Anda di halaman 1dari 20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (3)

Nama Sekolah : SMA Negeri 4 Padang


Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/ Semester : X MIA Peminatan / Genap
Alokasi Waktu : 3 jam pel (1 x pertemuan )
Materi Pokok : Peradaban Mesopotamia ( Lembah Sungai Eufrat dan
tingris)

A. KOMPETENSI INTI
KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah
KI 4 Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR


NO KOMPETENSI DASAR INDIKATOR
3.1 Menganalisis perbandingan Menjelaskan peradaban awal Mesopotamia ( lembah
peradapan Mesopotamia Sungai Eufrat dan Tingris ) dalam bidang teknologi,
(Lembah Sungai Eufrat dan
IP, pemerintahan, pertanian, budaya, kepercayaan dan
Tingris ) dalam bidang
teknologi, IP, budaya, keterkaitan dengan masa kini
pemerintahan, pertanian,
perekonomian dan
kepercayaan serta
keterkaitannya dengan
manusia masa kini dalam
cara berhubungan dengan
lingkungan, hukum,
kepercayaan, pemerintahan
dan social
4.1 Menyajikan hasil analisis Menyajikan hasil analisis tentang Peradaban
peradaban Mesopotamia Mesopotamia (Lembah Sungai Eufrat dan Tingris)
(Lembah Sungai Eufrat dan
pada bidang budaya, teknologi, pemerintahan,
Tingris ) serta
keterkaitannya dengan kepercayaan dan pertanian
manusia masa kini dalam
cara berhubungan dengan
lingkungan, hukum,
kepercayaan, pemerintahan
dan sosial, dalam berbagai
bentuk presentasi

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Pembelajaran Reguler dan Remedi
1. Peradaban Mesopotamia (Lembah Sungai Eufrat dan Tingris) di bidang
teknologi.
2. Peradaban Mesopotamia (Lembah Sungai Eufrat dan Tinggris) di bidang
kepercayaan
3. Peradaban Mesopotamia (lembah Sungai Eufrat dan Tinggris) di bidang
kehidupan kemasyarakatan dan pemerintah
4. Peradapan Mesopotamia (Lembah Eufrat dan Tinggris) di bidang pertanian
5. Peradapan Mesopotamia (lembah Sungai Eufrat dan Tinggris) di bidang
pengetahuan
6. Membuat ringkasan/ resume tentang peradapan Mesopotamia (Lembah
SungaiEufrat dan Tinggrisl) di bidang teknologi, kepercayaan,
kemasyarakatan dan pemerintahan, pertanian, dan ilmu pengetahuan.
2. Materi Pengayaan
1. Pengaruh peradaban Mesopotamia bagi kehidupan saat ini terutama
kehidupan Mesopotamia modern
2. Peninggalan-peninggalan peradaban Mesopotamia yang terkenal dan
berpengaruh

D. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Sintak
Nilai Alokasi
No Kegiatan Model Deskripsi kegiatan
Karakter waktu
PBL
1 Pendidikan 1. Siswa berbaris di depan kelas - Disiplin 06.45
Karakter 2. Guru menyalami siswa yang masuk - Mengh –
07.00
SMA N 4 dalam kelas argai
Padang 3. Siswa berdoa untuk memulai guru
( Sebelum pembelajaran - Religiu
jam 1 di 4. Siswa membaca Al Quran ( 3 atau 5 s
mulai) ayat ) di lanjutkan dengan artinya - Religiu
5. Siswa menyanyikan lagu Indonesia s
Raya - Cinta
Tanah
Air
2 Pendahulua 1. . Guru memberi salam, mencek - Rasa 15
n kebersihan kelas dan menyiapkan siswa Ingin menit
secara psikis dan fisik untuk mengikuti tahu
proses pembelajaran - Cermat
2. Memberi motivasi belajar siswa secara
kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi
materi ajar dalam kehidupan sehari-
hari.
3. Menyampaikan kompetensi dasar dan
indikator keberhasilan serta menuliskan
judul pembelajaran di papan tulis.
2 Kegiatan Orientasi Mengamati  Rasa 15
Inti peserta Meminta peserta didik mengamati foto Ingin menit
didik berkaitan dengan Mesopotamia. tahu
kepada  Cerma
masalah t
Sintak
Nilai Alokasi
No Kegiatan Model Deskripsi kegiatan
Karakter waktu
PBL

