Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia kini
menjadi sasaran empuk pasar dunia. Tidak dapat dipungkiri bahwa keadaan
tersebut mengakibatkan banyaknya perusahaan-perusahaan Indonesia yang
berlomba-lomba mendirikan cabang-cabang perusahaannya baik di dalam negeri
maupun di dunia internasional, termasuk PT.Indofood yang merupakan
perusahaan Indonesia yang kini telah memiliki banyak cabang di Indonesia hingga
keluar negeri.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa indomie, produk mie instan dari
PT.Indofood sudah sangat biasa kita temui di seluruh tempat perbelanjaan
makanan mulai dari warung, supermarket, hingga pasar swalayan dan dikonsumsi
oleh warga Indonesia. Bahkan dijadikan sebagai makanan rutin dalam beberapa
kali setahun, sebulan, dan sehari-hari bagi beberapa kalangan masyarakat.Oleh
karena itu amat penting bagi kami, sebagai siswa mengetahui bagaimana proses
makanan itu dibuat.

Sekolah menengah atas (SMA) yang merupakan jenjang pendidikan


menengah terakhir di Indonesia, adalah bekal bagi siwa/siswi untuk menempuh
jenjang pendidikan yang berikutnya di perguruan tinggi.Maka dari itu,
berdasarkan kurikulum dan kkm di sekolah menengah atas diharuskan
mengadakan kegiatan berupa kunjungan industri.

Mengingat akan pentingnya bagi siswa/i untuk mengetahui prose


pembuatan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia serta
ketentuan dalam kurikulum dan kkm di sekolah menengah atas, maka SMAN 8
Palembang juga turut mengadakan kunjungan industri yang mengikutsertakan
seluruh siwa/i kelas XI jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Kunjungan industri ini menjadi sarana bagi para siswa untuk lebih
membuka wawasan terhadap dunia industri lebih dini. Setelah selesai mengikuti
kunjungan industri ini diharapkan siswa dapat memahami medan pekerjaan yang
akan mereka geluti setelah lulus dari sekolah dengan membuat laporan kunjugan
industri sebagai bentuk pertanggung jawaban.Laporan tersebut merupakan bukti
bahwa siswa telah mengikuti kunjungan industri.Adapun isinya berupa data-data
tentang perusahaan atau instansi yang dikunjunginya.

1
1.2 Tujuan Kunjungan Industri

Beberapa tujuan diadakannya kunjungan industri siswa/i SMAN 8


Palembang ke PT.Indofood adalah sebagai berikut :

1.2.1 Untuk melaksanakan kegiatan yang telah diprogramkan oleh pihak


sekolah.
1.2.2 Untuk mengenalkan siswa ke dunia industri.
1.2.3 Untuk memberikan wawasan lebih kepada siswa terkait dunia
permesinan.
1.2.4 Untuk mengetahui bagaimana cara pembuatan mie instan, diproduksi
kemana mie instan tersebut serta dampak apa saja yang dapat
ditimbulkan dari pembuatan produk ini bagi lingkungan dikawasan
industri itu sendiri.

1.3 Tujuan Pembuatan Laporan

Tujuan pembuatan laporan ini tidak jauh berbeda dengan tujuan


diadakannya kunjungan industri. Namun hal-hal yang membedakan diantara
keduanya yaitu:

1. Melatih siswa agar dapat berfikir secara ilmiah dalam mengerjakan hasil
laporan kunjungan industri tersebut.

2. Mendidik siswa untuk belajar berdisiplin serta tanggungjawab terhadap


tugas yang diberikan.

3. Sebagai salah satu tugas akhir semester kelas XI tahun ajaran 2017/2018.

1.5 Sasaran dan Target

Sasaran pelaksanaan kunjungan industri siswa SMAN 8 Palembang tahun


pelajaran 2017/2018 adalah seluruh siswa/i SMAN 8 Palembang jurusan ilmu
pengetahuan sosial kelas XI.

