Anda di halaman 1dari 3

Pengadaan Barang Habis Pakai (BHP)

Bersumber Dana JKN


No. Dokumen :
S No. Revisi : 00
O Tanggal Terbit :
P Halaman : 1/3

1. Pengertian Pengadaan Barang Habis Pakai (BHP) bersumber dana JKN adalah
bentuk kegiatan pengadaan yang dilakukan Puskesmas dalam
memenuhi stok barang habis pakai yang dipergunakan dalam
memberikan pelayanan terhadap pasien di Puskesmas yang bersumber
dari pendanaan JKN.

2. Tujuan Melengkapi/mencukupi kebutuhan barang habis pakai puskesmas


yang tidak tercover pengadaan/terbatas pengadaannya melalui dana
APBN/APBD/DAK
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor ........................ tentang Pengadaan Barang Habis Pakai
(BHP) Bersumber Dana JKN
4. Referensi Permenkes No. 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan
Kefarmasian di Puskesmas
5. Langkah - 1. Pengelola Alkes menyampaikan kepada penanggung jawab unit/sub unit untuk

Langkah membuat daftar usulan permintaan BHP yang bersumber dana dari JKN.
2. Pengelola Alkes menerima daftar usulan permintaan BHP unit/sub unit dari
masing-masing penanggung jawab unit/subunit.
3. Pengelola alkes menganalisa daftar usulan permintaan BHP masing-masing
unit/subunit
4. Pengelola alkes menyusun daftar usulan Pengelola Alkes menyampaikan
kepada penanggung jawab unit/sub unit untuk membuat daftar usulan
permintaan BHP yang bersumber dana dari JKN.
5. Pengelola Alkes menerima daftar usulan permintaan BHP unit/sub unit dari
masing-masing penanggung jawab unit/subunit.
6. permintaan BHP JKN Puskesmas berdasarkan hasil analisa kebutuhan unit/sub
unit dan sisa stok BHP tahun sebelumnya dan membuat surat pengantar
permintaan BHP JKN ke Dinas Kesehatan
7. Pengelola alkes meminta persetujuan kepala Puskesmas terhadap daftar usulan
permintaan BHP JKN Puskesmas. Jika belum disetujui akan dilakukan
perbaikan terhadap daftar usulan permintaan BHP JKN
8. Pengelola Alkes mengirim daftar usulan BHP JKN Puskesmas yang telah
disetujui Kepala Puskesmas ke Dinas Kesehatan Sub Bagian Farmasi untuk
ditindak lanjuti agar dilakukan pengadaan sesuai daftar usulan.
9. Sub Bagian Farmasi menindaklanjuti usulan pengadaan BHP Puskesmas sesuai
dengan ketentuan yang berlaku
10. Sub Bagian Farmasi melalui gudang farmasi, menyerahkan BHP JKN yang
telah dilakukan pengadaannya kepada pengelola Alkes Puskesmas
11. Pengelola Alkes Puskesmas mengecek kondisi barang dan jumlahnya sesuai
dengan berita acara yang diterima dari petugas gudang farmasi
12. Jika terjadi ketidaksesuaian, dikonfirmasikan ke petugas gudang farmasi/Sub
Bagian Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo
13. Petugas Alkes membawa barang yang telah di terima ke Gudang Alkes
Puskesmas
14. Pengaturan dan pencatatan BHP masuk
15. Melakukan penyimpanan dan penyusunan BHP dengan prinsip FEFO (First
Expire First Out)

6. Bagan Alir
Pengelola Alkes menyampaikan Pengelola Alkes menerima daftar
pada penanggung jawab usulan permintaan BHP dari
unit/sub unit untuk membuat unit/sub unit
daftar usulan permintaan BHP

Usulan permintaan sub unit di analisa dan dibuat


daftar usulan permintaan BHP berdasarkan hasil
analisa kebutuhan unit/sub unit dengan sisa stok
BHP tahun sebelumnya. Menyusun ulang/ Memperbaiki
daftar usulan permintaan BHP JKN

Membuat surat pengantar


permintaan BHP JKN ke Meminta persetujuan Kepala
Dinas Kesehatan Puskesmas terhadap usulan
permintaan BHP JKN Puskesmas

Pengelola Alkes mengirim


daftar usulan BHP ke Dinas Permintaan
Kesehatan Sub Bagian Ya disetujui ? Tidak
Farmasi

Sub Bagian Farmasi Menindaklanjuti Konfirmasi ke Petugas Gudang


usulan pengadaan BHP JKN Farmasi/Sub Dinkes Farmasi Dinas
Puskesmas Kesehatan

Sub Bagian Farmasi melalui gudang


farmasi menyerahkan BHP JKN yang Tidak Sesuai
telah dilakukan pengadaannya kepada
pengelola Alkes Puskesmas

Berita acara
Pengelola Alkes Puskesmas mengecek barang sesuai
kondisi barang dan jumlah sesuai dengan
dengan berita acara penyerahan barang kondisi fisik
dan jumlah
barang ?
Pengaturan dan Pengelola Alkes Puskesmas
pencatatan BHP membawa barang yang telah
masuk diterima ke Gudang Alkes Sesuai
Puskesmas
Penyimpanan dan penyusunan
BHPdengan prinsip FEFO
(First Expire First Out)

7. Hal-Hal Yang 1. Kesesuaian BHP yang diterima dengan yang tercatat dalam Berita Acara
Perlu Penyerahan Barang
2. Kondisi fisik barang yang diterima harus jelas (Keadaan fisik, expire date)
Diperhatikan
8. Unit Terkait 1. Sub Unit Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik
2. Gudang Farmasi Kabupaten Gresik
9. Dokumen 1. Berita acara penyerahan barang
2. Buku Inventaris barang masuk
Terkait
3. Kartu Stock BHP
10. Rekaman Yang Isi Tanggal mulai
No
Historis diubah Perubahan diberlalukan

Perubahan