Anda di halaman 1dari 6

DAFTAR PUSTAKA

Alwi Hasan, dkk. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Departemen
Pendidikan Nasional Balai Pustaka.

Ananda, Kumadji dan Husaini (2015). “Pengaruh Sosialisasi, Tarif Pajak, dan
Pemahaman Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi pada
UMKM yang Terdaftar sebagai Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak
Pratama Batu)”. Jurnal Perpajakan (JEJAK) Vol.6 No.2 2015.

Ardyaksa, Theo Kusuma dan Kiswanto. 2014. “Pengaruh Keadilan, Tarif Pajak,
Ketepatan Pengalokasian, Kecurangan, Teknologi dan Informasi
Perpajakan Terhadap Tax Evasion”. Jurnal. Semarang : UNS

Bandura, Albert. 1977. Social Learning Theory. Prentice-Hall, Inc., New Jersey.

Devano, Sony dan Rahayu.2006.Perpajakan, Konsep, teori dan isu, Jakarta:


Kencana.

Djarwanto, Ps. 1999. “Statistik Sosial ekonomi”. Yogyakarta: BPFE.

Erly Suandy. 2002. Perpajakan. Jakarta: Salemba Empat.

Faudi dan Mangoting.2013. “Pengaruh Kualitas Pelayanan Petugas Pajak, Sanksi


Perpajakan dan Biaya Kepatuhan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib
Pajak UMKM”. Tax & Accounting Review, Vol.1, No.1, 2013.

Gardina, Trisia dan Haryanto, Dedy. 2006. “Analisis Faktor-Faktor yang


Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak”. Jurnal Modus. Vol. 18, No. 1.

Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS.


Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gunadi.2005.”Fungsi Pemeriksaan Terhadap Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak


(Tax Compliance)”. Jurnal Perpajakan Indonesia.
Heider, Fritz. 1958. ThePpsychology of Interpersonal Relations, New York:
Wiley.

http://www.anggaran.depkeu.go.id (diakses 25 juli 2016 pukul 11.00 WIB).

http://www.bppk.kemenkue.go.id/tax ratio Indonesia 2015 (diakses 20 juli 2016


pukul 10.20 WIB).

http://www.pajak.go.id (diakses 11 juli 2016 pukul 09.15WIB).

Huda, Ainil.2015. “Pengaruh persepsi atas efektifitas sistem perpajakan,


kepercayaan, tariff pajak dan kemanfaatan npwp terhadap kepatuhan
membayar pajak (studi empiris pada wajib pajak umkm makanan di kpp
pratama pekanbaru senapelan)”.Pekanbaru: Jom FEKON Volume 2.
Nomor 2.

Julianti, Murni. 2014. Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kepatuhan


Wajib Pajak Orang Pribadi untuk Membayar Pajak dengan Kondisi
Keuangan dan Preferensi Risiko Wajib Pajak sebagai Variabel
Moderating. Skripsi (S1). Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas
Diponegoro.

Kelley, Harold H. (1972). “Causal Schemata and the Attribution Process,” in


Edward E. Jones et al. (Eds.), Attribution: Perceiving the Causes of
Behavior, General Learning Press, Morristown, NJ.

-----------Kementerian keuangan RI. Data Pokok APBN-P 2015.

Kiryanto (2000), “Analisis Pengaruh Penerapan Struktur Pengendalian Intern


Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak badan Dalam Memenuhi Kewajiban
Pajak Penghasilannya,” EKOBIS, Vol. 1 No. 1, p. 41 – 52.

Mardiasmo. 2011. Perpajakan edisi revisi 2011. Jakarta: Andi.


Masruroh dan Zulaikha.2013. “Pengaruh kemanfaaatan NPWP, pemahaman wajib
pajak,kualitas pelayanan, sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib
pajak (studi empiris pada wp op di kabupaten tegal)”.Semarang: ISSN
(Online): 2337-3806. Volume 2. Nomor 4.

Mujiyati dan M.Abdul Aris.2014.Perpajakan Kontemporer. Surakarta:


Muhammadiyah University Press (MUP).

Nalendro dan Iagiyarta.2014. “Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan


Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Berwirausaha Dengan
Lingkungan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris di KPP Pratama
Kudus)”.Diponegoro Journal Of Accounting Volume 3 Nomor 3 Tahun
2014, Halaman 1-15.

Novak, Norma D. (1989), Tax Administration in Theory and Practice, Preager


Publisher, London.

Parasuraman, Et, al., (1988), Zeithmal and Bitner (1996), Konsep dan Teknik
Pengukuran Kualitas Produk Jasa, Kajian Bisnis dan Manajemen, Vol 4,
No I, Hal 55-56.

Permatasari, Inggrid. 2013. Meminimalisasi Tax Evasion Melalui Trif Pajak,


Teknologi dan Informasi Perpajakan, Keadilan Sistem Perpajakan, dan
Ketepatan Pengalokasian Pengeluaran Pemerintah (Studi Empiris pada
Wajib Pajak Orang Pribadi di Wilayah KPP Pratama Pekanbaru
Senapelan). Jurnal. Semarang: UNDIP.

