Anda di halaman 1dari 48

PROFIL

PUSKESMAS
LONG BELUAH

DESA LONG BELUAH


KECAMATAN TANJUNG PALAS BARAT

TAHUN 2017

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
Rahmat dan Karunia-Nyalah sehingga Profil Puskesmas Long Beluah ini bisa
terselesai dengan baik dan tepat pada waktunya. Profil Kesehatan Puskesmas
merupakan salah satu sarana informasi dari Sistem Kesehatan yang ada.
Profil Puskemas Long Beluah Tahun 2017 ini diharapkan menjadi sumber
data dan informasi untuk perencanaan, pengambilan keputusan, manajemen
kesehatan serta menjadi bahan informasi kesehatan untuk pihak-pihak yang
berkepentingan dan masyarakat umum dan menjadi bahan evaluasi pembangunan
kesehatan di Kabupaten Bulungan secara umum, dan di Kecamatan Tanjung Palas
Barat secara Khusus.
Dalam penyusunan Profil Kesehatan Puskesmas Long Beluah Tahun 2017
ini, kami sadar masih jauh dari sempurna, kami berharap agar pembaca yang
memiliki ide, saran, dan kritik yang membangun, dapat menuangkannya dalam
profil ini, sehingga, diharapkan dapat dipergunakan dan dimanfaatkan secara
optimal oleh segenap pengguna data dan informasi yang terkait.

Long Beluah, 01 Februari 2018


Kepala Puskesmas Long Beluah

Yudi Hariyoko, AMd.Kep


NIP. 19700516 199203 1 008

2
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pusat kesehatan masyarakat adalah unit pelayanan teknis dinas
kesehatan kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan
pembangunan kesehatan disuatu wilayah kerja (Depkes,2011).
Puskesmas merupakan kesatuan organisasi fungsional yang
menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu,
merata dapat diterima dan dapat dijangkau oleh masyarakat dengan peran
serta masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapt dipikul oleh pemerintah
dan masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa
mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan (Depkes,2009).
Puskesmas berperan menyelenggarakan upaya kesehatan untuk
meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi
penduduk agar memperoleh derajat kesehatannya yang lebih optimal. Dengan
demikian Puskesmas berfungsi sebagai pusat pemberdayaan keluarga dan
Masyarakat serta Pusat Pelayanan Strata Pertama.
Puskesmas Long Beluah merupakan salah satu fasilitas kesehatan
milik pemerintah kabupaten bulungan. Puskesmas Long Beluah memiliki visi
yaitu“Terwujudnya Puskesmas Sebagai Unit Pelayanan Kesehatan Prima”,
sedangkan misinya adalah :
1. Mengembangkan SDM profesional dibidangnya
2. Mengembangkan mutu pelayanan yang berorientasi kebutuhan
masyarakat.
3. Mengembangkan manajemen puskesmas.
4. Mengembangkan fasilitas pelayanan.
5. Pemberdayaan masyarakat.

3
Profil Puskesmas Long Beluah Tahun 2017 merupakan salah satu
bentuk penyajian data dan informasi yang dapat menggambarkan hasil
pembangunan dalam bidang kesehatan di Kabupaten Bulungan. Profil ini
memuat berbagai data tentang kesehatan yang meliputi data derajat kesehatan
, upaya kesehatan dan sumber daya kesehatan.
Penerbitan profil puskesmas Long Beluah ini diharapkan dapat
memberikan data yang akurat, untuk mengambil keputusan berdasarkan fakta.
Selain itu profil ini dapat digunakan sebagai penyedia data dan informasi
dalam rangka evaluasi perencanaan serta pencapaian program kegiatan
Puskesmas Long Beluah.

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Adapun tujuan umum dalam penyusunan profil ini adalah sebagai
bahan informasi tentang pelaksanaan setiap program kerja di wilayah
puskesmas Long Beluah.
2. Tujuan Khusus
Adapun Tujuan Khusus antara lain :
a. Mengetahui gambaran umum puskesmas Long Beluah.
b. Mengetahui sumber daya kesehatan puskesmas Long Beluah.
c. Mengetahui gambaran cakupan pelayanan program pokok di
puskesmas Long Beluah.

4
C. JENIS-JENIS PROGRAM KERJA DI PUSKESMAS LONG
BELUAH
Puskesmas Long Beluah menjabarkan secara rinci dalam program
kerja operasional yang merupakan proses penentuan jumlah dan jenis
sumber daya yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan suatu rencana
program adalah sebagai berikut :
1. Program Basic ( dasar ) :
a. Kesehatan Keluarga :
 Kesehatan Ibu
 Kesehatan Anak
 Perbaikan Gizi
 Keluarga Berencana
 Usia Lanjut
b. Kesehatan Lingkungan
c. Promosi Kesehatan
d. Pembrantasan Penyakit Menular :
 Imunisasi
 P2 Diare
 P2 ISPA
 P2 TBC
 P2 Kusta
 P2 Surveilans
 Pencegahan dan penanggulangan PMS dan HIV/AIDS
e. Penyakit Tidak Menular
f. Pengobatan
g. Penanganan Kasus Kegawatdaruratan

5
2. Program Kesehatan Khusus dan Penunjang :
b. Gigi dan Mulut
c. UKS/UKGS
d. PHN
e. Kesehatan mata
f. Kesehatan Jiwa
g. Laboratorium
h. Apotek
3. Program Kesehatan dan Pengembangan :
a. Puskesmas keliling
b. Ansuransi kesehatan / Jamkesmas

6
BAB II
GAMBARAN UMUM

A. LETAK GEOGRAFIS
Puskesmas Long Beluah merupakan salah satu fasilitas kesehatan milik
pemerintah kabupaten bulungan yang terletak di wilayah Kecamatan Tanjung
Palas Barat. Tanjung Palas Barat adalah sebuah kecamatan yang mempunyai
luas wilayah ± 2.779 km2. Adapun batas-batas wilayah Kecamatan Tanjung
Palas Barat Sebagai Berikut :
 Sebelah Utara : Kecamatan Tanjung Palas Utara
 Sebelah Selatan : Kabupaten Berau
 Sebelah Barat : Kecamatan Peso Hilir
 Sebelah Timur : Kecamatan Tanjung Palas

PETA WILAYAH KECAMATAN


TANJUNG PALAS BARAT

7
Wilayah kerja puskesmas Long Beluah terdiri dari 5 ( lima) desa yaitu :
1. Desa Long Beluah
2. Desa Long Sam
3. Desa Long Pari
4. Desa Mara 1
5. Desa Mara Hilir

