Anda di halaman 1dari 27

ANALISA HIDROLOGI

1. Analisa Curah Hujan


Untuk perhitungan design flood, maka data hujan dianalisa dengan
menggunakan metode yaitu:
 Metode Distribusi Normal
 Metode Distribusi Log Normal
 Metode Gumbel
 Metode Log Person Type III
Dengan metode tersebut, akan mendapatkan besarnya hujan rata-rata yang
diharapkan terjadi dalam periode ulang 5 tahun, 10 tahun, dan 25 tahun.
Rumus-rumus yang digunakan adalah:
Metode Distribusi Normal
𝑋𝑡 = 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 + 𝑘 . 𝑆𝑥
Dimana :
Xt = Besaran yang diharapkan terjadi dalam (t) tahun
Xrata-rata = Harga pengamatan aritmatik
k = Faktor frekuensi
Sx = Standart deviasi
t = Periode ulang

Faktor frekuensi (k) didapat dari tabel Nilai Variabel Reduksi Gauss

∑(𝑋𝑖 − 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2
𝑆𝑥 = √
𝑛−1

Dimana :
n = Banyaknya pengamatan
xi = Harga besaran pada pengamatan tertentu

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 1


Metode Distribusi Log Normal
X = 10log X

k . S Log x + Log Xrata-rata

k . S Log x

∑(𝑥𝑖 − 𝑥𝑎 )2
𝑆 log 𝑥 = √
𝑛−1

∑(log 𝑋𝑖 − log 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2


𝑆 log 𝑥 = √
𝑛−1

Dimana :
n = Banyaknya pengamatan
xi = Harga besaran pada pengamatan tertentu
Keterangan: Faktor frekuensi (k) didapat dari tabel Nilai Variabel Reduksi
Gauss

Metode Gumbel
𝑋𝑡 = 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 + 𝑘 . 𝑆𝑥
Dimana :
Xt = Besaran yang diharapkan terjadi dalam (t) tahun
Xrata-rata = Harga pengamatan aritmatik
k = Faktor frekuensi
Sx = Standart deviasi

𝑇−1
𝑌𝑡 = − 𝐿𝑛 (− 𝐿𝑛 ( ))
𝑇
Dimana :
Yt = Reduced variatied (beda untuk return periode)
T = Kala ulang (tahun)

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 2


𝑌𝑡 − 𝑌𝑛
𝑘=
𝑆𝑛

Dimana :
Yt = Reduced variatied (beda untuk return periode)
Yn = Reduksi variat rata-rata (reduced mean)
Sn = Deviasi Standar (reduces standard deviation)
Keterangan: Yn didapat dari tabel Hubungan Reduksi Variat Rata-Rata (Yn)
Dengan Jumlah Data (N) dan Sn didapat dari tabel Hubungan Antara Deviasi
Standar (Sn) dan Reduksi Variat Dengan Jumlah Data (n)

∑(𝑋𝑖 − 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2
𝑆𝑥 = √
𝑛−1

Dimana :
n = Banyaknya pengamatan
xi = Harga besaran pada pengamatan tertentu

Metode Log Person Type III


X = log X10

k . S Log x + Log Xrata-rata

k . S Log x

Kt didapat dari tabel Nilai KT untuk distribusi Pearson III (kemencengan


positif)

𝑛 . ∑(log 𝑋𝑖 − log 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2


𝐶𝑠 = ( )
((𝑛 − 1) . (𝑛 − 2) . (𝑆 log 𝑋)3 )

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 3


∑(log 𝑋𝑖 − log 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2
𝑆 log 𝑥 = √
𝑛−1

