Anda di halaman 1dari 8

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN

TIE BEAM
PROYEK CIPUTRA WORLD 2 PHASE 3 NEWTON 1
NO: 007-R0/TATA-TNCW2/MOW/IV/2018

1. PENDAHULUAN

1.1. Informasi
Proyek Newton terdapat tie beam yang berfungsi sebagai pengikat kolom di area
Podium.
Mapping pekerjaan tie beam podium Newton 1 adalah sebagai berikut:

Keterangan:

: Tie Beam

1.2. Lingkup Kerja


Page 1 of 8
Lingkup pekerjaan yang berhubungan dengan Tie Beam adalah sebagai berikut :
A. Pekerjaan Tanah, yaitu :
- Pekerjaan galian tanah Tie Beam
B. Pekerjaan Pile Cap, yaitu :
- Pekerjaan Pile Cap
C. Pekerjaan Anti Rayap

1.3. Daftar Alat dan Bahan


Pekerjaan Pile Cap ini membutuhkan peralatan sebagai berikut :
A. Alat bantu persiapan :
a. Air kerja
b. Auto level = 2 unit
c. Total Station = 1 unit
d. Bak ukur = 2 unit

B. Alat bantu sebelum pengecoran :


a. Concrete pump
b. Pipa concrete pump

C. Alat dan bahan pada saat pengecoran


a. Vibrator = 1 unit

2. PEKERJAAN YANG BERHUBUNGAN

2.1. Pekerjaan Galian Tanah


a. Kedalaman galian untuk Tie Beam sudah sesuai dengan level yang ditentukan.
b. Kedalaman galian sudah mencakup untuk pasir urug dan lantai kerja
c. Ukuran galian sudah mencakup pekerjaan bekisting Tie Beam.

2.2. Pekerjaan Pile Cap


a. Pekerjaan Pile Cap selesai dicor.
b. Stek kolom sudah terpasang.

2.3. Pekerjaan Anti rayap


a. Seluruh area pekerjaan yang berhubungan dengan tanah sebelum dilaksanakan
pengecoran harus sudah dilakukan pekerjaan anti rayap.

3. PELAKSANAAN PENGECORAN

Page 2 of 8
3.1. Pilecap
Sebelum memulai pekerjaan tie beam dipastikan pilecap telah selesai cor sesuai shop
drawing.

Elv. Top Pile Cap


-1.160

3.2. Block Out Area Kolom


Sebelum dilakukan pengurugan tanah sampai batas bottom pile cap, pasang plywood
sesuai dimensi kolom agar tanah urugan tidak masuk ke area tulangan kolom.

Elv. Top Pile Cap Plywood 18mm


-1.160

3.3. Urug Sampai Bottom Level Tie Beam


Setelah block out terpasang urug sampai dengan level bottom tie beam.

Page 3 of 8
Elv. Bottom Tie Beam
-0.950 / -1.070

3.4. Lantai Kerja


Cor lantai kerja tebal 5cm sesuai layout tie beam, pastikan sebelum cor lantai kerja pasir
urug tebal 10cm sudah dipasang.

Elv. Lantai Kerja


-0.950 / -1.070

3.5. Bekisting Tie Beam (1)


Pasang bekisting batako pada 1 sisi tie beam, pastikan tinggi pasangan batako sama
dengan level bottom slab.

Page 4 of 8
Bekisting Batako

Elv. Lantai Kerja


-0.950 / -1.070

3.6. Penulangan Tie Beam


Pasang tulangan tie beam sesuai shop drawing approve.

Tulangan Kolom

Bekisting Batako

Tulangan Tie Beam

3.7. Bekisting Tie Beam (2)


Setelah tulangan tie beam selesai terpasang, pasang bekisting batako pada bidang tie
beam yang lain.

Page 5 of 8
Tulangan Kolom

Bekisting Batako

Tulangan Tie Beam

3.8. Urugan Slab


Urug & padatkan tanah sampai level lantai kerja slab, pastikan pada pengerjaan
pemadatan tanah tidak mengakibatkan deformasi pada bekisting batako.

Tulangan Kolom

Bekisting Batako

Elv. Tanah
-0.470 / -0.350

3.9. Lantai Kerja Slab


Cor lantai kerja tebal 5cm sesuai layout slab, pastikan sebelum cor lantai kerja pasir
urug tebal 10cm sudah dipasang.

Page 6 of 8
Elv. Lantai Kerja
-0.320 / -0.200

3.10. Tulangan Slab


Setelah lantai kerja dicor pasangan tulangan slab sesuai shop drawing approve.

3.11. Pengecoran Slab & Tie Beam


Cor Slab & Tie Beam menggunakan Fc’ 40 (sesuai shop drawing approve). Pastikan
sebelum dilaksanakan pengecoran seluruh area sudah dilakanan pekerjaan anti rayap,
selain itu perhatikan pemadatan beton saat pengecoran agar beton tidak keropos.

Page 7 of 8
Elv. Lantai
-0.170 / -0.050

Page 8 of 8