Anda di halaman 1dari 12

Peta kesehatan karyawan berdasarkan Hasil MCU Periode Mei

tahun 2017 didapatkan data:

No Status Kesehatan Jumlah


1 Sehat 218 Orang karyawan
2 Sakit 342 Orang karyawan
Jumlah 560 Orang karyawan

Tabel Kategori Angka Kesakitan Karyawan berdasarkan MCU


periode Mei 2017

No Kategori Angka Jumlah


Kesakitan
1 One case 157 Orang karyawan
2 Double case 95 Orang karyawan
3 Triple case 90 Orang karyawan

Keterangan :
One case : adanya diagnosa 1 kasus penyakit
Double case : adanya diagnosa 2 kasus penyakit
Triple case : adanya diagnose 3 kasus penyakit
DAFTAR DIAGNOSA PENYAKIT BERDASARKAN MCU
PERIODE MEI 2017

No Diagnosa penyakit Jumlah


1 Susp. ISK 129
2 Susp. Alergi (eosinofil  ) 114
3 Susp. Fatty Liver (OT/PT ) 100
4 Susp. Radang (leukositosis) 50
5 Obesitas 36
6 Susp. Infeksi kronik (LED ) 27
7 Susp. Hearing Loss 25
8 Susp. TF (carrier thyphoid) 11
9 Gangguan fungsi paru 4
10 Hepatitis B kronik 2
11 Susp. DM 2
12 Anemia 2
Diagram jumlah penyakit berdasarkan MCU Mei 2017
Grafik karyawan dengan penyakit terbanyak
berdasarkan MCU Periode Mei 2017

1. Susp. ISK (infeksi saluran kemih)

Dari hasil diatas didapatkan terdapat banyak


karyawan yang kemungkian menderita infeksi
saluran kencing, hal ini mungkin disebabkan
kurangnya penyediaan station air mineral, jarak
antara wilayah kerja dengan toilet, suhu wilayah
kerja yang tinggi, pola aktivitas duduk maupun
kebiasaan minum karyawan.
Rekomendasi :
 Memperbanyak minum air minimal 2 ltr/hr
 Jangan sering menahan BAK maupun duduk
terlalu lama
 Memperbanyak station air mineral
 Mengurangi bahan makanan maupun
minuman yang mengandung bahan pengawet
 Pengecekan berkala tentang temperature
wilayah kerja dan fungsi exhaust maupun
blower sehingga tidak terjadi dehidrasi
ataupun heat stress
2. Susp. Alergi (Eosinofil meningkat)
Dari hasil diatas didapatkan karyawan yang
kemungkian mempunyai reaksi alergi, hal ini
mungkin disebabkan pemicu faktor allergen di
sekitar lingkungan tempat kerja dan adanya
penurunan daya tahan tubuh
Rekomendasi :
 Hindari faktor allergen spesifik (suhu dingin,
debu, makanan tertentu, obat tertentu)
 Istirahat yang cukup (6-8 jam setiap hari)
 Makan yang teratur dan mengikuti pola
makanan 4 sehat 5 sempurna
 Olahraga teratur (lari, bersepeda maupun
berenang)

3. Susp Fatty Liver (Peningkatan SGOT/SGPT)


Salah satu faktor predisposisi terjadinya fatty
liver adalah peningkatan enzim transaminase
(SGOT maupun SGPT), hal tersebut karena fungsi
liver berkaitan erat dengan metabolisme tubuh dan
sebagai anti toksisitas.
Rekomendasi:
 Kurangi begadang (minimal isitrahat 6-8 setiap
hari)
 Kurangi konsumsi kopi, rokok, maupun jamu
yang meningkatkan kerja liver
 Minum air putih minimal 2 ltr/hr

4. Susp. Radang (Leukositosis)


Peningkatan leukosit di dalam darah
merupakan salah satu tanda adanya infeksi di
dalam darah dan yang menyebabkan salah
satunya adalah radang tenggorokan yang akhirnya
akan menjadi ISPA (infeksi saluran pernapasan
akut). Hal ini disebabkan oleh penurunan daya
tahan tubuh dari karyawan.
Rekomendasi :
 Istirahat yang cukup (6-8 jam setiap hari)
 Makan yang teratur dan mengikuti pola
makanan 4 sehat 5 sempurna
 Olahraga teratur (lari, bersepeda maupun
berenang)
 Segera berobat jika terkena radang
tenggorokan sehingga tidak menjadi ISPA

