Anda di halaman 1dari 38

TUGAS KOMPREHENSIF

Reservoir
1. Pengertian Reservoir
Jawab : reservoir adalah tempat terakumulasinya migas yang berupa
bentukan (formasi) batuan batupasir atau karbonat yang bersifat porous
yang dapat mengandung migas dan permeable yang dapat mengalirkan
migas tersebut.

2. Jenis – Jenis Reservoir


Jawab:
o Black oil: fluda reservoir yang temperatur reservoirnya lebih rendah
dari temperature kritik minyak (berada dalam fasa cair/undersaturated).
Disebut juga low shrinkage oil (tidak mudah menyusut)
o Volatile oil: Fluida reservoir dimana temperature reservoirnya sedikit
lebih rendah dari temperatur kritiknya. Sedikit penurunan tekanan
menyebabkan peningkatan fasa gas yg cukup besar (mudah menyusut)
maka disebut juga high shrinkage oil.
o Dry gas: kondisi hidrokarbon bila tekanan dan temperaturnya
menurun, tidak akan terbentuk cairan.
o Wet gas : hidrokarbon yang bila temperaturnya diturunkan akan
menghasilkan cairan.
o Retrograde gas : pada kondisi awal reservoir fluida berbentuk fasa
gas, dengan seiring penurunan tekanan reservoir maka gas akan
mengalami pengembunan dan terbentuklah cairan direservoir.

3. Bagaimana menghitung OOIP secara volumetric


7758 x A x H x ∅ x (1−Sw)
Jawab: OOIP = STB
Bo
4. Jelaskan perbedaan IOIP, Reserves, RF dan Resources
Jawab :
Resources : Kandungan mineral yang mungkin ada di dalam perut bumi
yang terdiri dari discover dan undiscover.
Reserves, cadangan HC yg telah ditemukan dan masih tertinggal di dlm
reservoir.
Recovery factor, adalah persentase minyak yang dapat diambil dari suatu
reservoir.
IOIP, adalah sejumlah total minyak yang terkandung di reservoir.

5. Jelaskan jenis – jenis reserve


Jawab : Proved : Volume hidrokarbon yang dapat diproduksikan dari total
akumulasi hidrokarbon yang diketahui dengan tingkat kepercayaan tinggi.
Probable, jumlah hidrokarbon yang berdasarkan data geologi dan
engineer mempunyai kemungkinan terambil lebih besar dari kemungkinan
tidak terambil secara komersial.
Possible, jumlah hidrokarbon yang berdasarkan data geologi dan engineer
mempunyai kemungkinan terambil secara komersial lebih rendah dari
tingkat kemungkinan terambil secara komersial dari probable reserve.

6. Metode metode untuk menghitung cadangan


Jawab ;
 Metode analogi – jika tidak ada data atau data sangat minim
 Metode volumetrik – jika ada data geologi, data log, dan/atau data
core
 Metode volumetrik-probabilistik – jika tidak ada data geologi, data
log, dan data core.
 Performance analysis methods – jika ada data geologi, data log,
data core, dan data produksi. Metode yang dapat digunakan dalam
melakukan performance analysis diantaranya: metode material
balance, decline curve, dan simulasi reservoir
7. Pengertian porositas, Porositas absolut dan efektif
Jawab: Porositas adalah volume pori batuan dibagi oleh volume bulk
Batuan.

Porositas absolute adalah (tidak saling berhubungan).


Porositas efektif adalah perbandingan volume pori yang saling
berhubungan dengan volume total batuan.

8. Pengertian Permeabilitas, Permeabilitas absolute, efektif dan relative


Jawab ; Permeabilitas adalah kemampuan batuan utk dapat mengalirkan
fluida dalam pori yg saling berhubungan.
Permeabilitas absolute yaitu kemampuan batuan untuk melewatkan
fluida dimana fluida yang mengalir melalui media berpori tersebut hanya
satu fasa atau disaturasi 100%.
Permeabilitas efektif, yaitu kemampuan batuan untuk melewatkan fluida
dimana fluida yang mengalir lebih dari satu fasa, misalnya (minyak dan
air), (air dan gas), (gas dan minyak) atau ketiga-tiganya. harga
permeabilitas efektif dinyatakan sebagai ko, kg, kw, dimana masing-
masing untuk minyak,gas dan air.
Permeabilitas relative, merupakan perbandingan antara permeabilitas
efektif dengan permeabilitas absolute pada kondisi saturasi tertentu.

9. Hubungan antara Porositas dan Permeabilitas


Jawab: Porositas dan permeabilitas sebenarnya tidak ada hubungan, tetapi
batuan yang permeable selalu berporous, sebaliknya batuan yang
berporous belum tentu permeable. Karena porositas yang lebih tinggi
belum tentu pori-pori saling berhubungan. Jadi porositas tidak tergantung
dari besar butir dan permeabilitas merupakan fungsi yg berlangsung
terhadap besar butir.
10. Perbedaan antara core analysis dan log
Jawab ; Core analysis adalah tahapan analisa setelah contoh core
diperoleh (dipermukaan).
Log adalah tahapan analisa dgn mengambil data menggunakan wireline yg
diturunkan ke well.

11. Pengertian Conventional dan Special core


Jawab: Conventional Core Analysis, analisa core yang dilakukan untuk
menentukan parameter porositas, permeabilitas, dan saturasi dari suatu
core. Special Core Analysis, analisa core yang dilakukan untuk
menentukan parameter permeabilitas relative

12. Grafik Krw vs Sw


Jawab ;
Pada Sw = Swc, air tidak mengalir dan krw
= 0 dan pada Sw = 1 batuan tersaturasi
seluruhnya oleh air sehingga kw = k, yaitu
permeabilitas absolute. Demikian pula untuk
minyak. Pada Sw = 0 (So = 1) maka ko = k
dan pada saat saturasi minyak menuruna ke
Sor, saturasi minyak residual, maka ada minyak yang dapat mengalir
sehingga ko = 0. Di antara kedua titik batas ini, maka mengalir minyak
dan air dengan masing-masing ko dan kw tertentu.

13. Pengertian Saturasi


Jawab: Saturasi adalah perbandingan antara volume fluida tertentu
tehadap jumlah volume pori2.

14. Pengertian Swc


Jawab: Swc adalah saturasi air ketika reservoir mulai diproduksikan
15. Pengertian Swirr
Jawab: Swirr adalah saturasi air ketika reservoir mulai diproduksikan

16. Pengertian Swi


Jawab : Besarnya nilai saturasi air mula-mula yang terperangkap dalam
batuan sebelum minyak bermigrasi.

17. Pengertian Sor


Jawab : Sor adalah Besarnya saturasi oil sisa yang sudah tidak dapat
diperoleh kembali

18. Pengertian tekanan kapiler


Jawab : Tekanan kapiler adalah perbedaan tekanan antara permukaan dua
fluida yang tidak tercampur. Yaitu tekanan antara fluida non wetting
dengan fluida wetting.

