Anda di halaman 1dari 21

KOMPREHENSIF

Teknik Pemboran

Muhammad Bhakti Setiawan


103210440
Diktat ini disusun untuk mengikuti ujian komprehensif Teknik Pemboran, berisi tentang
kumpulan soal-soal Teknik Pemboran, yang diambil dari beberapa referensi buku-buku
Pemboran dan diktat untuk Teknik Pemboran

Komprehensif Teknik Pemboran | Peralatan pemboran 0


Daftar Isi
Peralatan pemboran ....................................................................................................................................... 3
Power system ............................................................................................................................................ 3
Hoisting system......................................................................................................................................... 5
Rotary system............................................................................................................................................ 7
Sirculation system ..................................................................................................................................... 8
Kick control dan blow out prevention........................................................................................................... 9
Hidrolika pemboran .................................................................................................................................... 10
Fluida pemboran ......................................................................................................................................... 12
Cementing ................................................................................................................................................... 14
Pemboran berarah dan pemboran horizontal............................................................................................... 16
Underbalance, multilateral dan extended reach drilling ............................................................................. 18
Offshore ...................................................................................................................................................... 20

Komprehensif Teknik Pemboran | Peralatan pemboran 1


Daftar gambar
Gambar 1 prime mover location ................................................................................................................... 4
Gambar 2 Drilling Console ............................................................................................................................ 4
Gambar 3 Portable mast ............................................................................................................................... 6
Gambar 4 Standard Derrick .......................................................................................................................... 6
Gambar 5 Sirculation System ........................................................................................................................ 8
Gambar 6 Fulcrum ...................................................................................................................................... 17
Gambar 7 Pendulum ................................................................................................................................... 18
Gambar 8 ERD ............................................................................................................................................. 19

Komprehensif Teknik Pemboran | Peralatan pemboran 2


Peralatan pemboran
1. Jelaskan fungsi drilling
Jawab:
Fungsi drilling adalah:
 Membuat koneksi antara reservoir dengan permukaan sehingga fluida di reservoir
dapat di alirkan ke atas permukaan
 Membuktikan zona yang terindikasi adanya minyak bumi
 Sebagai sarana untuk mempelajari karakteristik batuan dan fluida reservoir
(misalnya melalui coring, logging, dan dan PVT selama proses pemboran
berlangsung)

Power system
2. Apa yang dimaksud dengan prime mover?
Jawab
Prime mover (Penggerak utama) adalah sebuah mesin diesel dengan kapasitas yang besar
yang berguna untuk menyediakan daya listrik guna memenuhi kebutuhan listrik pada
proses pemboran.
3. Jelaskan pengertian power system serta peralatan dan fungsi peralatan yang digunakan
pada power system?
Jawab:
Fungsi utama dari prime mover unit adalah untuk mendukung seluruh sistem lainnya
dengan menyediakan suatu sumber tenaga yang diperlukan dalam operasi pemboran
modern.
Untuk mentrasmisikan data dari power system digunakan beberapa jenis transmisi yaitu:
Mechanical Power Transmision (transmisi tenaga mekanik) berarti tenaga yang
dihasilkan oleh mesin-mesin harus diteruskan secara mekanis. Sebagai penghubung untuk
menghubungkan tenaga power yang berasal dari prime mover ke peralatan – peralatan
atau mesin – mesin yang ada di rig.

Electrical Power Transmission untuk mentransmisikan tenaga yang dihasilkan oleh


prime mover ke seluruh peralatan pemboran melalui kabel (elektrik).