B. DATA DEMOGRAFIS
1. Kependudukan
Jumlah penduduk Kecamatan Tanjung Palas Barat berdasarkan jenis
kelamin dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel B. 1
Distribusi penduduk berdasarkan jenis kelamin
di Kecamatan Tanjung Palas Barat
Tahun 2017
Penduduk
No Desa Total
Laki- Laki Perempuan
1 Long Beluah 1718 1501 3219
2 Long Sam 623 467 1090
3 Long Pari 217 234 451
4 Mara Hilir 392 337 729
5 Mara 1 824 707 1531
Jumlah 3774 3246 7.020
Sumber : Data Sekunder, 2017
2. Lingkungan Sosial Budaya
Masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Barat cukup heterogen
karena terdiri dari berbagai macam suku. Suku masyarakatnya adalah
masyarakat Dayak. Heterogenitas ini disebabkan karena di wilayah ini
pernah menjadi pusat kegiatan perusahaan besar, sehingga berbagai
warga berdatangan untuk bekerja dan menetap di wilayah ini. Berbagai
suku yang ada diantaranya dayak dengan berbagai anak sukunya seperti
Banjar, Jawa, Bugis,Tator, Minang, Batak, Timur dan lain-lain.

8
Heteroginitas ini juga mempengaruhi kehidupan beragama
masyarakatnya, yang juga cukup beraneka ragam seperti Islam, Kristen
(Protestan Dan Katolik), Hindu, dan Budha. Disamping swadaya
masyarakat untuk membangun tempat-tempat ibadah dan pendidikan
keagamaan, pemerintah daerah juga turut memberikan bantuan dana dan
mendorong masyarakat untuk melaksanakan ajaran agamanya dengan
sebaik-baiknya. Adapun sarana keagamaan yang ada adalah Masjid,
Mushollah, dan Gereja.
Pendidikan merupakan saran untuk membentuk manusia yang
terampil dan produktif sehingga pada gilirannya dapat mempercepat
peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di wilayah Kecamatan Tanjung
Palas Barat pendidikan masyarakatnya cukup berkembang, dibuktikan
dengan masyarakat setempat banyak yang meyekolahkan anaknya belajar
kejenjang yang lebih
tinggi.

3. Kesehatan
Pembangunan dibidang kesehatan adalah penyelenggaraan upaya
kesehatan oleh bangsa indonesia untuk meningkatkan kesadaran, kemaun
dan kemmapuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat
kesehatan masyarakat yang optimal. Adapun pembangunan kesehatan
bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehtan secara mudah,murah,
dan merata. Dengan meningkatnya pelayanan kesehatan, salah satu upaya
yang diakukan pemerintah dalam rangka pemerataan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat adalah dengan penyediaan fasilitas
kesehatan berupa puskesmas 24 jam didesa Long Beluah.

9
C. SUMBER DAYA KESEHATAN
1. Ketenagaan
Jumlah tenaga kesehatan Puskesmas Long Beluah dapat di lihat pada
tabel berikut :
Tabel C. 1
Distribusi Tenaga Kesehatan Puskesmas Long Beluah
Tanjung Palas Barat
Tahun 2017
Pendidikan
No Jenis Tenaga Jumlah Status Ket.
Terakhir
1 Dokter Umum S1 1 PNS
2 Apoteker Profesi Apt 1 PTT
PNS
3 Kesehatan Masyarakat S1 2
PTT
4 Asisten Apoteker DIII 1 PNS
5 Analisis Kesehatan DIII 1 PNS
6 Perawat Gigi DIII 1 PNS
7 PNS
7 Perawat DIII 9 PTT
5 MAGANG
8 PNS
8 Bidan DIII
1 MAGANG
9 Nutrisionist DIII 1 PNS
10 Kesehatan Lingkungan DIII 1 PNS
11 Operator Komputer DIII 1 PTT
12 Loket SMA 2 PNS
13 Motoris dan Sopir SMA 2 HONORER
SMA 2
14 Cleaning Servis HONORER
SMP 1

Sumber : Data Primer, 2017

10
2. Fasilitas Kesehatan
Fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Kecamatan Tanjung
Palas Barat terdiri dari 1 puskesmas induk, 2 unit Puskesmas Pembantu,
serta 2 unit pos kesehatan desa (poskesdes). Puskesmas Long Beluah
memiliki tanggung jawab terhadap masalah kesehatan di wilayah kerja
puskesmas Long Beluah yang terdiri dari 5 desa, yaitu Desa Long Beluah,
Desa Long Sam, Desa Long Pari, Desa Mara Hilir, dan Desa Mara 1.
Puskesmas Long Beluah merupakan puskesmas Rawat Inap dengan
fasilitas pelayanan yang terdiri dari :
a. Pelayanan Unit Gawat Darurat 24 jam
b. Pelayanan Rawat Inap
c. Pelayanan Persalinan
d. Pelayanan Rawat Jalan
e. Pelayanan Apotik
f. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak
g. Pelayanan Gizi Ibu dan Anak
h. Poli Keluarga Berencana
i. Poli Imunisasi
j. Laboratorium

11
BAB III
PENCAPAIAN PROGRAM

A. Pelayanan Kesehatan Puskesmas

Jumlah Kunjungan Puskesmas pada tahun 2017 sebanyak 14.358

Kunjungan, yang terdiri dari 5.140 Kunjungan Baru dan 9.218 Kunjungan Lama,

dengan frekuensi kunjungan 2 kali.

Diagram 1 . KUNJUNGAN PUSKESMAS LONG BELUAH


TAHUN 2017

Kunjungan Baru Kunjungan Lama

36%

64%

B. Pencapaian Program
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pelayanan kesehatan
khususnya wilayah kerja Puskesmas Long Beluah, di kecamatan Tanjung
Palas Barat, maka perlu kebijakan yang dijabarkan secara rinci dalam
program kerja operasional di Puskesmas.

