Anda di halaman 1dari 19

TRYOUT NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI 2018

PEMBAHASAN TES KEMAMPUAN DASAR SAINS DAN TEKNOLOGI (SAINTEK) PAKET 102
91. Jawaban : A
!" % !" % % %
Dari = ↔ = = dan panjang rusuk kubus adalah 6, kita peroleh FP = 6 = 2. Dengan
"# & !# %(& ) )
cara yang sama, kita dapat FQ = 2. Setelah itu, kita perhatikan bidang AER.

Dengan konsep kesebangunan ∆AER dan ∆FQR, kita peroleh


hubungan
FR FQ FR 2 1
= ↔ = = ↔ 3FR = 6 + FR
ER EA 6 + FR 6 3
↔ 2FR = 6
↔ FR = 3.
%
Volume limas adalah V89:;< = ∙ luas alas limas ∙
)
tinggi limas . Dari kubus ABCD. EFGH, volume EAH. FQP adalah selisih volume dari limas R. EAH
dan limas R. FQP sehingga volume dari EAH. FQP adalah
V = VC.DEF − VC.!H"
1 1 1 1
= ∙6∙6 6+3 − ∙2∙2 3
3 2 3 2
=6 9 −2
= 54 − 2
= 52.

92. Jawaban : C
L M N& L NO L NS L (& N%
≤ 0 ↔ ≤ 0 (Nilai dari (|x|+2) selalu positif dan ≥ 2)
LN& 𝒙N𝟐
Maka:
L NS ( N%
a ≤ 0 → 𝑥 ≤ −4 𝑎𝑡𝑎𝑢 2 < 𝑥 ≤ 4
𝒙N𝟐
Bilangan postif yang termasuk {3,4} berjumlah 2

93. Jawaban : B
cos 2x + 60° = cos 2 x + 15° + 30° … … (7.1)
Hubungan penjumlahan atau pengurangan dua sudut dalam kosinus adalah
cos A ± B = cos A cos B ∓ sin A sin B
Sehingga, kita persamaan (7.1) menjadi
cos 2x + 60° = cos 2 x + 15° cos 30° − sin 2 x + 15° sin 30° … … (7.2)
Lalu, hubungan sudut rangkap dua trigonometri adalah
cos 2A = 2 cos & A − 1 dan sin 2A = 2 sin A cos A.
Maka, persamaan (7.2) menjadi
1 1
cos 2x + 60° = 2 cos & x + 15° − 1 3 − 2 sin x + 15° cos x + 15° … … (7.3)
2 2
;
Karena cos x + 15° = a = , kita peroleh segitiga siku-siku yang berkaitan.
%

Dari segitiga siku-siku tersebut, kita dapat nilai


1 − a&
sin x + 15° = = 1 − a& .
1

Persamaan (7.3) menjadi


1 1
cos 2x + 15° = 2a& − 1 3 −2∙ 1 − a& ∙ a
2 2
3
= 2a& − 1 − a 1 − a& .
2

94. Jawaban : D
k
𝑥% + 𝑥& + 𝑥) = −
l
𝑥 ) − 3𝑥 & + 𝑎 − 2 𝑥 + 2𝑏 + 4 = 0
Barisan geometri dengan ratio -2, berarti:
𝑥% + 𝑥& + 𝑥) = 3
𝑥% + −2𝑥% + 4𝑥) = 3
3𝑥% = 3 → 𝑥% = 1
𝑥% = 1, 𝑥& = −2, 𝑥) = 4
Sehingga persamaan suku banyak menjadi:
𝑥−1 𝑥+2 𝑥−4 =0
𝑥 ) − 3𝑥 & − 6𝑥 + 8 = 0
𝑎 − 2 = −6 → 𝑎 = −4, 2𝑏 + 4 = 8 → 𝑏 = 2
Jadi, nilai dari 2𝑏 − 𝑎 = 2 2 − −4 = 8

95. Jawaban : B
qr<M s
Fungsi f adalah deret geometri tak hingga dengan suku pertama 1 dan rasio = cos & x < 1 (deret
%
konvergen) sehingga kita peroleh
1 1
f x = = … … (8.1)
1 − cos & x sin& x
<9uM s
Fungsi g adalah deret geometri tak hingga dengan suku pertama 1 dan rasio = sin& x < 1 (deret
%
konvergen) sehingga kita peroleh
1 1
g x = = … … (8.2)
1 − sin x cos & x
&
Lalu,
v v
& f−g x & f x −g x
dx = dx
v f∙g x v f x ∙g x
%& %&
v
& 1 1
= − dx
v g x f x
%&
v
& 1 1
= − dx
v 1 1
%& &
v
cos x sin& x
&
= cos & x − sin& x dx
v
%&
v
&
= cos 2x dx (karena cos 2x = cos & x − sin& x)
v
%&
v
sx
1 &
= sin 2x v
2 sx
%&
1 π π
= sin 2 − sin 2
2 2 12
1 π
= sin π − sin
2 6
1 1
= 0−
2 2
1
= − .
4
96. Jawaban : B
25𝑥2−𝑥+4 = 125𝑥2−2𝑥+4
52(𝑥2−𝑥+4) = 53(𝑥2−2𝑥+4)
2𝑥2 − 2𝑥 − 8 = 3𝑥2 − 6𝑥 + 12
𝑥2 − 4𝑥 + 4 = 0
(𝑥 − 2)(𝑥 − 2) = 0
𝑥=2

