Anda di halaman 1dari 5

SOAL PERKESMAS

1. Pada saat Pengkajian Komunitas di desa A bulan Nopember 2017 didapatkan data : 65% KK
tidak mempunyai Jamban, 60% KK tidak mempunyai tempat pembuangan sampah dan 67%
KK tidak mempunyai SPAL , 15% balita menderita diare. Kader hanya 1 orang dan belum
pernah dilatih.
Apakah upaya promotif untuk menangani masalah tersebut?
A. Peningkatan SDM kader
B. Pemberdayaan masyarakat
C. Pendidikan kesehatan perseorangan
D. Pemeliharaan kesehatan lingkungan
E. Penyuluhan kesehatan masyarakat
2. Perawat komunitas telah melakukan pengkajian pada sekolah X dan ditemukan 78% siswa
belum mengetahui tanda dan gejala DBD, 85% Siswa belum mengetahui tindakan yang
dilakukan untuk mencegah DBD. Guru mengatakan ada siswa yang dirawat karena DBD,
terlihat genangan air dibelakang sekolah dan ditemukan tidak ada kegiatan khusus menguras
kamar mandi sekolah.
Apakah upaya preventif untuk menangani masalah tersebut?
A. Peningkatan SDM guru UKS
B. Pemeliharaan hygiene perorangan
C. Pemeliharaan kesehatan lingkungan
D. Penyuluhan kesehatan masyarakat
E. Pemeriksaan kesehatan secara berkala
3. Perawat komunitas mendapatkan data tentang Kelompok ibu hamil RT A berjumlah 15 orang,
50% ibu hamil yang mendapat zat besi, 60% ibu hamil mengalami Anemia, ketua RT aktif
dalam kegiatan posyandu, masyarakat bersediah membantu, jarak pelayanan kesehatan 5 KM
dari pemukiman penduduk, sehingga kader lebih banyak berperan.
Apakah tindakan keperawatan untuk menangani masalah tersebut?
A. Peningkatan SDM Perawat
B. Pemberian tablet Fe pada ibu hamil
C. Penyuluhan kesehatan masyarakat
D. Pemberdayaan kesehatan masyarakat
E. Melakukan pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara berkala
4. Perawat komunitas telah melakukan pengkajian dan memperoleh data di Dusun Mahameru
yang terdiri dari 4 RT jumlah penduduk 400 jiwa, 15% PUS yang berKB, kepala dusun
menolak program KB karena ada anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki. Petugas
kesehatan telah melakukan berbagai upaya untuk meyakinkan masyarakat tetapi hasilnya tidak
memuaskan
Apakah rencana tindakan keperawatan untuk menangani masalah tersebut?
A. Meningkatkan upaya posyandu
B. Mengembangkan program puskesmas
C. Pendekatan dengan tokoh masyarakat
D. Pengembangan kerjasama lintas sektoral
E. Upaya peningkatan SDM pelayanan kesehatan
5. Perawat komunitas telah melakukan pengkajian dan ditemukan Di Desa Tegaabang terdata
penyakit TB Paru 10%, ISPA 5%, Asma 7 % dan 30% penduduk adalah perokok, belum pernah
ada kegiatan penyuluhan kesehatan tentang akibat merokok. Perawat komunitas sedang
merancang program-program kesehatan untuk melakukan perubahan (perbaikan) pada desa
tersebut
Apakah prioritas tindakan pada kasus tersebut ?
A. Promosi Kesehatan
B. Perawatan di rumah
C. Pendidikan kesehatan
D. Imunisasi BCG untuk setiap bayi
E. Pemeriksaan Kesehatan secara berkala
6. Seorang kader di suatu posiandu melaporkan 9 anak berusia 3-5 tahun mengalami ISPA yang
berulang padahal selama ini sudah sering di lakukan penyuluhan tenatng pencegaahn ISPA
tetapi para ibu yang ke posiandu jarang yang memperhatikan. Kader menanyakan jenis
kegiatan lain yang sebaiknya dilaukan kader untuk mencegah ISPA oada balita. Apakah
tindakan yang paling tepat yang akan di sarankan untuk kader?
