Anda di halaman 1dari 4

Nama Mahasiswa : Raden Ayu hamidah

NIM : RPL 17 13543 182

MK : Transfusi darah

Jawaban Soal UAS

1. a. golongan darah B
b. golongan darah O

2. Pemeriksaan cross matching

untuk rutin

* isi tabung I (mayor) : Eritrosit donor dengan serum pasien

- 2 tetes serum pasien

- 1 tetes RBC donor suspensi 4 %

- 2 tetes bovine albumin 20 %

* isi tabung II (minor): Eritrosit pasien dengan serum donor

- 2 tetes serum donor

- 1 tetes RBC pasien suspensi 4 %

- 2 tetes bovine albumin 20 %

Langkah langkah :

1. kedua tabung diputar 1000 rpm selama 1 menit,baca reaksi hemolysis


dan aglutinasi.
(+) : Incompatibel
(-) : teruskan
2. Inkubasi selama 15 menit suhu 37 derajat celcius di waterbath
3. Putar kedua tabung 1000 rpm selama 1 menit baca reaksi hemolysis dan
aglutinasi.
(+) : Incompatible
(-) : Teruskan
4. Cuci sel 3-4 kali dengan saline.endapan terakhir ditambahkan 2 tetes
coombs serum,putar lagi kedua tabung 1000 rpm selama 1 menit.
(+) : Incompatible
(-) : compatible tranfusi bisa dilakukan.

3. Kemungkinan hasil pemeriksaan golongan darah A direaksikan dengan golong-

an darah AB adalah A,B,AB,dan O

4. Membuat suspensi eritrosit 4 % sebanyak 50 ml

- Siapkan tabung reaksi

- teteskan suspensi eritrosit pekat sebanyak 40 tetes

- tambahkan 960 tetes larutan salin (Nacl 0,9%)

-Kocok dengan pipet Pasteur.

5. Syarat syarat menjadi donor

a.Umur minimal 17 tahun

b.Berat badan minimal 45 kg

c.Temperatur tubuh normal antara 36,6-37,5 derajat celcius

d.Tekanan darah normal (sistole 110-160 mmHg,Diastole 70-100 mmHg)

e.Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50-100 kali permenit

f.Bukan pecandu alkohol atau narkoba

g.Tidak menderita penyakit jantung,ginjal,paru paru,hati,diabetes,penyakit

darah,gangguan pembekuan darah,epilepsi,kanker dan penyakit kulit kronis


kecuali diperbolehkan oleh dokter yang merawat.

h.Hemoglobin (Hb) ≥ 12,5 gr%

i.Tidak masa haid dan hamil.

6. Rangkaian Prosedur yang termasuk dalam uji kompatibilitas

a.Meneliti catatan pasien terkait dengan riwayat transfuse sebelumnya dan

alasan transfuse

b. Melakukan rekonfirmasi penggolongan darah ABO dan Rhesus (Rh)

c. Melakukan uji kecocokan terakhir melalui uji silang atau crossmatching

mayor dan minor.

7. membuat suspensi eritrosit 10 % sebanyak 20 ml

-Siapkan tabung reaksi

-Teteskan 360 tetes Nacl 0,9 %

-Teteskan sel darah merah pekat sebanyak 40 tetes

-Kocok dengan pipet pasteur

8. Penyakit yang dapat menular melalui tranfusi darah

- Sifilis

-Hepatitis B dan hepatitis C

- AIDS

-Malaria

9.Keuntungan transfusi packed red cell dibandingkan whole blood

-Kemungkinan overload sirkulasi menjadi minimal

-Reaksi transfusi akibat komponen plasma menjadi minimal

-Reaksi transfusi akibat antibodi donor menjadi minimal


-Akibat samping akibat volume antikoagulan yang berlebih menjadi minimal

-Meningkatnya daya guna pemakaian darah karena sisa plasma dapat dibuat

menjadi komponen komponen yang lain.

10. Terjadinya hemosiderosis (penumpukan besi) pada transfusi yang terus

Menerus.

Hemosiderosis adalah penumpukan fe atau deposit zat besi dalam jaringan

lokal yang tidak menyebabkan kerusakan jaringan.hemosiderosis dapat di

sebabkan oleh perdarahan didalam organ. Besi dibebaskan dari sel darah

merah terekstravasasi yang disimpan dalam organ dan deposit hemosiderin

signifikan pada akhirnya dapat berkembang