Komprehensif Teknik Pemboran | Peralatan pemboran 3


4. Jelaskan jenis jenis transmisi yang digunakan pada power system?
Jawab

Untuk mentrasmisikan data dari power system digunakan dua jenis transmisi yaitu:
 Mechanical Power Transmision (transmisi tenaga mekanik) berarti tenaga yang
dihasilkan oleh mesin-mesin harus diteruskan secara mekanis. Sebagai
penghubung untuk menghubungkan tenaga power yang berasal dari prime mover
ke peralatan – peralatan atau mesin – mesin yang ada di rig.
 Electrical Power Transmission untuk mentransmisikan tenaga yang dihasilkan
oleh prime mover ke seluruh peralatan pemboran melalui kabel (elektrik).

5. Jelaskan tempat untuk meletakkan prime mover didalam sebuah rig?


Jawab

Gambar 1 prime mover location

6. Apa yang dimaksud dengan drilling console?


jawab
drilling console adalah seperangkatat indicator yang berfungs mengontrol beberapa
parameter seperti tekanan dan torsi pada saat pemboran berlangsung.

Gambar 2 Drilling Console

Komprehensif Teknik Pemboran | Peralatan pemboran 4


Hoisting system
7. Jelaskan pengertian hoisting system?
Jawab:
(Hoisting System) adalah sistem yang bertanggung jawab untuk pengangkatan beban
dalam proses pemboran, baik beban secara vertikal maupun beban horisontal.
8. Sebutkan komponen utama pada hoisting system?
Jawab
 Rangka penunjang (rig) yang terdiri dari derrick floor dan substructure, untuk
menyediakan ruang ketinggian vertikal yang diperlukan untuk mengangkat pipa
dari atau menurunkan pipa ke dalam sumur.
 Block dan tackle, yang terdiri dari crown block (statik), travelling block (dinamik)
dan drilling line. Fungsi utama block dan tackle adalah untuk memberikan
keuntungan mekanik sehingga mempermudah penanganan (meringankan) beban
angkatan oleh drawworks.
 Drawworks, merupakan alat yang menyediakan daya untuk pengangkatan.

9. Sebutkan peralatan dan fungsi peralatan yang digunakan pada hoisting system ?
jawab
 Rangka penunjang (rig) yang terdiri dari derrick floor dan substructure, untuk
menyediakan ruang ketinggian vertikal yang diperlukan untuk mengangkat pipa
dari atau menurunkan pipa ke dalam sumur.
 Block dan tackle, yang terdiri dari crown block (statik), travelling block
(dinamik) dan drilling line. Fungsi utama block dan tackle adalah untuk
memberikan keuntungan mekanik sehingga mempermudah penanganan
(meringankan) beban angkatan oleh drawworks.
 Drawworks, merupakan alat yang menyediakan daya untuk pengangkatan.
 substruktur Memberikan ruang kerja bagi peralatan dan pekerja diatas dan
dibawah lantai bor.
 crownblock Sebagai tempat melilitkan tali-tali pemboran. Sebagai katrol untuk
membuat sistem pengangkat dapat bekerja.

Komprehensif Teknik Pemboran | Peralatan pemboran 5


 travelling block Sebagai tempat untuk mengaitkan Hook, menaikkan dan
menurunkan serta menggantungkan Swivel, Elevator, dan pipa pemboran.
 Hook Menggantungkan swivel dan rangkaian pipa pemboran berlangsung.
 Link Menjepit dan memegang elevator yang berperan pada saat “round trip” atau
pemasangan dan pelepasan drillstring.
10. Jelaskan dua jenis type rig darat?
Jawab
Ada dua jenis tipe rig darat yaitu:
 Type portable mask

Gambar 3 Portable mast

 Standard derrick

Gambar 4 Standard Derrick

Komprehensif Teknik Pemboran | Peralatan pemboran 6


11. Apa yang dimaksud dengan round trip?
Jawab
Raound trip adalah kegiatan mencabut pipa pengeboran untuk mengganti bottome hole
assembly atau bit.
12. Jelaskan dua kegiatan penting pada saat pengangkatan (round trip)?
Jawab
 Melaksanakan penyambungan rangkaian pipa pemboran yaitu penambahan drill
pipe
 Melaksanakan trip, yaitu melakukan proses penarikan/pencabutan rangkaian pipa
dari dalam sumur untuk mengganti bit atau kombinasi peralatan bawah
permukaan (bottomhole assembly) dan kemudian menurunkannya kembali ke
dalam sumur.

