Anda di halaman 1dari 4

PERTANYAAN DAN JAWABAN

Oleh kelompok 5:

HARIS MUNANDAR C1C015016

EKA SITUMORANG C1C015087

1. Dalam pengauditan beban depresiasi, pertimbangan penting apa yang harus


dipikirkan auditor? Bagaimana masing-masing bisa diverifikasi.
(EVA KRISDIYANTI C1C015046)
Jawab:
Pertimbangan yang harus dipikirkan auditor yaitu:
 Masa manfaat asset yang dibeli pada periode ini
 Metode depresiasi
 Taksiran nilai residu
 Kebijakan depresiasi asset pada periode pembelian dan pelepasan asset

Apabila beban depresiasi material, diperlikan lebih banyak pengujian rinci


depresiasi dibandingkan dengan akun yang telah diverifikasi melalui pengujian
substantif golongan transaksi.

2. Dokumen apa saja yang digunakan auditor dalam mengaudit kekayaan dan akun
beban yang bersangkutan?
(VAULA YUNDA C1C015032)
Jawab:
 Daftar pembayaran pajak
Auditor memeriksa jumlah pajak kekayaan terutang bersamaan dengan audit
atas pembayaran pajak kekayaan tahun ini. Auditor biasanya memulai
pemeriksaannya dengan meminta daftar pembayaran pajak kepada klien dan
kemudian membandingkan setiap pembyaran dengan daftar tahun lalu untuk
memastikan apakah semua pembayaran telah dimasukkan dalam daftar ayng
dibuat klien.
 Daftar asset tetap
daftar asset tetap juga perlu diperiksa untuk memeriksa kemungkinan adanya
penambahan dan pelepasan asset yang bisa mempengaruhi pajak kekayaan.
3. Sebut dan jelaskan beberapa metode apa saja yang diguanakan dalam menentukan
apakah peralatan dilarang secara hukum?
(INTAN KOMALA SARI C1C015065)

Jawab:

 Membaca pasal-pasal yang tercantum dalam perjanjian kredit


 Mengirimkan permintaan konfirmasi utang kebank atau kelembaga keuangan
lainnya.
 Melakukan diskusi dengan klien atau mengirim surat ke penasehat hukum.

4. Jelaskan mengapa merek dagang termasuk beban dibayar dimuka dan siklusnya?
(IMELDA INDAH SITORUS C1C015084)
Jawab:
Dalam pemeriksaan pertama atas aktiva tidak berwujud, masalah penting yang
harus diperhatikan adalah penentuan nilainya. Auditor harus memberikan pendapat
tentang wajar tidaknya penilaian tersebut.Prosedur audit aktiva tak berwujud atau
audit program yang biasa dipakai dalam pemeriksaan aktiva tidak berwujud adalah
sebagai berikut :
 Minta atau buat daftar untuk tiap aktiva tidak berwujud.
Daftar aktiva tidak berwujud harus dianalisa dan diverifikasi, agar dapat
ditentukan ketepatan nilainya pada saat timbulnya dan perubahan yang terjadi
sesudahnya.

 Periksa kelengkapan bukti-bukti yang mendukung timbulnya, syahnya hak


istimewa dan lain-lain yang timbul dari padanya.
Pemeriksaan bukti yang mendukungnya ditujukan untuk mengetahui sahnya,
pemilikannya dan jaminan hak-hak istimewa yang diperoleh sehubungan
dengan adanya aktiva tidak berwujud. Pemeriksaan bukti yang mendukungnya
ditujukan untuk mengetahui sahnya, pemilikannya dan jaminan hak-hak
istimewa yang diperoleh sehubungan dengan adanya aktiva tidak berwujud.
Bukti-bukti termaksud mungkin berupa perjanjian jual beli, surat keputusan
hak paten, surat franchise, kontrak sewa menyewa registrasi copyright,
registrasi hak merk/nama dagang, registrasi ramuan-ramuan rahasia, bukti-
bukti biaya organisasi, surat menyurat dan lain-lain.
Juga aktiva tidak berwujud tidak boleh dijadikan tempat untuk
me-nyembunyikan biaya. Aktiva tidak berwujud juga tidak boleh
dikapitalisasi sebagai saldo pengambilan sebagian dari modal, ataupun
penghapusan atas modal saham yang masih harus disetor.
 Verifikasi cara penilaian dan amortisasinya.
Auditor harus merasa yakin bahwa cara penilaian dan pembukuan serta
otorisasi aktiva tidak berwujud telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang
berlaku secara umum. Auditor juga harus menyelidiki kemampuan
menghasilkan pendapatan untuk tiap aktiva tidak berwujud.

 Yakinkan bahwa tiap aktiva tidak berwujud tersebut masih ber-guna.


Bila aktiva tidak berwujud tidak mempunyai lagi sisa masa manfaatnya, maka
aktiva tersebut harus ditutup/dipindahkan ke Rugi/Laba bila tidak material,
atau ke “laba yang ditahan” ataupun dibagai rata antara keduanya seandainya
material. Pemeriksaan atas data pendapatan sehubungan dengan aktiva tidak
berwujud akan membantu auditor untuk menentukan masa manfaatnya.

5. .Jelaskan perbedaan antara penilaian mengenai kecukupan jumlah jaminan asuransi


dan pemeriksaan atas beban asuransi dibayar dimuka. Jelaskan mana yang lebih
penting dalam suatu audit?
(KHATIB KHAZWAIN C1C015047)
Jawab:
Pemeriksaan asuransi dibayar dimuka merupakan prosedur apakah asuransi
kemungkinan terjadi kesalahan material, sedangkan penilaian kecukupan jumlah
jaminan asuransi merupakan bukti-bukti keaslian asuransi dalam mengaudit, apakah
bukti-bukti tersebut telah memenuhi sampel.

6. Jelaskan perbedaan utang usaha dan utang pajak kekayaan?


(RICKY RAMADANU C1C015033)
Jawab:
Hutang usaha termasuk utang jangka pendek, yaitu kewajiban perusahaan kepada
pihak ketiga atas transaksi dimasa lalu (pembelian barang dan jasa secara kredit),
dimana kewajiaban tersebut tidak atau pun disertai surat perjanjian formal tetapi
didasarka atas kekayaan dan kepercayaan.
Utang pajak kekayaan adalah jumlah residual dari saldo awal dalam akun pajak
kekayaan terutang, ditambah pajak kekayaan periode ini, dikurangi dengan
pembayaran kas yang dilakukan periode ini.

7. Apakah hubungan antara pengauditan aset tetap dan pengauditan beban reparasi dan
pemeliharaan. Jelaskan bagaimana auditor mengorganisasi audit agar hubungan ini
terjadi bahan pertimbangan?
(DESY HARTIKA C1C015038)
Jawab:
Pengauditan aset tetap yaitu pemeriksaan peralatan yang memilki umur manfaat lebih
dari satu tahun, apabila peralatan tersebut sudah berfungsi lebih dari satu tahun maka
peralatan tersebut perlu direparasi agar dapat meningkatkan nilai fungsinya.
Pertimbangan utama dalam memeriksa pengungkapan yang berhubungan dengan aset
tetap adlah kemungkinan adanya larangan hokum. Auditor dapat mrenggunakan
beberapa metode untuk mementkan apakah aset teta dilarang secara hokum, dengan
cara:
 Membaca pasal-pasal yang tercantum dalam perjanjian kredit
 Mengirimkan permintaan konfirmasi utang kebank atau kelembaga keuangan
lainnya.
 Melakukan diskusi dengan klien atau mengirim surat ke penasehat hukum.

Anda mungkin juga menyukai