97. Jawaban : D
5%(u − 2u() 5% ∙ 5u − 2u ∙ 2)
lim = lim
u→| 5u() + 3uNS u→| 5u ∙ 5) + 3u ∙ 3NS
1
5% ∙ 5u − 2u ∙ 2) 5u
= lim u ) ∙
u→| 5 ∙ 5 + 3u ∙ 3NS 1
5u
2 u
5− ∙8
= lim 5
u→| 3 u 1
125 + ∙
5 81
& u ) u
Karena lim = lim = 0, kita dapat
u→| } u→| }
5%(u − 2u() 5−0
lim u() = lim
u→| 5 + 3uNS u→| 125 + 0
5 1 4 4
= = =
125 25 4 100
= 0,04.

98. Jawaban : B
tan 2𝑦 lim tan 2𝑦 0
~→•
lim = = =0
~→• sin 2𝑦 − 1 lim sin 2𝑦 − 1 −1
~→•

99. Jawaban : B
v v
S 1 + cos x sin x S 1 + cos x cos x + 1 + sin x sin x
+ dx = dx
• 1 + sin x cos x • 1 + sin x cos x
v
S cos x + cos & x + sin x + sin& x
= dx
• 1 + sin x cos x
v
S sin& x + cos & x + sin x + cos x
= dx
• 1 + sin x cos x
v
S 1 + sin x + cos x
= dx
• 1 + sin x cos x

E(‚ % %
Karena = + , persamaan di atas menjadi
E∙‚ ‚ E
v v
S 1 + cos x sin x S 1 1
+ dx = + dx
• 1 + sin x cos x • cos x 1 + sin x
v
S 1 1 1 − sin x
= + ∙ dx
• cos x 1 + sin x 1 − sin x
v
S 1 − sin x
= sec x + dx
• 1 − sin& x
v
S 1 − sin x
= sec x + dx
• cos & x
v
S sin x
= sec x + sec & x − dx
• cos & x
v
S 1 sin x
= sec x + sec & x − ∙ dx
• cos x cos x
v
S
= sec x + sec & x − sec x tan x dx … … . (11.1)

Untuk menghitung sec x dx, kita perlu memanipulasi aljabar agar dapat dihitung nilai
integralnya, yaitu
sec x + tan x
sec x dx = sec x dx
sec x + tan x
sec & x + sec x tan x
= dx
sec x + tan x

Lalu, misalkan u = sec x + tan x, maka


du = sec x tan x + sec & x dx = sec & x + sec x tan x dx sehingga kita peroleh
…†
sec x dx = = ln u = ln sec x + tan x + C, dengan C konstanta.

Kemudian, sec & x dx = tan x + C dan (sec x tan x) dx = sec x + C, dengan C konstanta.
Oleh karenanya, persamaan (11.1) menjadi
v
v
S 1 + cos x sin x sx
+ dx = ln sec x + tan x + tan x − sec x sx•S
• 1 + sin x cos x
π π π π
= ln sec + tan + tan − sec − ln sec 0 + tan 0 + tan 0 − sec 0
4 4 4 4
= ln 2 + 1 + 1 − 2 − ln 1 + 0 + 0 − 1
= ln 2 + 1 + 2 − 2 .

100.Jawaban : A
Banyak kemungkinan pilihan ada : 30 x 30 = 900
%% &ˆ}
Maka, jika kemungkinan terpilih keduanya lelaki adalah = , ada 275 kemungkinan pilihan
)‡ O••
pasangan
275 = 25 x 11
Asumsikan ada 25 anak laki di kelas 1 dan 11 anak laki di kelas 2. Artinya, ada 30-25 = 5 anak
perempuan di kelas 1 dan 30-11=19 anak perempuan di kelas 2
Kemungkinan pilihan kedua nya anak perempuan ada : 5x19 = 95
Peluang setidaknya salah satu anak laki : peluang keseluruhan – peluang kedua nya anak perempuan.
Maka,
O} ‰•} %‡%
Peluang : 1 – = =
O•• O•• %‰•

101.Jawaban : D
Karena 𝑥 ≤ 𝑎 ⟺ −𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑎,
6
+3 <1
𝑥
6
⟺ −1 < + 3 < 1
𝑥
6
⟺ −4 < < −2
𝑥
Untuk x<0,
−2𝑥 < 6 < −4𝑥
3
⟺ 𝑥 > −3 𝑑𝑎𝑛 𝑥 < −
2
3
⟺ −3 < 𝑥 < −
2

Untuk x>0 ,
−4𝑥 < 6 < −2𝑥
3
⟺ 𝑥 > − 𝑑𝑎𝑛 𝑥 < −3
2
Tidak ada x yang memenuhi syarat diatas.
Jadi seluruh bilangan real x yang memenuhi persamaan adalah -3<x<-3/2.