Rotary system
13. Jelaskan pengertian rotating system
Fungsi utama sistem pemutar adalah untuk memutar rangkaian pipa bor dan memberikan
beban (beratan) pada bagian atas dari pahat (bit) selama operasi pemboran berlangsung
14. Sebutkan tiga sub komponen penting pada sistim pemutar?
Jawab
 Peralatan putar
 Rangkaian pipa bor
 Mata bor (Bit)
15. sebutkan peralatan dan fungsi peralatan yang digunakan pada rotating system
Jawab;

.komponen-komponen dalam rotating system adalah;

 meja putar (rotary table).


 master bushing.
 kelly bushing (bantalan kelly).
 rotary slip.
 rotary tong.

Komprehensif Teknik Pemboran | Peralatan pemboran 7


 rangkaian pipa bor (drill stem).
 kelly.
 drill pipe.
 drill collar.
 specialezed down hole tools.
 mata bor (pahat / bit). shank. bit lugs. cone. fluid passage way (jets)

Sirculation system
16. Jelaskan pengertian circulating system?
Jawab:
Suatu sistem dalam proses pemboran yang mensirkulasikan lumpur pemboran. Salah satu
fungsinya adalah mengangkat cutting dari dasar sumur hingga kepermukaan.

Gambar 5 Sirculation System

Komponen-komponen yang berperan dalam system sirkulasi adalah:


 Mud pump
 Standpipe
 Rotary house
 Swivel
 Kelly
 Drillpipe

Komprehensif Teknik Pemboran | Peralatan pemboran 8


 Drill collar
 Bit
 Annulus
 Shale shaker
 Desander
 Desilter
 Degasser
 mud pit

Kick control dan blow out prevention


17. apa yang dimaksud dengan kick?
Jawab
Yaitu masuknya fluida formasi kedalam lubang bor, ini disebabkan tekanan hidrostatik dalam
lubang bor lebih kecil dibandingkan dengan tekanan di formasi.
18. Apa yang dimaksud dengan blow out?
Jawab
Yaitu kelanjutan dari peristiwa kick dimana fluida formasi keluar tanpa terkontrol lagi dan
menuju ke permukaan.
19. Apa yang dimaksud dengan tekanan overburden?
Jawab
Yaitu tekanan yang diakibatkan oleh seluruh tekanan diatasnya persatuan luas.
20. Sebutkan penyebab well kick?
Jawab
 Densitas lumpur yang tidak memadai
 Kurangnya tinggi lumpur
 Akibat lost sirkulasi
 Adanya daya hisap pipa ketika dilakukan round trip

Komprehensif Teknik Pemboran | Kick control dan blow out prevention 9


21. Sebutkan tanda-tanda terjadinya kick?
Jawab:

 Laju Penembusan Tiba-Tiba Naik.

 Volume Lumpur Di Tangki Lumpur Naik

 Di Flow-line, Laju Alir dan Temperatur Naik serta Berat Jenis Lumpur Turun.

 Tekanan Pompa untuk Sirkulasi Turun dengan Kecepatan Pompa Naik

 Berat Pahat Bor Turun Dan Putaran Naik

 Hadirnya Gelembung-gelembung Gas Pada Lumpur

 Berat Jenis Shale relatif Turun

22. Sebutkan beberapa metode yang digunakan dalam penanggulangan well-kick?


Jawab

 Metoda Driller
 Metoda Batch
 Metoda Concurent
 Metoda Volumetric

Hidrolika pemboran
23. Sebutkan jenis jenis aliran fluida?
Jawab
Jenis aliran fluida di bagi menjadi dua yaitu aliran laminar dan aliran turbulent
24. Apakah yang dimaksud dengan aliran laminar?
Jawab

Pada aliran laminer (viscous) gerak aliran partikel-partikel fluida yang bergerak pada rate yang
lambat, adalah teratur dan geraknya sejajar dengan aliran (dinding).