Menanya  Mengha 10
Menstimulus peserta didik mengajukan rgai menit
pertanyaan tentang Foto dan demonstrasi  Rasa
yang telah diamati. ingin
kemungkinan pertanyaan yang muncul : tahu
 Kenapa banyak bangsa yang  Berani
pernah menguasai Mesopotamia?
 Bagaimana keadaan Mesopotamia
yang dialiri oleh dua sungai
sekaligus, apakah lebih maju dari
peradaban lain?
Mengorg Mencoba  Kerja 20
anisasika  Guru membagi peserta didik sama menit
n peserta membentuk kelompok (3 – 5 orang)  Cermat
didik  Membagikan bahan ajar dan lembar  Toleran
kerja  Disiplin
 Peserta didik membaca bahan ajar dan  Rasa
lembar kerja yang telah dibagikan oleh ingin
guru tahu

Membim Menalar  Kerja


bing  Membimbing peserta didik sama
penyelidi mendiskusikan mengenai :  Cermat
kan a. Peradaban Mesopotamia Bidang  Toleran
individu teknologi dan ilmu pengetahuan  Disiplin
dan b. Peradaban Mesopotamia Bidang  Rasa
kelompo Budaya ingin
k c. Peradaban Mesopotamia Bidang tahu
pemerintahan
d. Peradaban Mesopotamia bidang
kepercayaan
e. Peradaban Mesopotamia bidang
pertanian dan perekonomian
Mengem Mengomunikasikan  kerja 15
bangkan  Meminta perwakilan salah satu sama menit
dan kelompok mempresentasikan hasil  Rasa
Sintak
Nilai Alokasi
No Kegiatan Model Deskripsi kegiatan
Karakter waktu
PBL
menyajik kerja kelompok ingin
an hasil tahu
karya  cermat

Mengana Mengomunikasikan  Berani 15


lisis dan  Membimbing peserta didik  Percaya menit
mengeval menganalisis dan mengevaluasi hasil diri
uasi presentasi dan kerja kelompok  Tanggun
proses  Guru menanggapi hasil presentasi g jawab
pemecah siswa untuk memberi penguatan  Toleran
an pemahaman dan/atau mengklarifikasi
masalah miskonsepsi
 Guru menilai keterampilan menyaji
dan menalar siswa dan kemampuan
berkomunikasi
4 Penutup a. Membimbing peserta didik dalam  Teliti 15
menit
menyimpulkan materi Peradaban  Cermat
Mesopotamia  Tanggu
b. Membimbing peserta didik dalam ng
menemukan manfaat langsung maupun jawab
tidak langsung dari hasil pembelajaran  Jujur
pembelajaran Mesopotamia yang telah  kritis
dilakukan
c. Memberikan umpan balik terhadap
proses dan hasil pembelajaran berupa
latihan
d. Melakukan kegiatan tindak lanjut
dalam bentuk pemberian tugas, baik
tugas individual maupun kelompok
e. Menginformasikan rencana kegiatan
pembelajaran untuk pertemuan
berikutnya
5 Pendidikan a. Siswa memberi hormat pada guru  Menghar
Karakter b. Peserta didik berdoa untuk menutup gai guru
SMA N 4 pelajaran hari itu  Religius
Padang c. Peserta didik menyanyikan salah satu  Cinta
( Sesudah lagu daerah daerah
Sintak
Nilai Alokasi
No Kegiatan Model Deskripsi kegiatan
Karakter waktu
PBL
jam
terakhir)

E. TEKNIK PENILAIAN

Penilaian Bentuk Penilaian Instrumen Penilaian


Pengetahuan Tes Tertulis Pilihan ganda dan Uraian.
Sikap Observasi - Lembar jurnal harian pendidik
- Lembar penilaian diri
- Lembar penilaian teman sejawat
Keterampilan Observasi - Lembar penilaian kinerja

PEMBELAJARAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN .

