Anda di halaman 1dari 5

TAMBAHAN DETIL PENGUMUMAN KELULUSAN SM-3T

KELENGKAPAN BERKAS YANG HARUS DISERAHKAN PELAMAR:


1. Surat lamaran yang ditulis tangan dan ditandatangani sendiri dengan tinta hitam, ditujukan
kepada Bupati masing-masing kabupaten dibuat pada saat tanggal pendaftaran.

2. Fotokopi ijazah/STTB dan transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat yang
berwenang sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan tugas yang ditetapkan. Ijazah yang
diperoleh dari sekolah/perguruan tinggi luar negeri harus mendapat penetapan
penyetaraan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Keterangan:
PEJABAT YANG BERWENANG MENGESYAHKAN
FOTOCOPY IJAZAH/STTB
NO JENJANG PENDIDIKAN YANG MENGELUARKAN YANG
DAN MENGESAHKAN/MELEGALISIR
MENANDATANGANI FOTO COPY
IJAZAH ASLI

1 SD Kepala Sekolah yang  Kepala sekolah yang bersangkutan


SLTP bersangkutan  Kepala/Kabag/Kabid/Kasubdin atau
SMU yang setingkat dan berkompeten pada
SMK Dinas Pendidikan dan Kantor Depag
dan yang setingkat Kabupaten/ Kota

2 UNIVERSITAS/INSTITUT Rektor dan Dekan Rektor atau Dekan atau Pembantu


Dekan Bidang Akademik

3 SEKOLAH TINGGI Ketua dan Pembantu Ketua Ketua atau Pembantu Ketua Bidang
Bidang Akademik Akademik

4 AKADEMIK dan Direktur dan Pembantu Direktur atau Pembantu Direktur


POLITEKNIK Direktur bidang Akademik Bidang Akademik

5 PTS AGAMA ISLAM Rektor/Ketua/Direktur/Dekan Pejabat yang berwenang pada


Kopertais

6 PTS AGAMA Ketua/Direktur Urusan dan Kabid Bimas Agama yang


HINDU/BUDHA/KRISTEN Direktur Bimas Urusan bersangkutan pada Kanwil Departemen
/KHATOLIK Agama yang bersangkutan Agama/Kakandep Agama Kab/Kota
dan Direktur, Sekretaris Ditjen Bimas
yang bersangkutan

7 SEKOLAH/AKADEMI/ Pimpinan Kepala Sekolah/Ketua/Direktur


PERGURUAN TINGGI Sekolah/Akademi/PT Akademik atau PT yang bersangkutan,
KEDINASAN Kedinasan yang bersangkutan Kapusdiklat/ Kabid yang berkompeten.
 Untuk Ijazah pendidikan dari luar negeri perlu dilampirkan surat penetapan pengakuan
sederajat dari Menteri yang bertanggungjawab di bidang pendidikan setelah dinilai lebih
dahulu oleh tim penilai ijazah luar negeri di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kemdikbud atau Menteri Agama/Direktur bagi pendidikan keagamaan
 Bagi ijazah PT Swasta yang belum terakreditasi sebelum berlakunya keputusan Mendiknas
Nomor 184/U/2001 tanggal 23 Nopember 2001 harus yang sudah ditanda syahkan oleh
Kopertis
 Ijazah PT Swasta yang mempunyai civil effect adalah ijazah dari PT Swasta yang telah
mendapat ijin penyelenggaraan dari Departemen Pendidikan Nasional.
 Untuk ijazah S2 yang dikeluarkan Program Pasca Sarjana PT Negeri dan PT Swasta, agar
disahkan oleh Direktur Pasca Sarjana Perguruan Tinggi tersebut, sedangkan untuk ijazah
S2 yang dikeluarkan oleh Program Pasca Sarjana yang berada di pada Fakultas disahkan
oleh Rektor atau Dekan atau Pembantu Dekan Bidang Akademik.