Data Curah Hujan Maksimum dalam 10 Tahun

Tabel 1. Curah Hujan Maksimum

Tahun 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001
Januari 20.0 11.0 31.3 25.1 23.7 17.0 21.7 37.7 39.0 49.5
Februari 42.6 43.4 13.3 29.3 18.6 25.0 18.3 23.7 26.5 34.7
Maret 53.0 61.1 30.0 24.0 13.7 18.0 21.3 45.3 30.0 33.7
April 46.3 30.7 16.4 33.8 15.8 38.2 11.7 20.1 37.7 33.7
Mei 46.3 30.7 12.7 32.9 28.9 21.5 25.1 28.5 18.7 14.3
Juni 10.3 24.0 29.3 36.1 7.0 3.7 29.3 17.1 18.7 6.7
Juli 40.9 4.1 32.0 27.4 5.7 6.0 32.1 6.2 17.0 4.7
Agustus 10.4 4.3 7.0 20.3 10.2 2.0 22.3 27.3 14.5 19.3
September 12.9 9.3 6.1 23.7 18.3 14.7 59.3 28.8 8.7 12.2
Oktober 24.3 8.3 22.5 7.7 19.0 14.3 43.2 29.8 48.0 48.7
November 30.0 4.1 9.3 31.0 47.0 30.0 29.8 45.8 16.7 32.0
Desember 110.0 2.4 16.3 27.7 0.0 25.0 41.3 23.5 12.3 57.3
Curah hujan Max tahunan 110.0 61.1 32.0 36.1 47.0 38.2 59.3 45.8 48.0 57.3

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 4


2. Analisa Curah Hujan Rata-rata

Tabel 2. Data Curah Hujan Maksimum Tahunan

No. Tahun R (mm)

1 1992 110.00
2 1993 61.07
3 1994 32.00
4 1995 36.10
5 1996 47.00
6 1997 38.17
7 1998 59.33
8 1999 45.83
9 2000 48.00
10 2001 57.33

Jumlah = 534.8

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 5


1. Perhitungan Hujan Rancangan Metode Distribusi Normal

No. Tahun Xi Xi - Xrata-rata (Xi - Xrata-rata)2

1 1992 110.00 56.517 3194.13


2 1993 61.07 7.583 57.51
3 1994 32.00 -21.483 461.53
4 1995 36.10 -17.383 302.18
5 1996 47.00 -6.483 42.03
6 1997 38.17 -15.317 234.60
7 1998 59.33 5.850 34.22
8 1999 45.83 -7.650 58.52
9 2000 48.00 -5.483 30.07
10 2001 57.33 3.850 14.82

Jumlah = 534.8 0.00 4429.62

n = banyaknya pengamatan (tahun)


∑ 𝑋𝑖
Xrata − rata =
𝑛
534,8
Xrata − rata = = 53,483
10

∑(𝑋𝑖 − 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2
𝑆𝑥 = √
𝑛−1

4429,62
𝑆𝑥 = √ = 22,185
10 − 1

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 6


Hujan Rancangan Metode Distribusi Normal
Faktor
Kala Ulang T Frekuensi Hujan Rancangan
(tahun) (k) (XT) mm

10 1.28 81.8803
25 1.71 91.3829
50 2.05 98.9629
50 2.05 98.9629

Faktor frekuensi (k) didapat dari tabel Nilai Variabel Reduksi Gauss
𝑋𝑡 = 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 + 𝑘 . 𝑆𝑥
𝑋𝑡 = 5,483 + 1,28 . 22,185 = 33,879 𝑚𝑚

1) Perhitungan Hujan Rancangan Metode Distribusi Log Normal


No. Tahun Xi log Xi log Xi - log Xrata-rata (log Xi - log Xrata-rata) 2 (log Xi - log Xrata-rata)3

1 1992 110.00 2.041 0.340 0.115 0.039171


2 1993 61.07 1.786 0.084 0.007 0.000593
3 1994 32.00 1.505 -0.197 0.039 -0.007602
4 1995 36.10 1.558 -0.144 0.021 -0.003003
5 1996 47.00 1.672 -0.030 0.001 -0.000026
6 1997 38.17 1.582 -0.120 0.014 -0.001732
7 1998 59.33 1.773 0.072 0.005 0.000366
8 1999 45.83 1.661 -0.041 0.002 -0.000067
9 2000 48.00 1.681 -0.021 0.000 -0.000009
10 2001 57.33 1.758 0.057 0.003 0.000182

Jumlah = 534.83 17.02 0.00 0.208 0.027873

n = banyaknya pengamatan (tahun)


∑ log 𝑋𝑖
log Xrata − rata = 𝑛
17,02
log Xrata − rata = = 1,7018
10

∑(log 𝑋𝑖 − log 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2


𝑆 log 𝑥 = √
𝑛−1

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 7


0,0278
𝑆 log 𝑥 = √ = 0,1519
10 − 1

Hujan Rancangan Metode Distribusi Log Normal


Faktor
Kala Ulang T
Frekuensi k . S Log x log X X (mm)
(tahun)
(k)