19. Grafik tekanan kapiler vs Sw


Jawab:
Dimulai dari titik A dimana batuan (core)
tersaturasi air 100%, air kemudian didesak
oleh minyak. Proses ini adalah
drainage.(tekanan berkurang). Pada harga
saturasi connate water, titik B, terdapat
diskontinuitas dimana saturasi air tidak dapat
dikurangi lagi berapapun pressure
differential yang diberikan. Proses sebaliknya dari proses di atas dimana
air mendesak minyak, yaitu proses imbibisi Ketika saturasi air mencapai
harga maksimum pada Sw = 1 – Sor, harga tekanan kapiler adalah nol
(titik C). Pada titik ini harga saturasi minyak (= Sor) tidak dapat berkurang
lagi berapapun pressure differential yang diberikan (pc negatif).
20. Pengertian imbibisi dan drainage
Jawab: Drainage : Proses pendesakan fluida wetting phase oleh fluida non
wetting phase. Imbibisi : Proses pendesakan fluida non-wetting phase oleh
fluida wetting phase.

21. Pengertian water wet dan oil wet


Jawab: Water wet adalah air yang membasahi permukaan batuan. Oil wet
adalah minyak yang membasahi batuan.

22. Pengertian kompressibilitas


Jawab: Kompressibilitas adalah perubahan volume fluida terhadap
perubahan tekanan.

23. Perbedaan antara WOC dan WFL


Jawab : WOC, suatu batas antara minyak dan water dimana nilai Pc-
nya=0 WFL adalah ketinggian fluida saat sumur masih berproduksi

24. Gambarkan diagram phasa Fluida Reservoir


Jawab:
25. Jenis jenis fluida beserta karakteristiknya ( Dry gas, Wet gas, Condensate,
dll)
Jawab:

26. Pengertian Dew Point


Jawab: Dew Point , titik dimana fasa cair pertama kali muncul jika suatu
system yg semula berupa fasa gas tekanannya diturunkan.

27. Pengertian Pour Point


Jawab: Pour Point, temperature tertinggi dmn minyak masih dapat
mengalir

28. Perbedaan Cricondenbar dan Cricondenterm


Jawab : Cricondenbar, tekanan tertinggi dari saturation envelope.
Cricondentherm, temperatur tertinggi dari saturation envelope

29. Pengertian dan Grafik Bo vs Bubble Point Pressure


Jawab:
saat pr>pb, maka bo akan naik
dengan berkurangnya tekanan
sampai mencapai pb hingga
volume minyak bertambah
akibat terjadinya pengembangan
minyak. Pada saat pb dicapai bo akan turun dgn berkurangnya tekanan
karena semakin banyak minyak yg di besbaskan.

30. Pengertian Rs
Jawab : Rs adalah jumlah gas yg terlarut dalam minyak pada kondisi
tekanan dan temperature tertentu.

31. Grafik Rs vs P
Jawab :
pada saat pr>pb, rs=konstan. Dgn
berkuranganya tekanan hingga
mencapai pb. Saat mencapai pb rs
turun dgn brkurangnya tekanan. Hal ini
karena banyaknya gas yg terbebaskan.

32. Pengertian viskositas dan grafik Viskositas


Jawab: viskositas adalah keenganan suatu fluida untuk dapat mengalir
pr>pb, penurunan tekanan hingga pb
menyebabkan penurunan viskositas.
Hal ini dikarenakan adanya
pengembangan volume minyak. Saat
pb viskositas naik karena banyaknya
gas yg terbebaskan.

33. Pengertian densitas


Jawab: densitas adalah perbandingan massa per volume.
34. Jelaskan perbedaan antara water cut dan WOR
Jawab: Water Cut, perbandingan antara volumeair yg terproduksi dengan
volume fluida yg terproduksi secara keseluruhan, dimensionless. WOR,
rasio antara volume air dengan volume minyak dalam scf/stb.

35. Jelaskan pengertian GOR


Jawab : Gas Oil Ratio, rasio antara volume gas dengan volume minyak
dalam scf/stb.

36. Jelaskan dan gambarkan driving mechanism


Jawab:
1. Water Drive Reservoir
Terjadinya aliran fluida dari
reservoir ke permukaan
disebabkan tenaga dorong air
yang mengisi pori-pori yang
ditinggalkan minyak, baik
dari bawah samping maupun
dari kedua-duanya.

Ciri-ciri :
- Tekanan relatif stabil (tetap tinggi)
- GOR rendah dan konstan
- WOR meningkat kontinyu
- Perilaku : sumur sembur alam sampai air berlebihan
- Perolehan minyak (RF) cukup tinggi (35-60)
2. Dissolved/Solution Gas Drive
Tenaga pendorong dari gas yang
terlarut dalam minyak kemudian
terbebaskan dan mengembang
akhirnya mendesak minyak.
Ciri-ciri :
- Tekanan turun cepat dan menerus
- GOR mula-mula rendah kemudian naik cepat kemudian turun.
- Produksi air (Qw) kecil atau diabaikan
- Perilaku : memerlukan pumping pada tahap awal
- RF rendah (5-30) %

3. Gas Cap Drive


Tenaga dorong dari tudung gas yang
ada di atas minyak.
Ciri-ciri :
- Tekanan turun lambat tapi terus.
- GOR meningkat terus
- Qw hampir tidak ada.
- Perilaku : sumur sembur alam
tergantung ukuran gas capnya.
- RF (20-40) %

4. Combination Drive Reservoir


Tenaga dorong merupakan kombinasi
dari dua atau lebih . Fase berikutnya
jika produksi mengalami penurunan
maka dilakukan metode peningkatan
produksi disebut fase produksi
sekunder (secondary recovery).
Mekanisme pendorong resrvoir ini
antara lain : carcondioxide miscible
flooding, steam flooding dan chemical flooding. Kemampuan recovery 50-
60% dari total cadangan.
37. Jelaskan perbedaan edge water drive dan bottom water drive
Jawab: Edge Water Drive adalah reservoir dengan aquifer
disekelilingnya. Bottom Water Drive adalah reservoir dengan aquifer
dibawahnya.

38. Jelaskan perbedaan antara water coning dan water influx


Jawab: Water Coning, suatu proses pengembangan air dari bottom
reservoir karena adanya pressure drop yang membentuk seperti cone.
Water Influx rembesan air yg masuk ke reservoir karena diproduksikan
reservoir tersebut.

39. Jelaskan fungsi PVT analysis


Jawab: fungsi PVT adalah untuk menguji atau mengetahui sifat-sifat
fluida.

40. Jelaskan perbedaan transient, semi steady state dan steady state
Jawab: Transient Condition, kondisi pd periode awal yg bersifat
sementara. Semi Steady State adalah keadaan dimana perubahan tekanan
tergantung terhadap perubahan waktu. Steady State adalah keadaaan
dimana perubahan tekanan tidak tergantung terhadap perubahan waktu.