1.6 Waktu dan Tempat Kunjungan

1.6.1 Waktu Kunjungan

Kunjungan industri SMAN 8 Palembang dilaksanakan pada tanggal 14


Maret 2018

2
1.6.2 Tempat Kunjungan

Tempat pelaksanaan kunjungan industri siswa/i SMAN 8 Palembang


dilaksanakan di PT. Indofood cabang Palembang.

1.7 Pengelolaan Data

Pengelolaan data dalam laporan ini dilakukan dengan beberapa langkah,


yaitu sebagai berikut :

1.7.1 Mengumpulkan data dengan berbagai metode

1.7.2 Menyeleksi data

1.7.3 Mengkonsultasikan judul yang akan dibuat

1.7.4 Membuat kerangka laporan

1.7.5 Mengembangkan kerangka laporan

1.7.6 Membuat konsep laporan

1.7.7 Mengetik laporan dengan komputer / dengan menulis tangan sendiri.

1.8 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data dalam laporan ini dilakukan dengan beberapa


cara, yaitu sebagai berikut :

1.8.1 Metode observasi


Metode observasi merupakan teknik pengumpulan data, dimana peneliti
melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari
dekat kegiatan yang dilakukan (Riduwan, 2004 : 104).
Adapun objek penelitian dalam kegiatan laporan ini adalah pabrik
pembuatan indomie di PT.Indofood.

1.8.2 Metode wawancara


Wawancara merupakan metode pengumpulan data dengan jalan tanya
jawab sepihak yang dilakukan secara sistematis dan berlandaskan kepada tujuan
penelitian (Lerbin,1992 dalam Hadi, 2007).
Adapun narasumber yang dipakai dalam metode wawancara kegiatan
laporan ini adalah karyawan yang bekerja di PT.Indofood.

1.8.3 Metode dokumenter

Metode dokumenter adalah metode dengan memperoleh data dengan cara


pengamatan atas data-data/dokumen-dokumen yang mendukung penelitian.

3
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Sejarah

2.1.1 Sejarah Perusahaan

1. Perusahaan PT.Indofood

PT. Indofood merupakan produsen berbagai jenis makanan dan minuman


yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 14
Agustus 1990 oleh Sudono Salim dengan nama PT. Panganjaya Intikusuma yang
pada tanggal 5 Februari 1994 menjadi Indofood Sukses Makmur.

Perusahaan ini tidak hanya melakukan perdagangan didalam negeri, tapi


juga mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa

Dalam beberapa dekade ini Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah


perusahaan total food solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup
seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan
bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di rak para pedagang
eceran

1. Sejarah Peristiwa-Peristiwa Penting

 1968 - PT Lima Satu Sankyu (selanjutnya berganti nama menjadi PT


Supermi Indonesia) didirikan, pertama kali memproduksi Supermi sebagai
mi instan pertama di Indonesia.
 1970 - PT Sanmaru Foods Manufacturing Co Ltd (PT Sanmaru) didirikan
sebagai salah satu anak perusahaan Jangkar Jati Group.
 1972 - PT Sanmaru mulai memproduksi Indomie.
 1982 - PT Sarimi Asli Jaya didirikan dan mulai memproduksi Sarimi.
 1984 - PT Sarimi Asli Jaya diakuisisi oleh PT Sanmaru dan bersama
dengan Salim Group membentuk perusahaan dengan nama PT Indofood
Interna Corporation.
 1986 - PT Supermi Indonesia diakuisisi oleh PT Indofood Interna
Corporation melalui anak perusahaannya PT Lambang Insan Makmur.
 1989 - PT Sanmaru mengakuisi PT Sari Pangan Nusantara, yang
memproduksi makanan bayi bermerek SUN.
 1990 - PT Sanmaru membentuk perusahaan patungan dengan PepsiCo, Inc
yang memiliki merek FritoLay yang pada tahun 1994 bernama PT
Indofood Fritolay Makmur dan mulai memproduksi makanan ringan
seperti Chitato, Chiki, Cheetos dan Jetz yang kemudian pada tahun 2000an
disusul dengan Lay's dan Qtela.
 1990 - Indofood didirikan oleh Sudono Salim dengan nama PT Panganjaya
Intikusuma.