Komprehensif Teknik Pemboran | Hidrolika pemboran 10


25. Apakah yang dimaksud dengan aliran turbulent?
Jawab
Pada aliran turbulen, fluida bergerak dengan kecepatan yang lebih besar dan partikel-
partikel fluida bergerak pada garis-garis yang tak teratur sehingga terdapat aliran berputar
(pusaran, Eddie current) dan shear yang terjadi tidak teratur
26. Sebutkan jenis jenis fluida pemboran?
Jawab
Fluida pemboran dapat dibagi dua kelas:
1. Newtonian
2. Non-newtonian, yang terdiri dari:

a. Bingham plastis
b. Powerlaw
c. Powerlaw dengan yield stress
27. Apakah yang dimaksud dengan fluida Newtonian?
Jawab
Adalah fluida dimana viscositasnya hanya dipengaruhi oleh tekanan dan temperatur, misalnya air,
gas dan minyak yang encer
28. gambarkan grafik bingham plastis, pseudoplastic dan newtonian?
jawab

Komprehensif Teknik Pemboran | Hidrolika pemboran 11


Fluida pemboran
29. Apa yang dimaksud dengan fluida pemboran?
Jawab
Yaitu fluida yang di sirkulasikan selama proses pemboran guna memudahkan proses
pemboran itu sendiri.
30. Jelaskan pengertian cutting
Jawab
cutting, potongan kecil / serpihan batuan yg berasal dr hasil pengikisan (pengeboran)
oleh bit.
31. Jelaskan pengertian dan fungsi lumpur pemboran
Jawab:
a. Mengangkat serbuk bor ke permukaan
b. Mengontrol tekanan formasi
c. Mendinginkan serta melumasi pahat dan drillstring
d. Membersihkan lubang bor
e. Membantu dalam evaluasi formasi
f. Melindungi formasi
g. Membantu stabilitas formasi

32. Jelaskan perbedaan lost circulation dan kick dan mud cake
Jawab:
Lost circulation adalah hilangnya semua atau sebagian lumpur dalam sirkulasinya dan
masuk ke formasi.
Kick adalah merupakan suatu proses masuknya fluida formasi ke dalam lubang sumur.
Terjadi karena kondisi tekanan Hidrostatik (Ph) lebih kecil dari pada tekanan formasi
(Pf). Tekanan Hidrostatik turun tergantung pada berat jenis lumpur, dan ketinggian
kolom lumpur.
mud cake, lapisan partikel2 besar fluida pemboran yg tertahan di permukaan batuan

Komprehensif Teknik Pemboran | Fluida pemboran 12


33. Jelaskan pengertian yield point, gel strength dan plastic viscosity
Jawab:

Gel Strength : resistensi mengalir pada kondisi statik akibat gaya tarik menarik partikel.
Yield point : resistensi mengalir pada kondisi dinamik akibat gaya tarik menarik partikel
Plastic viscosity : Resistensi mengalir yang disebabkan friksi mekanik

