Anda di halaman 1dari 1

Nama : Irvan Maulana

NIM : 1610911210020

RANGKUMAN JURNAL

“Effect of high dose vitamin D3 therapy on serum vitamin D3 levels in


vitamin D insufficient adults with cystic fibrosis”
Rhiza Regalado Lam Chew Tun, Nancy Porhownik, Shayne Taback, Curtis Oleschuk
Clinical Nutrition ESPEN, Volume 23, February 2018, Pages 84-88

Efek dari pemberian kolecalciferol oral dosis tinggi pada orang dewasa dengan defisiensi
Vitamin D dan CF (cystic fibrosis) masih belum diketahui. Pada jurnal ini, kami menilai keefektifan
dari hal tersebut, dengan memberikan suplemen vitamin D3 oral dengan dosis 10.000 IU dari hari
Senin sampai Jumat untuk total 50.000 IU D3 setiap minggunya pada dewasa dengan insufisiensi
vitamin D dan CF.

Penelitian ini dilakukan dengan melakukan tinjauan bagan retrospektif terhadap 59 pasien
CF dewasa antara usia 17 dan 64 tahun yang secara rutin melakukan check-up pada klinik di Adult
Program of Winnipeg Health Sciences Centre (Pusat Kesehatan Winnipeg). Melalui konsultasi
dengan endocrinologist, protokol untuk mengobati pasien CF dewasa yang memiliki serum 25-
hydroxyvitamin D (25-OHD) <30 ng / ml (<75 nmol / L) adalah dengan memberi resep vitamin D3
10.000 IU secara oral dari Senin sampai Jumat (atau mingguan setara dengan 50.000 IU) selama 12
minggu ditambah dengan dosis untuk replesi vitamin D untuk penyakit CF reguler mereka sebesar
antara 800 sampai 2000 IU vitamin D3 setiap hari. Cholecalciferol dengan mudah diberikan secara
oral sebanyak satu kapsul (berbasis minyak) 10.000 IU atau satu tablet (powderbased) 10.000 IU.
Semua pasien diinstruksikan untuk melakukan penilaian kadar 25-OHD serum setelah
menyelesaikan pengobatan.

Dari 59 pasien dewasa di Klinik tersebut, 35 pasien (59%) memiliki kadar 25-OHD serum
optimal. Dari 35 pasien yang diidentifikasi, 10 pasien dengan kadar 25-OHD serum rendah antara 10
dan 30 ng /ml (25-75 nmol /L) memenuhi kriteria inklusi target penelitian. Peningkatan kadar serum
25-OHD yang signifikan diamati (P <0,01) dari nilai rata-rata 21,6 ± 5,9 ng /ml (54,1 ± 14,8 nmol
/L) pada awalnya hingga naik menjadi 31,7 ± 9,1 ng /ml (79,3 ± 22,8 nmol /L ) setelah >2 bulan
pasca intervensi. Metode pengobatan saat ini berhasil mengobati kekurangan vitamin D pada 70%
pasien dengan kadar 25-OHD rendah.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sejumlah besar orang dewasa yang mengunjungi
klinik Pusat Kesehatan Winnipeg memiliki kadar 25-OHD serum di bawah 30 ng /ml (75 nmol /L).
Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan kebutuhan akan pendekatan khusus dan individual untuk
mengelola kondisi ini. Terapi dosis tinggi vitamin D3, walaupun pendekatan penanganan ini terkesan
lebih agresif, dari data penelitian terlihat dapat menyebabkan kadar 25-OHD serum menjadi optimal
pada orang dewasa dengan CF.