Anda di halaman 1dari 39

KOMPREHENSIF

Teknik Reservoir
Muhammad Bhakti Setiawan
103210440

Diktat ini disusun untuk mengikuti ujian komprehensif Teknik Reservoir, berisi tentang kumpulan soal-
soal Teknik Reservoir, yang diambil dari beberapa referensi buku-buku Reservoir dan diktat untuk Teknik
Reservoir

Universitas Islam Riau


2014
Daftar Isi

1. Jenis jenis reservoir ................................................................................................................................... 3


2. Batuan reservoir ........................................................................................................................................ 8
3. Fluida reservoir ....................................................................................................................................... 12
4. PVT ......................................................................................................................................................... 14
5. Metode perhitungan dan perkiraan cadangan ........................................................................................ 15
6. Persamaan aliran di reservoir .................................................................................................................. 19
7. Well testing ............................................................................................................................................. 21
8. Water influx ............................................................................................................................................ 27
9. Water coning & gas coning..................................................................................................................... 27
10. Pendesakan linear tak tercampur........................................................................................................... 29
11. Enhanced oil recovery........................................................................................................................... 30
12. Logging dan penilaian formasi ............................................................................................................. 32
13. Simulasi reservoir ................................................................................................................................. 36

Komprehensif Teknik Teservoir | 1. Jenis jenis reservoir 1


Daftar Gambar
Gambar 1 Diagram fasa black oil .................................................................................................................. 3
Gambar 2 Diagram fasa volatile .................................................................................................................... 4
Gambar 3 Diagram fasa reetrograde kondensate ........................................................................................ 4
Gambar 4 Diagram fasa Wet gas .................................................................................................................. 5
Gambar 5 Diagram fasa Dry gas .................................................................................................................... 5
Gambar 6 grafik Pc Vs Sw............................................................................................................................ 10
Gambar 7 grafik Kro Vs Sw untuk water wet .............................................................................................. 11
Gambar 8 grafik Bo Vs P.............................................................................................................................. 13
Gambar 9 Grafik Rs Vs P.............................................................................................................................. 13
Gambar 10 Decline curve ............................................................................................................................ 18
Gambar 11 persamaan aliran di media berpori dalam satuan darcy ........................................................... 19
Gambar 12 persamaan aliran di media berpori dengan satuan lapangan .................................................... 20

Komprehensif Teknik Teservoir | 1. Jenis jenis reservoir 2


Teknik reservoir

1. Jenis jenis reservoir


1. Pengertian Reservoir
Jawab : reservoir adalah tempat terakumulasinya migas yang berupa bentukan (formasi)
batuan batupasir atau karbonat yang bersifat porous yang dapat mengandung migas dan
permeable yang dapat mengalirkan migas tersebut.

2. Jenis – Jenis Reservoir berdasarkan fasa fluidanya


Jawab:
 Black oil: fluda reservoir yang temperatur reservoirnya lebih rendah dari temperature
kritik minyak (berada dalam fasa cair/undersaturated). Disebut juga low shrinkage oil
(tidak mudah menyusut)

Gambar 1 Diagram fasa black oil

 Volatile oil: Fluida reservoir dimana temperature reservoirnya sedikit lebih rendah
dari temperatur kritiknya. Sedikit penurunan tekanan menyebabkan peningkatan fasa
gas yg cukup besar (mudah menyusut) maka disebut juga high shrinkage oil.

Komprehensif Teknik Teservoir | 1. Jenis jenis reservoir 3


Gambar 2 Diagram fasa volatile

 Retrograde gas : pada kondisi awal reservoir fluida berbentuk fasa gas, dengan
seiring penurunan tekanan reservoir maka gas akan mengalami pengembunan dan
terbentuklah cairan direservoir.

Gambar 3 Diagram fasa reetrograde kondensate

 Wet gas : hidrokarbon yang bila temperaturnya diturunkan akan menghasilkan


cairan.

Komprehensif Teknik Teservoir | 1. Jenis jenis reservoir 4


Gambar 4 Diagram fasa Wet gas

 Dry gas: kondisi hidrokarbon bila tekanan dan temperaturnya menurun, tidak akan
terbentuk cairan.