34. Jelaskan jenis additif lumpur pemboran ?


Jawab:
 Viscosifier : Berguna untuk menaikkan viscositas (bentonite,attapulgite dan
polymer).
 Viscositas Reducer : Berguna untuk mengurangi viscositas (lignosulfonat,lignite).
 Maerial Pemberat : Berguna untuk menaikan berat jenis lumpur (barite, iron
oxide).
 Fluid Loss Reducer : Berguna untuku mengurangi kehilangan cairan (bentonite,
polymer san emulsifier).
 LCM : Berguna untuk mengurangi sirkulasi yang hilang atau masuk ke dalam
formasi (CaCO3,Fracseal,Kwikseal,Nut plug dan mika yang terdiri dari
fine,medium, dasn coarse).
 Special Additives
- Corrosion Control Chemical : Berguna untuk mengurangi korosi dan fluida
formasi.
- Defoamers
- pH Controls : Berguna untuk mengatur pH lumpur pemboran.
 Polymer
- XCD : Berguna untuk menaikkan Yield Point, Barite Suspension dan viscosifier.
- CMC, Polypac, Alkomer.
35. Jelaskan jenis – jenis lumpur pemboran ?
Jawab:
Water Base Mud
 Water Base Mud lumpur pemboran yang dibentuk dengan bahan dasar air,Water Base
Mud dibagi menjadi : Fresh Water Base Mud dan Salt Water Base Mud.

Komprehensif Teknik Pemboran | Fluida pemboran 13


 Oil Base Mud, Adalah lumpur berbahan dasar minyak (diesel atau crude oil)
 Gas base mud, lumpur berbahan dasar gas yang di asosiasikan dengan fluida lain,
berguna dalam proses pengeboran underbalance
36. Tuliskan persamaan tekanan hydrostatic
Jawab:
HP = 0.052 ρ h untuk densitas dalam ppg
HP = 0.433 SG h untuk densitas dalam SG
37. Jelaskan perbedaan antara tekanan normal, abnormal dan overburden pressure
Jawab:
 Abnormal Formation : Formasi dengan tekanan fluida diatas atau di bawah tekanan
normal yang mengikuti gradient tekanan fluida formasi.
 overburden pressure tekana yg diakibatkan beban dari atas dan dari bawah.
 Normal tekanan dari fluida formasi sesuai dengan gradient tekanan.

Cementing
38. Jelaskan jenis – jenis cementing
Jawab:

Jenis cementing

 Primary cementing adalah adalah proses penyemanan yang dilakukan pertama


kali setelah casing di turunkan ke dalam lubang bor. Sedangkan
 secondary cementing adalah penyemenan yang dilakukan dikarenakan tidak
sempurnanya penyemenan pertama (gagal).
39. Jelaskan fungsi casing dan jelaskan fungsi dari 4 macam casing
Jawab:

 Mencegah Gugurnya Dinding Sumur Pada lapisan batuan yang tidak


terkonsolidasi dengan baik, maka pada saat pemboran menembus lapisan tersebut
dapat menyebabkan terjadinya pembesaran pada lubang bor. Pembesaran pada
lubang bor ini adalah akibat runtuhnya dinding sumur, lebih jauh apabila lapisan

Komprehensif Teknik Pemboran | Cementing 14


lunak ini berselang-seling dengan lapisan keras maka akan memberikan efek
pembelokan terhadap drill string.
 Mencegah Terkontaminasinya Air Tanah Oleh Lumpur Pemboran
Dalam suatu pemboran, untuk mengimbangi tekanan formasi digunakan lumpur
pemboran yang memiliki densitas tertentu. Lumpur pemboran ini akan
memberikan/mengimbangi tekanan hidrostatik dari formasi. Pada dinding sumur
akan terbentuk mud cake sedangkan filtrat lumpur akan masuk menembus
formasi. MAsuknya filtrat lumpur ke dalam formasi dapat menyebabkan adanya
air. Untuk mencegah terjadinya pencemaran air formasi maka dipasanglah casing.
 Menutup Zona Bertekanan Abnormal dan Zona Loss Zona bertekanan abnormal
adalah zona yang dapat menyebabkan terjadinya well kick yaitu masuknya fluida
formasi ke dalam lubang bor. Terlebih apabila fluida ini berupa gas dan tidak
segera ditanggulangi maka akan terjadi semburan liar (blow out)yang sangat
membahayakan. Sedangkan zona loss adalah zona dimana lumpur pemboran
menghilang masuk ke formasi.
 Membuat Diameter Sumur Tetap Sebagaimana disebutkan diatas bahwa pada
dinding sumur akan terbentuk mud cake. tetapi ketebalan mud cake ini merupakan
fungsi dari waktu dan permeabilitas dari batuan yang ditembus.Bila
permeabilitasnya besar maka mud cake semakin tebal. Dengan dipasangnya
casing maka diameter sumur akan tetap, hal ini terutama akan bermanfaat apabila
kita membutuhkan data volume annulus secara tepat.
 Mencegah Hubungan Langsung Antar Formasi Sebagai contoh apabila suatu
sumur dapat menghasilkan minyak dan gas dari lapisan yang berbeda dan
dikehendaki untuk diproduksi bersama-sama maka untuk memisahkan dua lapisan
produktif tersebut dipasang casing dan packer.
 Tempat Kedudukan BOP dan Peralatan Produksi BOP (Blow Out Preventer)
merupakan peralatan untuk menahan tekanan sumur yang berada dalam kondisi
kick. BOP ini diletakkan pada surface casing. Peralatan produksi yang dipasang
pada casing misalnya X-mas Tree dll.
40. Jelaskan pengertian thickening time ?
Jawab:

