dan pengelolaan jaringan kualitas jaringan kualias jaringan
irigasi, rawa, dan jaringan irigasi terutama prasarana serta
pengairan lainnya pada daerah yang mewujudkan
menuju daerah keterpaduan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 90


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
pertanian teknis; sistem jaringan
sumber daya air
5 Program pembangunan/ Banjir karena Tersedianya
rehabilitasi/ Pemeliharaan saluran drainase sarana dan
bangunan pelengkap jalan yang tidak memadai; prasarana

6 Program Perencanaan, Alih fungsi lahan;


Pemanfaatan dan
Pengendalian Tata Ruang
dan Bangunan
7 Program pembangunan/ Perubahan Meningkatkan
rehabilitasi/ Pemeliharaan penggunaan lahan kualias jaringan
bangunan pelengkap jalan sawah menjadi lahan prasarana serta
terbangun selama mewujudkan
kurun wktu 8 tahun keterpaduan
(2008-2015) sistem jaringan
mencapai luas 222 sumber daya air
ha dengan demikian
perubahan fungsi
lahan sekitar 12,5%
pertahun
8 Program pembangunan/ Belum optimalnya Tersedianya
rehabilitasi/ Pemeliharaan penanganan area sarana dan
bangunan pelengkap jalan yang mengalami prasarana
genangan air ketika
hujan lebat
9 Program peningkatan jalan Pembangunan
dan jembatan infrastruktur yang
tidak merata
10 Program pembangunan/ Sistem saluran Tersedianya
rehabilitasi/ Pemeliharaan drainase belum sarana dan
bangunan pelengkap jalan teintegrasi dan prasarana
belum berfungsi
secara optimal
11 Program pengembangan Belum optimalnya Meningkatkan
dan pengelolaan jaringan kualitas jaringan kualias jaringan
irigasi, rawa, dan jaringan irigasi terutama prasarana serta
pengairan lainnya pada daerah yang mewujudkan
menuju lahan keterpaduan
pertanian teknis sistem jaringan
sumber daya air
12 Program peningkatan jalan Kapasitas jaringan
dan jembatan jalan yang belum
memadai

3.5. Penentuan Isu Strategis

Isu – isu strategis adalah kondisi atau hal yang harus diperhatikan
atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan daerah karena
dampaknaya yang signifikan bagi daerah dengan karakteristik besifat
penting, mendasar, mendesak, dan menentukan tujuan penyelenggaraan
pemerintah daerah dimasa yang akan datang. Isu – isu strategis
berdasarkan tugas dan fungsi OPD adalah kondisi atau hal yang ahrus

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 91


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
diperhatikan atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan karena
dampaknya yang signifikan bagi OPD dimasa yang datang .

Analisis isi-isu strategis merupakan bagian penting dan sangat


menentukan dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah
untuk melengkapi tahapan – tahapan yang telah dilakukan sebelumnya.
Identifikasi isu yang tepat dan bersifat dan bersifat strategis meningkatkan
akseptabilitas prioritas pembangunan sehingga dapat
dipertanggungjawabkan secara moral dan etika birokrasi.

Dalam perumusan isu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi hal–


hal yang diperhatikan adalah Hasil analisis gambaran pelayanan OPD, hasil
analisis Renstra K/L dan Renstra K/L dan Renstra OPD provinsi, Hasil
telaahan RTRW dan hasil analisis KLHS.

Berdasarkan telaahan dari beberapa dokumen perencanaan tersebut


maka hal – hal yang menjadi isu strategis pada Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Kota Tasikmalaya :

1. Tingginya potensi bencana alam banjir/ genangan di wilayah


2. Masih banyaknya ruas jalan kota dan jalan lingkungan yang belum
mantap serta masih kurangnya aksesibilitas wilayah sebagai
pengembangan jalan alternatif
3. Kondisi daerah irigasi masih banyak yang mengalami kerusakan yang
berdampak pada pola tata guna air
4. Penegakan hukum tata ruang, dan bangunan yang masih rendah dan
didukung dengan kurang pahamnya masyarakat akan peraturan
peundangan mengenai tata ruang yang berlaku
5. Masih rendahnya jumlah bangunan gedung yang laik fungsi dan sesuai
standar kontruksi.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 92