12
1. Program Kesehatan Ibu Dan Anak Termasuk Keluarga Berencana
a. Kesehatan Ibu
Pelayanan kesehatan ibu dilakukan di Puskesmas Long Beluah
bagian poli ibu. Selain itu pelayanan kesehatan ibu juga di laksanakan
pada saat kunjungan posyandu. Adapun kegiatan yang dilakukan pada
saat pelayanan adalah pendaftaran ibu hamil baru, pelayanan kunjungan
ulang ibu hamil, pemberian imunisasi TT, pengukuran LILA,
pemberian tablet Fe, serta pemeriksaan lanjutan oleh bidan Puskesmas
maupun Bidan Puskesmas Pembantu.
1. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K1

Tabel 1. 1
Jumlah Kunjungan Bumil K1 Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Persentase
Sasaran Pencapaian
No Desa (%)
2016 2017 2016 2017 2016 2017

1 Long Beluah 66 67 61 64 92 96
2 Long Sam 23 22 16 12 70 55
3 Long Pari 9 9 7 6 78 67
4 Mara 1 32 32 21 16 66 50
5 Mara Hilir 15 15 17 6 113 40
Jumlah 145 145 122 104 84 72
Sumber : Data Primer; 2017
Berdasarkan Tabel 1. 1 jumlah cakupan kunjungan ibu hamil K1
pada Tahun 2016 jumlah pencapaian sebanyak 122 jiwa dengan persentase
84 %. Sedangkan, pada tahun 2017 jumlah pencapaian sebanyak 104 jiwa
dengan persentase 72 %. Hal ini membuktikan bahwa pencapaian
kunjungan BUMIL K1 mengalami penurunan.

13
2. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K4
Tabel 1. 2
Jumlah Kunjungan Bumil K4 Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Sasaran Pencapaian Persentase (%)
No Desa
2016 2017 2016 2017 2016 2017

1 66 67 35 41 53 61
Long Beluah
2 Long Sam 23 22 18 9 78 41

3 Long Pari 9 9 9 2 100 22

4 Mara 1 32 32 17 14 53 44

5 Mara Hilir 15 15 16 4 107 27

Jumlah 145 145 95 70 66 48


Sumber : Data Primer; 2017
Berdasarkan Tabel 1.2 jumlah cakupan kunjungan ibu hamil K4
pada Tahun 2016 jumlah pencapaian sebanyak 95 jiwa dengan persentase
66 % sedangkan, pada tahun 2017 jumlah pencapaian sebanyak 70 jiwa
dengan persentase 48 %. Hal ini membuktikan bahwa pencapaian
kunjungan BUMIL K1 mengalami penurunan.
Diagram 1. Kunjungan K1 dan K4 Bumil
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

Tahun 2016 Tahun 2017

122
104
95
70

1 2

14
Kunjungan K1 dan K4 ibu hamil diharapkan setiap tahunnya tidak
mengalami penurunan untuk memeriksakan kehamilan guna mengetahui
segala permasalahan kesehatan ibu hamil agar sedini mungkin dapat
tertangani.

3. Kunjungan Ibu Hamil Dengan Faktor Resiko Dan Resiko Tinggi


Tabel 1. 3
Jumlah Kunjungan Ibu Hamil Dengan Faktor
Resiko Dan Resiko Tinggi Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Faktor Resiko Resiko Tinggi
No Desa
2016 2017 2016 2017
1 Long Beluah 36 40 5 19
2 Long Sam 13 7 4 2
3 Long Pari 6 4 6 0
4 Mara 1 13 8 5 3
5 Mara Hilir 6 2 2 0
Jumlah 74 61 22 24
Sumber : Data Primer; 2017
Berdasarkan Tabel 1. 3 jumlah kunjungan Kunjungan Ibu Hamil
dengan faktor resiko yang tertinggi adalah desa Long Beluah pada tahun
2017 sebanyak 40 jiwa, dan jumlah kunjungan ibu hamil yang terendah
adalah desa Mara Hilir pada tahun 2017 sebanyak 2 jiwa, sedangkan
jumlah kunjungan ibu hamil resiko tinggi yang tertinggi adalah desa Long
Beluah pada tahun 2017 sebanyak 19 dan jumlah kunjungan ibu hamil
yang terendah adalah desa Long Pari dan Mara Hilir pada tahun 2017
sebanyak 0 jiwa

15
4. Cakupan Pelayanan Persalinan
Tabel 1.4
Jumlah Pelayanan Persalinan
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
2016 2017
No Desa
Sasaran Nakes Sasaran Nakes

1 Long Beluah 63 40 63 68
2 Long Sam 22 17 22 14
3 Long Pari 8 12 9 4
4 Mara 1 31 14 30 15
5 Mara Hilir 15 11 15 3
Jumlah 139 94 139 104
Sumber : Data Primer; 2017
Berdasarkan Tabel 1. 4 jumlah cakupan pelayanan persalinan
yang tertinggi adalah desa Long Beluah pada tahun 2017 sebanyak 68
jiwa, dan jumlah cakupan persalinan yang terendah adalah desa Mara Hilir
pada tahun 2017 sebanyak 104 jiwa.

5. Cakupan Vitamin A Untuk Ibu Nifas


Tabel 1.5
Jumlah Vitamin A Untuk Ibu Nifas
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Sasaran Pencapaian
No Desa
2016 2017 2016 2017

1 Long Beluah 63 63 43 68
2 Long Sam 22 22 19 14
3 Long Pari 8 9 12 4
4 Mara 1 31 30 14 15
5 Mara Hilir 15 15 15 3
Jumlah 139 139 103 104
Sumber : Data Primer; 2017

16
Berdasarkan Tabel 1.5 jumlah cakupan Vitamin A bagi ibu nifas
yang tertinggi adalah desa Long Beluah pada tahun 2017 sebanyak 68
jiwa, dan jumlah cakupan Vitamin A yang terendah adalah desa Mara Hilir
pada tahun 2017 sebanyak 3 jiwa.

b. Kesehatan Anak
Pelayanan kesehatan anak dilakukan di Puskesmas Long Beluah bagian
poli anak. Selain itu pelayanan kesehatan anak juga di laksanakan pada saat
kunjungan posyandu.
1. Cakupan Kelahiran BBLR di Puskesmas Long Beluah
Tabel 1.1
Jumlah Kelahiran BBLR
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
JUMLAH
No Desa
2016 2017

1 Long Beluah 3 6
2 Long Sam 3 0
3 Long Pari 3 0
4 Mara 1 1 0
5 Mara Hilir 2 0
Jumlah 12 6
Sumber : Data Primer; 2017
Berdasarkan Tabel 1.1 jumlah kelahiran BBLR yang tertinggi
adalah desa Long Beluah pada tahun 2017 sebanyak 6 jiwa, dan jumlah
kelahiran BBLR yang terendah mencakup 4 desa yaitu Long Sam, Long
Pari, Mara 1, dan Mara Hilir pada tahun 2017 sebanyak 0 jiwa.