5. Obesitas
Dari data diatas didapatkan penyakit
terbanyak no 5 adalah obesitas, hal ini mungkin
disebabkan ketidakseimbangan antara output
(aktivitas yang dilakukan) dan input (jumlah kalori
yang dibutuhkan tubuh)
Rekomendasi:
 Hindari makanan berlemak dan berminyak
 Berolahraga secara teratur, dengan
mengadakan program senam pagi seminggu
sekali sebelum memulai pekerjaan
 Mengontrol asupan kalori terutama yang
mengandung karbohidrat (nasi, roti, mie)
 Sosialisasi porsi makanan sesuai dengan
jumlah kalori yang dibutuhkan dan akitivitas
yang dilakukan

6. Susp Infeksi Kronis (peningkatan LED)


Peningkatan LED (Laju Endap Darah)
merupakan tanda adanya infeksi kronis didalam
darah, tetapi hal tersebut juga dipengaruhi oleh
umur seseorang, biasanya normal didapatkan pada
kehamilan.
Rekomendasi:
 Hindari makanan berlemak dan berminyak
 Perbanyak sayuran dan buah-buahan
 Minum air putih minimal 8-12 gelas sehari

7. Susp. Hearing Loss


Dari data didapatkan karyawan dengan suspect
hearing loss pada bagian produksi UHT
Rekomendasi :
 Pengukuran secara berkala intensitas
kebisingan diwilayah kerja
 Penyediaan APD (ear muff maupun ear plug)
yang memadai sesuai dengan jumlah
karyawan tsb
 Sosialisasi penggunaan APD yang baik dan
benar pada karyawan
 Menjaga kebersihan telinga
 Monitoring dan investigasi tentang riwayat
penyakit sebelumnya dibandingkan dengan
hasil MCU sebelumnya

8. Susp. TF (Thyphoid Fever)

Berdasarkan data diatas didapatkan bagian


produksi UHT mempunyai banyak karyawan
dengan hasil widal positif, hal ini mungkin
disebabkan pola makan yang kurang higienis dan
tidak teratur, dan pemakaian alat makan maupun
minuman secara bergantian.
Rekomendasi:
 Istirahat yang cukup (6-8 jam setiap hari)
 Mengadakan survey kantin secara berkala
(pembelian bahan makanan, pengolahan
makanan, pengangkutan makanan, penyajian
makanan)
 Penggunaan gelas bergantian seharusnya
tidak dilakukan karena dapat menularkan
penyakit tersebut

9. Susp. gangguan Faal Paru


Didapatkan dari hasil MCU periode mei 2017
terdapat 4 orang pada bagian SCM (2 orang), SHE-
WWTP (1 orang) dan warehouse (1 orang) yang
diduga menderita penurunan fungsi paru.
Rekomendasi :
 Stop Merokok
 Proteksi diri sendiri dengan penggunaan
masker jika berada pada tingkat polusi udara
tinggi baik asap kendaraan bermotor, asap
rokok, maupun asap polusi udara dari pabrik
 Olahraga teratur untuk meningkatkan
kapasitas paru (lari, bersepeda, berenang)

10. Hepatitis B Kronik


Didapatkan dari hasil MCU periode mei 2017
terdapat 2 orang pada bagian project management
dan warehouse yang menderita Hepatitis B kronik.
Rekomendasi :
 Pemeriksaan penunjang Anti Hbc dan Hbe Ag
bagi karyawan positif HbsAg
 Pemberian imunisasi/ vaksin bagi yang negatif
HbsAg
 Hindari adanya luka terbuka
 Untuk penanganan selanjutnya disarankan
untuk berkonsultasi ke dokter spesialis
penyakit dalam

11. Susp. DM
Didapatkan dari hasil MCU periode mei 2017
terdapat 2 orang pada bagian SCM dan warehouse
yang diduga menderita DM.
Rekomendasi :
 Pemeriksaan penunjang GDP (gula darah
puasa) dan GD2jpp (gula darah 2 jam setelah
makan)
 Kurangi makanan dan minuman manis
 Perbanyak minum air putih
 Bila perlu konsultasi ke dokter spesialis
penyakit dalam

12. Susp. Anemia


Didapatkan dari hasil MCU periode mei 2017
terdapat 2 orang pada bagian SCI dan HRGA yang
diduga terdapat anemia (penurunan hemoglobin)
Rekomendasi :
 Perbanyak minum air putih dan makan teratur
 Bila perlu konsumsi suplemen penambah zat
darah
 Cek Hb ulang

Pada hasil MCU periode Mei 2017 didapatkan 2


orang (SCM, R&D) dengan hasil amphetamine yang
positif ditemukan diurine, yang kemungkinan hasil
false positif sehingga diperlukan tindak lanjut
untuk memonitor hasil tersebut.
Sudah dilakukan pemeriksaan ulang tentang
NAPZA sebagai pembanding hasil sebelumnya
yang meliputi :
 Morphine
 Metamphetamine
 Cannabinoid
 Benzodiazepine
 Amphetamine
Dari hasil pemeriksaan ulang tersebut didapatkan
hasil negative semua golongan NAPZA diatas.