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

BAB IV
TUJUAN DAN SASARAN

4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang
Tujuan adalah sesuatu kondisi yang akan dicapai atau dihasilkan
dalam jangka waktu 5 (lima) Tahunan. Tujuan merupakan pernyataan-
pernyataan tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi,
melaksanakan misi, memecahkan permasalahan, dan menangani isu
strategis daerah yang dihadapi.
Sedangkan sasaran adalah rumusan kondisi yang menggambarkan
tercapainya tujuan, berupa hasil pembangunan Daerah/Perangkat Daerah
yang diperoleh dari pencapaian hasil (outcome) program Perangkat Daerah.
Sasaran juga dapat diartikan hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang
diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai, rasional, untuk
dapat dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
Perumusan sasaran perlu memperhatikan indikator kinerja sesuai tugas
dan fungsi perangkat daerah.
Rumusan tujuan dan sasaran jangka menengah perangkat daerah
mengacu pada tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan jangka
menengah daerah yang tertuang dalam RPJMD. Adapun tujuan sasaran,
strategi dan arah kebijakan dalam RPJMD yang sesuai dengan sesuai tugas
dan fungsi Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya
dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 93


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Tabel 4.1
VISI : KOTA TASIKMALAYA YANG RELIGIUS, MAJU DAN MADANI
Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan

Misi 3 : Memantapkan infrastruktur dasar perkotaan guna mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan yang berwawasan
lingkungan

T.5. Tersedianya S7. Meningkatnya Meningkatkan layanan infrastruktur dasar 1. Peningkatan layanan infrastruktur dasar
infrastruktur layanan perkotaan yang aman dan nyaman perkotaan melalui peningkatan kondisi jalan
dasar perkotaan infrastruktur melalui implementasi program yang baik didukung oleh pelengkap jalan dan
yang berkualitas, dasar pemantapan infrastruktu r dasar fasilitas lalu lintas untuk menunjang
aman, nyaman perkotaan yang perkotaan yang ditunjang oleh keselamatan pengguna jalan serta
dan berkelanjutan aman, nyaman perencanaan, pelaksanaan, pengawasan pengembangan infrastruktur transportasi yang
dan inklusif dan pemeliharaan pembangunan yang diprioritaskan pada sentra – sentra industri kecil
berkualitas dan berkelanjutan dan menengah, pusat perdagangan dan jasa
2. Peningkatan sumber daya air dan irigasi untuk
kawasan pertanian produktif
3. Penataan infrastruktur dengan memperhatikan
perencanaan tata ruang daerah

S8. Meningkatnya Meningkatkan pembangunan dan 1. Penurunan luasan kawasan kumuh dengan
kualitas penataan kawasan permukiman dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman,
kawasan lingkungan yang nyaman dan sehat perbaikan infrastruktur dan sanitasi

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 94


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan
permukiman melalui pelaksanaan Program Gema lingkungansesuai StandarPelayanan Minimal
dan Manasik (SPM),
lingkungan 2. Peningkatan rehabilitasi kondisi rumah tidak
yang nyaman layak huni dengan mendorong peran serta
dan sehat masyarakat

Misi 5 : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih

T.8. Terselenggaranya S15.Meningkatnya Meningkatkan pelayanan publik yang 1. Peningkatan kualitas dan kuantitas aparatur,
tata kelola kualitas profesional, inovatif dan memuaskan penguatan kelembagaan serta penyediaan
pemerintahan layanan berbasis teknologi infomasi yang sarana prasarana yang memadai
yang profesional, publik dilaksanakan melalui Program Tasik 2. Percepatan penerapan system dan teknologi
efektif, efisien, berbasis Layanan Prima informasi pada semua layanan publik, serta
transparan dan teknologi peningkatan keterbukaan informasi dan
akuntabel informasi komunikasi publik
berbasis S16.Meningkatnya Meningkatkan system pengelolaan 1. Peningkatan system perencanaan pembangunan
teknologi sistem keuangan daerah yang terintegrasi mulai daerah yang inovatif dan partisipatif,
informasi akuntabilitas dari perencanaan, penganggaran, penganggaran dan penatausahaan keuangan
pengelolaan pelaksanaan, pengawasan, dan pelaporan dan asset daerah yang proporsional,
keuangan dan melalui pelaksanaan Program Peningkatan efektifefisien, transparan dan akuntabel,
kinerja Kinerja Keuangan dana paratur yang 2. Peningkatan pelaksanaan, pengawasan dan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 95


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022
Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan
daerah berorientasi pada hasil dan kinerja pelaporan pembangunan yang transparan dan
akuntabel, serta memacu peningkatan PAD
untuk mendukung pendanaan pembangunan
daerah

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 96


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

 Misi Ke-3 : “Memantapkan infrastruktur dasar perkotaan guna


mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan yang
berwawasan lingkungan”, dijabarkan kedalam Dua Tujuan Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yaitu :
1). Meningkatnya kemantapan jalan dan jembatan serta penataan
ruang dan Sumber daya air selanjutnya tujuan tersebut
dijabarkan kedalam 2 (dua) sasaran yaitu :
1. Meningkatnya pembangunan jalan, jembatan dan irigasi;
2. Meningkatnya kualitas pemanfaatan ruang
2). Penataan Infrastruktur di pusat kota selanjutnya tujuan tersebut
dijabarkan kedalam 2 ( dua ) sasaran yaitu :
1. Menurunnya lokasi genangan air;
2. Meningkatnya panjang ruas jalan pusat kota yang memiliki
bangunan pelengkap.