10 1.3409 0.2036 1.9054 80.431


25 2.0671 0.3139 2.0157 103.681
50 2.5872 0.3929 2.0947 124.360
50 2.6920 0.4088 2.1106 129.004

Faktor frekuensi (k) didapat dari tabel Nilai Variabel Reduksi Gauss
k . S Log x = 1,34 . 0,1519 = 0,203
log X = k . S Log x + Log Xrata-rata
= 0,203 + 1,7018 = 1,9054
X = 10log X
= 101,9054 = 80,431 mm

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 8


2) Perhitungan Hujan Rancangan Metode Distribusi Gumbel

No. Tahun Xi Xi - Xrata-rata (Xi - Xrata-rata) 2

1 1992 110.00 56.5 3194.134


2 1993 61.07 7.6 57.507
3 1994 32.00 -21.5 461.534
4 1995 36.10 -17.4 302.180
5 1996 47.00 -6.5 42.034
6 1997 38.17 -15.3 234.600
7 1998 59.33 5.9 34.223
8 1999 45.83 -7.6 58.522
9 2000 48.00 -5.5 30.067
10 2001 57.33 3.9 14.823

Jumlah = 534.8 0.00 4429.623

n = banyaknya pengamatan (tahun)


∑ 𝑋𝑖
Xrata − rata =
𝑛
534,8
Xrata − rata = = 53,483
10

∑(𝑋𝑖 − 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2
𝑆𝑥 = √
𝑛−1

4429,623
𝑆𝑥 = √ = 22,185
10 − 1

Yn = 0,4952
Sn = 0,9497
Keterangan:
Yn didapat dari tabel Hubungan Reduksi Variat Rata-Rata (Yn) dengan
Jumlah Data (N)

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 9


Sn didapat dari tabel Hubungan Antara Deviasi Standar (Sn) dan Reduksi
Variat dengan Jumlah Data (n)

Hujan Rancangan Metode Distribusi Gumbel


Reduce Hujan
Kala Ulang Faktor
Variated Rancangan (XT)
T (tahun) Frekuensi (k)
(Yt) mm

10 2.2504 1.84813 94.484


25 3.1985 2.84651 116.634
50 3.9019 3.58717 133.065
50 3.9019 3.58717 133.065

𝑇−1
𝑌𝑡 = − 𝐿𝑛 (− 𝐿𝑛 ( ))
𝑇
10 − 1
𝑌𝑡 = − 𝐿𝑛 (− 𝐿𝑛 ( )) = 2,250
10
𝑌𝑡 − 𝑌𝑛
𝑘=
𝑆𝑛

2,2504 − 0,4952
𝑘= = 1,848
0,9497

𝑋𝑡 = 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 + 𝑘 . 𝑆𝑥
𝑋𝑡 = 53,483 + 1,848 . 22,185 = 94,480 𝑚𝑚

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 10


3) Perhitungan Hujan Rancangan Metode Distribusi Log Pearson Type III
No. Tahun Xi log Xi log Xi - log Xrata-rata (log Xi - log Xrata-rata) 2 (log Xi - log Xrata-rata)3

1 1992 110.00 2.041 0.340 0.115 0.039171


2 1993 61.07 1.786 0.084 0.007 0.000593
3 1994 32.00 1.505 -0.197 0.039 -0.007602
4 1995 36.10 1.558 -0.144 0.021 -0.003003
5 1996 47.00 1.672 -0.030 0.001 -0.000026
6 1997 38.17 1.582 -0.120 0.014 -0.001732
7 1998 59.33 1.773 0.072 0.005 0.000366
8 1999 45.83 1.661 -0.041 0.002 -0.000067
9 2000 48.00 1.681 -0.021 0.000 -0.000009
10 2001 57.33 1.758 0.057 0.003 0.000182

Jumlah = 534.83 17.02 0.00 0.208 0.027873

n = banyaknya pengamatan (tahun)


∑ log 𝑋𝑖
log Xrata − rata = 𝑛
534,83
log Xrata − rata = = 1,7018
10

∑(log 𝑋𝑖 − log 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2


𝑆 log 𝑥 = √
𝑛−1

0,208
𝑆 log 𝑥 = √ = 0,1519
10 − 1

𝑛 . ∑(log 𝑋𝑖 − log 𝑋𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 )2


𝐶𝑠 = ( )
((𝑛 − 1) . (𝑛 − 2) . (𝑆 log 𝑋)3 )