Komprehensif Teknik Pemboran | Cementing 15


Thickening time, adalah waktu yang diperlukan suspensi semen untuk mencapai
konsistensi sebesar 100 UC yang merupakan batasan bagi suspensi semen masih dapat
dipompa lagi.

Pemboran berarah dan pemboran horizontal


41. Jelaskan pengertian kick of point
Jawab: KOP Kedalaman atau titik dimana lubang mulai dibelokkan.
42. Apa yang dimaksud dengan TVD?
Jawab
Adalah kedalaman sumur sebenarnya secara vertical tanpa mengindahkan track nya
43. Apa yang dimaksud dengan measuring deep?
Jawab
Adalah kedalaman sumur berdasarkan lintasan pengeborannya
44. Jelaskan jenis-jenis pembelokan pada directional drilling?
Jawab

 Tipe belok di tempat dangkal


Kick of point (titik belok) terletak dikedalaman yang tidak begitu jauh dari
permukaan tanah

 Tipe belok dan kembali vertical


Sama seperti dengan tipe belok ditempat dangkal , tetapi kemudian dikembalikan ke
vertical

 Tipe belok di tempat dalam


Kick of point terletak jauh didalam permukaan tanah

Komprehensif Teknik Pemboran | Pemboran berarah dan pemboran horizontal 16


45. Sebutkan alasan dilakukan directional drilling?
Jawab
 Pengeboran di bawah kota yang ramai
 Pengeboran untuk mencapai target di bawah gunung
 Pengeboran karena formasi berada di bawah kubah garam
 Pengeboran untuk mencapai target di bawah laut dengan well head di darat
 Pengeboran diatas ptaform untuk beberapa titik yang berjauhan
46. Apa yang dimaksud dengan bottome hole assembly
Jawab
Adalah peralatan yang di pasang pada drill collar untuk keperluan directional dan
horizontal drilling
47. Apa yang dimaksud dengan fulcrum?
Jawab
Prinsip fulcrum menunjukkan penempatan stabilizer dekat bit akan memperkecil jarak
titik tangential dari bit. Ketika ada pembebanan, stabilizer akan menjadi titik tumpu
peralatan dan memberikan efek menggeser pada arah bit sehingga memperbesar sudut
kemiringan

Gambar 6 Fulcrum

Komprehensif Teknik Pemboran | Pemboran berarah dan pemboran horizontal 17


48. Apa yang dimaksud dengan pendulum?
Jawab
prinsip pendulum memperlihatkan bila jarak titik tangensial diperbesar dengan
menempatkan stabilizer lebih jauh dari bit, maka gaya gravitasi cenderung menarik bit ke
arah sumbu vertikal lubang. Efek ini menyebabkan sudut kemiringan mengecil

