Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

KESIMPULAN

Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) adalah sarana pelayanan kesehatan
yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut perorangan untuk
pelayanan pengobatan dan pemulihan tanpa mengabaikan pelayanan peningkatan
kesehatan dan pencegahan penyakit yang dilaksanakan melalui pelayanan rawat
jalan, gawat darurat dan pelayanan tindakan medik (PMK RI No. 1173 tahun
2004).
Dari hasil pembahasan bab-bab sebelumnya terhadap Perencanaan Rumah
Sakit Gigi dan Mulut dengan pendekatan arsitektur perilaku di Kota Kendari,
maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Dari penentuan lokasi di Kecamatan Baruga, maka hasil pemilihan site
perencanaan ini terletak di Jl.Kapten Pierre Tendean dekat dari Rumah Sakit
Provinsi Bahteramas sehingga memudahkan saat ada pasien rujukan.
2. Rumah Sakit Gigi dan Mulut adalah rumah sakit yang tidak fokus pada
perawatan jangka waktu yang lama (rawat inap) melainkan perawatan pasien
dalam waktu singkat namun berulang kali atau rutin. Permasalahan bagi
pasien RSGM yaitu kecemasan yang tinggi hingga munculnya rasa takut
disebabkan lamanya menunggu di ruang tunggu, atau suara dari alat bor atau
instrument lainnya dapat menimbulkan rasa takut dan berbagai perilaku
pasien anak-anak yang koperatif, tidak koperatif, histeris, keras kepala,
cengeng, pemalu, dan tegang disebabkan berada di ruang praktek dokter gigi
atau saat sedang menunggu.
4. Untuk mendukung kondisi psikologis pasien perlu diciptakan suasana yang
menyehatkan, nyaman, dalam arti secara psikologis memberikan dukungan
positif bagi proses penyembuhan.
3. Kenyamanan psikologis sangat memegang peranan penting dan erat
kaitannya dengan kondisi psikologis pasien. Penerapan untuk perencanaan
Rumah Sakit Gigi dan Mulut ini dengan memberikan desain ruang yang

44
secara psikis membuat pasien tidak merasa berada di rumah sakit, sehingga
orang tidak takut untuk datang kembali ke rumah sakit.
4. Kenyamanan psikologis, dimana pembahasan pada ruang dalam yaitu tentang
penggunaan material, warna pada ruang perawatan dan ruang tunggu dari
spesialis gigi dan mulut (bedah mulut, orthodonsi, konservasi, prosthodonsi,
pedodonsi, periodonsi, dan penyakit mulut), lobby dan cafe.

45