102.Jawaban : B
Misalkan data nilai ujian enam siswa tersebut dari yang terendah sampai tertinggi (berurutan) adalah
x% , x& , x) , xS , x} , x‡ . Sehingga, kita peroleh persamaan
• Jangkauan = 10 : x‡ − x% = 10 ↔ x‡ = x% + 10 ....... (2.1)
sŽ (sM (s• (s• (s‘ (s’
• Rata-rata = 6 : = 6 ↔ x% + x& + x) + xS + x} + x‡ = 6 6 = 36 .....

(2.2)
‡(%
• Median = 6 : Nilai data tengah, yaitu data ke- atau data ke-3,5 adalah
&
%
x) + xS = 6 ↔ x) + xS = 2 6 ↔ x) + xS = 12 ..... (2.3)
&
• Selisih kuartil 1 dan 3 = 6:
Karena banyak data genap, rumus kuartil 1 adalah
%
è Kuartil 1 : q% = data ke- n + 2 , dengan n = banyak data.
S
%
Maka, q% = data ke- 6+2 = data ke-2
S
↔ q% = x& ......... (2.4)
Karena banyak data genap, rumus kuartil 3 adalah
%
è Kuartil 3 : q) = data ke- 3n + 2 , dengan n = banyak data
S
%
Maka, q) = data ke- 3 6 +2 = data ke-5
S
↔ q) = x} ...........(2.5)
Maka, hubungan selisih kuartil 1 dan kuartil 3, yaitu
q) − q% = x} − x& = 6 ↔ x} = x& + 6 ................(2.6)
Kemudian, substitusi persamaan (2.1), (2,3), dan (2,6) ke persamaan (2.2), kita peroleh
x% + x& + 12 + x& + 6 + x% + 10 = 36
↔ 2x% + 2x& + 28 = 36
↔ x% + x& + 14 = 18 (setiap ruas dibagi 2)
↔ x% + x& = 18 − 14
↔ x% + x& = 4.
103.Jawaban : D
1 + 𝑠𝑖𝑛 𝑥 𝐷 𝑐𝑜𝑠𝑥 − 𝐷 1 + 𝑠𝑖𝑛𝑥 𝑐𝑜𝑠𝑥
𝑓• 𝑥 =
1 + 𝑠𝑖𝑛𝑥 &
1 + 𝑠𝑖𝑛 𝑥 −𝑠𝑖𝑛𝑥 − (𝑐𝑜𝑠𝑥) 𝑐𝑜𝑠𝑥
𝑓• 𝑥 =
1 + 𝑠𝑖𝑛𝑥 &

−𝑠𝑖𝑛𝑥 − sin& 𝑥 − cos & 𝑥
𝑓 𝑥 =
1 + 𝑠𝑖𝑛𝑥 &

−𝑠𝑖𝑛𝑥 − sin& 𝑥 − cos & 𝑥



𝑓 𝑥 =
1 + 𝑠𝑖𝑛𝑥 &
−𝑠𝑖𝑛𝑥 − (sin& 𝑥 + cos & 𝑥)
𝑓• 𝑥 =
1 + 𝑠𝑖𝑛𝑥 &
2 2
Dengan identitas sin x+cos x = 1,
−𝑠𝑖𝑛𝑥 − 1
𝑓• 𝑥 =
1 + 𝑠𝑖𝑛𝑥 &
−(𝑠𝑖𝑛𝑥 + 1)
𝑓• 𝑥 =
1 + 𝑠𝑖𝑛𝑥 &
−1
𝑓• 𝑥 =
1 + sin 𝑥

104.Jawaban : A
Konsep Fungsi Genap dan Fungsi Ganjil:
Fungsi genap didefinisikan sebagai f −x = f x untuk setiap x di domain f x sehingga fungsi genap
memiliki sifat :
Jika f fungsi genap yang kontinu pada interval −a, a , maka
; ; •
f x dx = 2 f x dx = 2 f x dx.
N; • N;
Fungsi ganjil didefinisikan sebagai f −x = −f x untuk setiap x di domain f x sehingga fungsi
genap memiliki sifat :
Jika f fungsi ganjil yang kontinu pada interval −a, a , maka
;
f x dx = 0.
N;

Berdasarkan soal di atas, kita peroleh hubungan


S S S S
f x sin x + 1 dx = f x ∙ sin x + f x dx = f x ∙ sin x dx + f x dx
NS NS NS NS
Misalkan g x = f x ∙ sin x. Karena f fungsi genap sehingga f −x = f x , kita peroleh g −x =
f −x ∙ sin −x = f x ∙ − sin x = −f x ∙ sin x = −g x . Artinya, g adalah fungsi ganjil sehingga
kita dapat
S S S
f x sin x + 1 dx = 0 + 2 f x dx = 2 f(x) dx
NS • •
S S S
Karena NS f x sin x + 1 dx = 8, kita peroleh 2 •
f(x) dx =8↔ •
f(x) dx = 4 … … (4.1)
Akibatnya, kita peroleh
• S • S S
f x dx = f x dx + f x dx = f x dx + − f x dx
N& N& S N& •
=4−4
= 0.