Gambar 5 Diagram fasa Dry gas

3. Jenis – Jenis Reservoir berdasarkan perangkap reservoir


Jawab :
 Perangkap struktur
 Perangkap statigrafi
 Perangkap kombinasi
4. Jenis – Jenis Reservoir berdasarkan mekansme pendorongnya
Jawab :
 Water drive reservoir

Komprehensif Teknik Teservoir | 1. Jenis jenis reservoir 5


 Gas cap reservoir

 Solution gas drive reservoir

Komprehensif Teknik Teservoir | 1. Jenis jenis reservoir 6


 Segregration reservoir

 Combination reservoir

Komprehensif Teknik Teservoir | 1. Jenis jenis reservoir 7


2. Batuan reservoir
5. Sebutkan karakteristik batuan reservoir?
Jawab:
 Porositas
 Permeabilitas
 Wettabilitas
 Tekanan kapiler
 Saturasi fluida
 Kompressibilitas
6. Jelaskan definisi porositas, klasifikasi porositas dan cara menentukan porositas?
Jawab:
Porositas didefinisikan sebagai perbandingan antara volume pori batuan dengan
volume total batuan

Klasifikasi porositas
 Porosita absolut, adalah perbandingan antara volume pori total dengan
volume batuan total

Komprehensif Teknik Teservoir | 2. Batuan reservoir 8


 Porositas efektif, yaitu perbandingan antara volume pori yang saling
berhubungan dengan volume batuan total
Cara menentukan porositas
 Secara laboratorium, menggunakan helium porosity meter
 Secara lapangan, menggunakan logging tools (sinic, neutron & density
log)
7. Jelaskan mengenai konsep wetabilitas, dan cara menentukan wettabilitas?
Jawab:
 Wettabilitas adalah kecenderungan batuan untuk dibasahi oleh fluida tertentu, jika
batuan lebih dibasahi oleh air (θ<90) maka di sebut dengan water wet, sedangkan
jika batuan lebih dibasahi oleh oil (θ>90) maka disebut dengan oil wet
 Alat yang digunakan untukmenentukan wettability adalah spontaneous imbibition
8. Jelaskan definisi tekanan kapiler, pengauh tekanan kapiler terhadap kesetimbangan
reservoir dan peralatan yang digunakan untuk menentukan tekanan kapiler?
Jawab
 Tekanan kapiler adalah perbedaan tekanan antara dua buah permukaan yang tidak
tercampur
 Pengaruh tekanan kapiler terhadap kesetimbangan sistim reservoir yaitu untuk;
mengontrol distribusi saturasi pada reservoir dan merupakan mekanisme
pendorong minyak
 Peralatan yang digunakan untuk menentukan tekanan kapiler adalah restored state
cappilarry apparatus
9. Jelaskan hubungan antara tekanan kapiler dengan saturasi
Jawab

Komprehensif Teknik Teservoir | 2. Batuan reservoir 9


Gambar 6 grafik Pc Vs Sw

10. Apa yang dimaksud dengan drainage dan imbibisi?


Jawab
Drainage : Proses pendesakan fluida wetting phase oleh fluida non wetting phase.
Imbibisi : Proses pendesakan fluida non-wetting phase oleh fluida wetting phase.
11. Apakah yang dimaksud dengan hysteresis?
Jawab
Histerysis adalah perbedaan antara letak saturasi water pada imbibisi dan drainage pada
saat tekanan kapiler yang sama.
12. Apa yang dimaksud permeabilitas dan formulasi untuk menentukan permeabilitas?
Jawab
Permeabilitas adalah kemampuan batuan untuk mengalirkan fluida, untuk menentukan
𝑄.𝜇.𝐿
permeabilitas digunakan formulasi hukum darcy 𝑘 = 𝐴.(𝑃1−𝑃2)

13. Jelaskan definisi satu darcy?


Jawab
Suatu media berpori dikatakan mempunyai permeabilitas satu darcy jika satu fasa fluida
dengan viskositas satu centipoise mengisi rongga pori-pori dan mengalir pada laju alir
satu centimeter kubik per detik per satu centimeter kuadrat luas penampang di bawah
tekanan atau gradien hidrolik satu atmosphere per centimeter
Komprehensif Teknik Teservoir | 2. Batuan reservoir 10
14. Jelaskan jenis permeabilitas berdasarkan jumlah fasa yang mengalir?
Jawab
 Permeabilitas absolut, yaitu dimana fluida yang mengalir melalui media berpori
tersebut hanya satu saja, misalnya minyak atau gas saja
 Permeabilitas efektif, yaitu permeabilitas batuan dimana yang mengalir lebih dari
satu fasa
 Permeabilitas relative, adalah perbandingan antara permeabilitas efektif dengan
permeabilitas absolute
15. Gambarkan kurva permeabilitas efektif untuk sistim minyak dan air?
Jawab

Gambar 7 grafik Kro Vs Sw untuk water wet

16. Apa yang dimaksud dengan saturasi bagamana menentukan saturasi?


Jawab
Yaitu perbandingan antara volume pori yang di tempati oleh suatu fluida tertentu dengan
volume pori batuan total. Untuk menentukan saturasi biasanya menggunakan analisa
laboratorium dengan metode retort dan destilasi
17. Apa yang dimaksud dengan kompressibilitas batuan?
Jawab
Yaitu perubahan volume batuan akibat dar perubahan tekanan pada batuan