41. Jelaskan pengertian persamaan Darcy dan tuliskan rumusnya masing –


masing untuk satuan Darcy dan satuan lapangan
Jawab: Persamaan Darcy adalah Suatu media berpori dikatakan
mempunyai permeabilitas satu darcy jika satu fasa fluida dengan viskositas
satu centipoise mengisi rongga pori-pori dan mengalir pada laju alir satu
centimeter kubik per detik per satu centimeter kuadrat luas penampang di
bawah tekanan atau gradien hidrolik satu atmosphere per centimeter, dan
dapat dinyatakan menurut hubungan:
42. Jelaskan pengertian decline curve
Jawab: Decline Curve adalah kurva yang menunjukan profil penurunan
produksi untuk menentukan performa sumur di masa depan.

43. Jelaskan perbedaan antara harmonic, hyperbolic dan eksponential


Jawab ; Exponential Decline : Hubungan garis lurus akan dihasilkan
ketika q versus t pada skala semi log dan juga pada q versus Np yang
diplot pada skala Cartesian. Harmonic Decline : q versus Np akan
membentuk garis lurus pada skala semi log dengan semua tipe decline
curve yang mempunyai banyak curvature . Ada berbagai teknik pergeseran
dibuat untuk hasil kurva lurus plot antara laju produksi versus waktu pada
skala Log-log. Hyperbolic Decline : Tidak ada skala plot dengan
Cartesian, Semi log, atau Log-log yang akan menghasilkan hubungan garis
lurus untuk hyperbolic decline . Jika q diplot versus t pada kertas log-log,
menghasilkan kurva yang bisa dijadikan lurus dengan teknik pergeseran.

44. Jelaskan fungsi well testing


Jawab: Well Testing adalah pengujian sumur untuk mengetahui apakah
sumur mengalir dan berproduksi, berapa lama reservoir tersebut akan
berproduksi.

45. Jelaskan perbedaan antara gas nyata dan gas ideal


Jawab: Gas Ideal adalah gas yang mematuhi persamaan gas umum dari
pV = nRT dan hukum gas lainnya di semua suhu dan tekanan. Gas nyata
adalah gas yang tidak mematuhi persamaan dan hukum gas lainya di
semua kondisi suhu dan tekanan.

46. Jelaskan pengertian z ( Faktor Kompressibilitas)


Jawab: z factor, rasio antara volum gas aktual pada P,T yg sama dgn
volum gas ideal. Dgn kata lain merupakan factor koreksi yg tak
berdimensi (faktro kompresibiltas) atau deviasi volumetric suatu gas nyata
dgn gas ideal.

47. Sebutkan jenis well test yang dilakukan pada reservoir gas
Jawab : Back Pressure Test. Isochronal Test. Modified Isochronal Test.

48. Jelaskan perbedaan antara pressure build up dan drawdown


Jawab: Pressure drawdown test, pengujian yg dilaksanakan dgn cara
membuka sumur & m’pertahankan laju produksi tetap selama pengujian
berlangsung. Sebaiknya sebelum diuji seluruh sumur ditutup utk
sementara waktu agar tekanan reservoirnya seragam. Pressure build-up,
teknik pengujian sumur yang dianalisa dengan kenaikan pressure terhadap
waktu akibat ditutupnya sumur.

49. Jelaskan pengertian interference test


Jawab; Interference test, suatu test yang mengikutsertakan lebih dari satu
sumur pada waktu pengujian untuk menentukan apakah antara dua sumur
atau lebih mempunyai komunikasi tekanan sehingga dapat diperkirakan k
dan ΦC dari sumur yang di test.

50. Jelaskan pengertian multirate test


Jawab; Multirate testing, test pada suatu sumur yang dilakukan dengan
laju aliran yang bervariasi

51. Jelaskan fungsi EOR


Jawab: EOR : Suatu metode perolehan minyak selain menggunakan
pompa ataupun naturally driven. Beberapa di antaranya waterf, chemical,
miscible, dan thermal flooding
52. Jelaskan perbedaan vertical efficiency, Areal efficiency dan displacement
efficiency dan sweep efficiency
Jawab: Vertical efficiency : tebal reservoir yang tersapu dibagi dengan
total tebal reservoir.
Areal efficiency : Luas area reservoir yang tersapu dibagi dengan total
luas area reservoir.
Displacement efficiency : kemampuan fluida pendesak dalam mendesak
minyak yang terdapat di reservoir, dihitung dengan cara membagi volume
minyak terdesak dengan volume minyak awal pada areal yang tersapu.
Sweep efficiency : Areal efficiency.

53. Jelaskan pengertian breakthrough dan fractional flow


Jawab: Breaktrhrough : Kondisi saat fluida pendesak mencapai sumur
produksi dan ikut diproduksikan bersama fluida yang didesak.
Fractional flow : Kondisi aliran terdifusi di mana saturasi tersebar merata
di seluruh ketebalan. Bergantung dari perbandingan antara viskositas air
dan viskositas minyak.

54. Jelaskan perbedaan antara viscous fingering dan channeling


Jawab: Viscous fingering : Segregasi akibat gravitasi yang berbentuk
saluran kecil bercabang-cabang. Channeling : Breakthrough yang terjadi
lebih dini daripada peramalan dengan metoda welge karena kondisi
Buckley-Leverett tidak stabil (Ms>1).

55. Jelaskan pengertian mobility ratio


Jawab: Mobility ratio : Perbandingan mobilitas antara fluida pendesak
dengan fluida yang didesak. Jika nilainya lebih kecil dari 1 maka
pendesakan akan stabil, jika nilainya lebih besar dari 1, maka akan terjadi
fingering.
56. Jelaskan jenis – jenis EOR dan screening criteria untuk masing – masing
injeksi tersebut
Jawab:

57. Jelaskan fungsi logging


Jawab: Fungsi logging adalah untuk mengambil data-data dari formasi dan
lubang sumur dengan menggunakan instrument khusus. Pekerjaan yang
dapat dilakukan meliputi pengukuran data-data property electrical
(resistivity dan conductivity), data nuklir aktif dan pasif, ukuran lubang
sumur, pengambilan sample fluida formasi, pengukuran tekanan formasi,
coring dari dinding sumur, dsb.

58. Jelaskan fungsi log GR dan prinsip kerja log GR


Jawab: Fungsi GR: membedakan lapisan shale dan nonshale, mendeteksi
mineral radioaktif.
Prinsip dasar
GR adalah log yang mengukur dan mencatat secara langsung intensitas
radioaktif alamiah yang dikandung oleh formasi batuan, tanpa alat yang
memancarkan sumber radioaktif. Radioaktifitas alamiah yang ada di
formasi timbul dari elemen-elemen berikut:
Uranium (U), Thorium (Th), Potasium (K)
Ketiga elemen ini memancarkan Gamma Rays secara terus-menerus,yang
merupakan short bursts of high energy radiation (ledakan –ledakan radiasi
yang berenergi tinggi), yang kemudian diterima oleh sensor.