4
 1991 - PT Sanmaru meluncurkan mi instan dalam bentuk cup bermerek
Pop Mie.
 1992 - PT Sanmaru melalui anak perusahaan Jangkar Jati Group diambil
alih seluruh sahamnya oleh Salim Group.
 1993 - PT Panganjaya Intikusuma dan PT Sanmaru membentuk perseroan
dengan nama PT Indomie Sukses Makmur Tbk.
 1994 - PT Panganjaya Intikusuma berganti nama menjadi PT Indofood
Sukses Makmur Tbk.
 1995 - Mengakuisisi pabrik penggilingan gandum Bogasari.
 1997 - Mengakuisisi 80% saham perusahaan yang bergerak di bidang
perkebunan, agribisnis serta distribusi.
 2004 - Mengakuisisi 60% saham perusahaan kemasan karton.
 2005 - PT Indosentra Pelangi sebagai produsen bumbu, kecap dan sambal
bermerek Indofood membentuk perusahaan patungan dengan Nestlé
bernama PT Nestlé Indofood Citarasa Indonesia, mengakuisisi perusahaan
perkebunan di Kalimantan Barat.
 2006 - Mengakuisisi 55% saham perusahaan perkapalan Pacsari Pte. Ltd.
 2007 - Mencatatkan saham Grup Agribisnis di Bursa Efek Singapura dan
menempatkan saham baru.
 2008 - Mengakuisisi 100% saham Drayton Pte. Ltd. yang memiliki secara
efektif 68,57% saham di PT Indolakto, sebuah perusahaan dairy
terkemuka.
 2009 - Memulai proses restrukturisasi internal Grup CBP melalui
pembentukan PT. Indofood CBP Sukses Makmur dan pemekaran kegiatan
usaha mi instan dan bumbu yang diikuti dengan penggabungan usaha
seluruh anak perusahaan di Grup Produk Konsumen Bermerek (CBP),
yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Perseroan, ke dalam ICBP.
 2010 - Menyelesaikan restrukturisasi internal Grup CBP melalui
pengalihan kepemilikan saham anak perusahaan di Grup CBP dengan
jumlah kepemilikan kurang dari 100% ke ICBP dan melakukan Penawaran
Saham Perdana yang dilanjutkan dengan pencatatan saham ICBP di Bursa
Efek Indonesia pada tanggal 7 Oktober 2010. Peningkatan kepemilikan di
Pacsari Pte. Ltd sebesar 10% menjadi pemilik 100%.
 2011 - Pada bulan Januari 2011, PT Indofood CBP Sukses Makmur, PT
Gizindo Primanusantara, PT Indosentra Pelangi, PT Indobiskuit Mandiri
Makmur dan PT Ciptakemas Abadi digabung sepenuhnya dengan status
perusahaan terbuka (Tbk.) menjadi PT Indofood CBP Sukses Makmur
Tbk. PT Salim Ivomas Pratama (SIMP), anak perusahaan langsung dan
tidak langsung Perseroan, melakukan IPO diikuti dengan pencatatan
saham di BEI pada 9 Juni 2011.
 2011 - Mencatatkan saham PT Salim Ivomas Pratama (“SIMP”), anak
perusahaan langsung dan tidak langsung Perseroan, di BEI.
 2012 - ICBP mendirikan dua perusahaan patungan dengan Asahi Group
Holdings Southeast Asia Pte. Ltd. (“Asahi”) untuk memasuki pasar
minuman non-alkohol di Indonesia.
 2012 - Sudono Salim, pendiri ICBP meninggal dunia di Singapura pada
tanggal 10 Juni 2012. Tidak lama sesudah meninggalnya, salah satu