10 . (0,0278)2
𝐶𝑠 = ( ) = 1,105
((10 − 1) . (10 − 2) . (0,1519)3 )

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 11


Hujan Rancangan Metode Distribusi Log Pearson Type III
Faktor
Kala Ulang T
Frekuensi k . S Log x log X X (mm)
(tahun)
(k)

10 1.3409 0.2036 1.9054 80.431


25 2.0671 0.3139 2.0157 103.681
50 2.5872 0.3929 2.0947 124.360
50 2.6920 0.4088 2.1106 129.004

Kt didapat dari tabel Nilai KT untuk distribusi Pearson III (kemencengan


positif)
kt . S Log x = 1,341 . 0,1519 = 0,2036
log X = kt . S Log x + Log Xrata-rata
= 0,2036 + 1,7018 = 1,9054
X = 10log X
= 101,9054 = 80,431 mm

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 12


Grafik 1. curah hujan rencana dengan 4 metode Analisa Curah Hujan

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 13


3. Uji Chi Kuadrat
Uji chi-kuadrat dimaksudkan untuk menentukan apakah persamaan
distribusi peluang yang telah dipilih dapat mewakili distribusi statistik sampel
data yang dianalisis. Pengambilan keputusan uji ini menggunakan parameter
chi-kuadrat, oleh karena itu disebut uji chi kuadrat, yang dapat dihitung
dengan:

 hit
2
G

Oi  Ei 2
i 1 Ei
Dimana:
 hit
2
= Parameter Chi kuadrat terhitung yang merupakan variabel acak
G = Jumlah sub kelompok
Oi = Frekuensi yang diamati pada kelas yang sama
Ei = Frekuensi yang diharapkan sesuai dengan pembagian kelasnya
Prosedur uji Chi-Kuadrat adalah:
1) Urutkan data pengamatan (dari besar ke kecil atau sebaliknya)
2) Kelompokkan data menjadi G sub-group, minimal 4 sub group tiap-tiap
data pengamatan
3) Jumlahkan data pengamatan sebesar Oi tiap-tiap sub group
4) Jumlahkan data dari persamaan distribusi yang digunakan sebesar Ei
5) Tiap-tiap sub group hitung nilai:
(𝑂𝑖 − 𝐸𝑖 )2
(𝑂𝑖 − 𝐸𝑖 )2 dan
𝐸𝑖
6) Untuk menentukan nilai chi kuadrat hitung, jumlahkan seluruh G sub
Group nilai:
(𝑂𝑖 − 𝐸𝑖 )2
𝐸𝑖
7) Tentukan derajat kebebasan Dk = G - R - 1 dari tabel

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 14


Berikut perhitungan uji chi kuadrat untuk distribusi curah hujan.
Xi diurutkan dari besar ke kecil
No. Xi (mm)
(mm)
1 110.00 110.00
2 61.07 61.07
3 32.00 59.33
4 36.10 57.33
5 47.00 48.00
6 38.17 47.00
7 59.33 45.83
8 45.83 38.17
9 48.00 36.10
10 57.33 32.00

Jumlah data (n) = 10


Kelas distribusi (K) = 1 + (3,3 . log n)
= 1 + (3,3 . log 10)
= 4,3 = 5
Parameter (p) =2
Derajat kebebasan (DK) = K – (p+1)
= 5 – (2+1)
=2
Nilai X2cr dengan N = 10, α = 5% dan Dk = 2, adalah = 5.991
Kelas Distribusi = 1/K * 100% = (1/5) * 100% = 20
Interval distribusi adalah 20%, 40%, 60%, 80%