Komprehensif Teknik Teservoir | 2. Batuan reservoir 11


3. Fluida reservoir
18. Sebutkan sifat fisik fluida reservoir?
Jawab
 Densitas
 Factor volume formasi
 Kelarutan gas dalam minyak
 Viscositas
 Kompressibilitas fluida
19. Apa yang dimaksud dengan densitas?
Jawab
𝑀
Densitas adalah perbandingan antara massa per volume 𝜌 = dimana untuk masing
𝑉

masing fasa memiliki densitas nya sendiri, seperti densitas minyak, densitas gas dan
densitas air
20. Apa yang dimaksud dengan factor volume formasi dan cara menentukannya?
Jawab
 Factor volume formasi adalah perbandingan volume fluida di reservoir dengan
volume fluida di permukaan. Dilambangkan untuk minyak, gas dan air secara
berturut-turut (Bo,Bg dan Bw)
 Cara menentukan Bo dapat digunakan data PVT Test dan menggunakan
persamaan larutan ideal, persamaan standing, persamaan material balance,
korelasi Vasquez Beggs, korelasi Marhoun, korelasi Petrosky farshad
21. Gambarkan grafik antara Bo dan perubahan tekanan?
Jaawab

Komprehensif Teknik Teservoir | 3. Fluida reservoir 12


Gambar 8 grafik Bo Vs P

22. Jelaskan mengenai kelarutan gas dalam minyak (Rs)?


Jawab
Kelarutan gas dalam minyak adalah banyaknya volume gas yang terlarut dalam volume
minyak mentah pada kondisi tekanan dan temeratur reservoir
23. Gambarkan grafik antara Rs Vs tekanan?
Jawab

Gambar 9 Grafik Rs Vs P

24. apakah yang dimaksud dengan kompressibilitas fluida?


Jawab
Yaitu perubahan volume fluida akibat perubahan tekanan

Komprehensif Teknik Teservoir | 3. Fluida reservoir 13


4. PVT
25. gambarkan diagram fasa untuk satu komponen (pure substance)?
jawab

Gambar 10 diagram fasa untuk sistim komponen satu komponen

26. gambarkan diafram fasa untuk sistim dua komponen?


Jawab

Gambar 11 diagram fasa untuk sistim dua komponen

27. gambarkan sistim komponen untuk tiga buah komponen?


Jawab

Komprehensif Teknik Teservoir | 4. PVT 14


Gambar 12 diagram fasa untuk sistim tiga komponen mixture

5. Metode perhitungan dan perkiraan cadangan


28. sebutkan tiga jenis cadangan?
Jawab
 proven reserve
 probable reserve
 possible reserve
29. sebutkan metode-metode untuk menentukan cadangan?
Jawab
 volumetik
 material balance
 decline curve
 simulasi reservoir
30. jelaskan metode perhitungan secara volumetric?
Jawab
Metode volumetric menggunakan konsep perhitungan secara volume
Untuk minyak :
7758 x A x H x ∅ x (1−Sw)
OOIP = STB
Bo

Untuk gas :
43560 x A x H x ∅ x (1−Sw)
OGIP = STB
Bg

Komprehensif Teknik Teservoir | 5. Metode perhitungan dan perkiraan cadangan 15


31. jelaskan metode perhitungan cadangan secara material balance?
Jawab
Metode perhitungan cadangan secara material balance menggunakan konsep
kesetimbangan materi.
Underground withdrawal = ekspansi minyak + solution gas + ekspansi gas pada gas
cap + pengurangan volume (akibat ekspansi connate water dan pengurangan PV) +
water influx

32. jelaskan konsep material balance secara linear menurut havlena dan odeh?
Jawab

dengan

33. jelaskan mengenai konsep drive index menggunakan persamaan material balance?
Jawab
Pada saat produksi, reservoir dapat berada pada satu atau lebih mekanisme pendorongan.
Mekanisme pendorongan tersebut dapat berupa pengembangan gas terlarut (solution gas
drive atau disebut juga depletion drive), pendorongan air (water drive), atau
pengembangan tudung gas (gas cap drive). Jika terdapat lebih dari satu mekanisme

Komprehensif Teknik Teservoir | 5. Metode perhitungan dan perkiraan cadangan 16


pendorongan yang bekerja pada suatu reservoir, maka kontribusi masing-masing
mekanisme pendorongan tersebut pada perolehan minyak dinyatakan oleh suatu angka
yang disebut dengan drive index.
DDI : Depletion drive index
SDI : Segregation (gas cap) index
WDI : Water drive index

Dengan

34. jelaskan metode perhitugan cadangan dengan menggunakan decline curve analysis?
Jawab
Yaitu metode perhitungan cadangan menggunakan penurunan data produksi setelah
selang waktu tertentu.

Komprehensif Teknik Teservoir | 5. Metode perhitungan dan perkiraan cadangan 17


Gambar 13 Decline curve

35. Jelaskan jenis kurva decline analysis?


Jawab
 exponential
 hyperbolic
 harmonic

36. jelaskan metode perhitungan cadangan menggunakan simulasi monte carlo?