 Misi Ke-5 : “Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan


bersih”, dijabarkan kedalam tiga tujuan yaitu :
1) Tersedianya sarana pelayanan publik yang memadai selanjutnya
tujuan tersebut dijabarkan kedalam 1 ( satu ) sasaran yaitu :
1. Meningkatnya kualitas sarana penyelenggaraan pemerintahan
dan pelayanan publik
2) Meningkatnya Pelayanan Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruangselanjutnya tujuan tersebut dijabarkan ke dalam 1 ( Satu )
sasaran yaitu :
1. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang
3). Meningkatnya Tata kelola Keuangan dan Kinerja Perangkat
Daerah selanjutnya tujuan tersebut dijabarkan kedalam 1 (Satu)
sasaran yaitu :
1. Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah.
Dengan mengacu pada tujuan sasaran, strategi dan arah
kebijakan dalam RPJMD tersebut diatas, maka disusun tujuan
dan sasaran jangka menengah perangkat daerah beserta indikator
kinerjanya dijadikan dalam tabel 4.2. sebagaimana berikut ini.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 97


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Tabel. 4.2.
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Perangkat Daerah
Tahun 2017 - 2022
No Tujuan Sasaran Indikator Tujuan/ Satuan Kondisi Awal
Sasaran
2016 2017 2

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)


1. Meningkatnya Meningkatnya Persentase Jalan % 87
kemantapan jalan pembangunan dan Jembatan
dan jembatan jalan, jembatan dalam kondisi baik
serta penataan dan irigasi Persentase sarana % 46,38 5
ruang dan Sumber prasarana jaringan
daya air irigasi dalam
kondisi baik
Meningkatnya Capaian % 75
kualitas Kesesuaian
pemanfaatan Pemanfaatan
ruang Ruang dengan
Rencana Tata
Ruang yang
ditangani
2. Penataan Menurunnya Capaian Lokasi
Infrastruktur di lokasi genangan pengurangan titik
pusat kota air genangan
3. Meningkatnya Capaian ruas jalan Km
panjang ruas yang memiliki
jalan pusat kota bangunan
yang memiliki pelengkap
bangunan
pelengkap
4. Tersedianya Meningkatnya Capaian bangunan paket 75
sarana pelayanan kualitas sarana gedung negara
publik yang penyelenggaraan yang ditangani
memadai pemerintahan dan
pelayanan publik
5. Meningkatnya Meningkatnya Capaian pelayanan Nilai 64,13 66
Pelayanan Kualitas publik
Pekerjaan Umum Pelayanan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 75


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

No Tujuan Sasaran Indikator Tujuan/ Satuan Kondisi Awal


Sasaran
2016 2017 2

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)


dan Penataan Pekerjaan Umum
Ruang dan Penataan
Ruang
6. Meningkatnya Meningkatnya Capaian % 100,00 10
Tata kelola Akuntabilitas ketatalaksanaan
Keuangan dan Kinerja Perangkat administrasi
Kinerja Perangkat Daerah perkantoran
Daerah

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 76


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

BAB V
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Strategi adalah langkah berisikan program-program sebagai prioritas


pembangunan Daerah/Perangkat Daerah untuk mencapai sasaran.
Rumusan strategi merupakan pernyataan-pernyataan yang menjelaskan
bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai serta selanjutnya dijabarkan
dalam serangkaian kebijakan
Arah kebijakan adalah rumusan kerangka pikir atau kerangka kerja
untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan dan mengantisipasi isu
strategis Daerah/ Perangkat Daerah yang dilaksanakan secara bertahap
sebagai penjabaran strategi. Kebijakan adalah pedoman yang wajib dipatuhi
dalam melakukan tindakan untuk melaksanakan strategi yang dipilih, agar
lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran.
Rumusan pernyataan strategi dan kebijakan perangkat daerah dalam
lima tahun mendatang yang mengacu kepada strategi dan arah kebijakan
jangka menengah daerah yang tertuang dalam RPJMD.

