Anda di halaman 1dari 18

TUGAS KEWIRAUSAHAAN

SAP 7

SUCCESS STORY PENGUSAHA SUKSES

OLEH :

KELOMPOK 1 :

Hanafi Cahyadi (1406305195)

Ni Luh Ketut Sugi Lestari (1607531001)

A.A.Sagung Shinta Devi D. (1607531004)

I Kadek Sedana Yoga (1607531008)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS UDAYANA
2018

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya sehingga makalah ini
dapat tersusun hingga selesai. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan
dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi
para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar
menjadi lebih baik lagi.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih banyak
kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang
membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Jimbaran, 3 Maret 2018

Penulis.

ii
Daftar Isi

KATA PENGANTAR .................................................................................................................... ii

Daftar Isi ........................................................................................................................................ iii

BAB I .............................................................................................................................................. 1

PENDAHULUAN .......................................................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang ................................................................................................................. 1

1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................................ 2

1.3 Tujuan Makalah................................................................................................................ 2

BAB II............................................................................................................................................. 3

PEMBAHASAN ............................................................................................................................. 3

2.1 Kunci – Kunci Sukses Wirausaha .................................................................................... 3

2.2 Success Story Colonel Sanders. ....................................................................................... 4

2,3 Success Story Bob Sadino. ............................................................................................... 7

2.4 Success Story Ngurah Anom.......................................................................................... 12

BAB III ......................................................................................................................................... 14

PENUTUP..................................................................................................................................... 14

3.1 Kesimpulan..................................................................................................................... 14

Daftar Pustaka ............................................................................................................................... 15

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Wirausaha merupakan suatu proses atau cara untuk melakukan suatu usaha yang bertujuan
untuk mendapatkan hasil atau keuntungan yang diharapkan dengan cara memproduksi, menjual
atau menyewakan suatu produk barang atau jasa. Di dalam berwirausaha ada beberapa aspek yang
menentukan berhasil tidaknya suatu usaha yang dijalankan. Diantaranya aspek modal, pengelolan
maupun pemasaran. Modal bisa didapat dari berbagai cara misalnya dengan modal yang kita punya
sendiri ataupun dengan pinjaman. Oleh karena itu sangat dibutuhkan suatu kemitraan atau
hubungan sosial yang baik dalam berwirausaha. Karena terkadang dalam berwirausaha kita tidak
dapat memulainya sendiri baik karena kekurangan uang, sumber daya, maupun kreatifitas. Oleh
karena itu kemitraan sangat dibutuhkan dan merupakan salah satu aspek yang penting dalam
berwirausaha. Sedangkan mengenai pengelolaan atau manajemen dan pemasaran akan lebih baik
bila kita menguasainya lebih jauh sebagai seorang wirausahawan, karena aspek pengelolaan dan
pemasaran merupakan aspek yang memegang peranan penting. Karena itulah penulis menguraikan
pembahasan ini dalam bentuk makalah mengenai bagaimana mengelola sendiri usaha yang dijalani
atau mendatangi konsumen sendiri.

Menjadi seorang wirausahawan tidaklah mudah. Dibutuhkan banyak skill , modal, dan
mamajemen yang baik. Tentunya kiat-kiat keberhasilan wirausaha dari para pakarnya akan sangat
membantu bagi mereka yang ingin memulai suatu usaha. Dimulai dengan pengenalan siapakah
wirausahawan itu, apa karakteristik-karakteristik seorang wirausahawan yang sukses, dan juga apa
rahasia dibalik kesuksesan wirausahawan. Dalam bab pembahasan, penulis mencoba untuk
menguraikan mengenai beberapa tokoh yang sukses menjadi wirausahawan.

1
1.2 Rumusan Masalah
Sejalan dengan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan rumusan masalah
sebagai berikut :

1. Apa sajakah kunci – kunci sukses wirausaha ?


2. Bagaimanakah success story seorang Colonel Sanders,?
3. Bagaimanakah success story seorang Bob Sadino ?
4. Bagaimanakah success story seorang Ngurah Anom ?

1.3 Tujuan Makalah


Sejalan dengan rumusan masalah di atas, makalah ini disusun dengan tujuan untuk
mengetahui :
1. Untuk mengetahui kunci – kunci sukses wirausaha.
2. Untuk mengetahui success story Colonel Sanders.
3. Untuk mengetahui success story Bob Sadino.
4. Untuk mengetahui success story Ngurah Anom.