105.Jawaban : E
Jika r merupakan jari-jari dari silinder dan h adalah tinggi dari silinder.
Luas permukaan silinder = 384𝜋 cm2
Luas permukaan silinder = 2πr2 +2πrt = 384𝜋
Jika kedua ruas dibagi dengan 2π maka
𝑟 & + 𝑟ℎ = 192
192
ℎ= −𝑟
2
𝑟
Volum dari silinder = πr h
𝑉 = 𝜋𝑟 & ℎ
Masukkan h = 192/r –r
192
𝑉 = 𝜋𝑟 & −𝑟
𝑟
Agar volum maksimum maka turunan volum = 0
𝑑𝑉
= 192𝜋𝑟 − 3𝜋𝑟 ) = 0
𝑑𝑟
3𝜋𝑟 & = 192𝜋𝑟
𝑟 & = 64
𝑟 = 8 𝑐𝑚
Masukkan r pada h = 192/r –r
Maka didapatkan h = 16
𝑉 = 𝜋𝑟 & ℎ
𝑉 𝑠𝑖𝑙𝑖𝑛𝑑𝑒𝑟 = 𝜋 8 & 16
𝑉𝑠𝑖𝑙𝑖𝑛𝑑𝑒𝑟 = 1024𝜋 𝑐𝑚)
106.Jawaban : C

Batang berada pada lantai licin, artinya tidak ada gaya eksternal yang bekerja pada batang kecuali
gaya gravitasi.
Pusat massa dari sistem dalam arah horizontal tidak berubah
Saat batang sudah jatuh (di posisi horizontal)
1
𝑀. 𝐿 + 𝑀. 𝐿 3
𝑥¢£ = 2 = 𝐿
2𝑀 4

Kecepatan dari ujung bawah batang selalu dalam arah horizontal (dibatasi konstrain
lantai). Di posisi horizontal kecepatan dari ujung kiri batang bernilai 0.
Jadi,
3
0 = 𝑣¢£ − 𝜔 𝐿
4
4𝑣¢£
𝜔=
3𝐿
Hukum kekekalan energi
1 1 1
𝑀𝑔 𝐿 + 𝑀𝑔𝐿 = 𝐼𝜔& + 2𝑀 𝑣¢£ &
2 2 2
Momen inersia sistem terhadap pusat massa
1 1 & 1 & 5
𝐼= 𝑀𝐿& + 𝑀 𝐿 + 𝑀 𝐿 = 𝑀𝐿&
12 4 4 24
Dari persamaan hukum kekekalan energi
3 1 5 &
16𝑣 &
𝑀𝑔𝐿 = . 𝑀𝐿 . + 𝑀𝑣 &
2 2 24 9𝐿&
9
𝑣¢£ = 𝑔𝐿
8
Kecepatan dari partikel
1 4
𝑣ªl«¬-®¯° = 𝑣¢£ + 𝜔𝐿 = 𝑣¢£
4 3
𝟑
𝒗𝒑𝒂𝒓𝒕𝒊𝒌𝒆𝒍 = 𝒈𝑳
𝟐

107.Jawaban : B
Konstanta kekakuan (Stiffness constant k)
𝐸𝐴 70𝑥10O . 100𝑥10N‡
𝑘= = = 35 . 10‡ 𝑁/𝑚
𝐿 20𝑥10N&
Semua bagian dari aluminium mengalami tegangan tarik yang sama (ingat 2 gaya yang bekerja itu
hanyalah gaya aksi-reaksi tidak berarti nilai gaya yang bekerja 2 kali lipat)
𝐹 = 𝑘. ∆𝑥
35𝑥10)
∆𝒙 = = 𝟏𝒎𝒎
35𝑥10‡
108.Jawaban : A
Usaha yang diperlukan untuk memindahkan partikel adalah perubahan energi potensial listrik dari
partikel.
Saat di titik tak terhingga engerginya adalah nol (0)
Saat berada di titik A, energinya
𝑘𝑞(2𝑞) 𝑘𝑞(𝑞) 𝑘𝑞(−𝑞)
𝐸𝑝 = + +
𝑎 𝑎 𝑎 2
&
2 𝑘𝑞
𝐸𝑝 = 3 −
2 𝑎
Usaha yang dibutuhkan (W)
𝑊 = ∆𝐸𝑝
𝟐 𝒌𝒒𝟐
𝑾= 𝟑−
𝟐 𝒂

109.Jawaban : C
Polaritas searah
𝐸% + 𝐸& = 𝐼 𝑅¬Ë¬ = 4 𝑅 + 𝑅% + 𝑅& (1)
Polaritas searah
𝐸% − 𝐸& = 𝐼 𝑅¬Ë¬ = 2 𝑅 + 𝑅% + 𝑅& (2)
Eleminasi persamaan 1 dan 2
2 𝐸% − 𝐸& = 4 𝑅 + 𝑅% + 𝑅& 2 𝑥2
𝐸% + 𝐸& = 4 𝑅 + 𝑅% + 𝑅& (1)
𝐸% − 3𝐸& = 0
𝐸%
=3
𝐸&

110.Jawaban : D

𝑘% = 2𝑘& = 3𝑘)
𝑇% = 100 °𝐶
𝑇& = 𝑇) = 0 °𝐶
𝑘%
𝑘& =
2
𝑘%
𝑘) =
3
𝐴% = 𝐴& = 𝐴)
𝑙% = 𝑙& = 𝑙)