1.2.1 Strategi
Strategi yang digunakan dalam rangka pencapaian sasaran adalah
sebagai berikut:
1. Meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan;
2. Mengembangkan aksesibilitas (jalan baru) sebagai alternative;
3. Meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan;
4. Meningkatkan kualitas jaringan irigasi dan sumber daya air
lainnya;
5. Menyusun Rencana Detail Tata Ruang per kawasan;
6. Membentuk tim penertiban dan pengawasan bangunan;
7. Meningkatkan kualitas sistem drainase;
8. Meningkatkan kualitas bangunan pelengkap;
9. Meningkatkan kualitas sarana penyelenggaraan pemerintahan dan
pelayanan publik.
1.2.2 Arah Kebijakan
Kebijakan yang diambil dalam rangka pelaksanaan strategi adalah
sebagai berikut

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 77


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

1. Peningkatan jalan dan jembatan;


2. Pembangunan akses jalan baru;
3. Pemeliharaan/Rehabilitasi jalan dan jembatan secara rutin dan
berkala;
4. Pemeliharaan dan Rehabilitasi jaringan irigasi dan jaringan sumber
daya air lainnya;
5. Peningkatan kegiatan pengawasan pemanfaatan ruang;
6. Penyusunan kebijakan-kebijakan mengenai pengendalian
pemanfaatan ruang;
7. Pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan saluran drainase
lingkungan dan perkotaan;
8. Pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan Bangunan Pelengkap
Pusat Kota;
9. Pembangunan dan rehabilitasi gedung negara dan gedung lainnya.

Keterkaitan antara strategi dan kebijakan dengan Tujuan, Sasaran


Perangkat Daerah dengan RPJMD tercantum pada Tabel 5.1

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya 78


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Tabel . 5.1. Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan Perangkat


Daerah Tahun 2017-2022
Visi : Kota Tasikmalaya Yang Religius, Maju Dan Madani “
MISI 3 : Memantapkan infrastruktur dasar perkotaan guna mendorong pertumbuh
berwawasan lingkungan
Tujuan 5 : Tersedianya Insfrastruktur Dasar yang berkualitas, aman, nyaman, inklusif dan b
Sasaran 7 : Meningkatnya layanan infrastruktur dasar perkotaan yang aman, nyaman dan in
Tujuan Sasaran Stategi
1. Meningkatnya kemantapan jalan 1.1 Meningkatnya pembangunan 1.1 Meningkatkan kual
dan jembatan serta penataan jalan, jembatan dan irigasi infrastruktur jalan
ruang dan Sumber daya air jembatan
1.2 Mengembangkan a
(jalan baru) sebag
alternative
1.3 Meningkatkan kua
infrastruktur jalan
jembatan
1.4 Meningkatkan kua
jaringan irigasi da
daya air lainnya

1.2 Meningkatnya kualitas 2.1 Menyusun Rencan


pemanfaatan ruang Tata Ruang per ka

2.2 Membentuk tim p


dan pengawasan b

Sasaran 8. Meningkatnya kulaitas kawasan pemukiman dan lingkungan yang nyaman dan se

2. Penataan Infrastruktur di pusat 2.1 Menurunnya lokasi genangan 2.1 Meningkatkan kua
kota air drain ase

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 88


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

2.2 Meningkatnya panjang ruas 2.2 Meningkatkan


jalan pusat kota yang memiliki bangunan pelengkap
bangunan pelengkap

MISI 5 : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih


Tujuan 8 : Terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, efisien
nepotisme berbasis teknologi informasi
Sasaran 15 : Meningkatnya kualitas layanan publik berbasis teknologi informasi
3. Tersedianya sarana pelayanan 3.1 Meningkatnya kualitas sarana Meningkatkan kualit
publik yang memadai penyelenggaraan penyelenggaraan pemer
pemerintahan dan pelayanan pelayanan publik
publik