2
BAB II

PEMBAHASAN
2.1 Kunci – Kunci Sukses Wirausaha
Berwirausaha merupakan suatu pekerjaan yang kini marak untuk dijalani. Karena dengan
berwirausaha tidak akan ada batasan waktu dan tidak dibatasi waktu. Anda bisa mengatur sendiri
Wirausaha yang Anda jalani. Berikut merupaka kunci – kunci sukses wirausaha :

1. Komitmen Yang Kuat


Yang pertama kali Anda harus punya ialah sebuah komitmen yang kuat untuk membangun
wirausaha. Dengan komitmen yang kuat Anda pasti tidak akan mundur ditengah jalan.
Karena sebuah wirausaha dibangun dengan waktu yang cukup lama untuk dikenal. Namun
itu juga tergantung dari segala aspek.
2. Pengetahuan khusus
Memiliki pengetahuan khusus yang terkait dengan bisnis yang akan jalankan adalah
penting untuk diketahui. Dengan mengetahui seluk-beluk produk atau jenis market
tertentu, Anda akan terjauh dari kegagalan dari usaha yang Anda jalankan.
3. Keuletan Dan Kepintaran
Kemampuan selanjutnya untuk menjadi seorang pengusaha sukses harus memiliki
kepintaran dan keulatan dalam menjalankan bisnis atau produksi. Karena dengan itu, Anda
bisa melihat prospek dan kejelian dalam memasarkan atau menjalankan wirausaha Anda.
4. Kepercayaan Diri
Percaya diri dalam menjalankan wirausaha tentu harus dimiliki seorang pengusaha, karena
dengan kepercayaan dirinya, dia akan yakin dengan bisnis atau wirausaha yang akan
dijalankan bisa sukses.
5. Kreatifitas dan Ide
Ide dan kreatifitas adalah hal penting dalam menjalankan bisnis. Kreatifitas dan ide juga
akan menentukan sebuah kesuksesan dan keberhasilan seorang pengusaha dalam
menjalankan wirausahanya.
6. Mempunyai Motivasi Yang Tepat

3
Dengan mempunyai Motivasi, seorang Wirausahawan akan menjadi terdorong untuk
menjadikan usahanya sukses. Motivasi bisa apa saja, tapi harus yang tepat dan baik,
misalnya ingin membeli sebuah Mobil yang di mimpikan, atau apapun impian Anda.
7. Pintar Melihat Peluang
Kunci sebuah kesuksesan juga dengan pintar melihat peluang usaha yang baik dan paling
menguntungkan. Dan biasanya Orang yang gagal dalam ber-wirausahaadalah dengan
mengikuti produk atau usaha disekitarnya tanpa menonjolkan sebuah kelebihan dan
keistimewaan.

2.2 Success Story Colonel Sanders.


Colonel Harland David Sanders atau dikenal dengan nama Colonel Sanders, lahir pada 9
September 1890. Beliau adalah sosok yang dikenal sebagai seorang pebisnis Amerika dan pendiri
salah satu rumah makan cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC).

Colonel Sanders, lahir dari pasangan Wilbur David dan Maragaret Ann. Beliau adalah
sulung dari tiga bersaudara. Ayahnya adalah orang yang baik dilingkungan sosial dan bekerja di
sebuah peternakan. Suatu saat, ayahnya terjatuh dan mengalami patah tulang. Singkat cerita, ayah
Colonel Sanders bekerja sebagai tukang daging di Henryville. Pada tahun 1895, ayah Colonel
Sanders jatuh sakit dan meninggal. Ibunya bertanggung jawab untuk menafkahi keluarga, dengan
bekerja di pabrik pengalengan tomat. Sanders sebagai anak paling tua, harus menjaga dan
memasak untuk adik-adiknya yang masih kecil. Berkat hal tersebut, Sanders menjadi ahli
memasak roti, sayuran dan daging. Pada usia 10 tahun, Sanders bekerja sebaai buruh tani di sebuah
peternakan di Charlie Norris dan Henry Monk.