𝑘 Î = 𝑘& + 𝑘)
𝑘% 𝑘%
= +
2 3
5
= 𝑘%
6

Dengan menggunakan persamaan pada perpindahan kalor secara konduksi


𝑄% 𝑄&
=
𝑡% 𝑡&
𝑘% 𝐴% ∆𝑇% 𝑘& 𝐴& ∆𝑇&
=
𝑙% 𝑙&
𝑘% ∆𝑇% = 𝑘 Î ∆𝑇Î
5
𝑘% 100 − 𝑇 = 𝑘% 𝑇 − 0
6
5
100 − 𝑇 = 𝑇
6
11
100 = 𝑇
6
𝑇 = 54,5 °𝐶

111.Jawaban : D
• Usaha yang dilakuakan sistem pada proses A-B adalah 100VA.
• Proses A-C bukan isotermik, karena temperatur belum tentu konstan.
• Usaha total ditunjukkan oleh luas kurva tertutup A-B-C-A.
• Energi dalam pada proses isokhorik sama dengan kalor yang diterima/ diepaskan

112.Jawaban : C
Perbedaan tinggi kolom cairan pada pipa disebabkan adanya perbedaan tekanan di ujung- ujung pipa.
Namun, udara di dalam pipa kecil tidak mengalir (pada kondisi stasioner) karena terhambat cairan
(disebut stagnation pressure).

113.Jawaban : C
Nilai kedalaman yang terlihat dari udara/permukaan danau (h’) dipengaruhi oleh perbedaan indeks
bias
𝑛£¯Ð-Ñ£ •
ℎ= .ℎ
𝑛ÑÐl«l
1 1
ℎ′ = . ℎ¯Ó + ℎ
𝑛¯Ó 𝑛l-« l-«
1 3
1= . 6.5𝑥10N& + ℎl-«
1,3 4
3
1 = 0.05 + ℎl-«
4
ℎl-« = 1,267 𝑚
Kedalaman sesungguhnya
ℎ = ℎ¯Ó + ℎl-«
𝒉 = 𝟏. 𝟑𝟑𝟐 𝒎
114.Jawaban : A
Berdasarkan persamaan efek Doppler, cepat rambat bunyi di medium udara berpengarug terhadap
frekuensi yang didengar.
Gunakan persamaan efek Doppler
𝑣ÑÐl«l
𝑓ª = . 𝑓
𝑣ÑÐl«l − 𝑣ÓÑ£k¯« Ó
Didapat 𝑣ÓÑ£k¯«,Õ = 85 𝑚/𝑠 𝑑𝑎𝑛 𝑣ÓÑ£k¯«,Ö = 136 𝑚/𝑠
Dengan persamaan kinematika,
𝑠 = 𝑣ÓÑ£k¯«,Õ + 𝑣ÓÑ£k¯«,Ö . 𝑡
𝑡 = 2 𝑠
Sehingga, mobil A telah bergerak ke kanan sejauh 170 m dan mobil B telah bergerak ke kiri sejauh
272 m saat bertemu.
Semakin rapat susunan partikel dan suhu semakin rendah, cepat rambat bunyi akan semakin tinggi.
)×Î
𝑣=
£

115.Jawaban : B
Dari spectrum cahaya kta dapat simpulkan bahwa panjang gelombang ungu adalah sekitar λ = 400
nm.
Energi tiap foton
ℎ𝑐 6.63𝑥10N)S . 3𝑥10‰
𝐸= = = 4,97𝑥10N%O 𝐽
λ 400𝑥10NO
Diketahui bahwa dihasilkan 𝑁 = 500 x 10%} foton/s.
Daya yang dikeluarkan oleh laser
𝑷 = 𝐸. 𝑁 = 𝟎, 𝟐𝟒𝟖𝟓 𝑾
Jadi, jawabannya adalah (B)
116.Jawaban : A

∆ℎ = 200 − 180 = 20 𝑐𝑚 = 0,2 𝑚


Kasus ini seperti gerakan parabola, tetapi pada sumbu horizontal terdapat perlambatan dari angin.
Sumbu x
1
𝑥 = 𝑣•L 𝑡 − 𝑎𝑡 &
2
1
10 = 𝑣• cos 45° 𝑡 − 2𝑡 &
2
2
10 = 𝑣 𝑡 − 𝑡 &
2 •
2
10 + 𝑡 & = 𝑣 𝑡 (1)
2 •
Sumbu y
1
𝑦 = 𝑣•~ 𝑡 − 𝑔𝑡 &
2
1
∆ℎ = 𝑣• sin 45° 𝑡 − 10𝑡 &
2
2
0,2 = 𝑣 𝑡 − 5𝑡 &
2 •
2
0,2 + 5𝑡 & = 𝑣 𝑡 (2)
2 •
Substitusikan persaman (1) dan (2)
0,2 + 5𝑡 & = 10 + 𝑡 &
4𝑡 & = 9,8
𝑡 = 2,45 𝑠

117.Jawaban : A

𝑊 = 800 𝑁
Panjang tali awal 𝐿• = 20 𝑚
Tinggi gedung ℎ = 40 𝑚
Pada keadaan teregang maksimal Tio berada 5 m di atas tanah, maka perubahan ketinggiannya
∆ℎ = 40 − 5 = 35 𝑚
Regangan pegas adalah
∆ℎ = 𝐿• + ∆𝑥
35 = 20 + ∆𝑥
∆𝑥 = 15 𝑚
Dengan menggunakan hukum kekekalan energi didapat
𝐸lßl° = 𝐸l®à-«
1
𝑚𝑔ℎ% = 𝑚𝑔ℎ& + 𝑘 ∆𝑥 &
2
1 &
𝑚𝑔∆ℎ = 𝑘 ∆𝑥
2
1
800.35 = 𝑘 15&
2
𝑘 = 248,8 𝑁/𝑚