17
2. Cakupan Bayi Lahir Hidup dan Jumlah Bayi Lahir Mati
Tabel 1.2
Jumlah Cakupan Bayi Lahir Hidup dan Bayi Lahir Mati
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Bayi Lahir Hidup Bayi Lahir Mati
No Desa 2016 2017 2016 2017

L P L P L P L P
Long
21 20 36 32 0 1 0 0
1 Beluah

2 Long Sam 12 7 7 6 0 0 0 1

3 Long Pari 7 7 2 2 0 0 0 0

4 Mara 1 6 8 6 9 0 0 0 0

5 Mara Hilir 8 7 0 3 0 0 0 0

Jumlah 54 49 51 52 0 1 0 1

Sumber : Data Primer; 2017

Berdasarkan Tabel 1.2 jumlah cakupan angka kelahiran Bayi lahir


hidup yang tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 36 Laki-laki dan
32 Perempuan pada tahun 2017, sedangkan cakupan angka kelahiran Bayi
lahir hidup yang terendah adalah desa Mara Hilir sebanyak 0 laki- laki dan
3 perempuan.
Adapun jumlah cakupan angka kelahiran Bayi lahir mati yang
tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 1 perempuan pada tahun
2016. Dan pada tahun 2017 kelahiran bayi lahir mati terjadi pada desa
Long Sam sebanyak 1 perempuan

18
2. Program Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat
a. Pemantauan Pertumbuhan Balita
1. Cakupan K/S

Tabel 2.a.1
Jumlah Pemantaun Pertumbuhan Balita Berdasarkan Cakupan K/S
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

Jumlah Cakupan Target


No Desa Ket
(%) 2017
S K

1 Long Beluah 331 331 100 100

2 Long Sam 108 108 100 100

3 Long Pari 81 81 100 100

4 Mara 1 123 123 100 100

5 Mara Hilir 75 75 100 100

Jumlah 718 718 100 100


Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 2.a.1 jumlah cakupan pemantauan pertumbuhan Balita
berdasarkan cakupan K/S dengan jumlah S yang tertinggi adalah desa Long
Beluah sebanyak 331 jiwa, dan jumlah S yang terendah adalah desa Mara Hilir
sebanyak 75 jiwa, sedangkan jumlah cakupan pemantauan pertumbuhan Balita
berdasarkan cakupan K/S dengan jumlah K yang tertinggi adalah desa Long
Beluah sebanyak 331 jiwa dan jumlah jumlah K yang terendah adalah desa Mara
Hilir sebanyak 75 jiwa.

19
2. Cakupan D/S

Tabel 2.a.2
Jumlah Pemantaun Pertumbuhan Balita Berdasarkan Cakupan D/S
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

Jumlah Cakupan Target


No Desa Ket
(%) 2017
S D

1 Long Beluah 331 249 75 80

2 Long Sam 108 78 72 80

3 Long Pari 81 48 59 80

4 Mara 1 123 113 92 80

5 Mara Hilir 75 55 73 80

Jumlah 718 543 76 80


Sumber : Data Primer, 2017

Berdasarkan Tabel 2.a.2 jumlah cakupan pemantauan pertumbuhan Balita


berdasarkan cakupan D/S dengan jumlah S yang tertinggi adalah desa Long
Beluah sebanyak 331 jiwa, dan jumlah S yang terendah adalah desa Mara Hilir
sebanyak 75 jiwa, sedangkan jumlah cakupan pemantauan pertumbuhan Balita
berdasarkan cakupan D/S dengan jumlah D yang tertinggi adalah desa Long
Beluah sebanyak 249 jiwa dan jumlah jumlah D yang terendah adalah desa Long
Pari sebanyak 48 jiwa.

20
3. Cakupan N/D

Tabel 2.a.3
Jumlah Pemantaun Pertumbuhan Balita Berdasarkan Cakupan N/D
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

Jumlah Cakupan Target


No Desa Ket
(%) 2017
D N

1 Long Beluah 249 222 89 80

2 Long Sam 78 74 95 80

3 Long Pari 48 42 87 80

4 Mara 1 113 110 97 80

5 Mara Hilir 55 51 93 80

Jumlah 543 499 92 80

Sumber : Data Primer, 2017


Berdasarkan Tabel 2.a.3 jumlah cakupan pemantauan pertemuan Balita
berdasarkan cakupan N/D dengan jumlah N yang tertinggi adalah desa Long
Beluah sebanyak 222 jiwa, dan jumlah N yang terendah adalah desa Long Pari
sebanyak 42 jiwa.

21
b. Pemantauan Balita BGM ( Bawah Garis Merah )
Tabel 2.b
Jumlah Pemantauan Balita BGM Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

Jumlah Gizi
BGM/Gizi
No Desa Buruk BGM/D
Buruk
D BGM (BB/U)

1 Long Beluah 249 9 0 0 3,6

2 Long Sam 78 1 0 0 1,3

3 Long Pari 48 3 0 0 6,2

4 113 2 0 0 1,8
Mara 1

5 55 0 0 0 0
Mara Hilir

Jumlah 543 15 0 0 2,8

Sumber : Data Primer, 2017X


Berdasarkan Tabel 2.b. jumlah pemantauan Balita BGM dengan jumlah D
yang tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 249 jiwa, dan jumlah D yang
terendah adalah desa Long Pari sebanyak 48 jiwa, sedangkan jumlah pemantauan
dengan BGM/D jumlah yang tertinggi adalah desa Long Beluah dengan
Persentase 3,6 % sedangkan jumlah yang terendah adalah desa Mara Hilir dengan
persentase 0 %.

22
c. Cakupan Pemberian Vitamin A
Tabel 2.c
Jumlah Cakupan Pemberian Vitamin A
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Jumlah Diberi Vit.
Sasaran Sasaran Jumlah Diberi Vit. A
A
No Desa (Bayi) (Balita) Bayi (6-11 Bulan) Balita (12- 59 Bulan)
Februari Agustus Februari Agustus
L P L P L P L P L P L P
Long
1 20 19 136 128 17 9 7 9 144 116 132 113
Beluah
Long
2 6 7 47 43 5 1 3 2 28 34 31 28
Sam
Long
3 3 2 19 19 4 1 1 2 18 27 16 21
Pari
4 Mara 1 10 9 65 61 10 5 5 3 39 48 43 43
Mara
5 5 5 31 30 3 4 2 2 22 17 27 22
Hilir
Jml 44 41 298 281 39 20 17 18 251 242 249 227
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 2.c jumlah cakupan pemberian Vitamin A pada
Bayi dibulan Februari yang tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 17
Laki-laki Dan 7 Perempaun, dan jumlah pemberian Vitamin A pada Bayi
dibulan Februari yang terendah adalah desa Long Sam sebanyak 5 laki-laki
dan 1 Perempuan, Sedangkan Jumlah pemberian Vitamin A pada Bayi
dibulan Agustus yang tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 7 laki-laki
dan 9 perempuan, dan jumlah pemberian Vitamin A pada Bayi dibulan
Agustus yang terendah adalah desa Long Pari sebanyak 1 laki –laki dan 2
perempuan.