Pada tahun 1902, Ibu Sanders menikah kembali dengan William Broaddus dan pindah ke
Greenwood Indiana. Sanders sendiri tidak memiliki hubungan yang baik dengan ayah tirinya. Pada
tahun 1903, Sanders terpaksa harus keluar dari sekolah, saat kelas 7 dan kembali bekerja di
peternakan. Pada usia 13 tahun, Beliau meninggalkan rumah dan bekerja sebagai tukang cat kereta
kuda di Indianapolis. Pada usia 14 tahun, Sanders pindah ke Selatan Indiana dan bekerja di lahan
pertanian milik Sam Wilson.

Setelah mendapatkan persetujuan dari ibunya, Sanders bersama Pamannya menuju ke New
Albany Indiana pada tahun 1906. Pamannya bekerja diperusahaan trem dan Sanders dijadikan
sebagai konduktor. Sanders tergabung di Tentara Amerika Serikat pada tahun 1906, setelah

4
memalsukan tanggal lahirnya. Beliau mendapat tugas di kuba dan setahun kemudian diberhentikan
secara hormat. Setelah diberhentikan dari tentara Amerika Serikat, Sanders pindah ke tempat
tinggal pamannya di Sheffield Alabama. Setelah itu, Sanders sempat berpindah-pindah tempat
tinggal dan pekerjaan. Pada tahun 1909 Sanders bertemu dengan Josephine dan menikah. Tidak
banyak perubahan signifikan dalam pekerjaan Sanders. Beliau sempat bekerja sebagai pemadam
api diperusahaan kereta bermesin uap, peternakan hingga agen asuransi.

Pada tahun 1920, Sanders dan beberapa orang kawan mendirikan perusahaan kapal feri
yang beroperasi di Sungai Ohio (antara Jeffersonville dan Louisville). Bisnis kapal ferinya
berkembang pesat dalam waktu yang relatif singkat. Sanders ditarik sebagai sekretaris di Kamar
dagang, Columbus Indiana. Ternyata Sanders merasa tidak cocok dengan pekerjaan tersebut.
Sanders keluar dari bisnis patungan tersebut dan menggunakan uangnya untuk membuat
perusahaan lampu asetelin. Bisnis lampu asetelin tersebut tidak berhasil sukses, karena kalah
dengan lampu elektrik.

Sanders pindah ke Winchester, Kentucky dan bekerja sebagai salesman untuk Michelin
Tire Company. Beliau kehilangan pekerjaannya pada tahun 1924 ketika Michelin menutup pabrik
New Jersey. Pada tahun 1924, Sanders bertemu dengan manajer Standard Oil of Kentucky. Sang
manajer meminta Sanders untuk menjalankan stasiun layanan di Nicholasville. Pada tahun 1930,
stasiun ditutup akibat Depresi Ekonomi yang parah.

Pada tahun 1930, Shell Oil Company menawarkan kesepakaatan dengan Sanders untuk
menjalankan bisnis di stasiun pompa bensin di North Corbin , Kentucky. Mereka menawarkan
dengan konsep bagi hasil dengan Sanders. Singkat cerita Sanders mulai menawarkan masakan
ayam goreng dan makanan lainnya seperti ham dan steak. Sanders sempat diberi penghargaan
sebagai Kolonel Kentucky pada tahun 1935 oleh Gubernur Kentucky Ruby Laffoon. Popularitas
lokal nya tumbuh dan pada tahun 1939, kritikus makanan Duncan Hines mengunjungi restoran
Sanders. Nama restoran Sanders masuk dalam Adventures in Good Eating dan panduan restoran
di seluruh Amerika Serikat.

Pada Juli 1939, Sanders membeli sebuah motel untuk dijadikan rumah makan. Sayangnya
pada bulan November 1939, tempat tersebut mengalami kebakaran. Oleh sebab itu Sanders harus
membangun kembali rumah makannya, dengan jumlah kursi yang makin banyak. Pada tahun 1940
Colonel Sanders telah berhasil menyelesaikan resep rahasianya, untuk menggoreng ayam. Pada

5
Desember 1942 terjadi perang dunia ke II dan terjadi kekacauan. Sanders sempat menutup rumah
makannya dan beberapa kali pindah pekerjaan dibidang resto dan rumah makan.

Mengembangkan Waralaba KFC

Colonel Sanders sempat mengalami titik nadir dalam hidupnya, ketika Beliau harus
berpisah dengan istrinya. Pada usia menjelang 60 tahunan, Beliau kembali membangun rumah
makan dan menawarkan resep rahasianya untuk diwaralabakan. Setelah menjalani perjalanan yang
panjang dan banyak penolakan, pada tahun 1952, Colonel Sanders berhasil menjual pertama kali
waralaba Kentucky Fried Chicken kepada Pete Harman dari South Lake Utah.