Persentase 20%
P(x)= 20% diperoleh T =1/ Px = 1/(20/100) = 5 Tahun

Persentase 40%
P(x)= 40% diperoleh T =1/ Px = 1/(40/100) = 2,5 Tahun

Persentase 60%
P(x)= 60% diperoleh T =1/ Px = 1/(60/100) = 1,67 Tahun

Persentase 80%

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 15


P(x)= 80% diperoleh T =1/ Px = 1/(80/100) = 1,25 Tahun
Menghitung Interval Kelas
a. Distribusi Probalitas Gumbel
Dengan jumlah data (N) = 10 maka didapat nilai :
Yn = 0,4952
Sn = 0,9497
− 𝐿𝑛 (𝑇 − 1)
𝑌𝑡 = −𝐿𝑛 ( )
𝑇
(𝑌𝑡 − 𝑌𝑛)
𝐾=
𝑆𝑛
Sehingga:
T=5; Yt = -Ln (-Ln ((T-1)/T))
= -Ln (-Ln ((5-1)/5))
= 1,499
Maka
K = (Yt – Yn)/Sn
= (1,499 – 0,4952)/ 0,9497
= 1,0580

T = 2,5; Yt = -Ln (-Ln ((T-1)/T))


= -Ln (-Ln ((2,5-1)/2,5))
= 0,671
Maka
K = (Yt – Yn)/Sn
= (0,672 – 0,4952)/ 0,9497
= 0,1859

T = 1,67 ; Yt = -Ln (-Ln ((T-1)/T))


= -Ln (-Ln ((1,67-1)/1,67))
= 0,087
Maka
K = (Yt – Yn)/Sn
= (0,087 – 0,4952)/ 0,9497

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 16


= -0,4294

T = 1,25; Yt = -Ln (-Ln ((T-1)/T))


= -Ln (-Ln ((1,25-1)/1,25))
= -0,476
Maka
K = (Yt – Yn)/Sn
= (-0,476– 0,4952)/ 0,9497
= -1,0225
Xrata-rata = 53,483
S = 22,185

Maka interval kelas:


XT = 53,483 + 22,185 x KT
Sehingga: X Tr = Xrata-rata + SK

X5 = Xrata-rata + (S . K) = 53,483 + (22,185. 1,0580) = 76,9542 mm


X2,5 = Xrata-rata + (S . K) = 53,483 + (22,185. 0,1859) = 57,6070 mm
X1,67 = Xrata-rata + (S . K) = 53,483 + (22,185. -0,4294)= 43,9576 mm
X1,25 = Xrata-rata + (S . K) = 53,483 + (22,185. -1,0225) =30,7986 mm

b. Distribusi Probalitas Normal


Nilai KT berdasarkan nilai T didapat dari tabel Nilai Variabel Reduksi
Gauss:
T=5 maka Kt = 0,84
T = 2,5 maka Kt = 0,25
T = 1,67 maka Kt = -0,25
T = 1,25 maka Kt = -0,84
Xrata-rata = 53,483
S = 22,185

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 17


Maka interval kelas:
XT = 53,483+ 22,185x KT
X5 = Xrata-rata + (S . K) = 53,483+ (22,18. 0,84) = 72,1188 mm
X2,5 = Xrata-rata + (S . K) = 53,483+ (22,18. 0,25) = 59,0296 mm
X1,67 = Xrata-rata + (S . K) = 53,483+ (22,18. -0,25)= 47,9370 mm
X1,25 = Xrata-rata + (S . K) = 53,483+ (22,18. -0,84)= 34,8478 mm

c. Distribusi Probalitas Log Normal


Nilai KT berdasarkan nilai T didapat dari tabel Nilai Variabel Reduksi
Gauss:
T=5 maka Kt = 0,84
T = 2,5 maka Kt = 0,25
T = 1,67 maka Kt = -0,25
T = 1,25 maka Kt = -0,84

Log X = 1,7018
S log X = 0,1519

Maka interval kelas:


Log X = Log X + KTxS Log x
= 1,7018 + KT x 0,1519
Sehingga:
X5 = 10(log X + (S log X . Kt)) = 10(1,7018 + (0,1519 . 0,84)) = 67,5063 mm
X2,5 = 10(log X + (S log X . Kt)) = 10(1,7018 + (0,1519. 0,25)) = 54,9216 mm
X1,67 = 10(log X + (S log X . Kt)) = 10(1,7018 + (0,1519. -0,25)) = 46,1116 mm
X1,25 = 10(log X + (S log X . Kt)) = 10(1,7018 + (0,1519. -0,84)) = 37,5153 mm

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 18


d. Distribusi Probalitas Log Pearson Type III
Nilai KT dihitung berdasarkan nilai Cs atau G = 1.089 dan nilai T untuk
berbagai periode ulang adalah:
T=5 maka Kt = 0,7443
T = 2,5 maka Kt = -0,0266
T = 1,67 maka Kt = -0,2826
T = 1,25 maka Kt = -0,4121

