Anda di halaman 1dari 10

PROSEDUR PRAKTEK SISTEM REM TOYOTA AVANZA 2008

SMK NEGERI 2 BANJAR


KOTA BANJAR

Mata Pelajaran : Pemeliharaan Chasis Dan Sistem Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan

Pemeliharaan rem pada toyota avanza K3-VE

1) Pelepasan / Pembongkaran
a. Persiapan alat
b. Dongkrak kendaraan dan pasang jack stand

c. Kendorkan baud roda ( menggunakan air impact)


d. Lepas roda dan letakan keempat roda dibawah kendaraan untuk menjaga
kemungkinan jack stand terlepas

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR


e. Bongkar komponen
a) Rem cakram ( Depan )

Langkahnya :
 lepas disc brake cylinder assembly
 Lepas 2 baut dan lepas disc brake cylinder assembly.

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR


 Lepas front disc brake pad kit dari front disc brake cylinder
mounting.
 Lepas front anti squeal shim dari disc brake pad (luar).
 Lepas pad wear indicator plate dari setiap brake pad (dalam).
 Lepas 2 front disc brake pad support plate dari front disc brake
cylinder mounting.
 Lepas 2 front disc brake cylinder slide pin dari front disc brake
cylinder mounting.

 Lepas 2 front disc brake dust boot dari front disc brake cylinder
mounting.
 Lepas 2 baut dan lepas front disc brake cylinder mounting dari
steering knuckle.
 Lepas front brake cylinder
 Lepas seal piston

b) Rem Belakang ( Rem tromol ) dan Rem parkir


 Selang / saluran minyak rem
 Bebaskan parking brake dan lepas rear brake drum sub-assembly
 Gunakan Baut 12 pada tromol untuk melepas tromol
 Bersihkan komponen menggunakan air gun

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR


 Menggunakan obeng, lepas automatic adjust lever support spring
dari front brake shoe dan automatic adjust lever.
 Lepas automatic adjust lever dari rear brake shoe.
 Lepas ketiga per pengembali dan per jangkar
 Lepas paku pengunci sepatu rem / shoe hold down spring cup,
shoe hold down spring dan pin

 Menggunakan tang lancip, pisah/lepaskan parking brake cable.


 Lepas keempat sepatu rem
 Lepas piston pada silinder roda
 Simpan komponen silinder roda dan rendam dengan air

2) Pemeriksaan
a. Pemeriksaan kerja booster rem
Tekan pedal rem pada saat mesin mati kemudian hidupkan mesin bandingkan
perbedaannyajika booster rem bekerja makan pedal akan terasa ringan saat
ditekan.Periksa dari kebocoran katup udara/body booster ( Tidak ada suara
mendesis saat mesin hidup )
b. Pemeriksaan master silinder dari kebocoran dan kerja dari master silinder
c. Periksa Level dan kualitas minyak rem pada reservoir
d. Rem Depan ( cakram )
a) Memeriksa Brake Cylinder And Piston dari kebocoran jika bocor ganti seal
piston
b) Memeriksa ketebalan kanvas rem cakram jika kurang dari spesifikasi ganti
Tebal standar: 9.0 mm (0.354 in.) Ketebalan minimum: 1.0 mm (0.039 in.)

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR


Hasil pengukuran : 5 mm ( masih baik )
c) Memeriksa kondisi karet bot slide bolt jika kering lumasi
d) Memeriksa ketebalan piringan cakram ( disk brake )

Tebal standar: 18.0 mm (0.709 in.) Ketebalan minimum: 17.0 mm


(0.669 in.), Jika Kurang ganti
Hasil Pengukuran : 19.0 mm ( baik)

e) Memeriksa keolengan piringan cakram ( disk brake ) menggunakan dial


indicator Menggunakan dial indicator, ukur runout disc 10 mm (0.394 in.)
dari tepi luar front disc. Runout disc maksimum: 0.06 mm (0.0024 in.)
Hasil pengukuran 0,01 ( masih baik )

f) Jika runout melebihi maksimum, ubahlah posisi pemasangan disc dan


axle sampai runout menjadi minimal. Jika runout melebihi maksimum
meskipun posisi pemasangan telah diubah, gerinda disc. Bila ketebalan
disc kurang dari minimum, ganti front disc.

