Anda di halaman 1dari 4

LBM 2

Mudah Suka Mudah Duka

Step 1

1. Mood
Suatu emosi yang dipertahankan dan dialami secara subjektif dinyatakan oleh pasien dan dilihat
orang lain
2. Afektif
Ekspresi tentang emosi atau mimic muka dan dapat terlihat oleh orang lain
3. Depresi
Gejala gangguan suasana yang meliputi hilag nya suasana kendali perasaan, suasana hati dan
pengalaman subjektif dengan adanya penderitaan

Step 2

1. Perubahan apa saja yang terjadi pada gangguan mood dan afektif?
2. Apa saja macam-macam gangguan suasana perasaan?
3. Bagaimana patofisiologi gangguan mood?
4. Apa penyebab dari gangguan mood dan afektif?
5. Apa definisi gangguan dari mood dan afek serta macam-macamnya?
6. Apa saja manifestasi klinis dari depresi?
7. Apa saja kriteria diagnosis dari scenario?
8. Keadaan apa saja yang membuat penurunan GAF?
9. Apa saja pemeriksaan labiratorium untuk menunjang diagnosis?
10. Bagaimana pertahanan jiwa dan macam-macamnya?
11. Apa saja tatalaksana dari scenario?
12. Apa diagnosis dan bagaimana cara penulisan diagnosis multiaksial?

Step 3

1. Apa definisi gangguan dari mood dan afek serta macam-macamnya?


Keadaan afek yang meninggi atau hipertemia ada : Euphoria berlebihan
- Elasi
- Exaltasi
- Extasi

Keadaan afek yang merendah merupakan

- depresi yang membuat yang mendalam


- duka cita

keadaan afek lain

- distimia
- poikilotemia
- gangguan mood : perubahan suasana
macam-macam:
- depresi melatonik : berpikir, tingkahlaku lambat dan negativism, berat, sepanjang waktu

- vegetatitif : sering haus, obstipasi, tremor gejala psikis sedikit

- psikogenik : trauma hilang depresi hilang

- depresi involusi

- depresi musiman

- depresi pos partum dalam jangka waktu 1 bulan jika ringan baby blues jika berat post parum
mayor depression

gangguan mood mayor berdasarkan ada tidaknya manik:


- gangguan bipolar 1 : terdapat manik dan depresi. Syarat perasaan abnormal 1 minggu gejala
maniak jelas
- gangguan bipolar 2 : terdapat hipomania dan depresi mayor, sindrom depresi terlihat nyata
- gangguan depresi mayor : tidak ada manik bias tunggal atau berulang, jarak min 2 bulan.
Bias kronis jika min 2 tahun
gangguan mood spesifik gejalanya ada depresi minor dan manik:
- distimik hanya depresi min 2 tahun dapat menjadi krooni, bersifat non bipolar dan
nonpsikotik
- siklotomik : terdapat depresi dan hipomanik baru muncul
gangguan kondisi medis
gangguan mood karena depresi dikarenan adanya stressor
unipolar / depresi berat hanya ada episode depresi atau manik
2. Perubahan apa saja yang terjadi pada gangguan mood dan afektif?
- Gejala fisik karena pola tidur karena sedikit jumlah tidur yang sedkit, Perasaan yang bersalah
- Penurunan nafsu makan, kurang energi
- Gejala social menurunkan tingkat aktivitas, perilaku yang klasik, menurunnya efisiensi kerja,
adanya perasan ilusi dan halusinasi
- Gejala psikis karena terjadi hilangya percaya diri, sensitive, merasa orang lain paling sukses
- Perubahan peasaan kurangnya ketertarikan dengan lawan jenis, sedih, manangis
- Perubahan kebiasaan menjauhkan lingkuan social, menunda pekerjaan, peningkatan alcohol
dan napza

3. Apa penyebab dari gangguan mood dan afektif? Keadaan apa saja yang membuat penurunan
GAF?

- Factor biologis
Contoh aminbiogenik, neurotransmitter, noreepinefrin, serotonin jika terjadi penurunan 
depresi, dopamine turun depresi, dopamine naik manik
- Factor genetik
Diturunkan dari orang tua, kembar
- Factor psiko social
Mekanisme umpan balik yang cepat dikarenakan kortisol
- Faktor campuran
Factor biologi dengan psikosoal ekspresi gen

4. Bagaimana patofisiologi gangguan mood?


Presinap = Tritofan  5 hidroksil triptofn 5 hidroksil tritomin 5ht serotoninmetabolisme
Nmj = serotonin (reuptake, degradasi, ditangkap reseptor) jika ditangkap reseptor 
Postsinap
Obat :
MAOI menghambat metabolism 5 ht serotonin
Heterosiklik dan trisiklik mengeblok reuptake serotonin
Ssri serotonin
SNRI seronin dan NE
Serotonin 5ht 2 reseptor
Stress  system limbic dan korteks cerebri hipotalamus crh pituitary anterior
acthkelnjar adrenalkortisol (system imun, sulit tidur,nafsu makan, fungsi ginjal) umpan
balik positif atau negative
Jika crh naik hippocampus
Jika serotonin turun  melatonin turun  kurag tidur
Asam amino dapat diberikan kepada orang yang stres
Turun : Ne, dopamine, serotonin  depresi
Naik : kortisol  depresi ?
Pada kedaan depresi maka akan dipengaruhi jumlah serotonin
5. Apa saja manifestasi klinis dari depresi serta derajatnya?

- Konsentrasi perhatian kurang


- gangguan tidur
- Kepercayaan diri berkurng
- Sellau menyahkan diri snediri
- Pandangan masa depan kurang
- Nafsu makan kurangatau meningkat
- Ingin bunuh diri
Gejala utama :
- Perasaan depresif
- Hilangnya minat dan semangat
- Mudah elah dan tenaga hilang
Gejala lain
- Konsentrasu dan perhatian berkurang
Klasifikasi:
- Depresi Ringan
Gejala utama 2
Gejala lain 2
Fungsi baik
- Depresi Sedang
Gejala utama 2
Gejala lain 3-4
Fungsi terganggu Nampak distress
- Depresi Berat
Gejala utama 3
Gejala lain lebih dari 4
Fungsi sangat terganggu

6. Apa saja kriteria diagnosis bipolar?


- Gangguan bipolar hipomania : dibawah manik diatas normal
- Gangguan bipolar mania dengan psikotik
- Ganggaun bipolar tanpa psikotik
- Ganggaun bipolar manik
- Ganggaun biapolar denga depress dengan derajat ringan sedang
- Gangguan bipolar dengan dprei derajat berat tanpa psikotik
- Gangguan bipolar dengan depresi berat dengan psikotik
- Gangguan bipolar campuran

Bipolar 1 dengan manik dan depresi


Bipolar 2 1 episod manik dan 1 depresi
Siklotimik beberapa episode manik dan depresi
7. Apa diagnosis dan bagaimana cara penulisan diagnosis multiaksial?
Diagnosis
Aksis 1 F31.4 gangguan afektif bipolar, episode kini depresif berat tanpa gejala psikotik
Aksis 2 F60.3 gangguan kepribadian emosional tak stabil

8. Apa saja pemeriksaan labiratorium untuk menunjang diagnosis?


9. Bagaimana pertahanan jiwa dan macam-macamnya?
10. Apa saja tatalaksana dari scenario?

Step 4