Anda di halaman 1dari 4

KOMUNIKASI MESIN KE MESIN – UNTUK SURVEI DAN PENGELOMPOKAN

REVIEW JURNAL

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH

Sistem Komunikasi Data

yang dibina oleh Dr. Muladi, S.T., M.T.

Oleh

Faiz Syaikhoni Aziz

NIM 180534656501

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS PASCASARJANA

PROGRAM STUDI S2 TEKNIK ELEKTRO

September 2018
REVIEW JURNAL
1 Judul Komunikasi Mesin Ke Mesin – Untuk Survei dan
pengelompokan
2 Nama Jurnal Jurnal Teknologi Platform
3 Volume dan Volume 2, 13 Halaman
Halaman
4 Tahun 2014
5 Penulis Alfred Daniel, Awais Ahmad, Anand Paul
6 Reviewer Faiz Syaikhoni Aziz
7 Tanggal 02 September 2018

1 Tujuan Tujuan adalah untuk mengetahui survey dalam pekerjaan


M2M yang terbaru dan mengetahui pengelompokan yang
ada dalam komunikasi M2M
2 Subjek Gambaran jaringan M2M , Pengelompokan M2M dan
Tantangan M2M
3 Metode
4 Definisi Operasional Definisi jaringan M2M, Pengelompokan M2M dan
Variabel Dependent Tantangan M2M
5 Cara & alat ukur
Variabel Dependent
6 Langkah
7 Hasil Review Terdapat 3 bahasan yang dihasilkan, yaitu Jaringan M2M,
Taksonomi M2M dan Tantangan M2M.
1. Pada jaringan M2M menggunakan koneksi IP ke server
M2M yaitu perangkat yang terhubung ke server secara
langsung atau melalui IMS. Koneksi M2M membutuhkan
server yang dibuat oleh protokol internet yaitu Hypertext
Transfer Protocol (HTTP). Fungsi server perantara adalah
menerjemahkan protokol internet ke dalam sistem pesan
singkat (SMS) yang disangga dan dikirim ke terminal
M2M ketika mereka berada dalam keadaan aktif. Sebuah
server pelanggan rumah (HSS) digunakan di dalam
jaringan 3G yang membantu jaringan dengan
menyediakan keamanan. Selain itu, juga menyediakan
beberapa informasi lain yang penting untuk
memungkinkan pesan yang akan disebarkan di base
station 3G untuk transmisi dalam perangkat M2M.
 Komunikasi M2M seluler
Terdapat beberapa jaringan seperti perangkat seluler,
perangkat gate way dll. Perangkat gateway membagi
bandwidth serta sumber daya jaringan ke semua
perangkat di jaringan seluler
 Standarisasi M2M dalam jaringan seluler
Berbagai aplikasi yang fokus pada M2M jaringan
seluler. beberapa aspek seperti kemampuan meraih
perangkat yang digunakan untuk terhubung ke jaringan
seluler, optimalisasi sinyal, dan konsumsi daya yang
rendah.

2. Pengelompokan M2M dibedakan manjadi 3 yaitu


pengelompokan berdasarkan kelompok, pengelompokan
berdasarkan loncatan dari locotan dan pengelompokan
berdasarkan MAC.
 Pada pengelompokan M2M berdasarkan kelompok
dicapai melalui tiga skema yang berbeda. Pertama
melalui skema agregat, yang merupakan tipe agregasi
data teknik. Yang kedua adalah mengatur perangkat
M2M dalam sebuah cluster, yang bertujuan untuk
mengumpulkan data dari berbagai perangkat dengan
bantuan node wastafel. Dan yang terakhir adalah untuk
mengatasi persyaratan yang sangat operasi daya rendah
dan penyebaran mudah pada sistem warisan teratas.
 Pada pengelompokan berdasarkan loncatan dari
loncotan komunikasi ini dicapai melalui komunikasi
multi-hop dalam jaringan M2M. Dalam jaringan seperti
itu, semua perangkat jarang digunakan dan node sink
digunakan untuk mengumpulkan data melalui cara hop-
by-hop.
 Pada Taksonomi MAC komunikasi berbasis efisien
yang andal dan efisien dicapai melalui IEEE 802.11
dalam jaringan M2M. Dalam jaringan seperti itu, semua
perangkat jarang digunakan dan node sink digunakan
untuk mengumpulkan data melalui cara hop-by-hop.
Dalam skema tersebut, semua perangkat terlibat dalam
proses transmisi data.

3. Tantangan dalam Komunikasi M2M yaitu kendala


sumber daya yang berkaitan dengan teknik konservasi
energi, Quality of Service (QoS), Biaya dan manajemen
grup.
 Pertama, berbagai perangkat (sensor node, peralatan
bergerak) mungkin memiliki prioritas, karena
pemasangan dapat dilakukan dengan berbagai jenis
mesin dan disebarkan di lokasi geografis yang
berbeda. Oleh karena itu, perangkat ini dapat
menghasilkan data yang diterima dengan karakteristik
berbeda yang memiliki beragam prioritas sehubungan
dengan alokasi bandwidth. Namun, sebagian besar
skema yang ada tidak mempertimbangkan jenis
prioritas ini karena tujuannya adalah untuk mencapai
komunikasi yang dapat diandalkan, bukan komunikasi
yang efisien.
 Kedua, mayoritas skema komunikasi M2M yang ada
didasarkan pada teknik komunikasi jalur tunggal.
Skenario-skenario yang terdiri dari komunikasi
multipath belum dipertimbangkan.
 Ketiga, mayoritas tantangan lapisan fisik seperti
cakupan, baterai perangkat, dan masalah biaya yang
tidak dapat disembuhkan. Berbagai perangkat di M2M
kurang toleran terhadap cakupan yang dicabut karena
sebagian besar perangkat ini tidak bergerak (mis.,
Sensor). Perangkat ini tidak dapat mengubah posisi
mereka di mana mereka mungkin memiliki cakupan
yang lebih baik.
8 Kekuatan Kekuatan dari jurnal tersebut adalah survey dalam pekerjaan
M2M yang terbaru dan pengelompokan yang ada dalam
komunikasi M2M dibuat secara terperinci dan sangat jelas.
9 Kelemahan Kelemahan dari jurnal tersebut adalah belum adanya cara
mengatasi tantangan dan kendala bila terjadinya gangguan
pada komunikasi M2M.
10 Kesimpulan Kesimpulan dari review jurnal ini dapat mengetahui survei
tentang jaringan M2M yang ada, pengelompokan M2M,
tantangan dan masalah pada komunikasi M2M.
pertama kali mengklasifikasikan layanan komunikasi M2M
berdasarkan pengembangan jaringan, aplikasi, dan
fungsionalitas. mensurvei dan menganalisa berbagai skema
yang ada dan muncul dengan keterbatasan dalam teknik
M2M yang ideal yaitu untuk mencapai keandalan yang
fleksibel, menghemat energi, pola mobilitas yang
dioptimalkan yang bergantung pada aplikasi QoS. Selain itu,
juga membahas tantangan dan masalah berbagai platform
M2M yang membahas pola komunikasi, pola mobilitas, daya
baterai, dan biaya.