59. Jelaskan fungsi log SP dan prinsip kerja log SP


Jawab ; Fungsi sp adalah mengidentifikasi lapisan permeable,mencari
harga rw. Korelasi batuan. Log SP adalah suatu rekaman perbedaan
potential listrik antara elektroda di permukaan yang tetap dengan elektroda
yang bergerak di dalam lubang bor. Lubang sumur harus diisi dengan
lumpur yang bersifat konduktif. Log SP tidak dapat diukur pada sumur
yang di bor menggunakan oil base mud.

60. Jelaskan fungsi log density dan prinsip kerja log Density
Jawab: Fungsi density log Density Log
- Untuk mengukur porositas batuan
- Mengidentifikasi mineral batuan
- Mengevaluasi shally sand dan lithologi yang kompak
- Log ini juga dapat digunakan sebagai indikasi adanya gas
Prinsip pengukuran log densitas adalah menembakan sinar gamma yang
membawa partikel foton ke dalam formasi batuan, partikel-partikel foton
akan bertumbukan dengan elektron yang ada dalam formasi. Banyaknya
energi sinar gamma yang hilang setiap kali bertumbukan menunjukkan
densitas elektron dalam formasi yang mengindikasikan densitas formasi.

61. Jelaskan fungsi log Resistivity dan prinsip kerja log Resisitivity
Jawab: Resistivity log adalah suatu alat yang dapat mengukur tahanan
batuan formasi beserta isinya, yang mana tahanan ini tergantung pada
porositas efektif, salinitas air formasi, dan banyaknya hidrokarbon dalam
pori-pori batuan.
62. Jelaskan pengertian infinite acting reservoir
Jawab: Infinite acting reservoir, kondisi dmn kelakuan reservoir seolah-
olah menguras daerah yg tidak memiliki batas

63. Jelaskan pengertian Ei solution


Jawab: Ei function Ei solution, fungsi exponential integral yg digunakan
sebagai solusi thdp reservoir infinite acting, tetapi pd kondisi r = rw
argument fungsi Ei sgt kecil shg digunakan pendekatan logaritmik.

64. Jelaskan pengertian drainage radius


Jawab: Drainage radius, radius pengurasan yaitu sejauh mana (jarak dari
lubang bor) minyak yg dapat dikuras / diambil dr reservoir

65. Jelaskan pengertian wellbore storage


Jawab: Wellbore storage, banyaknya minyak yang terangkat pada
pressure drop tertentu.

66. Jelaskan pengertian reynold number


Jawab: Reynold Number adalah bilangan yang tak berdimensi untuk
mengetahui aliran fluida.

67. Jelaskan perbedaan antara aliran laminar dan turbulent


Jawab: Laminar flow, pola aliran fluida dmn gerak aliran partikel2 fluida
yg bergerak pd rate yg lambat gerakannya teratur & sejajar dgn aliran.
Turbulent flow, pola aliran fluida dmn fluida bergerak dgn kecepatan yg
lebih besar dan partike2 fluida bergerak pd garis2 yg tidak teratur shg
t’dapat aliran berputar (Eddie current) dan shear yg terjadi tidak teratur.
68. Jelaskan perbedaan antara fluida Newtonian dan non newtonian
Jawab: Newtonian berapapun perubahan shear stress dan shear rate μ=0.
Non Newtonian berapapun perubahan shear stress dan shear rate μ≠0

69. Sebutkan syarat-syarat Material balance syarat2nya?


Jawab:
 Reservoir dalam keadaan kesetimbangan termodinamika
 Data PVT yang di gunakan di peroleh dari proses gas liberation, yang
menyerepuai proses gas liberation di reservoir, disumur dan di
separator
Dalam analisa Matabl harus ada sejarah produksi (Data produksi, Data
PVT, Tekanan reservoir)

70. Bedanya primary, secondary, dan tertiary recovery?


Jawab:
 Primary = Sumur yang mengalir secara alamiah dengan hanya
bantuan dari dalam reservoir sendiri (draving mechanism)
 Scondary = Sumur yang tidak bias mengalir secara alamiah dan
memerlukan tenaga dari luar yaitu menggunakan waterflood
 Tertiary = EOR menggunakan bahan kimia dan thermal
(surfactant, polimer, alkaline, steam flood)

71. Apa yang dimaksud dengan reservoir performance?


Jawab: Reservoir Performance : Performa suatu reservoir yang dinilai
dari kemampuannya mengalirkan fluida dalam jangka waktu tertentu

72. Apa yang dimaksud dengan Depletion strategy?


Jawab: Depletion strategy : Strategi yang diciptakan untuk memaintain
tekanan reservoir. Seperti pada sumur yang mengandung minyak dan gas,
pada umumnya, minyak lebih dahulu diproduksi, supaya gas cap dapat
menjaga tekanan reservoir supaya tidak cepat drop.
PRODUKSI
1. Jelaskan pengertian IPR, diagram IPR 1 fasa , 2 fasa dan IPR kombinasi
Jawab: IPR Adalah perilaku aliran fluida dari reservoir ke dasar sumur.

2. Jelaskan pengertian PI
Jawab: PI adalah parameter yg menyatakan besarnya indeks produktifitas
sumur ,besarnya rate setiap peneurunan tekanan.

3. Jelaskan pengertian nodal


Jawab: nodal adalah pertemuan satu titik dari dua arah aliran yg berbeda.

4. Jelaskan jenis – jenis titik nodal


Jawab:
Titik nodal di dasar sumur Titik nodal ini merupakan
pertemuan antara komponen formasi p r o d u k t i f / reservoir
dengan komponen tubing apabila komplesi sumur adalah open holeatau
pertemuan antara komponen tubing dengan komponen komplesi
yang diperforasi atau bergravel pack.
T i t i k n o d a l d i k e p a l a s u m u r Titik nodal ini merupakan titik
pertemuan antara komponen tubing dan pipa salur dalam hal sumur
tidak dilengkapi dengan jepitan atau mer upakan pertemuan
komponen tubing dengan komponen jepitan bila sumur dilengkapi jepitan.
T i t i k n o d a l d i s e p a r a t o r Pertemuan antara komponen pipa salur dengan
komponen separator merupakan suatu titik nodal.
Titik nodal di “upstream/ downstream” jepitanSesuai dengan
letak jepitan, titik nodal ini dapat merupakan pertemuan antarakomponen
jepitan dengan komponen tubing, apabila jepitan dipasang di
tubingsebagai safety valve atau merupakan pertemuan antara
komponen tubing dipermukaan dengan komponen jepitan apabila jepitan
dipasang di kepala sumur.