Konsep bisnis waralaba KFC berhasil dan dijual pada tahun 1964. Di Usia 75 tahun, bisnis
KFC menjadi salah satu restaurant dengan petumbuhan cabang yang sangat banyak. KFC ditawar
oleh seorang pengusaha dengan harga US$ 2 juta.

Pelajaran dari Kisah Sukses Colonel Sanders pendiri KFC

Banyak hal yang kita pelajari dari kisah hidup Colonel Sanders. Ternyata banyak sekali kejadian-
kejadian yang tidak mengenakan, terlebih pada masa-masa tuanya. Meskipun begitu ada pelajaran
seperti pantang menyerah, kreatif dalam membangun model bisnis dan bisnis, jangan remehkan
pendapat ahli.

1. Jadilah orang yang tangguh


Hampir setiap manusia pernah mengalami kegagalan, dan kegagalan tersebut adalah jalan
menuju sukses. Jika Anda tidak pernah gagal, mungkin saja itu karena Anda tidak pernah
mencoba. Karena kegagalan tak bisa dihindari, kita harus tahu bagaimana cara
menghadapinya. Jika Anda bisa menghadapinya dengan benar, kegagalan macam apapun
tak akan mampu menghentikan Anda. Hal inilah yang terjadi pada Colonel Sanders.
Hidupnya tampak baik-baik saja saat dia memiliki restoran yang sukses. Namun,
kemudian, sesuatu yang tidak terduga terjadi: pemerintah memindahkan persimpangan
jalan raya di depan restoran ke jalur jalan lainnya. Akibatnya, jumlah pengunjung ke
restoran anjlok. Dia akhirnya harus menjual restoran tersebut. Lebih buruk lagi, ia sudah
berusia 66 tahun pada waktu itu. Banyak orang mungkin kehilangan harapan dalam situasi
tapi Colonel Sanders tetap tangguh menghadapinya. Dia tidak meratapi nasib buruknya.

6
Dia tidak menyalahkan orang lain atas situasi ini. Sebaliknya, ia berpikir mengenai apa
yang bisa ia lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut.
2. Manfaatkan semua yang Anda miliki
Ketika berada pada situasi yang buruk, kebanyakan orang fokus pada apa yang tak mereka
miliki. Mereka banyak mengeluh. Tapi hal tersebut tidak akan memberikan solusi. Yang
perlu Anda lakukan adalah melihat apa saja yang Anda miliki. Itulah yang dilakukan oleh
Colonel Sanders. Ketika restorannya bangkrut, dia tidak memiliki apa-apa kecuali resep
ayam gorengnya. Jadi, dia memutuskan untuk memanfaatkan baik-baik hal tersebut. Dia
memutuskan untuk menjual resep ayam goreng tersebut ke beberapa restoran. Ya, dia
memanfaatkan semua yang dia miliki.
3. Jangan membuat alasan
Untuk menjual resepnya, Colonel Sanders harus pergi dari pintu ke pintu. Bahkan sering
dia harus tidur di dalam mobil. Dan ingat, saat itu usianya 66 tahun. Pada situasi tersebut,
dia bisa saja membuat beberapa alasan, seperti “saya sudah terlalu tua untuk melakukan
ini”, “saya tidak bisa tidur di mobil”, dan lain-lain. Tapi, dia adalah pemenangnya karena
dia sama sekali tidak membuat alasan semacam itu.
4. Jadilah orang yang gigih
Apa yang dilakukan Colonel Sanders sangatlah tidak mudah untuk dilakukan. Dia
mengalami banyak sekali penolakan. Tapi hal tersebut tidak menghentikannya. Dia terus
maju dan menjadi seorang manusia yang gigih. Dan akhirnya kegigihannya pun terbayar.
Resepnya dibeli, hingga menjadi apa yang kita lihat sekarang

2,3 Success Story Bob Sadino.