Jawab

Komprehensif Teknik Teservoir | 5. Metode perhitungan dan perkiraan cadangan 18


Yaitu perhitungan cadangan dengan menggunakan data yang sangat terbatas, beberapa
karakteristik dilakukan analisa kemungkinan (probabilistic) secara acak untuk mewakili
daerah yang tidak diketahui karakteristiknya.
37. Apa yang dimaksud dengan ultimate recovery?
Jawab
Yaitu jumlah maksimum hidrokarbon yang diperoleh dari reservoir dengan menggunakan
mekanisme pendorongnya

6. Persamaan aliran di reservoir


38. Persamaan aliran untuk media berpori?
Jawab
Persamaan aliran di media berpori dikemukakan pertama kali oleh Hendry darcy

Gambar 14 persamaan aliran di media berpori dalam satuan darcy

Komprehensif Teknik Teservoir | 6. Persamaan aliran di reservoir 19


Gambar 15 persamaan aliran di media berpori dengan satuan lapangan

39. Jelaskan periode aliran di reservoir?


Jawab:
Periode aliran di reservoir di bagi tiga yaitu:
 Transient
 Semi-steady state
 Steady state
40. Apakah yang dimaksud dengan diez shape factor?
Jawab
Yaitu factor koreksi untuk bentuk berbagai jenis geometri reservoir

Komprehensif Teknik Teservoir | 6. Persamaan aliran di reservoir 20


7. Well testing
41. Sebutkan jenis tes pada sumur minyak
Jawab
 Drill stem testing
 Pressure build-up
 Pressure drawdown
 Injectivity test
 Fall-off test
42. Apa yang dimaksud dengan drill stem testing?
Jawab
Yaitu test sumur dengan memasukkan perangkat stem (rangkaian drill string) yang telah
di lengkapi peralatan test sedemikian rupa, test ini di lakukan pada sumur-sumur baru
yang belum mempunyai fasilitas produksi, dari test ini di dapatkan data (tekanan
reservoir, tekanan dasar sumur, permeabilitas batuan, factor skin, boundary dll)

43. Apa yang dimaksud dengan pressure build-up?


Jawab

Komprehensif Teknik Teservoir | 7. Well testing 21


Pressure build-up adalah uji sumur dengan melakukan gangguan tekanan pada sumur
yaitu dengan cara menutup sumur yang telah berproduksi, dari kegiatan ini akan
didapatkan data perubahan tekanan Vs waktu penutupan yang akan di plot untuk
mendapatkan informasi yang ada di sumur yang bermasalah tersebut. Data-data yang
akan di dapatkan yaitu (permeabilitas, factor skin, radius pengurasan, boundary reservoir,
tekanan reservoir, tekanan dasar sumur)

44. Apa yang dimaksud dengan pressure drawdown?


Jawab
Pressure drawdown testing adalah uji sumur dengan melakukan gangguan tekanan
kepada sumur yang tadinya shut-down, yaitu dengan cara menghidupkan ulang sumur
tersebut dengan laju alir yang konstan. Dari kegiatan ini akan didapatkan data perubahan
tekanan terhadap waktu, jika kedua data tersebut di plot maka akan di dapatkan informasi
penting tentang kondisi sumur diantaranya: factor skin, permeabilitas, radius skin,
kehilangan tekanan akibat skin, radius investigasi, boundary, heteroginitas reservoir dll

Komprehensif Teknik Teservoir | 7. Well testing 22


45. Apa yang dimaksud dengan injectivity test?
Jawab
Yaitu test sumur pada sumur injeksi dengan cara mencatat perubahan tekanan terhadap
waktu pada sumur injeksi yang sedang hidup, dari plot antara tekanan terhadap waktu
tersebut akan di dapatkan informasi : factor skin, permeabilitas, radius skin, kehilangan
tekanan akibat skin, radius investigasi, boundary, heteroginitas reservoir dll

Komprehensif Teknik Teservoir | 7. Well testing 23


46. Apa yang dimaksud dengan fall off test?
Jawab
Yaitu test pada sumur injeks dengan cara mematikan (shut down) sumur injeksi, dari
kegiatan ini akan di catat perubahan tekanan terhadap waktu, dari plot antara tekanan
terhadap waktu tersebut akan di dapatkan informasi : factor skin, permeabilitas, radius
skin, kehilangan tekanan akibat skin, radius investigasi, boundary, heteroginitas reservoir
dll

47. Sebutkan jenis test pada sumur gas?


Jawab
 Back pressure test
 Isocronal test
 Modified isicronal test
 Multi rate testing
48. Apa yang dimaksud dengan dengan back pressure test?
Jawab
Yaitu test pada sumur gas dengan cara melakukan tekana balik yang berbeda atau dengan
mengalirkan sumur dengan rate yang berbada-beda tanpa mematikan sumur