5
produk mi instan dari Indofood, Indomie, menyelenggarakan program
ulang tahunnya yang ke-40 tahun, pada bulan Agustus 2012 di Jakarta.
 2013 - Menyelesaikan akuisisi PT Pepsi-Cola Indobeverages, perusahaan
yang memproduksi minuman ringan bermerek Pepsi, 7 Up dan
sebagainya. Akuisisi ini dilakukan oleh PT Indofood Asahi Sukses
Beverage dan PT Asahi Indofood Beverage Makmur, yang masing-masing
adalah 51% dan 49% dimiliki oleh ICBP.
 2014 - Indofood masuk ke bisnis minuman bernama Indofood Asahi dan
mulai mengimpor dua merek minuman dari Malaysia, yaitu Ichi Ocha dan
Caféla Latte.
 2014 - ICBP, melalui anak perusahaan patungannya dengan Asahi,
mengakuisisi aset yang terkait dengan kegiatan usaha air minum dalam
kemasan termasuk merek Club.
 2014 - PT Indolakto menyelesaikan proses akuisisi 100% saham PT
Danone Dairy Indonesia, serta pembelian merek dagang dan desain
industri yang berhubungan dengan produk Milkuat.

Kantor pusat INDF berlokasi di Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lantai 21,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 76 – 78, Jakarta 12910 – Indonesia. Sedangkan pabrik
dan perkebunan INDF dan anak usaha berlokasi di berbagai tempat di pulau Jawa,
Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Malaysia..

Induk usaha dari Indofood Sukses Makmur Tbk adalah CAB Holding Limited
(miliki 50,07% saham INDF), Seychelles, sedangkan induk usaha terakhir dari
Indofood Sukses Makmur Tbk adalah First Pacific Company Limited (FP), Hong
Kong

Pada tahun 1994, INDF memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK


untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham INDF (IPO) kepada
masyarakat sebanyak 21.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham
dengan harga penawaran Rp6.200,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan
pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 14 Juli 1994.

Jenis Pecatatan Saham Tgl Pencatatan

Saham Perdana @ Rp6.200,- 21.000.000 14-Jul-1994

Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing) 742.000.000 14-Jul-1994

Pemecahan Saham (Stock Split) 763.000.000 12-Ags-1996

Penawaran Terbatas (Right Issue I ) 305.200.000 24-Apr-1997

6
Pemecahan Saham (Stock Split) 7.324..800.000 29-Sep-2000

Konversi ESOP I, II & III (2002 s/d 2004) 288.189.000

Pembelian Kembali Saham (Buy Back) -663.762.500 28-Okt-2008

2. Perusahaan PT.Indofood Palembang

PT.Indofood Palembang merupakan salah satu cabang dari PT.Indofood di


Indonesia. Produksi mie Instant di pasok dari Palembang untuk menunjang
kebutuhan masyarakat Palembang .selain itu permintaan akan mie instant semakin
meningkat.maka itulah PT.Indofood membuka cabang di Palembang yang di
Pusatkan di kawasan Industri Palembang.

PT.Indofood daerah provinsi Sumatera Selatan ini memiliki visi dan misi,
yaitu sebagai berikut :

1. Visi

Pemberdayaan potensi PT. Indofood dalam meningkatkan kualitas


kehidupan masyarakat Lampung yang islami.

2. Misi

 Meningkatkan pembinaan, pengendalian, pengawasan pengembangan


sistem dan sumberdaya manusia (SDM).
 Meningkatkan layanan perusahaan dan informasi.
 Meningkatkan produk mie PT. Indofood menjadi lebih unggul dan
terjamin kualitasnya.

2.2.2 Sejarah Produk Indomie

Indomie pertama kali dibuat oleh PT. Sanmaru Food Manufacturing Co.
Ltd. pada tahun 1972 dengan rasa sari ayam (sekarang rasa kaldu ayam) dan rasa
sari udang (sekarang rasa kaldu udang). Pada tahun 1980 Indomie varian rasa kari
ayam diluncurkan dan pada tahun 1982 Indomie varian mi goreng diluncurkan.

Pada tahun 1984 perusahaan tersebut dibeli oleh PT. Sarimi Asli Jaya, yang
memproduksi Sarimi.