5. Tuliskan persamaan IPR vogel


𝑞𝑜
Jawab: 𝑞 = 𝑝𝑤𝑓 2 𝑝𝑤𝑓 2
(1−0.2( ) − 0.8(( ) )
𝑝𝑟 𝑝𝑟

6. Tuliskan persamaan IPR 3 fasa


PWF PWF 2
1+P2( )+ P4( )
PS PS
Jawab: Qmaxs=0 ( PWF PWF 2
)
P1+P3( )+ P5( )
PS PS

7. Jelaskan pengertian artificial lift dan jenis – jenis pengangkatan buatan


Jawab: Artificial lift adalah metode yang digunakan untuk mengangkat
hidrokarbon, umumnya minyak bumi, dari dalam sumur ke atas
permukaan. Ini biasanya dikarenakan tekanan reservoir tidak cukup tinggi
untuk mendorong fluida sampai ke atas ataupun tidak ekonomis jika
mengalir secara alamiah.
1. Gas Lifting, menginjeksika gas (umumnya gas alam) ke dalam
kolom minyak di dalam sumur sehingga berat minyak menjadi
lebih ringan dan lebih mampu mengalir ke permukaan.
2. Sucker Rod Pumping, menggunakan pompa electric-mechanical
yang dipasang dipermukaan. Dengan menggunakan prinsip katub
searah, pompa ini akan mengangkat fluida formasi ke permukaan.
Karena pergerakaannya naik turun seperti mengangguk, pompa ini
dikenal dengans ebutan pompa angguk.
3. Subsurface Electrical Pumping, menggunakan pompa sentrifugal
bertingkat yang digerakkan oleh moto listrik dan dipasang jauh di
dalam sumur.
4. Jet Pump, Fluida dipompakan ke dalam sumur dengan tekanan yang
tinggi lalu disemprotkan lewat nozzle ke dalam kolom minyak.
Melewati lubang nozzle, fluida ini aka bertambah kecepatan dan
energy kinetiknya sehingga mampu mendorong minyak sampai
permukaan.
5. Progressive Cavity Pump, pompa dipasang di dalam sumur, tetapi
motor dipasang di permukaan. Keduanya dihubungkan dengan
batang baja yang disebut dengan sucker rod.

8. Jelaskan perbedaan intermittent dan continuous gas lift


Jawab: Continuous gas lift, yaitu gas diinjeksikan secara terus menerus
ke dalam annulus melalui valve yang dipasang pada tubing, maka gas akan
masuk ke dalam tubing. Intermittent gas lift, yaitu gas diinjeksikan
secara terputus-putus pada selang waktu tertentu, sehingga dengan
demikian injeksi gas merupakan suatu siklus dan diatur sesuai dengan laju
fluida yang mengalir dari formasi ke lubang sumur.
9. Gambarkan peralatan2 pompa ESP beserta fungsinya
Jawab:
10. Jelaskan prinsip kerja pompa ESP
Jawab: Prinsip Kerja Electrical Submersible Pump
Electric Submersible Pump adalah sebuah rangkaian pompa yang terdiri
dari banyak tingkat (multi stage) dengan motor yang dibenamkan di
dalam fluida dan menggunakan aliran listrik dari permukaan. Sistem kerja
dari Electric Submersible Pump ini adalah dengan mengalirkan energi
listrik dari transformer (step down) melalui switchboard. Pada
switchboard, semua kinerja dari Electric Submersible Pump (ESP) dan
kabel akan dikontrol atau dimonitor. Kemudian energi listrik akan
diteruskan dari switchboard ke motor melalaui cable yang diletakkan di
sepanjang tubing dari rangkaian ESP. Selanjutnya, melalui motor, energi
listrik akan dirubah menjadi energi mekanik yaitu berupa tenaga putar.
Putaran akan diteruskan ke protector dan pump melalui shaft yang
dihubungkan dengan coupling. Pada saat shaft dari pompa berputar,
impeller akan ikut berputar dan mendorong fluida yang masuk melalui
pump intake atau gas separator ke permukaan. Fluida yang didorong
secara perlahan akan memasuki tubing dan terus menuju ke permukaan
sampai gathering system.

11. Gambarkan peralatan2 pompa SRP beserta fungsinya


Jawab:
12. Jelaskan prinsip kerja pompa SRP
Jawab: Prinsip Kerja Sucker Rod Pump
Mekanisme kerja Sucker Rod Pump merupakan gerakan yang kompleks
dari semua komponen yang ada. Prime Over menghasilkan gerak rotasi,
gerakan ini diubah menjadi gerakan naik turun oleh pumping unit. Terutama
oleh System Pitman Assembly Crank. Kemudian gerakan angguk naik-turun
ini oleh Horse Head dijadikan gerak naik-turun yang selanjutnya
menggerakkan Plunger yang berada dalam Tubing Barel yang berada di dalam
sumur. Instalasi pumping unit di permukaan dihubungkan dengan pompa yang
ada di dalam sumur oleh sucker rod pump, sehingga gerak naik-turun dari
horse head dipindahkan ke plunger pompa, dan plunger ini bergerak naik-
turun dalam barel pompa. Pada saat upstroke, plunger bergerak ke atas (up-
stroke) dimana traveling valve menjauhi standing valve, maka traveling valve
akan tertutup dikarenakan adanya tekanan dari fluida yang ada diatasnya,
sehingga fluida tersebut dapat terangkat kepermukaan mengalir melalui
tubing. Pada saat plunger bergerak keatas, tekanan dalam barel akan
berkurang atau vacum, sehingga tekanan formasi akan membuka standing
valve dan fluida masuk kedalam barel.Pada saat downstroke, standing valve
menutup karena tekanan fluida yang di atasnya dan pengaruh berat ball itu
sendiri. Sedangkan travelling valve akan membuka dan terdorong oleh fluida
yang ada dalam barel, kemudian fluida tersebut mengisi tubing. Proses ini
akan berlanjut sesuai dengan gerakan yang diberikan oleh unit pompa di
permukaan (surface pumping unit) sampai pipa terisi oleh fluida dan bergerak
ke permukaan.

13. Jelaskan factor – factor yang menyebabkan terjadinya penurunan produksi


Jawab: adanya formation damage. Turunnya tekanan reservoir.

14. Jelaskan hal – hal yang dilakukan untuk meningkatkan produksi


Jawab: EOR, artificial lift. Stimulasi sumur.

15. Jelaskan pengertian skin, skin positif dan skin negative


Jawan: skin adalah nilai dimenssionales yg menunjukan adanya formation
damage. Skin positif: sumur mengalami kerusakan. Skin negative sumur
telah mengalami perbaikan.

16. Jelaskan pengertian scale


Jawab: Scale adalah problema produksi dalam sistim air, karena perubahan
tekanan, suhu dan pH sehingga keseimbangan ion-ion melebihi
kelarutannya dan membentuk endapan atau padatan baik di reservoir,
formasi produktif ataupun sepanjang pipa alir produksi minyak dan gas
bumi, baik di bawah atau diatas permukaan.