Komprehensif Teknik Teservoir | 7. Well testing 24


49. Apa yang dimaksud dengan isocronal test?
Jawab
Yaitu tes sumur gas untuk reservoir dengan permeabilitas rendah, dimana sumur akan
dibuka dengan laju alir yang berbeda tetapi dengan interval waktu yang sam, sedangkan
untuk penutupan sumur dilakukan sampai kondisi menjadi stabil kembali

50. Apa yang dimaksud dengan modified isocronal test?


Jawab
Yaitu modifikasi dari isocronal test, perbedaannya adalah penutupan sumur tanpa
menunggu keadaan reservoir menjadi stabil kembali

Komprehensif Teknik Teservoir | 7. Well testing 25


51. Apakah yang dimaksud dengan wellbore storage?
Jawab
Yaitu effek yang diakibatkan oleh fluida yang sebelumnya mengisi tubing, sehingga
ketika melakukan test sumur effek fluida yang di rasakan pertama bukan lah dari
reservoir melainkan dari tubing tersebut.
52. Jelaskan metode horner?
Jawab
Metode horner adalah metode penyajian grafik antara tekanan dasar sumur dengan waktu

pada skala loggaritmik dngan persamaan time horner

53. Jelaskan metode derivative?


Jawb
Metode derivative adalah metode penyajian kurva tekanan terhadap waktu, metode ini
mengkalkulasi secara langsung perubahan tekanan terhadap waktunya dengan rumus

Dari analisa derivative ini akan di dapatkan kurva yang lebih bisa menjelaskan akhir dari
efek wellbore storage yang sebelumnya sangat sulit d jelaskan menggunakan metode

Komprehensif Teknik Teservoir | 7. Well testing 26


horner. Selain itu metode derivative dapat menjelaskan kondisi yang lebih kompleks di
dalam reservoir.

8. Water influx
54. Apa yang dimaksud dengan water influx
Jawab
Water influx adalah air aquifer/injeksi yang masuk ke dalam reservoir minyak dan
menggantikan posisi yang di tinggalkan minyak akibat proses produksi.
55. Apa manfaat dilakukannya perhitungan water influx?
Jawab
Data perhitungan water influx bisa digunakan untuk perhitungan cadangan seperti
material balance dan simulasi
56. Jelaskan metode-metode yang digunakan untuk menentukan water influx?
Jawab
1) Model material balance
2) Model steady state (schiltuis)
3) Model unsteady state
 Edge water drive model (van everdingen hurst)
 Bottome water drive model
 Unsteady state tanpa superposisi
4) Model pseudo steady state (fetkovich)
5) Model empiric

9. Water coning & gas coning


57. Apa yang dimaksud dengan water coning?
Jawab

Komprehensif Teknik Teservoir | 8. Water influx 27


Water coning adalah peristiwa menerobosnya air aquifer menuju perforasi sumur
produksi,penerobosan ini diakibatkan karena mobilitas air lebih besar di banding dengan
mobilitas minyak sehinngga jika terjadi penurunan tekanan drawdown yang tinggi serta
vertical permeability yang cukup besar maka akan terjadi water coning.

58. Apa akibat jika terjadi water coning pada sebuah sumur?
Jawab
Akibat utama dari terjadinya water coning pada sumur adalah meningkatnya produksi air
secara signifikan sehingga menjadikan produksi minyak menurun, di samping itu jika
terjadi peningkatan produksi air maka di perlukan tambahan fasilitas separasi di surface
facilities.
59. Apa yang dimaksud dengan gas coning?
Jawab
Gas koning adalah peristiwa menerobosnya gas yang berasal dari gas cap masuk menuju
perforasi sumur produksi, penyebabnya sama dengan water coning
60. Apa akibat jika sumur mengalami gas coning?
Jawab
Peningkatan produksi gas tidak selamanya baik karena beberapa artificial lift sangat
resistant terhadap keberadaan gas, di samping itu peningkatan volume gas yang
terproduksikan menyebabkan perlunya penambahan gas plan untuk meng handle gas
yang terproduksikan.
61. Apa yang dimaksud dengan water breakthrough dan time breakthrough?
Komprehensif Teknik Teservoir | 9. Water coning & gas coning 28
Jawab
Water breaktrough adalah kondisi saat air dari akuifer sampai ke perforasi sumur
prooduksi sedangkan time breaktrough adalah waktu yang yang di perlukan air untuk
mencapai ke perforasi sumur jika penurunan tekanan konstan
62. Apa solusi untuk mengatasi water coning?
Jawab
Beberapa opsi dapat digunakan unntuk mencegah terjadinya waterconing atau mengatasi
water coning yaitu:
 Mengurangi laju produksi dengancara menurunkan rate pada pompa
 Menaikkan level perforasi menjauhi garis WOC
 Melakukan cement plugging untuk menghambat aliran air secara vertical
 Menghentikan sementara produksi di lapisan tersebut supaya membuat garis
WOC nya seimbang kembali