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 89


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

BAB VI
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN
INDIKATIF

Untuk mewujudkan Visi RPJMD Kota Tasikmalaya tahun 2017 – 2022


“ Kota Tasikmalaya Yang Religius, Maju dan Madani “ dimana Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya merupakan salah
satu Dinas pendukung terwujudnya visi, misi RPJMD . Dengan mengacu
pada visi, misi-misi, tujuan dan sasaran pembangunan, maka stategis dan
kebijakan pembangunan dibajabarkan ke dalam program dan kegiatan
dengan sumber pendanaan dari APBD dan DAK.
Rencana Program kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang untuk periode tahun 2017-2022 dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Proram Pembangunan Jalan dan Jembatan
1.1 Pembangunan Jembatan Kota Tasikmalaya
Jembatan yang direncanakan akan dibangun adalah Jembatan
Ciloseh
1.2 Pembangunan Jalan di Wilayah Kota Tasikmalaya
Target Pembangunan Jalan taun 2018 sampai dengan 2022 adalah
sebagai berikut :
 Pembangunan jalan baru atau pembukaan akses jalan baru
yaitu jalan Letjen Mashudi – Mohamad Hatta sepanjang 4,2 Km
pada tahun 2018 melakukan pembebasan sisa lahan dengan
pagu indikatif Rp. 325.000.000,00 dan pengadaan dokumen
sertifikat sebesar Rp. 400.000.000,00.Pada tahun 2019 dan
2020 melakukan pengurugan tanah dengan pagu indikatif Rp.
20.000.000.000,00 pada tahun 2019 dan 2020. Untuk tahun
2021 pembangunan jalan masuk pada tahap pembentukan
badan jalan (lapis pondasi bawah (lpb), lpa) dengan pagu
indikatif Rp. 56.000.000.000,00 dan pada lapisan aus Rp.
20.000.000.000,00.
 Pembebasan Lahan untuk Akses jalan Siliwangi target kinerja
sepanjang 2,2 Km dengan pagu indikatif Rp. 79.200.000.000,00
pada tahun 2022.

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 90


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

 Pembangunan Jalan Mangin – Situ Gede target sepanjang 0,625


Km pada tahun 2019 Rp. 11.500.000.000,00 pada tahun 2020
Rp. 500.000.000,00 sedangkan untuk pelaksanaan pekerjaan
kontruksi ditargetkan pada tahun 2022 sebesar Rp.
6.750.000.000,00.
 Pembangunan Akses menuju Jembatan Leuwibudah.
 Pembangunan Jalan Rancasenggang – Leuwibudah target
sepanjang 0,8 Km pada tahun 2018 Tahap penyusunan DED
sebesar Rp. 100.000.000,00, Tahun 2019 Pembebasann Lahan
Rp. 24.000.000.000,00 dan pada tahun 2020 urugan dan
Kontruksi sebagai Rp. 41.000.000.000,00
 Pada Tahun 2020 Pembangunan Jalan Menuju lanud target
Pembebasahan Lahan dan Pengerjaan Kontruksi sepanjang 0,6
Km dengan pagu indikatif sebesar Rp. 28.600.000.000,00.
 Pada Tahun 2022 pembangunan jalan untuk Relokasi Jalan
Bantargedang sepanjang 1,1 Km yaitu pembebasan lahan dan
Kontruksi jalan dengan target pagu indikatif sebesar Rp.
17.000.000.000,00.
 Pembangunan jalan fly over kereta api lingkar utara tanjung
wangi ditargetkan pada tahun 2022 dengan pagu indikatif Rp.
20.000.000.000,00
 Penyusunan Detail Enginering Design (DED) Sky Walk Cihideng
dengan pagu indikatif Rp. 500.000.000,00 sedangkan Kontruksi
dengan pagu indikatif Rp. 50.000.000.000,00
1.3 Penyusunan Dokumen Perencanaan ( FS, DED, Kajian )
Pembangunan Jalan dan Jembatan Kota Tasikmalaya
Penyusunan Dokumen DED yang merupakan pedoman dalam
pelaksanaan setiap kegiatan yang akan dilaksanakan untuk
pekerjaan kontruksi ataupun perencanaan dimasa yang akan datang.
2. Program peningkatan jalan dan jembatan
2.1 Penunjang DAK Sub Bidang Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Penunjang DAK merukan kegiatan yang disediakan untuk mendukung
kegiatan yang bersumber dari dana DAK . Dana itu disediakan setiap
tahunnya untuk penyediaan Dokumen Pengawasan dan dana lainnya