17. Jelaskan perbedaan work over dan stimulasi


Jawab: Work Over pekerjaan utk mempertahankan, memperbaiki dgn
cara mengubah zona produksi. Stimulasi merangsang (mendorong) agar
laju produksi menjadi normal. Stimulasi hanya memperbaiki
permeabilitas.
18. Jelaskan pengertian acidizing
Jawab: Acidizing, metode stimulasi dgn cara menginjeksikan asam
tertentu ked dlm reservoir di bawah tekanan rekahnya shg asam bereaksi
dgn formasi dgn tujuan memperbaiki permeabilitas formasi yg rusak
(damage)

19. Jelaskan pengertian hydraulic fracturing


Jawab: Hydraulic fracturing, pelaksanaan stimulasi dengan
menggunakan tekanan fluida pada permukaan batuan agar terjadi rekahan.
Dengan melanjutkan tekanan fluida tersebut akan melebarkan rekahan dari
sumur ke dalam formasi yang kemudian pada fluida tersebut nantinya
menutup akan terganjal dan aliran yang melalui proppant yang
berpermeabilitas besar dapat memperkecil kehilangan tekanan terhadap
aliran slurry dengan proppant dan flush.

20. Jelaskan pengertian separator dan jenis – jenis separator


Jawab: Separator : Suatu alat yang dapat memisahakan fasa fluida dari
reservoir.
1. Jenis separator berdasarkan bentuk dan posisinya.
a. Separator tegak/vertikal.
Biasanya digunakan untuk memisahkan fluida produksi yang
mempunyai GLR rendah dan/atau kadar padatan tinggi, separator ini
sudah dibersihkan serta mempunyal kapasitas cairan dan gas yang
besar.
b. Separator datar /horizontal
Sangat baik untuk memisahkan fluida produksi yang mempunyai
GLR tinggi dan cairan berbusa. Separator ini dibedakan menjadi dua
jenis, yaitu single tube horizontal seprator dan double tube
horizontal separator. Karena bentuknya yang panjang, separator ini
banyak memakan tempat dan sulit dibersihkan, namun demikian
kebanyakan fasilitas pemisahan dilepas pantai menggunakan
separator ini dan untuk fluida produksi yang banyak mengandung
pasir, separator ini tidak menguntungkan.
c. Separator bulat /spherical.
Separator jenis ini mempunyai kapasitas gas dan surge terbatas
sehingga umumnya digunakan untuk memisahkan fluida produksi
dengan GLR kecil sampai sedang namun separator ini dapat bekerja
pada tekanan tinggi. Terdapat dua tipe separator bulat yaitu tipe
untuk pemisahan dua fasa dan tipe untuk pemisahan tiga fasa.
2. Berdasarkan fasa hasil pemisahanya jenis separator dibagi dua,
yaitu:
a. Separator dua fasa, memisahkan fluida dormasi menjadi cairan
dan gas, gas keluar dari atas sedangkan cairan keluar dari bawah.
b. Separator tiga fasa, memisahkan fluida formasi menjadi minyak,
air dan gas. Gas keluar dari bagian atas, minyak dari tengah dan air
dari bawah.

21. Jelaskan dan gambarkan surface facilities


Jawab:
22. Jelaskan pengertian packer
Jawab: Packer adalah alat yang di set untuk menciptakan kondisi pembatas
(sealing) antara tubing dengan casing, drill pipe dengan casing atau dalam
open hole sebagai pengisolasi area formasi tertentu.

23. Jelaskan pengertian commingle


Jawab: Commingle, system completion dmn sumur memproduksi dr dua
zona yg berbeda; diantara zona disekat dgn packer, fluida diproduksi
terpisah melalui annulus dan tubing, atau diproduksi bersama dgn
menggunakan choke atau sliding sleeve.

24. Jelaskan fungsi perforasi dan proses kerja peralatan perforasi


Jawab: Perforation, lubang yg sengaja dibuat dgn perforated gun pd
lubang sumur shg terbentuk lubang yg menembus casing dan formasi smp
kedalaman tertentu yg digunakan sbg jalan masuk minyak ke lubang
sumur. Prinsip kerja: Fungsi utama dari kegiatan perforasi adalah
pembuatan lubang menembus casing, semen dan formasi sehingga terjadi
komunikasi antara formasi dengan sumur yang mengakibatkan fluida
formasi pada lapisan produktif dapat mengalir kedalam sumur atau
diproduksikan. Penggunaan bahan peledak (perforator) pada kegiatan
perforasi bertujuan untuk melubangi ketiga hal diatas, dalam prose
pelubangan (perforasi) diperlukan tekanan yang besar, karena itu jenis
bahan peledak yang digunakan harus disesuaikan dengan cara atau teknik
perforasi yang akan diaplikasikan.

DRILLING
1. Jelaskan fungsi drilling
Jawab: fungsi drilling adalah untuk membuktikan bahwa suatu cekungan
tersebut terisi oleh fluida.
2. Jelaskan pengertian hoisting system serta peralatan dan fungsi peralatan
yang digunakan pada hoisting system
Jawab: (Hoisting System) adalah sistem yang mengalami beban yang
paling besar, baik beban secara vertikal maupun beban horisontal. Rangka
penunjang (rig) yang terdiri dari derrick floor dan substructure, untuk
menyediakan ruang ketinggian vertikal yang diperlukan untuk mengangkat
pipa dari atau menurunkan pipa ke dalam sumur. Block dan tackle, yang
terdiri dari crown block (statik), travelling block (dinamik) dan drilling
line. Fungsi utama block dan tackle adalah untuk memberikan keuntungan
mekanik sehingga mempermudah penanganan (meringankan) beban
angkatan oleh drawworks.Drawworks, merupakan alat yang menyediakan
daya untuk pengangkatan. substruktur Memberikan ruang kerja bagi
peralatan dan pekerja diatas dan dibawah lantai bor.crownblock Sebagai
tempat melilitkan tali-tali pemboran. Sebagai katrol untuk membuat sistem
pengangkat dapat bekerja.travelling block Sebagai tempat untuk
mengaitkan Hook, menaikkan dan menurunkan serta menggantungkan
Swivel, Elevator, dan pipa pemboran. Hook Menggantungkan swivel dan
rangkaian pipa pemboran berlangsung. Link Menjepit dan memegang
elevator yang berperan pada saat “round trip” atau pemasangan dan
pelepasan drillstring. Elevator Penjepit yang memegang pipa bor dan
drillcollar bagian demi bagian saat “roundtrip”. Drilling line Menahan dan
menarik beban yang dialami oleh Hook. Memberi kekuatan pada
Drawwork. Mentransmisikan tenaga dari Drawwork.

3. Jelaskan pengertian rotating system serta peralatan dan fungsi peralatan


yang digunakan pada rotating system
Jawab; Fungsi utama sistem pemutar adalah untuk memutar rangkaian
pipa bor dan memberikan beban (beratan) pd bagian atas dari pahat (bit)
selama operasi pemboran berlangsung. PERALATAN PUTAR (ROTARY
ASSEMBLY).Meja Putar (Rotary Table). Master Bushing. Kelly Bushing
(bantalan kelly). Rotary Slip. Rotary Tong. Rangkaian Pipa Bor (Drill
Stem). Swivel. Kelly. Drill Pipe. Drill Collar. Specialezed Down Hole
Tools. Mata Bor (pahat / Bit). Shank. Bit Lugs. Cone. Fluid Passage
Way (Jets)

4. Jelaskan pengertian circulating system serta peralatan dan fungsi peralatan


yang digunakan pada circulating system
Jawab: Suatu sistem dalam proses pemboran yang mensirkulasikan lumpur
pemboran. Salah satu fungsinya adalah mengangkat cutting dari dasar
sumur hingga kepermukaan.