Pada tahun 1990, PT. Panganjaya Intikusuma didirikan, yang kemudian menjadi
PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.

Pada tahun 1994, mengambil alih kedua perusahaan tersebut (PT. Sarimi Asli
Jaya dan PT. Sanmaru).

7
Pada tahun 1991, Pop Mie, mi instan dalam bentuk cup dari Indomie, diluncurkan
untuk pertama kalinya dengan rasa ayam dan rasa baso.

Pada tahun 2005 setelah pergantian kemasan, Indomie berhasil memecahkan rekor
Guinness World Records sebagai bungkus mi instan terbesar di dunia.

Pada tahun 2006 Indomie Goreng Kriuuk diluncurkan, dengan tiga pilihan kriuuk,
yaitu kriuuk ayam, bawang dan pedas.

Pada tahun 2009 gambar foto ilustrasi saran penyajian Indomie direvisi di
Indomie Goreng Spesial, Rasa Ayam Bawang, Rasa Ayam Spesial, Rasa Kaldu
Ayam dan Rasa Soto Mie.

Pada tanggal 3 Januari 2010 Indofood CBP memperkenalkan Indomie kemasan


baru untuk semua varian rasa goreng, kuah, Selera Nusantara dan JUMBO dengan
tagline seleraku dalam pesona baru.

Pada bulan Agustus 2010, Indomie Keriting hadir dengan tiga rasa baru yaitu
Goreng Rasa Ayam Cabe Rawit, Goreng Rasa Kornet dan Rasa Laksa Spesial
serta pergantian kemasan untuk varian Goreng Spesial dan Rasa Ayam Panggang.

Pada akhir 2011, Indomie Goreng Rendang diluncurkan, dengan daging sapi asli
dipadu dengan bumbu rendang asli, dengan tagline "ini baru rendang".

Pada bulan Agustus 2012, Indomie menyelenggarakan program ulang tahun yang
ke-40 tahun, yang perayaannya diselenggarakan di Mal Taman Anggrek, Jakarta.

Pada bulan Desember 2012, diluncurkan varian baru Indomie Goreng Cabe Ijo,
dengan serpihan cabe hijau asli dan minyak bumbu cabe hijau yang diberi
pewarna hijau klorofil agar mi berwarna hijau. Slogan iklan Indomie Goreng Cabe
Ijo yaitu "ijo, mantap, hot" yang kemudian pada bulan April 2013 dengan slogan
"Asli Cabe Ijo".

Pada bulan November 2013 diluncurkan varian baru Indomie "Taste of Asia",
yaitu rasa Tom Yum, Bulgogi dan Laksa.

Pada bulan Januari 2014, diluncurkan varian baru "Indomie Goreng Iga Penyet",
dengan bumbu iga penyet dengan slogan "Dahsyat Iga Penyetnya!" yang
kemudian diubah pada bulan Maret 2014 menjadi "Dahsyat Rasanya!".

Pada bulan September 2014, diluncurkan varian baru Indomie "Kuliner


Indonesia", yaitu Mi Goreng Rasa Dendeng Balado dan Rasa Soto Lamongan.

Pada bulan September 2015, diluncurkan varian baru Indomie "My Noodlez", mi
instan goreng pertama untuk anak-anak yang dibuat dengan rumput laut dan
wortel dengan taburan topping crunchy, yaitu rasa Pizza Cheese, Rumput Laut
dan Salmon Teriyaki. Sebelumnya varian Indomie My Noodlez sudah ada atau
pernah diproduksi di era 2000-an.

8
Pada bulan Februari 2016, diluncurkan varian baru "Mie Goreng Rasa Kuah",
yaitu Mi Goreng Rasa Soto dan Mi Goreng Rasa Ayam Bawang, serta
diluncurkan varian baru "Indomie Real Meat", yaitu Mi Goreng Ayam Jamur.

Pada bulan Mei 2016, diluncurkan varian baru "Indomie Real Meat", yaitu Mi
Goreng Rendang, serta diluncurkan "Bite Mie", makanan ringan mi berbentuk
bulat, yaitu rasa BBQ Pizza, Udang Tempura dan Rumput Laut.

