Anda di halaman 1dari 2

BAB 4

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

 Struktur Organisasi UPTD Puskesmas Mrican Kota Kediri sesuai dengan

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 tentang

Puskesmas tahun 2014.

 Pengelompokan obat di ruang farmasi dan gudang obat berdasarkan sistem

alfabetis, dirotasi dengan FEFO, disimpan pada rak dengan memperhatikan

LASA dan tanda OWATI/HAM serta cairan dipisahkan dari padatan.

 Penyimpanan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai sudah sesuai dengan

peraturan. Suhu di ruang penyimpanan obat tidak pernah melebihi 30° C.

dan kelembapan yang sesuai dengan melihat kelembapan melalui

higrometer yang terpasang, AC juga telah terpasang untuk menjaga suhu

dan kesejukan tetap optimal.

 Pencatatan, pelaporan, dan pengarsipan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai

telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

 Mekanisme Pemeliharaan dan Perbaikan Alat Kesehatan sesuai dengan

Peraturan Menteri Kesehatan No. 1191 Tahun 2010 Tentang Penyalur Alat

Kesehatan.

 Manajemen alat-alat kesehatan, Puskesmas Mrican Kediri secara garis

besar telah sesuai dengan Standar Puskesmas.

4.2 Saran
85
4.2.1 Untuk Puskesmas

 Perlu adanya penambahan daya lampu di ruang pelayanan farmasi

untuk memenuhi standart persyaratan pelayanan kefarmasian di

Puskesmas

 Perlu penambahan lemari penyimpanan obat high alert di ruang

pelayanan.

 Perlu penambahan hgrometer pada ruang pelayanan.

 Perlu penambahan keamanan pada ruang pelayanan seperti

pemasangan terails pada jendela di ruang pelayanan farmasi dan

gudang obat.

86