Log X = 1,7018
S log X = 0,1519

Maka interval kelas:


Log X = Log X + KTxS Log x
=1,7018+ KT x 0,1519
Sehingga:
X5 = 10(log X + (S log X . Kt)) = 10(1,7018 + (0, 0,1519 . 0,7443)) = 65,2849 mm
X2,5 = 10(log X + (S log X . Kt)) = 101,7018 + (0, 0,1519 . -0,0266)) = 49,8581 mm
X1,67 = 10(log X + (S log X . Kt)) = 10(1,7018 + (0, 0,1519 . -0,2826)) = 45,5896 mm
X1,25 = 10(log X + (S log X . Kt)) = 10(1,7018 + (0, 0,1519 . -0,4121)) = 43,5710 mm

Perhitungan nilai X2
 Tabel Perhitungan Nilai X2 Untuk Distribusi Gumbel
kelas interval Ef Of Of-Ef (Of-Ef)2 / Ef
1 >72,119 2 1 -1 0.500
2 59,030 - 72,119 2 2 0 0.000
3 47,937-59,030 2 2 0 0.000
4 34,848- 47,937 2 4 2 2.000
5 < 34,848 2 1 -1 0.500
Σ 10 10 X2 3.000

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 19


 Tabel Perhitungan Nilai X2 Untuk Distribusi Normal
kelas interval Ef Of Of-Ef (Of-Ef)2 / Ef
1 >67,506 2 1 -1 0.500
2 54,922 - 67,506 2 3 1 0.500
3 46,112 - 54,922 2 2 0 0.000
4 37,515 - 46,112 2 2 0 0.000
5 < 37,515 2 2 0 0.000
Σ 10 10 X2 1.000

 Tabel Perhitungan Nilai X2 Untuk Distribusi Log Normal


kelas interval Ef Of Of-Ef (Of-Ef)2 / Ef
1 >76,954 2 1 -1 0.500
2 57,607 - 76,954 2 2 0 0.000
3 43,958 - 57,607 2 4 2 2.000
4 30,799 - 43,958 2 3 1 0.500
5 < 30,799 2 0 -2 2.000
Σ 10 10 X2 5.000

 Tabel Perhitungan Nilai X2 Untuk Distribusi Log Pearson Type III


kelas interval Ef Of Of-Ef (Of-Ef)2 / Ef
1 >65,285 2 1 -1 0.500
2 49,858 - 65,285 2 3 1 0.500
3 45,590 - 49,858 2 3 1 0.500
4 43,571 - 45,590 2 0 -2 2.000
5 < 43,571 2 3 1 0.500
Σ 10 10 X2 4.000

 Tabel Rekapitulasi nilai X2 dan X2cr


Distribusi X2 X2cr Keterangan
Probabilitas
Normal 3.000 5.991 Diterima
Log Normal 1.000 5.991 Diterima
Gumbel 5.000 5.991 Diterima
Log pearson 4.000 5.991 Diterima
type III

Jika X2 < X2cr, maka dapat disimpulkan bahwa distribusi tersebut dapat
diterima

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 20


4. Uji Smirnov
 Kolmogorov Terhadap Distribusi Normal
Xn Xi P(Xi) f(t) P'(Xi) ∆P
No.
1 2 3 4 5 6
1 110.00 110.00 0.09 2.55 0.01 -0.09
2 61.07 61.07 0.18 0.34 0.37 0.19
3 32.00 59.33 0.27 0.26 0.40 0.12
4 36.10 57.33 0.36 0.17 0.43 0.07
5 47.00 48.00 0.45 -0.25 0.60 0.14
6 38.17 47.00 0.55 -0.29 0.61 0.07
7 59.33 45.83 0.64 -0.34 0.63 0.00
8 45.83 38.17 0.73 -0.69 0.75 0.03
9 48.00 36.10 0.82 -0.78 0.78 -0.04
10 57.33 32.00 0.91 -0.97 0.83 -0.08

To tal = 534.83 mm
Rerata = 53.48 mm
Std Dev = 22.19 mm

Simpangan maksimum (∆P maksimum) = 0,19


Jika jumlah data 10 dan α (derajat kepercayaan) adalah 5% maka dari
Tabel Nilai Kritis Do Untuk Uji Smirnov - kolmogorov.
Didapat ∆P kritis = 0,41. jadi ∆P maksimum < ∆P kritis, dengan demikian
distribusi probabilitas normal dapat diterima untuk menganalisis data
hujan diatas.