Pada bulan Desember 2016, diluncurkan varian baru Indomie "Kuliner


Indonesia", yaitu Rasa Tengkleng (hanya bisa didapatkan di daerah Jawa Tengah
saja) dan Mi Goreng Rasa Tahu Tek (hanya bisa didapatkan di daerah Jawa Timur
saja).

Pada bulan Februari 2017, diluncurkan varian baru Indomie Goreng Sambal
Matah dan Indomie Goreng Sambal Rica-Rica, serta diluncurkan varian baru
"Indomie Real Meat", yaitu Mi Goreng Empal Goreng dan Mi Goreng Telur
Balado.

Pada bulan Juni 2017, diluncurkan varian Indomie Vintage dengan desain
kemasan lama (tempo dulu), yaitu Rasa Kaldu Ayam dengan desain kemasan
tahun 1972, Rasa Kari Ayam tahun 1980 dan Mi Goreng tahun 1982. Ketiga
varian tersebut pertama kali dijual di Pekan Raya Jakarta 2017.

Pada bulan Agustus 2017, Indomie telah menginjak usia yang ke-45 tahun.

Pada bulan Februari 2018, diluncurkan varian baru Indomie "Kuliner Indonesia",
yaitu Mi Goreng Aceh, Mi Goreng Masak Habang dan Rasa Soto Padang

2.2 Penjelasan Produk Indomie

Indomie adalah merek produk mi instan dari Indonesia. Di Indonesia,


Indomie diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Produk dari
perusahaan milik Sudono Salim ini mulai dibuat pertama kali pada pertengahan
tahun 1972, dahulu diproduksi oleh PT. Sanmaru Food Manufacturing Co. Ltd.,
dan pertama kali hadir dengan rasa Ayam dan Udang. Selain dipasarkan di

9
Indonesia, Indomie juga dipasarkan secara cukup luas di manca negara, antara lain
di Amerika Serikat, Australia, berbagai negara Asia dan Afrika serta negara-
negara Eropa; hal ini menjadikan Indomie sebagai salah satu produk Indonesia
yang mampu menembus pasar internasional. Di Indonesia sendiri, sebutan
"Indomie" sudah umum dijadikan istilah generik yang merujuk kepada mi instan.

Harga Indomie yang ekonomis dan cita rasanya yang telah disesuaikan
dengan selera Indonesia membuat produk mi instan ini sangat digemari oleh
masyarakat. Bahkan, tidak jarang warga Indonesia yang melakukan perjalanan ke
luar negeri membawa Indomie untuk mengatasi masalah ketersediaan makanan
yang praktis dan sesuai dengan selera Indonesia. Kepraktisan dalam penyajiannya
dan mudahnya pendistribusian membuat Indomie menjadi andalan warga
Indonesia saat terjadi tragedi bencana alam untuk mengatasi masalah keterbatasan
dan kelangkaan bahan pangan di lokasi dengan segera.

Indomie diklaim sebagai makanan yang sehat dan bergizi oleh


produsennya. Produk mi instan ini disebut memiliki berbagai kandungan gizi
seperti energi, protein, niasin, asam folat, mineral zat besi, natrium, dan berbagai
vitamin seperti vitamin A, B1, B6, dan B12. Meskipun begitu, konsumsi Indomie
yang terlalu sering tidak dianjurkan, sebab Indomie mengandung pewarna
tartrazine yang tidak baik bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jangka
panjang