118.Jawaban : D
% % & ˆ
Momen inersia terhadap poros 𝑚𝑙 & + 𝑚 𝑙 = 𝑚𝑙 &
%& & S‰
% % % &
−𝑚𝑔 𝑙 𝑠𝑖𝑛𝜃 = 𝑚𝑙 & + 𝑚 𝑙 .𝜃
S %& &
%&â %&â
𝜃+ 𝜃 = 0 ; 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝜔 = (frekuensi sudut)
ˆ° ˆ°
ˆä
𝑠𝑒ℎ𝑖𝑛𝑔𝑔𝑎, 𝑇 = 2𝜋 sekon
%&â
Bandul tersebut adalah bandul fisis , dimana dimensi dan massa benda tegar diperhitungkan)

119.Jawaban : B
Agar sistem dalam keadaan setimbang maka
𝐹L = 0 dan 𝐹~ = 0
Tinjau benda kanan
𝐹L = 0

𝐹~ = 0
𝑇% − 𝑚𝑔 = 0
𝑇% = 𝑚𝑔 (1)
Tinjau benda kiri

𝑇% = 2 𝑇& (2)

𝐹~ = 0
𝑁 − 𝑚𝑔 cos 𝜃 = 0
𝑁 = 𝑚𝑔 cos 𝜃
𝐹L = 0
𝑇& − 𝑚𝑔 sin 𝜃 = 0
𝑇& = 𝑚𝑔 sin 𝜃 (3)
Substitusikan persaman (1), (2), dan (3), maka
𝑚𝑔 = 2𝑀𝑔 sin 𝜃
𝑚
= 2 sin 𝜃 (𝐵)
𝑀

120.Jawaban : B
Kekekalan momentum sumbu x menghasilkan :
2𝑣 = 𝑣& 𝑐𝑜𝑠𝜃 (1)
Kekekalan momentum sumbu y menghasilkan :
2𝑣% = 𝑣& 𝑠𝑖𝑛𝜃 (2)
Gabungkan kedua persamaan didapat :
𝑣&L = 2𝑣𝑡𝑎𝑛𝜃 ; 𝑣&~ = 2𝑣 ; 𝑣-~ = 𝑣𝑡𝑎𝑛𝜃
Jarak 2 benda setelah 3 sekon :
𝑟 = (𝑣&L . 𝑡)& + (𝑣&~ . 𝑡 + 𝑣-~ . 𝑡)&
𝒓 = 𝟑𝒗 (𝟐𝒕𝒂𝒏𝜽)𝟐 + (𝟐 + 𝒕𝒂𝒏𝜽)𝟐 meter (B)

121.Jawaban : A
(1) (2) (3) Benar, karena terdapat satu pasangan elektron bebas dan dua pasangan elektron berikatan

122.Jawaban : E
Persamaan reaksi pembakaran
C4H10 + 13/2 O2 4CO2 + 5H2O
∆H°c = {(4 x ∆H°f CO2) + (5 x ∆H°f H2O)} – {(∆H°f C4H10) + ( 13/2 x ∆H°f O2)}
= {(4 x -394) + (5 x -285,9)} – {(-126) + 0}
= -2879,5 kJ/mol
Cari mol gas butane yang dibakar
PV =nRT
n = PV/RT
= (2,35-1,1)(200)/(0,082)(26+273)
= -29361,08 kJ

123.Jawaban : A
Untuk mencari mol N2O, tekanan N2O perlu diketahui. Cari tekanan SiH4 terlebih dahulu
PSiH4 = (nSiH4 x R x T)/ V
= (0,15 x 0,082 x (25 + 273)) / 5
= 0,73308
PN2O = Ptotal – PsiH4 = 2,5 – 0,73308
= 1,76692
è L é
Mol gas N2O =
× L Î
%,ˆ‡‡O& × }
=
•,•‰& × (&}(&ˆ))
= 0,362 mol

124.Jawaban : B
Reaksi:
N2 (g) + 3H2 (g) ↔ 2NH3 (g)

125.Jawaban : C
Persamaan reaksi yang terjadi antara natrium hidroksida dan asam sianida adalah:

NaOH + HCN → NaCN + H2O


mula-mula : 0,10 0,15 - -
reaksi : 0,10 0,10 0,10 0,10
sisa : - 0,05 0,10 0,10

Sisa asam lemah HCN dan garam NaCN tersebut akan membentuk larutan penyangga asam. pH larutan
penyangga asam dapat dicari melalui rumus:
pH penyangga asam, campuran asam kenah HCN dan basa kuat NaOH
Jadi, pH larutan yang diperoleh adalah 10 − log 2

126.Jawaban : C
katoda : terjadi reaksi reduksi (E0 besar)
anoda : terjadi reaksi oksidasi (E0 kecil)

Jika suatu spesi mempunyai potensial reduksi yang lebih besar dari yang lain maka spesi tersebut
cenderung mengalami reduksi.