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 21


 Kolmogorov Terhadap Distribusi Log Normal
Xn Xi Log Xi P(Xi) f(t) P'(Xi) ∆P
No.
1 2 3 4 5 6
1 110.00 110.00 2.0414 0.09 2.24 0.0125 -0.08
2 61.07 61.07 1.7858 0.18 0.55 0.2912 0.11
3 32.00 59.33 1.7733 0.27 0.47 0.3192 0.05
4 36.10 57.33 1.7584 0.36 0.37 0.3557 -0.01
5 47.00 48.00 1.6812 0.45 -0.14 0.5557 0.10
6 38.17 47.00 1.6721 0.55 -0.20 0.5793 0.03
7 59.33 45.83 1.6612 0.64 -0.27 0.6064 -0.03
8 45.83 38.17 1.5817 0.73 -0.79 0.7852 0.06
9 48.00 36.10 1.5575 0.82 -0.95 0.8289 0.01
10 57.33 32.00 1.5051 0.91 -1.29 0.9015 -0.01

To tal = 534.83 mm
Rerata = 53.48 mm 1.70
Std Dev = 22.19 mm 0.15

Simpangan maksimum (∆P maksimum) = 0,14


Jika jumlah data 10 dan α (derajat kepercayaan) adalah 5% maka dari
Tabel Nilai Kritis Do Untuk Uji Smirnov - kolmogorov.
Didapat ∆P kritis = 0,41. jadi ∆P maksimum < ∆P kritis, dengan demikian
distribusi probabilitas normal dapat diterima untuk menganalisis data
hujan diatas.

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 22


 Kolmogorov Terhadap Distribusi Gumbel
Xn Xi P(Xi) f(t) Yt T P'(Xi) ∆P
No.
1 2 3 4 5 6 7 8
1 110.00 110.00 0.09 2.55 2.91 18.95 0.05 -0.04
2 61.07 61.07 0.18 0.34 0.82 2.81 0.36 0.17
3 32.00 59.33 0.27 0.26 0.75 2.65 0.38 0.10
4 36.10 57.33 0.36 0.17 0.66 2.48 0.40 0.04
5 47.00 48.00 0.45 -0.25 0.26 1.86 0.54 0.08
6 38.17 47.00 0.55 -0.29 0.22 1.81 0.55 0.01
7 59.33 45.83 0.64 -0.34 0.17 1.75 0.57 -0.07
8 45.83 38.17 0.73 -0.69 -0.16 1.45 0.69 -0.04
9 48.00 36.10 0.82 -0.78 -0.25 1.39 0.72 -0.10
10 57.33 32.00 0.91 -0.97 -0.42 1.28 0.78 -0.13

To tal = 534.83 mm
Rerata = 53.48 mm
Std Dev = 22.19 mm

Simpangan maksimum (∆P maksimum) = 0,13


Jika jumlah data 10 dan α (derajat kepercayaan) adalah 5% maka dari
Tabel Nilai Kritis Do Untuk Uji Smirnov - kolmogorov.
Didapat ∆P kritis = 0,41. jadi ∆P maksimum < ∆P kritis, dengan demikian
distribusi probabilitas normal dapat diterima untuk menganalisis data
hujan diatas.

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 23


 Kolmogorov Terhadap Distribusi Log Pearson Type III
Xn Xi Log Xi P(Xi) f(t) P'(Xi) ∆P
No.
1 2 3 4 5 6
1 110.00 110.00 2.0414 0.09 2.24 0.0041 -0.09
2 61.07 61.07 1.7858 0.18 0.55 0.0029 -0.18
3 32.00 59.33 1.7733 0.27 0.47 0.0035 -0.27
4 36.10 57.33 1.7584 0.36 0.37 0.0032 -0.36
5 47.00 48.00 1.6812 0.45 -0.14 0.0029 -0.45
6 38.17 47.00 1.6721 0.55 -0.20 0.0026 -0.54
7 59.33 45.83 1.6612 0.64 -0.27 0.0024 -0.63
8 45.83 38.17 1.5817 0.73 -0.79 0.0021 -0.73
9 48.00 36.10 1.5575 0.82 -0.95 0.0018 -0.82
10 57.33 32.00 1.5051 0.91 -1.29 0.0015 -0.91