23
Adapun Jumlah cakupan pemberian Vitamin A pada Balita dibulan
Februari yang tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 144 Laki-laki dan
116 perempuan, dan jumlah pemberian Vitamin A pada Balita dibulan
Februari yang terendah adalah desa Mara Hilir sebanyak 22 laki-laki dan 17
perempuan, Sedangkan Jumlah pemberian Vitamin A pada Balita dibulan
Agustus yang tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 132 Laki-laki dan
113 perempuan, dan jumlah pemberian Vitamin A pada Balita dibulan
Agustus yang terendah adalah desa Long Pari sebanyak 16 Laki-laki dan 21
perempuan.

d. Cakupan ASI Ekslusif

Tabel 2.d
Jumlah Cakupan ASI Ekslusif
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Bayi dengan ASI
Yang
Sasaran Ekslusif
No Desa Terpantau
Ya Tidak
L P L P L P L P
1 Long Beluah 34 32 34 32 19 15 15 17
2 Long Sam 11 11 11 11 2 14 9 7
3 Long Pari 16 15 16 15 1 2 15 13
4 Mara 1 8 7 8 7 4 6 4 1
5 Mara Hilir 5 4 5 4 2 3 3 1
Jumlah 74 69 74 69 28 40 46 39
Sumber : Data Primer, 2017

24
Berdasarkan Tabel 2.d jumlah cakupan Bayi dengan ASI Ekslusif yang
tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 19 Laki-laki dan 15 perempuan
dan yang terendah adalah desa Long Pari sebanyak 1 laki –laki dan 2
perempuan. Sedangkan jumlah Bayi yang tidak ASI Ekslusif yang tertinggi
adalah desa Long Beluah sebanyak 15 laki-laki dan 17 Perempaun dan yang
terendah adalah desa Mara Hilir sebanyak 3 Laki-laki dan 1 perempuan.

3. Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular


a. Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit TB Paru
Tabel. 3.a
Jumlah Kasus dan Kematian Penyakit TB Paru
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

2015 2016 2017


No Desa
Kasus Kematian Kasus Kematian Kasus Kematian
L P L P L P L P L P L P
Long
1 3 2 0 0 7 2 0 0 6 5 1 1
Beluah
Long
2 1 0 0 0 2 0 0 1 1 1 0 0
Sam
Long
3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pari
4 Mara 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0
Mara
5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Hilir
Jumlah 4 2 0 0 10 2 0 0 8 6 1 1
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 3. a jumlah Kasus penyakit TB Paru yang tertinggi
adalah desa Long Beluah pada tahun 2017 sebanyak 6 laki-laki dan 5
perempuan dan yang terendah adalah 4 desa yaitu Long Sam, Long Pari, Mara
1, Mara Hilir pada tahun 2017 sebanyak 0 jiwa. Adapun jumlah Kematian
Penyakit TB Paru yang tertinggi adalah desa Long Beluah pada tahun 2017
sebanyak 1 laki-laki da 1 perempaun dan yang terendah 4 desa yaitu Long
Sam, Long Pari, Mara 1, Mara Hilir pada tahun 2017 sebanyak 0 jiwa

25
b. Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Malaria
Tabel. 3.b
Jumlah Kasus dan Kematian Penyakit Malaria
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

2015 2016 2017


No Desa
Kasus Kematian Kasus Kematian Kasus Kematian
L P L P L P L P L P L P
Long
1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0
Beluah
2 Long Sam 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 Long Pari 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Mara 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Mara
5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Hilir
Jumlah 2 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 3. b jumlah Kasus penyakit Malaria tahun 2015
sebanyak 2 kasus sedangkan pada tahun 2017 hanya terjadi 1 kasus.

26
c. Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Diare
Tabel. 3.c
Jumlah Penderita Penyakit Diare
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
2015 2016 2017
<5 ≥5 <5 ≥5 <5 ≥5
No Desa
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
L P L P L P L P L P L P
Long
1 37 58 44 35 40 27 45 60 25 28 55 50
Beluah
Long
2 3 9 12 27 3 7 18 10 3 8 10 7
Sam
Long
3 7 4 13 14 5 4 13 14 5 7 33 31
Pari
4 Mara 1 3 6 13 12 4 8 12 15 13 9 10 25
Mara
5 20 7 22 22 13 14 28 32 4 1 8 4
Hilir
Jumlah 70 84 104 110 65 60 116 131 50 53 116 117
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 3. c jumlah Kasus penyakit Diare yang tertinggi adalah
pada tahun 2016 sebanyak 65 orang laki-laki dan 60 orang perempuan pada umur
di bawah 5 tahun dan 116 orang Laki-laki dan 131 perempuan diatas umur 5
tahun. Sedangkan jumlah kasus penyakit diare yang terendah adalah tahun 2015
sebnayak 70 orang laki –laki dan 84 orang perempuan dibawah umur 5 tahun, dan
104 orang laki-laki dan 110 orang perempuan diatas umur 5 tahun.

27
d. Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ispa
Tabel. 3.d
Jumlah Kasus dan Kematian Penyakit ISPA
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
2015 2016 2017

No Desa <5 >5 <5 >5 <5 >5


Tahun Tahun
Tahun Tahun Tahun Tahun
L P L P L P L P L P L P
Long
1 475 388 749 684 448 415 858 945 280 283 719 709
Beluah
Long
2 60 69 281 250 38 27 116 176 5 9 60 86
Sam
Long
3 36 37 83 86 64 59 107 95 2 8 39 50
Pari
4 Mara 1 37 50 124 108 39 39 279 169 15 14 58 109
Mara
5 49 25 138 125 51 24 122 152 36 42 105 130
Hilir
Jumlah 657 569 1375 1253 640 564 1482 1537 338 356 981 1084
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 3. d jumlah Kasus penyakit ISPA yang tertinggi adalah
pada tahun 2016 sebanyak 640 orang laki-laki dan 564 orang perempuan dibawah
umur 5 tahun. Sedangkan jumlah kasus penyakit ISPA pada tahun 2016 diatas
umur 5 tahun sebanyak 1482 orang laki-laki dan 1537 orang perempuan.
Adapun jumlah kasus ISPA yang terendah pada tahun 2017 sebanyak 338
orang perempuan dan 356 orang laki-laki di bawah umur 5 tahun. Sedangkan
Jumlah Kasus penyakir ISPA pada tahun 2017 diatas umur 5 tahun sebanyak 981
orang laki-laki dan 1084 orang perempuan.