A. Melatih kader mengidentifikasi keadaan balita yang ISPA
B. Melatih kader mengidentifikas pengetahuan ibu tentang ISPA
C. Melatih kader mengidentifikas penyakit yang sering terjadi pada balita
D. Membuat jadwal kader untuk membe Rikan penyuluahan di posiandu secara bergiliran
E. Melatih kader memanfaatkan sumber yang ada di masyarakat dalam mengatasi masalah
7. Hasil pengkajian terhadaap penduduk di suatu kelurahan 57% adalah lansia, 10 orang di
antaranya mengeluh haus terus , lapar terus, buang air kecil terus, dan berat badan menurun
drastis. Selanjutnya perawat merencanakan akan melakukan screening untuk menjaring para
lansia yang menderita penyakit DM yang pada pelaksanaannya akan bekerja sama dengan
pihak swasta dalam penyedian alat pemeriksaan gula darah.
Apakah strategi intervensi yang akan perawat lakukan ?
A. Kemitraan
B. Proses kelompok
C. Tindakan mandiri
D. Pendidikan kesehatan
E. Pemberdayaan masyarakat
8. Diketahui di suatu desa, masyarakatnya sudah pernah diberikan pendidikan kesehatan tentang
KB, namun mereka masih enggan menjadi peserta KB, karena alasannya takut dan tidak
diperbolehkan suami. Pendekatan manakah yang cocok untuk menghadapi kasus di atas….
A. Menyediakan alat-alat KB secara gratis
B. Memberikan hadiah pada peserta masyarakat yang ber-KB
C. Menjalin kemitraan dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama
D. Terus secara aktif memberikan pendidikan kesehatan
E. Melakukan adovaksi ke dinas kesehatan setempat.
9. Perawat komunitas melakukan pembinaan pada kelompok pasien penderita diabetes melitus.
Sebagian besar mereke belum belum mengerti tentang diet DM. Saat ini perawat akan
melakukan kunjungan agar pasien-pasien tersebut mampu melakukan perawatan DM .
Tindakan yang harus dilakukan adalah….
A. menjelaskan tentang pengertian diet DM
B. Menjelaskan alternatif tindakan yang dapat dilakukan
C. Mendemonstrasikan `pengaturan menu sesuai kalori yang dibutuhkan
D. Menjelaskan komplikasi yang terjadi apabila gula darah melebihi normal
E. Menejelaskan cara pencegahan komlikasi DM.
10. Perawat komunitas akan melakukan pembinaan kesehatan pada sekelompok pasien hipertensi.
Perawat akan melakukan tindakan keperawatan agar mereka mampu mengambil keputusan
dengan benar, tindakan yang harus dilakukan adalah ....
A. Menjelaskan tentang pengertian dan patofisiologi hipertensi
B. Menjelaskan alternatif tindakan yang dapat dilakukan dan konsekuensinya
C. Melatih olah raga untuk penderita hipertensi
D. Mendemnstrasikan pengelolaan a diet dengan benar
E. Memotivasi untuk mengatur lingkungan rumah senyaman mungkin
11. Disuatu dusun terdapat 80 anak balita dengan rata-rata kunjungan ke posyandu 20 anak setiap
bulannya. Kader sudah berusaha memotivasi tetapi sebagian besar orangtua balita berpendapat
anaknya sehat walaupun tidak dibawa keposyandu.
Apakah tindakan yang harusdilakukan pada kasus tersebut ?
A. Lakukan penyegaran kader
B. Jelaskan manfaat posyandu
C. Beri hadiah pada pengunjung
D. Tambah fasilitas area bermain
E. Melibatkan tokoh masyarakat pada kegiatan posyandu
12. Perawat melakukan pembinaan pada kelompok ibu hamil dengan memberikan penyuluhan
tentang pemeliharaan kesehatan pada paska melahirkan, salah seorang peserta menanyakan
tentan pandangan kesehatan tentang larangan ibu paska melahirkan untuk mengonsumsi ikan
dan daging karena selama ini warga meyakini hal tersebut, bagaimana jawaban perawat yang
tepat sesuai dengan kasus diatas ?
A. Larangan itu baik bagi pemulihan ibu paska melahirkan
B. Larangan itu untuk kebaikan ibu dan bayi yang baru lahir
C. Ibu paska melahirkan seharusnya dibatasi mengonsumsi batasan tersebut
D. Larangan itu sudah terbukti bermanfaat bagi kesehatan ibu paska melahirkan
E. Tidak ada larangan bagi ibu paskamelahirkan dalam mengonsumsi makananan
13. Seorang perawat komunitas melakukan Analisa data didapatkan hasil 10 % penduduk
menderita kusta, 82 % persepsi masyarakatkusta sebagai penyakit kutukan. Apakah tindakan
keperawatan utama pada kasustersebut ?