1) Pelaksanaan pembelajaran remedial diberikan kepada peserta didik yang


memperoleh nilai di bawah KKM, yang dilakukan di luar jam tatap muka satu
minggu setelah kertas ujiannya yang sudah diperiksa di kembalikan, dengan cara:
a. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang lebih mudah
dipahami peserta didik jika jumlah peserta yang nilai ulangannya di bawah KKM
( 78 ) lebih dari 50%;
b. Pemberian bimbingan secara khusus, misalnya bimbingan perorangan jika jumlah
peserta didik yang nilai ulangannya di bawah KKM ( 78) maksimal 20%;
c. Pemberian tugas-tugas kelompok jika jumlah peserta yang nilai ulangannya di
bawah KKM (78) lebih dari 20 % tetapi kurang dari 50%;
d. Pemanfaatan tutor teman sebaya.

Semua pembelajaran remedial diakhiri dengan tes ulang sesuai dengan materi yang
belum tuntas. Dalam hal ini pembelajaran remedial dan tes ulang dilaksanakan di luar
jam tatap muka. Kisi – kisi ulangan remedial sama dengan soal ulangan harian namun
tingkat kesulitannya sedikit lebih rendah.

2) Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan dilakukan di luar jam tatap muka satu minggu
setelah kertas ujiannya yang sudah diperiksa di kembalikan, dengan cara:
a) Belajar kelompok,
b) Belajar mandiri,
c) Pembelajaran berbasis tema
d) Pemadatan kurikulum.
e) kegiatan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur.

Materi Pengayaan.
Peserta didik diminta mempelajari:
a. Pengaruh peradaban Mesopotamia pada kehidupan saat ini
b. Peninggalan-peninggalan peradaban Mesopotamia yang terkenal dan
berpengaruh hingga saat ini.

F. MEDIA/ ALAT, BAHAN DAN SUMBER BELAJAR

Media : Gambar/Foto, slide Power Point


Alat : white board, alat tulis, Laptop, Infocus.
Sumber : 1) Hermawan & Ufi Saraswati. Sejarah kelas X Peminatan
Ilmu Sosial. 2014. Yudhistira
2) Mustopo Habib. Dkk. Sejarah kelas X peminatan Ilmu
social. 2013. Yudhistira
3)Djoned. Marwati Poesponegoro & Nughroho Notosusanto.
1993. Sejarah Nasional Indonesia I. Jakarta : Balai Pustaka
LAMPIRAN

Pertemuan 1:
1. Materi pembelajaran ( uraikan/ deskripsikan diambil dari bahan ajar / modul )
2. Instrumen penilaian

A. Penilaian Sikap
Penilaian sikap merupakan penilaian terhadap kecenderungan perilaku peserta didik
sebagai hasil pendidikan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas yang dapat di nilai:

a. melalui catatan pendidik ( Jurnal )

Penilaian jurnal harian pendidik.

Nama Satuan pendidikan : SMA N 4 Padang


Tahun pelajaran : 2016/2017
Kelas/Semester :
Mata Pelajaran : Sejarah

No Waktu Nama Kejadian/Perilaku Butir/sikap Positif/Negatif Tindaklanjut

b. Penilaian diri dan penilaian antar teman, dilakukan satu kali dalm satu semester
yang dilaksanakan pada pertengahan semester dan penilaian antar teman dilakukan
dengan penilaian satu orang dinilai oleh dua orang peserta didik

Lembar Penilaian Diri menggunakan waktu kegiatan kelompok.

Nama : ...............................................
Kelas/Semester : ..................../..........................

Petunjuk:
1. Bacalah baik-baik setiap pernyataan dan berilah tanda (√) pada kolom yang sesuai
dengan
keadaan dirimu yang sebenarnya.
2. Serahkan kembali format yang sudah kamu isi kepada bapak/ibu guru.