 Profil Bob Sadino
Bambang Mustari Sadino (lahir di Bandar Lampung, 9 Maret 1933 meninggal di Jakarta, 19
Januari 2015 pada umur 81 tahun) atau akrab dipanggil Bob Sadino, adalah seorang pengusaha
asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan
usaha Kemfood dan Kemchick. Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia
adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu
berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya
yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk
berkeliling dunia. Ayah Bob Sadino, adalah pria Solo yang menjadi seorang guru dan kepala

7
sekolah di SMP dan SMA Tanjungkarang, beliau meninggal dunia ketika Bob berusia 19. Dalam
perjalanannya berkeliling dunia, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun.
Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika
tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed. Pria dengan
berpakaian ''dinas'' celana pendek jin dan kemeja lengan pendek yang ujung lengannya tidak
dijahit, ini adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari
bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausaha. Pendiri dan pemilik tunggal Kem Chicks
(supermarket).
 Perjalanan hidup Bob Sadino
A. Melangkah pulang ke tanah air
Pada tahun 1967, Bob dan keluarganya kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes
miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di
Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Di Indonesia, Bob Sadino
bekerja di PT. UNILEVER Indonesia. Kemudian Om Bob memutuskan untuk keluar dari
perusahaan tempat ia bekerja, karena pola pikirnya yang ingin maju dan sukses secara
mandiri. Om Bob tidak ingin kerja terikat dan terus menerus di perintah oleh atasan. Sang
istri pun turut mendukung keputusan Om Bob. Tekad Om Bob sudah bulat, Om Bob
memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya .

B. Awal dari kemandirian, Namun rintangan hidup menghadang


Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan
mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu
ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah, ”Hati saya
ikut hancur,” kata Bob. Om Bob tidak mempunyai uang untuk memperbaikinya, Jatuh
bangun kehidupannya tak membuat semangatnya surut, Om Bob kemudian mencoba cara
lain untuk menafkahi keluarganya. Kemudian Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu.
Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Padahal, kalau ia mau, istrinya, Soelami Soejoed, yang
berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. Tetapi, Bob
bersikeras, ”Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah.” Kondisi seperti ini
tentu saja membuat, Bob Sadino sangat depresi dan sedih, kehidupan yang tadinya dirasa
aman dan masih di atas roda telah berbalik 180 derajat saat itu.Namun dari pengalaman

8
hidupnya yang getir itu tak lantas membuat Bob Sadino patah arang, semangat juangnya
terus membara untuk menyongsong masa depan yang lebih baik bersama anak istrinya.
C. Inspirasi dari Seekor Ayam
Suatu hari, seorang sahabat Om Bob menyarankannya untuk beternak dan berbisnis telur
ayam negeri, karena pada waktu itu telur ayam negeri masih jarang di pasaran. Melihat
peluang bisnis yang ada Om Bob akhirnya tertarik dan setuju menggeluti bisnis itu. Sekalian
untuk pulih dari depresi yang ia alami. Saat beternak ayam itulah Bob Sadino menerima
ilham. Ia sering sekali mencermati kehidupan ayam. Ayam tak punya akal tetapi tetap bisa
mencari makan dan menyambung hidup. apalagi seorang manusia seperti dirinya yang
memiliki akal budi. Lewat Ilham inilah yang kemudian membuatnya menjadi seorang
pengusaha yang gigih berjuang dan pantang menyerah. Berbekal istri yang mendukungnya,
Om Bob memulai bisnis beternak dan berjualan telur melalui pintu ke pintu kepada orang-
orang asing yang ada di daerah kemang.
D. Perkembangan bisnis Melonjak
Dari berternak ayam, setiap hari Bob dan istrinya bisa menghasilkan dan menjual telor
beberapa kilogram. Karena ulet, gigih dan tekun, dalam waktu satu setengah tahun bisnis
peternakannya berkembang pesat. Kebetulan Kemang adalah pusat pemukiman orang asing
di Jakarta. Ia memiliki banyak pelanggan terutama orang asing yang tinggal di sekitar
Kemang. Selain Om Bob tahu sedikit banyak budaya mereka, Om Bob juga fasih berbahasa
Inggris karena pernah menetap di luar negeri cukup lama.
E. Pelopor ayam negeri adalah “babu orang asing"
Kerja keras telah terbukti dan Lambat laun, bisnis yang digeluti Om Bob pun semakin
meningkat dan tanpa disadarinya, Om Bob telah menjadi pelopor ayam negeri beserta
telurnya di Indonesia. Terkadang ada beberapa pelanggan asing yang mengeluhkan
pelayanan yang belum maksimal dari Om Bob. Namanya juga berdagang ada kalanya
pelanggan kurang puas dengan pelayanannya tetapi Bob Sadino segera memperbaiki
pelayanan mereka sehingga bisnisnya bertambah ramai. Karena itulah Om Bob pernah
dimaki sebagai “babu orang asing” alias pelayan orang asing.
F. Prinsip
Selain peternakan ayam, Bob Sadino juga merambah bisnis swalayan yang diberi nama Kem
Chicks dengan pangsa pasar tetap orang asing sekitar Kemang. Om Bob percaya akan filosofi