5. Jelaskan pengertian BOP system serta peralatan dan fungsi peralatan yang
digunakan pada BOP system
Jawab: Fungsi utama dari sistem pencegahan semburan liar (BOP System)
adalah untuk menutup lubang bor ketika terjadi “kick”.
6. Jelaskan pengertian power system serta peralatan dan fungsi peralatan
yang digunakan pada power system
Jawab: sumber tenaga yg dieprlukan untk operasi pemboran.
Fungsi utama dari prime mover unit adalah untuk mendukung seluruh
sistem lainnya dengan menyediakan suatu sumber tenaga yang diperlukan
dalam operasi pemboran modern. Mechanical Power Transmision
(transmisi tenaga mekanik) berarti tenaga yang dihasilkan oleh mesin-
mesin harus diteruskan secara mekanis. Sebagai penghubung untuk
menghubungkan tenaga power yang berasal dari prime mover ke peralatan
– peralatan atau mesin – mesin yang ada di rig. Electrical Power
Transmission untuk mentransmisikan tenaga yang dihasilkan oleh prime
mover ke seluruh peralatan pemboran melalui kabel (elektrik).

7. Jelaskan perbedaan antara vertical drilling dan pemboran berarah


Jawab: vertical drilling pemboran dilakukan mulai dari titik permukaan
lurus kebawah (vertical)hingga menuju target. Directional drilling
pemboran yg membelokan pipa hingga menuju target.

8. Jelaskan pengertian cutiing


Jawab; cutting, potongan kecil / serpihan batuan yg berasal dr hasil
pengikisan (pengeboran) oleh bit.

9. Jelaskan pengertian dan fungsi lumpur pemboran


Jawab:
a. Mengangkat serbuk bor ke permukaan
b. Mengontrol tekanan formasi
c. Mendinginkan serta melumasi pahat dan drillstring
d. Membersihkan lubang bor
e. Membantu dalam evaluasi formasi
f. Melindungi formasi
g. Membantu stabilitas formasi

10. Jelaskan perbedaan lost circulation dan kick dan mud cake
Jawab: Lost circulation adalah hilangnya semua atau sebagian lumpur
dalam sirkulasinya dan masuk ke formasi. Kick adalah merupakan suatu
proses masuknya fluida formasi ke dalam lubang sumur. Terjadi karena
kondisi tekanan Hidrostatik (Ph) lebih kecil dari pada tekanan formasi
(Pf). Tekanan Hidrostatik turun tergantung pada berat jenis lumpur, dan
ketinggian kolom lumpur. mud cake, lapisan partikel2 besar fluida
pemboran yg tertahan di permukaan batuan.

11. Jelaskan pengertian yield point, gel strength dan plastic viscosity
Jawab: Gel Strength : resistensi mengalir pada kondisi statik akibat gaya
tarik menarik partikel. Yield point : resistensi mengalir pada kondisi
dinamik akibat gaya tarik menarik partikel .Plastic viscosity : Resistensi
mengalir yang disebabkan friksi mekanik

12. Jelaskan additif2 lumpur pemboran


Jawab:
 Viscosifier : Berguna untuk menaikkan viscositas
(bentonite,attapulgite dan polymer).
 Viscositas Reducer : Berguna untuk mengurangi viscositas
(lignosulfonat,lignite).
 Maerial Pemberat : Berguna untuk menaikan berat jenis lumpur
(barite, iron oxide).
 Fluid Loss Reducer : Berguna untuku mengurangi kehilangan
cairan (bentonite, polymer san emulsifier).
 LCM : Berguna untuk mengurangi sirkulasi yang hilang atau
masuk ke dalam formasi (CaCO3,Fracseal,Kwikseal,Nut plug dan
mika yang terdiri dari fine,medium, dasn coarse).
 Special Additives
- Corrosion Control Chemical : Berguna untuk mengurangi korosi
dan fluida formasi.
- Defoamers
- pH Controls : Berguna untuk mengatur pH lumpur pemboran.
 Polymer
- XCD : Berguna untuk menaikkan Yield Point, Barite Suspension
dan viscosifier.
- CMC, Polypac, Alkomer.

13. Jelaskan jenis – jenis lumpur pemboran


Jawab:
Water Base Mud
Water Base Mud lumpur pemboran yang dibentuk dengan bahan dasar
air,Water Base Mud dibagi menjadi :
- Fresh Water Base Mud dan Salt Water Base Mud.
Oil Base Mud
Adalah lumpur berbahan dasar minyak (diesel atau crude oil),dibagi dua
jenis yaitu
- Invert Emultion (yang terdiri dari air sebagai fase terdispersi dan minyak
sebagai fase continue - Oil Mud

14. Jelaskan perbedan antara bentonite dan barite


Jawab: Bentonite : Mineral clay reaktif yang merupakan bahan dasar
Lumpur pengeboran. Lempeng clay dapat terhidrasi jika dicampur air
secara agregasi (face 2 face), flokasi (jelek karena menggumpal),
diflokasi(ditambahkan thinner), disperse (mineral clay tersebar). Barite :
Bahan pemberat inert yang digunakan untuk meningkatkan densitas
Lumpur pengeboran

15. Tuliskan persamaan tekanan hydrostatic


Jawab: HP = 0.052 ρgh
16. Jelaskan perbedaan antara tekanan normal, abnormal dan overburden
pressure
Jawab: Abnormal Formation : Formasi dengan tekanan fluida diatas atau
di bawah tekanan normal yang mengikuti gradient tekanan fluida formasi.
overburden pressure tekana yg diakibatkan beban dari atas dan dari
bawah. Normal tekanan dari fluida formasi sesuai dengan gradient
tekanan.
17. Jelaskan fungsi cementing dan jenis – jenis cementing
Jawab: Melindungi casing / liner dari tekanan yang dating dari bagian luar
casing yang dapat menimbulkan collapse (mengkerut). Mencegah adanya
migrasi fluida yang tidak diinginkan dari satu formasi ke formasi yang
lain.Melindungi casing dari fluida yang bersifat korosif. Jenis cementing
Primary cementing adalah adalah proses penyemanan yang dilakukan
pertama kali setelah casing di turunkan ke dalam lubang bor. Sedangkan
secondary cementing adalah penyemenan yang dilakukan dikarenakan
tidak sempurnanya penyemenan pertama (gagal).