28
e. Pelayanan Imunisasi
1. Imunisasi HB O -7 Hari
Tabel. 3.e.1
Jumlah Pelayanan Imunisasi HB-O-7 Hari
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Sasaran Pencapaian Ket
No Desa
2015 2016 2017 2015 % 2016 % 2017 %
Long
1 60 60 49 55 92 40 67 72 147
Beluah
Long
2 20 20 20 18 90 18 90 16 80
Sam
Long
3 9 9 10 7 78 12 133 1 10
Pari

4 Mara 1 29 29 26 6 21 14 48,2 12 46,1

Mara
5 14 14 19 12 86 14 100 3 16
Hilir
Jumlah 132 132 124 98 74,2 98 74,2 104 84
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 3. e. 1 Jumlah pencapaian pelayanan imunisasi HB O-
7 Hari yang tertinggi adalah desa Long Beluah pada tahun 2017 sebanyak 72 jiwa
dan yang terendah adalah desa Long Pari pada tahun 2017 sebanyak 1 jiwa.

29
2. Imunisasi BCG
Tabel. 3.e.2
Jumlah Pelayanan Imunisasi BCG
Puskesmas Long Beluah
2017
Sasaran Pencapaian Ket
No Desa
2015 2016 2017 2015 % 2016 % 2017 %
Long
1 60 60 49 68 113 47 78,3 63 128
Beluah
Long
2 20 20 20 18 90 14 70 14 70
Sam
Long
3 9 9 10 7 78 11 122 5 50
Pari
4 Mara 1 29 29 26 17 59 20 69 20 77
Mara
5 14 14 19 15 107 17 121 10 53
Hilir
Jumlah 132 132 124 125 95 109 82,5 112 90,3
Sumber : Data Primer, 2017

Berdasarkan Tabel 3. e. 2 Jumlah pencapaian pelayanan imunisasi BCG


yang tertinggi adalah desa Long Beluah pada tahun 2015 sebanyak 68 jiwa dan
yang terendah adalah desa Long Pari pada tahun 2017 sebanyak 5 jiwa.

30
3. Imunisasi DPT HB-HIB 3

Tabel. 3.e.3
Jumlah Pelayanan Imunisasi DPT HB-HIB 3
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Sasaran Pencapaian Ket
No Desa
2015 2016 2017 2015 % 2016 % 2017 %

Long
1 60 60 49 67 112 44 73,3 52 106
Beluah
Long
2 20 20 20 18 90 22 110 14 70
Sam
Long
3 9 9 10 7 78 10 111 6 60
Pari
4 Mara 1 29 29 26 17 59 20 69 20 77
Mara
5 14 14 19 12 86 15 107 13 68,4
Hilir
Jumlah 132 132 124 121 92 111 84 105 85
Sumber : Data Primer, 2017

Berdasarkan Tabel 3. e. 3 Jumlah pencapaian pelayanan imunisasi DPT


HB-HIB 3 yang tertinggi adalah desa Long Beluah pada tahun 2015 sebanyak 67
jiwa dan yang terendah adalah desa Long Pari pada tahun 2017 sebanyak 6 jiwa

31
4. Imunisasi Polio
Tabel. 3.e.4
Jumlah Pelayanan Imunisasi Polio
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

Sasaran Pencapaian Ket


No Desa
2015 2016 2017 2015 % 2016 % 2017 %
Long
1 60 60 49 67 112 44 73,3 52 106
Beluah
Long
2 20 20 20 18 90 24 120 14 70
Sam
Long
3 9 9 10 7 78 9 100 6 60
Pari
4 Mara 1 29 29 26 17 59 22 76 20 77
Mara
5 14 14 19 12 86 15 107 13 68,4
Hilir
Jumlah 132 132 124 121 92 114 86,3 105 85
Sumber : Data Primer, 2017

Berdasarkan Tabel 3. e. 4 Jumlah pencapaian pelayanan imunisasi Polio


yang tertinggi adalah desa Long Belah pada tahun 2015 sebanyak 67 jiwa dan
yang terendah adalah desa Long Pari pada tahun 2017 sebanyak 6 jiwa.

32
5. Imunisasi Campak

Tabel. 3.e.5
Jumlah Pelayanan Imunisasi Campak
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

Sasaran Pencapaian Ket


No Desa
2015 2016 2017 2015 % 2016 % 2017 %
Long
1 60 60 49 73 122 61 102 48 98
Beluah
Long
2 20 20 20 17 85 25 125 20 100
Sam
Long
3 9 9 10 6 67 17 189 10 100
Pari
4 Mara 1 29 29 26 27 93,1 18 62 26 100
Mara
5 14 14 19 9 64,2 20 143 19 100
Hilir
Jumlah 132 132 124 132 100 141 107 123 99,1
Sumber : Data Primer, 2017

Berdasarkan Tabel 3. e. 5 Jumlah pencapaian pelayanan imunisasi Campak


yang tertinggi adalah desa Long Beluah pada tahun 2015 sebanyak 73 jiwa dan
yang terendah adalah desa Long Pari pada tahun 2015 sebanyak 6 jiwa.

33
4. Upaya Pengobatan
a. Pengobatan Dan Pelayanan Kesehatan
1. Kunjungan Rawat Jalan
a) Kunjugan Rawat Jalan Umum
Tabel. 4.a.1.a
Jumlah Kunjungan Rawat Jalan Umum
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Kunjugan Rawat Jalan Umum
No Bulan Pencegahan Gigi Mulut Pengobatan Jumla
L P L P L P h

1 Januari 255 256 27 35 579 668 1758


2 Februari 61 87 32 30 353 614 1115
3 Maret 315 317 15 23 456 606 1694
4 April 59 69 13 20 538 598 1264
5 Mei 60 64 2 12 344 372 840
6 Juni 51 57 3 5 317 469 894
7 Juli 34 52 3 6 317 489 892
8 Agustus 20 48 9 23 461 628 1157
9 September 77 98 6 9 479 561 1215
10 Oktober 80 83 12 7 584 722 1469
11 November 76 74 10 16 430 531 1111
12 Desember 303 349 5 12 379 445 1476
Jumlah 523
1391 1554 137 198 6703 14885
7
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 4.a.1.a Jumlah Kunjungan Rawat Jalan yang
tertinggi adalah bulan Januari sebanyak 1.758 jiwa dan yang terendah
adalah bulan Mei sebanyak 840 jiwa.