Pada soal di atas, Cu2+ mempunyai potensial reduksi paling besar. Sehingga Cu2+ akan mengalami
reduksi lebih dahulu membentuk endapan Cu.

Cu2+(aq) + 2e− → Cu(s)

Jadi, spesi yang pertama kali terbentuk pada katoda adalah Cu

127.Jawaban : A
Zat organik yang akan kita cari rumus molekulnya adalah terdiri dari C, H, dan O sehingga rumus
molekulnya secara umum adalah CxHyOz.
⇒ 0 - (-3,72) = m 1,86
⇒ 3,72 = 1,86 m
⇒m=2
Dari rumus molalitas :
⇒ m = n x 1000 / p
⇒ mp = 1000 n
⇒ 2 (50) = 1000n
⇒ 100 = 1000n
⇒ n = 0,1 mol
Jadi, jumlah mol zat organik tersebut adalah 0,1 mol.
Dari rumus mol :
⇒ n = gram Mr
⇒ 0,1 = 3,2 Mr CxHyOz
⇒ Mr CxHyOz = 3,2 0,1
⇒ Mr CxHyOz = 32
Pada soal diketahui perbandingan unsurnya 37,5% C; 12,5% H; dan 50% O.
Menentukan x dari dari rumus CxHyOz :
⇒ 37,5% = x Ar C x 100% 32
⇒ 37,5 = x (12) x 100 32
⇒ 1200x = 1200
⇒x=1
Menentukan y dari dari rumus CxHyOz :
⇒ 12,5% = y Ar H x 100% 32
⇒ 12,5 = y (1) x 100 32
⇒ 100y = 400
⇒y=4
Menentukan y dari dari rumus CxHyOz :
⇒ 50% = z Ar O x 100%
⇒ 1600z = 1600
⇒z=1
Jadi, rumus molekul zat organik itu adalah CH4O atau CH3OH

128.Jawaban : D
Sifat-sifat unsur radioaktif adalah sebagai berikut:
- memengaruhi/menghitamkan plat film, [pernyataan 2 benar]
- dapat mengionkan gas yang disinari,
- dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis,
- menyebabkan benda yang berlapis ZnS dapat berpendar (berfluoresensi),
- dapat diuraikan oleh medan magnet menjadi tiga berkas sinar, yaitu sinar α (alfa), β (beta), dan γ
(gamma) [pernyataan 4 benar]
- dapat mengalami peluruhan (meradiasi).
- Adapun pernyataan nomor 1 dan 3, yaitu membentuk senyawa berwarna dan memiliki titik didih
tinggi, adalah sifat dari unsur transisi periode keempat.
Jadi, sifat unsur radioaktif ditunjukkan oleh nomor 2 dan 4

129.Jawaban : C
pernyataan benar sebab salah karena keelektronegatifan F lebih tinggi dibanding Br

130.Jawaban : B
1 dan 3 benar, pending reaktor nuklir : He dan Ne pembiusan : Xe
131.Jawaban : C
∑£lÓÓl -Óˬ˪ × ®¯°-£ªlàlí -Óˬ˪
Massa atom rata” =
%••%
}),OS × ïð89:ñ;ò;u }S!ð ( }},O) ×O%,ˆ&% ( }‡,OS × ‰Nïð89:ñ;ò;u }S!ð ((}ˆ,O) ו,&‰%)
55,92 =
%••%
5592 = 53,94𝑘𝑒𝑙𝑖𝑚𝑝𝑎ℎ𝑎𝑛54𝐹𝑒 + 5129,8996 + 455,52 − 56,94𝑘𝑒𝑙𝑖𝑚𝑝𝑎ℎ𝑎𝑛54𝐹𝑒 + 16,2204
Kelimpahan 54Fe = 3,21%

132.Jawaban : B
Muatan formal unsur S yang bukan merupakan atom pusat = -1

133.Jawaban : B
1 mol K2O ~ 1 mol K2SO4 dan 1 mol K2O ~ 1 mol KCl
Sehingga 1 mol K2SO4 ~ 1 mol KCl

% :r8 ó&ôõS % :r8 óø8 ˆS,} ö÷;: óø8


Massa KCl = 1000 g K2SO4 = 428,16 g
%ˆS ö÷;: ó&ôõS % :r8 ó&ôõS % :r8 óø8
}•• ÷†ñ9;ò % ïö
Harga KCl = 428,16 g = Rp.214,08
% ïö %••• ö

134.Jawaban : D
NaIO3 + HI I2 + NaI
NaIO3 + 6HI 3I2 + NaI + 3H2O
®Ë¯ù ú& £lÓÓl ûlúü)
Massa I2 yang dihasilkan = × ×𝑀𝑟 𝐼 2
®Ë¯ù ûlúü) ý« ûlúü)
) )O,‡
Massa I2 yang dihasilkan = × ×254
% %O‰
= 152,4 gr
135.Jawaban : D
Persamaan reaksi :
C6H12O6 + 6O2 → 6H2O + 6CO2

®Ë¯ù Ë®Ó-â¯í £lÓÓl â°Ñ®ËÓl


Mol O2 yang dibutuhkan = ×
®Ë¯ù â°Ñ®ËÓl ý« â°Ñ®ËÓl
‡ %&‡
= ×
% %‰•
= 4,2 mol
S,& £Ë°
Waktu yang dibutuhkan untuk mendapat 4,2 mol O2 = þÿ!
•,•S
þ"#$%
= 105 menit

136.Jawaban : A
Karena dalam melakukan proses replikasi dibutuhkannya pemutusan DNA terlebih dahulu dan
yang bertugas memotong DNA adalah DNA lipase.