18. Jelaskan fungsi casing dan jelaskan fungsi dari 4 macam casing
Jawab: Mencegah Gugurnya Dinding Sumur Pada lapisan batuan yang
tidak terkonsolidasi dengan baik, maka pada saat pemboran menembus
lapisan tersebut dapat menyebabkan terjadinya pembesaran pada lubang
bor. Pembesaran pada lubang bor ini adalah akibat runtuhnya dinding
sumur, lebih jauh apabila lapisan lunak ini berselang-seling dengan lapisan
keras maka akan memberikan efek pembelokan terhadap drill string.
Mencegah Terkontaminasinya Air Tanah Oleh Lumpur Pemboran
Dalam suatu pemboran, untuk mengimbangi tekanan formasi digunakan
lumpur pemboran yang memiliki densitas tertentu. Lumpur pemboran ini
akan memberikan/mengimbangi tekanan hidrostatik dari formasi. Pada
dinding sumur akan terbentuk mud cake sedangkan filtrat lumpur akan
masuk menembus formasi. MAsuknya filtrat lumpur ke dalam formasi
dapat menyebabkan adanya air. Untuk mencegah terjadinya pencemaran
air formasi maka dipasanglah casing. Menutup Zona Bertekanan
Abnormal dan Zona Loss Zona bertekanan abnormal adalah zona yang
dapat menyebabkan terjadinya well kick yaitu masuknya fluida formasi ke
dalam lubang bor. Terlebih apabila fluida ini berupa gas dan tidak segera
ditanggulangi maka akan terjadi semburan liar (blow out)yang sangat
membahayakan. Sedangkan zona loss adalah zona dimana lumpur
pemboran menghilang masuk ke formasi. Membuat Diameter Sumur
Tetap Sebagaimana disebutkan diatas bahwa pada dinding sumur akan
terbentuk mud cake. tetapi ketebalan mud cake ini merupakan fungsi dari
waktu dan permeabilitas dari batuan yang ditembus.Bila permeabilitasnya
besar maka mud cake semakin tebal. Dengan dipasangnya casing maka
diameter sumur akan tetap, hal ini terutama akan bermanfaat apabila kita
membutuhkan data volume annulus secara tepat. Mencegah Hubungan
Langsung Antar Formasi Sebagai contoh apabila suatu sumur dapat
menghasilkan minyak dan gas dari lapisan yang berbeda dan dikehendaki
untuk diproduksi bersama-sama maka untuk memisahkan dua lapisan
produktif tersebut dipasang casing dan packer. Tempat Kedudukan BOP
dan Peralatan Produksi BOP (Blow Out Preventer) merupakan peralatan
untuk menahan tekanan sumur yang berada dalam kondisi kick. BOP ini
diletakkan pada surface casing. Peralatan produksi yang dipasang pada
casing misalnya X-mas Tree dll.

19. Jelaskan perbedaan WOR dan WCR


Jawab: WOR : Rasio antara air dan minyak. WCR : Rasio antara air yg
tercampur dg semen sewaktu suspense semen dibuat.

20. Jelaskan pengertian thickening time


Jawab: Thickening time, adalah waktu yang diperlukan suspensi semen
untuk mencapai konsistensi sebesar 100 UC yang merupakan batasan bagi
suspensi semen masih dapat dipompa lagi.

21. Jelaskan pengertian kick of point


Jawab: KOP Kedalaman atau titik dimana lubang mulai dibelokkan.
22. Jelaskan jenis – jenis rig lepas pantai
Jawab:
 Swamp Barge: merupakan jenis rig laut yang hanya pada kedalaman
sekitar 7 meter dan sering dipakai di daerah rawa-rawa dan delta sungai.
 Tender Barge, merupakan jenis rig laut yang sama dengan model Swamp
Barge namun dipakai perairan yang lebih dalam lagi.
 Jack Up Rig, rig jenis ini menggunakan platform yang dapat mengapung
dengan menggunakan tiga atau empat kakinya. Pada saat akan
beroperasi semua kakinya diturunkan hingga ke dasar laut badan dari rig
diangkat hingga di atas permukaan air dan memiliki bentuk seperti
platform. Untuk mobilisasi semua kakinya harus dinaikan dan rignya akan
mengapung dan kemudian akan ditarik menggunakan kapal. Pada operasi
pengeboran menggunakan rig jenis ini dapat mencapai kedalaman lima
hingga 200 meter.
 Drilling Jacket, merupakan jenis rig yang menggunakan platform
berstruktur baja. Pada umumnya memiliki bentuk yang kecil dan sangat
cocok berada di laut dangkal maupun laut tenang. Rig jenis ini sering
dikombinasikan dengan Rig Jack Up maupun Tender Barge.
 Semi-Submersible Rig, disebut juga “semis” ini merupakan model rig
yang mengapung yang menggunakan hull. Dengan menggunakan thruster
(semacam baling-baling) dan ballast control system maka semisub dapat
mengatur posisinya secara dinamis (Dinamic Position). Semi sub sering
dipakai pada lokasi yang berombak besar dan memiliki cuaca buruk
dengan kedalaman laut 75-750m
 Drill Ship, merupakan rig yang ditempatkan di atas kapal laut untuk
pengeboran di laut dalam. Pada kapal ini, didirikan menara dan bagian
bawahnya terbuka ke laut (Moon Pool).
23. Jelaskan pengertian pemboran eksplorasi
Jawab: Pemboran yang dilakukan untuk membuktikan adanya cadangan
migas.

MANAJEMEN MIGAS
1. Jelaskan syarat – syarat kelayakan suatu proyek migas
Jawab:
 Memiliki nilai PBP bahkan PBP-nya tidak terlalu lama. Oleh karena
itu diskon rate-nya harus sekecil mungkin
 NPV positif
 ROR-nya lebih besar daripada bunga bank

2. Jelaskan pengertian indicator ekonomi


Jawab: Indikator ekonomi : Indikator yang digunakan untuk menilai
kelaikan suatu proyek

3. Jelaskan pengertian NPV


Jawab: NPV : Net present value, yaitu nilai absolute earning dari modal
yang diinvestasikan.

4. Jelaskan pengertian IRR


Jawab: IRR diskon rate yg memberikan NVP=0

5. Jelaskan pengertian MARR


Jawab: MARR yaitu return minimum yang dipasang oleh perusahaan
untuk memutuskan kelaikan proyek.

6. Jelaskan pengertian Pay back period


Jawab: PBP : Pay back period, yaitu waktu yang dibutuhkan agar modal
investasi dapat kembali. Sigma (Rt – Ct) / (1+d)t = 0.
7. Jelaskan pengertian depresiasi dan jenis – jenis depresiasi
Jawab: Depresiasi adalah alokasi biaya secara sistematik dan rasional
pada suatu asset dikurangi nilai salvage-nya sepanjang umur
penggunaannya.
Metode yang digunakan : Linier, Double declining balance , Sum of
years.

8. Jelaskan system kontrak bagi hasil yang digunakan di Indonesia


Jawab: Sistem kontrak bagi hasil : Sistem pengusahaan eksplorasi dan
eksploitasi migas yang dilakukan perusahaan swasta sebagai kontraktor
dimana kontraktor dibayar dari hasil produksi.