9
kesuksesan bahwa sukses tidaklah diraih secepat kilat seperti membalikkan telapak tetapi
harus berproses bahkan harus berhadapan dengan kegagalan demi kegagalan. Perjalanan
wirausaha tidak semulus yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik memperjuangkan
usahanya agar terus maju dan berkembang. Uang bukanlah nomor satu yang terpenting
adalah kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang serta melakukan
tindakan. Begitulah prinsip Bob Sadino.
G. Pelayanan adalah kunci utama
Selain hal-hal diatas, ada satu rahasia lagi pada diri Om Bob yang membuat pelanggannya
bertambah banyak dan bersimpati padanya yaitu keluwesannya dan kesabarannya dalam
melayani dan mendengarkan keluh kesah pelanggan bahkan kritikan terpedas sekalipun Om
Bob sangat berbesar hati menerima dan memperbaiki diri serta pelayanan. Hal ini kemudian
membuat Bob semakin banyak belajar dari pengalaman bisnisnya bahwa pelayanan yang
maksimal adalah kunci utama keberhasilan seorang pengusaha. Karena Bisnis pasar
swalayan Kem Chicks berkembang pesat, Om Bob merambah ke agrobisnis, khususnya
holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di
Indonesia khususnya Kemang. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di
beberapa daerah.
 Fakta tentang Om Bob
A. Tindakan lebih utama
Bob Sadino merupakan sosok yang sederhana dalam kesehariannya maupun dalam
bisnisnya, ia lebih mengedepankan tindakan dalam mengubah nasib dari pada hanya teori-
teori sukses yang selama ini diajarkan.
B. Karyawan = keluarga
Bob menempatkan perusahaannya yang paling utama, seperti sebuah keluarga sendiri.
Semua karyawan Kem Chicks harus saling menghargai, atasan menghargai bawahan dan
bawahan menghormati atasan. Tidak ada yang utama semua memiliki kekuatan dan fungsi.
Bahkan office boy sekalipun sangatlah berjasa, jika tidak ada mereka maka kondisi kantor
akan sangat kotor dan tidak nyaman sekali tentunya.
C. Wirausahawan religious
Selain menggeluti bisnis, Om Bob juga sangat religius. Om Bob selalu mendekatkan diri
pada Allah SWT. Ini terbukti bahwa Om Bob telah melaksanakan ibadah haji. Tetapi walau

10
sudah haji Om Bob tetaplah berpenampilan nyentrik karena itu adalah ciri khas beliau. Beliau
juga sangat menyukai musik jazz dan klasik. Waktu yang sangat beliau senangi adalah ketika
shalat berjamah bersama istri dan dua anaknya.
D. Orang penting dalam negeri
Selain memperkenalkan telur ayam negeri, ia juga merupakan orang pertama yang
menggunakan perladangan sayur sistem hidroponik di Indonesia. Catatan awal tahun 1985
menyebutkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40-50 ton daging segar, 60-70 ton
daging olahan, dan sayuran segar 100 ton.
E. Pembuktian oleh Bob Sadino
Bob membuktikan sendiri, ia yang hanya bermodal nekad, tapi berlandaskan niat dan
keyakinan, serta kerja keras pantang menyerah, tanpa teori sukses ia pun bisa jadi seperti
sekarang. Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun
ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses
keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik,
lalu menjadi trampil dan profesional. Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu,
berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi
orang lain. Sosok berambut putih, bercelana pendek, dan kadang mengisap rokok dari
cangklongnya ini begitu mudah dikenali. Gaya bicaranya blak-blakan tanpa tedeng aling-
aling. Ia adalah Bob Sadino, pengusaha sukses yang terkenal dengan jaringan usaha
Kemfood dan Kemchick-nya. Beberapa kali wajahnya ikut tampil di beberapa sinetron
hingga ke layar lebar, meski kadang hanya tampil sebagai figuran. Penampilannya yang serba
cuek itu ternyata sejalan dengan pola pikirnya yang apa adanya. Sebab, menurutnya, apa
yang diraihnya saat ini adalah berkat pola pikir yang apa adanya itu. Ia menyebut bahwa
kesuksesannya didapat tanpa rencana, semua mengalir begitu saja. Yang penting, adalah
action dan berusaha total, dalam menggeluti apa saja. Totalitas Bob memang patut diacungi
jempol, apalagi mengingat lika-liku jalan hidup yang telah ditempuhnya. Pria kelahiran
Lampung, 9 Maret 1933 yang hanya lulusan SMA ini pernah mengenyam profesi dari sopir
taksi hingga kuli bangunan untuk sekadar bertahan hidup.
 Pelajaran Yang diperoleh