34
b) Kunjungan Rawat Jalan Status Bayar
Tabel. 4.a.1.b
Jumlah Kunjungan Rawat Jalan Status Bayar
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Status Kunjungan

Jam
No Bulan Lain-
Mandiri Bayar Akses Kesma
lain
s

1 Januari 177 631 39 315 812

2 Februari 170 297 34 140 468

3 Maret 197 312 39 265 881

4 April 190 375 37 334 313

5 Mei 172 298 46 231 660

6 Juni 156 243 25 310 176

7 Juli 156 270 25 280 179

8 Agustus 147 386 24 356 209

9 September 120 379 41 343 370

10 Oktober 103 408 51 563 336

11 November 76 349 24 426 251

12 Desember 106 297 39 230 724

Jumlah 1770 4245 424 3793 5379


Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 4.a.1.b Jumlah Kunjungan Rawat Jalan Status
Bayar yang tertinggi adalah bulan Maret sebanyak 881 jiwa dan yang
terendah adalah bulan Juni sebanyak 176 jiwa.

35
c) Sepuluh (10) Besar Penyakit Rawat Jalan
Tabel. 4.a.1.c
Jumlah 10 Besar Penyakit Rawat Jalan
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Jumlah
No Kode Penyakit Jenis Penyakit
Penderita

1 Common Cold
J00 1818

2 J11 Influenza 1682

3 Hipertensi Esensial
I10 1194

5 Dyspepsia
K30 984

3 Ispa Akut
J22 968

6 Osteo Atritis
M10.9 802

9 Sakit Kepala
R51 793

7 Myalgia
M79.1 783
Febris Tanpa Sebab yang
R50 775
8 Jelas

10 Dermatitis Atopic
L20 475

Jumlah 10274
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 4.a.1.c Jumlah Penyakit Rawat Jalan yang
tertinggi adalah penyakit Common Cold sebanyak 1818 jiwa dan yang
terendah adalah penyakit Dermatitis Atopic sebanyak 472 jiwa.

36
2. Kunjungan Rawat Inap
a. Jumlah Kunjungan Rawat Inap

Tabel. 4.a.2.a
Jumlah Kunjungan Rawat Inap Berdasarkan Jenis Kelamin
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Kunjungan Rawat Inap
No Desa
Laki-Laki Perempuan

1 Long Beluah 70 114

2 Long Sam 5 10

3 Long Pari 0 0

4 Mara 1 0 0

5 Mara Hilir 0 0

Jumlah 75 124

Sumber : Data Primer, 2017


Berdasarkan Tabel 4.a.2.a Jumlah Kunjungan Rawat Inap dari lima
desa adalah 75 orang orang laki-laki dan 124 orang perempuan.

37
b. Lima (5) Besar Penyakit Rawat Inap
Tabel. 4.a.1.b
Jumlah 5 (Lima) Besar Penyakit Rawat Inap
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Jumlah
No Kode Penyakit Jenis Penyakit
Penderita

1 I10 Hipertensi 32

2 K30 Dispepsia 26

3 J45 Asma 13

4 A09 Gastrodntritis 9

5 E11 Diabetes Melitus 1

Jumlah 81

Sumber : Data Primer, 2017


Berdasarkan Tabel 4.a.1.b Jumlah Penyakit Rawat Inap yang
tertinggi adalah penyakit Hipertensi sebanyak 32 jiwa dan yang terendah
adalah penyakit Diabetes Melitus sebanyak 1 jiwa.

38
5. Promosi Kesehatan
a. Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
1) Rumah Tangga Ber PHBS

Tabel. 5.a.1
Jumlah Rumah Tangga Ber-PHBS
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017

No Desa Jumlah KK Target Pencapaian

1 Long Beluah 780 780 175

2 Long Sam 183 183 46

3 Long Pari 97 97 33

4 Mara 1 351 351 69

5 Mara Hilir 134 134 43

Jumlah 1545 1545 366


Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 5.a..1 Jumlah Rumah Tangga Ber –PHBS tertinggi
adalah desa Long Beluah sebanyak 175 jiwa dan Jumlah Rumah Tangga Ber-
PHBS yang terendah adalah desa Long Pari sebanyak 33 jiwa.

39
2) Sekolah Dasar Ber-PHBS
Tabel. 5.a.2
Jumlah Sekolah Dasar Ber-PHBS
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Jumlah
No Desa Sekolah Target Pencapaian
1 Long Beluah 2 2 2
2 Long Sam 1 1 0
3 Long Pari 1 1 1
4 Mara 1 2 2 1

5 Mara Hilir 1 1 1
Jumlah 7 7 5
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 5.a..1 Jumlah Sekolah Dasar Ber –PHBS tertinggi
adalah desa Long Beluah sebanyak 2 Sekolah dan Jumlah Sekolah Dasar Ber-
PHBS yang terendah mencakup 4 desa yakni Long sam, Long Pari, Mara 1, Dan
Mara Hilir dengan 0 pencapain.

b. Perkembangan UKBM di Puskesmas Long Beluah


Tabel. 5.b
Jumlah Perkembangan UKBM
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Jumlah Posyandu
No Desa Total
Aktif Tidak Aktif
1 Long Beluah 3 0 3
2 Long Sam 2 0 2
3 Long Pari 1 0 1
4 Mara 1 2 0 2
5 Mara Hilir 1 0 1
Jumlah 9 0 9
Sumber : Data Primer, 2017

40
Berdasarkan Tabel 5.b Jumlah UKBM aktif yang tertinggi adalah desa
Long Beluah sebanyak 3 UKBM dan Jumlah UKBM aktif yang terendah
adalah desa Long Pari Dan Desa Mara Hilir Masing-masing sebanyak 1
UKBM.

6. Kesehatan Lingkungan
1) Sarana Kesehatan Lingkungan
a) Kepemilikan Jamban Sehat
Tabel. 6.1.a
Jumlah Kepemilikan Jamban Sehat
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
MS TMS Tidak
Jumlah
No Desa Ada Ada
Rumah Jamban Jmlh % Jmlh % Jamban

Long
671 602 578 96 24 3,99 69
1 Beluah
Long
198 189 164 87 25 13,23 9
2 Sam

122 108 85 79 23 21,30 14


3 Long Pari

337 290 267 92 23 6,83 47


4 Mara 1
Mara
178 161 123 76 38 23,60 17
5 Hilir

Jumlah 1506 1350 1217 90 133 9,85 156

Sumber : Data Primer, 2017

41
Berdasarkan Tabel 6.1.a Jumlah Rumah yang memiliki Jamban
memenuhi Syarat yang tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 578 rumah
dan Jumlah Rumah yang memiliki jamban memenuhi syarat yang terendah adalah
desa Long Pari sebanyak 85 rumah. Sedangkan Jumlah Rumah yang memiliki
Jamban Tidak memenuhi Syarat yang tertinggi adalah desa Mara Hilir sebanyak
38 rumah dan Jumlah Rumah yang memiliki jamban Tidak memenuhi syarat yang
terendah adalah desa Long Pari dan Mara 1 masing-masing Sebanyak 23 rumah

b) Kepemilikian Sarana Air Bersih

Tabel. 6.1.b
Jumlah Kepemilikan Sarana Air Bersih
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
MS TMS Tidak
Jumlah
No Desa Ada Ada
Rumah SAB Jmlh % Jmlh % SAB

