Anda di halaman 1dari 5

CATATAN KRITIS

HUMAN RESOURCE MANAGEMENT


Oleh : ANTHONY HERTANTYO / 134116502 / MM52

CHAPTER 26
REWARD MANAGEMENT – STRATEGY AND SYSTEMS

Reward Strategy
Strategi penghargaan mendefinisikan apa yang sebuah organisasi ingin
lakukan terhadap penghargaan dalam beberapa tahun ke depan dan bagaimana hal
tersebut dilakukan. Hal ini bisa merupakan sebuah urusan yang bersifat umum
atau general , yang mengindikasikan petunjuk umum bagaimana manajemen
pengahargaan ini harus dilakukan. Sebagai tambahan, strategi penghargaan ini
juga dapat menentukan sebuah daftar tujuan yang spesifik yang berurusan dengan
aspek tertentu dari manajemen penghargaan.

Formulating Reward Strategy


Arah atau tujuan dari sebuah strategi penghargaan adalah untuk
menyediakan daya dorongan bagi desain penghargaan dan proses operasi dalam
rangka mencapai 3 (tiga) tujuan utama yaitu performa, kompetisi dan keadilaan.

Implementing Reward Strategy


Tujuan dari mengimplementasi strategi penghargaan ini adalah untuk
membuat strategi ini menjadi terlaksana dengan membangun sebuah kapasitas
dari organisasi untuk dapat mengaplikasikan proposal yang telah disusun pada
tahap pengembangan.

Reward Philosopy
Strategi penghargaan seharusnya disokong oleh sebuah filosofi dari
penghargaan yang merepresentasikan pandangan dari sebuah organisasi tentang
bagaimana seseorang sebaiknya dinilai. Hal ini dapat dipahami sebagai
sekumpulan prinsip yang menuntun proses pengembangan strategi penghargaan

1
dan proses perancangan dan proses operasional dari sistem penghargaan yang
dijalankan.

Reward System
Sistem penghargaan terdiri dari proses – proses yang saling terkait satu
sama lain dan juga praktek – praktek penghargaan yang bersifat finansial dan non-
finansial yang dikombinasikan menjadi pendekatan total penghargaan untuk
memastikan bahwa manajemen penghargaan ini dilakukan untuk menciptakan
keuntungan bagi organisasi dan orang – orang yang bekerja di dalamnya.
Penghargaan yang bersifat finansial terdiri dari pengupahan berdasarkan
pekerjaan (job-based pay), yang mana seorang individu diberikan upah
berdasarkan nilai dari pekerjaannya. Dan ada juga pengupahan berdasarkan
individu (person-based pay) dimana penghargaan diberikan berdasarkan
kontribusi masing – masing individu. Dalam skema penghargaan yang bersifat
finansial, diturursertakan pula benefits yang diperoleh oleh pekerja hingga
tunjangan pensiunnya. Sedangkan penghargaan yang bersifat non-finansial
berfokus pada kebutuhan masing – masing individu yang dapat berupa
beragamnya tingkat pencapaian, pertumbuhan pribadi dan lingkungan kerja yang
dapat diterima masing – masing.

2
CATATAN KRITIS
HUMAN RESOURCE MANAGEMENT
Oleh : ANTHONY HERTANTYO / 134116502 / MM52

CHAPTER 27
THE PRACTICE OF REWARD MANAGEMENT

Definition of Reward Management


Manajemen penghargaan selalu menyangkut dengan strategi, kebijakan, dan
proses – proses yang diperlukan untuk memastikan nilai dari seorang individu dan
kontribusi yang mereka berikan dalam mencapai tujuan atau target organisasi,
departemen ataupun tim dapat diakui dan diberikan penghargaan atas hal itu.

Pay Determination
Penentuan gaji merupakan sebuah proses menentukan tingkat upah untuk sebuah
pekerjaan atau seorang individu. Dua tujuan dari penentuan upah, yang seringkali
saling berkontradiksi, adalah pertama, untuk menjadi kompetitif secara eksternal
dalam rangka menarik, menciptakan keterikatan, maupun mempertahankan orang
– orang yang diperlukan oleh organisasi. Dan yang kedua, untuk menjadi adil
secara internal dalam hal tingkat upah tertentu secara tepat merefleksikan sebuah
pekerjaan tertentu.