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 91


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

untuk mendukung kegiatan, karena pemerintah pusat hanya


menyediakan untuk Kontruksi.
2.2 Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kota Tasikmalaya
Kegiatan Peningkatan Jalan ditargetkan dari tahun 2018 sampai
dengan tahun 2022 sepanjang 200 Km dengan rincian pada tahun
2018 sepanjang 12 Km dengan pagu Indikatif Rp. 16.750.000.000,00,
pada tahun 2019 target sepanjang 50 Km dg pagu indikatif Rp.
69.868.000.000,00. Selanjutnya pada tahun 2020 sepanjang 60 Km
dengan Pagu 71.225.500.000,00 dan pada tahun 2021 target
sepanjang 0,80 Km dengan pagu indikatif Rp. 1.048.000.000,00 serta
pada tahun 2022 target sepanjang 77,20 Km dengan pagu indikatif
sebesar Rp. 77.863.740.000,00.
2.3 DAK - Reguler Bidang Jalan Prioritas Daerah ( Dana Alokasi Khusus
Tahun 2018 )
Kegiatan Peningkatan jalan yang sumber anggarannya dari pusat,
pembangunannya ditentukan oleh pemerintah pusat.
3. Program pemeliharaan jalan dan jembatan
3.1 Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah Kota Tasikmalaya
Kegiatan Pemeliharaan jalan dan jembatan merupakan kegiatan yang
bersifat rutin dilaksanakan setiap tahun untuk menambah umur
teknis kontruksi baik jalan maupun jemabatan, selama 5 (lima) tahun
ditargetkan sepanjang 300 Km dengan pagu indikatif Rp.
27.097.579.000,00.
3.2 Rehabilitasi Jalan / Jembatan Dalam Kondisi Tanggap Darurat
Kegiatan tanggap darurat disediakan untuk mengcover kegiatan yang
sifatnya darurat seperti adanya bencana longsor dan kegiatan lainnya.
3.3 Pemeliharaan Berkala Jalan Wilayah Kota Tasikmalaya
Kegiatan Pemeliharaan Berkala ditargetkan 5 Km dalam lima tahun
dengan pagu indikatif Rp. 39.900.000.000,00.

4. Program pembangunan/rehabilitasi/Pemeliharaan bangunan pelengkap


jalan
4.1 Pemeliharaan Bangunan Pelengkap Jalan Kota Tasikmalaya

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 92


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Pemeliharaan Bangunan Pelengkap dilaksanakan untuk


meningkatkan umur teknis jalan dengan pagu indikatif selama 5 (lima)
tahun sebesar Rp. 7.500.000.000,00
4.2 Pembangunan/Rehabilitasi Bangunan Pelengkap Jalan di Kota
Tasikmalaya
Pembangunan/Rehabilitasi Bangunan Pelengkap jalan, bangunan
pelengkap dimaksud termasuk Trotoar, Saluaran Drainase, gorong –
gorong, tembok penahan serta pagar pengaman target selama 5 ( lima )
tahun sepanjang 29,25 Km dengan pagu indikatif Rp.
61.300.000.000,00.

5. Program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa, dan


jaringan pengairan lainnya
Program pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang lebih di
simplekan, untuk kegiatan yang diluar irigasi seperti pengendalian banjir,
sungai dimasukana pada pengairan lainnya. Adapun kegiatan –
kegiatannya adalah sebagai berikut :
5.1. Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi
Kegiatan Operasi dan Pemeliharan adalah kegiatan yang bersifat rutin
dilaksanakan seperti pengerukan sungai dan lain-lain. Adapun target
Panjang Jaringan Irigasi dan Sungai yang dipelihara secara Rutin pada
tahun 2018 sepanjnag 36.363 m’ pagu indikatif Rp. 2.000.000.000,00
pada tahun 2019 target sepanjang 184.272 m’ pagu sebesar Rp.
10.135.000.000,00, untuk tahun 2020 target 90,909 m’ pagu indikatif
5.000.000.000,00, tahun 2021 target 63,636 m’ dengan pagu Rp.
3.500.000.000,00 serta tahun 2022 target 103.636 m’ dengan pagu
indikatif Rp. 5.700.000.000,00.
5.2. Pembangunan/Rehabilitasi Jaringan Irigasi Kota Tasikmalaya
Pembangunan / Rehabilitasi Jaringan Irigasi target tahun 2018
sepanjang 22.315 m’ pagu indikatif Rp. 36.726.425.000,00, target
tahun 2019 sepanjang 17.140 m’ pagu indikatif Rp.
28.210.000.000,00 pada tahun 2020 target sepanjang 27.855 m’ pagu
45.844.500.000,00 dan pada tahun 2021 target sepanjang 3.017 m’
pagu indikatif Rp. 4.966.600.000,00 serta tahun 2022 sepanjang
21.1154 m’ pagu indikatif 34.750.000.000,00.