10. Pendesakan linear tak tercampur


63. Apa yang dimaksud dengan pendesakan linear tak tercampur?
Yaitu pendesakan dua fasa dimana fluida pendesak berada de belakang front fluida
terdesaknya
64. Jelaskan mengenai konsep pendesakan torak?
Jawab
Konsep pendesakan torak mengatakan bahwa kondisi di belakang front merupakan murni
pendesak dengan saturasi = 1, dan de depan front merupakan fluida terdesak dengan
saturi fluida terdesak = 1
65. Jelaskan mengenai effisiensi pendesakan?
Jawab
Efisiensi pendesakan adalah perbandingan antara volume hidrokarbon yang dapat didesak
dari pori-pori dengan volume hidrokarbon total dalam pori-pori tersebut . Dalam
prakteknya efisiensi pendesakan merupakan fraksi minyak atau gas yang dapat didesak
setelah dilalui oleh front dan zona transisinya.
Soi  Sor
Ed 
Soi

Komprehensif Teknik Teservoir | 10. Pendesakan linear tak tercampur 29


66. Jelaskan mengenai mobilitas rasio minyak?
Jawab
Mobilitas rasio didefinisikan sebagai perbandingan mobilitas minyak dengan mobilitas
fluida pendesak.
w k μ
M w, o   rw x o
o k ro μ w
67. Jelaskan mengenai fraksional flow?
Jawab
fraksi aliran adalah model kuantitatif untuk menghitung besarnya fraksi aliran dari total
fluida yang mengalir pada proses pendesakan air secara linier.

11. Enhanced oil recovery


68. Jelaskan mengenai tahapan perolehan minyak bumi?
Tahapan perolehan minyak bumi di bagi menjadi tiga yaitu:
 Tahap primary
 Tahap secondary
 Tahap tertiary
69. Jelaskan tahap perolehan lanjutan?
Tahap perolehan lanjutan adalah tahap perolehan minyak setelah tahap secondary,
dimana pada tahap ini mulai dlakukan segala jenis upaya untuk menaikkan factor
perolehan minyak seperti injeksi cemical, gas, thermal dll
70. Jelaskan mengenai konsep miscible displacement dan immiscible displacement?
Jawab
Miscible displacement adalah pendesakan antara dua fasa yang berbeda dengan fluida
pendesaknya meng-intercept (larut) masuk kedalam fluida terdesaknya
Immiscible displacement adalah pendesakan antara dua buah fasa dimana fluida pendesak
berada de belakang front fluida terdesaknya
71. Jelaskan mengenai jenis jenis sumur injeksi?
Komprehensif Teknik Teservoir | 11. Enhanced oil recovery 30
Jawab
Beberapa jenis sumur injeksi diantaranya:
 Sumur injeksi air
 Sumur injeksi kimia
 Sumur injeksi disposal
 Sumur injeksi gas
72. Jelaskan mengenai injeksi surfactant?
Jawab
Injeksi surfactant adalah jenis injeksi yang menggunakan bahan kimia mirip detergent
yang berguna untuk menurunkan tegangan antar muka minyak dengan batuan sehingga
minyak dapat bergerak lebih mobile di dalam batuan.
73. Jelaskan mengenai injeksi polymer?
Jawab
Injeksi polymer adalah jenis injeksi kimia dengan bahan injeksi menyerupai gel, dengan
viscositas yang lebih tinggi di bandingkan dengan air. Tujuan njeksi ini adalah untuk
meningkatkan effisiensi pendesakan.
74. Jelaskan mengenai injeksi alkaline?
jawab
Injeksi alkaline adalah njeksi bahan kimia dengan bahan dasar injeksi golongan alkali
yang berfungsi untuk menurunkan tegangan antar muka fluida minyak terhadap batuan
75. Jelaskan mengenai injeksi MEOR?
Jawab
Injeksi MEOR adalh jenis injeksi dengan memanfaatkan bakteri untuk di injeksikan
kedalam reservoir, tujuan injeksi microbial adalah dengan adanya aktivitas mikroba
didalam reservoir dapat menurunkan viscositas minyak di dalam reservoir
76. Jelaskan mengenai injeksi uap?
Jawab
Injeksi uap adalah injeksi uap air panas kedalam reservoir guna menurunkan viskositas
minyak di dalam reservoir, dengan menurunnya viscositas diharapkan dapat
memudahkan minyak untuk mengalir ke sumur-sumur produksi, jenis injeks ini khusus
untuk jenis minyak berat.