Long
671 583 475 81 108 18,52 88
1 Beluah
Long
198 173 108 62 65 37,57 25
2 Sam
Long
122 98 70 71 28 28,57 24
3 Pari

337 283 183 65 100 35,34 54


4 Mara 1
Mara
178 133 75 56 58 43,61 45
5 Hilir

Jumlah 1506 1270 911 72 359 28,27 236

Sumber : Data Primer, 2017

42
Berdasarkan Tabel 6.1.b Jumlah Rumah yang memiliki Sarana Air Bersih
memenuhi Syarat yang tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 475 rumah
dan Jumlah Rumah yang memiliki Sarana Air Bersih memenuhi syarat yang
terendah adalah desa Long Pari sebanyak 70 rumah. Sedangkan Jumlah Rumah
yang memiliki Sarana Air Bersih Tidak memenuhi Syarat yang tertinggi adalah
desa Long Beluah sebanyak 108 rumah dan Jumlah Rumah yang memiliki Sarana
Air Bersih Tidak memenuhi syarat yang terendah adalah desa Long Pari
Sebanyak 28 rumah

2) Pengawasan Tempat Pengelolaan Makanan dan Minuman


Tabel. 6.2
Jumlah Pengawasan Tempat Pengelolaan Makanan Dan Minuman
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Memenuhi
NO Desa Terdaftar % Ket.
Syarat

1 Long Beluah 12 9 75 %

2 Long Sam 1 0 0

3 Long Pari 0 0 0

4 Mara 1 2 2 100 %

5 Mara Hilir 0 0 0

Jumlah 15 11 73,33 %
Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan Tabel 6.1.a Jumlah Rumah yang memiliki TPM memenuhi
Syarat yang tertinggi adalah desa Long Beluah sebanyak 9 rumah dan Jumlah
Rumah yang memiliki TPM memenuhi syarat yang terendah mencakup tiga desa
diantaranya Long Pari, Long Sam, dan Mara Hilir.

43
3) Pemeriksaan Kesehatan Lingkungan Kerja
Tabel. 6.3
Jumlah Pemeriksaan Kesehatan Lingkungan Kerja
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Industri Keci Rumah
Perkantoran
Tangga
NO Desa

TDF DIP MS % TDF DIF MS %

6 6 6 100 2 2 1 50
1 Long Beluah

1 1 1 100 0 0 0 0
2 Long Sam

1 1 0 0 0 0 0 0
3 Long Pari

1 1 1 100 0 0 0 0
4 Mara 1

1 1 1 100 0 0 0 0
5 Mara Hilir

Jumlah 10 10 9 90 2 2 1 50

Sumber : Data Primer, 2017


Berdasarkan Tabel 6.3 Jumlah Pemeriksaan Kesehatan Lingkungan Kerja
bagian perkantoran yang memenuhi Syarat yang tertinggi adalah desa Long
Beluah sebanyak 6 Kantor . Sedangkan Jumlah Pemeriksaan Kesehatan
Lingkungan Kerja bagian Industri Kecil RT yang memenuhi Syarat yang tertinggi
adalah desa Long Beluah sebanyak 2 Kantor.

44
4) Pengawasan Makanan Dan Minuman Berdasarkan Tempat Pengelolaan

Tabel. 6.4
Jumlah Pengawasan Makanan/Minuman
Berdasarkan Tempat Pengelolaan
Puskesmas Long Beluah
Tahun 2017
Sentra
Rumah Makan Damiu Makanan
No Desa Jajanan

TDF MS % TDF MS % TDF MS %

Long
5 4 80 2 2 100 2 1 50
1 Beluah

0 0 0 1 1 100 0 0 0
2 Long Sam

0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 Long Pari

0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Mara 1
Mara
1 0 0 2 2 100 0 0 0
5 Hilir

Jumlah 6 5 66,67 5 5 100 2 1 20

Sumber : Data Primer, 2017

45
Berdasarkan Tabel 6.4 Jumlah pengawasan Makanan dan minuman
berdasarkan tempat pengelolaan yang memenuhi Syarat yang tertinggi adalah desa
Long Beluah sebanyak 4 rumah makan. Sedangkan Jumlah pengawasan Makanan
dan minuman berdasarkan tempat pengelolaan yang memenuhi Syarat yang
terendah mencakup 4 desa diantaranya Long Sam, Long Pari, Mara Hilir, dan
Mara 1.
Adapun Jumlah Jumlah pengawasan Makanan dan minuman berdasarkan
tempat pengelolaan yang memenuhi Syarat yang tertinggi adalah Desa Long
Beluah Sebanyak 1 Sentra Jajanan dan Jumlah pengawasan Makanan dan
minuman berdasarkan tempat pengelolaan yang memenuhi Syarat yang terendah
mencakup 4 desa diantaranya Long Sam, Long Pari, Mara Hilir, dan Mara 1.

46
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Dari penyajian data Profil Kesehatan Puskesmas Long Beluah tahun 2017
memberikan gambaran dan merupakan kesimpulan secara umum. Dari penyajian
data profil ini dapat disimpulkan bahwa Situasi derajat kesehatan adalah tolak
ukur kesejahteraan dan kualitas Sumber Daya Manusia yang menggunakan
indikator kualitas utama seperti angka kematian, kesakitan, kelahiran dan status
gizi.
B. Saran
1. Peran serta petugas kesehatan dalam hal pelayanan kesehatan perlu
ditingkatkan lagi, agar dapat memperoleh hasil yang lebih baik.
2. Pemenuhan sarana dan prasarana penting yang mendukung terlaksananya
kegiatan – kegiatan program yang ada di Puskesmas.
3. Pelaksanaan kegiatan melalui peran serta masyarakat sudah berjalan sesuai
dengan rencana namun dalam pelaksanaanya masih belum mencapai hasil
yang optimal karena dalam pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari
komitmen, aparat Pembina dan keikut sertaan masyarakat itu sendiri.

Long Beluah, 01 Februari 2018


Kepala Puskesmas Long Beluah

Yudi Hariyoko, AMd.Kep


NIP. 19700516 199203 1 008

47
48