PEJABAT YANG BERWENANG MEMBUAT DAN MENGESAHKAN


SURAT KETERANGAN PENGGANTI ATAU DOKUMEN LAINNYA
(SURAT KETERANGAN RALAT IJAZAH/YANG HILANG/RUSAK/TERDAPAT
KESALAHAN) YANG BERPENGHARGAAN SAMA DENGAN IJAZAH/STTB
NO JENJANG YANG MENGELUARKAN
PENDIDIKAN DAN MENANDATANGANI YANG
SURAT KETERANGAN MENGESAHKAN/MELEGALISIR
FOTO COPY

1 SD Kepala Sekolah yang  Kepala Sekolah yang bersangkutan


SLTP bersangkutan  Kepala Bagian/Kabid/Kasubdin/ yang
SMU berkompeten atau yang setingkat pada
SMK Dinas Pendidikan dan Kantor Depag
dan yang setingkat Kabupaten/Kota

2 UNIVERSITAS/INSTI Rektor Universitas/Institut yang Rektor atau Dekan atau Pembantu Dekan
TUT bersangkutan Bidang Akademik

3 SEKOLAH TINGGI Ketua dan Pembantu Ketua Ketua atau Pembantu Ketua Bidang
Bidang Akademik Akademik

4 AKADEMIK DAN Direktur Akademik dan Direktur atau Pembantu Direktur Bidang
POLITEKNIK Politeknik Akademik

5 PTS AGAMA ISLAM Rektor/Ketua/Direktur/Dekan Pejabat yang berwenang pada Kopertais

6 PTS AGAMA Rektor/Dekan/Ketua/Direktur Kabid Bimas Agama yang bersangkutan


HINDU/BUDHA/ Bimas/Urusan Agama yang pada Kanwil Departemen
KRISTEN/ bersangkutan Agama/Kakandep Agama Kab/Kota dan
KHATOLIK Direktur, Sekretaris Ditjen Bimas yang
bersangkutan

7 SEKOLAH/ Pimpinan Sekolah/Akademi/PT Kepala Sekolah/Ketua/Direktur Akademik


AKADEMI/ Kedinasan yang bersangkutan atau PT yang bersangkutan,
PT KEDINASAN Kapusdiklat/Kabid yang berkompeten.
3. Pasfoto ukuran 3 x 4 cm sebanyak 7 (tujuh) lembar, dengan menuliskan nama dan tanggal
lahir dibalik pasfoto tersebut.
Keterangan: pasfoto diperbolehkan berwarna ataupun hitam putih.

4. Daftar riwayat hidup yang ditulis dengan tangan sendiri memakai huruf kapital/balok dan
tinta hitam, serta telah ditempel pasfoto ukuran 3 x 4 cm. Dalam kolom riwayat pekerjaaan
agar diisi pengalaman pekerjaan yang dimiliki.
Keterangan: Format DRH terlampir

5. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh pihak yang
berwajib/POLRI. (asli dan fotokopi yang telah dilegalisir pejabat yang berwenang)
Keterangan: 1 rangkap asli dan 2 rangkap fotokopi yang telah dilegalisir pejabat
yang berwenang di Kepolisian yang menerbitkan SKCK.

6. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari Dokter (cacat fisik tidak berarti tidak sehat
jasmani). (asli dan fotokopi yang telah dilegalisir pejabat yang berwenang)
Keterangan:
a. Ditandatangani Dokter dari Rumah Sakit Pemerintah/Pemerintah
Daerah/Puskesmas
b. 1 rangkap asli Surat Keterangan Kesehatan yang masih berlaku, 2 rangkap
fotokopi yang telah dilegalisir pejabat yang berwenang di Rumah Sakit
Pemerintah/Pemerintah Daerah/Puskesmas yang mengeluarkan surat
keterangan.