Komprehensif Teknik Teservoir | 11. Enhanced oil recovery 31


77. Jelaskan mengenai injeksi Co2?
Jawab
Injeksi Co2 adalah injeksi gas karbon dioksida kedalam reservoir, jenis injeksi ini
termasuk kedalam jenis pendesakan miscible, dimana gas karbondioksida larut kedalam
fluida reservoir baik minyak maupun air formasi, bercampurnya karbondioksida dengan
minyak dapat menurunkan viscositas minyak sehingga minyak lebih mudah mengalir,
sedangkan bercampurnya karbondioksida dengan air formasi menyebabkan
mengembangkan volume air formasi sehingga meningkatkan pendesakan oleh air formasi
(water drive)
78. Jelaskan mengenai injeksi dengan metode huff and puff?
Jawab
Jenis injeksi termal dengan huff dan puff memanfaatkan hanya satu sumur yang
beraktifitas baik untuk injeksinya maupun untuk produksinya, dengan menggunakan
interval waktu injeksi kedalam sumur untuk menurunkan viscositas di sekitaran lubang
bor dan selanjutnya interval berikutnya adalah waktu untuk memproduksikan minyak
yang mudah mengalir tersebut. Satu tahapan injeksi dan produksi di sebut dengan satu
sicle.

12. Logging dan penilaian formasi


79. Apa yang di maksud dengan logging?
Jawab
Logging adalah kegiatan merekam kondisi bawah permukaan (subsurface) dengan
menurunkan wirelne kedalam lubang bor, dari kegiatan ini akan di dapatkan informasi
berupa; jenis batuan reservoir, porositas batuan, ketebalan zona produktif minyak,
kekasaran lubang bor (rogosity) dll.
80. Apa yang dmaksud dengan logging while drilling?
Jawab
Logging while drilling adalah kegiatan merekam kondisi bawah permukaan dengan
peralatan logging yang di sematkan pada bottome hole assembly saat pengeboran
berlangsung.
81. Apa yang dimaksud dengan measurement while drilling?

Komprehensif Teknik Teservoir | 12. Logging dan penilaian formasi 32


Yaitu menentukan keadaan reservoir yang sedang di bor dengan mengamati cutting yang
terangkat ke permukaan, dari cutting ini dapat di tentukan lithology batuan, jenis
pengotor dalam cutting tersebut apakah mengandung hodrocarbon atau tidak dll.
82. Jelaskan mengenai logging gamma ray?
Jawab
Gamma ray log adalah jenis logging yang dapat merekam pancaran sinar radio aktif yang
di pancarkan oleh batuan di reservoir, batuan shale yang lebih banyak mengandung
unsur- unsur radio aktif dibandingkan batuan shale akan memberikan bacaan radioaktif
yang lebih tinggi pada lapisan sandstone. Dengan menggunakan prinsip tersebut log
gamma ray dapat digunakan untuk membedakan lapisan porous dan lapisan yang kompak
(non porous)
83. Jelaskan mengenai logging SP?
Jawab
SP atau Spontaneous potential adalah jenis logging listrik yang menggunakan perbedaan
arus listrik untuk membedakan lapisan permeabel dan non permeable. Prinsipnya adalah
batuan permeable yang selalu di saturasi oleh fluida reservoir menjadikan lapisan ini
lebih dapat mengalirkan aliran listrik di bandingkan lapisan non permeable seperti shale
yang sudah pasti mempunyai sifat isolator untuk listrik itu sendri. Dari perbedaan ini,
maka dapat di tentukan sebuah lapisan apakah lapisan itu lapisan permeable atau tidak.
84. Jelaskan mengenai logging resistivity?
Jawab
Log resistivity adalah jenis log listrik, dengan menggunakan assumsi bahwa hidrokarbon
adalah isolator untuk listrik maka dengan mengalirkan listrik pada permukaan dinding
batuan reservoir maka akan di dapatkan bahwa lapisan permeable tersebut mengandung
hidrokarbon atau tidak.
85. Jelaskan mengenai logging neutron?
Jawab
Neutron log adalah jenis logging yang memnfaatkan sinar radioaktif yang di tembakkan
ke dalam formasi melalui transporter dan selanjutnya di tangkap oleh receiver tool, sifat
radio aktif yang dapat menembus batuan tetapi tidak dapat menembus nti batuan
dimanfaatkan sebagai alat intepretasi, jika batuan kompak maka pembacaan pada log ini