No Pernyataan Ya Tidak
Selama kegiatan kelompok, saya
1 Mengusulkan ide kepada kelompok
2 Sibuk mengerjakan tugas saya sendiri
3 Tidak berani bertanya karena malu ditertawakan
4 Menertawakan pendapat teman
5 Aktif mengajukan pertanyaan dengan sopan
6 Melaksanakan kesepakatan kelompok, meskipun
tidak sesuai dengan pendapat saya

Penialain antar teman


Petunjuk
1. Amati perilaku 2 orang temanmu selama mengikuti kegiatan kelompok.
2. Isilah kolom yang tersedia dengan tanda cek (√) jika temanmu menunjukkan perilaku
yang sesuai dengan pernyataan untuk indikator yang kamu amati atau tanda strip (-) jika
temanmu tidak menunjukkan perilaku tersebut.
3. Serahkan hasil pengamatan kepada bapak/ibu pendidik.

Nama Teman : 1. …………………. 2. ……………….


Nama Penilai : ………………………………….
Kelas/Semester : ………………………………….

No Pernyataan Teman 1 Teman 2


1 Teman saya mengajukan pertanyaan dengan sopan
2 Teman saya mengerjakan kegiatan sesuai
pembagian tugas
dalam kelompok
3 Teman saya mengemukakan ide untuk
menyelesaikan masalah
4 Teman saya memaksa kelompok untuk menerima
usulnya
5 Teman saya menyela pembicaraan teman
kelompok
6 Teman saya menjawab pertanyaan yang diajukan
teman lain
7 Teman saya menertawakan pendapat teman yang
aneh
8 Teman saya melaksanakan kesepakatan kelompok
meskipun
tidak sesuai dengan pendapatnya

B. Instrumen penilaian pengetahuan

 Penugasan Terstruktur
1. Jelaskan peradaban awal Mesopotamia (Lembah Eufrat dan Tigris) dalam
pencapaian ilmu pengetahuan!
2. Jelaskan peradaban awal Mesopotamia (Lembah Eufrat dan Tigris) dalam
pencapaian teknologi!
3. Jelaskan peradaban awal Mesopotamia (Lembah Eufrat dan Tigris) dalam
pencapaian kepercayaan!
4. Jelaskan peradaban awal Mesopotamia (Lembah Eufrat dan Tigris) dalam
pencapaian pemerintahan!
5. Jelaskan peradaban awal Mesopotamia (Lembah Eufrat dan Tigris) dalam
pencapaian pertanian!

 Penugasan tidak terstruktur


1. Buatlah makalah tentang peradaban Mesopotamia dan lengkapi dengan
gambar hasil peradaban seperti : bangunan, peninggalan-peninggalan.
2. Lampirkan sumber berupa buku, artikel, julnal. Dll
C. Penilaian Ketrampilan

Penilaian laporan tugas tidak terstrutur

Kriteria Skor Indikator

Pendahuluan 4 Memuat: (1) tujuan penyusunan laporan, (2)


bahaya , (3) langkah pengurangan dari resiko
3 Memuat tujuan dan 1 dari 2 butir lainnya
2 Memuat tujuan saja
1 Tidak memuat tujuan
Pelaksanaan 4 Tujuan, pemanfaatan dan upaya pengurangan
resiko diulas dengan lengkap
3 Tujuan, pemanfaatan atau upaya pengurangan
resiko diulas dengan lengkap
2 Tujuan atau pemanfaatan atau upaya pengurangan
resiko diulas dengan lengkap
1 Tujuan , pemanfaatan atau upaya pengurangan
resiko diulas tidak lengkap
Kesimpulan 4 Terkait dengan pelaksanaan tugas dan ada saran
untuk
perbaikan penugasan berikutnya yang feasible
3 Terkait dengan pelaksanaan tugas dan ada saran
untuk perbaikan penugasan berikutnya tetapi
kurang feasible
2 Terkait dengan pelaksanaan tugas tetapi tidak ada
saran
1 Tidak terkait dengan pelaksanaan tugas dan tidak
ada saran
Tampilan Laporan 4 Laporan rapi dan menarik, dilengkapi cover dan
foto/gambar
3 Laporan rapi dan menarik, dilengkapi cover atau
foto/gambar
2 Laporan dilengkapi cover atau foto/gambar tetapi
kurang rapi
atau kurang menarik
1 Laporan kurang rapi dan kurang menarik, tidak
dilengkapi
cover dan foto/gambar
Keterbacaan 4 Mudah dipahami, pilihan kata tepat, dan ejaan
semua benar
3 Mudah dipahami, pilihan kata tepat, beberapa ejaan
salah
2 Kurang dapat dipahami, pilihan kata kurang tepat,
dan beberapa ejaan salah
1 Tidak mudah dipahami, pilihan kata kurang tepat,
dan banyak
ejaan yang salah

