Anda di halaman 1dari 5

Teori Middle Range: Theory of a Restorative Subsystem

Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Falsafah dan Teori Keperawatan

Dosen pengampu Raharjo Apriyatmoko, SKM, M.Kes

Disusun oleh:

Rara Dwi Vega P.S 010116A066

Ratih Dwi Kurniawati 010116A067

Rieska Novianti 010116A068

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

TAHUN 2016/2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberi rahmat
serta hidayat-Nya kepada kami sehingga dapat menyusun makalah yang berjudul “Teori
Middle Range: Theory of a Restorative Subsystem” dengan baik. Sholawat serta salam kami
haturkan kepada junjungan kita nabi agung Muhammad SAW.

Terimakasih banyak kepada dosen pengampu Raharjo Apriyatmoko, SKM, M.Kes


yang telah memberi bimbingan dan arahan kepada kami dalam penyusunan kepada kami.
Dan tak lupa kami ucapkan kepada teman kelompok, seperjuangan yang selalu suport dan
membantu saya untuk menyusun makalah ini sehingga makalah ini dapat tersusun dengan
baik, sehingga tersusunlah makalah ini .

Saya berharap dengan pembutan makalah ini bisa menjadi sumber referensi tentang
dan juga agar makalah ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan. Kami menyadari
bahwasannya makalah ini masih jauh dari kata sempurna, maka dari itu kami selalu terbuka
untuk menerima kritik dan saran dari para pembaca semuanya demi penyempurnaan dan
perbaikan makalah ini kedepannya.

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian teori dari middle range?


2. Apa pengertian dari Theory Restorative Subsystem?
3. Bagaimana aplikasi teori middle range restorative subsystem?
C. Tujuan
1. Untuk mengatahui apa itu teori dari middle range
2. Untuk mengetahuan pengertian dari Theory Restorative Subsystem
3. Untuk mengetahuai aplikasi dari teori middle range restorative subsystem
BAB II

PEMBAHASAN

A. Biografi faye Glenn Abdellah


Faye Glenn Abdellah lahir pada tanggal 13 maret 1919,dinew york cty. Tahun
1942 abdellah beraih ijazah perawatan dan magna cum laude dari fitkin memorial
hospital school of nursing new jersey (sekarang ann mei school of nursing) ia
menerima gelar B.S pada tahun 1945,gelar M.A pada 1947 dan E.d.D dari techers
college,colombia university 1955 dengan pendidikan lanjutanya,abdellah bisa
memilih menjadi dokter namun ia memilih menjadi perawat(tomey dan
alligood,2006).
Abdellah melayani di u.s public health service (usphs) tahun 1981 ia menjabat
deputi ahli bedah umun dan kepala keperawatan usphs dan department of health and
human services,washington dc. Abdellah menerbitkan lebih dari 140 publikasi imliah
terkait keperawatan,pendidikan untuk praktisi lajutan keperawatan adminitrasi
keperwatan dan riset keperawatan.(george 2008).
Abdellah menyadari supaya ilmu keperawatan meraih status profesional
penuh dengan otonomi,maka basis pengetahuan yang kuat menjadi sangat
penting.keperawatan juga perlu berali dari pengedalian pengobatan (control of
medicene ) dan menuju filosofi keperawatan yang lengkap yang berpusat pada
pasien.abdellah dan rekannya menyusun konsep 21 masalah keperawatan (nursing
problem) untuk mengevaluasi dan mendidikpara siswa.Tipologi 21 nursing
problems,pertama muncul pada buku pasien patient-centered Approaches to nursing
edisi tahun 1960.
B. Tipologi 21 Konsep Keperawatan Menurut Faye Gleen Abdellah
Menurut Faye Gleen Abdellah tipologi 21 konsep keperawatan dibadi dalam 4
subsystem:
1. Dasar untuk semua kebutuhan pasien (basic to all patient needs)
1. Untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan fisik ..
2. Untuk mempromosikan aktivitas optimal: olahraga, istirahat, dan tidur.
3. Mempromosikan keselamatan melalui pencegahan kecelakaan, cedera, atau trauma
lainnya dan melalui pencegahan penyebaran infeksi.
4. Menjaga mekanik tubuh yang baik dan mencegah dan memperbaiki kelainan
bentuk.
2. Sustenal Care Need
5. Untuk memudahkan pemeliharan suplai oksigen ke seluruh sel tubuh.
6. Untuk memudahkan perawatan nutrisi semua sel tubuh.
7. Untuk memudahkan pemeliharaan eliminasi.
8. Untuk memudahkan pemeliharaan keseimbangan cairan dan elektrolit.
9. Untuk mengenali respon fisiologis tubuh terhadap kondisi penyakit - patologis,
fisiologis, dan kompensasi.
10. Untuk memudahkan pemeliharaan mekanisme dan fungsi pengaturan.
11. Untuk memudahkan pemeliharaan fungsi sensorik.
3. Remedial Care Need
12. Mengidentifikasi dan menerima ungkapan, perasaan, dan reaksi positif dan
negatif.
13. Mengidentifikasi dan menerima keterkaitan emosi dan penyakit organik.
14. Untuk memudahkan pemeliharaan komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif.
15. Mempromosikan pengembangan hubungan interpersonal produktif.
16. Untuk memfasilitasi kemajuan menuju pencapaian tujuan spiritual pribadi
17. Menciptakan dan / atau memelihara lingkungan terapeutik.
18. Untuk memudahkan kesadaran diri sebagai individu dengan berbagai kebutuhan
fisik, emosional, dan perkembangan.
4. Restorative Care Need
19. Untuk menerima tujuan yang optimal sesuai dengan keterbatasan, fisik, dan
emosional.
20. Menggunakan sumber daya masyarakat sebagai bantuan dalam menyelesaikan
masalah yang timbul dari penyakit.
21. Untuk memahami peran masalah sosial sebagai faktor yang mempengaruhi
penyebab penyakit.
C. Teori Yang Berhubungan Dengan Restorative Care Needs