7. Surat keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor


dan zat adiktif lainnya dari unit pelayanan kesehatan pemerintah. (asli dan fotokopi yang
telah dilegalisir pejabat yang berwenang).
Keterangan:
a. dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah/Badan Narkotika Nasional
(BNN);
b. isinya berdasarkan pemeriksaan laboratorium tes urine yang bersangkutan
negatif terhadap narkotika (hasil laboratorium dilampirkan);
c. ditandatangani oleh dokter (Kepala/petugas laboratorium, Kasatreskrim
Kepolisian yang bukan dokter tidak diperkenankan).
d. 1 rangkap asli, 2 rangkap fotokopi yang telah dilegalisir pejabat yang berwenang
di Rumah Sakit Umum Pemerintah/Badan Narkotika Nasional (BNN) yang
mengeluarkan surat keterangan.

8. Surat Pernyataan ditulis tangan memakai huruf capital/balok dan tinta hitam yang berisi
tentang:
a. tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang
telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana
kejahatan;
b. tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak
dengan hormat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri atau
diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai BUMN/BUMD dan pegawai
swasta;
c. tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri;
d. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia atau Negara lain yang
ditentukan oleh pemerintah; dan
e. tidak menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik.

Keterangan:
a. yang ditulis tangan hanya pada isian titik-titik
b. format surat pernyataan terlampir

9. Surat Rencana Penempatan dari minimal pejabat eselon II yang bertanggungjawab bidang
kepegawaian yang akan menerima penempatan (dikeluarkan oleh masing-masing
pemerintah daerah yang bersangkutan).
Keterangan:
Peserta tidak perlu melampirkan, nanti akan dilampirkan oleh Kabupaten pada
waktu proses pemberkasan di BKN

10. Bagi yang usianya lebih dari 35 tahun sampai dengan 40 tahun dan mempunyai masa
pengabdian pada Instansi pemerintah/lembaga swasta yang berbadan hukum sesuai
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002, harus melampirkan fotokopi sah
surat keputusan/bukti pengangkatan pertama sampai dengan terakhir dan dilegalisir oleh
pejabat yang bertanggungjawab di bidang kepegawaian serendah-rendahnya pejabat
eselon II.
Keterangan:
Peserta cukup melampirkan fotokopi surat keputusan/bukti pengangkatan pertama
sampai dengan terakhir, tidak perlu dilegalisir.

11. Fotokopi sertifikat pendidik Program Pendidikan Profesi Guru SM-3T yang dilegalisir
pejabat yang berwenang
Keterangan:
a. Dilegalisir oleh Dekan/Pembantu Dekan Bidang Akademik di Perguruan Tinggi
yang mengeluarkan sertifikat.
b. Bagi sertifikat yang terdapat kesalahan, dilampirkan fotokopi Surat Keterangan
RALAT SERTIFIKAT/YANG HILANG/RUSAK/TERDAPAT KESALAHAN
yang telah dilegalisir pejabat yang berwenang di Perguruan Tinggi yang
mengeluarkan sertifikat.

12. Surat Pernyataan Bersedia Ditempatkan dan Melaksanakan Tugas Di Fasilitas Pelayanan
Pendidikan Di Daerah Terpencil, Tertinggal, Perbatasan, Atau Tempat Yang Tidak
Diminati.
Keterangan:
a. yang ditulis tangan hanya pada isian titik-titik
b. format surat pernyataan terlampir

13. Dokumen-dokumen kelengkapan berkas penetapan NIP tersebut diterima Biro


Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Gedung C Lantai 5, Jalan
Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270 paling lambat tanggal 6 Maret 2015.
Keterangan:
Dikirim dalam satu amplop tertutup terdiri dari 3 set di dalamnya, ditujukan kepada
Kepala Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, P.O. Box 1050 JKP 10010

LAMPIRAN-LAMPIRAN:

1. FORMAT DRH
2. SURAT PERNYATAAN
3. SURAT PERNYATAAN BERSEDIA DITEMPATKAN DAN BERTUGAS DI
DAERAH 3T