Padang, Mei 2016


Mengetahui Guru Pamong Guru Muda
Kepala,

Abinul Hakim S.Pd.M.Si Dra. Rosnelly Silvia Sandra


NIP:196904091994011001 Nip: 1957081819880320002 NIM: 1205931/2012
Lampiran

Materi Ajar

Peradaban Mesopotamia (Lembah Eufrat Dan Tigris)

A. Letak Geografis
Sejarawan Yunani yang bernaman Herodotus mengatakan, daerah diantara
dua aliran sungai Tigris dan Eufrat disebut Mesopotamia (sekarang Irak) , yang
berasal dari kata “mesos” (tengah) dan “potamos” (sungai). Karena terletak
diantara dua aliran sungai itulah maka daerah Mesopotamia menjadi sangat subur
akibat Lumpur yang mengendap setelah terjadinya banjir. Dengan daerah yang
sangat subur dan terbuka, sementara daerah disekitarnya merupakan daerah
gersang, maka Mesopotamia dalam masa sejarah kuno berulang kali diperebutkan
oleh bangsa-bangsa disekitarnya secara silih berganti.
Daerah-daerah disekitar Mesopotamia didiami oleh bangsa-bangsa yang
termasuk rumpun bangsa semit, mereka hidup dari berternak dan berdagang, namun
setelah mendapatkan tanah-tanah yang subur, mereka mulai hidup dari hasil
pertanian. Daerah ini memili potensi yang amat besar dalam dunia perdagangan.
Kira-kira tahun 3000 SM, daerah Mesopotamia didiami oleh bangsa Sumeria.
Orang-orang Mesopotamia lebih banyak bertempat tinggal di kota-kota besar.
Dari kondisi tersebut muncul peradaban, bahkan para ahli mempercayainya
bahwa mesopotamia adalah tempat asalnya peradaban manusia di dunia. Bangsa
Ubaid adalah bangsa pertaman yang mendiami daerah tersebut pada tahun 5000 Bc
dengan ditandai munculnya kota Kish, Eridu dan Ur. Kedatangan bangsa Sumeria
pada tahu 3000 Bc membaur dengan bangsa Ubaid, lalu membangun sebuah kota
dengan rumah-rumah yang dibuat dari lumpur dan tanah liat.
B. Kerajaan-Kerajaan di Mesopotamia

1. Kerajaan Sumeria

 Masa Awal
Bangsa Sumeria yang menempati daerah Mesopotamia sejak awal telah
berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang telah tersusun baik, perekonomiannya
maju dan mempunyai sifat-sifat keadilan sosial. Pudat pemerintahannya terletak di
kota Lagash dan selanjutnya dikota Uruk (Ur) pada pertengahan pertama tahun
3000 SM. Pembentukan kebudayaan ini terjadi terjadipada masa Proliterate (3200-
2850). Pada masa ini dibuktikan dengan munculnya negara kota yang sudah
terorganisasi. Hal ini terlihat dari kompleksnya pengerjaan irigasi, yang dilengkapi
dengan system kanalnya. Ziggurat, menara- menara yang mendominasi komplek
kuil-kuil sumeria juga telah dibangun

 Sistem Sosial Masyarakat dan Pemerintahan


Sebagai suatu imperium / kerajaan, bangsa sumeria memiliki struktur
masyarakat dan pemerintahan yang tertata, susunan masyarakat itu terdiri dari:

Raja dan keluarganya

Bangsawan dan pendeta

Saudagar dan pedagang

Petani

Para budak

Kekuasaan tertinggi dipegang oleh seorang pendeta raja yang disebut patesi.
Adapun patesi terkenal yang pernah memerintah kerajaan sumeria diantaranya:
patesi A.annida, patesi Urukagina, patesi Urnia, dan patesi Lunggalzaggisi.
 Sistem Kepercayaan
Bangsa sumeria dalam perkembangannya menganut system kepercayan
polytheisme yakni menyembah banyak dewa. Adapun dewa-dewa yang mereka
sembah antara lain: Dewa Uruk (langit), Eridu (dea air), Nippur (dewa bumi),
Shamash (dewa matahari), dan Dewa Shin (bulan). Nippur sebagai dewa bumi
dipandang sebagai dewa yang tertinggi, oleh karena itu kota Nippur ditetapkan
sebagai kota pusat keagamaan bagi bangsa sumeria.

 Hasil Budaya
Bangsa sumeria memiliki kebudayaan yang cukup tinggi, sebagai contoh
adanya tulisa paku, yang ditulis diatas lempengan tanah liat yang dikeringkan.
Tulisan paku merupakan dasar dari tulisan latin yang sekarang ada. Sedangkan
dalam bidang seni bangunan, ditemukan adanya rumah-rumah yang dibuat dari
batu bata. Kuil biasanya dibangun dipusat kota yang posisi tanahnya tinggi dan
terdapat menara yang disebut Ziggurat. Dalam bidang ilmu pengetahuan, bangsa
sumeria mengenal ilmu matematika sederhana dan perhitungan waktu. Selain itu
juga dihasilkan kerajinan dari logam berapa perhiasan, cermin, alat pertanian,
tembikar, dll.

 Masa Akhir / Runtuhnya


Imperium Sumeria Selama kurang lebih 500 tahun bangsa sumeria
mengalami beberapa tragedi perebutan kekuasaan, akhirnya bangsa itu lemah
dalam hal persatuan. Dalam kelemahan itu datanglah serangan dari bangsa
Akkadia, dipimpin oleh Raja Sargon dan berhasil menaklukan sumeria pada tahun
kurang lebih 2500 SM.

2. Kerajaan Akkadia

 Masa Awal
Bangsa Akkadia termasuk rumpun bangsa Semit yang berasal dari daerah
padang pasir. Mereka bergerak dari daerah sebelah utara Mesopotamia. Dibawah
pimpinan Sargon, pasukan Akkadia semakin bertambah kuat dan melakukan
serangan serta berhasil menduduki daerah Mesopotamia dengan mengalahkan
kerajaan Sumeria. Dengan kemenangan itu, bangsa Akkadia tidak lagi menjadi
bangsa pengembara. Bangsa Akkadia kemudian hidup menetap di Mesopotamia
(2330 SM).

 Bentuk Kebudayaa
Secara garis besar, bangsa Akkadia merupakan bangsa pengembara yang
secara struktur budayanya tertinggal dibandingkan bangsa sumeria. Oleh sebab itu,
ketika bangsa Akkadia berhasil menaklukan sumeria, mereka mengadopsi budaya
yang dimiliki oleh bangsa sumeria, bahkan mereka berintegrasi dengan bangsa
sumeria selama kurang lebih 400 tahun hingga bangsa Amorit merebut wilayah
Mesopotamia.

 Masa Akhir
Selama kurang lebih 400 tahun berkuasa di Mesopotamia, akhirnya
Imperium Akkadia berhasil ditaklukkan oleh bangsa Amorit (dari Syiria sekarang),
yang bergerak masuk ke wilayah Mesopotamia melalui arah barat daya kemudian
menyeberangi sungai Eufrat dan melakukan penyerangan.

3. Kerajaan Babilonia Lama

 Masa Awal
Pendiri imperium Babilonia lama adalah bangsa Amorit yang berasal dari
wilayah Syiria. Mereka berusaha untuk menguasai wilayah Mesopotamia yang
subur. Mereka berhasil menginvasi kerajaan yang berkuasa. Pada saat itu, yakni
kerajaan Akkadia, bahkan kekuasaannya melampaui wilayah Mesopotamia (kurang
lebih 1800 SM).

