Anda di halaman 1dari 3

LATIHAN SOAL

1. ( Buku Pengantar Statistka Matematis Halaman 45, Latihan 2.2.1 )


Misal 𝑐 = (𝑖, 𝑗), menyatakan sebarang hasil dari pelemparan satu dadu sebanyak dua kali,
dan misal 𝑋(𝑐) = 𝑖 + 𝑗. Buatlah table sebaran peluang dari peubah acak 𝑋.
2. (Buku Pengantar Statistka Matematis Halaman 45, Latihan 2.2.5 )
Misal satu kartu diambil secara acak dari satu pak kartu bridge. Misal 𝑐 salah satu kartu
dari satu pak kartu tersebut. Dan missal peubah acak 𝑋 didefinisikan sebagai: 𝑋(𝑐) = 4,
jika 𝑐 kartu as, 𝑋(𝑐) = 3, jika 𝑐 kartu raja, 𝑋(𝑐) = 2, jika c kartu ratu, 𝑋(𝑐) = 1, jika 𝑐
kartu jack, dan 𝑋(𝑐) = 0, jika yang lainnya. Tentukan peluang terinduksi 𝑃(𝐴) dari peubah
acak 𝑋, dimana 𝐴 ⊂ 𝔄 = {𝑥|𝑥 = 0,1,2,3,4}, dan 𝐴 = {0,1,2}.
3. (Buku Introduction to Probability and Mathematical Statistics, Exercise 1.5.5)
Misalkan kita mengambil 5 kartu secara acak tanpa pengembalian dari 1 pak kartu bridge.
Tentukan:
a. Tabel sebaran peluang dari peubah acak 𝑋 yang menunjukkan banyaknya kartu hati
pada pengambilan.
b. Tentukan 𝑃(𝑋 ≤ 1).
4. Suatu pengiriman 8 komputer yang sama kesuatu toko memuat 3 komputer yang cacat.
Bila suatu sekolah membeli 2 komputer ke toko tersebut secara acak. Dan 𝑋 merupakan
peubah acak yang menunjukkan banyaknya barang cacat yang terbeli. Tentukan 𝑃(𝑋 ≤ 1).
5. ( Buku Pengantar Statistka Matematis Halaman 45, Latihan 2.2.2 )
Misal 𝑐 = (𝑖, 𝑗), menyatakan sebarang hasil dari pelemparan satu dadu sebanyak dua kali,
dan misal 𝑋(𝑐) = 𝑖 − 𝑗. Buatlah table sebaran peluang dari peubah acak 𝑋.
PENYELESAIAN
1. Suatu dadu memiliki muka angka paling kecil 1 dan paling besar 6.
Untuk membuat table sebaran kita butuh analisis menggunakan gambar ruang sampel
berikut:
(1,6) (2,6) (3,6) (4,6) (5,6) (6,6)
(1,5) (2,5) (3,5) (4,5) (5,5) (6,5)
(1,4) (2,4) (3,4) (4,4) (5,4) (6,4)
(1,3) (2,3) (3,3) (4,3) (5,3) (6,3)
(1,2) (2,2) (3,2) (4,2) (5,2) (6,2)
(1,1) (2,1) (3,1) (4,1) (5,1) (6,1)

Sehingga kita dapat membuat table sebaran peluang dari peubah acak 𝑋 yaitu:
𝑥 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
𝑃(𝑋 = 𝑥) 1 2 3 4 5 6 5 4 3 2 1
36 36 36 36 36 36 36 36 36 36 36

2. Satu pak kartu bridge berisi 52 kartu yang terdiri dari 4 jenis kartu yang setiap jenis terdapat
1 kartu as, 1 karu raja, 1 kartu ratu, 1 kartu jack, dan 9 kartu yang lain.
Sehingga dapat dibuat table sebaran peluang dari peubah acak 𝑋 dibawah ini.
Table sebaran peluang dari peubah acak 𝑋 yaitu:
𝑥 0 1 2 3 4
𝑃(𝑋 = 𝑥) 36 4 4 4 4
52 52 52 52 52

Sehingga
𝑃(𝐴) = 𝑃(𝑋 = 0) + 𝑃(𝑋 = 1) + 𝑃(𝑋 = 2)
36 4 4
= 52 + 52 + 52
44
= 52
3. Diketahui satu pak kartu bridge berisi 52 kartu yang terdiri dari 13 kartu hati, 13 kartu
sekop, 13 kartu keriting, 13 kartu wajik. Dan misalkan peubah acak 𝑋 menyatakan
banyaknya kartu hati dari pengambilan 5 kartu secara acak. Dan dapat ditentukan:
𝑛(𝑆) = 𝐶552
a. Dan dapat ditentukan pula table sebaran peluang dari peubah acak 𝑋 yaitu:

𝑥 0 1 2 3 4 5
𝑃(𝑋 = 𝑥) 𝐶013 . 𝐶539 𝐶113 . 𝐶439 𝐶213 . 𝐶339 𝐶313 . 𝐶239 𝐶413 . 𝐶139 𝐶513 . 𝐶139
𝐶552 𝐶552 𝐶552 𝐶552 𝐶552 𝐶552

b. Dan untuk menentukan 𝑃(𝑋 ≤ 1) yaitu:


𝑃(𝑋 ≤ 1) = 𝑃(𝑋 = 0) + 𝑃(𝑋 = 1)
𝐶 39 𝐶113 .𝐶439
= 𝐶552 +
5 𝐶552
39
𝐶5 +𝐶1 .𝐶439
13
= 𝐶552
4. Suatu toko menjual 8 komputer dengan 3 cacat yang artinya 5 komputer kondisi baik.
Sehingga dapat ditentukan table sebarannya yaitu:
𝑥 0 1 2
𝑃(𝑋 = 𝑥) 𝐶03 . 𝐶25 10 𝐶13 . 𝐶15 15 𝐶23 . 𝐶05 3
= = =
𝐶28 28 𝐶28 28 𝐶28 28

Sehingga 𝑃(𝑋 ≤ 1) yaitu:


𝑃(𝑋 ≤ 1) = 𝑃(𝑋 = 0) + 𝑃(𝑋 = 1)
10 15
= 28 + 28
25
= 28
5. Suatu dadu memiliki muka angka paling kecil 1 dan paling besar 6.
Untuk membuat table sebaran kita butuh analisis menggunakan gambar ruang sampel
berikut:

(1,6) (2,6) (3,6) (4,6) (5,6) (6,6)


(1,5) (2,5) (3,5) (4,5) (5,5) (6,5)
(1,4) (2,4) (3,4) (4,4) (5,4) (6,4)
(1,3) (2,3) (3,3) (4,3) (5,3) (6,3)
(1,2) (2,2) (3,2) (4,2) (5,2) (6,2)
(1,1) (2,1) (3,1) (4,1) (5,1) (6,1)

Sehingga kita dapat membuat table sebaran peluang dari peubah acak 𝑋 yaitu:
𝑥 −5 −4 −3 −2 −1 0 1 2 3 4 5
𝑃(𝑋 = 𝑥) 1 2 3 4 5 6 5 4 3 2 1
36 36 36 36 36 36 36 36 36 36 36