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 93


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

5.3. Penanggulangan Sungai di Kota Tasikmalaya


Penanggulangan sungai dengan Panjang Sungai yang di pelihara pada
tahun 2018 target 12.759 m’ pagu Rp. 21.000.000.000,00 tahun 2019
target 826 m’ pagu Rp. 1.360.000.000,00 tahun 2020 target 5.525
pagu Rp. 9.094.500.000,00 dan target tahun 2021 3.341 m’ dengan
pagu Rp. 5.500.000.000,00 serta target tahun 2022 sepanjang 5.511
m’ pagu 9.070.760.000,00
5.4. Penunjang DAK Sub Bidang Sumber daya Air
Kegiatan penunjang DAK untuk menunjang kegiatan yang sumber
anggarannya dari DAK/APBN. Anggaran DAK hanya untuk kegiatan
fisik/kontruksiaja maka pemerintah daerah harus menyiapkan dana
untuk pendampingnya pengawasan dan lain-lain penunjangnya
kegiatan. Target tahun 2018 – 2022 sepanjang 8.547 dengan tiap
tahunnya pagu Rp. 300.000.000,00.
5.5. Cepat Tanggap Penanggulangan Banjir
Kegiatan cepat tanggap penanggulangan banjir adalah kegiatan yang
disiapkan untuk kegiatan yang bersifat darurat disetiap tahunnya
yang didaktercover oleh kegiatan rutin. Target 10 Kegiatan tanggap
darurat yang bisa ditangani dari tahun 2019 sampai 2022 dengan
pagu indikatif Rp. 2.000.000.000,00
5.6. Pemeliharaan Sumber Daya Air Berbasis Gotong Royong
Kegiatan pemeliharaan sumber daya air berbasis Gotong royong
merupakan kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam
pengerjaannya.
5.7. Perencanaan dan Kajian Sumber Daya Air Kota Tasimalaya
Kegiatan Perencanaan merupakan kegiatan yang disiapkan tiap
tahunnya untuk Perencanaan Sumber Daya Air.

6. Program Perencanaan, Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang dan


Bangunan
6.1. Pokja Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kota Tasikmalaya
Kegiatan Pokja Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kota
Tasikmalaya dilakukan untuk pengendalian pengawasan
pemanfaatan ruang.
6.2. Monitoring dan Pengendalian Reklame

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 94


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

6.3. Pokja Pengendalian Bangunan Kota Tasikmalaya


6.4. Sosialisasi dan Pembinaan Jasa Konstruksi
6.5. Sistem Informasi Jasa Konstruksi
6.6. Peninjauan Kembali RDTR Kota Tasikmalaya
6.7. Revisi RDTR Kota Tasikmalaya
6.8. Penyusunan dokumen rencana tata bangunan dan lingkungan
6.9. Updating Peta Citra Kota Tasikmalaya
6.10. KoordinasiPenataanRuang

7. Program pembangunan/rehabilitasi bangunan gedung negara


7.1. Pembangunan gedungNegara
7.2. Rehabilitasi gedung Negara
7.3. Pembangunan/Rehabilitasi Bangunan Lainnya

8. Program PeningkatanPelayananPublik
8.1. Penyusunan IKM
8.2. Penyusunan Laporan Tahunan Standar Pelayanan Minimum
8.3. Penyusunan Standar Operasional Prosedur ( SOP ) Dinas PUPR
8.4. Penataan Arsip Secara Elektronik
8.5. Pengelolaan Website Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kota Tasikmalaya

9. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran


9.1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat
9.2. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
9.3. Penyediaan Jasa Jaminan Barang Milik Daerah
9.4. Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas /
Operasional
9.5. Penyediaan Alat Tulis Kantor
9.6. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
9.7. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik / Penerangan Bangunan
Kantor
9.8. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor
9.9. Penyediaan Peralatan Rumah Tangga
9.10. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 95


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

9.11. Penyediaan Makanan dan Minuman


9.12. Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah
9.13. Penyediaan Jasa Keamanan dan Ketertiban Lingkungan
9.14. Penyediaan Jasa Peningkatan Pelayanan Pegawai

10. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur


10.1. Pengadaan Mobil Jabatan
10.2. Pengadaan Kendaraan Dinas Operasional
10.3. Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor
10.4. Pengadaan Meubelair
10.5. Pemeliharaan Rutin / Berkala Gedung Kantor
10.6. Pemeliharaan Rutin / Berkala Mobil Jabatan
10.7. Pemeliharaan Rutin / Berkala Kendaraan Dinas / Operasional
10.8. Pemeliharaan Rutin / Berkala Perlengkapan Gedung Kantor
10.9. Pemeliharaan Rutin / Berkala Meubelair
10.10. Pemeliharaan Rutin / Berkala Peralatan dan Perlengkapan Kantor
10.11. Penyediaan Jasa Prasarana Aparatur
10.12. Pengadaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

11. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja


dan Keuangan
11.1. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi
Kinerja SKPD
11.2. Penyusunan Pelaporan Keuangan Semesteran
11.3. Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun
11.4. Penyusunan Pelaporan Barang Semesteran
11.5. Penyusunan Pelaporan Barang Akhir Tahun
11.6. Penyusunan Profil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kota Tasikmalaya
11.7. Monev Kinerja Aparatur