 Masa Kejayaan
Kerajaan Babilonia mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan
raja Hammurabbi. Dia memerintah antara 1792 sampai dengan 1750 SM.
Babilonia dijadikannya sebagai pusat budaya, pemerintahan dan keagamaan.
Sebagi raja yang besar, dia melakukan beberapa ekspansi militer untuk
menaklukan kota-kota disekitarnya seperti Uruk dan Isin pada 1787 dan berhasil
menguasai Rapium dan Malgium pada 1787 SM. Kurang lebih 20 tahun kemudian,
Hammurrabbi membuat kuil-kuil dan kanal. Sembilan tahun kemudian (1763 M)
dia menguasai larsa, dua tahun kemudian dia menaklukan kota kota mari dan
menghancurkannya, kemudian pada tahun 1755 SM ia berhasil menaklukan
Eshnunna.
Sejak awal pemerintahannya, Hammurrabbi telah memeperkenalkan sistem
hukuman dalam kehidupan masyarakat yang peraturannya didasarkan pada nilai-
nilai tradisional. Hukum tersebut lebih dikenal sebagai hukum Hammurrabbi yang
ditulis pada prasasti batu yang tingginya kurang lebih 2,5 meter dan ditempatkan
ditengah-tengah ibu kota Babilonia. Hukum tersebut merupakan hokum tertulis
pertama di dunia. Dalam hukum itu tertulis tentang peraturan-peraturan yang
menyangkut bidang pertanian, perdagangan, agama, pemerintahan, dan
kemasyarakatan. Hukum itu terdiri dari 300 pokok UU. Pada setiap bagian
tercantum jenis- jenis pelanggaran dan hukumannya. Hukum tersebut dijalankan
dengan tegas dan keras sehingga tercipta suatu keadaan yang aman.
Hukum Hammurabi menggambarkan tentang struktur ideal masyarakat
Babilonia Lama. Diatas adalah raja, yang merupakan penguasa segala sesuatu
dikerajaannya. Kemudian dibawahnya terdapat tiga kelas sosial, awilum
(bangsawan), mushkenum (rakyat biasa), dan wardum (budak). Kesemuanya
memiliki tingkatan hukum yang berbeda menurut tingkat masyarakat yang ada.

 Masa Kemunduran
kerajaan Babilonia Lama Sepeninggal raja Hammurrabbi, kerajaan
Babilonia lama mengalami kemunduran, hukum Hammurrabbi tidak berlaku lagi.
Selain itu, serangan yang datang dari bangsa Hittite telah memperlemah keadaan
(1600 SM). Serangan itu terjadi pada masa pemerintahan Samsu Iluna (putra
Hammurrabi) pada 1595 SM, raja Mursilis memimpin penyerangan terhadap
kerajaan Babilonia lama dan menguasainya serta membuat keadaan dalam abad
gelap selama 150 tahun.
4. Kerajaan Assyiria

Bangsa Assyiria yang tinggal di hulu sungai Eufrat dan Tigris berusaha
untuk menguasai daerah Mesopotamia. Selama beberapa tahun bangsa Assyria
berusaha melawan bangsa Akkadia dan Sumeria. Bangsa Assyria sebagai bangsa
yang kuat dapat mengatasi dan memenangkan peperangan dengan bangsa-bangsa
tersebut. Oleh karena itu, bangsa Assyria berhasil menguasai daerah Mesopotamia.
Setelah berhasil menguasai daerah Mesopotamia, bangsa Assyria ingin menguasai
laut untuk melindungi perdagangan. Upaya bangsa Assyria untuk menguasai laut
itu baru berhasil sekitar tahun 756-776 SM. Raja-raja yang pernah brkuasa di
kerajaan Assyria antara lain:

Raja Sargon II, yang berhasil menaklukan kerajaan Sumeria. Raja


Sennachorib (anak raja Sargon II), yang berhasil meluaskan wilayahnya
dengan menaklukan pantai barat asia kecil sampai batas negara mesir.