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR


g) Periksa secara fisik kehalusan bidang gesek jika bergelombang lakukan
pembubutan/penggerindaan

e. Rem Belakang ( tromol ) dan rem parkir


a) Periksa kebocoran sekitar whel cylinder secara visual

b) Periksa keadaan karet bot


c) Beriksa kondisi backing plate
d) Periksa kondisi baut roda
e) Bersihkan dengan air gun
f) Pemeriksaan pada tromol
 pemeriksaan visual
 pengukuran diameter dalam Diameter dalam standar : 203 mm (7.992
in.) Diameter dalam maksimum: 204 mm (8.032 in.)
hasil : 203,28 mm

g) pengukuran ketebalan kanvas rem Tebal standar: 4.4 mm (0.173 in.)


Ketebalan minimum: 1.0 mm (0.039 in.)

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR


h) pemeriksaan kontak terhadap tromol
i) pemeriksaan keadaan pegas pegas pada rem tromol
j) pemeriksaan kondisi pipa rem dari kerusakan
k) periksa kondisi kabel rem parkir
3) Pemasangan kembali
a) Rem Depan ( cakram )
 Pasang dan rakit piston pada kaliper rem
 Pasang pin luncur dan karet both
 Pasang kaliper. Menggunakan SST tekan piston rem hingga masuk (
apabila selang rem dan niple tidak dilepas)
 Pasang kanvas rem dan plat
 Pasang kaliper rem
 Bersihkan dengan air gun
 pasang roda

b) Rem Belakang ( tromol ) dan rem parkir


 Pasang silinder roda asembly
 Pasang kabel rem tangan pada salah satu sepatu rem
 Pasang sepatu rem bersamaan dengan pegas pengembali dan pegas
penekan
 Pasang pin / pengunci sepatu rem
 Pasang pegas penyetel otomatis
 Stel rem parkir dengan mengukur diameter sepatu rem setelah dipasang (
harus lebih kecil dari diameter dalam tromol

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR


 Pasang tromol dan seluruh roda

c) Mengisi/menambah minyak

 Periksa level minyak rem pada level yang tertulis di reservoir master
silinder setelah komponen dipasang
 jika kurang tambahkan
 tes kerja rem
d) Pengukuran pedal
 Tinggi pedal rem dari lantai

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR


Tinggi brake pedal dari lantai: untuk K3-VE: 133 mm (5.236 in.)

Jika belum memenuhi spesifikasi dapat disetel di no . 3 pada gambar

 Freeplay ( jarak bebas ) pedal


Injak pedal hingga mulai terasa ada tahanan. Ukur jarak seperti
ditunjukkan. Pedal free play: 0.5 sampai 2.0 mm (0.020 sampai 0.079 in.)
Periksa lampu rem harus sidah menyala sebelum rem bekerja jika tidak
stel swith / saklar rem
e) Membuang udara palsu (apabila perlu biasanya setelah mengganti minyak
rem )

 Hubungkan vinyl tube ke bleeder plug.


 Mesin hidup/ mati
 Tekan brake pedal beberapa kali, kemudian kendurkan baut bleeder
dengan pedal tetap ditekan (Langkah C).
 Saat titik di mana minyak telah berhenti keluar, kencangkan baut bleeder,
kemudian bebaskan brake pedal (Langkah D).
 Ulangi Langkah C dan D sampai brake fluid yang baru keluar.
 Kencangkan bleeder plug.

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR


 Momen: Rem Depan : 8.3 N*m (85 kgf*cm, 74 in.*lbf) Rem Belakang : 11
N*m (110 kgf*cm, 8 ft.*lbf)
 Ulangi prosedur di atas untuk mengeluarkan udara dari saluran rem untuk
setiap roda.

f) Penyetelan rem parkir


 Pindahkan kendaraan ke bidang agak menurun. Cek kerja rem parkir
dengan cara menarik tuas rem parkir tidak boleh dari 7 klik lepaskan
pedal rem kendaraan harus mengerem harus mengerem
 Jika tidak sesuai stel menggunakan kunci 8 pada bagian bawah rem parkir
g) Tes drive
 Cek seluruh komponen
 Pastikan tidak ada komponen yang tertinggal dan pemasangan dijamin
benar
 Lepaskan jack stand Turnkan kendaraan
 Tes kendaraan dengan kecepatan bertahap lalu injak rem pastikan roda
mengunci saat pedal diinjak kuat
 Jika salah satu roda tidak mengunci lakukan penyetelan kanvas rem pada
adjusternya menggunakan obeng (-) atau lakukan bleding ulang

Sumber :
1. CD Manual Toyota avanza 2008
2. New Step Toyota – PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Yudi Nur Sukmayadi<TKR<SMKN2BANJAR<JABAR