11
1. Setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha
tidak selalu semulus yang dikira. Seorang sering jungkir balik. uang bukan yang nomor
satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.
2. Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku
dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia
lakukan. Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga
ia tidak segera melangkah. “Yang paling penting tindakan,”.
3. Kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak berpikir membuat rencana sehingga tidak
segera melangkah. ketika orang hanya membuat rencana, karena merasa memiliki ilmu
yang melebihi orang lain, muncullah sifat arogan. Padahal, intinya sebenarnya sederhana
saja, lakukan dan selalu dengarkan saran dan keluhan pelanggan.
4. Sukses itu bukan teori. Namun didapat dari perjuangan dan kerja keras, serta dilandasi
keyakinan kuat untuk mewujudkan cita-cita.

2.4 Success Story Ngurah Anom.


Pengalaman pahit getirnya perjalanan membangun bisnis salah satunya bisa kita simak dari
kisah seorang pengusaha asal pulau Dewata Bali bernama Gusti Ngurah Anom. Dari awalnya
hijrah ke ibukota dan menjalani pekerjaan kasar selama bertahun-tahun, dirinya akhirnya tersadar
bahwa kesuksesan besar bukan cuma mimpi baginya. Dan kini, ia berhasil menjadi owner dari
jariangan outlet oleh-oleh khas Bali bernama “Raja Oleh-Oleh Khas Bali”.
Perjalanan Gusti Ngurah Anom dari Desa ke Kota Besar
Gusti Ngurah Anom, ia terlahir dari keluarga dengan tingkat ekonomi yang bisa dikatakan
sangat terbatas. Namun tidak ingin menyerah pada keadaan, ia yang hanya lulusan SMP
memutuskan untuk pergi dari kampung halaman di Buleleng menuju ibu kota Denpasar.
Keputusan tersebut tentu tidak dibuat begitu saja, ia memahami betul besarnya tantangan di kota
besar nanti dan bukan tidak mungkin hidupnya justru kian berat di sana. Namun apa mau dikata,
kebutuhan akhirnya memaksa dirinya untuk tetap hijrah dan mencari pekerjaan yang sesuai dengan
kemampuannya. Di Denpasar, benar saja tidak mungkin ia mendapat pekerjaan yang nyaman. Pria
yang gemar berbagi kisah inpiratif tersebut awalnya hanya menjadi tukang cuci mobil di salah satu
hotel serta pernah juga menjadi pekerja kasar di perusahaan garmen. Semua ia jalani setidaknya
untuk bisa bertahan hidup.
Awal Bisnis Gusti Ngurah Anom