Komprehensif Teknik Teservoir | 12. Logging dan penilaian formasi 33


akan tinggi dan jika lapisannya permeable maka bacaan pada lapisan ini akan rendah.
Kombinasi neutron log dengan density log dapat digunakan untuk menentukan lapisan
tersebut berisi gas atau minnyak.
86. Jelaskan mengenai logging density?
Jawab
Logging density adalah jenis logging yang menggunakan sinar radio aktif berupa medium
gamma ray, dengan prinsip energy radioaktif akan melemah jika menumbuk banyak
electron di dalam formasi maka dengan mengintrepetasi sinar kembalian akan didapatkan
harga porositas, dan jenis fluida yang mengisi ruang pori di reservoir.
87. Jelaskan mengenai logging sonic?
Jawab
Logging sonic adalah jenis logging yang memanfaatkan gelombang suara, cara kerjanya
yaitu transmitter mengirimksn gelombang suara dan kemudian pantulan gelombang di
tangkap oleh receiver. Dengan mengintepretasi waktu kembali gelombang maka akan
didapatkan harga porosity di lapisan tersebut.
88. Jelaskanmengenai logging caliper?
Jawab
Logging caliper adalah enis logging yang digunakan untuk menentukan kehalusan lubang
bor (diameter lubang bor per kedalaman)
89. Jelaskan cara menentukan V Shale dari logging gamma ray dan spontaneous potential?
Jawab
Untuk menentukan V shale dengan logging gamma

Sedangkan untuk logging SP:

90. Jelaskan cara menentukan porositas dengan menggunakan logging density dan sonic?
Jawab

Komprehensif Teknik Teservoir | 12. Logging dan penilaian formasi 34


Cara menentukan porositas dengan looging density

Cara menentukan porositas dengan looging sonic

91. Jelaskan cara menentukan resistivitas batuan dengan menggunakan resistivity log?
Jawab

92. Jelaskan cara menentukan Sw dengan metode archie?


Jawab

93. Jelaskan mengenai mud logging?


Jawab
Mud logging adalah jenis log dengan menngunakan lumpur pemboran, dengan
mengalirkan listrik kedalam reservoir dan aliran lumpur dimanfaatkan untuk mentransfer
pulsa pulsa listrik maka akan di dapatkan quick look terhadap jenis lapisan yang sedang

Komprehensif Teknik Teservoir | 12. Logging dan penilaian formasi 35


di tembus oleh bit, tentunya untuk memastukan ke benaran bacaan mud logging harus di
kalibrasikan dengan data lain seperti, jenis lumpur, dan bacaan dari tools lain seperti
wireline logging, ataupun LWD.
94. Jelaskanmengenai coring dan jenis-jenis coring?
Jawab
Coring adalah kegiatan mengambil sampel batuan dengan menggunakan special bottome
hole assembly, yaitu berupa coring bit.
Cara pengambilan coring dibagi dua yaitu:
 Sidewall coring
 Conventional coring

Selanjutnya hasil coring akan di analisa di laboratorium, dari hasil coring di


dapatkan data berupa ; saturasi, porosity, permeability dan jenis batuan core.

13. Simulasi reservoir


95. Apa yang dimaksud dengan simulasi reservoir?
Jawab
Simulasi reservoar didefinisikan sebagai proses memodelkan kondisi reservoar secara
matematik dengan mengintegrasikan berbagai data yang ada (geologi, geofisik,
petropisik, reservoar, produksi dan sebagainya) untuk memperoleh kinerja reservoir
dengan teliti pada berbagai kondisi sumur dan skenario produksi sehingga akan diperoleh
perkiraan yang baik terhadap rencana/tahapan pengembangan suatu lapangan selanjutnya.
96. Jelaskan konsep grid, dan jenis jenis grid?
Jawab
Grid adalah sel-sel dalam simulasi yang di buat dan disesuaikan karakteristiknya dengan
karakteristik di dalam reservoir.
Jenis grid dibagi menjadi tiga yaitu:
 Kartesian
 Radial
 Orthogonal

Komprehensif Teknik Teservoir | 13. Simulasi reservoir 36


Figure 16 kartesian, orthogonal dan radial

97. Apa yang dimaksud dengan timestep?


Jawab
Timestep adalah interval waktu yang di input kedalam simulasi dan berguna untuk
mendapatkan mendapatkan informasi simulasi per interval waktu.
98. Apa yang dimaksud dengan production constrains?
Jawab
Production constraint adalah produksi minyak yang mengikuti kondisi geology, ekonomi
dan geopolitik pada saat minyak tersebut di produksikan
99. Apa yang dimaksud dengan well management?
Jawab
Well management adalah kegiatan mengatur tipe konfigurasi dan cara memproduksi well
tersebut, misalnya kegiatan workover, perforasi dan aplkasi jenis-jenis komplesi lainnya
serta kegiatan di sumur tersebut.
100. Apa yang dimaksud dengan history maching?
Jawab
History maching adalah kegiatan menyamakan atau mengkalibrasi antara data hasil
keluaran simulasi dengan data actual di lapangan.
Komprehensif Teknik Teservoir | 13. Simulasi reservoir 37
101. Apa yang dimaksud dengan forecasting?
Jawab
Forecasting adalah kegiatan memprediksi kinerja reservoir dan produksi minyak
menggunakan simulasi reservoir yang seluruh parameter di dalam model tersebut telah
disamakan dengan kondisi di dalam reservoir.

Komprehensif Teknik Teservoir | 13. Simulasi reservoir 38