2.3 Jenis Produk PT.Indofood

2.3.1 Produk konsumen bermerek

1. Indomie

a) Indomie goreng

 Indomie Goreng Spesial


 Indomie Goreng Spesial Plus (Bawang Goreng Lebih Banyak dan
Lengkap dengan Saus Cabe)
 Indomie Goreng Rasa Cabe Ijo
 Indomie Goreng Pedas
 Indomie Goreng Rasa Iga Penyet
 Indomie Goreng Rasa Rendang
 Indomie Goreng Rasa Sate
 Indomie Goreng Spesial JUMBO
 Indomie Goreng Rasa Ayam Panggang JUMBO
 Indomie Goreng Kriuuk.. Ayam
 Indomie Goreng Kriuuk.. Bawang
 Indomie Goreng Kriuuk.. Pedas
 Indomie Goreng Rasa Ayam Bawang
 Indomie Goreng Rasa Soto
 Indomie Goreng Rasa Sambal Rica-Rica

10
 Indomie Goreng Rasa Sambal Matah

b) Indomie Kuah

 Indomie Rasa Ayam Bawang


 Indomie Rasa Ayam Spesial (varian lama)
 Indomie Rasa Ayam Spesial (varian baru)
 Indomie Rasa Baso Sapi
 Indomie Rasa Kaldu Ayam
 Indomie Rasa Kaldu Udang
 Indomie Rasa Kari Ayam
 Indomie Rasa Kari Ayam (Bawang Goreng Lebih Banyak)
 Indomie Rasa Soto Mie
 Indomie Rasa Soto Spesial (Ekstra Koya Gurih)

c) Indomie Selera Nusantara

 Indomie Goreng Rasa Cakalang


 Indomie Goreng Rasa Rendang Pedas Medan
 Indomie Rasa Cakalang
 Indomie Rasa Coto Makassar
 Indomie Rasa Empal Gentong
 Indomie Rasa Kari Ayam Medan
 Indomie Rasa Mi Celor
 Indomie Rasa Mi Kocok Bandung
 Indomie Rasa Sop Buntut
 Indomie Rasa Soto Banjar
 Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit
 Indomie Rasa Soto Betawi
 Indomie Rasa Soto Medan

d) Indomie Kuliner Indonesia

 Indomie Goreng Rasa Dendeng Balado


 Indomie Rasa Soto Lamongan
 Indomie Rasa Tengkleng (khusus daerah Jawa Tengah)
 Indomie Goreng Rasa Tahu Tek (khusus daerah Jawa Timur)
 Indomie Goreng Aceh
 Indomie Goreng Masak Habang
 Indomie Rasa Soto Padang

e) Indomie Keriting

 Indomie Keriting Goreng Rasa Ayam Cabe Rawit


 Indomie Keriting Goreng Spesial
 Indomie Keriting Rasa Ayam Panggang

11
f) Indomie Taste of Asia

 Indomie Taste of Asia Mi Kuah Rasa Tom Yum Ala Thailand


 Indomie Taste of Asia Mi Goreng Rasa Bulgogi Ala Korea
 Indomie Taste of Asia Mi Kuah Rasa Laksa Ala Singapura

g) Indomie My Noodlez

Indomie My Noodlez Mi Goreng Rasa Pizza Cheese


Indomie My Noodlez Mi Goreng Rasa Rumput Laut
Indomie My Noodlez Mi Goreng Rasa Salmon Teriyaki

h) Indomie Real Meat

 Indomie Real Meat Mi Goreng Ayam Jamur


 Indomie Real Meat Mi Goreng Rendang
 Indomie Real Meat Mi Goreng Empal Goreng
 Indomie Real Meat Mi Goreng Telur Balado

i) Indomie Bite Mie

 Indomie Bite Mie Rasa BBQ Pizza


 Indomie Bite Mie Rasa Rumput Laut
 Indomie Bite Mie Rasa Udang Tempura

2. Pop Mie
3. Chitato
4. Qtela
5. Doritos (lisensi dari PepsiCo)
6. Wonderland
7. Trenz
8. Dueto
9. Bim-Bim
10. Indomilk
11. Cap Enaak
12. Milkuat
13. Indoeskrim
14. Kremer
15. Freiss
16. Orchid Butter
17. Piring Lombok
18. Kecap Indofood
19. Sambal Indofood
20. Promina
21. Provita Breakfirst
22. Govit
23. Gowell