To tal = 534.83 mm
Rerata = 53.48 53.48 1.70
Std Dev = 22.19 22.19 0.15

Simpangan maksimum (∆P maksimum) = 0,06


Jika jumlah data 10 dan α (derajat kepercayaan) adalah 5% maka dari
Tabel Nilai Kritis Do Untuk Uji Smirnov - kolmogorov.
Didapat ∆P kritis = 0,41. jadi ∆P maksimum < ∆P kritis, dengan demikian
distribusi probabilitas normal dapat diterima untuk menganalisis data
hujan diatas.

5. Kesimpulan Uji Chi Kuadrat dan Uji Sminov


 Kesimpulan Uji Chi Kuadrat
Chi² Chi² tabel
No Distribusi Kesimpulan
Hitung 5% 1%

1 Normal 3.000 5.991 9.210 Diterima


2 Log Normal 1.000 5.991 9.210 Diterima
3 Gumbel 5.000 5.991 9.210 Diterima
4 Log Pearson III 4.000 5.991 9.210 Diterima

Jumlah Data (N) = 10 Tahun

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 24


DK =2
Keterangan:
Cteoritis < Ctabel 5%, Distribusi teoritis dapat diterima/digunakan.
Cteoritis > Ctabel 1%, , Distribusi teoritis tidak dapat diterima/digunakan.

 Kesimpulan Uji Uji Sminov


Do Tabel
No Distribusi Dmaks Kesimpulan
5% 1%

1 Normal 0.069 0.41 0.490 Diterima


2 Log Normal 0.109 0.41 0.490 Diterima
3 Gumbel 0.174 0.41 0.490 Diterima
4 Log Pearson III 0.360 0.41 0.490 Diterima

Jumlah Data (N) = 10 Tahun


Keterangan:
Dmaks < Do (5%) (Persamaan distribusi dapat diterima)
Dmaks > Do (5%) (Persamaan distribusi tidak dapat diterima)

6. Intensitas Hujan
Menggunakan rumus mononobe
I = (X24 / 24) x (24/t)2/3
Dimana:
I = Intensitas Hujan Rencana (mm)
X24 = Tinggi hujan harian maksimum atau hujan rencana (mm)
t = durasi hujan atau waktu konsentrasi (jam)
Periode Ulang Dist. Gumbel
T (tahun) (mm)

10 94.48
25 116.63
50 133.07
50 98.96

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 25


Tabel Intensitas Hujan Rencana dengan Rumus Mononobe
Durasi intensitas hujan
(jam) 10 Tahun 25 Tahun 50 Tahun 173.33 mm
0.083 171.689 211.937 241.796 179.827
0.167 108.158 133.512 152.322 113.284
0.250 82.540 101.889 116.243 86.452
0.333 68.135 84.107 95.957 71.365
0.500 51.997 64.186 73.229 54.461
1.000 32.756 40.435 46.131 34.309
2.000 20.635 25.472 29.061 21.613
4.000 12.999 16.046 18.307 13.615
5.000 11.202 13.828 15.777 11.733
24.000 3.937 4.860 5.544

Grafik Intensitas Hujan Rencana dengan Rumus Mononobe

7. Debit Rencana 50 Tahun


Metode Melchior
Metode Melchior yang digunakan untuk menghitung debit maksimum
di daerah pengaliran dirumuskan sebagai berikut:
𝑟
Qmaks = 𝛼 . 𝐼 . 𝐴 .
200
Dimana:
Qmaks = Debit maksimum (m3/dt)
α = Koefisien Pengairan
I = Intensitas hujan (m3/dt/Km2)

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 26


A = Luas daerah pengaliran (Km2)
Diketahui :
A = 0,15305
𝛼 = 0,5
I = 5,544386
r = 133,07
𝑟
Qmaks = 𝛼 . 𝐼 . 𝐴.
200
133,07
Qmaks = 0,5 . 5,544386 . 0,15305 . = 0,282287
200

Perancangan Bangunan Rekayasa Sipil III (HSKB 733) | 27