Anda di halaman 1dari 9

SISTEM PEMBUANGAN SAMPAH

Pengelolaan sampah bertujuan untuk mengurangi dampak terhadap


kesehatan, lingkungan atau keindahan. Pengeloaan sampah juga dilakukan untuk
memulihkan sumber daya alam.

Pengertian sampah berdasarkan kamus lingkungan tahun 1994 yaitu :


bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk digunakan secara bia
sa atau khusus dalam produksi/pemakaian; barang rusak atau cacat selama
manufaktur; atau materi berlebihan atau buangan.
Jenis-Jenis Sampah dan Pengolahan Sampah
Sampah dapat dikelompokkan menjadi beberapa
jenis :
a. Garbage : sampah yang dapat membusuk
seperti sisa makanan dan minuman.
b. Rubbish : sampah kering seperti kertas,
plastic dan kaleng
c. Dust : sampah yang ukurannya kecil
berupa debu seperti serat kain atau serat
benang.
Sampah berdasarkan sumbernya :

a. Sampah Alam
b. Sampah Manusia
c. Sampah Konsumsi, merupakan sampah yang dihasilkan oleh konsumsi
manusia.
d. Sampah Nuklir, merupakan sampah yang berasal dari fusi nuklir yang sangat
berbahaya bagi lingkungan hidup.
e. Sampah Industri, merupakan sampah atau limbah yang berasal dari aktivitas
industry, manufaktur, proses pertambangan.

Sampah berdasarkan bentuknya :

a. Sampah Padat
Dapat berupa sampah rumah tangga misal sampah dari dapur, sampah dari
kebun, plastik, metal, gelas dan lain-lain.

Menurut bahannya, sampah ini dapat dikelompokkan menjadi sampah


organik dan anorganik.

Berdasarkan kemampuan untuk diurai oleh alam, dibedakan lagi menjadi :


1. Biodegradable
Sampah yang dapat diurai secara sempurna oleh proses biologi,
missal sampah dapur, sisa-sisa hewan, sampah pertanian dan
perkebunan.
2. Non- Biodegradable
Sampah yang tidak dapat diurai oleh proses biologi.
Non- Biodegradable dibagi lagi menjadi :
- Recyclable; sampah yang dapat diolah dan digunakan kembali
karena memiliki nilai secara ekonomi.
- Non-recyclable; sampah yang tidak memiliki nilai secara ekonomi
dan tidak dapat diolah atau digunakan kembali.
b. Sampah Cair
Bahan cairan yang telah dipakai dan tidak diperlukan lagi kemudian dibuang
ke tempat pembuangan sampah.
Sampah cair terbagi menjadi dua jenis :
- Limbah Hitam; dihasilkan dari toilet
- Limbah Rumah Tangga; dihasilkan dari dapur, kamar mandi dan tempat
cucian.

Sistem Pembuangan Sampah dalam Bangunan Rumah Tinggal


Pembuangan Sampah dalam Bangunan Berlantai Banyak

Sistem pembuangan bisa berupa shaft dan ruangan yang dipersiapkan dalam
suatu fungsi bangunan maupun di luar bangunan guna memindahkan sampah dari
sumber sampah menuju pengolahan lebih lanjut.

Shaft Sampah harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut :

- Dinding dilapisi bahan yang bersifat licin dan mudah dibersihkan dengan air
- Mempunyai ventilasi yang dihubungkan ke udara bebas di atap
- Dilengkapi dengan saluran air penggelontor kotoran-kotoran sisa di dinding.

Macam-macam Sistem Pengolahan Sampah di TPA

a. Incineration (Insinerasi/Pengabuan)
b. Sanitary land Fill
c. Waste Recycling (daur ulang)
a. Incineration (Insinerasi/Pengabuan)
Proses pengolahan sistem ini adalah sampah dibakar, kemudian sisa
pembakarannya ditimbun pada suatu tempat atau lokasi yang telaah
ditentukan oleh Pemda setempat.
Kelemahan sistem ini adalah :
- Membutuhkan energi untuk pembakaran
- Menghasilkan polusi udara
- Membutuhkan lokasi untuk penimbunan
b. Sanitary land Fill
Merupakan proses pengolahan sampah, dimulai dari penimbunan disuatu
lokasi yang telah ditentukan oelh Pemda setempat, lalu dilakukan pemadatan
sebelum limbah tersebut ditutup setiap hari dengan tanah penutup.
Kelemahan sistem ini :
- Menghasilkan polusi udara dan pencemaran lingkungan dari
mikroorganisme atau racun kimia yang diserap oleh tanah

c. Waste Recycling (daur ulang)


Memisahkan sampah sesuai jenisnya. Pemisahan dimulai dari lingkungan
rumah masing-masing berupa sampah garbage dan sampah rubbish.
Kemudian sampah diangkut ke pabrik daur ulang.

Ada dua cara daur ulang :


a. Mengambil bahan sampah untuk diproses kembali
b. Mengambil kalori dari bahan yang bisa dibakar untuk digunakan sebagai
pembangkit listrik.