A. Skreening kusta pada kelompok resiko
B. Pemberdayaan kader desa untuk mendeteksi kusta
C. Membangun unit pelayanan kusta dimasyarakat
D. Sosialisasi tentang penyakit kusta pada masyarakat
E. Pendidikan tentan perawatan penderita kusta dimasyarakat
14. Setelah penyuluhan dimasyarakat perawat melakukan evaluasi dan didapatkan hasil bahwa
60 % masyarakat yang hadir memahami tentang proses penularan TBC dan
penanggulangannya.
Apakah jenis evaluasi yang dilakukan oleh perawat pada kasus tersebut ?
A. Hasil
B. Awal
C. Proses
D. Program
E. Berkelanjutan
15. Sebuah desa dengan lansia berjumlah 50 orang, dimana 40 % menderita hipertensi dengan
keluhan pusing kepala dan nyeri ditengkuk. Sebagian besar penderita tidak tahu tentang
hipertensi dan suka makan makanan asin.
Apakah materi penyuluhan yang tepat pada kasus diatas ?
A. Teknik relaksasi
B. Diit rendah garam
C. Manajemen stres
D. Olahraga dan kebugaran
E. Pemanfaatan pelayanan kesehatan
16. Perawat komunitas sedang melakukan program untuk mengaasi berat badan pada sekelompok
ibu obesitas. Beberapa cara diterapkan seperti olahraga, mengurangi cemilan. Apakah metoda
yang paling efektif untuk mengukur keberhasilan program yang sedang diterapkan perawat ?
A. Periksa level protein serum
B. Hitung kebutuhan kalori tiap hari
C. Timbang berat badan setiap hari
D. Monitoring intake dan output harian
E. Menilai ketangguhan fisik setelah olahraga
17. Berdasarkan hasil mini lokakarya banyak keluarga yang memiliki balita kurang gizi, tidak
dilakukan kegiatan posyandu meliputi pemberian informasi tentang gizi balita cara menyajikan
menu seimbang dan mendemonstrasikan cara menyajikan makan yang menarik bagi anak.
Apakah evaluasi yang tepat dari kasus tersebut ?
A. Adanya peningkatan pengetahuan
B. Aparat pemerintah setempat datang
C. Mendapat dana bantuan dari sponsor
D. Fasilitas memadai dan strategi penyuluhan
E. Masyarakat merasa senang dan puas terhadap kegiatan
18. Perawat komunitas yang sedang membina masyarakat di suatu desa sedang memberikan
penyuluhan kesehatan pada siswa sekolah dasar dengan mencuci tangan yang baik dan benar,
dalam kegiatan tersebut peserta aktif bertanya, apakah evaluasi keperawatan pada kasus
tersebut ?
A. Jumlah siswa yang hadir
B. Siswa banyak bertanya
C. Siswa yang tertib dalam penyuluhan
D. Siswa mampu menjawab pertanyaan
E. Siswa mampu mencuci tangan yang baik dan benar
19. Terjadi kasus baru TBC sebanyak 30 kasus yang berasal dari pemukiman industri, Apakah
tindakan priorotas dalam menghadapi masalh tersebut?
A. Pemeriksaan BTA seluruh warga pemukiman industri
B. Periksa BTA seluruh pekerja industry
C. Periksa BTA bagi kontak serumah
D. Anjurkan warga untuk memeriksakan BTA
E. Lakukan penyluhan penyuluhan pencagahan TBC
20. Terjadi kasus baru firaliasis di Desa Lemah Abang sebanyak dua orang dan seluruh warga
Desa telah diberikan obat anti Folaria, pada pengobatan tahun ke-2 50 % warga tidak mau
minum obat. Apakah tindakan prioritas yang harus dilakukan oleh perwat?
A. Pendidikan kesehatan tentang keteraturan pengobatan
B. Pengobatan ulang terhadap seluruh warga
C. Pemeriksaan darah tepi terhadap seluruh warga
D. Melakukan sweeping terhadap warag desa
E. Kerjasama dengan pemerintah desa

Anda mungkin juga menyukai