-----------PP.No.46 Tahun 2013. Direktorat Jendral Pajak. Tentang PPh Atas


Penghasilan Dari Usaha Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto
Tertentu.

Prajogo dan widuri.2013. “Pengaruh tingkat pemahaman peraturan pajak wajib


pajak, kualitas pelayanan petugas pajak, dan persepsi atas sanksi
perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di wilayah
Sidoarjo”.Sidoarjo: tax & accounting review vol. 3. no.2.
Pratiwi dan Setiawan. 2014. “Pengaruh kesadaran wajib pajak, kualitas
pelayanan, kondisi keuangan perusahaan, dan persepsi tentang sanksi
perpajakan pada kepatuhan wajib pajak reklame di dinas pendapatan kota
denpasar”. Bali : ISSN. Udayana. Volume 6. Nomor 1.

Priantara, Diaz. 2011. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengusaha Kecil dan


Mikro Mendaftar Menjadi Wajib Pajak Orang Pribadi. Tesis, Program
Magister Akuntansi, Universitas Mercu Buana.

Purnamasari, Hamid dan Susilo.2015. “Pengaruh kualitas layanan petugas tempat


pelayanan terpadu dan tingkat pemahaman wajib pajak terhadap
kepatuhan wajib pajak (studi pada wajib pajak di wilayah kpp pratama
surabaya wonocolo)”.Surabaya: Jurnal Perpajakan (JEJAK)| Volume 1.
Nomor 1.

Resmi,siti.2009.Perpajakan: Teori dan Kasus. Jakarta: Salemba Empat.

Robbins, Stephen P. dan Timothy A. Judge. 2008. Perilaku Organisasional.


Jakarta : Salemba Empat.

Santoso, Wahyu. 2008. Analisis Resiko Ketidakpatuhan Wajib Pajak sebagai


Dasar Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Keuangan Publik Vol.
5, No. 1, Oktober 2008 Hal 85-137.

Sekaran, Uma, 2006. Metodologi Penelitian Untuk Bisnis, Jakarta: Salemba


Empat.

Siahaan, Marihot P. (2005). Utang Pajak, Pemenuhan Kewajiban, dan Penagihan


Pajak dengan Surat Paksa. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif,


dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Supadmi, Ni Luh. 2009. Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Melalui Kualitas


Pelayanan. JurnalAkuntansi & Bisnis, Vol. 4, No. 2, Hal:1-14.
Suryaning.215.“Pengaruh Sosialisasi Dan Kapabilitas Pembukuan Terhadap
Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus UKM di Sentra Industri Kerajinan
Gerabah Kasongan)”. ISBN 978-602-73690-3-0.

Sutanto.2013.“Analisis Kepatuhan Wajib Pajak Sebelum dan Sesudah


Pelaksanaan Sunset Policy pada KPP Pratama Di Lingkungan Kantor
Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur II”. Jurnal Akuntansi
UNESA Vol 1, No 3 (2013): Volume 1 Nomer 3 Mei Tahun 2013.

Tjiptono, Fandy. 2005. Pemasaran Jasa. Malang: Bayumedia Publishing.

Tatiana dan Hari. 2009. Dampak Sunset Policy terhadap Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Kemauan Membayar Pajak. SNA Perpajakan II.

Tiraada, Tryana A.M.2013. “Kesadaran perpajakan, sanksi pajak, sikap fiskus


terhadap kepatuhan wpop di kabupaten minahasa selatan”.Manado: ISSN
Universitas Sam Ratulangi. Volume 1. Nomor 3.

-----------Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2008 Tentang


Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang
Pajak Penghasilan.

Warouw, Sondakh dan Walandouw (2015). “Pengaruh Sosialisasi Perpajakan dan


Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Wajib
Pajak Badan”. Jurnal EMBA Vol.3 No.4 Desember 2015, Hal.585-592.

Widayati dan Nurlis.2010. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Untuk


Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan
Bebas (Studi Kasus Pada Kpp Pratama Gambir Tiga)”.Simposium
Nasional Akuntansi 13: Purwokerto.

Winerungan, Oktaviane Lidya. 2013. “Sosialisasi Perpajakan, Pelayanan Fiskus


dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan WPOP Di KPP Manado dan
KPP Bitung”. Jurnal Emba Vol.1 No.3 September 2013, Hal. 960-970.
Yadnyana, I Ketut. 2009. “Pengaruh Moral dan Sikap Wajib Pajak pada
Kepatuhan Wajib Pajak Koperasi di Kota Denpasar”. Fakultas Ekonomi
Universitas Udayana.

Yuliasari, Utami dan Mukzam.2015. “Pengaruh Sosialisasi Perpajakan, Pelayanan


Fiskus, dan Sanksi Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi”.
Jurnal Administrasi Bisnis-Pajak (JAB) Vol.4 No.2 Maret 2015.