Gambar 7 Pendulum

Underbalance, multilateral dan extended reach drilling


49. Apa yang dimaksud dengan pemboran underbalance?
Jawab
Menurut API RP 53, pemboran underbalanced didefinisikan sebagai : Jika tekanan
hidrostatik fluida pemboran secara sengaja didesain agar lebih rendah dari tekanan
formasi yang akan dibor, maka pemboran tersebut dapat dikatakan pemboran
underbalanced
50. Apa keuntungan di lakukan pemboran underbalance?
Jawab

 Identifikasi hidrokarbon secara langsung pada saat pemboran


 Reservoar-reservoar bertekanan rendah dapat dibor tanpa harus mengalami lost
circulation
Komprehensif Teknik Pemboran | Underbalance, multilateral dan extended reach drilling 18
 Kerusakan formasi akibat invasi padatan atau filtrat fluida pemboran dapat
dihindari
 Stimulasi untuk mengatasi kerusakan formasi tidak diperlukan
51. Apakah yang dimaksud dengan pemboran multi lateral?
Jawab

Sumur-sumur multilateral adalah sumur dimana terdapat sejumlah cabang-cabang


horizontal untuk menjaga atau meningkatkan produktivitas. Keuntungan multilateral ini
adalah :

a. Meningkatkan produktivitas sumur


b. Meningkatkan dan mempercepat perolehan minyak
c. Meningkatkan luas drainage reservoir
d. Alternatif untuk Infill drilling
e. Mengurangi jumlah platform, biaya pembebasan lahan di permukaan

52. Apakah yang dimaksud dengan extended reach drilling?


Jawab
Yaitu pemboran yang memiliki perbandingan Horisontal Displacement terhadap True
Vertikal Depth (HD/TVD) lebih besar dari dua.

Gambar 8 ERD

Komprehensif Teknik Pemboran | Underbalance, multilateral dan extended reach drilling 19


Offshore
53. Jelaskan jenis – jenis rig lepas pantai
Jawab:

 Swamp Barge: merupakan jenis rig laut yang hanya pada kedalaman sekitar 7 meter
dan sering dipakai di daerah rawa-rawa dan delta sungai.
 Tender Barge, merupakan jenis rig laut yang sama dengan model Swamp Barge
namun dipakai perairan yang lebih dalam lagi.
 Jack Up Rig, rig jenis ini menggunakan platform yang dapat mengapung dengan
menggunakan tiga atau empat kakinya. Pada saat akan beroperasi semua kakinya
diturunkan hingga ke dasar laut badan dari rig diangkat hingga di atas permukaan air
dan memiliki bentuk seperti platform. Untuk mobilisasi semua kakinya harus
dinaikan dan rignya akan mengapung dan kemudian akan ditarik menggunakan kapal.
Pada operasi pengeboran menggunakan rig jenis ini dapat mencapai kedalaman lima
hingga 200 meter.
 Drilling Jacket, merupakan jenis rig yang menggunakan platform berstruktur baja.
Pada umumnya memiliki bentuk yang kecil dan sangat cocok berada di laut dangkal
maupun laut tenang. Rig jenis ini sering dikombinasikan dengan Rig Jack Up maupun
Tender Barge.
 Semi-Submersible Rig, disebut juga “semis” ini merupakan model rig yang
mengapung yang menggunakan hull. Dengan menggunakan thruster (semacam
baling-baling) dan ballast control system maka semisub dapat mengatur posisinya
secara dinamis (Dinamic Position). Semi sub sering dipakai pada lokasi yang
berombak besar dan memiliki cuaca buruk dengan kedalaman laut 75-750m
 Drill Ship, merupakan rig yang ditempatkan di atas kapal laut untuk pengeboran di
laut dalam. Pada kapal ini, didirikan menara dan bagian bawahnya terbuka ke laut
(Moon Pool).

Komprehensif Teknik Pemboran | Offshore 20