Raja Assurbanipal (cucu raja Sennacherib) yang berhasil membuat suatu


perpustakaan di ibu kota Niniveh. Perpustakaan tersebut menyimpan
22000 buah buku yang berasal dari kerajaan Sumeria dan Babilonia.
Buku dalam bentuk lempengan tanah liat bertuliskan huruf paku masih
dapat dibaca hingga sekarang.

Lambat laun kerajaan Assyria lemah dan kelemahannya itu diketahui oleh
bangsa Chaldea yang berkembang didaerah Mesopotamia selatan. Bangsa ini
menyerang kerajaan Assyria. Pada tahun 612 SM, ibu kota Niniveh berhasil
dikuasai sehingga mengakibatkan runtuhnya kerajaan Assyria.

5. Kerajaan Babilonia Baru

Bersamaan dengan hancurnya Assyria, Babilonia yang pernah muncul


datang kembali menjadi kekuatan yang mendominasi Mesopotamia. Babilonia baru
ini dipimpin hampir satu abad oleh orang-orang Chaldean, bangsa Semit yang
berasal dari Gurun Pasir Syria.Setelah kekuasaan Assyria mengalami kehancuran
dengan matinya raja Asshurbanipal pada tahun 626 SM, bangsa Babylonia bangkit
kembali di bawah kekuasaan dinasti Chaldean atau dinasti Babylonia baru (625-
538 SM).

Kekuasaan kerajaan terbesar Babilonia yang pernah jaya dihidupkan


kembali oleh Nebuchadrezzar (berhasil membuat jembatan besar menghubungkan
lalu lintas di kota Babylon dan membuat taman gantung/The Hanging Garden), raja
Chaldean, yang memerintah pada 604-562 SM. Pendiri dinasti ini adalah
Nabopolassar. Pada masanya, daerah sampai perbatasan Mesir dapat ditaklukkan,
mengalahkan Raja Yahudi, Hebrew, dan secara bengis menaklukkan kota
Yerusalem pada tahun 586 SM.

Bangsa Babylonia menyembah banyak Tuhan, yakni dewa-dewa alam.


Marduk merupakan dewa mereka yang terbesar, sedangkan Isthar diyakini sebagai
dewa kasih sayang. Sejarah peradaban dunia mencatat, bahwa bangsa Babylonia
sangat besar peranannya.

Bangsa ini melahirkan banyak pakar dan tenaga ahli dalam bidang
pertanian. Mereka menggali sejumlah sungai unruk keperluan pengairan pertanian
di musim kemarau.

Dalam bidang industri dan perdagangan, bangsa ini telah mencapai


kemajuan.Para pedagang ini menciptakan sistem timbangan dan takaran. Lebih
kurang selama dua ribu tahun, negeri Babylonia menjadi pusat perdagangan dan
perniagaan wilayah lembah sungai Tigris-Eufrat. mengalami Puncak kejayaan
kerajaan Babylonia ketika berada di bawah pimpinan Nabukanedzar, namun setelah
ia wafat maka Babylonia runtuh, yang disebabkan oleh raja pengganti
Nabukanedzar yang lemah dan tidak mampu menghadang serangan dari bangsa
Medes dari Persia.

6. Kerajaan Persia

Di bawah pimpinan Cyrus berdirilah Kerajaan Persia, berhasil memperluas


wilayah kekuasaannya dengan menaklukkan Babylonia Baru dan daerah Asia
Kecil. Raja Cambysses berhasii mengembalikan ketentraman dalam negeri Persia.
Bahkan pada tahun 525 SM Cambysses berhasil menaklukkan negeri Mesir.
Setelah Raja Cambysses meninggal ia digantikan oleh Raja Darius. Di bawah
pemerintahannya, Kerajaan Persia mencapai masa kejayaannya. Pada masa itu
dibangun istana yang megah dan indah di Kota Suza. Istana di Persepolis terkenal
karena mempunyai tangga raksasa untuk memasuki istana tersebut. Kerajaan Persia
hancur ketika mendapat serangan dari Iskandar Zulkarnaen.