12
Di tengah menjalani pekerjaan rutin, pada suatu ketika ilham untuk memulai membuka
usaha datang dalam benak Gusti Ngurah Anom. Melihat besarnya potensi bisnis pariwisata yang
ada, ia berfikir apa salahnya mencoba terjun berbisnis. Lagipula untuk berbisnis, ia tak perlu harus
bermodal besar atau bertitle pendidikan tertentu.Ia yakin yang diperlukan adalah tekad dan kerja
keras. Jadilah bersama sang istri Ni Ketut Mastrining, ia mulai membangun usaha oleh-oleh khas
Bali yakni kaos. Dari situ ia mulai mengumpulkan modal dan ilmu otodidak terkait bisnis konveksi
baju kaos skala kecil. Namun tentu usaha konveksi yang dibangun Gusti Ngurah Anom berjalan
tidak tanpa tantangan. Pada awal membangun, agar produk kaosnya dikenal banyak wisatawan ia
menjalankan promosi secara manual dengan menyebar brosur ke beberapa tempat keramaian.
Siang malam ia habiskan selain untuk mengembangkan produk kaos yang lebih baik namun juga
berpromosi.
Perkembangan Usaha Oleh-oleh Khas Bali, Krisna
Setelah beberapa waktu, Gusti Ngurah Anom merasa bahwa dirinya harus lebih fokus pada
usahanya dan melepas pekerjaan sebagai karyawan. Dan ternyata keputusannya tersebut juga
didukung oleh pemilik bisnis tempatnya bekerja dulu. Waktu berjalan, buah manis hasil kerja
kerasnya mulai muncul. Bahkan melihat skala usahanya, ia memutuskan untuk membuka toko
kaos dan oleh-oleh khas Bali dengan nama toko Krisna. Pada tahun 2007, ia mulai membuka toko
di kawasan Jalan Nusa Indah Denpasar. Dari tokonya tersebut, usaha oleh-oleh khas Bali yang
dirintis ayah 4 orang anak ini seakan naik kelas. Ia bahkan bisa melebarkan sayap setelah beberapa
tahun usia bisnisnya, dengan mendirikan cabang lain yang kemudian dibranding dengan nama
Raja Oleh-Oleh Khas Bali. Tak tanggung-tanggung ada 4 cabang yang berhasil dibangun Gusti
Ngurah Anom. Kini jaringan toko Raja Oleh-Oleh Khas Bali bahkan telah menjadi salah satu toko
oleh-oleh terbesar di Bali dengan total karyawan mencapai lebih dari 1000 orang. Selain itu omzet
bisnisnya pun tak main-main yakni mencapai miliaran rupiah.

13
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Berwirausaha merupakan suatu pekerjaan yang kini marak untuk dijalani. Karena dengan
berwirausaha tidak akan ada batasan waktu dan tidak dibatasi waktu. Anda bisa mengatur sendiri
Wirausaha yang Anda jalani. Colonel Harland David Sanders atau dikenal dengan nama Colonel
Sanders, lahir pada 9 September 1890. Beliau adalah sosok yang dikenal sebagai seorang pebisnis
Amerika dan pendiri salah satu rumah makan cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC). Banyak
hal yang kita pelajari dari kisah hidup Colonel Sanders. Ternyata banyak sekali kejadian-kejadian
yang tidak mengenakan, terlebih pada masa-masa tuanya. Meskipun begitu ada pelajaran seperti
pantang menyerah, kreatif dalam membangun model bisnis dan bisnis, jangan remehkan pendapat
ahli.
Bambang Mustari Sadino (lahir di Bandar Lampung, 9 Maret 1933 meninggal di Jakarta,
19 Januari 2015 pada umur 81 tahun) atau akrab dipanggil Bob Sadino, adalah seorang pengusaha
asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Pelajaran Yang diperoleh yaitu
setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Di saat melakukan sesuatu pikiran
seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku. Kelemahan banyak orang adalah
terlalu banyak berpikir membuat rencana sehingga tidak segera melangkah. Dan sukses itu bukan
teori. Namun didapat dari perjuangan dan kerja keras, serta dilandasi keyakinan kuat untuk
mewujudkan cita-cita.
Pengalaman pahit getirnya perjalanan membangun bisnis salah satunya bisa kita simak dari
kisah seorang pengusaha asal pulau Dewata Bali bernama Gusti Ngurah Anom. Dari awalnya
hijrah ke ibukota dan menjalani pekerjaan kasar selama bertahun-tahun, dirinya akhirnya tersadar
bahwa kesuksesan besar bukan cuma mimpi baginya. Dan kini, ia berhasil menjadi owner dari
jariangan outlet oleh-oleh khas Bali bernama “Raja Oleh-Oleh Khas Bali”.

14
Daftar Pustaka

Agung Sudjatmoko. 2009. Cara Cerdas Menjadi Pengusaha. VisiMedia

-----. 2014. Kisah Sukses Colonel Sanders. Sumber: analisaforex.com [diakses 2 Maret 2018]

-----. Kisah Sukses Bob Sadino. Sumber: biografiku.com [diakses 2 Maret 2018]

-----. Gusti Ngurah Anom Pendiri Krisna Oleh-oleh. Sumber: maxmanroe.com [diakses 2 Maret

2018]

15