Market Pricing
Penetapan harga pasar adalah merupakan sebuah proses penentuan keputusan
struktur pembayaran dan tingkat pembayaran individual dan juga proses
memperoleh informasi terkait tingkat harga di pasar. Analisis tingkat pasar juga
dapat diasosiasikan dengan evaluasi pekerjaan secara formal. Informasi tentang
tingkat pasar dapat mengarah pada pengenalan akan suplemen bagi sebuah
pekerjaan dan proses terciptanya struktur pembayaran yang terpisah-pisah untuk
memenuhi tekanan tingkat pasar tertentu.

Job Evaluation
Evaluasi pekerjaan adalah sebuah proses yang sistematis dan formal untuk
menentukan nilai relatif dari sebuah pekerjaan dalam organisasi untuk

3
menciptakan kerelatifan internal. Hal ini dapat dihasilkan baik melalui skema
analitis maupun non- analitis. Evaluasi pekerjaan yang bersifat analitis didasari
oleh proses penjabaran seluruh pekerjaan menjadi beberapa elemen – elemen atau
faktor – faktor tertentu seperti tanggung jawab, keputusan, pengetahuan maupun
ketrampilan yang diperlukan. Sedangkan evaluasi pekerjaan yang bersifat non-
analitis memungkinkan seluruh pekerjaan dikomparasikan dalam rangka
menempatkan pekerjaan tersebut dalam sebuah urutan ranking tertentu dan tidak
dianalisis dengan elemen atau faktor yang ada didalamnya.

Base Pay Management


Proses pengelolaan upah pokok / dasar menggunakan informasi yang tersedia di
pasar dan evaluasi pekerjaan untuk merancang dan menerapkan tingkat dan
struktur upah / gaji yang mampu melayani pembayaran upah berbasis pekerjaan
maupun struktur pembayaran upah berbasis individu.

Grade and Pay Structures


Tingkatan dan struktur upah menyediakan kerangka bagi sebuah kebijakan
pengupahan organisasi dapat diimplementasikan. Hal ini memampukan organisasi
untuk menentukan pekerjaan mana yang seharusnya ditempatkan dalam sebuah
hierarki, menentukan tingkat pengupahan dan ruang lingkup untuk kemajuan
pengupahan dan menyediakan dasar dimana kerelatifan ini dapat dikelola.
Sedangkan struktur tingkatan terdiri dari sebuah tahapan atau hierarki dari
tingkatan sekelompok pekerjaan yang secara luas dapat diperbandingkan. Struktur
tingkatan menjadi struktur upah ketika range gaji tersebut melekat pada tingkatan
tersebut. Tipe utama dari struktur tingkatan dan gaji ini adalah antara lain narrow
– graded, broad- graded, broad-banded, and pay – spines.

Pay Progression
Kenaikan upah dapat dilakukan ketika upah pokok mengalami kenaikan melalui
sebuah rentang upah atau golongan dalam tingkatan dan struktur upah atau
melalui promosi dan kenaikan jabatan.
Contingent Pay
Upah tak terduga dapat terkait dengan jasa seorang individu pada kinerja
organisasi atau kelompok tertentu ataupun kombinasi keduanya. Untuk penerima
4
upah yang sifatnya bulanan, upah yang tak terduga ini dapat berupa kenaikan
gabungan pada upah pokok atau berupa bonus uang tunai. Sedangkan untuk
penerima upah mingguan dapat melalui skema insentif.

Team Pay
Team Pay menghubungkan pembayaran pada seorang anggota dari sebuah tim
yang formal dengan kinerja dari tim tersebut. Hal ini adalah merupakan bentuk
penghargaan yang populer.

Recognition Schemes
Skema pengenalan sebagai bagian dari keseluruhan penghargaan memungkinakan
pemberian apresiasi pada seorang individu atas pencapaiannya, secara informal
melalui basis harian maupun melalui pengenalan secara formal.

Employee Benefits
Manfaat yang akan diperoleh karyawan terdiri dari sebuah sususan yang dibuat
oleh pemberi kerja pada pekerjanya yang dapat meningkatkan kesejahteraan.
Manfaat ini ditambahkan pada upah ataupun dalam rupa tertentu yang menjadi
bagian penting dari keseluruhan penghargaan.

Evaluating Reward
Evaluasi terhadap penghargaan menggunakan informasi yang diperoleh dari
kajian dan pengukuran terhadap penghargaan untuk menilai tingkat keefektifan
yang telah dicapai dari kebijakan yang sudah dijalankan.

Administering Reward Management


Proses administrasi dari manajemen penghargaan dilakukan melalui 3 aktifitas
utama yaitu manajemen upah pokok melaui analisis compa-ratio, melakukan
kajian umum terhadap upah dan melakukan kajian upah individu.