137.Jawaban : C
Endodermis, yaitu lapisan sel-sel yang paling dalam pada korteks akar,mengelilingi stele dan
berfungsi sebagai titik pemeriksaan terakhir untuk aliran selektif mineral dari korteks ke dalam
jaringan vaskuler. mineral – mineral yang sudah berada di dalam simplas ketika mencapai endodermis
terus bergerak melalui plasmodesmata sel-sel endodermal dan masuk ke dalam stele. Mineral yang
mencapai endodermis melalui apoplas akan menghadapi suatu ujung buntu yang menghalangi
alirannya untuk masuk ke dalam stele. Di dalam dinding dari masing-masing sel endodermal terdapat
pita kaspari, suatu pita yang terbuat dari suberin, yaitu suatu bahan berlilin yang kedap terhadap air
dan mineral terlarut. Dengan demikian, air dan mineral tidak dapat menembus endodermis dan
memasuki jaringan pembuluh via apoplas. Satu-satunya jalan untuk melewati halangan tersebut adalah
air dan mineral harus melewati membran plasma suatu sel endodermal dan measuki stele via simplas.

138.Jawaban : B
Sitokinin adalah salah satu dari beberapa macam hormon esensial pada tumbuhan. Sitokinin
berperan sebagai hormon antipenuaan pada tumbuhan dengancara menyalurkan nutrisi ke berbagai
organ tumbuhan. Sitokinin juga berperan dalam proses pembelahan dan diferensiasi sel-sel.
Dari berbagai macam sitokinin yang terdapat secara alamiah pada tubuhan, yang paling umum
adalah zeatin, yang dinamai demikian karena senyawa ini pertama kali ditemukan pada jagung (Zea
mays) .

139.Jawaban : A
Dalam bioteknologi terdapat sebuah metode yaitu teknik hibridoma dimana peleburan dua tipel
sel somatik hasil isolasi menghasilkan satu sel tunggal.

140.Jawaban : C
Kapas trangenik merupakan pengambangan rekayasa dalam bidang pertanian dengan mengintroduksi
gen cryA1 yang di isolasi dari bakteri Bacillusthuringiensis (Bt)yang ada di tanah.

141.Jawaban : D
Kunci untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan mengingat dasar dari teori Darwin, yaitu:
– adanya variasi (digambarkan oleh pernyataan nomor 2)
– adanya perbedaan kemampuan sintas dan bereproduksi (digambarkan oleh pernyataan nomor 4)

142.Jawaban : A
Fungsi dari rubisco adalah untuk merubah CO2 menjadi 3 fosfogliserat yang terjadi pada tahap pertama
siklus calvin atau pada tahap fiksasi karbon.

143.Jawaban : C
2H+ dari fotolisis H2O akan diikat oleh akseptor hydrogen NADP menjadi NADPH2.

144.Jawaban : A
Benar, karena lapisan peptidoglikanlah yang dapat menahan antibiotic, sedangkan lipid(fosfolipid)
mencegah terjadinya persitiwa oksidasi.

145.Jawaban : A
Oomycota (Jamur air), berciri :
1. Uniseluler dan multiseluler (umumnya uniseluser)
2. Dinding sel dari selulosa (tak berkloroplas)
3. Hifa halus, bercabang, tak bersekat, dan senositik (berinti banyak)
4. Aseksual: spora kembara/spora berflagel/ zoospore
5. Seksual: Oospora

146.Jawaban : B
Selubung mielin adalah lapisan insulasi listrik yang menyebabkan arus pendepolariasi menyebar lebih
jauh di sepanjang interior akson sehingga membran-membran mencapai ambang batas lebih cepat.
Oleh karena itu, kerusakan pada selubung mielin dapat menghambat keseluruhan proses propagasi
potensial aksi di sepanjang akson. Sementara, opsi lainnya adalah proses potensial aksi yang benar.

147. Jawaban : C
Aliran darah mengalir sangat cepat dari aorta dan seiring melambat saat berpindah dari arteri kemudian
ke kapiler karena jumlah kapiler sangat banyak dan dindingnya sangat tipis untuk memungkinkan
transfer zat-zat antara darah dan cairan interstisial. Setelah melewati kapiler, darah mengalir semakin
cepat saat memasuki vena dan vena cava yang memiliki luas irisan-melintang total yang lebih kecil.

148.Jawaban : E

149.Jawaban : C

150.Jawaban : E
Karena dalam persilangan |A|B >< |O|O . Tidak ada hasil yang memungkinkan anak bergolangan darah
AB
|A |B
|O |A |O |B |O
|O |A |O |B |O

*Pada pembahasan yang hanya tertulis opsi jawabannya saja dan tidak disertai penjelasan lanjut berarti
jawaban dan pembahasan dari soal tersebut sudah jelas