12. Program Perencanaan Kerja


12.1. Penyusunan Rencana Strategis
12.2. Penyusunan Rencana Kerja

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 96


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

12.3. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Sektoral Bidang


Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang
12.4. Sinergitas Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Pembangunan
Daerah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

13. Program Peningkatan Disiplin Aparatur


13.1. Pengadaan Pakaian Dinas
13.2. Pengadaan Pakaian Kerja Lapangan
13.3. Pengadaan Mesin Absensi
14. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
14.1. Peningkatan kapasitas aparatur
Rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok
sasaran, dan pendanaan indikatif Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang Kota Tasikmalaya tahun 2017 – 2022 sesuai dengan yang
tercantum pada tabel 6.1. Matriks Kertas Kerja dan Anggaran Renstra
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya Tahun
Anggaran 2017 - 2022

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 97


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

BAB VII
KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN

Berdasarkan visi yang dicanangkan oleh Walikota dan Wakil Walikota


terpilih periode 2018-2022 yang diinginkan terwujudnya masyarakat
Tasikmalaya yang religius, maju dan madani dengan pengupayaan melalui
lima misi yang telah ditetapkan, maka bahasa pencapaian visi dan misi
tersebut dijabarkan kedalam tujuan dan sasaran yang secara komprehensif
akan disinergikan melalui program-program prioritas yang ada di Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya. Sinergitas ini
diharapkan mampu menjawab berbagai bentuk permasalahan atas kondisi
kekinian sebagai potret Kota Tasikmalaya dalam lima tahun mendatang.
Indikator kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota
Tasikmalaya mengacu pada tujuan dan sasaran yang tertuang dalam
RPJMD adalah sebagaimana tercantum dalam tabel 7.1 sebagai berikut :

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 98


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

Tabel 7.1
Indikator Kinerja Perangkat Daerah yang mengacu pada Tujuan dan Sasaran
RPJMD Tahun 2017 - 2022
Kondisi Kinerja pada
Target Capaian Setiap Tahun
Indikator Satuan awal periode RPJMD
2016 2017 2018 2019 2020 2021 202
ntase Jalan dan % 87 89 92 94 96 98
atan dalam kondisi baik
ntase sarana prasarana % 46,38 53,47 60,20 66,60 72,68 78,4
an irigasi dalam kondisi

an Kesesuaian % 75 78 81 84 87 90
nfaatan Ruang dengan
ana Tata Ruang yang
gani
an bangunan gedung % 75 78 81 84 87 90
a yang ditangani

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 99


RENCANA STRATEGIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KOTA TASIKMALAYA 2017-2022

BAB VIII
PENUTUP

Rencana Strategis yang telah tersusun memerlukan integritas antara


sumber daya manusia dan sumber daya lainnya agar mampu menjawab tuntutan
perkembangan zaman. Dengan mengetahui kualitas dan kuantitas sumber daya
yang ada maka dapat menganalisis / memperhitungkan kekuatan (Strenghts),
kelemahan (weaknesess) dan tantangan / kendala ( streats ) yang ada. Analisis
terhadap unsur – unsurdiatas merupakan dasar dari penyusunan strategi instansi
pemerintahan.
Seluruh penjabaran rencana strategis telah kami susun dengan
mempertimbangkan hal – hal tersebut diatas, sehingga dapat dijadikan pedoman
dalam melaksanakan tugas dibidang Pekerjaan Umum. Rencana Strategis OPD
yang selanjutnya disingkat Renstra OPD adalah dokumen perencanaan OPD
untuk periode 5 ( lima ) tahun. Renstra OPD memuat visi, misi, tujuan, strategis,
kebijakan, program dan kegiatan, disusun sesuai dengan tugas dan fungsi OPD
serta berpedoman kepada RPJMD Daerah dan bersifat indikatif. Renstra OPD
menjadi pedoman unit kerja di lingkungan OPD dalam menyusun rancangan
Rencana Kerja OPD.
Dengan melaksanakan Renstra Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang Kota Tasikmalaya tahun 2017 – 2022 secara konsisten dan didukung oleh
komitmen untuk mencapai kinerja penyelenggaraan bidang pekerjaan umum dan
penataan ruang dengan sebaik-baiknya, maka Pemerintah pusat, swasta, dan
masyarakat perlu dilibatkan agar dapat memberikan kontribusi dalam rangka
pencapaian Visi dan Misi Dinas maupun Visi Misi Kepala Daerah Kota
Tasikmalaya.

DinasPekerjaanUmumdanPenataanRuang Kota Tasikmalaya 100