12
24. Buburia
25. SUN

2.3.2 Bumbu Masakan

1. Sambal dan Saus


2. Kecap
3. Bumbu Siap Saji
4. Bumbu Penyedap

2.3.3 Bogasari

1. Cakra Kembar Emas


2. Cakra Kembar
3. Segitiga Biru
4. Lencana Merah
5. Kunci Biru
6. La Fonte

2.3.4 Minyak goreng dan lemak

1. Bimoli
2. Simas Palmia
3. Royal Palmia
4. Happy Salad Oil
5. Amanda
6. Delima
7. Palmia

2.3.5 Minuman (Indofood Asahi & PepsiCo)

1. Pepsi
2. Pepsi Blue
3. 7 Up
4. Mirinda
5. Tekita
6. Fruitamin
7. Tropicana Twister
8. Ichi Ocha
9. Caféla
10. Club

2.4 Sistem Penyimpanan dan Pengeluaran Bahan Baku dan Bahan Jadi

Sistem penyimpanan bahan baku di lakukan dengan terlebih dahulu


pengeluaran bahan baku lalu diproses menjadi mie instant atau bahan jadi lalu di

13
simpan dLm gudang,sebelum penyimpanan di lakukan,terlebih dahulu harus di
control kualitas mie layak atau tidaknya mie bila di komsumsi oleh konsumen.

2.5 Masa Antisipasi

Masa antisipasi atau masa simpan 9 bulan dengan perincian sebagai berikut :

 7 bulan di suplay
 Produk nodle
 2 bulan antisipasi masa taraf

2.6 Masa Pemasaran

Dalam sistem pemasaran ini produk yang dihasilkan PT.Indofood cabang


Palembang di khususkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Palembang saja.
Sedangkan sistem pemasaran yang di gunakan adalah sistem pemasaran tidak
langsung.

2.7 Pengolahan Limbah dan Pelestarian Lingkungan

Dalam usaha mencegah pencemaran lingkungan PT.Indofood telah


melaksanakan sistem pengolahan limbah cair yang merupakan sisa air
pengukusan dan lain-lain di tempatkan dalam bak berkapasitas tinggi dan diberi
bakteri aerob.

Dengan adanya bakteri aerob tersebut limbah air menjadi layak untuk
digunakan. Misalnya untuk mak. Mengairi sawah dan lain-lain sedangkan limbah
padat yang berupa bahan-bahan plastic dibakar dalam tempat tertutup sehingga
tidak menimbulkan pencemaran udara. Selain pengolahan limbah cair dan padat

PT.Indofood juga mengolah produk yang sudah tidak layak


dikionsumsi/kadaluarsa menjadi makanan ternak dan dijual kepada peternak.
Dalam hal ini pelestarian lingkungan ada juga pengolahan limbah yaitu :
- Dibuat pengolahan limbah air
- Sistem biologi, bakteri aerob/zat air
- Menggalakan kebersihan dan keindahan lingkungan dikawasan industri
Sehingga PT.Indofood telah memenuhi standar kesehatan. Jika dari usaha-
usaha yang dijelaskan diatas juga melestarikan lingkupan sekitar.

14
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

1. Produksi mie instan di PT. Indofood cabang Palembang dalam proses


pembuatannya sudah memenuhi standar kesehatan.
2. Semua produk mie instan di PT. Indofood dapat di konsumsi oleh lapisan
masyarakat Palembang.
3. Sarana yang disediakan oleh perusahaan kepada karyawan suah memadai.
4. Kelestarian lingkungan sangat dijaga terutama dikawasan industri
perusahaan mie instan PT.Indofood.

3.2 Saran

1. Sebaiknya PT.Indofood cabang Palembang juga memproduksi makanan


lain yang harganya dapat dijangkau dan dikonsumsi oleh semua lapisan
masyarakat Palembang.
2. Seharusnya PT.Indofood sukses makmur cabang Palembang membangun
tempat pemukiman untuk karyawan lain daerah.
3. Sebaiknya industri-industri selain dari PT.Indofood perlu meningkatkan
kepedulian terhadap lingkungan.

15